Tuesday, April 21, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 370

Emas Antam Selasa Merangkak Naik ke Angka Rp1,745 Juta Per gram

0
Emas Antam(ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Harga emas Antam yang dipantau dari laman Logam Mulia, Selasa 18 Maret 2025 terus mengalami kenaikan, kali ini sebesar Rp4.000, sehingga harga emas kini menjadi Rp1.745.000 per gram.

Adapun harga jual kembali (buyback) emas batangan turut naik menjadi Rp1.594.00 per gram.

Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017.

Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk non-NPWP.

PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di laman Logam Mulia Antam pada Selasa:

– Harga emas 0,5 gram: Rp922.500.
– Harga emas 1 gram: Rp1.745.000.
– Harga emas 2 gram: Rp3.430.000.
– Harga emas 3 gram: Rp5.120.000.
– Harga emas 5 gram: Rp8.500.000.
– Harga emas 10 gram: Rp16.945.000.
– Harga emas 25 gram: Rp42.237.000.
– Harga emas 50 gram: Rp84.395.000.
– Harga emas 100 gram: Rp168.712.000.
– Harga emas 250 gram: Rp421.515.000.
– Harga emas 500 gram: Rp842.820.000.
– Harga emas 1.000 gram: Rp1.685.600.000.

Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP.

Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22. (ant)

Kementerian PKP – Perumnas Genjot Program 3 Juta Rumah

0
Ilustrasi Perumahan(ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah mengungkapkan Kementerian PKP dan Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perum Perumnas) menggenjot Program 3 Juta Rumah.

“Kita harus fokus dan kompak dalam menyelesaikan persoalan social housing. Kebutuhan hunian layak adalah hak dasar masyarakat, dan pemerintah bersama para mitra harus bergerak cepat dalam merealisasikannya,” kata Fahri di Jakarta, Selasa.

Kementerian PKP berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk BUMN dan swasta, dalam menciptakan ekosistem perumahan yang berkelanjutan, terjangkau, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Untuk itu Fahri menyampaikan agar Perum Perumnas sebagai salah satu mitra Kementerian PKP dapat terus memikirkan masalah social housing seperti yang dimandatkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Untuk tugas ini, Perum Perumnas juga diharapkan dapat membantu pemerintah dalam hal pertumbuhan ekonomi 8 persen, pengentasan kemiskinan, dan pembukaan lapangan kerja,” ujarnya.

Menurut dia, ada beberapa isu yang harus dituntaskan dalam permasalahan perumahan di Indonesia. Salah satu isu makronya adalah kebijakan yang komprehensif yang dalam pelaksanaannya tidak boleh ada hambatan untuk merealisasikan rumah untuk rakyat.

“Kita harus memastikan bahwa kebijakan perumahan bersifat holistik, mencakup sisi supply dan demand, serta didukung oleh percepatan regulasi yang diperlukan. Artinya, Program 3 Juta rumah ini sudah tepat untuk dilaksanakan. Saat ini yang mesti kita lakukan adalah percepatan pembangunan perumahan dan menyiapkan regulasi-regulasi percepatannya untuk mengurangi backlog perumahan,” kata Fahri.

Menjawab tantangan tersebut, Direktur Perum Perumnas Budi Saddewa mengatakan Perumnas telah menyiapkan lahan sekitar 1.575,64 hektare dengan potensi pembangunan 150.152 unit hunian di seluruh Indonesia.

Salah satu proyek strategis yang sedang dikembangkan adalah Blok K Pulogebang, Jakarta Timur, yang mencakup lahan 3,1 hektare untuk pembangunan enam tower, terdiri dari dua rumah susun untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan empat rumah susun apartemen sederhana milik(anami), dengan total 5.941 unit.

“Saat ini kami sudah siapkan lokasi-lokasi yang bisa dibangun oleh Kementerian PKP ataupun investor. Di Jabodetabek sendiri kami sudah menyiapkan 5 titik, di antaranya berlokasi di Kemayoran dan Pulo Gebang,” kata Budi.

Dia mengatakan, terdapat empat langkah strategis yang menjadi fokus Utama yang dilakukan oleh Perum Perumnas. Yakni, pengembangan kawasan perumahan skala besar, penataan kawasan kumuh secara vertikal, pembangunan hunian berbasis Transit-Oriented Development (TOD), serta pengembangan hunian vertikal perkotaan. (ant)

BBPOM di Mataram Intensifkan Pengawasan di Lobar dan KLU, Berikut Temuannya

0
Kegiatan Intensifikasi Pengawasan Pangan Terpadu(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Kegiatan Intensifikasi Pengawasan Pangan Terpadu Ramadhan 1446 H terus bergulir di Kabupaten Lombok Barat dan Lombok Utara pada tanggal 13 Maret 2025. Kegiatan pengawasan dilakukan bersama dengan Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan serta pemberdayaan Gerakan Pramuka melalui SAKA POM.

Tim Terpadu melakukan pemeriksaan terhadap 6 sarana retail pangan dengan hasil 4 sarana Memenuhi Ketentuan dan 2 sarana Tidak Memenuhi Ketentuan. Temuan berupa pangan rusak (produk yogurt) dan kemasan penyok (produk susu kental manis) sebanyak 199 pieces dengan nilai ekonomi Rp446.400.

Pangan rusak dilakukan pemusnahan oleh pemilik sedangkan pangan dengan kemasan penyok diperintahkan untuk dikembalikan ke suplier dengan disertai bukti retur.

“Jika konsumen menemukan pangan kaleng seperti susu kental manis, ikan kaleng, buah kaleng, dll dengan yang rusak jangan dibeli, meskipun dijual dengan harga diskon. Pengemas kaleng yang sudah penyok pelapis bagian dalamnya dapat terkelupas dan dapat mengakibatkan karat pada bagian dalam sehingga mengakibatkan cemaran terhadap pangan tersebut,” Ujar Yosef, Kepala BBPOM di Mataram.

Kaleng penyok juga berpotensi menyebabkan keracunan makanan yang serius, yaitu botulisme. Botulisme diakibatkan oleh bakteri Clostridium botulinum yang dapat tumbuh di dalam kaleng yang penyok, terutama pada bagian sambungan atas atau samping.

“Kita tidak dapat melihat, mencium, ataupun merasakan kandungan toksin ini, namun sedikit kandungan toksin ini dapat menyebabkan kelumpuhan otot, kesulitan bernapas, dan bahkan kematian” jelas Yosef.

Pedagang juga disarankan agar menyimpan produk pangan sesuai petunjuk dalam label, contohnya produk yogurt, seharusnya disimpan pada < 4 derajat Celcius, dalam lemari pendingin jika tidak dapat mengakibatkan kerusakan produk dan mengakibatkan keracunan pangan akibat tumbuhnya mikroba.

Selain melakukan pemeriksaan sarana, Tim juga melakukan sampling dan uji cepat (rapid test) terhadap 41 sampel jajan takjil, antara lain : mie basah, bakso, tahu, jajanan pasar (cenil, lupis, ketan dll), es dan minuman warna merah, sate, pepes kolak, kue lapis, kurma, cincau, cendol, puding, jeli, mutiara untuk cendol, saos, dll. Hasilnya masih ditemukan 1 sampel mie basah yang positif Boraks.

“Kami telah koordinasikan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara untuk dapat menindaklanjuti temuan tersebut, karena temuan mie basah tersebut di tingkat pedagang. Harus telusur sampai ke tingkat produksi untuk dilakukan pembinaan dan memutus mata rantainya” lanjut Yosef.

“Saat membeli takjil pastikan kebersihan dari lokasi jualannya, kebersihan pedagangnya, makanannya tertutup, pedagang menggunakan sarung tangan atau penjapit saat mengambil makanan. Jika takjil nampak ada penyimpangan warna, bau dan rasa jangan dibeli. Jangan lupa untuk batasi konsumsi gula, garam dan lemak, jangan berlebihan, agar puasa Ramadhan Aman dan Nyaman”tutup Yosef.(bul)

Pertamina Patra Niaga Jamin Ketersediaan Stok BBM LPG Selama Ramadhan dan Idul Fitri 2025

0
Armada BBM Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Selama Bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 2025, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus memastikan kesiapan pasokan energi di seluruh wilayah kerja, salah satunya Nusa Tenggara Barat guna mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, pariwisata, dan transportasi baik darat maupun udara dengan memastikan kelancaran pendistribusian energi selama Bulan Ramadhan dan Idul Fitri. Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) yang dimulai pada tanggal 17 Maret 2025 sampai dengan 13 April 2025.

Adapun prediksi puncak arus mudik terjadi pada 23-30 Maret 2025, sedangkan puncak arus balik terjadi pada 5-8 April 2025.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus menyampaikan bahwa Pertamina memproyeksi adanya peningkatan kebutuhan BBM dan LPG di Nusa Tenggara Barat, terutama untuk jenis Gasoline. “Peningkatan ini seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik”, jelas Ahad.

“Proyeksi konsumsi BBM selama periode Satgas ini diperkirakan meningkat sekitar 4,2% dari rata-rata normal 1.443 KL/hari untuk Gasoline dan untuk Gasoil turun sekitar 9,5% dari konsumsi normal 382 KL/hari dikarenakan adanya pembatasan operasional kendaraan angkutan barang dan truk. Sedangkan untuk kebutuhan LPG meningkat 4,2% dari normal harian 473 MT/hari.

Kesiapan Pasokan Avtur

Selain BBM dan LPG, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus juga memastikan pasokan Avtur untuk kebutuhan penerbangan di 2 bandara yang ada di Nusa Tenggara Barat. Pasokan Avtur dipastikan cukup untuk mendukung peningkatan mobilitas penumpang udara selama arus mudik dan arus balik.
“Untuk sektor aviasi, kami juga telah menyiapkan pasokan Avtur dengan kapasitas yang memadai, terutama mengingat tingginya volume penerbangan selama arus mudik dan arus balik,” tambah Ahad.

Adapun konsumsi Avtur untuk penerbangan di Nusa Tenggara Barat naik sebesar 25,2% dari rerata normal harian 93 KL/hari.

Kesiapan Stok BBM dan LPG

Selama periode Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2025, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus memastikan ketersediaan stok BBM dan LPG di seluruh SPBU dan agen LPG dalam kondisi yang optimal. Dengan mengutamakan distribusi yang merata di seluruh daerah, termasuk daerah-daerah yang rawan atau terpencil, Pertamina berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tanpa adanya gangguan.

“Untuk memastikan ketersediaan BBM dan LPG kami telah menyiapkan cadangan stok yang cukup di seluruh wilayah Jatimbalinus. Selain itu, kami juga mengoptimalkan distribusi melalui pengawasan intensif terhadap jalur distribusi, terutama di wilayah-wilayah dengan permintaan tinggi seperti destinasi wisata dan jalur transportasi utama,” ungkap Ahad.

Untuk wilayah Nusa Tenggara Barat, stok BBM dan LPG saat ini dalam kondisi aman dan seluruh infrastruktur telah disiagakan yang meliputi 3 Terminal BBM (Fuel Terminal dan Integrated Terminal), 88 SPBU, 7 SPBUN, 83 Agen LPG PSO, dan 2 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU).

“Selama Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2025, stok BBM dan LPG dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Barat. Kita juga tetap standby di lokasi kita untuk memastikan penyaluran BBM dan LPG lancar,” tambah Ahad.

Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, BUMN lain, TNI, Polri, Perbankan, Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) untuk memastikan distribusi energi berjalan dengan aman dan lancar selama periode libur arus mudik dan arus balik.

Bagi masyarakat dan pelanggan setia Pertamina yang membutuhkan informasi terkait produk dari Pertamina dapat memanfaatkan layanan Pertamina Call Center di nomor 135.(bul)

Disnaker Mataram Buka Pengaduan, Bisa Luring Maupun Daring

0
Tampak depan Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram, yang terpasang spanduk Posko Pengaduan, pada Senin, 17 Maret 2025.(ekbisntb.com/hir)

Lombok (ekbisntb.com) – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Mataram telah membuka pos komando (posko) pengaduan tunjangan hari raya (THR) pada Senin, 17 Maret 2025. Pelapor bisa mengajukan pengaduan dengan luar jaringan (luring), maupun dalam jaringan (daring).

Kepala Disnaker Kota Mataram, H. Rudi Suryawan, menjelaskan bahwa para pelapor bisa melakukan pengaduan secara langsung ke posko pengaduan yang dipusatkan di Kantor Disnaker yang beralamat di Jalan Gajah Mada, Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Atau bisa melakukan pengaduan secara daring melalui nomor WhatsApp yang tertera di akun Instagram Disnaker Kota Mataram.

Ia juga menyampaikan akan tetap menerima dan menindak lanjuti pengaduan meskipun sudah memasuki libur lebaran. “Saya sudah beritahu kepada para staff yang bertugas, meskipun libur, tetapi jika masih ada laporan yang masuk untuk ditindaklanjuti,” ucap Rudi pada Senin, 17 Maret 2025.

Berdasarkan Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Nomor: M/2/HK.04.00/III/2025 dan Nomor: M/3/HK.04.00/III/2025, posko pengaduan tersebut, diperuntukan bagi pekerja atau buruh Perusahaan, serta bagi pengemudi dan kurir pada layanan angkutan berbasis aplikasi. Dan di posko pengaduan tersebut ditugaskan satu staf yang akan menerima pengaduan dari para pelapor.

Rudi menegaskan, jika pihaknya menerima laporan dari para pengemudi dan kurir pada layanan angkutan berbasis aplikasi, maka pihaknya hanya akan melakukan imbauan kepada Perusahaan yang menaungi untuk memberikan hak-hak para pengemudi dan kurir tersebut.

“Perlu digarisbawahi, kami hanya mengimbau, bukan mewajibkan untuk perusahaan ojek online dan kurir yang berbasis aplikasi untuk memenuhi hak-hak mereka. Sedangkan untuk kurir online yang hanya menggunakan nomor WhatsApp saja, itukan tidak resmi, jadi tidak bisa kita proses jika melakukan pengaduan,” jelasnya.

Dikatakan jika di awal-awal posko pengaduan beroperasi, masih belum ada pengaduan yang diterima. “Biasanya itu kalau sudah melewati batas pembagian THR yang tujuh hari itu, di sana mereka mengajukan komplain,” pungkasnya. (hir)

Alumni Dolar 87 Berbagi 1.000 Takjil di Ampenan

0
Pembagian takjil yang dilakukan Alumni Dolar 87 menjelang berbuka puasa, Minggu 16 Maret 2025. (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Pembagian Takjil 1.000 paket ini merupakan rutin yang dilakukan Alumni Dolar atau SMPN 3 Mataram Angkatan 1987. Pada tahun-tahun sebelumnya, kegiatan serupa juga dilakukan pada masyarakat di beberapa lokasi di Ampenan.

Kepala SMPN 3 Mataram (SMP 1 Ampenan) Suhirman, M.Pd., menjelaskan, kegiatan di bulan Ramadan menggelar sejumlah kegiatan. Selain fokus pada peningkatan iman dan takwa dengan kegiatan ceramah Ramadan,tadarus Al Qur’an dan Salat Duha juga berbagi dengan warga yang kurang mampu.

Menurutnya, sebelum pembagian 1000 Takjil yang diinisiasi Angkatan 87 telah didahului dengan kegiatan lainnya, seperti buka puasa bersama yang dihadiri Lurah  Ampenan Tengah, Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta seluruh warga sekolah.

Sementara pada hari Minggu 16 Maret 2025 menjelang buka puasa berbagi takjil di depan sekolah, area Pantai Bom Ampenan dan area depan Pasar ACC dan lainnya.

“Bagi kami kegiatan ini sangat membantu dan berharap agar banyak pihak yang bisa mengikuti kegiatan sosial seperti ini. aApalagi momentnya sangat tepat di bulan suci Ramadhan yang pernah berkah ini,” ujarnya.

Sementara Ketua Alumni Dolar 87 Lalu Muhammad Jamil Murtabat, menjelaskan, pembagian takjil ini  merupakan  agenda tahunan para alumni di bulan Ramadan. Pada bulan lain, pihaknya juga menggelar acara pada Maulid Nabi Muhammad SAW, bersih-bersih pantai dan kegiatan sosial lainnya.

“Semua ini dilakukan Alumni Dolar 87 sebagai amanah untuk berbuat baik demi kemaslahatan bersama juga mengangkat marwah sekolah kami (SMP Dolar),”  ungkapnya.

Sementara Pembina Alumni Dolar 87 Ajik Tarmidzi, menjelaskan, semua giat yang dilakukan alumni  harus berbasis sekolah, bermarkaz di sekolah, membesarkan nama sekolah dan kembali ke sekolah.

“Kalau bukan kita-kita para alumni yang sudah sukses, siapa lagi yang bisa bantu sekolah?” tanyanya.

Pihaknya menyampaikan terima kasih sebagai perwakilan alumni kepada semua pihak yang sudah membantu termasuk pihak sekolah dan guru-guru di SMPN 3 Mataram.

“Semua ini tidak akan bisa terlaksana dan sukses bila tidak ada ridho Allah Subhanahuataala dan kebersamaan dari Wakil Ketua Alumni Bapak L. Darmawan, Sekretaris Bapak Jani Musung dan Komandan Lapangan Bapak Dian dan Koordinator Chief Ibu Nunung Handayani cs juga Mantan Ketua Alumni nya Bapak Sapiudin, Kades  Jati Sela di Lombok Barat. Terima kasih,’’ ujarnya. (ham)

Pastikan Harga Jelang Idul Fitri, Wagub Sidak Harga Bapok di Pasar Tanjung

0
Wagub NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri saat memantau harga kebutuhan pokok di Pasar Tanjung, Senin 17 Maret 2025. (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Mengawali Safari Ramadan di Kabupaten Lombok Utara (KLU) Wakil Gubernur (Wagub) NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri. SE. M.IP melakukan kunjungan ke Pasar Umum Tanjung guna memantau harga bahan pokok menjelang H-14 Hari Raya Idul Fitri.

Dalam kunjungannya, Wagub yang akrab disapa Ummi Dinda berkeliling mengunjungi para pedagang dan menanyakan terkait harga kebutuhan pokok serta stok pangan. Apalagi, kebutuhan pokok dan stok pangan ini dinilai akan mengalami banyak permintaan di masyarakat pada bulan puasa atau menjelang Hari Lebaran.

“Hari ini saya turun langsung, mengecek harga bahan pokok dan ketersediaan pangan masyarakat kita.” Jelasnya.

Wagub menilai stabilitas harga relatif normal, meski ada beberapa harga bahan pokok, seperti  cabai mencapai Rp130 ribu per kilogram, minyak goreng per liternya Rp18.000 dan beras per kilogram mencapai Rp14.000.

Untuk itu, Wagub meminta semua pihak terkait agar terus memantau harga bahan pokok di lapangan.

“Saya mengajak semua pihak mengambil peran, untuk terus memantau stok pangan di masyarakat kita,” ujarnya mengingatkan. (ham/r)

Kunjungi SMKN 1 Tanjung, Wagub NTB Minta Sekolah Dukung Program Pariwisata Kabupaten

0
Bupati KLU H. Najmul Akhyar saat menerima kunjungan Wagub NTB Hj. Dinda Dhamayanti Putri di Tanjung, Senin 17 Maret 2025. (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE. M.IP SMKN 1 Tanjung, Senin 17 Maret 2025. Wagub didampingi sejumlah OPD, dan diterima langsung oleh Bupati, Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH. Ia meminta keberadaan SMK/SMA bersinergi mendukung program pariwisata di tingkat kabupaten.

“Kehadiran SMK/SMA di Lombok Utara harus terlibat langsung bersinergi dalam memajukan program program di kabupaten/kota termasuk dunia pariwisata walaupun kewenangannya ada di bawah provinsi,” ungkap Indah.

Ia menyambung, pemerintah provinsi, pemda kabupaten serta lembaga pendidikan memiliki tujuan yang sama. Yaitu memajukan pendidikan serta mensukseskan program NTB Makmur Mendunia, selaras dengan program di masing masing kabupaten dan kota.

Wagub juga mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Lombok Utara, untuk menyiapkan diri dan beradaptasi menerima hadirnya wisatawan di daerah. Sektor ini memiliki dampak positif dalam menyediakan lapangan kerja, namun juga dibarengi dampak negatif dengan masuknya budaya barat.

“Lombok Utara memiliki keistimewaan destinasi wisata dunia yang menjadi impian para wisatawan dunia dengan Tiga Gilinya. Sangat penting masyarakat KLU untuk welcome dengan perubahan pariwisata yang ada,” sambungnya.

Wagub menyatakan, kemajuan sektor pariwisata di satu daerah merupakan satu indikator pembangunan. Dimana, sektor ini akan menarik minat investasi dalam dan luar negeri.

Didukung oleh keindahan alamnya, Indah optimis Lombok Utara akan semakin maju di masa yang akan datang.

Perubahan yang dialami Provinsi Bali saat ini, menjadi salah satu representasi sekaligus contoh bagi Indah. Bali sebagai destinasi wisata internasional tidak lepas dari peran serta masyarakatnya dalam menerima perubahan yang dibawa wisatawan.

“Kenapa Bali Menjadi destinasi utama bagi wisatawan, karena kesiapan dan penerimaan masyarakatnya lebih baik akan pariwisata,” demikian Wagub. (ari)

Tuntaskan Persoalan Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan, Loteng Butuh Rp150 Miliar

0
H. Lalu Wiranata (ekbisntb.com/kir)

Lombok (ekbisntb.com) – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) membutuhkan anggaran sekitar Rp 150 miliar untuk menjawab persoalan infrastruktur kesehatan dan pendidikan yang terjadi saat ini. Rincianya, Rp100 miliar untuk perbaikan sarana dan prasarana pendidikan berupa perbaikan bangunan sekolah. Sementara Rp 50 miliar sisanya untuk perbaikan bangunan puskesmas serta pembangunan enam puskesmas baru di Loteng.

Demikian diungkapkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Loteng H. Lalu Wiranata, saat ditemui Ekbis NTB di ruang kerjanya, Senin 17 Maret 2025.

Ia mengungkapkan untuk fasilitas sekolah saat ini ada sekitar 100 lebih sekolah di daerah ini yang bangunannya butuh perbaikan. Kemudian setidaknya ada lima puskesmas yang perlu di-upgrade bangunannya supaya memenuhi standar kesehatan. “Kita juga ada rencana menambah enam puskesmas baru. Dan, itu juga butuh anggaran yang tidak sedikit,” terangnya.

Penambahan puskesmas baru tersebut diperlukan untuk memenuhi standar minimum layanan kesehatan. Mengingat, saat ini jumlah puskesmas di Loteng masih kurang. Belum memenuhi standar minimum layanan kesehatan, karena dengan jumlah penduduk sebesar 1,06 juta jiwa, Loteng setidaknya memiliki 36 puskesmas.

Sedangkan yang sudah ada sekarang baru 29 puskesmas. Itupun belum semuanya sudah terstandar bangunannya. “Tahun ini ada satu puskesmas baru yang akan dibangun. Lokasinya di Desa Pengembur. Jadi butuh tambahan enam puskesmas baru lagi. Baru bisa memenuhi standar layanan minimum kesehatan yakni satu puskesmas melayani 30 ribu penduduk,” sebut Wiranata.

Pemkab Loteng menjadikan pemenuhan standar layanan minimum kesehatan serta perbaikan fasiliitas pendidikan sebagai prioritas. Dengan target tuntas dalam dua atau tiga tahun ke depan. Sebagai bagian dari program peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang menjadi fokus pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Loteng H.Lalu Pathul Bahri, S.IP.M.AP – Dr. H.M. Nursiah, S.Sos.M.Si., di periode kedua ini.

Untuk anggarannya, ungkapnya, sudah diinventarisir dan diproyeksikan sumber-sumbernya dengan sumber utama diupayakan melalui Dana Aloksi Umum (DAU) yang dimiliki Loteng. “Target kita dalam tiga tahun ke depan, persoalan infrastruktur kesehatan dan pendidikan sudah bisa dituntaskan. Minimal sudah memenuhi standar minimum yang ada,” pungkasnya. (kir)

Pemkab Lobar Siapkan Rp5 Miliar Subsidi Pinjaman Modal Tanpa Bunga

0
Bupati Lobar H. Lalu Ahmad Zaini dan Wabup Hj. Nurul Adha bertemu dengan pihak BSI terkait program pinjaman modal tanpa bunga. (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Pemkab Lombok Barat (Lobar) mengalokasikan Rp5 miliar untuk program pinjaman modal tanpa bunga yang rencananya diluncurkan pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-67 Bumi Patut Patuh Patuh pada 17 April 2025. Rp5 miliar ini untuk subsidi pinjaman modal tanpa bunga.

Wakil Bupati (Wabup) Lobar Hj. Nurul Adha mengatakan, program ini dirancang untuk membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mengembangkan usahanya. Hal ini untuk memudahkan UMKM dalam mendapatkan modal, sehingga perputaran ekonomi dapat berjalan dengan cepat.

Dalam skema ini, masyarakat hanya perlu membayar cicilan pokok pinjaman tanpa dikenakan bunga atau pagu, karena Pemkab sudah menyiapkan subsidi bunganya dari APBD.

“Ini salah satu upaya pemerintah daerah dalam memberikan akses permodalan yang lebih mudah dan ringan bagi masyarakat. Targetnya untuk pelaksanaan program ini sebanyak Rp 5 miliar untuk subsidi pinjaman modal tanpa bunga. Kami telah melakukan pertemuan dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam rangka mempersiapkan program tersebut,” jelasnya kemarin.

Ia mengatakan, UMKM tersebut nantinya akan diverifikasi terlebih dahulu terutama terhadap UMKM yang memiliki izin dari Dinas Koperasi dan UKM Lobar.  Pelaku UMKM tersebut sudah memiliki usaha, sudah mempunyai izin selanjutnya akan diverifikasi apakah layak atau tidak menerima pinjaman tanpa bunga tersebut. “Misalkan nanti Rp5 juta yang dipinjam nggak usah bayar bunga. Nanti bunganya ditanggung sama Pemda. Jadi UMKM nggak mikirin bunga lagi. Berapa dia pinjam itu yang dia kembalikan,” jelas Nurul.

Menurutnya, jumlah UMKM yang tercatat sementara ini di Diskop dan UKM Lobar sebanyak 7.000 UMKM. Pelaku UMKM nantinya akan diverifikasi lagi oleh dinas, kemudian diverifikasi lagi secara ketat oleh pihak bank.

Program ini rencananya akan resmi diluncurkan pada Hari Ulang Tahun Lombok Barat pada 17 April 2025. Pemerintah daerah berharap inisiatif ini dapat membantu menekan angka kemiskinan serta membawa manfaat bagi masyarakat dan daerah secara keseluruhan. “Program ini sebagai bentuk keberpihakan Bupati Lalu Ahmad Zaini terhadap UMKM untuk kemudian menggerakkan perekonomian desa,” tandasnya.(her)