Tuesday, April 21, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 378

Pabrik Garam Terbesar di Indonesia

0
Muslim (ekbisntb.com/era)

GUBERNUR NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal akan meresmikan pabrik garam terbesar di NTB yang berlokasi di Desa Pandai, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Peresmian rencananya dilakukan setelah Hari Raya Idul Fitri, bersama dengan pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Muslim, ST., MT di Mataram, Rabu 12 Maret 2025. Muslim mengatakan pabrik ini menjadi yang terbesar di NTB. Dengan investasi hampir Rp11 miliar, pabrik garam Bima masuk jajaran pabrik garam terbesar di Indonesia.

“Total investasi hampir 11 miliar. Insyaa Allah, salah satu terbesar,” katanya.

Sementara itu, terkait dengan operasional. Pabrik yang sudah rampung di akhir tahun 2024 lalu sudah mulai beroperasi sejak awal tahun 2025. Namun, belum bisa bersaing secara bisnis karena mengalami kendala di bagian modal.

Untuk mengembangkan industri ini, Pemprov NTB akan mengadakan rapat koordinasi bersama Gubernur NTB dan Bupati Bima terpilih. Rapat bertujuan membahas pengelolaan pabrik garam agar lebih optimal, termasuk dengan bagaimana mitigasi koperasi ketika bisnis ini mengalami kegagalan.

Kendala utama, kata Muslim terletak pada keterbatasan modal dan kekurangan peralatan yang dimiliki oleh koperasi pengelola. Sementara, kebutuhan pokok seperti bahan baku, Bima menjadi daerah penghasil garam terbesar di NTB. Yang mana Kabupaten Bima menyumbang sekitar 80 persen dari total produksi garam di NTB.

“Bukan bahan bakunya kurang, jadi ada peralatan juga yang mereka support, salah satu pertimbangannya. Ya keterbatasan modal juga lah koperasi ini,” lanjutnya.

Kendati memiliki kendala, pabrik ini bisa menghasilkan 24 ton garam konsumsi per harinya. Yang mana satu kali produksi memakan waktu delapan jam, dan menghasilkan delapan ton. Sementara, produksi garam di NTB mencapai lebih dari 160 ribu ton per tahun.

“Kapasitas pabrik bisa dalam satu kali proses sampai 24 ton, kan dia per delapan jam satu kali proses,” katanya.

Pabrik ini, lanjut Muslim fokus melakukan diversifikasi produk. Garam dari kategori K2 dan K3 akan diolah menjadi garam halus siap konsumsi serta garam industri untuk kebutuhan spa dan kesehatan.

Terkait rencana pemasaran, salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk membeli garam produksi lokal. Kebijakan ini, sambung Muslim sempat diterapkan pada pabrik garam yang berlokasi di Sekotong, Lombok Barat.

“Itu mungkin opsi ke depan (ASN wajib beli garam daerah, red). Tergantung bagaimana komunikasi pimpinan,” pungkasnya. (era)

Promosikan Pariwisata NTB Melalui Sepak Bola, Gubernur Iqbal Gelar Karpet Merah untuk Emil Mulyadi

0
Emilio Audero Mulyadi bersama Joey Pelupessy dan Dean James saat disumpah sebagai WNI di KBRI Roma, Italia, 10 Maret 2025. (ekbisntb.com/PSSI)

Lombok (ekbisntb.com) – Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal bangga dengan bergabungnya Emilio Audero Mulyadi atau Emil Mulyadi pada Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Apalagi Emilio Audero Mulyadi adalah kiper asal Lombok Tengah (Loteng) yang sebelumnya berganung dengan klub Serie BPalermo pinjaman dari Como

Bergabungnya Emil Mulyadi di Skuad Garuda, ujarnya, patut disyukuri, karena akan semakin menambah lini pertahanan Timnas Indonesia. ‘’Kita jadi punya opsi kiper yang bertaraf Eropa,’’ ujarnya saat dikonfirmasi Ekbis NTB via ponselnya, Rabu 12 Maret 2025.

Gubernur juga berharap, kehadiran Emil Mulyadi di skuad Timnas Garuda mampu menginspirasi sepakbola, khususnya generasi muda NTB. Generasi muda NTB bisa berprestasi sebagaimana halnya yang ditunjukkan Emil Mulyadi.

Selain itu, ungkap mantan Duta Besar Republik Indonesia untuk Turki ini adalah salah satu program prioritas dirinya bersama dengan Wakil Gubernur Hj. Indah Dhamayanti Putri adalah menjadikan NTB sebagai destinasi pariwisata kelas dunia yang menitikberatkan salah satunya pada sport tourism.

‘’Kami akan memberikan karpet merah untuk Emil jika ingin mempromosikan NTB melalui sepakbola,’’ ujarnya singkat.

Dikutip dari Wikipedia, Emilio Audero Mulyadi lahir 18 Januari 1997 di Mataram dari ayah yang berasal dari Praya Lombok Tengah, yakni Edy Mulyadi dan ibu berkebangsaan Italia, Antonella Audero. Ia pindah bersama keluarganya ke kampung halaman ibunya di Cumiana, Italia pada tahun 1998. Emilio Audero Mulyadi adalah pemain sepak bola profesional yang bermain sebagai penjaga gawang untuk klub Serie BPalermo pinjaman dari Como.

Sebelumnya, tiga punggawa baru Timnas IndonesiaEmilio Audero Mulyadi, Joey Pelupessy dan Dean James sudah resmi menjalani naturalisasi dan menyandang status WNI.

Ketiganya sudah mengikuti pengambilan sumpah di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) RomaItalia, Senin 10 Maret 2025. Dengan demikian, Emilio Audero Mulyadi, Joey Pelupessy dan Dean James kemungkinan besar sudah bisa dibawa membela Timnas Indonesia ke Australia.

Sebelumnya diberitakan suarantb.com, Tim Kementerian Hukum yang dipimpin Sekjen Komjen Nico Afinta mengambil sumpah tiga pemain naturalisasi di Kedubes Italia, Roma, Senin, 10 Maret 2025.

Tiga pemain naturalisasi yang  akan diambil sumpah menjadi warga negara tersebut adalah  Dean James, Emil Audero, dan Joey Pelupessy. Mereka telah menjalani proses sesuai dengan ketentuan undang-undang dan mendapatkan persetujuan dari DPR dan Presiden Republik Indonesia.

“Sesuai dengan instruksi Menteri Hukum, kami diminta membantu percepatan proses ini dengan harapan tiga pemain tersebut segera memperkuat skuad Garuda menghadapi dalam kualifikasi piala dunia 2026 zona Asia,” kata jenderal polisi bintang tiga itu.

Proses pengambilan sumpah dilaksanakan di Kantor Kedubes Indonesia di Roma karena tiga pemain berdarah Indonesia sedang berkompetisi di Italia dan Eropa.

“Negara membutuhkan tenaga mereka untuk segera masuk dalam daftar pemain Timnas. Jadi kami membantu percepatan pengambilan sumpah agar mereka resmi dapat berpaspor Indonesia,”tegasnya.

Sementara itu Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU), Dr Widodo S.H, M.H, memastikan pemerintah Indonesia sdh melalui tahapan yang bener dalam proses naturalisasi tiga pemain sepakbola tersebut.

Setelah diambil sumpah menjadi warga negara Indonesia, Dean, Emil, dan Joey akan didaftarkan oleh PSSI ke FIFA. Sebagaimana aturan FIFA pemain dapat didaftarkan sebelum tanggal 13 Maret 2026. (ham)

Penumpang Lembar-Padangbai Diimbau Mudik Lebih Awal Jelang Nyepi

0
Lalu Moh Faozal(ekbisntb.com/ant)

Lombok (ekbisntb.com) – Para penumpang kapal penyeberangan lintas Pelabuhan Lembar Lombok Barat-Padangbai Bali diimbau mudik lebih awal untuk menghindari penutupan operasional Pelabuhan Padangbai selama perayaan Hari Raya Nyepi pada 29 Maret 2025.

“Untuk penyeberangan Lembar-Padangbai, karena 29 Maret itu Hari Raya Nyepi di Bali ditutup sementara. Menghindari itu, kita minta bagi para mudik untuk lebih awal berangkat,” kata Kepala Dinas Perhubungan NTB Lalu Moh Faozal di Mataram, Rabu.

Ia mengatakan pada perayaan Hari Raya Nyepi umat Hindu di Bali, penyeberangan Lembar-Padangbai ditutup selama 24 jam, mulai pukul 06.00 Wita sampai dengan dibuka kembali pada pukul 06.00.Wita.

“Karena ada penutupan pelabuhan, kita mendorong masyarakat yang ingin mudik melalui Pelabuhan Lembar ke Padangbai Bali begitu pun sebaliknya ingin ke Lombok supaya lebih cepat berangkat, karena keesokannya sudah masuk Hari Raya Idul Fitri,” ucapnya.

Sedangkan untuk rute lintas Pelabuhan Gili Mas dan Lembar ke Tanjung Perak, Pelabuhan Jangkar, Tanjung Wangi ke Jawa Timur itu atau pun sebaliknya tetap beroperasi seperti biasa, sehingga tidak ada masalah.

Faozal menambahkan bahwa dalam rangka menyambut arus mudik, pihaknya sejak dini sudah mulai melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check baik pada moda transportasi darat, laut, dan udara.

“Mulai kemarin, kita sudah ada ramp check terhadap kapal-kapal yang melayani rute Lembar Lombok Barat-Padangbai Bali, Pelabuhan Gili Mas-Tanjung Perak, Pelabuhan Jangkar, Tanjung Wangi itu sudah kita lakukan pengecekan,” ujar Faozal.

Selain kapal-kapal di lintas Pelabuhan Lembar dan Pelabuhan Gili Mas, pemeriksaan terhadap kelaikan kapal ini juga dilakukan di lintas penyeberangan Pelabuhan Kayangan Lombok Timur-Pelabuhan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat.

“Kalau untuk penyeberangan Pelabuhan Lembar-Padangbai itu kita siapkan ada 24 kapal, sedangkan Pelabuhan Kayangan-Poto Tano itu ada 26 kapal dari 28 yang ada, karena 2 kapal masuk dok,” ujarnya.

Sementara pada angkutan darat khususnya bus-bus baik AKAP dan AKDP juga dilakukan pemeriksaan kendaraan lebih awal. Untuk AKAP dan AKDP ini jumlah mencapai sebanyak 216 kendaraan.

“Kalau untuk maskapai sudah setiap hari dilakukan pengecekan dan mereka sudah siap. Memang dari laporan yang ada belum ada peningkatan penumpang dan jumlah pemesan tiket pun sampai Lebaran nanti belum ada kita terima,” katanya.

Menurut Faozal, dalam rangka persiapan angkutan Lebaran tahun ini, pihaknya sudah menggelar pertemuan dengan seluruh pihak yang berkaitan dengan transportasi, baik udara, laut, dan darat.

“Pertemuan ini kita lakukan untuk mempersiapkan angkutan Lebaran, termasuk berapa kira-kira kenaikan kebutuhan yang akan menggunakan transportasi, karena jumlah libur juga diperpanjang untuk tahun ini,” katanya. (ant)

Disnaker Mataram Segera Buka Posko Pengaduan THR 2025

0
H. Rudi Suryawan(ekbisntb.com/ant)

Lombok (ekbisntb.com) – Dinas Ketenagakerjaan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, segera membuka posko pengaduan bagi pekerja/buruh pada perusahaan terkait dengan pembayaran tunjangan hari raya (THR) tahun 2025.

“Posko THR kami jadwalkan dibuka 17-27 Maret 2025. Jika setelah tanggal itu masih ada pengaduan pekerja, kami siap tindaklanjuti,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Mataram H Rudi Suryawan, di Mataram, Rabu.

Keberadaan posko THR tersebut, lanjut dia, untuk memastikan tidak ada pekerja yang tidak dibayar THR-nya oleh pemberi kerja/pengusaha.

Pembukaan posko layanan pengaduan THR dibuka sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Surat Menteri Ketenagakerjaan RI tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2025 Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

Selain itu, juga Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan RI tentang Pemberian Bonus Hari Raya Bagi Pengemudi dan Kurir pada Layanan Angkutan Berbasis Aplikasi.

Dalam surat edaran itu salah satunya disebutkan THR karyawan maksimal dibayarkan secara penuh H-7 Idul Fitri atau tidak dicicil.

Oleh karena itu, pekerja yang tidak mendapatkan THR hingga batas maksimal H-7 Idul Fitri atau menerima THR tetapi tidak 100 persen, bisa langsung ke posko THR.

“Silakan pekerja sampaikan pengaduan ke posko layanan, agar kami bisa segera tindaklanjuti,” katanya.

Menurut dia, posko THR tersebut dibuka lebih awal dimaksudkan selain untuk menerima pengaduan terkait pembayaran THR, juga menerima layanan konsultasi pembayaran THR.

Terutama untuk perusahaan-perusahaan baru yang membutuhkan bantuan sistem penghitungan pemberian THR agar tidak menyalahi aturan yang telah ditetapkan.

Apalagi tahun ini menjadi tahun pertama adanya pemberian bonus hari raya bagi pengemudi dan kurir pada layanan angkutan berbasis aplikasi sesuai dengan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan RI.

“Pemberian bonus hari raya bagi pengemudi dan kurir pada layanan angkutan berbasis aplikasi menjadi bagian baru yang akan kami awasi sesuai dengan ketentuan,” katanya.

Pada posko THR yang akan dibuka itu, Disnaker Kota Mataram akan menyiagakan petugas sesuai dengan jam kerja, namun untuk memudahkan pihaknya juga akan menyiapkan layan online.

“Untuk nomor layanan online, setelah pembukaan posko baru kami publikasikan,” katanya.

Berdasarkan data, selama pembukaan posko THR dari tahun ke tahun, Disnaker telah menerima pengaduan pekerja sebanyak 2 orang pada tahun 2022, dan tiga orang pada tahun 2023 dan semua dapat diselesaikan setelah dilakukan mediasi.

“Sedangkan tahun 2024, kami tidak menerima pengaduan. Semoga tahun 2025 ini juga tidak ada pengaduan, yang artinya semua pekerja/buruh sudah mendapatkan THR sesuai hak mereka,” katanya. (ant)

HKTI NTB Libatkan Pakar untuk Dukung Target Swasembada Pangan

0
H. Wilgo Zainar(ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Wilgo Zainar, menegaskan komitmen HKTI dalam mendukung program strategis Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai swasembada pangan.

Wilgo menyatakan bahwa HKTI berupaya memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi petani, mulai dari hulu hingga hilir. Upaya ini mencakup pendampingan teknis, akses terhadap bibit unggul, ketersediaan pupuk, dukungan modal kerja, hingga pemasaran hasil pertanian.

“HKTI melibatkan para pakar untuk membantu petani. Kami telah bekerja sama dengan Pupuk Indonesia guna memastikan ketersediaan pupuk, serta menjalin kemitraan dengan Bulog untuk mendukung penyerapan hasil panen. Selain itu, HKTI juga berkolaborasi dengan Balai Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) dalam penyediaan benih unggul,” ujar Wilgo.

Wilgo juga menyoroti kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga komoditas pertanian. Menurutnya, pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan harga standar minimal pembelian gabah dan beras, serta mengawasi rantai distribusi padi untuk melindungi petani dari permainan harga oleh tengkulak.

“Pemerintah bahkan melibatkan aparat kepolisian dalam pengawasan ini agar nilai tukar petani tidak anjlok saat musim panen,” tambahnya.

Selain itu, HKTI juga mendorong kerja sama dengan bank-bank milik negara untuk mempermudah akses petani terhadap Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Dukungan pembiayaan ini sangat penting agar petani dapat mengembangkan usaha mereka dengan lebih baik,” kata Wilgo.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan hasil panen, HKTI NTB telah melakukan uji coba varietas unggul di lahan terbatas. Hasilnya menunjukkan bahwa metode ini mampu meningkatkan produksi hingga 30-40 persen dibandingkan cara konvensional.

Selain itu, HKTI juga mendorong hilirisasi pertanian untuk mengurangi ketergantungan pada pasar bahan mentah. Salah satu inisiatif yang dikembangkan adalah industri pengolahan cabai, yang bertujuan untuk mengurangi fluktuasi harga akibat kelebihan pasokan saat panen.

Dalam rangka memperkuat program pertanian di NTB, HKTI telah menjalin komunikasi dengan Gubernur NTB, Lalu Iqbal, serta Wakil Gubernur Dinda, yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina HKTI NTB.

“Kami berupaya menyelaraskan program pemerintah daerah dengan HKTI agar dampaknya lebih luas dan efektif,” jelas Wilgo.

HKTI juga secara aktif melakukan sosialisasi teknologi pertanian terbaru dan menyerap aspirasi petani melalui forum interaktif. Dengan dukungan pakar dari Universitas Mataram serta sektor swasta, HKTI berkomitmen untuk terus mendampingi petani dalam menghadapi tantangan pertanian modern.

Swasembada pangan telah menjadi prioritas nasional yang dicanangkan pemerintah. Program ini mencakup peningkatan produksi pangan melalui ekspansi lahan pertanian di wilayah baru seperti Papua dan Kalimantan, serta pemanfaatan teknologi modern untuk meningkatkan produktivitas.

HKTI NTB mendukung penuh kebijakan ini dengan mendorong inovasi pertanian di tingkat daerah agar ketahanan pangan dapat terwujud secara berkelanjutan.

Dengan berbagai inisiatif tersebut, HKTI NTB berharap dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memastikan ketahanan pangan yang lebih baik di masa depan. (bul)

Harga Emas 12 Maret Meroket hingga Rp1,702 juta Per gram

0
Emas Antam (ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Harga emas Antam yang dipantau dari laman Logam Mulia, Rabu, mengalami lonjakan signifikan mencapai sebesar Rp23.000 per gram, dari Rp1.679.000 per gram menjadi Rp1.702.000 per gram.

Adapun harga jual kembali (buyback) emas batangan turut mengalami peningkatan, yakni ke angka Rp1.551.000 per gram.

Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017.

Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk non-NPWP.

PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di laman Logam Mulia Antam pada Rabu:

– Harga emas 0,5 gram: Rp901.000.

– ⁠Harga emas 1 gram: Rp1.702.000.

– ⁠Harga emas 2 gram: Rp3.344.000.

– ⁠Harga emas 3 gram: Rp4.991.000.

– ⁠Harga emas 5 gram: Rp8.285.000.

– ⁠Harga emas 10 gram: Rp16.515.000.

– ⁠Harga emas 25 gram: Rp41.162.000.

– ⁠Harga emas 50 gram: Rp82.245.000.

– ⁠Harga emas 100 gram: Rp164.412.000.

– ⁠Harga emas 250 gram: Rp410.765.000.

– ⁠Harga emas 500 gram: Rp821.320.000.

– ⁠Harga emas 1.000 gram: Rp1.642.600.000.

Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP.

Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22. (ant)

Mendag: Pengawasan Minyakita di Pasar Rakyat Lebih Diperketat

0
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso(ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Menteri Perdagangan (Mendag) menegaskan, pengawasan terhadap minyak goreng rakyat (MGR) atau Minyakita di lapangan, khususnya di pasar tradisional akan lebih diperketat.

“Pengawasan di lapangan lebih ketat, terutama di pasar rakyat dan yang kedua kita menjamin ketersediaan Minyakita tetap ada,” ujar Budi usai peluncuran Indonesia Licensing and Franchising Expo Tahun 2025 di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu.

Budi mengatakan, terdapat dua bentuk pengawasan yang dilakukan oleh Kemendag terkait dengan distribusi Minyakita.

Pertama, pengawasan terhadap produk yang sesuai takaran dan kualitas. Selanjutnya, pengawasan terhadap ketersediaan Minyakita di tingkat pengecer.

Menurut Budi, pengawasan distribusi ini lebih ditingkatkan dalam rangka menjaga ketersediaan pasokan untuk periode Ramadhan dan Lebaran 2025.

“Pengawasan bahwa produk-produk tetap tersedia di masyarakat sehingga masyarakat bisa menikmati Lebaran dengan aman,” katanya.

Mendag juga menyampaikan bahwa produk Minyakita yang tidak sesuai takaran telah ditarik dari pasaran.

Kementerian Perdagangan bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri telah melakukan pengecekan terhadap produsen-produsen nakal yang mengurangi isi Minyakita, serta menutup pabrik-pabrik tersebut.

“Kalau kita temukan ya berarti itu memang melanggar aturan, jadi harus ditarik. Jadi kita, tim pengawas, Satgas Pangan Polri setiap hari berjalan, bergerak, apakah itu di pasar rakyat maupun repacker-repacker yang ada,” kata Budi.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan Moga Simatupang menegaskan seluruh produk minyak goreng rakyat (MGR) atau Minyakita yang tidak sesuai dengan ketentuan akan ditarik dari pasaran.

“Sesuai Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 18 Tahun 2024 Tentang Minyak Goreng Sawit Kemasan dan Tata Kelola Minyak Goreng Rakyat bahwa bagi produsen yang tidak menaati ketentuan akan dilakukan penindakan yang salah satunya penarikan produk MGR dari distribusi,” kata Moga dalam keterangan di Jakarta, Selasa 11 Maret 2025.

Moga menjelaskan penarikan tersebut dilakukan melalui beberapa tahapan awal terlebih dahulu yang diawali teguran tertulis sebanyak dua kali dengan jangka waktu masing-masing paling lama tujuh hari kerja.

Moga menyampaikan, apabila dalam waktu yang telah ditentukan tersebut tidak diindahkan, maka akan dilakukan tindakan berupa penghentian sementara kegiatan penjualan, penutupan gudang penyimpanan, penarikan Minyakita dari distribusi, hingga dan/atau rekomendasi pencabutan perizinan berusaha penarikan produk.

Selain melanggar Permendag Nomor 18 Tahun 2024, kecurangan terhadap isi dan ukuran produk juga melanggar Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen.

Dalam peraturan itu disebutkan, pelaku dapat dikenakan sanksi pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana denda paling banyak Rp2 miliar. (ant)

Pelemahan Kurs Rupiah Didorong Hasil Rating dari Fitch

0
Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS(ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai pelemahan nilai tukar (kurs) rupiah didorong hasil rilis rating dari Fitch.

“Fitch mengafirmasi (kredit) rating Indonesia di level ‘BBB’ dengan outlook stable pada Selasa 11 Maret 2025. Namun, Fitch menggarisbawahi potensi ketidakpastian dari APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara), terutama di jangka menengah, dan memperkirakan pelebaran defisit di tahun-tahun mendatang,” ujarnya kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.

Fitch memproyeksikan defisit fiskal sedikit melebar ke 2,5 persen dari produk domestik bruto (PDB) pada tahun ini (defisit APBN 2024 sebesar 2,29 persen).

Kemudian, Fitch mencatat Indonesia akan menghadapi tantangan pertumbuhan pada 2026 sebagai akibat dinamika eksternal, seperti penurunan permintaan impor dari China dan kebijakan tarif tinggi yang diberlakukan Amerika Serikat (AS).

Lembaga pemeringkat itu juga menyoroti pembentukan dana kekayaan negara (sovereign wealth fund/SWF) Danantara. Meski Danantara memiliki tujuan baik untuk pembangunan berkelanjutan dan peningkatan investasi strategis, Fitch berpendapat pemerintah Indonesia perlu mencermati potensi risiko kewajiban kontijensi yang mungkin timbul.

DI sisi lain, kurs rupiah juga masih terdepresiasi akibat berlanjutnya sentimen ketidakpastian perang dagang AS.

Untuk diketahui, Trump menaikkan tarif menjadi dua kali lipat dari 25 persen ke 50 persen atas baja dan aluminium.

Ottawa merespons dengan menerapkan pajak 25 persen pada ekspor listrik ke AS, pasca Trump menggandakan tarif terhadap baja dan aluminium Kanada.

Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan hari Rabu di Jakarta melemah hingga 44 poin atau 0,27 persen menjadi Rp16.452 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.409 per dolar AS.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga melemah ke level Rp16.453 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp16.430 per dolar AS.

Pada perdagangan Kamis 13 Maret 2025, pergerakan rupiah akan dipengaruhi oleh data dari inflasi AS, yang akan rilis malam nanti. Inflasi AS pada bulan Februari 2025 sendiri berpotensi melambat, sehingga diperkirakan sentimen terkait pemotongan suku bunga The Fed akan meningkat dan mendorong pelemahan dolar AS secara luas.

Oleh karena itu, rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp16.375-Rp16.475 per dolar AS. (ant)

Pertamina Patra Niaga Apresiasi Keberhasilan Bareskrim Polri Mengungkap Sindikat Pengoplos LPG di Bali

0
Press Release Sindikat Pengoplos LPG di Bali(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengapresiasi Bareskrim Polri yang berhasil mengungkap sindikat pengoplos gas LPG subsidi 3 kilogram (Kg) menjadi LPG nonsubsidi 12 kg dan 50 kg di Gianyar dan Denpasar.

Dalam pengungkapan kasus ini empat tersangka yang terlibat dalam jaringan berhasil di tangkap Bareskrim Polri pada Selasa, 11 Maret 2025. Ditangkap di dua tempat pengoplosan gas LPG bersubsidi di Bali, yaitu di Banjar Griya Kutri Desa Singapadu Tengah, Sukawati, Gianyar dan di Jalan Ulam Kencana Nomor 16 Pesanggaran Denpasar Selatan.

Dari kedua tempat itu, polisi mengamankan dan melakukan pemeriksaan terhadap 12 orang saksi-saksi yang terdiri 8 orang dari Gianyar masing – masing berinisial GB, BK, MS, KS, AB, KAW, GD dan GS, sementara dari Pesanggaran Denpasar Selatan, diamankan 4 orang berinisial IMSA, IMP, SDS dan AAGA.

Pada pengamanan dan penyidikan tersebut Polisi berhasil menyita barang bukti ribuan tabung gas ukuran 3 kg dan ratusan tabung gas ukuran 12 Kg dan 50 kg. Diketahui usaha ilegal tersebut telah berjalan selama 4 bulan di Gianyar.

Dari 8 orang yang diamankan di Gianyar itu, berdasarkan keterangan saksi – saksi, barang bukti dan setelah dilakukan gelar perkara polisi kemudian menetapkan 4 orang sebagai tersangka, yaitu GB, BK, MS dan KS.

Peran tersangka GB sebagai pemodal pengoplosan gas bersubsidi, yaitu membayar sewa tempat kepada pemilik berinisial IBS seharga Rp 8 juta per bulan, membayar gaji karyawan, membeli tabung gas 3 kg bersubsidi sebagai bahan dasar dari pengecer, mengawasi jalannya kegiatan pengoplosan, mencari pembeli tabung gas 12 Kg dan 50 Kg kepada warung – warung dan pengusaha laundry, menjual tabung gas hasil pengoplosan Rp 170 ribu untuk 12 Kg dan Rp 670 ribu untuk 50 Kg.

Modus operandi yang digunakan oleh pengoplosan adalah dengan cara membeli LPG tabung gas ukuran 3 Kg bersubsidi yang berisi kemudian dioplos atau dipindahkan ke LPG tabung gas 12 Kg dan 50 Kg yang dalam keadaan kosong. Hasil penjualannya Rp 25 juta per hari, jadi total keuntungan sebulan mencapai Rp 650 juta.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Aji Anom Purwasakti menjelaskan bahwa tabung-tabung LPG subsidi yang menjadi barang bukti tidak terindikasi didapat dari Agen atau Pangkalan resmi Pertamina.

“Untuk LPG tabung gas 3 Kg bersubsidi didapat dari warung atau pengecer dengan membeli seharga Rp 21 ribu per tabung, bukan didapat dari agen atau pangkalan, jadi tidak ada keterlibatan Agen dan pangkalan resmi Pertamina dalam hal ini,” ungkap Aji Anom.

Akibat perbuatan tersebut, para tersangka dijerat Pasal 55 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dengan Pasal 40 angka 9 Undang -Undang No .6 tahun 2023 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja atas perubahan ketentuan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi 60 miliar Rupiah.

Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus dibulan Ramadan ini menambah aktivitas pemantauan Lembaga Penyalur Pertamina bersama dengan pemangku kepentingan lainnya seperti Polda Bali dan Pemerintah Provinsi Bali guna memastikan pelayanan saat masa Satgas Ramadan dan Idul Fitri dalam keadaan yang kondusif.

Kegiatan sidak atau pemantauan ke lembaga penyalur resmi Pertamina di wilayah Bali dilaksanakan secara reguler dan terus berkoordinasi intensif dengan semua pemangku kepentingan terkait untuk memastikan pelayanan energi berlangsung baik kepada masyarakat.

“Kami senantiasa mendukung setiap pengungkapan kasus yang ditemukan oleh Aparat Penegak Hukum dan siap untuk memberikan keterangan jika nantinya dibutuhkan oleh pihak kepolisian,” tutup Aji Anom.

Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri menyatakan komitmennya untuk terus melakukan penegakan hukum terhadap tindak pidana yang berkaitan dengan barang-barang yang disubsidi oleh Pemerintah karena tidak hanya merugikan keuangan Negara tetapi juga berdampak luas pada kesejahteraan masyarakat dan kelangsungan subsidi yang seharusnya tepat sasaran.

Langkah-langkah penegakan hukum ini tentunya memerlukan sinergi antara Pemerintah dan Kepolisian serta pastisipasi aktif masyarakat dalam mengawasi dan mencegah praktik penyalahgunaan barang-barang yang disubsidi oleh Pemerintah.(r/bul)

Optimalkan Stok Beras Nasional, NTB Targetkan 180 Ribu Ton

0
Kegiatan Optimalisasi Pengadaan Gabah Beras Dalam Negeri (DN) Bersama Mitra Pengadaan Pangan (MPP) di Gudang Perum Bulog Kanwil Nusa Tenggara Barat, Rabu 11 Maret 2025. (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Pemprov NTB berkomitmen dalam mengoptimalkan pengadaan beras dan gabah nasional dengan target dapat menyerap 180.600 ton sampai bulan April tahun ini. ‘’Pertemuan dengan mitra dan pemangku kebijakan ini menjadi momentum awal terciptanya swasembada beras agar negara tidak lagi mengimpor beras tapi mengandalkan potensi dalam negeri,’’ ujar Sekda NTB, Drs. H.L. Gita Ariadi, MSi mewakili Gubernur dalam Kegiatan Optimalisasi Pengadaan Gabah Beras Dalam Negeri (DN) Bersama Mitra Pengadaan Pangan (MPP) di Gudang Perum Bulog Kanwil Nusa Tenggara Barat, Rabu 11 Maret 2025.

Pemprov NTB dikatakannya mengawal kegiatan ini dengan menyediakan anggaran se Indonesia untuk kegiatan ini sebanyak Rp 16,6 triliun untuk membeli gabah beras petani. Harapannya, dengan harga beli yang tinggi petani dapat sejahtera dan meningkatkan produksi.

Sri Muniati, Pimpinan Wilayah Perum Bulog NTB mengatakan realisasi belanja sampai Maret ini sebanyak 9.272 ton setara beras atau 5,13 persen dari target.

“Tantangannya ada libur panjang sehingga transaksi pembelian beras gabah lancar dan aman”, ungkapnya. Ia juga berharap mitra kerja TNI dan Ditreskrimum Satgas Pangan Polda NTB terus bekerja sama dalam kegiatan ini.

Sementara itu, Mokhamad Suyamto, Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog mengatakan  Bulog memiliki stok beras melimpah saat ini. Jumlahnya terdiri atas 124.361 ton stok komersial dan 1.784.753 ton atau 1,78 juta ton stok cadangan beras pemerintah (CBP). Ini akan terus bertambah mengingat ada kegiatan menyerap beras petani sebanyak 3 juta ton ini dengan harga Rp 6.500 per Kg apapun kualitasnya.

‘’Dengan intervensi pemerintah diharapkan nanti tidak saja swasembada beras tapi juga mendukung ketahanan pangan nasional,’’ ujarnya. (r)