Wednesday, May 6, 2026
26.5 C
Mataram
HomeBerandaKembangkan Ekonomi Pesisir dan UMKM

Kembangkan Ekonomi Pesisir dan UMKM

PEMERINTAH Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela, memfokuskan pengembangan ekonomi masyarakat di wilayah pesisir melalui optimalisasi potensi pariwisata dan penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Langkah ini dilakukan untuk mendorong kemandirian ekonomi warga di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah daerah.

Lurah Tanjung Karang Permai, Nani Nurkomala, mengatakan wilayahnya memiliki karakteristik unik karena memiliki satu kawasan pesisir, yakni Lingkungan Bagek Kembar, yang kini menjadi pusat perhatian dengan hadirnya destinasi wisata baru bernama Pantai Viral.

Ia menjelaskan, Kelurahan Tanjung Karang Permai terdiri atas lima lingkungan, yaitu Lingkungan Barito, Batang Hari, Sejahtera, Asahan, dan Bagek Kembar.

“Salah satunya merupakan kawasan pesisir, yakni Lingkungan Bagek Kembar. Di sana sedang berkembang pariwisata, ada Pantai Viral yang lokasinya berada di belakang PLN,” ujarnya, Selasa (5/5).

Destinasi Pantai Viral yang mulai berkembang sejak 2024 tersebut merupakan hasil swadaya masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Kehadiran objek wisata ini dinilai mampu memberikan dampak positif, terutama dalam menyerap tenaga kerja lokal dan menggerakkan sektor UMKM.

“Alhamdulillah, dampaknya sangat terasa dari sisi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Banyak UMKM yang tumbuh dan dikelola oleh warga setempat. Target kami, bagaimana pengunjung merasa nyaman dan terus kembali berkunjung,” jelasnya.

Di tengah tantangan efisiensi anggaran, Pemerintah Kelurahan Tanjung Karang Permai mendorong penguatan kelembagaan masyarakat di tingkat lingkungan agar mampu mengelola potensi secara mandiri tanpa bergantung pada bantuan pemerintah.

“Kami mendorong setiap lingkungan untuk lebih mandiri dengan memperkuat kelembagaan masyarakat, khususnya dalam pengembangan UMKM, sehingga tidak hanya bergantung pada anggaran pemerintah,” tegas Nani.

Selain penguatan ekonomi, aspek pengelolaan lingkungan juga menjadi perhatian melalui program Grogot (Gerakan Memilah Sampah dari Rumah). Program ini mendorong pemanfaatan sampah organik, salah satunya untuk pakan maggot, guna menjaga kebersihan lingkungan.

Melalui integrasi antara pengembangan ekonomi dan pengelolaan lingkungan, kelurahan berharap kawasan pesisir, khususnya destinasi wisata, tetap bersih dan asri sehingga mampu meningkatkan daya tarik wisata di Kota Mataram. (pan)

IKLAN

Artikel Yang Relevan

IKLAN


Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut