Tuesday, April 21, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 369

Program Tabungan Haji BSI untuk Masyarakat NTB Kian Diminati

0
Program Tabungan Haji BSI(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Antusias masyarakat NTB untuk mendaftar dan membuka tabungan haji di Bank Syariah Indonesia ( BSI ) terus meningkat, hal ini tercermin dari rata rata pembukaan rekening tabungan haji baru di wilayah NTB melalui BSI diangka 210 rekening baru haji per hari.

Tito Indratno Area Manager Denpasar menyampaikan, saat ini daftar tunggu keberangkatan ibadah haji sekarang bisa puluhan tahun.

Berdasarkan data dari Kementerian Agama jumlah waitinglist haji saat ini sebanyak 5,4 juta dengan rata-rata masa tunggu di NTB berdasarkan data kemenag bisa mencapai 34 tahun.

Dengan lama nya antrian tersebut, diperlukan perencanaan ibadah haji sejak dini agar kita segera mendapatkan kepastian keberangkatan haji lanjutnya.

Sesuai ketentuan dari Kementerain Agama, untuk mendapatkan nomor porsi haji, calon jemaah harus melakukan pembayaran awal sebesar Rp25 juta. Selanjutnya setelah jadwal keberangkatan telah dikeluarkan oleh Kementerian Agama, maka CJH melakukan pelunasan sesuai besaran nominal BPIH.

Lebih lanjut Tito Indratno menyampaikan , untuk membantu memulai perencanaan keberangkatan ibadah haji nasabah, Bank Syariah Indonesia memiliki produk BSI Tabungan Haji Indonesia.

BSI Tabungan Haji Indonesia memiliki berbagai benefit seperti, setoran awalnya minimal Rp100 ribu. Gratis biaya administrasi bulanan. Gratis biaya autodebet bulanan jadi kita bisa disiplin menabung tiap bulan. Pembukaan rekening dan pendaftraan porsi haji bisa secara online melalui BSI Mobile / Byond by BSI.

Untuk buah hati, BSI juga menyiapkan Tabungan Haji Muda Indonesia yang dapat dibuka dari usia dr 0 thn hanya dengan syarat akta lahir buah hati kita udh punya rekening dan bisa daftar haji di usia 12 tahun, pungkasnya.

Bank Syariah Indonesia memiliki Program Abatana. Dengan program ini, calon Jamaah Haji dimungkinkan melakukan perencanaan keberangkatan, dengan mekanisme autodebet dari rekening utama di BSI. Jumlah nominal setoran per bulannya juga terbilang ringan mulai Rp 100 ribu.

Selain program abatana, Bank Syariah Indonesia memiliki Program Mabrur Extra Rezeki (MAXI). Program top up eksisting nasabah dan nasabah baru untuk meningkatkan saldo Tabungan Haji, dengan sweetener berupa gimmick alat sholat atau souvenir eksklusif lainnya.

Yang menarik lagi, Bank Syariah Indonesia membantu calon jamaah mempersiapkan Haji dan Umrah dengan produk Cicil Emas. Melalui Produk Cicil Emas ini, calon jamaah dapat memiliki emas dengan angsuran tetap dan ringan serta tersimpan aman di BSI. Emas dapat digunakan calon jamaah untuk membayarkan pelunasan haji dengan harga emas pada saat itu.

Bank Syariah Indonesia, memberikan layanan terbaik untuk tamu Allah di Baitullah. Transaksi keuangan di Baitullah akan lebih mudah dengan diberikannya Kartu Visa untuk Tabungan Haji yang dimiliki. Apabila calon jamaah haji menginginkan uang tunai saat di Mekah dan Madinah, BSI juga menyediakan uang Riyal (SAR) dengan rate yang kompetitif.(bul)

RAFI 2025, Satgas Sidak Ketersediaan LPG dari Pangkalan Hingga Depo

0
Tim gabungan yang terdiri dari Hiswana Migas NTB dan Pertamina Patra Niaga melakukan pengecekan stok energy untuk memastikan kelancaran pada momen Ramadhan hingga Idul Fitri(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Dalam rangka memastikan kelancaran pasokan LPG selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2025, Pengurus Hiswana Migas NTB bersama tim dari Pertamina Patra Niaga melakukan pengecekan langsung ke beberapa pangkalan LPG di Kota Mataram dan Lombok Barat (Lobar) pada Selasa, 18 Maret 2025.

Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan stok, berat tabung, dan daya serap pasar dalam kondisi yang aman, serta untuk menghindari kekurangan pasokan selama periode penting tersebut.

Tim gabungan yang melakukan pengecekan terdiri dari tim Hiswana Migas NTB dan PT Pertamina Patra Niaga, di antaranya Agung Kaharesa W. (Sales Area Manager NTB PT Pertamina Patra Niaga), Adityawarman SP (Sales Branch Manager NTB IV Gas PT Pertamina Patra Niaga), Dwi Aquareza N (Plt Ketua DPC Hiswana Migas NTB), Gunalan (Ketua Bidang LPG PSO DPC Hiswana Migas NTB), Harianto (Wakil Ketua Bidang LPG PSO DPC Hiswana Migas NTB), Gilang Syahrial (Wakil Ketua Bidang LPG PSO DPC Hiswana Migas NTB), dan Pramudyo Susanto (Wakil Ketua Bidang SPBBE DPC Hiswana Migas NTB).

Pengecekan dilakukan di beberapa titik strategis, termasuk pangkalan LPG di Kota Mataram, Lombok Barat, Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE). Selain memeriksa stok dan berat tabung, tim juga melakukan sampling terhadap timbangan untuk memastikan akurasi dalam penjualan LPG. Pengecekan lainnya juga dilaksanakan di Depo LPG Sekotong, Lombok Barat, untuk memeriksa ketahanan stok dan memastikan kesiapan pasokan sampai dengan 8 hari ke depan.

Berdasarkan hasil pengecekan, diketahui stok LPG baik untuk program PSO (subsidi) maupun NPSO (non-subsidi) dipastikan aman selama masa Satgas Ramadhan dan Idul Fitri 2025. Ketahanan stok di Depo LPG Sekotong masih mencukupi untuk 8 hari, dengan upaya untuk mempertahankannya pada level yang optimal.

Sementara penyerapan di lapangan dan harga LPG di pangkalan-pangkalan juga stabil dan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku. Hal ini memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa ketersediaan LPG dan BBM selama bulan puasa dan menjelang Lebaran tidak akan mengalami gangguan.
Dwi Aquareza N, Plt Ketua DPC Hiswana Migas NTB, menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan LPG dan BBM selama periode Ramadhan dan Idul Fitri.

“Kami pastikan bahwa stok LPG dan BBM aman hingga Lebaran nanti, dan tidak ada kendala yang akan mengganggu distribusinya. Semua pengecekan dan persiapan sudah dilakukan dengan baik, jadi masyarakat bisa tenang dan menjalani bulan suci dengan lancar,” ujar Reza.

Pengecekan rutin ini merupakan bagian dari upaya Hiswana Migas NTB bersama Pertamina Patra Niaga untuk memastikan kelancaran distribusi energi di wilayah NTB selama masa-masa sibuk menjelang Ramadhan dan Lebaran. Dengan langkah antisipasi ini, diharapkan kebutuhan masyarakat akan LPG dan BBM dapat terpenuhi tanpa hambatan.

Tim yang turun juga ini melakukan koordinasi, yang berperan penting dalam menjaga kelancaran distribusi energi di NTB. Dengan adanya kerjasama yang solid antara Hiswana Migas NTB dan Pertamina, diharapkan pasokan energi di wilayah NTB dapat tetap stabil dan memenuhi kebutuhan masyarakat selama musim Ramadhan dan Idul Fitri.

“Dengan berbagai langkah preventif dan koordinasi yang intensif, Hiswana Migas NTB berkomitmen untuk menjaga ketersediaan energi yang optimal, terutama untuk mendukung kelancaran ibadah puasa dan perayaan Idul Fitri bagi masyarakat NTB,” tandasnya.(bul)

Bulog Bima Mulai Kosongkan Gudang Jagung Jelang Puncak Panen

0
Bupati Dompu, Bambang Firdaus saat meninjau sistem kerja CDC milik Bulog di Kampasi Meci Manggelewa lalu(ekbisntb.com/ist)

Dompu (ekbisntb.com) – Badan Urusan Logistik (Bulog) cabang Bima Mulai mengosongkan gudang jagungnya dengan menjualnya ke pasaran. Sebanyak 13.853.250 kg atau setara dengan 13.853,25 ton jagung kemasan yang tersebar di 11 gudang akan dijual dengan sistem lelang terbuka oleh KPKNL Bima.

Pelelangan akan dilakukan, Rabu 19 Maret 2025 ini di kantor KPKNL Bima. Peserta tidak harus hadir di kantor KPKNL, karena proses lelang dilakukan melalui aplikasi.

Pimpinan Bulog Bima, Heri Sulistiyo sebelumnya mengaku, belum maksimalnya penyerapan jagung petani tahun ini salah satunya karena jagung yang diserap tahun 2024 lalu masih memenuhi gudang yang ada. Sehingga pembelian jagung saat ini masih sangat terbatas dengan dana tunai Rp.100 juta per hari. “Dana Rp.100 juta itu untuk pembelian komoditi jagung. Kalau gabah tidak terbatas,” kata Heri.

Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE saat meninjau fasilitas Corn Dryer Center (CDC) milik Bulog di Desa Kampasimeci Kecamatan Manggelewa, Jumat 14 Maret 2025 meminta Bulog untuk segera mengosongkan gudangnya sehingga bisa maksimal dalam penyerapan jagung petani. Bulog diharapkan bisa maksimal memainkan perannya dalam menstabilkan harga gabah dan jagung sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yaitu Rp.6.500 per kg untuk gabah kering panen, dan Rp.5.500 per kg untuk jagung kering gudang atau kadar air maksimal 15 persen.

Berdasarkan hasil kunjungan di gudang Bulog yang ada di CDC Kampasi Meci, dari 3 gudang penampungan maksimal menampung 9 ribu ton jagung. Namun yang baru terjual 2.600 ton. Sehingga masih tersedia 6.400 ton.

CDC ini merupakan fasilitas milik Bulog yang memproses jagung dari pengeringan hingga pengepakan untuk dijual ke pengusaha pakan. Fasilitas ini mulai diuji cobakan tahun 2024 lalu.

Hal ini juga ditegaskan Sekda Dompu, Gatot Gunawan PP, SKM, MMKes menjawab laporan Camat Pajo saat safari ramadhan di Desa Ranggo, Senin 17 Maret 2025 malam. “Hanya Bulog dan mitranya yang menyerap gabah dan jagung sesuai HPP. Kita sedang mendorong Bulog untuk mengosongkan gudangnya, sehingga bisa maksimal menyerap hasil pertanian petani,” kata Gatot. (ula)

Antisipasi Lonjakan Penumpang Mudik Lebaran, PT ASDP Siapkan 21 Armada Penyeberangan Lembar-Padangbai

0
Pelayanan Pelabuhan Lembar yang melayani rute Lembar – Padangbai. ASDP telah mempersiapkan 21 kapal menjelang mudik Hari Raya Idul Fitri dan Nyepi(ekbisntb.com/dok)

Lombok (ekbisntb.com) – Mengantisipasi lonjakan penumpang arus mudik Lebaran Idul Fitri 2025 dan Hari Raya Nyepi yang hampir bersamaan, pihak PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Lembar telah mempersiapkan 21 armada kapal dan fasilitas pelabuhan yang telah melalui pemeriksaan kelayakan.

General Manager Cabang PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Lembar, Agus Djoko Trianto mengungkapkan dari 26 kapal yang tersedia, 21 kapal dalam kondisi siap beroperasi. Lima kapal lainnya sedang menjalani perawatan rutin (docking). Untuk rute penyeberangan Lembar-Padangbai, seluruh kapal telah dinyatakan layak oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD). Sementara itu, tiga dari empat kapal yang melayani rute Lembar-Jangkar siap beroperasi.

“Kami optimis dapat memberikan pelayanan maksimal kepada para pemudik,” ujar Agus Djoko Triyanto saat ditemui, Selasa 18 Maret 2025.

ASDP Lembar memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 27 dan 28 Maret. Mengingat perayaan Nyepi jatuh pada tanggal 29 Maret, yang akan menghentikan operasional penyeberangan Padangbai-Lembar, ASDP mengimbau masyarakat untuk melakukan perjalanan lebih awal.

“Kami menyarankan masyarakat untuk menyeberang sebelum tanggal 29 Maret. Pada saat Nyepi, semua aktivitas di Bali, termasuk penyeberangan, akan dihentikan,” jelas Agus Djoko Triyanto.

Untuk mempermudah proses pembelian tiket, ASDP Lembar mendorong penumpang untuk membeli tiket secara online melalui situs web trip.ferizy.com. Dengan demikian, penumpang tidak perlu mengantre di pelabuhan.

“Penumpang dapat membeli tiket langsung dari perangkat mereka, tanpa perlu datang ke gerai tiket di pelabuhan,” kata Agus.

Dengan persiapan matang dan sistem pembelian tiket yang mudah, ASDP Cabang Lembar berharap dapat memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik. Tujuannya adalah memastikan perjalanan yang lancar dan aman bagi semua penumpang menjelang Idul Fitri dan Nyepi.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik agar perjalanan para pemudik berjalan lancar dan aman,” tambahnya.

Para penumpang diharapkan dapat menikmati perjalanan mereka dan merayakan hari raya dengan tenang dan khidmat. (her)

Dibayar Pekan Ini, Rp37,9 Miliar Dihabiskan Pemkab Lobar Bayar THR ASN

0
Aisyah Desilina Darmawati (ekbisntb.com/her)

Lombok (ekbisntb.com)  – Pemkab Lombok Barat (Lobar) menyiapkan Rp37,9 miliar atau hampir Rp38 miliar untuk membayar tunjangan hari raya (THR) para Aparatur Sipil Negara (ASN). Rencananya THR akan dibayarkan pekan ini. Masing-masing Rp27,94 miliar untuk THR ASN dan  Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sekitar Rp9,99 miliar.

Kepala BPKAD Lobar Aisyah Desilina Darmawati, menerangkan sejumlah OPD sudah mulai mengajukan pembayaran THR bagi para pegawainya. Sehingga dalam pekan ini, semua pembayaran akan dilakan sesuai ketentuan pemerintah pusat.

“Minggu ini sudah selesai. Untuk pembayaran THR Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan PPPK,” jelas mantan Sekretaris DPRD Lobar tersebut, kemarin.

Kebijakan pembayaran THR bagi ASN tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2025 yang diteken Presiden Prabowo Subianto pada Jumat, 7 Maret 2025 lalu. Sesuai PP tersebut, pembayaran THR mulai dilakukan sejak tanggal 17 Maret. Terkait jumlah THR yang dibayarkan, hasil perhitungan Kabid Perbendaharaan BPKAD Lobar Arya Damarwulan total anggaran yang bakal dicairkan Rp 37,9 miliar.

“Rinciannya untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) 27,94 miliar sekian, untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sekitar Rp 9,99 milar,” paparnya.

Jumlah PNS di Pemkab Lobar yang akan menerima THR sebanyak 5.366 orang. Sementara PPPK yang akan menerima THR sebanyak 2.546 orang.

“Besarannya berbeda tergantung golongan dan jabatan. Ada yang mulai Rp 3 juta sampai Rp 10 juta. Besarnya satu kali gaji,” tandasnya.(her)

Diterjang Banjir, Dua Hektare Lahan Padi Terancam Gagal Panen

0
Nampak kondisi lahan padi yang rusak akibat diterjang banjir yang terjadi di wilayah setempat belum lama ini(ekbisntb.com/ist)

Sumbawa Besar (ekbisntb.com) – Dua hektare lahan padi siap panen di desa Kalabeso, Kecamatan Buer rusak berat dan berpotensi gagal panen akibat diterjang banjir yang terjadi di wilayah setempat beberapa hari yang lalu.

“Kondisi gagal panen ini sudah kami laporkan ke pemerintah dengan harapan masyarakat terdampak bisa dibantu minimal makanan untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Kades Kalabeso, Sirajuddin, kepada wartawan, Selasa 18 Maret 2025.

Dia melanjutkan, kondisi padi yang sudah siap panen tersebut sangat berpotensi mengalami gagal panen karena kondisinya cukup parah khususnya di kelompok siku lima. Kerusakan itu akibat posisi sungai rata dengan lahan pertanian sehingga luapan air langsung menghantam padi.

“Jadi, posisi lahan ini berada di pinggir sungai dan kondisinya tidak ada tanggul yang mengakibatkan luapan air langsung menghantam areal persawahan,” ucapnya.

Sirajuddin meyakinkan, pemerintah desa saat ini tidak bisa berbuat banyak untuk membantu petani yang terdampak kerusakan lahan tersebut. Sebab anggaran Dana Desa (DD) sebesar 20 persen tidak lagi bisa digunakan untuk program lain melainkan hanya untuk ketahanan pangan.

“DD kita saat ini kan terbatas belum lagi 20 persen untuk mendukung program ketahanan pangan sehingga kita tidak bisa melakukan penanganan darurat terhadap kondisi tersebut,” jelasnya.

Ia berharap kepada pemerintah untuk bisa memberikan bantuan karena kondisi saat ini sudah sangat mendesak. Paling tidak masyarakat sangat berharap luas areal persawahan yang terdampak banjir tersebut untuk dilakukan ganti rugi dalam bentuk beras.

“Kami sudah langsung melaporkan ke Bupati terkait kondisi tersebut apalagi rata-rata petani sudah masuk asuransi sehingga kami berharap bantuan segera diberikan oleh pemerintah,” tukasnya. (ils)

Antisipasi Kenaikan Harga Daging Sapi Jelang Lebaran

0
Seorang pedagang sapi di Pasar Mandalika melayani pembeli pada, Selasa 18 Maret 2025. Kebutuhan daging sapi akan meningkat menjelang lebaran. Hal ini berdampak terhadap kenaikan harga daging sapi lokal(ekbisntb.com/cem)

Lombok (ekbisntb.com) – Kebutuhan daging sapi diprediksi meningkat drastis menjelang lebaran. Tingginya permintaan akan berdampak terhadap kenaikan harga. Daging beku didatangkan untuk memenuhi pasokan serta mengantisipasi lonjakan harga.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram, H. Irwan Harimansyah dikonfirmasi pada, Selasa 18 Maret 2025 menerangkan, kebutuhan daging sapi segar akan mengalami kenaikan signfikan menjelang lebaran. Hal ini dipastikan berdampak terhadap lonjakan harga.

Dikatakan, harga daging sapi kisaran Rp125 ribu per kilogram. Kemungkinan akan mengalami kenaikan kisaran Rp135 ribu-Rp140 ribu per kilogram. ‘’Pasti terjadi peningkatan kebutuhan menjelang lebaran,’’ terangnya.

Pihaknya telah mengantisipasi dengan cara meminta pengusaha memperbanyak suplai sapi ke Kota Mataram. Selain bertujuan memenuhi kebutuhan masyarakat, juga antisipasi lonjakan harga.

Saat ini kata Irwan, Rumah Potong Hewan (RPH) Gubuk Mamben rata-rata 5-10 ekor sapi disembelih pada hari normal. Berbeda halnya di RPH Majeluk mencapai 10-15 ekor sapi. Irwan memprediksi jumlah sapi yang disembelih akan meningkat dibandingkan hari normal. “Kita selama ini normal saja dan kita telah mengadakan evaluasi dengan lalu lintas sapi,” jelasnya.

Ia memastikan stok daging sapi aman menjelang lebaran. Pengusaha sapi lokal maupun pengusaha daging sapi beku telah diminta menambah kuota. Tujuannya pasokan di pasar tradisional maupun di pusat perbelanjaan terpenuhi.

Di satu sisi, ia mengakui masyarakat memiliki kecendrungan memilih daging sapi segar dibandingkan daging sapi beku. Daging sapi beku memiliki pasar sendiri terutama di hotel, restoran, maupun pengusaha catering. “Satu pengusaha saja meminta mendatangkan daging beku 1-2 ton,” sebutnya.

Ia mengimbau masyarakat tidak panik untuk memenuhi kebutuhan menjelang lebaran. Pasalnya, pasokan daging maupun kebutuhan pokok lainnya dipastikan aman. (cem)

Bank Mandiri Siapkan Rp493 Miliar Antisipasi Permintaan Uang Lebaran

0
Regional CEO Bank Mandiri Wilayah NTB, Winardi Legowo didampingi jajarannya memberikan keterangan(ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Bank Mandiri menyiapkan uang tunai sebesar Rp493 miliar untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat selama periode 17 Maret – 8 April 2025, menjelang Idul Fitri 1446 H. Jumlah ini meningkat 21% dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya.

Regional CEO Bank Mandiri Wilayah Nusa Tenggara Barat, Winardi Legowo, mengatakan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk membantu nasabah memenuhi berbagai kebutuhan selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, terutama dalam periode pembayaran gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dari total alokasi tersebut, sebagian besar akan digunakan untuk mengisi ATM Bank Mandiri di Nusa Tenggara Barat, yang diperkirakan membutuhkan sekitar Rp23 miliar selama periode tersebut.

Selain pengisian ATM, Bank Mandiri juga mengoptimalkan 136 unit ATM/CRM (ATM setor-tarik) yang terhubung dalam jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima, dan Visa/Plus di seluruh Indonesia.

“Kami telah mengoptimalkan pengisian mesin ATM sejak awal bulan ini hingga libur Lebaran, untuk memastikan kelancaran transaksi bagi masyarakat,” ujar Winardi dalam diskusi bersama media di Mataram, Senin 17 Maret 2025.

Selain itu, layanan transaksi online juga ditingkatkan, termasuk melalui 2.864 mesin EDC serta aplikasi Livin’ by Mandiri.

“Mengingat tingginya jumlah pengguna Livin’ by Mandiri, kami akan mengoptimalkan kapasitas superapp ini agar tetap memberikan layanan prima saat puncak transaksi, sehingga nasabah dapat beribadah dan berlibur dengan tenang,” tambahnya.

Nasabah dapat memanfaatkan Livin’ by Mandiri untuk berbagai transaksi, seperti cek saldo, transfer, pembayaran tagihan, top-up e-money dan e-wallet, hingga pembayaran dengan QRIS. Aplikasi ini juga menyediakan layanan pemesanan tiket kereta, pesawat, hingga tempat wisata melalui fitur Sukha.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Bank Mandiri turut mendukung kebijakan Bank Indonesia dalam menyediakan layanan penukaran Uang Pecahan Kecil (UPK) bagi masyarakat.

Penukaran dapat dilakukan melalui dua skema utama, yaitu layanan penukaran terpadu dan layanan penukaran di loket cabang perbankan. Layanan ini terbuka bagi seluruh masyarakat, baik nasabah maupun non-nasabah, selama stok masih tersedia.

Winardi menjelaskan bahwa pemesanan penukaran UPK hanya dapat dilakukan melalui situs BI Pintar (https://pintar.bi.go.id/). Masyarakat dapat memilih lokasi bank dan nominal uang yang diinginkan. Saat mengambil uang, masyarakat wajib membawa KTP asli yang akan diverifikasi oleh teller sesuai data pemesanan, dan tidak dapat diwakilkan. (bul)

NTB Siap Masuki Pasar Global dengan Standar Keamanan Pangan ISO 22000:2018

0
Kepala Dinas Perindustrian NTB, Hj. Nuryanti menutup proses audit sertifikasi ini dalam acara Closing Meeting di UPTD BKPD NTB(ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) semakin siap menembus pasar global dengan penerapan standar keamanan pangan ISO 22000:2018. Dinas Perindustrian NTB resmi menutup proses audit sertifikasi ini dalam acara Closing Meeting di UPTD Balai Kemasan Produk Daerah (BKPD) NTB, yang dipimpin oleh Kepala Dinas Perindustrian NTB, Hj. Nuryanti, SE., ME.

Dalam keterangannya, Nuryanti menegaskan pentingnya penerapan standar keamanan pangan untuk meningkatkan daya saing produk lokal di pasar internasional.

“Dengan memahami dan mengimplementasikan standar ini sejak dini, kita dapat lebih siap menghadapi pasar global. Selamat kepada seluruh tim BKPD yang telah bekerja keras mewujudkan hal ini. Kami juga menyiapkan strategi untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengembangan industri pangan,” ujar Nuryanti.

Implementasi ISO 22000:2018 merupakan bagian dari program prioritas Pemprov NTB bertajuk Makmur Mendunia, yang bertujuan meningkatkan daya saing industri daerah ke tingkat global. Salah satu pencapaian signifikan adalah kemasan produk pangan lokal yang kini telah memenuhi standar internasional, sehingga lebih terpercaya dan aman bagi konsumen.

ISO 22000:2018 adalah standar internasional untuk Sistem Manajemen Keamanan Pangan (SMKP) yang bertujuan memastikan keamanan pangan dan mengurangi risiko kontaminasi. Penerapannya mencakup beberapa aspek utama, antara lain:

Keamanan pangan: Mengidentifikasi dan mengendalikan potensi bahaya pangan untuk memastikan produk aman dikonsumsi.

Kepercayaan konsumen: Meningkatkan kepercayaan publik terhadap produk pangan lokal.

Efisiensi operasional: Mengoptimalkan pengelolaan dan pengawasan keamanan pangan untuk mengurangi biaya produksi.

Audit ISO 22000:2018 di NTB dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama adalah audit kecukupan, yang bertujuan memastikan kesiapan sistem manajemen keamanan pangan di tingkat organisasi. Tahap kedua berfokus pada implementasi sistem di lapangan, guna memastikan kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan berjalan secara efektif.

Meskipun sempat ditemukan beberapa ketidaksesuaian dalam penerapan standar, upaya perbaikan yang dilakukan secara intensif membuahkan hasil. NTB akhirnya berhasil memenuhi seluruh persyaratan ISO 22000:2018 dan mendapatkan sertifikasi.

“Terima kasih kepada tim audit dan semua pihak yang telah memberikan dukungan penuh, termasuk Kementerian Perindustrian dan Direktorat Jenderal terkait. Kami juga mengapresiasi rekan-rekan Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang berkomitmen meningkatkan kualitas produk mereka. Ini bukan hanya tentang peningkatan kelas IKM, tetapi juga bagaimana Unit Pelaksana Teknis (UPT) berkembang dan berkontribusi dalam memperkuat industri pangan NTB,” tambah Nuryanti.

Keberhasilan ini menjadi langkah awal bagi NTB untuk terus meningkatkan standar keamanan pangan dan daya saing produk lokal. Ke depan, Pemprov NTB berkomitmen memperluas akses pasar bagi produk pangan daerah, baik di tingkat nasional maupun internasional, serta memastikan industri pangan yang berkelanjutan dan aman bagi konsumen. (bul)

Datangi OJK NTB, Korban Debt Collector Laporkan Perusahaan Leasing dan Sejumlah Finance

0
Korban Debt Collector foto bersama jajaran OJK usai melaporkan perusahaan leasing dan sejumlah finance(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Sejumlah korban debt collector mendatangi Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nusa Tenggara Barat (NTB) setelah kendaraan mereka ditarik sepihak oleh perusahaan leasing yang menggunakan jasa debt collector.

Mereka datang ke kantor OJK NTB di Malomba pada Senin, 17 Maret 2025, untuk melaporkan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan pembiayaan dan pihak terkait.

Kuasa hukum para korban, Hendra, mengatakan bahwa kliennya meminta OJK bertindak tegas dalam mengawasi serta menindak perusahaan pembiayaan yang menggunakan jasa debt collector untuk menarik paksa kendaraan debitur.

“Kami datang ke sini bersama-sama meminta OJK bertindak tegas terhadap perusahaan pembiayaan. Kami menduga ada kerja sama dalam tindakan yang melanggar hukum antara pihak leasing, debt collector, dan gudang lelang,” ujarnya.

Hendra menyebutkan bahwa perusahaan debt collector yang dilaporkan adalah PT LNI, PT LCI, dan PT NCS. Sementara perusahaan leasing yang dilaporkan meliputi SMS Finance, CIMB Niaga, Toyota Astra Financial Services, Sinar Mas Finance, dan Suzuki Finance. Selain itu, dua gudang lelang yang dilaporkan adalah JBA dan Gudang Brijit, yang diduga beroperasi secara ilegal karena melanggar aturan perundang-undangan.

Hendra juga menyoroti dugaan praktik ilegal dalam proses penarikan kendaraan yang melibatkan perusahaan pembiayaan, debt collector, dan gudang lelang. Menurutnya, kendaraan yang ditarik secara paksa dijual kembali tanpa dokumen yang sah.

“Debt collector menarik kendaraan, kemudian pihak leasing membiayai penarikan tersebut. Setelah itu, kendaraan dimasukkan ke gudang lelang dan dilelang tanpa prosedur yang benar,” jelasnya.

Menanggapi laporan ini, Humas OJK NTB Muhammad Abdul Manan mengatakan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti pengaduan tersebut, termasuk menelusuri dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh debt collector serta gudang lelang.

“Laporan pengaduan ini akan kami proses. Dugaan pelanggaran oleh debt collector akan kami tindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Manan.

Laporan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi OJK untuk memperketat pengawasan terhadap praktik penarikan kendaraan oleh perusahaan pembiayaan guna melindungi hak konsumen. (bul)