Home Blog

Basarnas Kerahkan Dua Unit Helikopter untuk Antisipasi Evakuasi Medis Udara Selama MotoGP Mandalika 2026

0
Basarnas Kerahkan Dua Unit Helikopter untuk Antisipasi Evakuasi Medis Udara Selama MotoGP Mandalika 2026

Mataram (Ekbis NTB) – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan dua unit helikopter untuk mendukung siaga SAR khusus selama perhelatan ajang balap internasional MotoGP Mandalika 2026. Kedua helikopter tersebut tiba dan mendarat di helipad Pertamina Mandalika International Circuit pada Rabu (7/10/2026) siang, setelah sebelumnya melakukan pengecekan jalur dan titik pendaratan (spot check).

Rangkaian penerbangan pemantauan ini dimulai dengan kedatangan helikopter jenis Dauphin dengan nomor registrasi HR-3601 yang mendarat di helipad Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB pada pukul 13.17 Wita, kemudian take off kembali dua menit berselang. Disusul kemudian oleh helikopter HR-3604 yang mendarat pukul 13.22 Wita dan take off pada pukul 13.24 Wita. Kedua helikopter tersebut akhirnya tiba dengan selamat di helipad Sirkuit Mandalika pada pukul 13.42 Wita.

Kehadiran armada udara ini merupakan bagian dari langkah antisipatif dan kesiapan penuh Basarnas dalam mengamankan jalannya event MotoGP yang akan berlangsung pada tanggal 9 hingga 11 Oktober 2026 mendatang. Helikopter jenis AS 365 N3+ Dauphin ini dipersiapkan secara khusus untuk melaksanakan Evakuasi Medis Udara (EMU) cepat menuju RSUD Provinsi NTB apabila terjadi situasi darurat di lintasan balap.

Saat ditemui di helipad Sirkuit Mandalika, Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menegaskan bahwa pengerahan helikopter dan personel ini bertujuan untuk memastikan aspek keselamatan dan penanganan darurat tertangani secara optimal dan profesional.

“Kami menyiagakan dua unit helikopter beserta crew dan tim medis untuk memastikan respons cepat jika terjadi insiden darurat yang membutuhkan Evakuasi Medis Udara (EMU). Pengecekan spot hari ini di RSUD Provinsi NTB dan Sirkuit Mandalika berjalan lancar, memastikan seluruh jalur koordinasi dan titik pendaratan siap digunakan sewaktu-waktu selama gelaran MotoGP pada 9-11 Oktober nanti,” ujar Muhamad Hariyadi.

Dengan kesiapsiagaan armada udara dan koordinasi lintas instansi yang matang, Basarnas berharap seluruh rangkaian kegiatan MotoGP Mandalika 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan terkendali. (r)

Lotim Siapkan Rp7,6 Miliar untuk Awali Renovasi Masjid Agung Al-Mujahidin Selong

0
Lotim Siapkan Rp7,6 Miliar untuk Awali Renovasi Masjid Agung Al-Mujahidin Selong
Masjid Agung Al Mujahidin Selong. (Ekbis NTB/dok)

Selong (Ekbis NTB) – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menyiapkan anggaran awal sebesar Rp7,6 miliar untuk mengawali proyek renovasi pembangunan Masjid Agung Al-Mujahidin Selong. Anggaran tersebut merupakan uang muka atau 15 persen dari total kebutuhan biaya proyek yang mencapai Rp50 miliar.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Lotim, Muhammad Zaidar Rahman, kepada Suara NTB saat menjelaskan rencana anggaran dan skema pembiayaan proyek tersebut.

“Proyek ini membutuhkan total anggaran sebesar Rp50 miliar dengan skema dari APBD murni sebesar Rp30 miliar,” ujar Zaidar

Ia menjelaskan, beban APBD murni yang dialokasikan untuk proyek ini adalah Rp30 miliar. Sementara itu, sisa kekurangan anggaran akan diupayakan melalui skema lain, termasuk partisipasi masyarakat.

Untuk tahun berjalan ini, uang muka telah dianggarkan sebesar 15 persen dari total biaya Rp50 miliar, yakni sekitar Rp7,6 miliar. Pembayaran uang muka tersebut menjadi langkah awal pelaksanaan proyek renovasi Masjid Agung Al-Mujahidin Selong.

Tahapan pendanaan proyek ini telah disusun. Pada tahun berjalan, pembayaran uang muka sebesar Rp7,6 miliar. Kemudian pada tahun 2027, dianggarkan sebesar Rp22 miliar, sehingga total akumulasi mencapai Rp30 miliar.

Selanjutnya, pada tahun 2028, sisa kekurangan anggaran akan dihimpun dan diproses, termasuk melalui partisipasi atau urunan dari masyarakat. Bupati Lombok Timur masih membuka peluang bagi masyarakat yang ingin ikut serta dan berpartisipasi dalam pembiayaan proyek tersebut.

Dengan skema tersebut, pemerintah daerah berharap renovasi pembangunan Masjid Agung Al-Mujahidin Selong dapat berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan. (rus)

Satpol PP NTB Turunkan 60 Personel Amankan Parade MotoGP

0
Satpol PP NTB Turunkan 60 Personel Amankan Parade MotoGP
AMANKAN - Anggota Satpol PP saat bertugas mengamankan Riders Parade MotoGP Mandalika 2026 di Teras Udayana. (Ekbis NTB/ist)


Mataram (Ekbis NTB) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemprov NTB menurunkan 60 personel mengamankan Riders Parade MotoGP Mandalika 2026 yang berlangsung di Kota Mataram, Rabu, 7 Oktober 2026 dari Taman Sangkareang menuju Teras Udayana. Puluhan personel itu ditempatkan di titik-titik rawan, seperti di lapangan Sangkareang, depan Hotel Santika sampai dengan Bank Indonesia, dan di Islamic Center.
Kepala Satpol PP NTB, Nunung Triningsih, mengatakan pengamanan ini dilakukan berkoordinasi dengan pihak kepolisian, Dinas Perhubungan NTB, dan Satpol PP Mataram. “Kami menurunkan 60 personel dengan titik-titik dari Islamic Center sampai dengan Teras Udayana bagian barat dan timur jalan,” ujarnya, Rabu, 7 September 2026.
Penerjunan puluhan personel yang dilakukan Satpol PP NTB guna memastikan keamanan dan kondusivitas parade para pembalap sebelum bertanding di Sirkuit Mandalika pada 9-11 Oktober mendatang. Pengamanan difokuskan pada penonton yang melewati bahu jalan dan lapak yang mengganggu parade.
“Mulai dari jam 14.00 Wita sampai dengan selesai. Pengamanannya nanti termasuk pada lapak-lapak yang mengganggu,” katanya.
Selain melakukan pengamanan pada parade, Satpol PP NTB juga memperkuat patroli deteksi dini untuk memastikan ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (Tibumtranmas) tetap terjaga di kawasan strategis menuju Sirkuit Mandalika.
Patroli menyasar jalur dari Bundaran Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Bundaran Songgong hingga Pos Pantau Green Gate Sirkuit Mandalika, dengan petugas masih menemukan sejumlah aktivitas pedagang semangka dan pedagang lainnya serta aktivitas penjemuran tembako di trotoar jalan yang berpotensi mengganggu fungsi fasilitas publik.
Petugas juga melakukan pemantauan sekaligus pendekatan persuasif agar aktivitas masyarakat tetap berjalan tanpa mengganggu akses, kenyamanan dan ketertiban pengguna jalan. Langkah tersebut sejalan dengan penguatan cipta kondisi menjelang MotoGP Mandalika yang berlangsung 9-11 Oktober 2026, ketika mobilitas masyarakat dan wisatawan diperkirakan meningkat di sejumlah jalur menuju kawasan sirkuit.
“Sebelumnya, Satpol PP NTB juga telah melakukan pemantauan dan edukasi terhadap PKL di sekitar Mandalika sebagai bagian dari upaya menjaga kawasan tetap tertib sekaligus memberikan ruang bagi aktivitas ekonomi masyarakat,” bebernya.
Dalam pelaksanaan patroli kali ini, Satpol PP NTB turut berkoordinasi dengan Satpol PP Kabupaten Lombok Tengah yang juga melakukan patroli di sekitar kawasan sirkuit, sehingga pengawasan di lapangan dapat berjalan lebih terpadu. Sinergi lintas instansi ini menjadi penting untuk menjaga wajah Mandalika tetap aman, tertib, bersih. (era)

Seluruh Pembalap dan Logistik MotoGP Sudah Tiba di Lombok

0
Seluruh Pembalap dan Logistik MotoGP Sudah Tiba di Lombok
TIBA - Kargo MotoGP yang tiba di BIZAM dari Bandara Narita Jepang. (Ekbis NTB/ist)


Praya (Ekbis NTB) – Proses kedatangan pembalap bersama kru ajang MotoGP Mandalika saat ini sudah selesai. Seluruh pembalap baik untuk kelas utama maupun kelas Moto2 dan Moto3 sudah berada di Pulau Lombok.
Juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez masuk dalam rombongan terakhir yang tiba melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Rabu (7/10). Marc Marquez tiba bersama dua pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team Franco Morbidelli serta Fabio Di Giannantonio.
Kedatangan Marc Marquez jadi paling ramai ditunggu. Begitu mendarat di BIZAM sekitar pukul 13.00 Wita, pembalap Ducati Lenovo tersebut langsung disambut ratusan fans di terminal BIZAM.
Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia Troy R. Warokka, turut hadir menyambut Marc Marquez yang tiba bersama kru serta kekasihnya menggunakan pesawat Batik Air. Sepanjang perjalanan menuju area penjemputan Marc Marquez hanya melemparkan senyum kepada pengemarnya yang sudah menunggu sejak siang.
“Thank you very much (terima kasih banyak),” ujar Marc Marquez sembari melambaikan tangan kearah penggemarnya, sebelum kemudian berangkat untuk mengikuti agenda Riders Parade MotoGP Mandalika yang digelar di Kota Mataram.
Adapun terkait pengiriman logistik pendukung event MotoGP Mandalika, Branch Communication & CSR Department Head PT. Angkasa Pura (AP) Indonesia BIZAM Hidya Putri Ramadhina, yang dikonfirmasi terpisah mengaku seluruhnya sudah tuntas. Total ada lima penerbangan dengan pesawat kargo khusus yang digunakan untuk membawa seluruh logistik pendukung event MotoGP. Mulai sepeda motor serta perlengkapan pendukung lainnya.
“Untuk logistik MotoGP Mandalika yang tiba ada 428 ton,” sebutnya.
Begitu mendarat di BIZAM seluruh logistik yang ada langsung diangkut menuju Sirkuit Internasional Mandalika tempat ajang MotoGP akan digelar. Untuk selanjutnya menjalani proses pengecekan. Jadi tidak ada pengecekan muatan kargo di bandara. Hanya pemeriksaan berat kargo. Karena untuk pengecekan muatan kargo itu dilakukan oleh pihak Bea Cukai langsung di sirkuit.
Disinggung operasional BIZAM, ujarnya, sampai saat ini masih berjalan normal. Soal penerbangan tambahan juga belum ada perubahan. Masih seperti data awal yang masuk yakni sebanyak 66 penerbangan tambahan di luar penerbangan regular. “Operasional BIZAM masih berjalan aman. Seluruh pelayanan yang terkait gelaran event MotoGP sejauh ini juga berjalan lancar,” tegasnya.

Jalur Laut Diperkuat
Sementara itu, selain memperkuat konektifitas jalur udara, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) juga turut memperkuat tranportasi jalur laut untuk mendukung event MotoGP. Dalam hal ini ITDC menggandeng PT. Dharma Lautan Utama (DLU) dalam menyiapkan transportasi laut sebagai salah satu alternatif akses menuju Lombok. Salah satu rute yang diperkuat yakni rute Lombok-Surabaya.

Di rute tersebut PT. DLU menyiapkan KM Dharma Kencana dan KM Dharma Kartika V untuk mengangkut penumpang maupun kendaraan pribadi dari Pelabuhan Lembar ke Pelabuhan Tanjuk Perak, Surabaya atau sebaliknya selama ajang MotoGP Mandalika berlangsung.
“Ketersediaan layanan ini memberikan alternatif konektivitas bagi masyarakat dan wisatawan yang ingin melakukan perjalanan melalui jalur laut selama periode gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026,” sebut Direktur Operasi ITDC Troy R. Warokka, dalam keterangannya, Rabu siang.
Selain mengangkut penumpang, layanan yang disiapkan oleh PT. DLU dirute tersebut juga bisa mengangkut kendaraan pribadi. Sehingga bisa menjadi menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin perjalanan dengan kendaraan pribadi. “Konektivitas menjadi salah satu bagian penting dalam kesiapan ekosistem pendukung penyelenggaraan event internasional di The Mandalika. Dan, itu terus kita perkuat,” ujarnya.
Direktur Operasi dan Usaha PT. DLU Rakhmatika Ardianto menambahkan kesiapan pihaknya untuk memberikan layanan transportasi laut bagi masyarakat yang melakukan perjalanan menuju maupun dari Lombok pada periode MotoGP Mandalika 2026.
“DLU dalam hal ini siap mendukung konektivitas menuju Lombok melalui layanan transportasi laut bagi penumpang maupun kendaraan. Melalui rute Surabaya–Lombok, kami menyediakan berbagai pilihan layanan dan fasilitas yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perjalanan masyarakat,” sebutnya seraya berharap layanan tersebut bisa memberikan kemudahan sekaligus menjadi alternatif perjalanan bagi masyarakat yang akan menuju Lombok selama ajang MotoGP Mandalika berlangsung.(kir)

Mandalika Jadi RumahNTB Sambut Para Pembalap dengan Energi Dunia

0
Mandalika Jadi RumahNTB Sambut Para Pembalap dengan Energi Dunia
POSE BERSAMA - Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal, Wagub Hj. Indah Dhamayanti Putri, Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana, Sekda NTB Abul Chair dan sejumlah pembalap pose bersama dalam Riders Parade MotoGP Mandalika 2026 di Kota Mataram, Rabu (7/10/26). (Ekbis NTB/ist)


Mataram (Ekbis NTB) – Sirkuit Mandalika tidak lagi sekadar menjadi tempat berlangsungnya balapan MotoGP. Memasuki tahun kelima penyelenggaraan, Mandalika mulai menjadi rumah yang dirindukan para rider atau pembalap, sementara masyarakat NTB menyambut mereka dengan energi, budaya, dan antusiasme yang terus tumbuh.
Gambaran itu terasa dalam Riders Parade MotoGP Mandalika 2026 di Kota Mataram, Rabu (7/10/26). Ribuan masyarakat dari berbagai kalangan dan usia memadati sepanjang rute parade, menyambut para pembalap yang akan berlaga pada Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, 9–11 Oktober.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan, setelah lima edisi penyelenggaraan, sejumlah pembalap mulai menyebut Mandalika sebagai homebase mereka.
“Setelah edisi kelima, para pembalap mengaku Mandalika sebagai homebase mereka. Kalau mereka merindukan tempat kita, maka kita harus menyukseskan MotoGP tahun ini,” ujar Iqbal.
Bagi pemerintah daerah, parade bukan sekadar agenda pembuka menuju balapan. Kehadiran para pembalap di tengah kota menjadi kesempatan mempertemukan ajang olahraga internasional dengan masyarakat yang selama ini menjadi bagian penting dari perjalanan MotoGP Mandalika.
Sepanjang Jalan Pejanggik, kawasan Perempatan Bank Indonesia, Jalan Udayana hingga Teras Udayana, warga dari berbagai usia berdiri di sepanjang jalan. Anak-anak, pelajar, komunitas, keluarga hingga penggemar otomotif menunggu iring-iringan pembalap melintas. Spanduk, sorakan dan kamera telepon genggam memenuhi sejumlah titik, menciptakan suasana perayaan yang terasa bukan hanya di kawasan sirkuit, tetapi juga di jantung Kota Mataram.
Antusiasme itu sekaligus menunjukkan bahwa MotoGP Mandalika telah berkembang menjadi pengalaman bersama. Masyarakat tidak hanya datang untuk menyaksikan balapan, tetapi ikut menjadi bagian dari suasana, budaya dan keramahan yang menyertai kedatangan para rider ke NTB.
Pemerintah Provinsi NTB bersama Pemerintah Kota Mataram menyiapkan penyambutan dengan melibatkan berbagai unsur. Gubernur Lalu Muhamad Iqbal bersama Wakil Gubernur Hj. Indah Dhamayanti Putri dan Sekretaris Daerah NTB Abul Chair hadir langsung dalam parade, bersama Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana serta jajaran perangkat pemerintah dan unsur penyelenggara MotoGP.
Keterlibatan pemerintah daerah juga terlihat dari rangkaian atraksi budaya yang mengiringi parade. Tarian Harmony of Sasambo yang dibawakan para pelajar membuka rangkaian pertunjukan, disusul Gendang Beleq, marching band IPDN, musik Tongtong dan berbagai kesenian lokal sepanjang rute.
Di Teras Udayana, para rider kemudian berinteraksi langsung dengan masyarakat, berbagi kesan dan persiapan menghadapi balapan. Suasana semakin semarak ketika para pembalap ikut memukul Gendang Beleq, sebuah perjumpaan sederhana tetapi kuat antara olahraga dunia dan ekspresi budaya NTB.

Sejumlah rider yang mengikuti parade antara lain Franco Morbidelli, Fabio Di Giannantonio, Marco Bezzecchi, Máximo Quiles dan pembalap Indonesia Veda Ega Pratama. Parade juga diramaikan iring-iringan komunitas motor besar serta pelaku UMKM melalui Pasar Rakyat Mandalika di Teras Udayana.
Rider Parade menjadi bagian dari rangkaian side event menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dengan tema “Energizing Indonesia”. Namun, energi yang dibangun NTB tidak berhenti pada lintasan balap.
Ketika para pembalap kembali menuju Mandalika, yang mereka bawa bukan hanya persiapan menuju balapan, tetapi juga pengalaman tentang sebuah daerah yang menyambut mereka dengan masyarakatnya, budayanya, dan keramahan yang hidup di ruang-ruang publik.
Dari Mandalika, NTB ingin memastikan MotoGP tidak hanya menjadi tontonan dunia, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan yang memperkenalkan wajah NTB kepada dunia. Ketika Mandalika mulai disebut sebagai rumah oleh para pembalap, tantangan berikutnya adalah memastikan setiap kedatangan mereka selalu menemukan alasan untuk kembali. (r/ham)

Di Sela Meet and Greet Pembalap Yamaha, Cicip Ketoprak

0
Di Sela Meet and Greet Pembalap Yamaha, Cicip Ketoprak
MAKAN - Momen Toprak saat makan Ketoprak di sela-sela Meet and Greet di SMAN 3 Mataram, Rabu (7/10). (Suara NTB/sib)


Mataram (Ekbis NTB) – Pembalap Prima Pramac Yamaha, Toprak Razgatlioglu mencicipi kuliner khas Indonesia, yakni Ketoprak di sela-sela Meet and Greet di SMAN 3 Mataram, Rabu (7/10). Toprak mengaku terkesima dengan cita rasa hidangan tersebut.
Momen unik Toprak mencicipi ketoprak terjadi di sela-sela kesibukannya menghadapi balapan MotoGP akhir pekan ini. Toprak mengaku langsung jatuh cinta dengan makanan yang identik dengan bumbu kacang tersebut
“Saya tidak tahu kalau ada makanan bernama ketoprak. Rasanya enak,” kata Toprak, Rabu (7/10/2026).
Pembalap asal Turki itu tak bisa menyembunyikan rasa heran sekaligus terkejut saat menyadari kemiripan nama makanan dengan dirinya.
“Sungguh mengejutkan rasanya unik sekali, dan saya baru tahu ada makanan yang namanya sama persis dengan nama saya,” ungkap Toprak.
Diketahui, ketoprak merupakan makanan khas Indonesia yang identik dengan sentuhan bumbu kacang yang dipadukan dengan ketupat, tahu, bihun, telur dan kerupuk.
Setelah mencicipi Ketoprak, pembalap asal Turki itu langsung menyapa penggemarnya di SMAN 3 Mataram. Toprak langsung disambut sorak-sorai penggemar.
Ia bahkan terlihat unjuk kebolehan mengendarai motornya di lapangan sekolah. Berbagai aksi keren ditampilkan Toprak yang langsung disambut teriakan penggemar.
Di samping itu, Toprak juga menyempatkan diri berinteraksi dengan penggemarnya. Penggemar yang didominasi siswa itu tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.
Beberapa dari mereka melontarkan pertanyaan. Sementara yang lain hanya menyapa dan mengungkapkan kekagumannya terhadap Toprak.
Sesi Meet and Greet diakhiri dengan pemberian hadiah bagi mereka yang bertanya dan sempat berinteraksi dengan Toprak. Selain itu, Toprak juga menyempatkan diri berfoto bersama dengan para penggemar.
Sebagai informasi, MotoGP Mandalika 2026 akan berlangsung di Sirkuit Mandalika pada 9-11 Oktober 2026. Sejumlah pembalap mulai berdatangan di Lombok sejak sepekan menjelang balapan.
Ajang balap motor dunia itu juga dirangkai dengan sejumlah kegiatan pendukung. Salah satunya parade riders MotoGP di Kota Mataram pada 7 Oktober 2026. (sib)

Di Depan Ribuan Warga NTB, Marc Marquez Singgung Belum Pernah Taklukkan Sirkuit Mandalika

0
Di Depan Ribuan Warga NTB, Marc Marquez Singgung Belum Pernah Taklukkan Sirkuit Mandalika
PARADE - Para pembalap MotoGP saat Parade MotoGP Mandalika 2026 di Teras Udayana. (Ekbis NTB/era


Mataram (Ekbis NTB) – Marc Marquez mengakui dirinya belum pernah menaklukkan Sirkuit Mandalika pada kejuaraan internasional MotoGP Mandalika. Hal ini ia sampaikan di depan ribuan warga Lombok pada parade MotoGP Mandalika 2026 di Teras Udayana, Kota Mataram, Rabu, 7 Oktober 2026.
Atas hal itu, di depan para penggemar, ia berdoa sekaligus meminta doa agar bisa naik podium pada Pertamina Grand Prix of Indonesia tahun seri ke-17 tahun ini.
“Iya Mandalika memang sejak tahun 2021 saya belum pernah finish di Sirkuit Mandalika. Aku berharap aku bisa menang, aku berdoa aku bisa menang. Aku akan melakukan yang terbaik,” ujarnya menanggapi ucapan pembawa acara yang menanyakan perihal dirinya yang selalu crash di Sirkuit Mandalika.
Pembalap berdarah Spanyol ini diketahui telah memenangkan MotoGP selama sembilan musim. Namun, ia belum sekalipun pernah naik podium di Sirkuit Mandalika. Karena itu, ia mengaku akan melakukan yang terbaik di musim ini agar bisa keluar sebagai juara pada MotoGP Mandalika 2026.
Selain menyinggung soal dirinya yang tidak pernah menyelesaikan balapan karena seringkali crash di Sirkuit Mandalika. Ia tidak menampik memiliki banyak sekali fans di Indonesia. Untuk itu, ia meminta para penonton agar menikmati perhelatan MotoGP Mandalika di akhir pekan ini.
Direktur Operasi ITDC, Troy Reza Warokka, mengatakan, hasil kurang beruntung Marc Marquez di aspal Mandalika tidak lepas dari performa sang pembalap. Sirkuit Mandalika tidak berubah seperti sebelumnya.
“Jadi artinya, kita sebagai penyelenggara tidak ada yang berubah. Semua sama, tikungannya sama, tidak berubah. Ini kembali lagi kepada individunya. Ya kita coba mudah-mudahan tahun ini dia bisa naik podium,” ujarnya, Rabu (7/10).
Yang paling penting menurut Troy adalah Pembalap Indonesia dapat meraih hasil memuaskan pada gelaran MotoGP Mandalika 2026.
“Tapi yang paling penting sebenarnya pembalap Indonesianya juga harus bisa naik podium. Kan kita punya dua pembalap, insya Allah bisa naik,” tuturnya.
“Dan jangan lupa ada Moto4, Moto4 itu ada pembalap Indonesia juga. Mudah-mudahan Indonesia bisa naik di 1, 2, 3 podium. Kita doakan,” imbuhnya.
Di samping berharap semua pembalap menikmati balapan di Mandalika, termasuk Pembalap Tanah Air, Troy menekankan, bahwa pada balapan kali ini, pihaknya juga memperkuat marshal (petugas lapangan). Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan pembalap saat bertanding.
Di samping itu, catatan crash beberapa pembalap, termasuk Marc Marquez membuat pengetatan keamanan terus ditingkatkan.

“Setiap tahun marshal kita itu pembekalannya lebih lebih kuat dan lebih mantap. Nah, salah satunya adalah menjaga (crash) itu,” terangnya.
Troy juga mengingatkan, agar tim dari Marc Marquez turut memperkuat soliditasnya agar crash tidak terulang.
“Kalau pertanyaan itu, berarti timnya dari Marquez sendiri juga harus lebih solid. Dan saya rasa mereka sudah belajar dari pengalaman dua tahun balap di Mandalika. Ya kita lihat apa yang sudah dilakukan evaluasi dan apa jadinya nanti di hari Minggu,” tegas Troy.
Troy yakin, Marc Marquez dan tim telah melakukan evaluasi atas performa sebelumnya dan meningkatkan kualitas pada balapan tahun ini.
Keyakinan serupa juga ia sampaikan untuk pembalap lain. Menurut Troy, Mandalika adalah sirkuit yang tidak pernah melahirkan juara yang sama.
“Jadi artinya itu juga motivasi buat semuanya. ‘Kali ini saya dong, kali ini harus gue dong.’ Nah, itu buat mereka begitu. Kita tunggu lah. Jadi hasilnya pasti Mandalika selalu unpredictable siapa nomor satu,” pungkasnya. (era/sib)

)

Gubernur NTB Jagokan Marc Marquez di MotoGP Mandalika 2026

0
Gubernur NTB Jagokan Marc Marquez di MotoGP Mandalika 2026
Lalu Muhamad Iqbal (Suara NTB/era)

GUBERNUR NTB Lalu Muhamad Iqbal, mendukung penuh Marc Marquez pada MotoGP Mandalika tahun ini. Di depan pembalap asal Spanyol itu, Iqbal mengaku memberikan dukungan dengan meyakinkan pembalap nomor 93 itu bisa menaklukkan Sirkuit Mandalika tahun ini.
Iqbal mengatakan, dalam perbincangan singkat dengan Marquez, pembalap Ducati tersebut juga menunjukkan keyakinan mampu melewati tikungan Mandalika yang selama lima tahun terakhir selalu menggagalkannya menuju garis finish.
“Dia ngomong, tadi dia cerita bahwa ya saya penasaran banget gitu katanya. Ingin naklukin Mandalika. Saya bilang, I’m sure you will clear the corner this time,” ujarnya, Rabu, 7 Oktober 2026.
Iqbal menilai, kegagalan Marquez pada kesempatan sebelumnya di Mandalika tidak mengurangi antusiasme pembalap tersebut terhadap Indonesia, khususnya Mandalika. Begitupun dengan para fans yang menanti pria kelahiran tahun 1993 itu bisa menaklukkan Mandalika. Hal itu, katanya terlihat dari sambutan dan antusiasme masyarakat terhadap gelaran balap di Mandalika.
Meski begitu, jika Marquez berhasil naik podium pada MotoGP Mandalika tahun ini, maka MotoGP seterusnya dinilai tidak akan menarik karena otomatis Marquez kembali menjuarai MotoGP. “Kalau Marquez di sini menang, ya kasihan yang di Australia. Udah enggak seru,” ucapnya.
Iqbal juga melihat kedekatan Marquez dengan Mandalika semakin kuat. Setelah beberapa kali hadir dan berlaga di Indonesia, pembalap tersebut dinilai sudah tidak lagi memandang Mandalika sekadar sebagai lokasi balapan.
“Intinya gini, sekarang udah enggak ada tamu, enggak ada tuan rumah. Tadi Marquez literally ngomong bahwa I consider it my home base gitu dia anggap ini udah tempat home base-nya dia” katanya.
Menurut Iqbal, pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Mandalika mulai memiliki posisi khusus bagi para pembalap. Karena itu, penyelenggaraan ajang balap tersebut tidak lagi hanya dipandang sebagai agenda untuk menyambut tamu dari luar negeri.
“Jadi kita juga sudah sekarang udah nganggap ya MotoGP Mandalika ini kegiatan harus kita sukseskan bersama-sama,” tutupnya.
Terpisah, Marc Marquez yakin bisa menaklukkan Sirkuit Mandalika pada kejuaraan internasional MotoGP Mandalika tahun ini. Hal ini ia sampaikan di depan ribuan warga Lombok pada parade MotoGP Mandalika 2026 di Teras Udayana pada Rabu, 7 Oktober 2026.
Atas hal itu, di depan para penggemar, ia berdoa sekaligus meminta doa agar bisa naik podium pada Pertamina Grand Prix of Indonesia tahun seri ke-17 tahun ini.
“Iya Mandalika memang sejak tahun 2021 saya belum pernah finish di Sirkuit Mandalika. Aku berharap aku bisa menang, aku berdoa aku bisa menang. Aku akan melakukan yang terbaik,” ujarnya menanggapi ucapan MC yang menanyakan perihal dirinya yang selalu crash di Sirkuit Mandalika.(era)


Kehilangan Pembeli, Rencana Ekspor 92 Ton Cip Porang Lotim ke China Tertunda

0
Kehilangan Pembeli, Rencana Ekspor 92 Ton Cip Porang Lotim ke China Tertunda
(Ekbis NTB/ist) SENTRA INDUSTRI - Sentra industri porang Lotim bahan untuk operasi. Rencana ekspor perdana cip porang asal Lotim ke China kembali menemui hambatan karena kehilangan pembeli.

Selong (Ekbis NTB) – Rencana ekspor perdana cip porang asal Kabupaten Lombok Timur (Lotim) ke China kembali menemui hambatan. Sebanyak empat kontainer dengan total kapasitas 92 ton cip porang yang telah lama disiapkan belum dapat diberangkatkan karena kehilangan pembeli atau buyer.
Kepala Dinas Perindustrian Lotim, Lalu Alwan Wijaya, menjawab Suara NTB, mengungkapkan bahwa buyer yang sebelumnya berkomitmen membeli produk tersebut memilih untuk mengambil pasokan dari tempat lain. Dugaan kuat mengarah pada persaingan bisnis yang membuat proses birokrasi perizinan menjadi terhambat.
“Izin ekspor porang sudah ada. Hanya saja buyer di China sudah beli di tempat lain. Namanya usaha, tidak bisa kita tentukan,” kata Alwan.
Sebanyak empat kontainer dengan kapasitas 23 ton per kontainer atau total 92 ton cip porang kini tersimpan di sentra industri porang di Pringgabaya. Produk tersebut telah dipastikan dalam kondisi terjaga dan kualitasnya tetap terjamin, dengan pengecekan yang dilakukan secara berkala.
“Barang kita pastikan tetap terjaga. Dicek setiap saat. Kualitas tetap terjaga,” ujar Alwan. Ia menegaskan bahwa stok tersebut mampu bertahan setidaknya satu musim.
Alwan menjelaskan, izin dari Instalasi Karantina Tumbuhan (IKT) sebagai syarat utama ekspor telah terpenuhi. Proses perizinan di Jakarta sebelumnya telah melalui pemeriksaan ketat, terutama untuk memenuhi standar ekspor ke China. Balai Karantina Hewan dan Tumbuhan (BKTH) di Lembar, Lombok Barat, menjadi lokasi pemenuhan prasyarat tersebut.
“Syarat sudah terpenuhi di Jakarta sebelumnya, di Lembar. Jakarta banyak yang antre, sehingga Bupati bersurat ke sana,” jelas Alwan.
Ia menambahkan bahwa unsur-unsur yang dicek sangat ketat, terutama untuk tujuan China, sehingga pihaknya serius memenuhi seluruh persyaratan.
Saat ini, PT Sanindo Pangan Rinjani dan Pemkab Lotim tengah menjajaki buyer pengganti. Calon pembeli harapanya segera dapat ditemui, sampel telah dikirim, dan negosiasi harga telah dilakukan.
Terkait kapasitas produksi, Alwan menyebutkan, pabrik mampu langsung mengolah bahan baku sesuai permintaan. Untuk produksi tepung, pihaknya siap memfasilitasi apabila ada permintaan. “Tepung hanya untuk kebutuhan uji coba. Tidak diproduksi masif. Kecuali minta tepung, kita siap buat tepung,” katanya.
Ia menekankan bahwa seluruh kegiatan operasional dijalankan oleh pihak ketiga, yakni PT Sanindo Pangan Rinjani, sementara pemerintah hanya memfasilitasi proses perizinan ekspor.
Kendala lain yang dihadapi adalah tidak adanya bahan baku umbi porang yang siap panen saat ini. Alwan menjelaskan bahwa saat ini telah memasuki masa tanam, sehingga tidak ada umbi yang bisa dipanen. “Kalau pun ada, tidak mungkin sampai 50–80 ton kebutuhan sentra. Sekarang sudah mulai penanaman,” paparnya.
Setidaknya dibutuhkan satu musim tanam sebelum panen berikutnya, yang diperkirakan jatuh sekitar Maret hingga April tahun depan. Rencana penanaman ke depan akan menggunakan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Hingga saat ini, Lotim sebenarnya telah mencatat pemasukan sebesar Rp176 juta pada akhir Mei dari ekspor sebanyak 8,8 ton cip porang.
Pemerintah Kabupaten Lotim berharap buyer pengganti dari China segera memberikan kepastian waktu pembelian, sehingga empat kontainer chip porang yang telah lama tersimpan dapat segera diberangkatkan. (rus)

Turki Butuh Ribuan Tenaga Kerja NTB

0
Turki Butuh Ribuan Tenaga Kerja NTB
(Ekbis NTB/bul) Aidy Furqan

Mataram (Ekbis NTB) – Peluang kerja bagi tenaga kerja asal NTB di luar negeri semakin terbuka. Turki bahkan menyampaikan kebutuhan hampir 3.000 tenaga kerja dari NTB, terutama untuk sektor pariwisata dan hospitality.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) NTB, Dr. Aidy Furqan, mengatakan permintaan tenaga kerja dari Turki menjadi salah satu peluang yang sedang dipersiapkan pemerintah daerah. Selain Turki, sejumlah negara juga mulai menawarkan kebutuhan tenaga kerja dari NTB.
“Dari Turki hampir 3.000. Kebutuhannya macam-macam, tetapi lebih banyak di pariwisata dan hospitality,” kata Aidy Furqan.
Menurutnya, peluang ini sejalan dengan tingginya animo masyarakat NTB untuk bekerja ke luar negeri. Namun, calon pekerja tidak bisa langsung diberangkatkan karena harus memenuhi sejumlah persyaratan, terutama kompetensi dan keterampilan sesuai kebutuhan negara tujuan.
Selain Turki, peluang kerja juga terbuka di Taiwan, Qatar, Rumania, Jepang dan sejumlah negara lainnya. Rumania, misalnya, membutuhkan tenaga kerja untuk sektor pertambangan, termasuk pengemudi kendaraan tambang. Kebutuhan tersebut diperkirakan mulai terbuka lebih luas tahun depan.
Aidy mengatakan setiap negara memiliki kebutuhan tenaga kerja yang berbeda. Namun, persyaratan dasar umumnya mencakup kemampuan bahasa, keterampilan kerja, komitmen, serta kondisi kesehatan.
“Yang utama kemampuan bahasa, kemudian skill, komitmen kerja dan kesehatan. Setelah itu baru disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing negara,” ujarnya.
Besarnya peluang tersebut menjadi kesempatan untuk mengurangi pengangguran di NTB. Aidy mengatakan tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan memenuhi persyaratan dapat diarahkan untuk mengisi kebutuhan pasar kerja internasional.
Karena itu, pemerintah mendorong lembaga pelatihan kerja (LPK) mempersiapkan calon pekerja secara serius, termasuk melalui pelatihan dan uji kompetensi. Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar memilih jalur penempatan yang resmi untuk menghindari persoalan di kemudian hari.
Untuk mengetahui informasi resmi mengenai peluang kerja, masyarakat NTB dapat memanfaatkan aplikasi Siap Kerja yang dikembangkan pemerintah secara nasional. Informasi tersebut dapat diakses melalui telepon seluler sehingga masyarakat tidak harus datang langsung untuk mencari lowongan.
“Masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran kerja ke luar negeri yang tidak jelas. Informasi mengenai negara tujuan, jenis pekerjaan, persyaratan, hingga proses penempatan perlu dipastikan melalui jalur resmi,” pesannya. (bul)