Monday, April 13, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 708

Torehkan Kembali Prestasi di Kancah Nasional, Perwakilan Sekolah dan Pasar dari NTB Juarai Lomba Pangan Aman Tingkat Nasional

0
NTB berhasil meraih beberapa prestasi yang membanggakan untuk wilayah Regional Tengah dalam lomba tiga Program Prioritas Nasional (ProPN) Keamanan Pangan yang digelar oleh Badan POM RI (ekbisntb.com/ist)

Badan POM RI memberikan penghargaan lomba tiga Program Prioritas Nasional (Pro PN) Keamanan Pangan yaitu Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas dan Sekolah dengan PJAS Aman.

Pada lomba Keamanan Pangan Nasional ini, NTB berhasil meraih beberapa prestasi yang membanggakan untuk wilayah Regional Tengah, yaitu :

  1. Pasar Dasan Agung meraih Juara 3 lomba Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas.
  2. SDN 19 Cakranegara meraih Juara 1 Lomba Sekolah denga PJAS Aman Tingkat SD.
  3. SMAN 5 Mataram meraih Juara 1 Lomba Sekolah denga PJAS Aman Tingkat SMA.
NTB berhasil meraih beberapa prestasi yang membanggakan untuk wilayah Regional Tengah dalam lomba tiga Program Prioritas Nasional (ProPN) Keamanan Pangan yang digelar oleh Badan POM RI (ekbisntb.com/ist)

Penghargaan diserahkan oleh Plt. Deputi 3, Ema Setyawati, S.Si., Apt., ME di Gedung Merah Putih Badan POM RI, Jumat 21 Juni 2024 kepada Kepala Pasar Dasan Agung, Kepala Sekolah SDN 19 Cakranegara dan Kepala Sekolah SMAN 5 Mataram.

Hadir langsung mewakili Pemkot Mataram, Sekda Kota Mataram Lalu Alwan Basri, S.PI., M.Si.

Dalam sambutannya, Plt. Kepala Badan POM RI, Dr. Dra. L. Rizka Andalusia, Apt., M. Pharm., MARS menyampaikan bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar manusia.

Tentunya untuk mewujudkan ketersediaan pangan yang aman dan bermutu Badan POM tidak bisa bekerja sendiri atau single player, karena masalah keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama sebagai suatu bangsa.

Perlu ada upaya kolaboratif bersama seluruh pemangku kepentingan, yang salah satunya melalui intervensi Keamanan Pangan Terpadu dan Berbasis Komunitas.

”Pangan yang aman, bermutu dan bergizi sangat mendukung daya saing generasi penerus untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045” pungkas Dr. Dra. L. Rizka.

Merespons hal ini, Kepala BBPOM di Mataram Yosef Dwi Irwan merasa sangat bangga dan mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh pihak Sekolah dan Pasar dalam membangun Keamanan dan Ketahanan Pangan.

“Sungguh prestasi yang sangat luar biasa, NTB kembali menorehkan prestasi di Tingkat Nasional. Terima kasih atas komitmen nyata Keamanan Pangan yang telah ditunjukan oleh pihak SDN 19 Cakranegara, SMAN 5 Mataram dan Pasar Dasan Agung. Tentunya dukungan Pemda dalam hal ini Kepala Daerah dan OPD terkait juga berperan penting sehingga dapat dicapai prestasi yang membanggakan ini,” katanya.

Yosef berharap keberhasilan ini dapat ditularkan atau direplikasi kepada sekolah dan pasar lainnya untuk mewujudkan SDM NTB yang sehat, unggul dan berdaya saing.(bul)

Artikel lainnya….

Hari Raya Idul Adha 1445 – MIM Foundation Gandeng Peternak Lokal untuk Kolaborasi di Mall Qurban

Mei 2024, Uang Beredar Tumbuh Lebih Tinggi

Unram Jalin Kerja Sama dengan Politeknik Keuangan Negara STAN

Hari Raya Idul Adha 1445 – MIM Foundation Gandeng Peternak Lokal untuk Kolaborasi di Mall Qurban

0
Mall Qurban MIM Foundation di Idul Adha tahun ini menyembelih hewan kurban sebanyak 14 ekor.(ekbisntb.com/ist)

Di momentum Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriyah / 2024, MIM Foundation berkolaborasi dengan peternak ruminansia lokal di Nusa Tenggara Barat untuk diberdayakan di Mall Qurban sebagai langkah awal MIM Foundation untuk meningkatkan kesejahteraan peternak di daerah ini.

Tahun ini, Mall Qurban MIM Foundation sudah melakukan kerja sama dengan peternak-peternak lokal. Peternak lokal akan menjadi binaan MIM Foundation untuk terus menjadi peternak yang bisa melebarkan sayapnya di roda perekonomian Nusa Tenggara Barat.

Koordinator Mall Qurban, Dedy Kurniawan mengatakan, Mall Qurban terbuka untuk semua peternak lokal yang mau bergabung dan menjalin kolaborasi. Jadi konsep yang ditawarkan Mall Qurban adalah bagaimana kita bersinergi untuk menyebarkan kebaikan di Hari Raya Idul Adha tahun 2024 ini.

MIM Foundation yang merupakan Lemabaga Amil Zakat (LAZ) resmi skala kota/kabupaten  berharap dengan kolaborasi seperti ini bisa mensejahterakan peternak lokal dan mensejahterakan masyarakat yang membutuhkan dengan penyaluran daging hewan kurban yang tepat sasaran.

“Penerima manfaat yang tepat sasaran tentu menjadi prioritas kami di lembaga filantropi,” ucap Dedy.

Mall Qurban MIM Foundation tahun ini menyembelih hewan kurban sebanyak 14 ekor, yang terdiri dari 9 sapi dan 5 kambing yang disembelih di Mall Qurban yang beralamat di Jalan Gajah Mada, Jempong, Kota Mataram, Senin 17 Juni 2024 lalu.

Adapun hewan kurban yang didukung oleh Bank Dinar yakni 18 ekor sapi dipulau Lombok dan  5 ekor sapi dipulau Sumbawa. Total keseluruhan hewan kurban yang disembelih MIM Foundation adalah 32 ekor hewan kurban. Dengan hadirnya Mall Qurban MIM Foundation, masyarakat jadi lebih mudah untuk memilih hewan kurban terbaiknya dan mendapatkan banyak fasilitas salah satunya gratis pengiriman se Pulau Lombok.(r/bul)

Artikel lainnya….

Mei 2024, Uang Beredar Tumbuh Lebih Tinggi

Unram Jalin Kerja Sama dengan Politeknik Keuangan Negara STAN

Padukan Budidaya Ikan dan Sayuran, Padukan Budidaya Ikan dan Sayuran PLTU Jeranjang Berikan Bantuan Akuaponik

Mei 2024, Uang Beredar Tumbuh Lebih Tinggi

0
Asisten Gubernur BI Erwin Haryono (ekbisntb.com/ist)

LIKUIDITAS perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Mei 2024 tumbuh lebih tinggi. Posisi M2 pada Mei 2024 tercatat sebesar Rp8.965,9 triliun atau tumbuh sebesar 7,6% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 6,9% (yoy).

Asisten Gubernur BI Erwin Haryono mengatakan, perkembangan tersebut terutama didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 6,3% (yoy) dan uang kuasi sebesar 8,8 persen (yoy).

“Perkembangan M2 pada Mei 2024 terutama dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit dan aktiva luar negeri bersih,” kata Erwin Haryono dalam rilis media akhir pecan kemarin.

Ia mengatakan, penyaluran kredit pada Mei 2024 tumbuh sebesar 11,4 persen (yoy), setelah tumbuh sebesar 12,3% (yoy) pada bulan sebelumnya.

Kredit yang diberikan hanya dalam bentuk Pinjaman (Loans), dan tidak termasuk instrumen keuangan yang dipersamakan dengan pinjaman, seperti surat berharga (Debt Securities), tagihan akseptasi (Banker’s Acceptances), dan Tagihan Repo.

Selain itu, kredit yang diberikan tidak termasuk kredit yang diberikan oleh kantor Bank Umum yang berkedudukan di Luar Negeri, dan kredit yang disalurkan kepada Pemerintah Pusat dan Bukan Penduduk.

Adapun aktiva luar negeri bersih tumbuh sebesar 0,6 persen (yoy), lebih baik dibandingkan bulan sebelumnya yang terkontraksi sebesar 1,1 persen (yoy). Sementara itu, tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat tumbuh sebesar 22,7 persen (yoy), setelah tumbuh sebesar 25,8 persen (yoy) pada April 2024.(ris)

Artikel lainnya….

Unram Jalin Kerja Sama dengan Politeknik Keuangan Negara STAN

Padukan Budidaya Ikan dan Sayuran, Padukan Budidaya Ikan dan Sayuran PLTU Jeranjang Berikan Bantuan Akuaponik

Pemkab Berupaya Jadikan Senggigi Destinasi Wisata Bersih

Unram Jalin Kerja Sama dengan Politeknik Keuangan Negara STAN

0
Rektor Unram, Bambang Hari Kusumo (tiga dari kiri) saat penandatanganan MoU dengan Direktur PKN STAN, Evy Mulyani (dua dari kiri) di Ruang Sidang Rektor, Rektorat Unram, pada Kamis, 20 Juni 2024.(Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Universitas Mataram (Unram) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN) di ruang sidang Rektor, Rektorat Unram, pada Kamis, 20 Juni 2024.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Rektor Unram, Prof. Ir. Bambang Hari Kusumo, M.Agr.St., Ph.D.; Direktur PKN STAN, Evy Mulyani, A.K., M.B.A., Ph.D., CA., CACP.; dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Perbendaharaan Provinsi NTB, Ratih Hapsari Kusumawardhani.

Penandatanganan MoU ini ditandatangani langsung oleh Rektor Unram, Prof. Ir. Bambang Hari Kusumo, M.Agr.St., Ph.D dan Direktur PKN STAN, Evy Mulyani, A.K., M.B.A., Ph.D., CA., CACP, selanjutnya dilakukan pertukaran cinderamata oleh kedua belah pihak.

Rektor Unram mengapresiasi kedatangan pihak dari PKN STAN ke Unram. Ia mengatakan kegiatan ini akan menjadi awal untuk berkembang bersama, serta membangun kedua institusi bersama, bersinergi, dan tentunya banyak hal yang akan dilakukan ke depan setelah terjalinnya kerja sama ini.

 “Semoga MoU antara PKN STAN dengan Unram akan ada tindak lanjut yang tentunya kalau melihat dari keuangan kami ada Fakultas Ekonomi dan Bisnis agar kita melakukan implementasi awal, meningkatkan bidang riset, adanya pertukaran mahasiswa, staff exchange, kemudian membutuhkan dosen tenaga dari kami, bisa kami isi dan sebaliknya itu bisa meningkatkan rasio institusi dan masih banyak hal yang bisa kita lakukan,” ujarnya.

Di samping itu, Direktur PKN STAN, Evy Mulyani mengungkapkan bahwa selama sembilan tahun berjalan, PKN STAN bisa mencapai kampus yang sepenuhnya menerapkan tri dharma yang berkualitas.

“Saya sangat senang bisa turut hadir dalam kegiatan ini dan sharing dari Bapak Rektor sangat inviolable untuk kami tentunya dengan semangat-semangat yang saya kira sejalan dengan apa yang kami laksanakan terkait transformasi PKN STAN. Dan PKN STAN tidak hanya untuk Kementerian Keuangan melainkan untuk Indonesia dan juga harapannya semoga bisa dikelola bersama serta tidak hanya bermanfaat sebagai mengirimkan utusan untuk pengelolaan keuangan tetapi juga dari sisi akademiknya,” ungkapnya.

‌Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Perbendaharaan (DJPb) Provinsi NTB, Ratih Hapsari Kusumawardhani, juga menyampaikan bahwa DJPb Provinsi NTB hadir untuk mendampingi para pimpinan dari instansi pusat di Kementerian Keuangan, mengelola anggaran dengan baik serta bertanggung jawab atas kinerja keuangan Unram.

‌“Untuk kerja sama ini kami akan terus siap untuk membantu, baik dari PKN STAN maupun Unram,” pungkasnya. (ron)

Padukan Budidaya Ikan dan Sayuran, Padukan Budidaya Ikan dan Sayuran PLTU Jeranjang Berikan Bantuan Akuaponik

0
Bantuan akuaponik yang diberikan Danlanal Mataram bersama Faqih Anggara Manager PT PLN Indonesia Power kepada Kades Taman Ayu. (Ekbis NTB/ist)

PT. PLN Indonesia Power UBP Jeranjang kembali menunjukkan kontribusi nyatanya kepada masyarakat dalam membantu pemerintah. Kali ini, PT PLN Indonesia Power UBP Jeranjang berkolaborasi dengan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Mataram, memberikan pengobatan gratis bagi masyarakat, Kamis, 20 Juni 2024.

Dalam kesempatan itu, masyarakat juga diberikan bantuan berupa akuaponik, yang diwakili Danlanal Mataram Kolonel Laut (Pelaut) Waluyo. Layanan kesehatan gratis tersebut menyasar ratusan warga di dua Dusun di Desa Taman Ayu. Warga sangat antusias mendapatkan layanan kesehatan yang diadakan di lokasi Sekolah Dasar tersebut. Warga terdiri dari kalangan orang tua, dewasa, anak-anak dari Kalangan nelayan petani dan nelayan berdatangan ingin memeriksakan kesehatannya.

Faqih Anggara, selaku Manager PT PLN Indonesia Power menyampaikan, program rutin layanan kesehatan gratis ini bertujuan untuk membantu mengentaskan angka stunting di Desa Taman Ayu Kecamatan Gerung. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PT PLN Indonesia Power dalam membantu mengentaskan stunting di Desa Taman Ayu.

“Pemeriksaan kesehatan ini tidak hanya bagi balita, tetapi juga bagi lansia, serta masyarakat yang membutuhkan,”kata Faqih Anggara.

Ia berharap melalui program rutin ini, bisa meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekitar. Ia juga berharap bantuan akuaponik yang diberikan pihaknya dapat membantu masyarakat dalam pemenuhan gizi baik nabati maupun hewani.

Akuaponik adalah sistem perpaduan budidaya ikan dan sayuran yang saling terhubung dan memberi manfaat satu sama lain. Ikan yang dibudidaya mendapatkan asupan makanan langsung dari pembudidaya. Sementara itu, sayuran mendapatkan nutrisi dari kotoran ikan dan sisa pakan yang sudah terurai, sehingga bermanfaat untuk sintesis protein tanaman. Air yang berasal dari kolam ikan tidak dapat langsung dialirkan ke tanaman, tetapi harus melalui sistem penyaringan dan sistem nitrifikasi.

Hal ini bertujuan untuk mengendapkan kotoran ikan dan mengubah unsur nitrogen yang dominan dari kolam ikan seperti urea dan amonia. Ini karena tanaman hanya menyerap unsur nitrogen dalam bentuk ion. Selain itu, nitrifikasi mencegah tanaman mengalami keracunan akibat dominasi unsur nitrogen.

Secara umum sistem akuaponik cukup efisien untuk diterapkan di tengah perkotaan yang memiliki lahan sempit. Jika Anda tertarik untuk mencobanya, perhatikan beberapa hal berikut agar budidaya berhasil.

Di tempat yang sama, Danlanal Mataram, Kolonel Laut (Pelaut) Waluyo menyampaikan kolaborasinya dengan PLN ini merupakan komitmen Lanal Mataram dalam membantu mengentaskan angka stunting.

Sementara itu, Kepala Desa Taman Ayu, Muhammad Tajudin mengaku masyarakat antusias dengan adanya pengobatan gratis ini tidak hanya dinilai dapat membantu masyarakat dalam mendeteksi penyakit tetapi juga mampu menekan angka stunting di Desa Taman Ayu.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini merupakan kolaborasi dari PT PLN Indonesia Power Lanal Mataram serta pihak Desa Taman Ayu. Tajudin pun berterimakasih kepada pihak PLTU dan Lanal Mataram yang secara rutin memberikan layanan kesehatan gratis kepada warganya. “Ini sangat membantu warga kami, dan Alhamdulillah kesehatan warga kami pun makin hari makin bagus,”katanya. (her)

Pemkab Berupaya Jadikan Senggigi Destinasi Wisata Bersih

0
Sengigigi bersih kembali dilaksanakan Pemkab Lobar berkolaborasi dengan pelaku usaha. (Ekbis NTB/ist)

DINAS Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar) kembali melakukan kegiatan Senggigi Bersih yang merupakan salah satu bagian dari program Senggigi Sinergi, Jumat, 21 Juni 2024. Senggigi Bersih ini sebagai upaya menjadikan destinasi wisata bersih agar pengunjung menjadi lebih nyaman berkunjung.

Kegiatan Senggigi Bersih dipusatkan di Hotel Merumatta Senggigi dan menghadirkan peserta dari jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Kabupaten Lobar dan para pelaku pariwisata hotel dan restoran di Senggigi. Kegiatan dimulai dengan Senam Germas dan dilanjutkan dengan kegiatan inti yaitu bersih-bersih pantai di sepanjang Pantai Senggigi.

Kegiatan ini langsung dihadiri Pj. Bupati Lobar H. Ilham dan Pj. Sekretaris Daerah Lobar Fauzan Husniadi beserta sejumlah kepala OPD.

Pj Bupati Lobar H. Ilham mengharapkan kegiatan Senggigi Bersih ini mencerminkan perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat. “Dan kita jadikan itu sebagai bagian dari lifestyle kita di dalam hidup kita sehari-hari,” pesan Ilham.

Ia lalu berharap perilaku bersih dan sehat ini bisa diimplementasikan di semua tempat terutama di tempat wisata untuk menghasilkan lingkungan yang berkualitas. “Mudah-mudahan selanjutnya Senggigi akan semakin hidup dan kunjungan pariwisata ke wilayah Senggigi akan semakin lebih baik lagi,” pungkasnya.

Sementara Kepala Dispar Lobar Drs. Agus Gunawan mengatakan jika kegiatan bersih-bersih pantai adalah kegiatan yang penting memberikan citra Senggigi sebagai destinasi wisata yang bersih. “Senggigi Sinergi yang ke-2 ini temanya bersih-bersih pantai. Kenapa bersih-bersih pantai, karena Senggigi itu jualan utamanya adalah pantai,” tutur Agus.”Ketika pantai kotor, kumuh dan sebagainya itu tidak mengundang wisatawan untuk datang,” lanjutnya.

Selanjutnya ia berencana melakukan kegiatan serupa di kawasan wisata lainnya di Lobar dengan melibatkan lebih banyak pihak seperti sekolah dan organisasi.

Kegiatan ini kemudian mendapat apresiasi dari General Manager (GM) Hotel Merumatta Senggigi Fahrurrazi. Menurutnya kegiatan ini merupakan terobosan yang bagus untuk menjadikan Senggigi sebagai destinasi wisata yang bersih.

“Karena ke depan semoga ini menjadi ikon bagi Senggigi. Orang tahunya kalo berhubungan dengan kebersihan, ingat saja Senggigi Sinergi,” ujarnya.

Diakuinya, kegiatan ini memberikan manfaat yang sangat positif bagi Merumatta selaku tuan rumah.Dengan kegiatan ini ia juga berharap bisa membangun citra Merumatta sebagai hotel yang terbuka buat seluruh masyarakat.(her)

Investor Hong Kong Tertarik Berinvestasi di Sekotong

0
Pj Bupati Lobar H. Ilham bersama Kepala Dinas PUTR Lalu Winengan rapat zoom meeting dengan investor Hong Kong. (Ekbis NTB/ist)

Investor asal Hong Kong menyatakan ketertarikannya berinvestasi di wilayah Sekotong, Lombok Barat (Lobar). Hal ini disampaikan di hadapan Penjabat (Pj) Bupati Lobar H. Ilham didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Lobar H. Lalu Winengan, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan H. Rizky Bani Adam saat rapat melalui virtual di Ruang Rapat Umar Maya, Kantor Bupati Lobar, Rabu, 19 Juni 2024.

Rapat yang berlangsung secara virtual ini membahas terkait rencana investasi dari seorang investor asal Hong Kong di wilayah bagian selatan Lobar, yakni di Desa Persiapan Pengantap, Kecamatan Sekotong. Investor asal Hong Kong bernama Nicholas Wang dan Jack Brown tertarik berinvestasi di lokasi tersebut.

Menanggapi rencana tersebut Pj. Bupati Lobar menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian terhadap Lobar. Menurutnya, rencana investasi itu merupakan suatu upaya Pemkab Lobar dalam mewujudkan mimpi Lobar  menjadikan wilayah Sekotong sebagai destinasi pariwisata berkelanjutan.

“Hal ini didasari karena Sekotong menawarkan panorama alam yang memukau. Maka tak heran jika banyak investor yang ingin mengembangkan usahanya terutama bidang Perhotelan di wilayah ini,”kata Ilham.

Pemkab Lobar memastikan tidak ada hambatan terkait  proses administrasi yang dilakukan di Lobar. Pemkab menyarankan agar pihak investor dapat menyelesaikan administrasi di pemerintahan pusat terlebih dahulu.(her)

 

Pengerjaan Dermaga Apung di Labuhan Jambu Segera Tuntas 

0
Rahmat Hidayat(ekbisntb.com)

PEMERINTAH Kabupaten Sumbawa, terus mengupayakan agar pembangunan dermaga apung yang berada di Desa Labuhan Jambu, Kecamatan Tarano senilai  Rp2,6 miliar bisa segera tuntas. .

“Progres pengerjaannya saat ini sudah angka 70 persen, paling lambat bulan September dermaga tersebut sudah bisa kita manfaatkan,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Sumbawa, Rahmat Hidayat, kepada Ekbis NTB, kemarin.

Rahmat mengatakan, pembangunan dermaga tersebut dihajatkan untuk mendukung wisata bahari yakni hiu paus. Karena diakuinya untuk sementara ini akses menuju ke destinasi wisata masih belum maksimal.

“Dermaga ini untuk mendukung sektor wisata hiu paus dan kita berharap pembangunannya segera tuntas,” ucapnya.

Dermaga apung tersebut juga diharapkan bisa menjadi akses utama bagi para wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata hiu paus. Apalagi destinasi wisata unggulan itu menjadi primadona karena banyaknya wisatawan yang berkunjung ke khususnya ke Labuhan Jambu.

“Kita berharap dengan terbangunnya dermaga apung ini, maka pelayanan kepada wisatawan bisa lebih maksimal dan nyaman,” sebutnya.

Dia pun meyakinkan, pihaknya terus melakukan pemantauan dan monitoring ke lokasi pembangunan. Hal tersebut dilakukan untuk menekan terjadinya hal yang tidak diinginkan apalagi anggarannya cukup besar yang bersumber dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Kita tetap cek ke lokasi supaya tidak terjadi masalah. Bahkan kita targetkan tuntas sebelum tahun 2024,” ujarnya.

Bahkan hasil prediksi sesuai dengan progres yang ada ditargetkan tuntas di bulan September mendatang. Pihaknya berharap supaya masyarakat bisa mendukung pembangunan dermaga apung itu, sehingga akses transportasi ke destinasi unggulan daerah tersebut bisa maksimal.

“Target kita bulan September sudah tuntas, makanya kita meminta masyarakat juga mendukung pembangunan ini demi kebaikan bersama,” tukasnya. (ils)

Dorong Pengelolaan secara Berkelanjutan

0
Abdul Hadi (ekbisntb.com/ris)

NTB sebagai provinsi kepulauan memiliki potensi sektor bahari yang luas, salah satunya di Teluk Saleh Pulau Sumbawa. Teluk dengan luas sekitar 2.000 km persegi ini memiliki potensi ekosistem pesisir, perikanan, dan wisata alam. Salah satu fauna yang menjadi daya tariknya adalah hiu paus.

Anggota DPRD NTB H. Abdul Hadi, S.E., M.M., mengatakan, satwa megafauna hiu paus menjadi daya tarik yang luar bisa bagi wisatawan dalam maupun luar negeri. Sehingga potensi yang besar ini harus tetap dilestarikan secara berkelanjutan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat setempat tanpa mengganggu ekosistem.

“Kita dorong pemerintah untuk melakukan konservasi hiu paus di Teluk Saleh. Dengan tujuan agar kawasan ini menjadi destinasi wisata dengen mengedepankan pemeliharaan lingkungan berkelanjutan,” kata H. Abdul Hadi akhir pekan kemarin.

Ia mengatakan, pihkanya telah mendengar akan dibangun pusat informasi yang berfungsi sebagai learning center tentang hiu paus di Desa Labuhan Jambu, Kecamatan Tarano Kabupaten Sumbawa tahun 2024 ini. Pusat informasi ini harus mampu mengoptimalkan kawasan perairan dengan menghadirkan serta pos terpadu pembinaan, pengawasan dan pengendalian ruang laut.

Anggota DPR RI terpilih dari PKS Dapil Lombok ini mendorong destinasi hiu paus di Teluk Saleh agar dapat menjadi ikon wisata unggulan di NTB yang mampu mendongkrak pendapatan ekonomi masyarakat. Terlebih Pemda diberikan kewenangan untuk mengelola wilayah laut 0-12 mil yang dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat dan daerah sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2014.

Teluk Saleh telah menjadi surga bagi hiu paus. Kawasan ini menyediakan lingkungan ideal dengan perairan hangat dan keberlanjutan ekosistem laut. Pengunjung memiliki kesempatan unik untuk bertemu hiu paus di pagi hari, menambah daya tarik bagi pecinta alam dan fotografi bawah laut. Menurut riset, di Teluk Saleh terdapat sebanyak 110 ekor hiu paus yang hidup dan berkembang biak.

Menurutnya, Provinsi NTB dalam kurun 25 tahun ke depan akan mampu menjadi daerah pariwisata petualangan sekaligus sebagai daerah penyangga pangan nasional, karena potensinya yang besar. Karena itulah kebijakan pemerintah harus mampu mengangkat semua potensi tersebut menjadi kekuatan yang mensejahterakan masyarakat. “Potensi pengelolaan laut sangat cocok kita dipadukan dengan pariwisata ini,” katanya.(ris)

Dukung Pengembangan Teluk Saleh Melalui Regulasi dan Rencana Aksi

0
Pj Gubernur NTB H. Lalu Gita Ariadi, memberi sambutan dalam kegiatan rapat perdana pengembangan  kawasan konservasi berbasis hiu paus dan pencaharian masyarakat lokal Teluk Saleh NTB yang berlangsung di Auditorium IFI Jakarta Pusat, Rabu 19 Juni 2024 lalu.(ekbisntb.com/ist)

PEMPROV  NTB memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan Teluk Saleh dengan potensi hiu paus yang sudah mendunia, Dukungan Pemprov ini seperti disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si., saat memberikan sambutan pada kick-off project meeting Pengembangan Kawasan Konservasi Berbasis Hiu Paus dan Pencaharian Masyarakat Lokal Teluk Saleh NTB yang berlangsung di Auditorium Institut Francais Indonesia (IFI) Jakarta Pusat, Rabu 19 Juni 2024 dalam bentuk regulasi dan rencana aksi.

Menurutnya, upaya konservasi berbasis hiu paus di NTB sudah dilengkapi dengan perangkat regulasi berupa Peraturan Gubernur (Pergub) serta rencana aksi hiu paus. Ada pula SK Gubernur terkait pembentukan Satgas Pengawasan dan Pembinaan Hiu Paus. Ini menjadi bukti keseriusan Pemprov NTB dalam rencana aksi konservasi hiu paus ini.

“Saya memberikan apresiasi yang tinggi terhadap Yayasan Konservasi Indonesia dan Kementerian Kelautan dan Perikanan yang telah membantu mempromosikan destinasi wisata hius pasu di NTB,” kata Pj Gubernur.

Lalu Gita menyatakan rasa bangga dan bahagianya atas inisiasi pengembangan pemberdayaan masyarakat di Teluk Saleh melalui pengelolaan biota dan ekosistem hiu paus. Ia mengundang semua pihak untuk mengunjungi Teluk Saleh. Melihat secara langsung kekayaan bahari di sana, terutama melihat dari dekat bagaimana hiu paus hidup dan berinteraksi dengan manusia.

 “Meski dalam kondisi kurang sehat, saya paksakan hadir untuk membangun komitmen kita bersama untuk project di Teluk Saleh ini. Kami mengundang bapak/ibu semua untuk mengunjungi Teluk Saleh,” ujar Pj. Gubernur.

Ia mengatakan bahwa NTB, sebagai Provinsi berbasis kepulauan, memiliki potensi alam yang harus dimaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Samota, akronim dari Teluk Saleh, Pulau Moyo, dan Gunung Tambora, merupakan kawasan yang mengintegrasikan potensi pertanian, kelautan, pariwisata, dan pemberdayaan masyarakat. Kami berkomitmen untuk mendukung project ini melalui regulasi implementasi rencana aksi daerah dan menjaga kawasan ini dari destructive fishing maupun illegal fishing,” tutupnya.

Hal senada disampaikan Asisten II (Perekonomian dan Pembangunan) Setda NTB Dr. H. Fathul Gani, M.Si. Ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 19 Juni 2024, Fathul Gani menyebut keberadaan hiu paus hidup di Kawasan Samota memiliki potensi besar dalam pengembangan wisata di NTB, khususnya di Pulau Sumbawa. Pihaknya yakin dengan pengembangan kawasan ini oleh investor atau pihak manapun akan berdampak bagi peningkatan pendapatan bagi daerah, terutama masyarakat sekitarnya.

Dalam memberikan dampak bagi pengembangan kawasan ini, terutama melibatkan masyarakat, tambahnya, pelatihan dan pendidikan terhadap masyarakat harus dilakukan. Apalagi yang dihadapi oleh masyarakat ini adalah binatang yang selama ini dianggap menakutkan bagi sebagian orang, meski di lapangan hiu paus ini disebut jinak dan tidak membahayakan.

Masyarakat atau kelompok sadar wisata (pokdarwis) yang dilibatkan nanti akan menjadi pemandu bagi wisatawan yang mencoba turun mandi dan bermain-main dengan hiu puas. ‘’Yang dihadapi ini adalah binatang, sehingga perlu ada pelatihan bagi pemandu atau masyarakat dalam memberikan jaminan keamanan dan keselamatan bagi pengunjung,’’ ujarnya.

Untuk itu, koordinasi antara dinas teknis di Pemprov NTB dan Pemkab Sumbawa harus dilakukan, sehingga pengembangan kawasan ini bisa memberikan dampak besar bagi masyarakat sekitar dan pemerintah daerah. (ris/ham)

Artikel lainnya….

Pemdes Labuhan Jambu Tunggu Kebijakan Pemprov NTB

Hiu Paus dan Potensi Besar yang Belum Tergarap

Dapat Bantuan Rp8 Miliar dari Prancis