Tuesday, April 21, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 367

BMKG: NTB Berpeluang Hujan Saat Mudik dan Lebaran

0
Ilustrasi hujan yang disertai dengan petir(ekbisntb.com/pexels.com)

Lombok (ekbisntb.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) berpeluang mengalami hujan pada saat Lebaran 2025. Saat ini, NTB tengah berada dalam periode peralihan musim, yaitu dari musim penghujan ke musim kemarau, yang dikenal dengan pancaroba. Diprediksi, wilayah NTB akan memasuki awal musim kemarau pada April dasarian I hingga Mei dasarian I 2025.

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini, sebagaimana disampaikan BMKG, Kamis, 20 Maret 2025 dijelaskan, terdapat gangguan atmosfer yang meningkatkan potensi cuaca ekstrem di NTB. Fenomena ini meliputi aktifnya gelombang atmosfer Equatorial Rossby, Madden Julian Oscillation (MJO), serta adanya sirkulasi siklonik akibat gangguan tropis di Laut Timor dan Teluk Carpentaria. Kondisi ini menyebabkan perlambatan kecepatan angin dan pertemuan angin (konvergensi) di sekitar NTB, serta kelembapan udara yang cenderung basah dan atmosfer yang labil. Semua faktor ini mendukung pertumbuhan awan hujan yang signifikan hingga akhir Maret 2025.

Selain hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, NTB juga berpotensi mengalami peningkatan kecepatan angin dalam sepekan ke depan. Gelombang tinggi di perairan NTB diperkirakan berada pada kategori sedang hingga tinggi (1,25 – 4,0 meter), dengan kemungkinan terjadinya banjir pesisir atau rob hingga awal April 2025.

Potensi Cuaca Saat Lebaran 2025

Meskipun intensitas hujan diperkirakan tidak sebesar pada periode arus mudik, hujan masih berpeluang terjadi selama Lebaran 2025. Hal ini disebabkan oleh masih aktifnya gelombang atmosfer dan kondisi kelembapan udara yang cukup basah di NTB.

BMKG Stasiun Meteorologi ZAM mengimbau masyarakat dan pihak terkait untuk waspada terhadap potensi bencana yang dapat terjadi, seperti banjir, banjir bandang, genangan, angin kencang, puting beliung, petir, pohon tumbang, baliho roboh, dan berkurangnya jarak pandang.

Pengguna transportasi laut, nelayan, wisatawan, dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar pesisir diminta waspada terhadap tinggi gelombang yang mencapai ≥ 2 meter, khususnya di Selat Lombok bagian Utara dan Selatan, Selat Alas bagian Selatan, Perairan Utara dan Selatan NTB, Perairan Selatan Sumbawa, serta Samudera Hindia Selatan NTB.(bul)

Harga Emas Antam Melonjak Lagi, Kini Jadi Rp1,774 Juta Per gram

0
Emas Antam(ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Harga emas Antam yang dipantau dari laman Logam Mulia terus mengalami lonjakan sejak tiga hari sebelumnya, dengan total kenaikan harga jual sebesar Rp35.000 per gram. Kini, Kamis, harga emas buatan Antam naik menjadi Rp1.774.000 per gram.

Adapun harga jual kembali (buyback) emas batangan turut melonjak menjadi Rp1.624.000 per gram.

Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017.

Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk non-NPWP.

PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback. Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di laman Logam Mulia Antam pada Kamis:

– Harga emas 0,5 gram: Rp937.000.

– Harga emas 1 gram: Rp1.774.000.

– Harga emas 2 gram: Rp3.488.000.

– Harga emas 3 gram: Rp5.207.000.

– Harga emas 5 gram: Rp8.645.000.

– Harga emas 10 gram: Rp17.235.000.

– Harga emas 25 gram: Rp42.962.000.

– Harga emas 50 gram: Rp85.845.000.

– Harga emas 100 gram: Rp171.612.000.

– Harga emas 250 gram: Rp428.765.000.

– Harga emas 500 gram: Rp857.320.000.

– Harga emas 1.000 gram: Rp1.714.600.000.

Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP.

Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22. (ant)

Presiden Optimistis Cetak 8 Juta Lapangan Kerja Lima Tahun Kedepan

0
Presiden Prabowo (ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Presiden Prabowo Subianto optimistis pemerintah dapat mencetak delapan juta lapangan kerja baru dalam periode lima tahun ke depan berkat berbagai investasi pada proyek-proyek hilirisasi dan pembangunan.

Oleh karena itu, Presiden yakin masa depan bangsa Indonesia cerah dan gemilang ke depannya.

“Investasi-investasi yang kita akan laksanakan mulai tahun ini nanti buahnya adalah hilirisasi supaya nilai tambah semua bahan baku kita bisa dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia, juga lapangan kerja yang kita hitung, lapangan kerja dalam lima tahun yang akan datang akan mencapai delapan juta lapangan kerja,” kata Presiden Prabowo saat meresmikan Kawasan Industri Khusus (KEK) Industropolis Batang di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis.

Pada kesempatan itu, Presiden menegaskan dirinya akan terus maju membangun negeri meskipun ada usaha dari pihak-pihak tertentu untuk menurunkan semangat dan harapan anak-anak muda, generasi penerus bangsa.

“Masa depan kita gemilang dan cerah, walaupun ada sedikit usaha-usaha entah dari mana untuk selalu menurunkan semangat dan masa depan, semangat dan harapan anak-anak muda kita. Saya tegaskan di sini, tidak benar dan kita akan maju terus. Biar anjing menggonggong, kita akan maju terus. Kita akan bangun masa depan yang gemilang,” kata Presiden.

Presiden Prabowo meresmikan KEK Industropolis Batang pada Kamis pagi didampingi sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

KEK Industropolis Batang merupakan transformasi dari Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).

Dalam acara peresmian itu, Presiden mengatakan pemerintah membangun puluhan kawasan ekonomi khusus lainnya sebagai bagian dari upaya mengejar ketertinggalan dari negara-negara tetangga.

“Kita optimis dan ini salah satu dari berapa puluh rencana KEK yang kita akan bangun nanti, mungkin idealnya satu KEK di tiap provinsi. Jadi, ujungnya kita harus punya 38 KEK itu yang kita ingin ke arah sana,” kata Presiden Prabowo saat ditemui wartawan selepas acara peresmian.

Presiden menambahkan KEK Industropolis Batang dapat menjadi contoh karena memiliki perencanaan pembangunan yang baik.

Presiden menyambut baik banyak perusahaan besar yang sudah masuk KEK Industropolis Batang, yaitu tujuh perusahaan sudah beroperasi, kemudian tujuh perusahaan lainnya dalam tahap konstruksi, dan 13 perusahaan masuk tahap perencanaan pembangunan. (ant)

Pertamina Mengoperasikan 7.746 SPBU selama Lebaran 2025

0
Pelaksana Tugas Harian (PTH) Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra(ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – PT Pertamina Patra Niaga menyiapkan 6.517 agen elpiji dan 7.746 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) untuk periode mudik Lebaran 2025.

Pelaksana Tugas Harian (PTH) Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra menyampaikan terdapat agen elpiji subsidi sebanyak 5.659 dan agen elpiji non subsidi 858 agen.

“Ada 5.659 agen elpiji subsidi yang kita kerahkan, lalu ada 858 agen elpiji non subsidi yang kita kerahkan, tersebar di 273.242 outlet pangkalan elpiji subsidi. Jadi dari agen ini, nanti dia akan melakukan distribusi ke pangkalan-pangkalan,” kata Ega di Jakarta, Kamis.

Untuk memenuhi kebutuhan di sektor transportasi, lanjut Ega, telah tersedia sebanyak 7.746 SPBU. Kemudian, terdapat 1.832 SPBU yang beroperasi selama 24 jam dan 4.924 Pertashop.

Selanjutnya, tersedia 200 motoris untuk mendukung pengguna kendaraan yang membutuhkan bahan bakar minyak (BBM) di tengah kemacetan dan lainnya.

Menurut Ega, pengguna dapat menghubungi call center 135, dan motoris tersebut akan menghampiri lokasi konsumen.

Pertamina juga menyiapkan 211 mobil tanki yang berada di kantong-kantong wilayah rawan kemacetan, sehingga pasokan untuk mengisi SPBU.

Lebih lanjut, dari sisi transportasi laut dan sungai, Pertamina menyiapkan 55 stasiun pengisian bahan bakar bunker (SPBB), dan 414 SPBU nelayan. Untuk transportasi udara, terdapat 70 depot pengisian pesawat udara (DPPU) yang dioperasikan.

“Untuk supply point ada 125 terminal BBM, 40 terminal elpiji dan 731 SPBU,” ujar Ega.

Ega mengatakan Pertamina juga melakukan build up stock di wilayah khusus seperti kepulauan, tertinggal, terdepan dan terluar (3T). Selain itu, Pertamina juga menyiapkan tanki modular dan lainnya pada wilayah tersebut. (ant)

BULOG Gandeng Stakeholder, Massfikan Operasi Pasar Pangan

0
Pasar Rakyat yang ada di kota mataram(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Dalam upaya menjaga stabilitas harga bahan pangan selama bulan Ramadhan dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) tahun 2025, Perum BULOG Kanwil NTB bersinergi dengan PT POS Indonesia, Pemerintah Daerah, dan Sahabat RPK untuk menggelar Operasi Pasar atau Gerakan Pangan Murah (GPM).

Menurut Pimwil BULOG NTB, Sri Muniati, pelaksanaan Operasi Pasar kali ini dilakukan dengan strategi yang lebih luas. Dilaksanakan hingga 29 Maret 2025 ini, atau jelang hari raya Idul Fitri. Selain menjual langsung di tengah masyarakat, BULOG NTB juga menggandeng Mitra Sahabat RPK untuk memperluas titik pelaksanaan operasi pasar. Langkah ini bertujuan agar lebih banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari program stabilisasi harga pangan ini.

“Kami juga bekerja sama dengan PT POS Indonesia untuk melaksanakan operasi pasar di lokasi kantor dan AgriPOS. BULOG bertindak sebagai pemasok komoditas pangan, khususnya beras premium, yang akan didistribusikan melalui operasi pasar di 40 titik lokasi kantor dan/atau AgriPOS yang tersebar di seluruh NTB,” ungkap Sri Muniati.

Hingga saat ini, BULOG NTB telah memasok sebanyak 11,4 ton beras ke PT POS untuk mendukung kegiatan ini. Selain di kantor POS, operasi pasar juga dilakukan di lokasi-lokasi strategis lainnya seperti kantor lurah dan fasilitas umum yang dekat dengan masyarakat.

Dalam operasi pasar ini, BULOG NTB menyiapkan beras medium SPHP sebanyak 2.000 kg di setiap lokasi dengan harga jual Rp 12.000 per kg. Selain itu, tersedia juga beras premium seharga Rp 14.900 per kg, minyak goreng premium Rp 19.000 per liter, serta gula pasir seharga Rp 17.500 per kg. Harga yang lebih terjangkau ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka selama Ramadhan dan HBKN.

Sri Muniati juga memastikan bahwa ketersediaan stok pangan saat ini mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. BULOG NTB memiliki cadangan gabah/beras sebanyak 42,5 ribu ton setara beras, gula sebanyak 598 ton, minyak goreng sebanyak 58 ribu liter, dan jagung sebanyak 51 ribu ton. Dengan jumlah stok yang memadai, BULOG NTB optimis dapat menjamin ketersediaan pangan dan menjaga stabilitas harga di pasar.

Melalui sinergi berbagai pihak dalam operasi pasar ini, diharapkan masyarakat NTB dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama menjelang momen penting seperti Ramadhan dan HBKN tahun 2025.(bul)

AHM Promosikan Pariwisata Lombok di Banjarmasin, Targetkan Peningkatan Kunjungan Wisatawan

0
Tim dari AHM saat melakukan promosi di Banjarmasin(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Asosiasi Hotel Kota Mataram (AHM) menggelar promosi pariwisata Lombok di Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan sekitarnya pada 14-19 Maret 2025. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mendorong minat wisatawan dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah untuk berkunjung ke Lombok, sekaligus meningkatkan tingkat okupansi hotel yang saat ini masih tergolong rendah.

Ketua AHM, Made Adiyasa, mengungkapkan bahwa program promosi ini sepenuhnya didanai secara swadaya oleh AHM.

“Kami prihatin dengan sepinya tingkat okupansi hotel saat ini. Oleh karena itu, kami berinisiatif untuk turun langsung ke Banjarmasin guna memperkenalkan Lombok kepada masyarakat setempat dan mengajak mereka berwisata ke pulau ini,” ujarnya.

Sebagai bagian dari strategi pemasaran, AHM melakukan berbagai aktivitas promosi di Banjarmasin. Di antaranya: Flyering di Duta Mall, pusat perbelanjaan terbesar di Banjarmasin yang menjadi destinasi utama masyarakat Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Tabletop meeting sekaligus buka puasa bersama dengan agen travel setempat guna menjalin kerja sama dalam penjualan paket wisata ke Lombok. Kunjungan ke berbagai perusahaan untuk memperkenalkan Lombok sebagai destinasi wisata menarik bagi karyawan dan mitra bisnis mereka.

Selain itu, promosi juga diperkuat melalui penayangan video pariwisata Lombok di videotron Duta Mall selama tujuh hari berturut-turut. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi wisata di Lombok.

Tingkat okupansi hotel di Mataram sendiri masih berada di angka 20-30% sejak awal tahun, termasuk saat bulan Ramadan. Bahkan, banyak hotel terpaksa menurunkan harga hingga 40% demi menarik lebih banyak tamu.

Dengan daya beli masyarakat Banjarmasin yang tergolong kuat serta kebiasaan mereka berbelanja dan berwisata, AHM optimis bahwa promosi ini dapat memberikan dampak positif bagi industri pariwisata di Lombok.

“Di Kalimantan didukung terutama sektor tambang dan perkebunan sawit. Kami ingin menarik kembali perputaran ekonomi tersebut ke Lombok dengan menjadikannya sebagai destinasi utama. Jika tidak ada yang menggaungkan Lombok sebagai tujuan wisata, maka wisatawan akan terus memilih destinasi lain seperti Bali dan Jawa,” pungkas Made Miyasa.

Tantangan utama yang dihadapi dalam promosi ini adalah minimnya pengetahuan masyarakat Banjarmasin mengenai Lombok.

“Banyak yang tidak tahu di mana Lombok berada, bahkan tidak sedikit yang mengira Lombok ada di Sulawesi. Selain itu, mereka juga belum menyadari bahwa kini sudah ada penerbangan langsung dari Banjarmasin ke Lombok,” tambah Made Miyasa.

Dengan adanya penerbangan langsung dan harga tiket yang relatif terjangkau, AHM berharap inisiatif ini dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Lombok serta membantu pemulihan industri perhotelan dan pariwisata di daerah tersebut.(bul)

Bupati Lotim Yakini MBG Dapat Percepat Tekan Kasus Stunting

0
Bupati Lotim H. Haerul Warisin menerima kunjungan rombongan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTB, Rabu 19 Maret 2025. (ekbisntb.com/rus)

Lombok (ekbisntb.com) – Bupati Lombok Timur (Lotim), H. Haerul Warisin, menegaskan komitmen pemerintahannya untuk menurunkan kasus stunting di wilayahnya. Hal ini disampaikan saat menerima kunjungan Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di ruang kerjanya pada Rabu 19 Maret 2025.

Salah satu langkah konkret yang akan diambil adalah mempercepat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya penanganan stunting.

H. Iron, sapaan akrab Bupati Lotim ini menyatakan program MBG diharapkan dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak di Lombok Timur. Selain itu, ia juga berencana melibatkan kalangan pengusaha, khususnya pengusaha tambak udang, untuk berperan sebagai orang tua asuh bagi anak-anak yang mengalami stunting.

Menurutnya, potensi ekonomi yang dimiliki para pengusaha dapat dimanfaatkan untuk mendukung program ini. “Kami optimis, dengan dukungan berbagai elemen masyarakat, termasuk BKKBN Provinsi NTB, Lombok Timur dapat menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM),” ujar Bupati.

Data terbaru dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) menunjukkan bahwa prevalensi stunting di NTB saat ini mencapai 24,6%, meskipun telah mengalami penurunan sebesar 8,1% secara nasional. Namun, angka stunting di Lombok Timur masih lebih tinggi, yaitu 27,6%. Hal ini menjadikan penurunan kasus stunting sebagai salah satu prioritas utama Pemerintah Provinsi NTB.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTB, Lalu Makripuddin, menyambut baik komitmen Pemerintah Kabupaten Lotim dalam upaya penurunan stunting. Ia juga memperkenalkan gerakan “Orang Tua Asuh Cegah Stunting” (Genting) yang diharapkan dapat mempercepat penurunan angka stunting di wilayah tersebut.

“Pelibatan pengusaha sebagai orang tua asuh bagi anak-anak stunting di sekitar lokasi usaha diharapkan dapat memberikan dampak signifikan dalam upaya penurunan stunting,” kata Makripuddin.

Gerakan Genting ini diharapkan tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga edukasi dan pendampingan kepada keluarga yang memiliki anak stunting. Dengan kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan masyarakat, diharapkan Lotim dapat mencapai target penurunan stunting yang lebih baik di masa mendatang.

Pemkab Lotim dan BKKBN Provinsi NTB berkomitmen untuk terus bekerja sama dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam menangani masalah stunting yang masih menjadi tantangan serius di wilayah tersebut. (rus)

Dompu Siapkan Rp28,8 Miliar untuk THR

0
Muhammad Syahroni(ekbisntb.com/ist)

Dompu (ekbisntb.com) – Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Dompu menyiapkan anggaran sebesar Rp28,845 Miliar untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi ASN di lingkup Kabupaten Dompu. Alokasi ini diperuntukan bagi 6.468 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Dompu, termasuk diantaranya pimpinan dan anggota DPRD Dompu, Bupati dan Wakil Bupati, PNS dan PPPK.

“Besaran yang diterima sudah dikirimkan rekapan gaji ASN ke masing – masing OPD untuk persiapan dan pembayaran akan dilakukan setelah Perbupnya disahkan,” kata Kepala BPKAD Kabupaten Dompu, Muhammad Syahroni, SP, MM saat dihubungi di ruang kerjanya, Rabu 19 Maret 2025.

Pembayaran THR ini dipastikan paling lambat pekat depan. Karena mulai 28 Maret, pegawai pemerintah sudah mulai masuk libur nasional dan cuti bersama dalam rangka Hari Raya Nyepi dan Idul Adha 1446 H. Sehingga pembayaran paling cepat Jumat 20 Maret 2025 dan paling lambat Kamis 27 Maret 2025.

Sementara untuk gaji ke 13, pembayaran akan dilakukan pada Juni 2025 mendatang. Besaran anggarannya akan dilihat dari gaji yang diterima ASN pada Mei 2025. Namun anggarannya sudah disiapkan dalam APBD tahun 2025.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No 11 tahun 2025 tentang THR dan gaji ke 13 bagi ASN, TNI, Polri, dan pensiunan yang diterbitkan tanggal 7 Maret 2025. Pembayaran THR dilakukan paling cepat 15 hari kerja sebelum hari raya Idul Fitri. THR tidak hanya bagi PNS, dan PPPK, tapi juga bagi Bupati dan wakil Bupati serta pimpinan dan anggota Dewan. Besaran THR, sebesar gaji yang diterima bulan Februari 2025 dan tidak ada potongan, kecuali untuk pajak penghasilan. (ula)

Jelang Lebaran, Kue Kering Diserbu Pembeli

0
Dua pembeli yang sedang melakukan transaksi pembayaran di Toko Dena, Rabu, 19 Maret 2025.(ekbisntb.com/hir)

Lombok (ekbisntb.com) – Jelang perayaan Idulfitri 1446 Hijriah/2025, menjadi angin segar bagi pedagang kue kering dan makanan ringan di Kota Mataram, karena mulai diserbu warga.

Salah satunya di toko Dena yang berlokasi di Monjok Barat, Selaparang, di sana menjajakan berbagai jenis aneka kue kering dan camilan. “Beraneka ragam jenis camilan dan kue kering yang ditawarkan di sini,” tutur salah satu karyawan di Toko Dena, Novi, kepada Ekbis NTB, pada Rabu, 19 Maret 2025.

Novi mengaku, keuntungan selama berjualan aneka kue kering dan camilan khususnya jelang Lebaran ini, pihaknya bisa mendapat untung yang berkali-kali lipat dibandingkan dengan hari-hari biasa.

“Keuntungannya khusus untuk menjelang lebaran memang meningkat, lebih banyak pembeli dan pesanan yang masuk. Mungkin sudah semakin dekat dengan lebaran yaa. Lumayan ada peningkatan penjualan dibandingkan hari-hari biasa. Di luar bulan Ramadan sehari paling tinggi Rp 1 juta, tapi kalau di bulan Ramadan sendiri, apalagi menjelang lebaran ini bisa sampai Rp 10 juta atau lebih” jelasnya.

Dikatakan bahwa, memang hanya sedikit pembeli yang datang mengunjungi toko, karena para pelanggan setianya memesan melalui WhatsApp. “Mereka biasanya pesan di WhatsApp terus nanti, mereka tinggal datang ambil,” ucapnya.

Kue-kue kering dan camilan yang ditawarkan mulai dari kue nastar, putri salju, kue kacang, lidah kucing, kue kacang, kastangel keju, kacang telur, kacang asin hingga kue bawang. Dan produk yang paling banyak diminati dan dicari, serta dipesan adalah nastar, putri salju, kastengel keju, dan kue bawang. “Sehari bisa menerima pesanan sebanyak 100 bungkus atau stoples, bahkan lebih,” sebutnya.

Salah seorang pembeli, Lia, mengaku lebih senang dan mudah berbelanja di Toko Dena, karena menyediakan banyak jenis kue kering dan camilan dengan harga terjangkau. “Enak kalau ke sini, lengkap kue-kuenya, tidak perlu keliling ke dua tiga tempat. Selain itu juga bisa dipesan dari WhatsApp. Mungkin itu kali ya, bisa ada pengantaran juga, tidak harus datang ambil sendiri,” ungkapnya.

Diberitahukan bahwa, di Toko Dena ini tidak memproduksi produk-produk kue kering dan camilannya sendiri. Melainkan, mereka menampung produk-produk hasil produksi Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (UMKM) di Lombok. Serta ada beberapa jenis camilan yang di datangkan dari luar Lombok. Di toko ini harganya berkisar mulai dari Rp 10 ribu sampai Rp 60 ribu. (hir)

Baznas Santuni 630 Tenaga Honorer di Lotim dengan Paket Zakat Fitrah

0
Ilustrasi Zakat(ekbisntb.com/tribunnews.com)

Lombok (ekbisntb.com) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyantuni 630 honorer dengan paket zakat fitrah. Bantuan ini diserahkan langsung Bupati Lotim, H. Haerul Warisin di Pendopo Bupati, Rabu 19 Maret 2025.

Sebanyak 630 honorer itu dipilih dari tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ketiga OPD tersebut adalah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Timur.

Bupati Lotim, H. Haerul Warisin, menyampaikan harapannya agar para tenaga honorer dapat bekerja dengan ikhlas dan berdedikasi tinggi.

“Saya berharap, mulai hari ini bapak-ibu (petugas) harus bekerja lebih ikhlas lagi. Dan yakin saja, setiap perbuatan yang ikhlas, Allah akan memberi rezeki dari arah yang tidak kita sangka-sangka,” tegas Bupati Haerul Warisin dalam sambutannya.

Plt. Ketua Baznas Kabupaten Lotim, H. Hasni, menjelaskan para tenaga honorer yang menerima zakat tersebut merupakan garda terdepan dalam membantu masyarakat, terutama saat terjadi bencana. Oleh karena itu, mereka dinilai layak menerima bantuan zakat ini.

“Para tenaga honorer ini selalu berada di garis terdepan dalam membantu masyarakat, terutama saat terjadi bencana. Mereka layak mendapatkan zakat ini,” ujar H. Hasni.

Ia juga meyakini bahwa pasukan di tiga OPD tersebut siap mendukung program pemerintah daerah untuk mewujudkan kota yang bersih dan terang.

H. Hasni juga menyampaikan harapannya agar ke depan pengelolaan zakat dapat semakin baik, sehingga mampu mendorong pengembangan ekonomi masyarakat Lotim.

Kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban para tenaga honorer sekaligus menjadi motivasi bagi mereka untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Lotim. (rus)