Sunday, April 26, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 159

Pupuk Indonesia Grup Dukung Input Data e-RDKK 2026

0

Lombok (ekbisntb.com) – PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar Sosialisasi Penyaluran Pupuk Organik Subsidi di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan ini bertujuan mempercepat serapan pupuk subsidi sekaligus memperkuat tata kelola penyaluran yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran dalam rangka persiapan implementasi elektronik rencana definitif kebutuhan kelompok (e-RDKK) tahun 2026.

Direktur Keuangan dan Umum PT Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo mengatakan bahwa Pupuk Indonesia Grup siap mendukung implementasi e-RDKK tahun 2026 untuk menjadikan tata kelola pupuk bersubsidi lebih transparan, akuntabel, dan efisien.

”Kami menyadari, keberhasilan program ini hanya dapat dicapai melalui komunikasi yang intensif, koordinasi yang solid, dan semangat gotong royong. Pupuk Indonesia Grup siap mendukung penuh,” demikian ungkap Adityo.

Pupuk Indonesia Grup mendukung penuh program ketahanan pangan yang telah menjadi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Salah satu upayanya dengan menjaga ketersediaan pupuk bersubsidi termasuk pupuk organik Petroganik. Menurut dia, pupuk organik subsidi atau yang dikenal Petroganik memiliki manfaat dalam menjaga kesuburan tanah, memperbaiki struktur lahan, meningkatkan efisiensi pupuk, serta menjaga keberlanjutan ekosistem pertanian.

Oleh karena itu, Adityo menyampaikan bahwa kolaborasi lintas lembaga menjadi penting untuk memastikan serapan pupuk subsidi salah satunya organik berjalan optimal di lapangan. Langkah ini dirancang agar diseminasi informasi, edukasi pemupukan, serta pengawalan penebusan pada kios resmi atau yang sekarang disebut titik serah (PPTS) dapat berlangsung merata salah satunya wilayah Kabupaten Lombok Timur.

Direktur Pupuk Kementerian Pertanian, Jekvy Hendra, optimalisasi penyaluran pupuk bersubsidi perlu didukung dengan data. Oleh karena itu, dirinya mengajak kepada seluruh stakeholder untuk mensukseskan program e-RDKK tahun 2026.

”Kedatangan kami untuk memberikan pemahaman semua teman-teman. Kalau mau menginput data RDKK harus mengumpulkan semua kelompok tani, jangan kepada individu, tapi verifikasi ke semua kelompok tani, lahannya cocok tidak, silahkan melakukan verifikasi secara selektif setelah itu diinput ke RDKK,” kata Jekvy.

Pada kesempatan yang sama, Kapoksi Pupuk Bersubsidi Ditjen PSP Kementerian Pertanian, Sri Pujiati menghimbau kepada seluruh petani/kelompok tani dan penyuluh pertanian di Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk mensukseskan e-RDKK 2026 dengan menginput data yang tepat sesuai yang ditetapkan pada Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 15 Tahun 2025.

“Dalam proses pendataan, mari kita lakukan sesuai kondisi riil di lapangan. Jangan sampai data RDKK yang disusun tidak mencerminkan kebutuhan sebenarnya. Misalnya, jika suatu lahan merupakan lahan tadah hujan dan hanya mampu panen satu kali, cukup dituliskan satu musim tanam saja. Tidak perlu dipaksakan menjadi tiga musim tanam bila faktanya tidak demikian. Dengan pendataan yang akurat, perencanaan dan penyaluran pupuk akan lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan petani,” jelasnya.

Lebih lanjut Sri meminta kepada seluruh petani tak perlu khawatir jika telah menginput data pupuk subsidi pada RDKK sesuai dengan kebutuhan real. Menurut dia, proses input RDKK dapat diusulkan pada tahun berjalan seperti yang tertuang pada Permentan Nomor 15 Tahun 2025.

Pupuk Indonesia Sediakan 44.642 Ton Pupuk Subsidi di NTB

Guna memenuhi kebutuhan petani, Senior Manager (SM) Regional 3B Pupuk Indonesia Sidharta mengatakan bahwa Pupuk Indonesia menyediakan stok pupuk subsidi di gudang Lini III Provinsi NTB sebanyak 44.642 ton yang siap ditebus petani sesuai ketentuan. Adapun stok pupuk bersubsidi tersebut terdiri dari 30.566 ton Urea, 12.427 ton NPK, 521 ton NPK Formula Khusus/Kakao, dan 1.040 ton Organik.

Sementara dari sisi realisasi, Pupuk Indonesia berhasil menyalurkan 236.172 ton pupuk bersubsidi di NTB. Secara khusus, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi di Kabupaten Lombok Timur mencapai 37.072 ton atau telah mencapai 57 persen dari alokasi yang ditetapkan. Rinciannya meliputi Urea sebesar 20.909 ton, NPK Phonska 14.076 ton, NPK Formula Khusus Kakao 5 ton, serta Organik 2.082 ton.

”Pupuk Urea masih mendominasi serapan dengan penyaluran yang konsisten untuk mendukung kebutuhan komoditas pangan utama. Produk NPK Phonska menjadi pilar penting dalam menunjang produktivitas padi dan jagung, dengan realisasi penyaluran yang stabil dan stok yang memadai di gudang lini III. Produk NPK Formula Khusus (FK) Kakao, meskipun porsinya lebih kecil, tetap disalurkan sesuai kebutuhan wilayah sentra komoditas kakao untuk menjaga kualitas produksi kakao,” kata Sidharta. (r)

Kentalkan Nuansa Budaya Lokal, “Betabeq” Warnai Gelaran MotoGP Mandalika 2025

0

Lombok (ekbisntb.com) –

Gelaran MotoGP Mandalika 2025 yang berlangsung pada 3-5 Oktober 2025 tidak hanya menampilkan aksi balap kelas dunia, tetapi juga mengangkat tradisi budaya lokal. Untuk pertama kalinya, ritual adat masyarakat Sasak Lombok, “Betabeq”, resmi menjadi rangkaian pembuka perhelatan MotoGP di Pertamina Mandalika International Circuit yang digelar, Selasa (30/9/2025) malam.

Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal menjelaskan, tradisi Betabeq sejak lama menjadi bagian penting dalam budaya Sasak sebagai doa dan permohonan izin sebelum menggelar hajatan besar.

“Setiap ingin menyelenggarakan sebuah event, harus ada restu, doa, dan dukungan masyarakat serta lingkungan. Itu kunci kesuksesan acara,” ungkapnya.

Iqbal menegaskan Betabeq harus menjadi ciri khas setiap event di NTB, sekaligus memperkenalkan kearifan lokal ke dunia.

“Alhamdulillah, kita sudah mulai dari Pocari Sweat Run lalu dan sekarang MotoGP. ITDC, sirkuit, dan NTB bukan entitas terpisah, melainkan satu kesatuan. Tradisi ini akan jadi kekhasan kita,” tegasnya.

Pesan dukungan juga disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto melalui Gubernur Iqbal agar MotoGP Mandalika menjadi etalase dunia yang menunjukkan Indonesia aman dikunjungi, baik untuk pariwisata maupun investasi.

Tokoh masyarakat Sasak, Lalu Muhammad Putria atau Raja Siledendeng, menambahkan bahwa Betabeq berarti “permisi” atau permohonan izin kepada tuan rumah. “Nurge Agung Sinampure, artinya memohon izin kepada Lombok sebagai tuan rumah,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Direktur Operasional ITDC Troy Warokka menilai ritual Betabeq harus dilestarikan. “Doa adalah hal yang sangat penting, tapi restu para orang tua dan tokoh masyarakat juga penentu kelancaran MotoGP. Kami mohon doa dan support agar acara ini sukses,” ujarnya.

Troy juga berharap ke depan ritual ini bisa dilaksanakan langsung di area sirkuit agar masyarakat merasakan suasana lebih sakral. “Ini harus kita laksanakan sampai MotoGP 2031 nanti, supaya Betabeq dikenal dunia dan tidak hilang digerus zaman,” pungkasnya. (ham)

Pemda Lombok Timur Sinkronkan Data UHC dengan Data Kemiskinan

0
H. Haerul Warisin(ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) –

Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) terus berupaya memastikan seluruh masyarakat, khususnya dari kelompok kurang mampu, tetap mendapatkan akses layanan kesehatan. Salah satunya dengan menyandingkan data masyarakat yang didaftarkan melalui program Universal Health Coverage (UHC) dengan data kemiskinan.

Langkah ini saat ini tengah dikoordinasikan dengan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) agar dapat diakomodasi melalui kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Selong, Elli Widiani, menjelaskan bahwa masyarakat yang kepesertaan PBI Jaminan Kesehatan (JK)-nya dinonaktifkan tetap bisa diaktifkan kembali oleh pemerintah daerah.

“Prosesnya masih terus berjalan. Jika ada masyarakat yang memerlukan jaminan kesehatan, bisa diaktifkan kembali melalui mekanisme yang berlaku. Semakin banyak yang bisa diaktifkan kembali tentu semakin baik,” ujar Elli, Selasa, 30 September 2025.

Namun, Elli menegaskan bahwa sebelum dilakukan pengaktifan kembali, data kependudukan masyarakat harus melalui proses verifikasi dan validasi (verivali) terlebih dahulu.

Hal ini untuk memastikan ketepatan sasaran penerima manfaat.Dengan langkah ini, Pemda Lotim berharap tidak ada warga yang kehilangan akses terhadap layanan kesehatan akibat persoalan administratif atau data kepesertaan yang tidak sinkron.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Lotim, Lalu Bagus Wikrama menjelaskan pemerintah terus berupaya untuk mengusulkan pengaktifan kembali 95 ribu yang dinonaktifkan pemerintah pusat.

Sejauh ini lebih dari 6 ribu peserta PBI JK APBN yang sebelumnya non aktif sudah diaktifkan kembali. Pemkab Lotim berharap sebagian besar yang non aktif ini dapat diaktifkan kembali. Setidaknya yang kembali aktif 65 ribu sampai dengan 70 ribu warga.

Pasalnya hal ini sangat berarti bagi Lotim. Lotim bisa efisiensi anggaran puluhan miliar ketika semua PBI JK ini kembali ditanggung pemerintah pusat. (rus)

Presiden Prabowo Subianto Terima Marc Marquez di Istana Merdeka

0

Jakarta (ekbisntb.com) –

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan juara dunia MotoGP 7 kali, Marc Marquez bersama dua pembalap muda Indonesia, Mario Aji (berusia 21 tahun di moto 2) dan Veda Ega Pratama (berusia 16 tahun di moto 3), di Istana Merdeka Jakarta, Selasa, 30 September 2025 sore, selama hampir 1,5 jam. 

Dikutip dari media sosial Seskab, dalam kesempatan ini, Presiden Prabowo Subianto memberikan pesan kepada Mario Aji dan Veda Ega Pratama agar terus berlatih dan bisa masuk dalam pertandingan MotoGP ke depannya.

 “Marc Marquez harus mengalami beberapa kekalahan sebelum menjadi juara dunia. A champion never gives up,” ujar Kepala Negara.

Sementara itu, Marc Marquez, yang baru saja meraih gelar juara dunia tiga hari sebelumnya, menyampaikan kegembiraannya bisa kembali ke Indonesia.

Ia menegaskan Mandalika merupakan sirkuit terbaik untuk merayakan kesuksesannya bersama para penggemar. Jangan lupa, saksikan Marc Marquez dan deru mesin MotoGP di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Sirkuit Internasional Mandalika, Nusa Tenggara Barat, pada 3 – 5 Oktober 2025 nanti.  (ham)

Gapasdap Lembar : 20 Kapal Siap Dioperasikan Saat MotoGP Mandalika 2025

0
Firman Dandy

Mataram (ekbisntb.com) – Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap) Cabang Lembar menyiapkan 20 kapal penyeberangan untuk melayani mobilitas penonton MotoGP Mandalika 2025. Ajang balap dunia itu akan berlangsung pada 3–5 Oktober 2025 di Sirkuit Mandalika.

Ketua Gapasdap Cabang Lembar, Firman Dandy, menyatakan seluruh kapal yang melayani lintasan Lembar–Padangbai dalam kondisi layak operasi.

“Kami menyiapkan 20 kapal yang standby untuk semua skenario, baik kondisi normal, padat, maupun sangat padat,” ujarnya usai rapat terkait kesiapan MotoGP 2025 di Hotel Lombok Raya, Selasa, 30 September 2025.

Ia menjelaskan, dalam kondisi normal jumlah penyeberangan mencapai 13 kali sehari, namun dapat ditingkatkan menjadi 18 kali pada saat padat, dan hingga 20 kali sehari ketika terjadi lonjakan signifikan.

“Semua kapal sudah siap mendukung mobilitas penonton dan kendaraan yang menuju Lombok,” tambahnya.

Selain rute Lembar–Padangbai, Gapasdap juga memastikan kesiapan penyeberangan dari Pelabuhan Gilimas menuju Surabaya yang dilayani tujuh kapal, serta rute dari Pelabuhan Jangkar ada 1 kapal dan tujuan Banyuwangi ada 4 kapal.

“Untuk rute Surabaya dan Banyuwangi tidak ada penambahan trip, karena berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, lonjakan penumpang lebih banyak terjadi di Selat Lombok dari Bali menuju Lombok,” kata Firman.

Lebih lanjut, untuk mendukung suksesnya MotoGP di Lombok, pada sisi lain, ia menegaskan bahwa operator kapal tidak akan menaikkan tarif selama periode MotoGP berlangsung.

“Tidak ada kenaikan tarif, semuanya berjalan sesuai aturan. Kami hanya menyesuaikan skenario jumlah keberangkatan dengan tingkat keramaian penumpang,” tegasnya.

Mengenai tren pemesanan tiket penyeberangan, Firman menyebutkan hingga akhir September 2025 belum terlihat lonjakan signifikan, khususnya dari Jawa.

“Biasanya peningkatan terjadi pada H-2 atau H-1 dari Bali, karena banyak penonton yang memilih menginap atau menyewa kendaraan di Bali lalu menyeberang ke Lombok,” jelasnya.

Dengan skema tersebut, Gapasdap Cabang Lembar optimistis kebutuhan transportasi laut menuju Lombok selama MotoGP Mandalika dapat terlayani dengan baik.

“Kami sudah berkoordinasi dengan seluruh agen dan operator kapal. Intinya, masyarakat dan penonton MotoGP tidak perlu khawatir soal ketersediaan kapal penyeberangan,” demikian Firman.(bul)

Tiba di Lombok, Pembalap MotoGP Jalani Ritual Adat “Sembeq”

0
ritual sembeq pembalap MotoGP Mandalika 2025 saat tiba di Lombok

Mataram (ekbisntb.com)- Official, kru serta pembalap MotoGP 2025 pada Senin (29/09) sudah tiba di Lombok. Rombongan ini tiba menggunakan tiga penerbangan charter Garuda Indonesia rute Narita – Lombok.

Penerbangan pertama, Garuda Indonesia GA 7300, mendarat di Lombok pukul 17.22 WITA, disusul GA 7340 pada pukul 18.25 WITA, dan GA 7320 yang tiba pukul 20.50 WITA. Total terdapat sekitar 850 personel yang terdiri dari pembalap, manajer tim, mekanik, staf teknis, hingga rombongan resmi Dorna Sports.

Kedatangan rombongan disambut meriah oleh General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Lombok, Aidhil Philip Julian, General Manager The Mandalika, Agus Setiawan, perwakilan Dinas Pariwisata NTB, serta jajaran InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA).

Penyambutan semakin semarak dengan ritual adat sembeq (salah satu bentuk ritual tolak bala/penolak musibah dengan menempel sesuatu di kening, dilakukan oleh pemangku adat) kepada para pembalap, penampilan tari gandrung sasak, musik gendang beleq, atraksi penenun, serta dekorasi bernuansa nusantara dan MotoGP.

Suasana hangat turut tercipta melalui sambutan siswa-siswi SD Negeri Ngolang, Pujut, Lombok Tengah, yang dengan antusias menyampaikan ucapan selamat datang kepada para pembalap dan ofisial MotoGP.

Sejumlah pembalap ternama seperti Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team), Marco Bezzecchi (Aprilia Racing), Raul Fernandez (Trackhouse MotoGP Team), serta rider lainnya tiba di Bandara Lombok dan langsung menjadi sorotan penggemar.

Untuk mendukung kelancaran penyambutan, Bandara Lombok bersama stakeholder terkait telah menyiapkan jalur khusus kedatangan internasional bagi rombongan pembalap dan kru. Seluruh proses kedatangan mulai dari imigrasi, bea cukai, hingga pengambilan bagasi berlangsung lancar sehingga para tamu MotoGP dapat segera menuju akomodasi dan mempersiapkan diri menghadapi pekan balap di Sirkuit Mandalika.

“Kami berterima kasih atas sambutan hangat masyarakat Lombok yang turut hadir menyapa para pembalap dan ofisial MotoGP. Kehadiran siswa-siswi sekolah, komunitas lokal, hingga dukungan penuh dari ITDC, MGPA, serta Pemerintah Daerah menunjukkan bahwa event ini bukan hanya milik Mandalika, tetapi juga menjadi kebanggaan seluruh masyarakat NTB serta bangsa Indonesia. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam memberikan kesan terbaik bagi tamu internasional yang baru pertama kali menjejakkan kaki di Lombok,” ujar Aidhil.

Selain logistik dan rombongan resmi, peningkatan trafik penumpang juga diantisipasi dengan adanya penerbangan tambahan. Hingga saat ini, tercatat 46 extra flight dari dan menuju Lombok dengan berbagai destinasi yang diajukan oleh empat maskapai pada periode 29 September hingga 6 Oktober 2025. Keempat maskapai yaitu Garuda Indonesia (24 penerbangan), Citilink (12 penerbangan), AirAsia (8 penerbangan) serta Pelita Air (2 penerbangan). Mayoritas asal dan tujuan penerbangan tambahan ini adalah Bandara Internasional Soekarno Hatta (CGK).

“Untuk mendukung kelancaran operasional selama event MotoGP 2025, Bandara Lombok menyiapkan 307 personel operasional yang terdiri dari unsur Angkasa Pura Indonesia, TNI/Polri, BKK, Imigrasi, serta Bea Cukai,” pungkas Aidhil.(bul)

Tiga Penerbangan Susulan untuk MotoGP Mandalika 2025 Dijadwalkan Tiba dari Narita

0
logistik MotoGP yang sudah tiba di Bandara Lombok dalam penerbangan pertama

Lombok (ekbisntb.com)- Setelah dua penerbangan awal ini yang membawa official, kru, dan pembalap MotoGP tiba di Lombok Senin (29/9) pukul 21.17 WITA, masih ada tiga penerbangan tambahan dari Narita yang dijadwalkan tiba di Lombok, seluruhnya menggunakan Qatar Airways Cargo Boeing 777. Rinciannya yakni pada Selasa (30/9) pukul 14.35, 17.00, dan 22.10 WITA.

“Bandara Lombok memastikan seluruh proses penanganan kargo MotoGP berjalan lancar. Dari sisi infrastruktur, fasilitas, dan personel, kami siap mendukung kelancaran operasional sekaligus menyukseskan penyelenggaraan MotoGP di Sirkuit Mandalika. Selain itu, kami juga terus bersinergi dengan seluruh stakeholder terkait agar perhelatan MotoGP 2025 dapat berjalan optimal,” ujar General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Lombok, Aidhil Philip Julian.

Bandara Lombok kembali menjadi pintu utama masuknya logistik ajang balap motor dunia MotoGP 2025. Sebanyak 183 ton kargo logistik tiba pada Senin (29/9) pukul 21.17 WITA dan Selasa (30/9) pukul 00.43 WITA, menggunakan pesawat Qatar Airways Cargo Boeing 777 dengan nomor penerbangan QR8342 dan QR8356.

Kargo yang diterbangkan dari Narita, Jepang tersebut berisi kendaraan serta suku cadang (spare parts) tim balap MotoGP. Setelah proses penurunan, seluruh logistik langsung diangkut dengan truk kargo menuju Sirkuit Mandalika untuk persiapan balapan. Seluruh logistik MotoGP ini ditangani oleh Injourney Aviation Services.

“Untuk tahun ini, dijadwalkan terdapat lima penerbangan kargo logistik MotoGP melalui Bandara Lombok dengan total muatan sekitar 391 ton,” pungkas Philip.(bul)

Hiswana Migas Pastikan Pasokan LPG dan BBM Aman Jelang MotoGP Mandalika 2025

0
Reza Nurdin

Mataram (ekbisntb.com) – Ketua Hiswana Migas NTB, Reza Nurdin, memastikan pasokan LPG dan BBM dalam kondisi aman menjelang perhelatan MotoGP Mandalika 2025. Hal itu ditegaskan usai rapat bersama Pertamina Patra Niaga dan Pemerintah Kota Mataram di Kantor Hiswana Migas, Selasa, 30 September 2025.

Reza mengatakan, kebutuhan LPG masyarakat tetap menjadi prioritas utama, khususnya tabung 3 kg. Sementara untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terlibat dalam kegiatan MotoGP, disiapkan dukungan penuh melalui penyediaan Bright Gas 5,5 kg.

“Pertamina sudah menyiapkan tabungnya, dan 120 UMKM yang ikut dalam kegiatan Mandalika akan didukung penuh kebutuhan gasnya,” jelasnya.

Menurutnya, penerima fasilitas itu adalah UMKM yang sudah terdaftar di Mandalika Grand Prix Association (MGPA).

“Ada sekitar 120 UMKM. Itu sudah dikoordinasikan dengan Pertamina, dan agen-agen non subsidi diminta standby selama kegiatan berlangsung,” tambahnya.

Selain untuk mendukung pelaku UMKM, Reza menegaskan bahwa distribusi LPG bagi masyarakat umum di dalam maupun di luar area Mandalika tetap aman. Terutama untuk LPG non subsidi ukuran 5,5 kg dan 12 kg.

“Agen-agen sudah kami kumpulkan untuk mempersiapkan operasional ekstra selama MotoGP. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” katanya.

Di sisi lain, pasokan bahan bakar minyak (BBM) juga dipastikan lancar. Reza menyebutkan stok BBM di NTB cukup untuk 4–5 hari ke depan untuk semua jenis produk.

“Penyaluran BBM tidak ada gangguan. Kalau ada peningkatan permintaan sesuai kondisi di lapangan, stok masih tersedia,” ujarnya.

Ia menambahkan, mekanisme penambahan pasokan tetap menyesuaikan dengan kebutuhan. Jika ada lonjakan permintaan, maka Pertamina siap melakukan penyesuaian distribusi.

“Selama MotoGP berlangsung, baik masyarakat umum maupun pelaku UMKM yang terlibat bisa tenang. Pasokan energi tetap terjamin,” tutupnya.(bul)

NTB Targetkan 2.000 Akad Rumah Subsidi Hingga Akhir Tahun 2025

0
Hery Athmaja

Mataram (ekbisntb.com) – Real Estate Indonesia (REI) NTB menargetkan sebanyak 2.000 akad untuk rumah subsidi hingga akhir tahun 2025 ini.

Hal ini ditegaskan Ketua REI NTB,  Hery Athmaja, dalam rangka mendukung penuh pengembang di daerah ini terhadap program perumahan rakyat yang tengah digenjot Presiden Prabowo Subianto.

Presiden Prabowo menyaksikan dan menyerahkan 25.000 unit rumah bagi Masyarakat berpenghasilan Rendah (MBR). Juga menyaksikan masyarakat melakukan akad KPR, Yang terdiri dari debitur KPR FLPP dari berbagai segmentasi meliputi 200 MBR secara luring dan 24.800 MBR secara daring dari 90 titik lokasi perumahan di minimal 30 provinsi di seluruh Indonesia. Dipusatkan di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (29/9/2025).

Acara akad massal ini merupakan kelanjutan dari program pembangunan 3 juta rumah dan acara tersebut diinisiasi oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman bersama BP Tapera.

Akad dan serah terima kunci tersebut merupakan bagian dari peningkatan jumlah rumah subsidi yang terbesar sepanjang sejarah dari 220.000 menjadi 350.000, dan sebagai hasil dari kebijakan memberikan karpet merah untuk rakyat berupa pembebasan PBG dan BPHTB serta pemberian fasilitas PPN DTP bagi MBR.
Hery Athmaja menegaskan, selanjutnya pemerintah kembali menjadwalkan akad massal terakhir pada Desember 2025 dengan target minimal 50 ribu unit rumah subsidi se-Indonesia.

“Presiden sangat serius mendukung program ini. Bahkan kuota rumah subsidi ditambah dan diharapkan bisa dipertahankan ke depan. Untuk Mataram, kami juga berharap dapat bagian dari program tiga juta rumah yang dicanangkan pemerintah,” ujarnya.

Selain itu, Hery mengungkapkan bahwa pemerintah menyiapkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus bagi pengembang. Dana yang digelontorkan mencapai lebih dari Rp100 triliun.

“Teman-teman pengembang bisa mengakses KUR hingga Rp20 miliar. Bunga KUR hanya sekitar 5–7 persen. Ini sangat membantu, karena pengembang tidak lagi repot mencari pemodal. Mereka bisa fokus membangun, sementara perbankan memberi dukungan penuh terutama dalam mempermudah proses kredit bagi konsumen,” terangnya.

Dari sisi konsumen, program ini dinilai memberi banyak kemudahan. Harga rumah subsidi masih di kisaran Rp185 juta dengan ketersediaan yang merata dari Lombok hingga Sumbawa.

“Sekarang adalah momentum tepat untuk membeli rumah subsidi. Kuotanya masih terbuka lebar dan tidak ada lagi isu keterbatasan kuota. Ke depan, harga rumah bisa saja naik, sehingga kesempatan saat ini jangan sampai terlewatkan,” imbau Hery.

“Kami optimistis bisa mencapai angka itu (target 2.000 akad hingga akhir tahun 2025). Yang jelas, pemerintah sudah membuka jalan, tinggal bagaimana kita sebagai pengembang dan masyarakat memanfaatkan peluang ini,” pungkasnya.(bul)

Transportasi Pelajar Gratis, Rino Rinaldi Sebut sebagai Terobosan Inovatif

0

Lombok (ekbisntb.com)

Pemkot Mataram meluncurkan program transportasi pelajar gratis dengan menghidupkan kembali armada legendaris Bemo Kuning, sebuah langkah yang dinilai sebagai terobosan inovatif dalam mengatasi kemacetan dan menekan pengeluaran orang tua.

Program ini mendapat apresiasi tinggi dari sejumlah pihak, termasuk dari anggota legislatif yang melihatnya sebagai solusi cerdas dan tepat sasaran.

“Ini terobosan yang luar biasa. Karena tiap daerah punya karakteristik dan penanganan berbeda, maka penggunaan Bemo Kuning di Mataram ini sangat pas,” ujar Sekretaris Komisi III DPRD Kota Mataram, Rino Rinaldi, SH., Senin, 29 September 2025.

Jika di kota lain transportasi pelajar disediakan melalui bus kota atau shuttle bus, maka Mataram memilih jalur berbeda. “Kalau di kota lain mungkin pakai bus, tapi di Mataram saya lihat justru Bemo Kuning ini paling sesuai. Bisa menjangkau jalur-jalur rumah ke sekolah yang mungkin tidak bisa dijangkau shuttle bus besar,” jelasnya.

Inovasi ini dinilai sangat membantu pelajar dan orang tua. Selain gratis, layanan ini juga mengurangi ketergantungan anak-anak pada kendaraan pribadi.

“Penambahan bemo ini penting karena bisa mengurangi anak-anak membawa kendaraan sendiri, dan otomatis mengurangi beban orang tua,” imbuh Rino.

Menariknya, kehadiran kembali Bemo Kuning bukan sekadar bentuk nostalgia. “Ini bukan hanya mengenang masa kejayaan Bemo Kuning di 2009, tapi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat hari ini. Inovasinya tepat sasaran dan sangat menarik,” ujar politisi Partai Golkar ini.

Ia menambahkan, program ini tidak hanya menyelamatkan moda transportasi lokal yang sempat terancam punah, tapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi.

“Bemo-nya terselamatkan, pelajarnya terbantu, dan orang tua lebih tenang,” katanya.

Rino menekankan pentingnya pelatihan dan pengawasan terhadap pengemudi Bemo Kuning. “Karena mereka membawa anak-anak sekolah, tentu keselamatan menjadi tanggung jawab besar. Pelatihannya harus serius agar orang tua tidak khawatir,” imbuhnya.

Mengenai pendanaan program, anggota dewan dua periode ini memastikan bahwa pihak legislatif mendukung penuh selama anggaran yang digunakan tepat guna.

“Sepanjang anggarannya memadai dan tidak mengganggu program-program strategis lain, kami dari dewan tentu mendukung,” tegasnya.

Program transportasi pelajar ini bukan hanya soal angkutan, tetapi tentang menghadirkan kenyamanan, efisiensi, dan masa depan pendidikan yang lebih baik di Kota Mataram. (fit)