Home Blog Page 9

Antrean Pengisian BBM di SPBU Bali Berkurang, Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok Tersedia

0
Antrean Pengisian BBM di SPBU Bali Berkurang, Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok Tersedia

Denpasar (Ekbis NTB)– Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus tetap memantau perkembangan antrean SPBU Bali yang semakin berkurang di hari kedua pemberlakukan ganjil-genap pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite untuk kendaraan roda dua dan roda empat.

Pertamina tetap menyiagakan SPBU yang beroperasi 24 jam yang tersebar di Kabupaten Jembrana, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Karangasem, Kabupaten Buleleng, Kabupaten Badung dan Kota Denpasar hingga antrean kembali normal.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan berdasarkan pantauan tim Pertamina di lapangan penerapan ganjil-genap hari kedua ini dapat di katakan penurunan antrean cukup signifakan berkurang hampir di semua SPBU Provinsi Bali.

Untuk pemantauan stok di SPBU, Pertamina melakukan monitor 24 jam secara digitalisasi, hingga saat ini stok BBM khususnya pertalite dan biosolar tersedia untuk melayani masyarakat.
“Kami terus memantau kondisi stok BBM di Bali khususnya produk pertalite dan biosolar serta terus berkoordinasi dengan seluruh SPBU untuk memastikan ketersediaan stok serta pelayanan berjalan sesuai ketentuan. Koordinasi juga dilakukan dengan Integrated Terminal Manggis dan Fuel Terminal Sanggaran untuk memprioritaskan suplai kepada SPBU dengan tingkat konsumsi tinggi,” tutup Ahad.

Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus bersama Pemerintah Daerah dan seluruh pemangku kepentingan akan terus melakukan evaluasi terhadap kondisi antrean di Provinsi Bali. Upaya perbaikan dan penyesuaian akan terus dilakukan sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Masyarakat dapat mengikuti informasi mengenai layanan SPBU di Bali melalui akun Instagram resmi @patraniaga.jatimbalinus dan @pertaminabali. Untuk menyampaikan kendala atau memperoleh informasi lebih lanjut seputar layanan energi Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.(bul)

Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan Aman dan Penyaluran Kondusif Saat Penerapan Ganjil Genap Pengisian BBM di Bali

0

Denpasar (ekbisntb.com) – Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan Provinsi Bali memastikan antrean di SPBU Bali berangsur landai di hari pertama penerapan ganjil-genap pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite.

Pertamina juga memastikan stok BBM tersedia di SPBU untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat Bali. Kolaborasi Pertamina untuk mengurai antrean di SPBU tidak hanya dengan Pemprov Bali namun juga mendapat dukungan penuh dari Aparat Penegak Hukum (APH) Provinsi Bali.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan dengan di keluarkannya Surat Gubernur Bali No. B.21 .500.1/16673/V/DISNAKER.ESDM tentu menjadi langkah konkret Pemerintah Provinsi Bali bersama Pertamina untuk membuat antrean pengisian BBM di SPBU melandai.
Pertamina juga melakukan peningkatan kapasitas Pertamina Delivery Service (PDS) yakni layanan penjualan pertalite secara literan di sejumlah SPBU sejak 15 Oktober lalu.

“Kami melihat pekembangan positif di hari pertama penerapan ganjil-genap pengisian BBM ini, antrean di beberapa SPBU mulai menunjukkan perbaikan secara bertahap. Dengan terurainya antrean di SPBU, lalulintas di jalan akan semakin lancar sehingga waktu tempuh mobil tangki dari terminal semakin singkat,” ujar Ahad.

Pertamina Patra Niaga mengapresiasi APH, khususnya TNI Kodam IX/Udayana dan Kepolisian Daerah (Polda) Bali, atas pengawalan ketat terhadap armada mobil tangki BBM ke SPBU dan perbantuan personel untuk pendistribusian BBM melalui PDS guna mempercepat pemulihan distribusi energi di wilayah Bali.

“Pertamina dengan Pemprov Bali terus melakukan pemantauan antrean dan melakukan evaluasi setiap harinya untuk melihat efektivitas pengaturan terhadap panjang antrean, waktu tunggu kendaraan dan kelancaran lalu lintas di sekitar SPBU dengan harapannya upaya optimaliasi ini berjalan dengan lancar agar masyarakat dapat memperoleh BBM dengan lebih mudah dan aktivitas sehari-hari kembali berjalan lancar,” tutup Ahad

Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Masyarakat dapat mengikuti informasi mengenai layanan SPBU di Bali melalui akun Instagram resmi @patraniaga.jatimbalinus dan @pertaminabali. Untuk menyampaikan kendala atau memperoleh informasi lebih lanjut seputar layanan energi Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.(bul)

KAMI Kompeten Indonesia: Mitra Strategis Kampus dalam Membangun SDM Kompeten dan Tata Kelola Berbasis Risiko

0

Jakarta (ekbisntb.com) — Kompeten Akademi Muda Indonesia (KAMI Kompeten Indonesia) terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi yang berorientasi pada kebutuhan profesional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Skema Pengelolaan Manajemen Risiko (Certified Risk Associate/CRA) bagi pimpinan dan tenaga pendidik Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN Sumatera Utara) Medan.

Kegiatan yang berlangsung secara hibrida pada 13–17 Oktober 2026 di Hotel Yuan Garden, Jakarta Pusat, ini diselenggarakan bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pasar Modal yang berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) RI. Program ini dirancang untuk memperkuat pemahaman dan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi, menganalisis, mengevaluasi, serta memitigasi risiko sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola organisasi.

Dalam pelaksanaan uji kompetensi, 11 peserta dari UIN Sumatera Utara direkomendasikan kompeten. Capaian ini menjadi salah satu wujud komitmen bersama dalam mendorong peningkatan kompetensi profesional di lingkungan perguruan tinggi. Status rekomendasi kompeten merupakan hasil asesmen dan perlu dibedakan dari penerbitan sertifikat kompetensi.

Sebelas peserta tersebut berasal dari unsur pimpinan universitas, kepala biro, dekan, dan wakil dekan, yaitu Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., selaku Rektor UIN Sumatera Utara; Prof. Dr. H. Azhari Akmal Tarigan, M.A., Wakil Rektor I; Dr. H. Ibnu Sa’dan, M.Pd., Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK); Prof. Dr. Syafruddin Syam, M.Ag., Dekan Fakultas Syariah; Prof. Dr. H. Mesiono, S.Ag., M.Pd., Dekan Fakultas Ilmu Sosial; Prof. Dr. Hj. Tien Rafida, M.Hum., Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah; Dr. Zulham, S.HI., M.Hum., Dekan Fakultas Sains dan Teknologi; Dr. Nursapia Harahap, M.A., Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat; Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A., Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam; Dr. Elfi Yanti Ritonga, M.A., Wakil Dekan II Fakultas Dakwah; serta Dr. Muhammad Nuh Siregar, S.Ag., M.A., Wakil Dekan II Fakultas Ushuluddin.

Program pelatihan menghadirkan narasumber Putri Ayu Erikusuma dan Zulfianto Arbi, S.E., M.M., yang membekali peserta dengan materi dan perspektif praktis mengenai pengelolaan manajemen risiko. Pembelajaran dilaksanakan melalui pendekatan pelatihan dan asesmen kompetensi yang mengacu pada skema sertifikasi yang digunakan dalam kegiatan tersebut.

Selain pembekalan materi, kegiatan sertifikasi ini juga melibatkan asesor dari LSP Pasar Modal, yaitu Ida Bagus Sutrista Adi Dharma dan Gillang Panjiwijaya. Keduanya bertugas melaksanakan asesmen kompetensi peserta sesuai dengan skema dan unit kompetensi yang dipersyaratkan dalam sertifikasi Pengelolaan Manajemen Risiko (CRA).

Pelaksanaan asesmen merupakan bagian penting dari proses sertifikasi profesi untuk menilai pemenuhan kompetensi peserta berdasarkan standar yang berlaku. Melalui proses tersebut, peserta dievaluasi berdasarkan pengetahuan, pemahaman, serta kemampuan yang relevan dengan penerapan prinsip-prinsip pengelolaan manajemen risiko.

Keterlibatan asesor dari LSP Pasar Modal memperkuat sinergi antara lembaga pelatihan, lembaga sertifikasi profesi, dan perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan SDM berbasis kompetensi. Kolaborasi ini juga menegaskan pentingnya proses asesmen yang terstruktur sebagai bagian dari upaya memastikan kompetensi peserta sesuai dengan persyaratan skema sertifikasi. Hasil pelaksanaan uji kompetensi menunjukkan bahwa seluruh 11 peserta direkomendasikan kompeten.

Direktur KAMI Kompeten Indonesia, Ivan Suaidi, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa peningkatan kompetensi SDM merupakan investasi strategis bagi perguruan tinggi. Menurutnya, pemahaman manajemen risiko dibutuhkan agar organisasi mampu mengambil keputusan secara lebih terukur, mengantisipasi potensi hambatan, dan memperkuat tata kelola yang profesional.

“Perguruan tinggi tidak hanya membutuhkan SDM yang memiliki kualifikasi akademik, tetapi juga personel yang mampu menunjukkan kompetensi sesuai standar profesinya. Penguatan kompetensi manajemen risiko menjadi salah satu langkah penting untuk membangun tata kelola yang lebih terencana, adaptif, dan akuntabel,” demikian pernyataan yang disiapkan untuk mewakili pandangan KAMI Kompeten Indonesia.

Lebih lanjut, pengelolaan manajemen risiko di lingkungan perguruan tinggi perlu menjadi bagian dari proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi program kerja. Para pemilik risiko di setiap unit diharapkan mampu mengenali potensi permasalahan sejak dini, menentukan prioritas penanganan, serta menyusun langkah mitigasi yang tepat untuk mendukung pencapaian tujuan institusi.

Bagi KAMI Kompeten Indonesia, kegiatan ini bukan sekadar pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi, melainkan bagian dari upaya membangun ekosistem pengembangan SDM yang berkelanjutan. Kolaborasi dengan perguruan tinggi diharapkan dapat memperluas akses terhadap pelatihan berbasis kompetensi serta mendorong budaya peningkatan profesionalisme di lingkungan akademik.

KAMI Kompeten Indonesia membuka peluang kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, lembaga pendidikan, dan organisasi dalam penyelenggaraan pelatihan serta fasilitasi sertifikasi kompetensi sesuai kebutuhan dan skema yang relevan. Melalui pendekatan kolaboratif, setiap program diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi peserta sekaligus mendukung penguatan kapasitas kelembagaan.

Ke depan, KAMI Kompeten Indonesia berkomitmen untuk terus menghadirkan program pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan tantangan organisasi. Langkah ini sejalan dengan semangat membangun SDM Indonesia yang profesional, kompeten, dan siap menghadapi perubahan.(r)

KAMI Kompeten Indonesia Bersama UIN Sumatera Utara Medan Perkuat Kompetensi Manajemen Risiko

0

Jakarta (ekbisntb.com) — KAMI Kompeten Indonesia bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Medan menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Skema Pengelolaan Manajemen Risiko (Certified Risk Associate/CRA) yang bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pasar Modal berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Republik Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan secara hibrida pada 14–17 Oktober 2026 di Hotel Yuan Garden, Jakarta Pusat.

Kegiatan ini diikuti oleh 11 peserta yang berasal dari unsur pimpinan dan pejabat di lingkungan UIN Sumatera Utara Medan. Para peserta mengikuti rangkaian pelatihan dan sertifikasi untuk meningkatkan kompetensi dalam mengidentifikasi, menganalisis, mengevaluasi, serta mengendalikan risiko pada unit kerja masing-masing.

Berdasarkan hasil pelaksanaan sertifikasi, sebanyak 11 peserta direkomendasikan kompeten dalam Skema Pengelolaan Manajemen Risiko (CRA). Capaian ini menjadi bagian dari upaya memperkuat penerapan manajemen risiko dalam mendukung tata kelola perguruan tinggi yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Rektor UIN Sumatera Utara Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., bersama Direktur KAMI Kompeten Indonesia, Ivan Suaidi, S.Sos., M.M., menjadi bagian penting dalam kolaborasi pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi. Program ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran risiko serta meningkatkan kualitas pengambilan keputusan di lingkungan perguruan tinggi.

Direktur KAMI Kompeten Indonesia, Ivan Suaidi, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa pengelolaan manajemen risiko merupakan aspek penting dalam mendukung keberlangsungan dan pencapaian tujuan organisasi. Setiap pemilik risiko perlu memiliki pemahaman dan kompetensi yang memadai agar mampu mengantisipasi potensi hambatan, mengidentifikasi peluang, serta mengambil langkah mitigasi yang tepat.

Menurutnya, penerapan manajemen risiko tidak hanya berkaitan dengan upaya menghindari kerugian, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan, memperkuat pengawasan, dan memastikan pencapaian tujuan organisasi. Dalam konteks perguruan tinggi, kompetensi tersebut diperlukan untuk mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi dan penguatan tata kelola kelembagaan.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber Putri Ayu Erikusuma dan Zulfianto Arbi, S.E., M.M., AAAI-K, AMII, ACII, WMI, CRP, CSA, CTA, AMRP, WPPE, Chartered Insurer. Keduanya memberikan pembekalan materi dan wawasan praktis mengenai prinsip, proses, serta penerapan pengelolaan manajemen risiko dalam organisasi.

Selain pembekalan materi, kegiatan ini juga melibatkan asesor dari LSP Pasar Modal, yaitu Ida Bagus Sutrista Adi Dharma dan Gillang Panjiwijaya. Keduanya bertugas melaksanakan asesmen kompetensi peserta berdasarkan skema dan unit kompetensi yang dipersyaratkan.

Proses asesmen menjadi bagian penting dalam sertifikasi profesi karena digunakan untuk mengevaluasi pemenuhan kompetensi peserta sesuai dengan standar yang berlaku. Melalui proses tersebut, peserta dinilai berdasarkan pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan yang relevan dengan penerapan pengelolaan manajemen risiko. Hasil pelaksanaan sertifikasi menunjukkan bahwa seluruh 11 peserta direkomendasikan kompeten dalam skema CRA.

Keterlibatan asesor dari LSP Pasar Modal memperkuat sinergi antara lembaga pelatihan, lembaga sertifikasi profesi, dan perguruan tinggi dalam mendorong pengembangan sumber daya manusia berbasis kompetensi. Kolaborasi ini juga menjadi upaya untuk memastikan bahwa peningkatan kapasitas peserta tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga pada pemenuhan standar kompetensi profesi.

11 Pimpinan dan Pejabat UIN Sumatera Utara Medan Mengikuti Sertifikasi CRA

Sebanyak 11 peserta yang mengikuti kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Skema Pengelolaan Manajemen Risiko CRA berasal dari unsur pimpinan dan pejabat di lingkungan UIN Sumatera Utara Medan, yaitu:

Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag. — Rektor UIN Sumatera Utara Medan.

Prof. Dr. H. Azhari Akmal Tarigan, M.A. — Wakil Rektor I.

Dr. H. Ibnu Sa’dan, M.Pd. — Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK).

Prof. Dr. Syafruddin Syam, M.Ag. — Dekan Fakultas Syariah.

Prof. Dr. H. Mesiono, S.Ag., M.Pd. — Dekan Fakultas Ilmu Sosial.

Prof. Dr. Hj. Tien Rafida, M.Hum. — Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah.

Dr. Zulham, S.HI., M.Hum. — Dekan Fakultas Sains dan Teknologi.

Dr. Nursapia Harahap, M.A. — Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat.

Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A. — Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Dr. Elfi Yanti Ritonga, M.A. — Wakil Dekan II Fakultas Dakwah.

Dr. Muhammad Nuh Siregar, S.Ag., M.A. — Wakil Dekan II Fakultas Ushuluddin.

Keikutsertaan para pimpinan dan pejabat tersebut diharapkan dapat memperkuat penerapan manajemen risiko secara terstruktur di setiap unit kerja. Dengan pemahaman dan kompetensi yang memadai, setiap unit diharapkan mampu mengidentifikasi potensi risiko sejak dini, menyusun langkah mitigasi yang sesuai, serta meningkatkan efektivitas pengawasan dan evaluasi program kerja.

Kolaborasi antara KAMI Kompeten Indonesia dan UIN Sumatera Utara Medan juga diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam pengembangan sumber daya manusia yang kompeten, profesional, dan adaptif terhadap tantangan tata kelola perguruan tinggi. Melalui pelatihan dan sertifikasi berbasis kompetensi, perguruan tinggi diharapkan semakin siap membangun budaya sadar risiko sebagai bagian dari peningkatan kualitas tata kelola kelembagaan.

KAMI Kompeten Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis perguruan tinggi, lembaga pemerintah, dan berbagai organisasi dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan, pendampingan, serta fasilitasi sertifikasi kompetensi sesuai kebutuhan dan standar yang berlaku.

Melalui semangat “Teman Kompeten Anda”, KAMI Kompeten Indonesia mendorong terwujudnya sumber daya manusia Indonesia yang profesional, berdaya saing, dan kompeten dalam mendukung kemajuan organisasi serta pembangunan nasional.(r)

NTB Sabet Peringkat Ketiga Nasional di IMTI 2026 dan Borong Dua Penghargaan Khusus

0

Mataram (Ekbis NTB) — Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Daerah yang dijuluki sebagai “Pulau Seribu Masjid” ini resmi menempati peringkat ketiga nasional dalam kajian Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2026.

Tidak hanya itu, NTB juga memborong dua penghargaan bergengsi Special Recognition IMTI 2026, yakni kategori Best Communication Performance of the Year dan Best Environment Performance of the Year. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Abdul Chair, di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Kamis (16/10).

Capaian membanggakan ini diumumkan dalam rangkaian Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-13 Tahun 2026, pada gelaran Indonesia Muslim Friendly Travel Summit yang dibuka secara resmi oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Ricky P. Gozali bersama Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Hario K. Pamungkas, mengungkapkan bahwa prestasi ini menjadi motivasi besar untuk terus memperkuat potensi pariwisata daerah yang berkelanjutan.

“Sebagai Pulau Seribu Masjid, NTB memiliki potensi besar menjadi destinasi pariwisata ramah Muslim unggulan. Kami berharap capaian ini semakin mendorong peningkatan kualitas destinasi dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi UMKM serta masyarakat,” ujar Hario melalui rilis resminya, Jumat (16/10).

Penguatan Ekosistem Pariwisata Ramah Muslim Nasional

Dalam forum yang sama, Deputi Gubernur BI Ricky P. Gozali memaparkan tiga inisiatif strategis Bank Indonesia dalam memperkuat ekosistem Pariwisata Ramah Muslim (PRM):

  1. Pemanfaatan IMTI untuk memetakan kesiapan dan potensi daerah sebagai dasar perumusan kebijakan.
  2. Penyusunan Peta Jalan PRM Nasional sebagai acuan pengembangan yang terarah dan terintegrasi.
  3. Pelatihan bagi pengelola desa wisata untuk mendongkrak kualitas produk, layanan, dan daya saing.

Langkah ini juga disokong penuh oleh transformasi digital melalui inisiatif Indonesia Travel Pack yang diluncurkan BI bersama Kementerian Pariwisata pada September lalu, yang mengintegrasikan akses informasi, konektivitas digital, serta perluasan layanan QRIS Antarnegara.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menekankan pentingnya optimalisasi teknologi digital, termasuk pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) melalui platform Meticulous Artificial Intelligence of Indonesia (MaiA) serta Portal Visit Indonesia, untuk menjangkau pasar wisatawan Muslim global yang diproyeksikan menembus 260 juta perjalanan dengan nilai pengeluaran mencapai USD310 miliar.

Dengan capaian di IMTI 2026 ini, NTB diharapkan mampu memperkuat promosi destinasi, meningkatkan standar fasilitas serta layanan wisata ramah Muslim, dan memperluas keterlibatan UMKM lokal dalam rantai nilai pariwisata nasional. (r/fan)

Cari Aman Academy Cetak Generasi Penggerak Keselamatan Berkendara

0

Mataram (Ekbis NTB) — PT Astra Honda Motor (AHM) memperkuat fondasi budaya keselamatan berkendara di Indonesia melalui ajang Cari Aman Academy 2026. Berkolaborasi dengan dunia pendidikan, kompetisi ini melibatkan 570 pelajar dan guru dari 38 sekolah binaan setingkat SMA, yang berlangsung di Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, Semarang, pada 6–8 Oktober 2026.

Mengusung tema “The Next Change Makers, Jago Cari Aman Biar Happy”, ajang perdana ini dirancang sebagai wadah bagi para pelajar dan guru untuk menguji pengetahuan, keterampilan, serta kreativitas dalam menyampaikan pesan keselamatan berkendara. Sebelumnya, para peserta telah mengimplementasikan berbagai program edukasi di sekolah masing-masing, mulai dari sosialisasi kepada rekan sebaya hingga mengajak komunitas dan masyarakat sekitar untuk membiasakan berkendara secara aman.

Cari Aman Academy 2026 diikuti oleh 190 guru dan 380 pelajar dari 38 sekolah binaan yang tersebar di berbagai wilayah, seperti Bandung, Surabaya, Samarinda, dan Pontianak. Kompetisi tingkat nasional ini memberikan apresiasi melalui sejumlah kategori, yakni Agent Award bagi pelajar terbaik, Task Force Award bagi guru pembimbing terbaik, serta penghargaan kelembagaan berupa Best SR Creative Activity dan Best SR School Partnership bagi sekolah binaan Safety Riding Astra Honda.

Seluruh peserta dinilai berdasarkan tiga aspek utama, yaitu:

  • Knowledge: Ujian tertulis teori dan teknik penyampaian perilaku berkendara aman (#Cari_Aman 5P+).
  • Skill: Pengujian keterampilan praktis yang meliputi braking (pengereman), slalom, dan keseimbangan statis menggunakan sepeda motor Honda BeAT.
  • Creativity: Tantangan perancangan aktivitas kreatif untuk mengampanyekan keselamatan berkendara di lingkungan sekitar.

Deretan Pemenang dan Inspirasi Generasi Muda

Dari rangkaian kompetisi ketat tersebut, dewan juri menetapkan para pemenang dari berbagai kategori:

  • Task Force Award: Mahendra Hayu Alfiansyah (SMAN 1 Sumberpucung, Jawa Timur).
  • Agent Award: Deca Auliya Putri (SMAN 1 SMK Islam Krembung, Jawa Timur).
  • Best SR Creative Activity: SMAN 1 Pangkalpinang, Bangka Belitung.
  • Best SR School Partnership: SMK Wiraswasta Cimahi, Jawa Barat.

“Awalnya saya ingin belajar berkendara yang benar, tapi lewat kompetisi ini saya sadar bahwa kami sebagai pelajar bisa menjadi contoh bagi teman sebaya. Setelah pulang nanti, saya ingin membagikan ilmu yang saya dapat melalui kompetisi Cari Aman Academy ini kepada teman-teman di sekolah agar semakin banyak yang peduli keselamatan saat berkendara,” ujar Deca Auliya Putri usai menerima penghargaan.

Proses Pembinaan Berjenjang

Kompetisi nasional ini merupakan puncak dari proses pembinaan panjang yang dilakukan AHM bersama jaringan main dealer sepeda motor Honda di berbagai daerah sejak tahun lalu. Kompetensi para peserta diasah secara intensif melalui program Safety Riding Advisor Training (SAT) Level 1.

Selanjutnya, pada Agustus hingga September 2026, para peserta mengikuti Cari Aman Academy Bootcamp di wilayah masing-masing sebagai tahap pembekalan sekaligus seleksi menuju tingkat nasional. Salah satu materi utama dalam bootcamp tersebut adalah kompetisi public speaking mengenai materi #Cari_Aman 5P+, di mana peserta diuji dalam hal penguasaan materi, teknik penyusunan pesan, kemampuan membangun interaksi dengan audiens, serta penyampaian edukasi secara komunikatif.

Peran Strategis Pelajar dan Guru

General Manager Marketing Planning & Analysis AHM, Andy Wijaya, mengungkapkan bahwa kedekatan emosional pelajar dengan teman sebaya menjadikan mereka agen perubahan yang efektif dalam menyampaikan pesan keselamatan secara relevan. Sementara itu, kehadiran para guru berfungsi sebagai pilar keteladanan dalam menanamkan nilai-nilai disiplin berlalu lintas.

“Kebiasaan berkendara yang aman perlu terbentuk sejak usia sekolah. Melalui Cari Aman Academy, kami berharap para peserta dapat membawa pulang semangat untuk menumbuhkan budaya keselamatan di sekolah sekaligus menjadi penggerak perubahan positif di tengah masyarakat,” ujar Andy.

Perluasan Ruang Belajar #Cari_Aman

Pelaksanaan ajang ini di Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah juga menjadi momentum untuk memperluas ruang edukasi bagi generasi muda. Fasilitas yang terletak di kawasan Bukit Semarang Baru (BSB), Semarang, ini diresmikan pada 15 Juli 2026 di atas lahan seluas 1 hektare dengan luas bangunan 2.760 meter persegi.

Fasilitas tersebut merupakan satu dari sembilan Safety Riding Center Honda yang dikembangkan di seluruh Indonesia guna dimanfaatkan oleh masyarakat maupun institusi. Sejak diperkenalkan pada 2017, payung kampanye #Cari_Aman terus diperkuat oleh AHM melalui enam Safety Riding Lab, kemitraan sekolah binaan, serta sinergi bersama jaringan main dealer Honda demi mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, andal, dan bertanggung jawab. (r/fan)

Ramadhipa Jaga Peluang Rebut Papan Atas FIM JuniorGP di Misano

0

Mataram (Ekbis NTB) — Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, bersiap melanjutkan perjuangannya pada putaran penutup ajang FIM JuniorGP World Championship 2026 di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Italia, pada 16–18 Oktober 2026. Berbekal raihan podium kedua pada seri sebelumnya, pebalap muda ini bertekad kembali menggebrak untuk mengamankan posisi di papan atas klasemen akhir.

Pada putaran sebelumnya di MotorLand Aragón, Spanyol, 27 September lalu, Ramadhipa yang menunggangi Honda NSF250RW tampil gemilang dengan finis di posisi kedua pada Race 1 dan menyusul di posisi keempat pada Race 2. Hasil impresif tersebut melejitkan perolehan poinnya menjadi 113 angka, menempatkannya di peringkat keempat klasemen sementara dengan selisih 23 poin dari posisi ketiga.

Bersama Honda Asia-Dream Racing Junior Team, Ramadhipa mematangkan persiapan melalui evaluasi intensif guna menjaga konsistensi performa di sirkuit berkarakter cepat seperti Misano. Kemampuan membaca dinamika balap serta memaksimalkan setiap peluang mendulang poin menjadi fokus utama dalam menghadapi dua balapan pamungkas musim ini.

Menatap seri penutup di Italia, Ramadhipa menegaskan kesiapannya untuk mengerahkan kemampuan terbaik demi mengukir hasil manis sekaligus menutup musim debutnya dengan catatan membanggakan.

“Saya siap untuk bertarung di last round ini dan ingin mengakhiri musim dengan hasil yang positif dan membanggakan. Peluang memang masih terbuka. Saya akan berusaha melakukan yang terbaik untuk bisa meraih podium. Mohon dukungannya,” ujar Ramadhipa penuh optimisme.

Rangkaian seri penutup di Misano World Circuit Marco Simoncelli ini menjadi penentuan bagi Ramadhipa untuk mewujudkan ambisi menembus posisi tiga besar klasemen akhir. Sesi kualifikasi dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 17 Oktober 2026, diikuti dua race krusial masing-masing sepanjang 16 lap pada Minggu, 18 Oktober 2026. Race 1 akan dimulai pukul 11.00 waktu setempat, sementara Race 2 dilangsungkan pada pukul 14.00 waktu setempat. (r/fan)

Pengajuan Izin Usaha TurunPengusaha di Bima Terkendala Modal

0
Pengajuan Izin Usaha TurunPengusaha di Bima Terkendala Modal
TERKENDALA MODAL - Salah satu ruko yang ditempati pengusaha mikro di Kota Bima. Pengusaha mengurus NIB tercatat turun sekitar 103 orang di 2026. Hal ini diakibatkan pengusaha terkendala modal.(EKBIS NTB/hir)


Kota Bima (EKBIS NTB) –Jumlah pengusaha mikro yang mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) di Kota Bima, mengalami penurunan mencapai 103 pengusaha. Di satu sisi, pengusaha masih dihadapi kendala permodalan, penjualan yang tidak stabil, hingga pemasaran digital.


Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bima, H. Ahmad, S.Ag., M.M., melalui Pejabat Fungsional Penata Perizinan Ahli Madya DPMPTSP Kota Bima, Ahmad, SE., MM., menyebutkan, kafe dan kedai kopi menjadi jenis usaha mikro yang banyak berkembang di Kota Bima.


Berdasarkan data kegiatan usaha menurut Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI), selama Januari-Agustus 2026 tercatat 2.832 proyek. Sebanyak 2.704 di antaranya berstatus usaha mikro.


Meski demikian, pelaku usaha mikro masih menghadapi sejumlah persoalan dalam menjalankan usahanya. Kendala tersebut meliputi keterbatasan modal, penjualan yang tidak stabil, kenaikan harga bahan baku dan biaya operasional, serta kesulitan dalam pemasaran digital.


“Modal usaha terbatas, penjualan tidak stabil, harga bahan baku dan biaya operasional naik, serta kesulitan pemasaran digital,” ujarnya saat dikonfirmasi Suara NTB,Jumat (16/10).


Pihaknya mengakui belum memiliki program khusus untuk membantu pelaku usaha mengembangkan bisnisnya. Pendampingan yang dilakukan masih terbatas pada fasilitasi pengurusan perizinan atau NIB. Ahmad mengatakan, pelaku usaha mikro yang belum mengurus perizinan dinilai relatif sedikit. Namun, masih ada pengusaha yang belum memahami proses pengurusan NIB karena dilakukan secara daring.


“Kalau menurut kami masih sedikit dan kendalanya pengusaha masih belum memahami proses pengurusan izin atau NIB dikarenakan pengurusannya melalui online,” katanya.


Sementara itu, perizinan usaha dinilai telah memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi masyarakat, meskipun kontribusinya masih terbatas. Hal ini karena sebagian besar pelaku usaha mikro hanya membutuhkan dua hingga tiga tenaga kerja.

“Ada, tapi sedikit sekali, soalnya rata-rata pelaku usaha membutuhkan tenaga kerja cuma dua sampai tiga orang,” tandasnya. (hir)

Organda NTB Minta Pengelolaan Shuttle MotoGP Mandalika Dipercayakan ke Daerah

0
Organda NTB Minta Pengelolaan Shuttle MotoGP Mandalika Dipercayakan ke Daerah
PANTAU - Junaidi Kasum saat melakukan evaluasi dan pemantauan layanan bus MotoGP Mandalika 2026 lalu. (EKBIS NTB/ist)


Mataram (EKBIS NTB) –Organisasi Angkutan Darat (Organda) Nusa Tenggara Barat (NTB) meminta pengelolaan dan pembagian layanan shuttle penonton MotoGP Mandalika pada penyelenggaraan berikutnya dipercayakan kepada Organda. Langkah ini dinilai penting agar perusahaan otobus (PO) lokal mendapat kesempatan yang lebih merata sekaligus memperkuat kesiapan transportasi daerah.


Ketua Organda NTB, Junaidi Kasum, mengatakan penyediaan armada shuttle untuk MotoGP Mandalika pada 9-11 Oktober 2026 berjalan relatif lancar. Kebutuhan bus untuk mengangkut penonton di dalam kawasan sirkuit dapat dipenuhi melalui konsolidasi PO yang beroperasi di Pulau Lombok, dengan dukungan operator lain, termasuk DAMRI.


Menurut Junaidi, pada penyelenggaraan tahun ini Organda mendapat kepercayaan mengoordinasikan PO dari NTB, khususnya Lombok dan Sumbawa.


“Alhamdulillah, tahun ini kami diberikan kepercayaan untuk mengakomodasi teman-teman PO di NTB. Kebutuhannya bisa kita penuhi setelah mengumpulkan teman-teman operator,” ujarnya.


Ia berharap pola koordinasi ini dipertahankan pada penyelenggaraan MotoGP berikutnya. Dengan begitu, pembagian armada dan kesempatan usaha dapat dilakukan secara lebih merata, tanpa mengabaikan standar pelayanan dan kelayakan kendaraan.


Junaidi menyebut, armada yang tersedia tidak hanya berasal dari PO besar. Bus milik berbagai operator, termasuk bus kampus, dapat dimanfaatkan sepanjang memenuhi persyaratan teknis, memiliki pendingin udara yang berfungsi, serta dinyatakan layak beroperasi.
“Ke depan, harapan kami siapa pun yang menjadi penyelenggara harus menyerahkan koordinasi transportasi kepada Organda. Kami yang mengatur pembagiannya supaya PO lokal mendapatkan kesempatan secara adil,” katanya.


Untuk penyelenggaraan mendatang, Organda mengusulkan penataan area tunggu yang lebih tertib. Penonton sebaiknya dapat duduk dan menunggu di area yang disiapkan, kemudian naik ke bus sesuai nomor gelang atau sistem pengaturan yang berlaku.


Menurutnya, pola ini dapat mengurangi penumpukan di jalur antrean, sekaligus lebih aman bagi penonton yang membawa anak kecil.
Junaidi juga mengusulkan penambahan armada shuttle apabila jumlah penonton kembali meningkat. Menurutnya, kebutuhan transportasi harus dihitung berdasarkan jumlah penonton dan pola pergerakan mereka, bukan hanya mengacu pada jumlah bus pada penyelenggaraan sebelumnya.


MotoGP Mandalika 2026 mencatat total kehadiran penonton sebanyak 157.875 orang selama tiga hari penyelenggaraan, 9–11 Oktober 2026.


Dengan jumlah tersebut, evaluasi kapasitas armada, lokasi parkir, jalur keluar-masuk, dan sistem antrean dinilai perlu dilakukan secara menyeluruh.


Ia menambahkan, persoalan kepadatan kendaraan pribadi di sekitar kawasan juga perlu menjadi perhatian. Berdasarkan pengamatannya, arus kendaraan berangsur normal setelah sekitar satu jam, tetapi kondisi panas dan keberadaan anak kecil dapat membuat penonton merasa tidak nyaman ketika harus menunggu.


Karena itu, perbaikan layanan tidak cukup hanya dengan menambah bus. Pengaturan arus penonton, sistem antrean, serta koordinasi petugas di lapangan juga harus ditingkatkan.


Ia berharap pengalaman tahun ini menjadi dasar untuk membangun sistem shu

ttle yang lebih tertib, aman, dan memberi ruang lebih besar bagi pelaku transportasi lokal.
“Yang penting, layanan kepada penonton tetap terjaga, armada memenuhi standar, dan PO lokal juga mendapat kesempatan yang adil,” tandasnya. (bul)

Pemprov dan Aman Air Matangkan Pengembangan Seaplane

0
Pemprov dan Aman Air Matangkan Pengembangan Seaplane
BINCANG - Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan jajaran manajemen Aman Air saat berbincang santai di ruang kerja Gubernur NTB. (EKBIS NTB/ist)

Mataram (EKBIS NTB) -Pemprov NTB bersama manajemen Aman Air mematangkan rencana pengembangan moda transportasi pesawat amfibi (seaplane), pembangunan infrastruktur marina, serta pengembangan destinasi pariwisata kapal pelesir mewah (superyacht) di kawasan pesisir NTB.

Uji coba penerbangan (test flight) seaplane ditargetkan berlangsung pada Desember mendatang, bertepatan dengan momentum Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi NTB.

Moda ini dirancang untuk membuka rute konektivitas dari Bali (Pelindo Benoa) menuju destinasi strategis NTB seperti Mandalika hingga Teluk Saleh.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memberikan kemudahan dan jaminan kepastian investasi melalui pembentukan BUMD non-finansial, NTB Capital, guna membantu investor menyelesaikan kendala perizinan lintas kementerian serta dinamika sosial di lapangan.

“Tujuan dibentuknya holding BUMD baru ini adalah sebagai jaminan kepada investor. Jika ada investor yang ingin berinvestasi di NTB, kami akan bantu mengurus semua perizinan dan kendala sosial. Investor cukup fokus pada pengembangan bisnisnya, sisanya pemerintah daerah yang menangani,” kata Gubernur saat menerima jajaran manajemen Aman Air di ruang kerjanya, Kamis (15/10) petang.

Selain itu, Gubernur menekankan pentingnya pelibatan masyarakat lokal secara inklusif melalui pendekatan social engineering dan penyiapan sumber daya manusia (SDM) sejak dini.

“Pengembangan pariwisata berkategori quality tourism ini harus berdampak langsung pada kesejahteraan warga. Pemerintah daerah siap menyiapkan pelatihan dan sekolah vokasi (SMK) bagi pemuda lokal agar mereka menjadi bagian dari ekosistem industri ini dan tidak hanya menjadi penonton,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Aman Air, Michael Allan Nicholas, mengungkapkan bahwa kesiapan operasional seaplane di NTB saat ini terus menunjukkan perkembangan positif, termasuk penyediaan fasilitas pendukung di bandara.

“Saat ini progres operasional di NTB terus berjalan. Kami sudah menyiapkan ruang perawatan pesawat (maintenance) dan area layanan tiket (ticketing room) di bandara untuk mendukung operasional penerbangan,” ujar Michael.

Michael menjelaskan bahwa penerbangan seaplane dan pembangunan marina akan membentuk satu ekosistem pariwisata bahari terpadu yang dapat menghubungkan Bali, Lombok, hingga pulau-pulau kecil potensial di NTB.

“Kami ingin membangun fondasi yang kuat dan berkelanjutan hingga puluhan tahun ke depan. Seaplane dan marina adalah satu kesatuan fasilitas yang membuka akses menuju lokasi-lokasi eksotis baru, sekaligus menarik investasi akomodasi dan resor di sekitarnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihak Aman Air membawa rekam jejak dan pengalaman penerbangan pesawat amfibi jangka panjang dari Kanada untuk diterapkan dalam operasional di Indonesia.

“Tim kami memiliki pengalaman puluhan tahun dalam mengoperasikan seaplane di Kanada. Kami optimistis kehadiran seaplane di NTB tidak hanya menghadirkan pengalaman berwisata kelas dunia, tetapi juga memperkuat konektivitas antarwilayah pesisir secara aman dan efisien,” tutur Michael.

Pengembangan moda seaplane, marina, dan superyacht ini diharapkan dapat menjadikan NTB sebagai salah satu hub pariwisata bahari utama di Indonesia yang mampu menggaet wisatawan mancanegara segmen premium. (ham)