Wednesday, April 22, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 360

Kepercayaan Investor terhadap Bursa Saham Beri Tekanan pada Rupiah

0
Ilustrasi grafik perdagnagn saham(ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Pengamat pasar uang yang juga Presiden Direktur PT Doo Financial Futures Ariston Tjendra menilai kepercayaan investor terhadap bursa saham yang melemah memberikan tekanan terhadap nilai tukar (kurs) rupiah pada pembukaan perdagangan Selasa pagi.

“Kepercayaan investor terhadap bursa saham dalam negeri, turut memberikan tekanan ke rupiah. Pesimisme pelaku pasar terhadap pertumbuhan ekonomi dalam negeri, terefleksi di pergerakan indeks saham BEI (Bursa Efek Indonesia),” ujarnya kepada ANTARA di Jakarta, Selasa.

Sejak awal tahun, IHSG tercatat melemah 931,21 poin atau 13,13 persen year to date (ytd) dari posisi 7.164 pada 2 Januari 2025 ke posisi 6.161,22 pada 24 Maret 2025.

Pagi ini, indeks dolar Amerika Serikat (AS) juga mengalami kenaikan di kisaran 104,30 dibandingkan kemarin di kisaran 104,10.

“Pasar masih mengantisipasi dampak negatif dari kebijakan kenaikan tarif Presiden AS Donald Trump yang akan segera diberlakukan tanggal 2 April, konflik baru di Timur Tengah juga memicu kekhawatiran pasar,” ungkap Ariston.

Berdasarkan berbagai faktor tersebut, kurs rupiah berpotensi melemah di kisaran Rp16.590 hingga Rp16.600 per dolar AS dengan peluang support sekitar Rp16.500 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Selasa pagi di Jakarta melemah sebesar 42 poin atau 0,26 persen menjadi Rp16.610 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.568 per dolar AS. (ant)

Emas Antam pada 25 Maret Turun Rp6.000 ke Rp1,759 Juta Per gram

0
Emas Antam (ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Harga emas Antam yang dipantau dari laman Logam Mulia, Selasa, mengalami penurunan Rp6.000 dari semula Rp1.765.000 menjadi Rp1.759.000 per gram.

Adapun harga jual kembali (buyback) emas batangan turut turun menjadi Rp1.610.000 per gram.

Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017.

Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk non-NPWP.

PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback. Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di laman Logam Mulia Antam pada Selasa:

– Harga emas 0,5 gram: Rp929.500.
– Harga emas 1 gram: Rp1.759.000.
– Harga emas 2 gram: Rp3.458.000.
– Harga emas 3 gram: Rp5.162.000.
– Harga emas 5 gram: Rp8.570.000.
– Harga emas 10 gram: Rp17.085.000.
– Harga emas 25 gram: Rp42.587.000.
– Harga emas 50 gram: Rp85.095.000.
– Harga emas 100 gram: Rp170.112.000.
– Harga emas 250 gram: Rp425.015.000.
– Harga emas 500 gram: Rp849.820.000.
– Harga emas 1.000 gram: Rp1.699.600.000.

Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP.

Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22. (ant)

Realisasi Investasi di KEK Mandalika Mencapai Rp5,73 Triliun

0
KEK Mandalika(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika terus menunjukkan pertumbuhan investasi yang signifikan.

PGS. General Manager The Mandalika, Wahyu M. Nugroho menyampaikan, hingga Desember 2024, total realisasi investasi telah mencapai Rp 5,73 triliun, dengan dominasi dari Injourney Tourism Development Corporation (ITDC) sebesar Rp 5,007 triliun, sementara pelaku usaha berkontribusi Rp 0,719 triliun.

Pemanfaatan lahan telah mencapai 307 hektare atau 29,7% dari total kawasan, dengan berbagai proyek strategis yang tengah berjalan, seperti pengembangan Sirkuit Mandalika, pembangunan dermaga, serta peningkatan fasilitas hotel dan atraksi wisata.

Wahyu menambahkan, pertumbuhan investasi ini turut berdampak positif pada ekonomi daerah, dengan kenaikan penerimaan pajak sektor pariwisata hingga 278% serta peningkatan jumlah wisatawan yang mencapai 1,2 juta orang.

“Ke depan, ITDC menargetkan tambahan investasi sebesar Rp 432,1 miliar pada 2025, sementara pelaku usaha diproyeksikan menyuntikkan Rp 105,3 miliar. Hingga 2029, target investasi secara keseluruhan mencapai Rp 3,12 triliun,” terangnya.

Dalam pengembangan wisata di The Mandalika, regulasi utama yang menjadi rujukan melibatkan beberapa peraturan penting, di antaranya, Undang-Undang No. 39 Tahun 2009 tentang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) – Mengatur landasan hukum bagi pembentukan dan pengelolaan KEK, termasuk insentif investasi serta tata kelola kawasan.

Peraturan Pemerintah (PP) No. 40 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan KEK – Menggarisbawahi kebijakan dan mekanisme operasional KEK, termasuk peran serta DPR dalam pengawasan implementasinya.

PP No. 52 Tahun 2014 tentang Penetapan KEK Mandalika – Mengesahkan KEK Mandalika sebagai kawasan ekonomi khusus berbasis pariwisata dengan indikator utama pengembangannya, yaitu nilai investasi dan penyerapan tenaga kerja.

Pengembangan pariwisata berkelanjutan di The Mandalika mencakup berbagai proyek strategis, seperti pembangunan Jetty untuk akses wisata bahari, lapangan golf untuk wisata premium, serta Horse Tainment sebagai atraksi berkuda yang unik. Bazaar Tanjung Aan akan memperkuat ekonomi lokal dengan memberdayakan UMKM, sementara improvement Gallery Motorsport Mandalika akan meningkatkan daya tarik bagi penggemar otomotif.

Selain itu, Bale Seccha 2 akan menjadi fasilitas multifungsi untuk mendukung berbagai kegiatan budaya dan komunitas. Semua inisiatif ini bertujuan menjadikan Mandalika sebagai destinasi wisata kelas dunia yang berkelanjutan dan inklusif.

“The Mandalika memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata unggulan dengan daya tarik global. Kolaborasi antara pemerintah, swasta, masyarakat, dan akademisi sangat penting dalam memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif. Dengan berbagai inisiatif dan dukungan dari berbagai pihak, masa depan The Mandalika sangat menjanjikan sebagai ikon pariwisata Indonesia,” tandasnya.(bul)

Sri Mulyani Lapor Diskon Listrik Gunakan Rp13,6 Triliun APBN

0
Sri Mulyani Indrawati(ekbisntb.com/ist)

Jakarta (ekbisntb.com) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melaporkan nilai realisasi sementara anggaran untuk pemberian diskon tarif listrik sebesar 50 persen pada Januari dan Februari lalu mencapai Rp13,6 triliun.

“Total realisasi sementara anggaran untuk pemberian diskon listrik sebesar Rp13,6 triliun,” kata Sri Mulyani dalam Instagram @smindrawari di Jakarta, Senin 24 Maret 2025.

Menurut catatan Sri Mulyani, insentif itu dinikmati oleh 71,1 juta pelanggan pada Januari dan 64,8 juta pelanggan pada Februari.

Dampak dari program itu adalah turunnya inflasi harga diatur pemerintah (administered price), sehingga secara keseluruhan inflasi Indonesia terkendali pada angka yang rendah.

“Ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk melindungi daya beli masyarakat. Semoga dengan konsumsi masyarakat terjaga, momentum pertumbuhan ekonomi juga bisa terus berjalan,” ujar Sri Mulyani.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia mengalami deflasi sebesar 0,09 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada Februari 2025.

Menurut Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, deflasi itu merupakan yang pertama kali terjadi sejak deflasi tahunan terakhir tercatat pada Maret 2000.

Ia menjelaskan deflasi pada Februari 2025 sebagian besar dipengaruhi oleh diskon tarif listrik sebesar 50 persen untuk pemakaian Januari dan Februari 2025 bagi pelanggan PLN dengan daya listrik 2.200 volt ampere (VA) atau lebih rendah yang termasuk dalam komponen harga diatur pemerintah.

Komponen harga diatur pemerintah mengalami deflasi sebesar 9,02 persen yoy, sehingga memberikan andil atau kontribusi terhadap nilai deflasi tahunan sebesar 1,77 persen.

Sedangkan dua komponen lainnya, yakni komponen inti dan komponen bergejolak (volatile), masih mengalami inflasi secara tahunan. Komponen inti, misalnya, masih mengalami inflasi sebesar 2,48 persen yoy.

Maka, meski secara keseluruhan ekonomi Indonesia mengalami deflasi, Amalia menyebut daya beli masyarakat masih relatif terjaga. (ant)

Ekonom Nilai Struktur Pengurus Danantara Bukan Penyebab Koreksi IHSG

0
Pekerja melintasi layar digital pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.(ekbisntb.com/ist)

Jakarta (ekbisntb.com) – Chief Economist & Head of Research Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto menilai, pengumuman struktur pengurus Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) bukan menjadi penyebab koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Senin 24 Maret 2025.

IHSG ditutup melemah 96,96 poin atau 1,55 persen ke posisi 6.161,22 pada perdagangan Senin 24 Maret 2025. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 11,00 poin atau 1,59 persen ke posisi 681,02.

“Saya rasa pengumuman struktur lengkap Danantara bukan menjadi faktor pelemahan IHSG hari ini, karena menurut saya nama-nama team management Danantara cukup diisi oleh profesional yang memiliki pengalaman yang memadai,” ujar Rully kepada ANTARA di Jakarta, Senin 24 Maret 2025.

Rully menjelaskan bahwa pelemahan indeks saham Tanah Air hari ini lebih dipengaruhi pesimisme pasar terhadap pertumbuhan ekonomi tahun ini.

“Memang hari ini lebih banyak saham-saham yang cenderung spekulatif yang menyebabkan pelemahan indeks. Sementara saham-saham yang terkait Danantara hari ini mengalami penguatan, seperti BMRI dan BBRI,” jelasnya.

Sementara, Ekonom dan Praktisi Pasar Modal Hans Kwee mengatakan IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin sore ditutup melemah di tengah pelaku pasar bersikap ‘wait and see’ terhadap data ekonomi Amerika Serikat (AS).

“Pekan depan pelaku pasar menantikan data produk domestik bruto (PDB) AS yang diperkirakan turun menjadi 2,3 persen dari sebelumnya 3,1 persen. Selain itu pelaku pasar menantikan data Price Consumer Index (PCE) Inti AS,” ujar Hans.

Hans menyampaikan pasar keuangan mendapatkan sentimen positif setelah komentar dari Presiden AS Donald Trump yang memberikan harapan bahwa tarif yang diumumkan sebelumnya dan dijadwalkan mulai berlaku awal April 2025 mungkin tidak seberat yang dikhawatirkan.

Namun demikian, Ia menyebut meskipun The Fed mempertahankan suku bunga, tetapi terbuka peluang terjadi dua kali pemotongan bunga pada tahun ini. Lanjutnya, kabar positif lain datang dari Jerman dimana parlemen menyetujui reformasi fiskal.

Pasar keuangan Asia Tenggara justru kehilangan daya tariknya akibat masalah spesifik masing-masing negara. Tetapi, penurunan di seluruh Asia Tenggara telah memicu rekomendasi beli. Valuasi yang murah setelah sell-off minggu ini membuat investor global mulai mengkalkulasi kembali Indonesia.

Pasar saham Indonesia akan menghadapi libur panjang di akhir pekan depan, dan secara historis, pasar saham Indonesia terkoreksi di hari pertama perdagangan saham setelah libur Idul Fitri.

Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham. Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, satu sektor menguat yaitu teknologi yang naik sebesar 3,67 persen.

Sedangkan, sepuluh melemah yaitu sektor energi yang turun sebesar 2,49 persen, diikuti oleh sektor properti dan kesehatan yang masing- masing turun sebesar 2,32 persen dan 2,30 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu INAI, RELI, POLU, JGLE dan MIRA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni BINO, FORU, WINE, HITS, dan MSIN.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.061.000 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 14,16 miliar lembar saham senilai Rp14,34 triliun. Sebanyak 142 saham naik 523 saham menurun, dan 292 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 68,57 poin atau 0,18 persen ke 37.608,50, indeks Shanghai menguat 5,20 poin atau 0,15 persen ke 3.370,03, indeks Kuala Lumpur melemah 1,63 persen atau 0,11 poin ke posisi 1,503,70, dan indeks Straits Times menguat 9,88 poin atau 0,25 persen ke 3.936,84. (ant)

Vaksinasi PMK di KSB Sasar 7.600 Ekor Sapi

0
Kegiatan vaksinasi PMK yang dilaksanakan Dinas Pertanian KSB.(ekbisntb.com/ist)

Taliwang (ekbisntb.com) – Capaian vaksinasi pengendalian Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) terhadap ternak besar di Kabupaten Sumbawa Barat cukup signifikan. Memasuki bulan Maret tahun 2025 ini, sebanyak 7.600 ekor sapi telah mendapatkan suntikan vaksin.

“Pemberian vaksin PMK lancar, dan sejauh ini sekitar 7.600 ekor Sapi sudah kami sasar,” kata Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet, Dinas Pertanian KSB, drh. Hendra Surya Seputra kepada wartawan, Senin 24 Maret 2025.

Capaian itu hampir sebanyak dengan jumlah vaksin yang diterima Dinas Pertanian KSB. Hendra mengatakan, sementara ini total ada 7.700 dosis vaksin yang diterima pihaknya dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI. “Sisanya yang 100 dosis minggu ini mungkin sudah kita habiskan,” sebutnya.

Untuk jatah vaksin PMK, KSB untuk sementara hanya mendapatkan sebanyak 7.700 dosis. Rencananya penyaluran berikutnya baru akan kembali dilaksanakan pada bulan Mei mendatang. Menurut Hendra, untuk capaian vaksinasi PMK, pusat menargetkan KSB sebanyak 20 ribu ekor Sapi di tahun ini. Dan meski dibanding terbilang kecil dari realisasi saat ini, ia optimis target itu dapat tercapai.

“Sekarang kan baru awal tahun, baru setengah semester pertama. Jadi insyaallah target 20 ribu itu bisa kita capai,” kata Hendra seraya menyatakan, kecepatan realisasi vaksinasi turut dipengaruhi ketersediaan dosis vaksin.

“Kalau pusat drop banyak, maka akan banyak juga Sapi yang bisa kita lalukan pemberian vaksin,” sambungnya.

Hendra ia menyampaikan, pemberian vaksin PMK khususnya terhadap ternak Sapi sekarang ini sangat penting. Sebab vaksin itu menjadi satu-satunya cara yang dapat ditempuh untuk menghindarkan ternak dari penyakit yang disebabkan virus tersebut. “Kalau tidak divaksin maka peluangnya terjangkit PMK makin besar. Dan yang bahaya penyakit PMK ini mudah sekali menular,” urainya.

Selanjutnya ia mengatakan, pemberian vaksin juga memberi garansi ternak Sapi untuk lolos syarat penjualan. Saat ini pengiriman ternak Sapi ke luar daerah, untuk syarat kesehatan ternak, bebas PMK menjadi salah satu elemen wajib yang harus dipenuhi. “Apalagi sekarang ini PMK masih mewabah, jadi semua daerah tujuan pengiriman pasti mensyaratkan. Nah kebetulan kita dihadapkan Lebaharan Haji (idul adha). Pasti akan tinggi permintaan ke KSB dari pulau Lombok,” imbuhnya. (bug)

Kasus DBD di Dompu Masih Tinggi, Status KLB Belum Dicabut

0
Petugas Puskesmas Dompu Barat saat membagikan bubuk abate kepada warga Kandai Dua, Senin 24 Maret 2025 kemarin.(ekbisntb.com/ist)

Dompu (ekbisntb.com) – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Dompu masih cukup tinggi dan membuat status Kejadian Luar Biasa (KLB) belum dicabut. Hingga Senin 24 Maret 2025 kemarin, jumlah kasus DBD di Kabupaten Dompu mencapai 318 kasus dengan 2 kasus kematian.

Tingginya kasus DBD belum diikuti upaya fogging untuk membunuh nyamuk dewasa terhadap daerah sekitar pasien positif DBD. Namun upaya menabur bubuk abate tetap dilakukan, terlebih pada daerah yang terdapat kasus positif DBD. “Untuk fogging belum bis akita lakukan karena kehabisan obatnya. Sedang kita ajukan ke Provinsi,” kata Kepala bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu, Hj Maria Ulfah, SST, M.Kes., Senin 24 Maret 2025 kemarin.

Faisal, SKM selaku ketua tim kerja program P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu yang dihubungi terpisah mengungkapkan, jumlah kasus DBD hingga 24 Maret ini mencapai 318 kasus positif yang tersebar di seluruh Puskesmas dan RSUD. Puskesmas Dompu Barat yang melayani banyak wilayah memiliki jumlah kasus terbanyak sebanyak 86 kasus, diikuti Puskesmas Dompu Kota sebanyak 51 kasus, dan Puskesmas Nangakara Kecamatan Pekat sebanyak 31 kasus.

Puskesmas Rasabou menjadi wilayah terkecil kasus DBD-nya yaitu 10 kasus. Diikuti Puskesmas Soriutu sebanyak 18 kasus, Puskesmas Kempo dengan 20 kasus, Puskesmas Calabai di Kecamatan Pekat sebanyak 23 kasus, Puskes,mas Dompu Timur dengan 25 kasus, Puskesmas Kilo dengan 26 kasus, dan Puskesmas Ranggo dengan 28 kasus. Namun di Puskesmas Calabai dan Ranggo memiliki masing – masing satu kasus kematian karena DBD.

Kepala Puskesmas Dompu Barat, Muzakir, S.Kep.Ners yang mengetahui ada kasus DBD di Kandai Dua, Senin kemarin langsung melakukan Gerakan penaburan abatesasi pada rumah penderita DBD dan warga sekitar. Selain menaburkan abate, petugas juga mengedukasi warga sekitar untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Terutama melakukan Gerakan 3M Plus, yaitu menguburkan, menutup, dan menguras wadah yang memungkinkan jadi tempat genangan air. Termasuk membakar obat nyamuk dan memakai kelambu saat tidur. (ula)

IJTI NTB Berbagi Ratusan Paket Takjil di Mataram

0
IJTI NTB berbagi takjil pada warga pengguna jalan di depan Kantor Gubernur NTB, Minggu 23 Maret 2025. (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Memaknai momentum bulan Suci Ramadan 1446 H dengan aktivitas yang bernilai ibadah, puluhan pekerja media yang tergabung dalam Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar kegiatan sosial dengan membagikan ratusan paket takjil kepada masyarakat yang melintas di Jalan Pejanggik, Kota Mataram,   Minggu, 23 Maret 2025 sore.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program tahunan IJTI NTB yang bertujuan untuk mempererat hubungan silaturrahmi antara jurnalis dengan masyarakat, sekaligus menebar energi positif di bulan suci.

Ketua IJTI NTB Riadis Sulhi, mengungkapkan rstusan bungkus takjil dibagikan menjadi momentum berbagi kepada warga  di Jalan Pejanggik atau ddi depan Kantor Gubernur NTB.

“Alhamdulillah, kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat, Kami merasa senang bisa berbagi di bulan Ramadan ini,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Ekbis NTB.

Kegiatan sosial Ramadan ini, ujarnya, terwujud berkat kerjasama dan dukungan dari anggota IJTI NTB Pengurus Daerah NTB. Selain tujuan berbagi, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memperkuat tali persaudaraan dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa.

Menurut Riadis (sapaan akrabnya), kegiatan berbagi takjil buka puasa ini tidak hanya sebatas memberi makanan, namun juga sebagai ajang mempererat hubungan antara sesama.

“Kami berharap kegiatan berbagi takjil ini dapat menjadi program rutin yang dapat dilakukan setiap tahun. Semoga kegiatan ini bisa terus memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya. (r)

Tak Melaut akibat Cuaca, Pemda KLU Gelontorkan Beras CPP Kepada 2094 KK Nelayan

0
Pemda Lombok Utara gelontorkan CPP untuk membantu nelayan. (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Pemda Lombok Utara menggelontorkan bantuan beras cadangan pangan pemerintah kepada nelayan di 5 kecamatan, Senin 24 Maret 2025. Total penerima bantuan beras pada momen ramadhan kali ini sejumlah 2094 KK yang tersebar di 22 dari 43 desa yang ada di KLU.

Pada penyaluran Senin kemarin, Pemda menyerahkan bantuan untuk nelayan se-kecamatan Bayan yang berpusat di Desa Sukadana. Sebanyak 511 KK penerima tersebar di 7 desa masing, 118 KK di Desa Anyar, 196 KK di Desa Sukadana, serta sisanya untuk nelayan di desa Andalan, Akar-akar, Mumbulsari, Loloan dan Sambik Elen.

“Masing-masingnya KK nelayan menerima bantuan beras sebanyak 10 Kilogram,” ungkap Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) KLU, Tresnahadi, S.Pt.

Ia menjelaskan, bantuan beras CPP tahun 2025 disalurkan pada momen bulan Ramadhan. Tujuannya selain untuk membantu meringankan beban masyarakat nelayan yang tak bisa melaut akibat cuaca, diharapkan gelontoran beras ini ikut menjaga stabilitas harga pangan.

Tresnahadi menyampaikan, kondisi cuaca ekstrem terjadi dis seluruh Indonesia termasuk di KLU. Kondisi tersebut diakuinya menghambat para nelayan untuk beraktifitas sebagaimana biasa.

“Di Provinsi NTB, Lombok Utara menjadi  satunya-satunya daerah yang memberikan bantuan kepada nelayan. Patut disyukuri, Pemda dengan sigap menyikapi kondisi warga khususnya para nelayan,” tandasnya.

Sementara, Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri., ST., MT., berharap bantuan yang diberikan Pemda Lombok Utara dapat meringankan beban ekonomi keluarga nelayan. “Meskipun hanya sedikit tentunya patut untuk disyukuri,” ucapnya.

Ia berharap, bantuan serupa dapat terus dialokasikan untuk ke depannya. Mengingat, program yang dilakukan selaras dengan program pemerintah pusat yakni ketahan pangan. “Semoga dapat meringankan beban para nelayan yang tidak bisa melaut akibat cuaca buruk, dan bermanfaat serta mampu meringankan beban ekonomi para nelayan,” imbuhnya.

Kesempatan yang sama, Kades Sukadana, Zulrahman, SH., tak menyangkal warganya yang berprofesi sebagai nelayan masih kesulitan untuk melaut. Di Desa Sukadana sendiri, jumlah nelayan terbanyak kedua di KLU setelah Desa Malaka.

“Adapun Jumlah nelayan Desa Sukadana penerima bantuan sebanyak 196 KK, yang tersebar di tujuh dusun,” sebutnya.

Ia juga berharap, bantuan serupa akan terus dianggarkan mengingat siklus cuaca ekstrim terjadi pada bulan-bulan tertentu. Sehingga masyarakat yang memperoleh bantuan ini akan sangat terbantu. (ari)

Pemda KLU dan Baznas Salurkan ZIS Kepada 637 Mustahik

0
Para Mustahik di Kecamatan Tanjung menerima bantuan ZIS dari Pemda dan Baznas KL. (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Pemda Lombok Utara bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Utara (KLU) menyalurkan bantuan zakat, infak dan sedekah kepada 637 mustahik di lima kecamatan. Termasuk di antara para penerima ZIS adalah para guru mengaji dan marbot masjid.

Penyerahan bantuan berlangsung di Aula Kantor Bupati, Senin 24 Maret 2025. Dalam hal ini ini, serah terima oleh Bupati diwakili oleh Asisten I Setda Lombok Utara, Atmaja Gumbara, SP.

Atmaja menyampaikan, peneyerahan ZIS kepada para Mustahik merupakan wujud sinergi antara Pemda KLU dan Baznas Lombok Utara dalam menyalurkan zakat kepada yang berhak menerima. Bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban para mustahik khususnya selama bulan Ramadhan.

“Ini adalah bentuk ikhtiar Pemda dan rekan-rekan di Baznas. Semoga ke depan Baznas semakin eksis dan kesadaran para muzakki meningkat, sehingga zakat yang diberikan dapat diterima dengan baik oleh mustahik,” ungkap Atmaja.

Menurutnya, ZIS merupakan salah satu ajaran Islam yang penting. Penyaluran ZIS juga diatur menurut kaidah Islam.

Dalam kehidupan sosial, penyaluran ZIS memiliki banyak manfaat, di antaranya, mengurangi kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat solidaritas sosial, membantu memenuhi kebutuhan dasar, hingga mengatasi permasalahan ekonomi masyarakat.

Sementara, Ketua Baznas KLU, H.Sayuti, menjelaskan bahwa pembagian zakat dilakukan secara bertahap di setiap kecamatan. Pembagian di Kantor Bupati kali ini, terfokus untuk Mustahik di kecamatan Tanjung dengan 131 penerima.

Sementara jumlah Mustahik pada kecamatan lain, masing-masingnya 126 orang di kecamatan Gangga, 95 orang mustahik di kecamatan Pemenang, serta kecamatan Bayan dan Kayangan dengan jumlah 286 Mustahik.

“Selain zakat dari masyarakat, zakat yang dikumpulkan dari ASN KLU juga dikelola oleh Baznas untuk disalurkan kepada yang berhak,” ujarnya.

Sayuti berharap Baznas KLU akan terus menghimpun ZIS dari masyarakat, baik ASN maupun non ASN. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menyerahkan sebagian hartanya melalui Baznas dan selanjutnya diserahkan kepada masyarakat yang membutuhkan. (ari)