Home Blog Page 831

Jemaah Harus Teliti Pilih Travel

0
H. Sahnan (Ekbis NTB/ist)

ANIMO masyarakat untuk melaksanakan ibadah umrah di bulan Ramadhan lebih tinggi dari biasanya. Meski paket yang ditawarkan lebih mahal, namun minat masyarakat tetap tinggi untuk melaksanakan haji kecil ini. Karena itulah Pemprov NTB mengimbau masyarakat agar pandai memilih Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) atau travel umrah agar perjalanan lancar.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTB, Drs. H. Sahnan, M.Pd  mengatakan, di Kementerian Agama (Kemenag) sudah ada data-data PPIU yang berizin, sehingga hal inilah yang menjadi rujukan calon jemaah umrah memilih travel umrahnya.

“Pilihlah travel umrah yang betul-betul kredibel. Itu tidak susah memilihnya. Jika ada travel-travel umrah yang sering bermasalah, yang sering menelantarkan jemaahnya itu jangan dipilih meskipun lebih murah ongkosnya,” kata Sahnan kepada Ekbis NTB akhir pekan kemarin.

Ia mengatakan, Kemenag NTB sudah memiliki Tim Satuan Tugas (Satgas) Umrah yang bertugas memantau dan mengawasi aktivitas travel umrah di NTB, baik yang kantor utamanya di sini atau hanya berupa kantor cabang. Terutama Satgas ini memantau travel yang pernah atau sering bermasalah.

“Data-datanya ada di Kemenag NTB. Kalau masyarakat ingin tahu mana travel yang bagus dan bermasalah, itu ada datanya di Kantor Kemenag Provinsi,” katanya.

Pemprov NTB, kata Sahnan, berharap tidak ada lagi masyarakat yang ditipu atau ditelantarkan lagi oleh oknum travel umrah nakal. Jangan tergiur oleh travel yang menawarkan harga sangat rendah, namun ujung-ujungnya pelayanannya tidak bagus.

“Kami termasuk anggota Satgas Umrah ini. Sekarang minimal sudah ada perbaikan keadaannya. Kan Kemenag itu juga sudah memiliki tim untuk memanggil bahkan memberikan sanksi dengan pencabutan izinnya, tentu setelah koordinasi dengan Kemenag Pusat,” kata Sahnan.

Sementara itu Kepala Kemenag Provinsi NTB yang juga Ketua Tim Satgas Umrah H. Zamroni Aziz yang dimintai komentarnya terkait dengan tingginya minat umrah di bulan Ramadhan ini belum memberikan tanggapan.

Namun di tahun 2023 kemarin saat awal terbentuknya Satgas ini, Zamroni mengatakan jika ada travel yang dilaporkan bermasalah, pihaknya akan melakukan kajian. Salah satunya dengan cara turun langsung ke lapangan untuk melihat aktivitas travel yang dianggap bermasalah tersebut.

Tim Satgas Umrah Kemenag NTB beranggotakan beberapa unsur pemerintah daerah seperti Dinas Kesehatan, Dinas Dukcapil dan Pol PP. Kemudian unsur Kemenkumham, Polda NTB dan PT Angkasa Pura. Semua unsur ini menyatukan persepsi terkait dengan pencegahan dan penanganan laporan travel umrah yang bermasalah.

Zamroni mengatakan, pihaknya di Tim Satgas Umrah ini menekankan agar jangan ada lagi masyarakat NTB yang terlantar saat akan menjalani ibadah umrah.(ris)

Promo Umrah Marak, Masyarakat Teliti Pilih Travel

0
Moh. Akri (Ekbis NTB/ist)

DI bulan Ramadhan ini merupakan momentum yang sangat baik untuk melaksanakan ibadah umrah, sehingga hampir seluruh travel menawarkan jasa keberangkatan di Ramadhan ini, bahkan paket berlebaran di Tanah Suci.

Anggota DPRD NTB Moh. Akri mengatakan, sebagai kewaspadaan dini, pihak Kementerian Agama (Kemenag) juga harus melihat dan mewaspadai travel umrah yang menjanjikan promo menarik kepada jemaah.

Menurutnya sudah ada beberapa kasus kegagalan berangkat jemaah umrah di tahun-tahun sebelumnya, sehingga para jemaah banyak yang terlantar di Jakarta karena tak bisa diberangkatkan. Seperti misalnya di April 2023 lalu, hampir 100 jemaah umrah dari Lombok Tengah gagal diberangkatkan setelah sudah sampai di Jakarta. Ini bisa menjadi pelajaran agar tak terulang lagi kasus serupa.

“Travel-travel besar ini membuat promo dan lainnya agar masyarakat tertarik. Karena itu kita sebagai pemerintah Cq Kementerian Agama dan pemda harus memperhatikan, karena masyarakat kita yang berangkat ini,” kata Moh. Akri kepada Ekbis NTB akhir pekan kemarin.

Ia mengatakan, selain pemerintah, peran lembaga legislatif, baik DPR RI, DPRD Provinsi dan kabupaten/Kota sebaiknya lebih ditingkatkan. Sebab anggota DPR sebagai refresentasi dari masyarakat harus melakukan pengawalan terhadap kepentingan publik agar tak muncul kerugian di masyarakat.

“Harus lebih waspada menurut saya. Tindakan preventifnya agar lebih diutamakan agar jangan terjadi lagi kasus seperti tahun kemarin. Kami di DPRD juga akan mengawasi hal-hal seperti itu,” ujarnya.

Politisi PPP ini mengaku melihat ada sejumlah travel umrah yang menawarkan biaya umrah dengan ongkos yang minim atau di bawah rata-rata travel lain. Kabar yang didengarnya, penginapan jemaah akan cukup jauh dari Masjidil Haram, sehingga harga menjadi lebih rendah.

Namun terlepas dari hal itu, setiap jemaah yang akan berangkat umrah harus lebih teliti dan waspada. Pastikan travel umrah tersebut sudah memiliki pengalaman dan tercatat memiliki izin resmi dari pemerintah.

“Pengawasan dan izin-izin harus disikapi dan dikontrol. Banyak juga perusahaan travel yang besar, namun karena persoalan teknis di lapangan, itu kadang yang bikin dia gagal,” katanya.

Namun jika ada travel yang memang memiliki niat menipu jemaah, maka harus diberikan sanksi oleh pemerintah dan pihak kepolisian harus memproses secara pidana karena merugikan masyarakat.(ris)

Permintaan Umrah Meningkat 40 Persen

0
FOTO BERSAMA - Jemaah umrah PT. Mudahan Tilah Tour foto bersama. (Ekbis NTB/ist)

ANTUSIASME masyarakat melaksanakan ibadah Umrah pada bulan Ramadhan 1445 Hijriah atau 2024 cukup tinggi. Data di PT. Mudahan Tilah Tour, animo masyarakat  yang akan berumrah sebesar 40 persen dibandingkan bulan selain Ramadhan. Tidak jarang banyak jemaah yang masuk dalam kategori mampu dua kali melaksanakan umrah di bulan Ramadhan yang sama.

Hal ini mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui Kementerian Haji dan Umrah. Kementerian Haji dan Umrah sebagaimana dilansir dari Saudi Gazette, Minggu (17 Maret 2024) lalu  telah mengumumkan, bahwa jemaah tidak diperbolehkan untuk mengulang ibadah umrah selama bulan suci Ramadhan 2024 ini.

Peraturan ini dibuat dengan tujuan mengurangi kepadatan jemaah yang ingin melaksanakan ibadah . selama bulan Ramadhan, yang merupakan puncak musim umrah tahun ini. Pihak kementerian menegaskan, izin melakukan dua atau lebih ibadah umrah tidak akan dikeluarkan selama bulan suci.

Langkah ini untuk mengurangi kepadatan dan memberikan kesempatan kepada semua jemaah untuk melakukan umrah dengan mudah dan nyaman selama bulan suci. Di bawah sistem aplikasi Nusuk, jika seorang jemaah ingin mengajukan izin untuk umrah untuk kedua kalinya selama bulan Ramadhan, sebuah pesan “Penerbitan izin gagal” akan muncul.

Kementerian Haji dan Umrah menekankan pentingnya mendapatkan izin yang dikeluarkan dari aplikasi Nusuk untuk melakukan umrah oleh para jemaah. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menggarisbawahi pentingnya kepatuhan mereka terhadap slot waktu yang dialokasikan untuk melakukan ritual. Tidak ada pilihan pada aplikasi Nusuk untuk mengubah waktu pengajuan umrah, tetapi jemaah dapat menghapus pengajuan mereka melalui aplikasi jauh sebelum waktunya tiba.

Meski demikian yang paling penting di sini adalah jemaah lebih waspada, bila mendapatkan tawaran paket umrah dengan biaya rendah. Ukuran biaya rendah ini menurut Direktur PT Mudahan Tilah Tour Wiwik Apriani, kisaran Rp30 juta ke bawah. Saat bulan Ramadhan, akan terjadi kenaikan harga paket berumrah. Mengikuti kenaikan sejumlah komponen jasa dan pelayanan yang ada di Arab Saudi.

“Saat Ramadhan, harga paket umrah itu naik. Variatif, tergantung travelnya. Bisa dari Rp32an juta, sampai Rp40-an juta. Kalau ada yang menawarkan di bawah Rp30 juta, sudah mesti hati-hati itu,” ujarnya mengingatkan.

Menurutnya, saat Ramadhan, harga paling rendah yang ditawarkan oleh travel di kisaran Rp32 juta. Itupun menurutnya kategori umrah backpacker, atau jemaah umrah yang tidak mendapatkan pelayanan hotel berbintang. Tempat menginapnya jauh dan harus menggunakan kendaraan bila ke Masjidil Haram.

“Paket-paket murah itu ada, itu paket backpacker. Tapi kalau sudah tawaran biayanya murah, hati-hati itu,” imbuhnya.

Wiwik menambahkan, travelnya, PT Mudahan Tilah Tour juga mendapatkan berkah Ramadhan. Permintaan jemaah untuk umrah melaui travelnya meningkat dari waktu-waktu biasanya di luar bulan Ramadhan.

Disebutnya, kenaikan permintaan umrah ini sampai 40 persen. Tingginya animo berumah saat Ramadhan dipengaruhi oleh niat untuk mendapat pahala berlipatganda di bulan spesial setahun sekali ini. “Banyak orang penasaran ingin melaksanakan puasa, bahkan lebaran di tanah suci. Dan itu terjadi bagi seluruh umat Muslim dunia. Sehingga permintaannya naik,” ujarnya. (bul)

Kejar Malam Lailatul Qadar di Tanah Suci

0
Widia Hikmawati (Ekbis NTB/era)

ANIMO umat Islam melaksanakan ibadah umrah di bulan Ramadhan meningkat. Tingginya minat masyarakat NTB menunaikan ibadah umrah ini harus dibarengi dengan antisipasi terkait adanya biro umrah diduga palsu yang memanfaatkan momentum umrah Ramadhan.

Salah seorang jemaah umrah yang akan berangkat pada tanggal 30 Maret sampai dengan 16 April 2024, Widia Hikmawati mengaku adanya permintaan tinggi jemaah umrah di bulan Ramadhan ini merupakan sesuatu yang wajar.

“Terutama di 10 hari terakhir bulan Ramadhan, karena orang-orang mengajar malam Lailatul Qadar di sana. Wajar tinggi karena banyak peminat karena salah satu alasannya orang juga mengejar pahala yang berlipat ganda di bulan Ramadhan” katanya Jumat, 22 Maret 2024.

Terkait dengan adanya kasus biro umrah palsu atau biro umrah nakal yang memanfaatkan momentum puasa dengan menaikkan harga tiket umrah, Wiwik sapaan akrabnya mengatakan bahwa sebelum memilih travel umrah, dirinya  melakukan riset terlebih dahulu.

“Awal mau daftar tanya, kita tanya orang-orang dulu yang pernah pakai travel ini. Ustadznya siapa, pelayanannya bagaimana selama perjalanan. Di samping itu juga yang harus ditanyakan jarak hotel dengan masjid pas di sana,” ucapnya.

Ia juga mengaku bahwa di bulan Ramadhan ini, ada perbedaan biaya keberangkatan umrah, di bulan biasa biaya umrah paling mentok di angka Rp35.000.000, namun di bulan puasa ini biaya umrah bisa di atas Rp40.000.000.

Pada perjalanan umrah kali ini, Wiwik mengaku bahwa dirinya menggunakan Travel Umrah Mudahan Tilah dan mengambil paket hemat dengan membayar sebesar Rp36.000.000.

Kemudian, terkait dengan pelayanan, ia mengatakan bahwa pelayanan di bulan Ramadhan tergantung dengan travel umrah masing-masing. ‘’Apakah ada perbedaan, tentu ada perbedaan dari bulan biasa, apalagi di bulan ini permintaan dan keberangkatan umrah sangat tinggi. Kalau pelayanan kembali ke travel masing-masing soal pelayanan.’’

‘’Cuma orang yang umrah di bulan biasa tidak seramai seperti di bulan Ramadhan. Dan biayanya biasanya di bawah Rp35 juta, tapi kalau umrah Ramadhan biasanya di atas Rp37 atau atas Rp40 juta tergantung paket yang diambil,” ujarnya. (era)

Minat Umrah Tinggi, Waspadai Travel Tawarkan Biaya Murah

0
LAYANI - Sekretaris Patuh Provinsi NTB, H. Zamroni melayani calon jemaah umrah di travelnya, Amantubillah di Lingkar Selatan, Kota Mataram pekan kemarin. (Ekbis NTB/bul)

Animo umat Islam melaksanakan ibadah umrah ke Tanah Suci Mekah, Arab Saudi sangat tinggi, terutama saat bulan Ramadhan. Banyak yang bermimpi untuk menunaikan ibadah umrah di bulan penuh kemuliaan ini. Hal ini juga berpengaruh terhadap biro travel haji dan umrah menawarkan paket umrah dengan biaya terjangkau. Namun, masyarakat juga harus waspada tawaran paket umrah agar terhindar dari penipuan, sehingga gagal melaksanakan ibadah umrah.

DATA Asosiasi Travel Umrah dan Haji NTB menunjukkan trend animo berumrah saat Ramadhan naik di atas 50 persen. Kenaikan animo ini dibarengi dengan kenaikan biaya umrah di bulan suci. Hal ini sejalan dengan hukum pasar, semakin banyak permintaan, maka harganya semakin mahal.

Di tengah kenaikan biaya umrah ini, banyak biro perjalanan umrah dan haji yang menawarkan paket dengan biaya beragam. Ada yang menawarkan diskon sekian persen dan menawarkan bisa menginap dekat dengan Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah. Belum lagi dengan paket ziarah ke tempat-tempat bersejarah di Arab Saudi yang menjadi saksi penyebaran dan perkembangan agama.

Sekretaris Persatuan Travel Umrah dan Haji (Patuh) Provinsi NTB, Zamroni mengatakan, jika dibanding bulan – bulan biasa,  peningkatan animo umrah pada bulan puasa 1445H/2024 ini masih lebih tinggi dari animo umrah saat puasa tahun 2023 lalu.

“Karena tahun lalu agak dilonggarkan setelah masa pandemi Covid-19. Mekah tidak ditutup oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi,” ujar Zamroni pekan kemarin. Owner PT. Amantubillah Travel Haji dan Umrah ini mengatakan, peningkatan minat berumrah ini dipengaruhi beberapa hal. Di antaranya, selain mengejar bulan mulia, kegiatan ibadah di tanah suci pada bulan Ramadhan sangat padat. Seluruh umat Muslim di dunia ingin mengejar momentum ini untuk mengejar pahala ibadah sebanyak-banyaknya.

Pada bagian lain, ujarnya, tingginya animo umat Muslim berumrah saat puasa ini juga diikuti kenaikan biaya-biaya perjalanan melaksanakan ibadah umrah. Biaya-biaya ini naik umumnya karena kenaikan biaya yang berlaku di Arab Saudi.

Kenaikan biaya ini dipengaruhi oleh momentum yang terdiri dari, 10 hari awal Ramadhan, 10 hari pertengahan Ramadhan, dan 10 hari akhir Ramadhan.

“Dan kenaikan biaya umrah paling tinggi di 10 hari terakhir Ramadhan. Karena selain ada malam spesial lailatul qadar, jemaah juga mengejar Hari Raya Idul Fitri di tanah suci. Umat Muslim se dunia ingin mengejar kesempatan ini .karena umrah saat puasa sama halnya melaksanakan ibadah haji,”  imbuhnya.

Zamroni mengatakan, jika pada bulan-bulan biasa, biaya umrah di angka Rp30an juta. Saat Ramadhan mengalami kenaikan hingga Rp50 juta. Kenaikan biaya umrah ini, terutama karena kenaikan tarif hotel sebagai komponen terbesar. Termasuk biaya-biaya pendukung lainnya.

“Saat haji, visa yang diterbitkan Rp3 juta, saat umrah Ramadhan visa yang diterbitkan Pemerintah Arab Saudi menjadi Rp6 juta. Sehingga sangat wajar komponen biaya umrah berdampak secara bisnis di Arab Saudi,” tambahnya.

Zamroni lebih jauh mengemukakan, di tengah tingginya animo berumrah saat Ramadhan ini, calon jemaah juga mesti berhati-hati memilih travel umrah. Agar niat beribadahnya di tanah suci di bulan suci dapat dilaksanakan.

Beberapa hal yang penting diperhatikkan oleh calon jemaah di antaranya. Pastikan legalitas travel umrahnya dengan 5 pasti. Pastikan travel umrahnya resmi. Pastikan jadwal pemberangkatannya. Pastikan jadwal terbangnya. Pastikan hotel tempat menginapnya. Dan pastikan visanya diterbitkan.

“Jangan tergiur ongkos murah. Kalau bulan Ramadhan ada travel yang menawarkan ongkos di bawah Rp35 juta, hati-hati saja,” ujarnya.

Calon jemaah juga dapat melakukan pengecekan travel umrah tersebut diaplikasi Umrah Cerdas yang dapat diunduh di play store. “Di aplikasi tinggal masukkan nama travelnya, kalau travel umrah resmi akan muncul nama perusahannya,”  demikian Zamroni. (bul)

Adira Expo 2024, Berhadiah Umrah

0

Mataram (EkbisNTB.com)- PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk. (Adira Finance) Area Bali Nusa Tenggara menyelenggarakan pameran Adira Expo 2024 yang bertajuk “Sering Order Banyak Tawaran (SOBAT)”.

Adhika Baluh Sempana, Kepala Wilayah Bali Nusa Tenggara Adira Finance di Mataram, Kamis (22/3), Adira Expo 2024, merupakan offline event yang menyediakan berbagai penawaran serta keuntungan menarik bagi konsumen yang ingin mengajukan pembiayaan mobil (baru/bekas), motor (baru/bekas), pinjaman dana tunai dengan jaminan BPKB, durables (elektronik dan sepeda listrik) di Adira Finance, baik secara konvensional maupun berprinsip syariah. Pameran Adira Expo 2024 akan diselenggarakan pada 27 – 29 Maret 2024 di Lotte Mart Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Menurut Andhika, pada pameran ini, pengunjung bisa mendapatkan benefit seperti bunga rendah mulai 1,99% , uang muka dan angsuran ringan, fasilitas approval di tempat, hingga kesempatan memenangkan undian umrah.

Program ini berlangsung sejak Januari hingga Juli 2024. Sebanyak ratusan konsumen akan diberangkatkan pada bulan Oktober 2024 ke tanah suci melalui berbagai program, termasuk yang melakukan pengajuan pembiayaan Adira Finance di Pameran Adira Expo 2024.

“Selain fasilitas pembiayaan, di Adira Expo pengunjung juga bisa mengikuti Fashion Show, dan lomba karaoke,” ujarnya.

Bagi konsumen yang ingin mendapatkan kesempatan memenangkan hadiah umrah dan telah melakukan transaksi pada Pameran Adira Expo 2024, wajib melakukan claim reward melalui aplikasi Adiraku agar bisa mengikuti program undian.

Selain melalui pameran Adira Expo 2024, konsumen juga bisa mengikuti program UMRAH Untuk Sahabat melalui aplikasi Adiraku dengan berbagai cara, diantaranya: melakukan pembelian asuransi microinsurance atau perpanjangan asuransi yang akan langsung mendapatkan kupon undian, dan juga bisa melalui penukaran 5000 adirapoin dengan kupon undian UMRAH Untuk Sahabat.

PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk. (Adira Finance) Area Bali Nusa Tenggara capai pertumbuhan pembiayaan yang signifikan, ditandai dengan meningkatnya pembiayaan baru sebesar 58% y/y menjadi Rp2,4 triliun. Kenaikan ini terutama didorong pertumbuhan pembiayaan baru segmen sepeda motor dan mobil masing-masing sebesar 90% y/y dan 47% y/y, sementara non otomotif tumbuh sebesar 16% y/y.(bul)

BBPOM Mataram Sita 14.500 Tablet Obat Ilegal

0
Rilis barang bukti yang disita BBPOM Mataram bersama pihak kepolisian dan Dinas Kesehatan NTB. (Ekbis NTB/bul)

Mataram (Ekbis NTB) – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram bersama Reskrimsus Polda NTB berhasil menyita  peredaran sebanyak 14.500 tablet obat tertentu ilegal yang dapat mengakibatkan penggunanya sakaw. Penangkapan pelaku pengedar berdasarkan informasi dari Direktorat Intelijen Badan Pengawas Obat dan Makanan terkait adanya pengiriman Obat – Obat Tertentu (OOT) illegal (tanpa izin edar) ke wilayah Kota Mataram, Jumat, 10 November 2023, PPNS BBPOM di Mataram bersama dengan Korwas PPNS Ditreskrimsus Polda NTB melakukan kegiatan operasi penindakan pada salah satu salah satu ekspedisi di wilayah Kota Mataram.

Dari hasil operasi penindakan tersebut, kata Kepala BBPOM di Mataram, Yosef Dwi Irwan Bersama unsur dari Reskrimsus Polda NTB, dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri dalam keterangan resmi, Senin, 13 November 2023 diterangkan, telah menangkap tangan seorang yang sedang menerima paket yang diduga OOT ilegal.

Barang Bukti (BB) yang ditemukan berupa,  obat – obat Tertentu Ilegal (Tanpa Izin Edar) yang disimpan dalam 11 pipa pralon, terdiri dari Trihexyphenidil 2 mg Tablet / Prod :- / NIE : GKL 9817104710A1 (Nomor Izin Edar Fiktif) / Nomor Batch : 1309028 / ED : 07 2026 / sebanyak 7.000 tablet. Tablet Tanpa Identitas yang diduga Tramadol / Prod : – / No. izin edar : -/ No. Batch : 4510237 / ED : Sept 2026 / sebanyak 7.500 tablet. Total nilai ekonomi sekitar Rp145 juta,  1 buah handphone. Tersangka kinni sudah di tahan di Polda NTB.

Dikatakan Yosef, berdasarkan keterangan tersangka OOT Ilegal tersebut diperoleh dari supplier di Jakarta dan rencananya akan dijual ke wilayah Mataram dan Lombok Tengah dengan harga 10.500 / tablet. Berdasarkan pengakuan Tersangka pengiriman OOT Ilegal rutin dilakukan setiap 3 – 4 hari sekali, di mana setiap pengiriman sebanyak sekitar 150 box dengan keuntungan diperoleh sekitar Rp9 juta.

Sejak Januari 2023 PPNS BBPOM di Mataram telah menangani 10 perkara peredaran obat illegal jenis Tramadol, Trihexyphenidil dan Dextromethorphan. Total barang bukti sebanyak 46.828 tablet dengan nilai ekonomi mencapai Rp 468.280.000. Jika 1 orang diasumsikan mengkonsumsi 10 tablet maka telah diselematkan sekitar 4.682 orang.

Masih tingginya peredaran OOT illegal ini menunjukan masih tingginya demand (permintaan) dari penyalahguna obat di wilayah NTB selain motif ekonomi yang dilakukan oleh para pengedar / pelaku tindak pidana. Hal ini tentunya menjadi kewaspadaan kita bersama mengingat peredaran OOT illegal dan penyalahgunaan obat mengancam ketahanan nasional dan daya saing bangsa.

“Saat ini target pemasaran bukan hanya untuk kelompok pekerja dan mahasiswa namun juga sudah merambah ke kelompok pelajar tentunya ini mengancam kualitas SDM dan penghambat pencapaian Indonesia Emas 2045,” imbuhnya. Obat – Obat Tertentu (OOT) dapat mengakibatkan ketergantungan, dan halusinasi. Dampak penyalahgunaan ini bagi penggunanya bisa berupa dampak secara fisik, psikis dan sosial.

Tramadol sendiri merupakan obat penghilang rasa nyeri sedang sampai berat seperti nyeri setelah menjalani operasi, jatuh (kecelakaan). Tramadol banyak disalahgunakan untuk memberi efek percaya diri, kesenangan (teler dan mabuk), efek   fly / sedasi. Dalam penggunaan tanpa pengawasan, dapat menyebabkan kerusakan hati, ginjal dan jantung, dan bahkan dapat menyebabkan kematian. Terhadap perkara ini Tersangka dikenakan Pasal 435 dan atau Pasal 436 UU nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman pidana penjara 12 tahun dan atau denda Rp5 miliar. (bul)

NTB Incar Pasar Ekspor Kambing ke Arab Saudi

0
Muhammad Riadi (Ekbis NTB/dok)

Mataram (Ekbis NTB) – Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) NTB tengah mengincar pasar ekspor untuk hewan ternak kambing di NTB ke Timur Tengah. Khususnya Arab Saudi. Pemprov NTB tengah mengkomunikasikan untuk menggarap peluang ini. Mengingat, NTB memiliki potensi ternak cukup untuk dikembangkan.

Sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Nakeswan Provinsi NTB, Muhammad Riadi. Kesempatannya umrah bersama Pj. Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si baru-baru ini digunakan juga untuk membangun komunikasi dengan mantan Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi. Dalam komunikasi awal namun dalam pembahasan tersebut Arab Saudi ingin memasok daging kambing kurban ke NTB.

Dalam pertemuan tersebut, pembahasan awalanya adalah keinginan untuk memasok daging kambing kurban ke Indonesia, ke NTB. Kendati demikian, sesuai dengan regulasi yang ada dan diakui untuk kendalanya mendatangkan daging kambing kurban dari Arab Saudi masalahkan ada di kesehatan hewannya. Namun rencana memasukkan daging kurban ke Indonesia ini aturannya harus berdasarkan persetujuan negara terlebih dahulu.

Apalagi kambing di Arab Saudi dikhawatirkan membawa penyakit hewan, dan menular ke ternak kambing yang sudah eksis di NTB. “Sebenarnya dari 2017 keinginan Arab Saudi membawa ke Indonesia, tetapi sama kementrian pertanian tidak pernah dikasi, karena belum bebas penyakit. Pernah ada yang nekad membawa beberapa container, tapi dimusnahkan di sini, tidak bisa didistribusikan ke masyarakat,” ungkapnya.

 Ditambahkan, rencana pengiriman hewan kurban dari Arab Saudi diberikan secara gratis kepada seluruh masyarakat dunia. Hanya saja karena kendala penyakit hewan sehingga tidak bisa diterima. “Karena dikhawatirkan membawa mudharat lebih besar, kemungkinan tidak bisa,” katanya.

Yang paling memungkinkan adalah, mengekspor kambing ke Arab Saudi karena kambing di NTB sudah dipastikan bebas penyakit. “Yang berpeluang itu kita membawa kambing kesana, karena daerah kita dari segi kesehatan hewan internasionalnya tidak ada masalah kita. Mudah-mudahanlah ada tindak lanjutnya pembahasan kita soal ini,” ujarnya.

Untuk memenuhi permintaan atau pasokan kambing ke Arab Saudi ini, lanjut kepala dinas, nantinya akan dibangun kesepakatan antara keduanya. Terlebih dahulu harus dipastikan pengusaha di Arab Saudi yang bersedia bekerjasama. Dan dipastikan jumlah kebutuhannya.

Sementara itu, Disnakeswan NTB memastikan potensi kambing di tengah masyarakat cukup besar. pun untuk pengembangannya tinggal mendorong masyarakat. Apalagi kambing adalah salah satu hewan ternak yang perkembangannya cukup cepat. (bul)

Direktur ADB Hingga Peneliti Harvard University Akan Bicara Soal Inklusi Keuangan di BRI Microfinance Outlook 2024

0

Jakarta (ekbisntb.com)– PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menyelenggarakan BRI Microfinance Outlook 2024 yang akan berlangsung 7 Maret 2024 mendatang. “Mengusung tema Strengthening Financial Inclusion Strategy: Microfinance Role in Increasing Sustainable and Inclusive Economic Growth, BRI sebagai bank dengan portofolio UMKM terbesar di Indonesia berkomitmen untuk terus mendorong inklusi keuangan guna mendorong pembangunan ekonomi negara.

Acara tersebut dijadwalkan dihadiri oleh Asian Development Bank (ADB) Country Director for Indonesia Jiro Tominaga akan berbicara mengenai “Fostering Inclusive Growth Worldwide: Strategies for Equal Economic Opportunities”.
Jiro akan membahas terkait program dan kebijakan yang berhasil mewujudkan perekonomian inklusif dalam skala global. ADB sendiri memiliki visi mendorong inklusi keuangan di negara negara Asia yang sejalan dengan pembahasan pada BRI Microfinance Outlook 2024.

Dalam kesempatan yang sama, Research Affiliate at Harvard University Beatriz Armendariz akan mengupas topik tentang “Global Inclusive Development: Theoritical Perspectives and Frameworks” yang akan membahas terkait kontribusi keuangan mikro terhadap pertumbuhan berkelanjutan yang inklusif.

Beatriz merupakan peneliti yang berfokus pada ekonomi pembangunan, keuangan internasional dan ekonomi mikro termasuk keuangan mikro. Selain menjadi Research Affiliate at Harvard University, ia juga menjadi Associate Professor of Economics, University College London.

Untuk tahun ini BRI Microfinance Outlook 2024 mengusung tema terkait inklusi keuangan karena dalam tiga dekade terakhir sejak tahun 1993, Indonesia telah berada dalam kelas negara berpendapatan menengah. Gill & Kharas (2007) menyebut kondisi ini sebagai jebakan pendapatan menengah/middle income trap, yaitu situasi di mana suatu negara bertahan dalam kelas pendapatan menengah pada waktu yang lama dan gagal untuk menuju negara berpendapatan tinggi.

Terdapat beberapa aspek pembangunan yang cenderung mandek, diantaranya pertumbuhan ekonomi yang stagnan pada kisaran 5% per tahun, pertumbuhan kredit per tahun yang tidak pernah lebih dari 15%, rasio penerimaan pajak terhadap PDB yang relatif rendah, kontribusi industri yang cenderung menurun, dan tingkat kemiskinan ekstrem yang persisten di angka 1,7% (LPEM FEB UI, 2023).

Terkait dengan hal tersebut, Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan bahwa karena peran krusial inklusi keuangan tersebut perseroan menetapkan visi untuk menjadi “The Most Valuable Banking Group In Southeast Asia & Champion of Financial Inclusion” di tahun 2025.
“Salah satu visi “Champion of Financial Inclusion” ini dimiliki BRI karena perusahaan memandang pentingnya peningkatan inklusi keuangan dilakukan agar kesejahteraan masyarakat terutama pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dapat meningkat dalam hitungan tahun,” ujarnya.

Melalui visi ini, BRI sebagai grup perbankan berupaya menjadi institusi jasa keuangan yang berperan dalam peningkatan serta perluasan nilai bagi seluruh lapisan masyarakat. Penciptaan nilai itu bukan hanya dari sisi ekonomi, melainkan juga berupa kontribusi sosial terhadap lingkungan. (r/*)

Anggaran Sektor Pertanian Harusnya Minimal 20 Persen dari APBD

0
Suwardji. (Ekbis NTB/bul)

Mataram (Ekbis NTB) – Sektor pertanian khususnya di NTB mengalami tantangan tidak sederhana. Perubahan iklim, dan pertanian tradisional menjadi tantangan utama provinsi lumbung pangan nasional ini untuk memproduksi pangan. Prof. Ir. Suwardji, M.App.Sc., Ph.D., peneliti Universitas Mataram mengemukakan, NTB adalah daerah yang selalu swasembada pangan. Terutama padi dan jagung. Namun belakangan produksinya menurun.

Berdasarkan data BPS terbaru, produksi padi di Provinsi NTB pada awal tahun 2024 ini mengalami penurunan yang cukup tajam akibat perubahan iklim. Perkiraan produki padi di NTB pada Bulan Januari sebesar 29.032 ton Gabah Kering Giling (GKG), pada Bulan Februari sebesar 31.536 ton GKG atau total produksi padi pada dua bulan awal tahun 2024 sebesar 60.568 ton.

Jika dibandingan dengan produksi pada periode yang sama tahun sebelumnya, pada Januari 2023, produksi padi NTB sebesar 36.438 ton (GKG), dan Februari 2023 produksi sebesar 150.184 ton GKG. Atau total produksi pada Januari-Februari 2023 sebesar 186.622 ton GKG.

Prof. Suwardji mengatakan, pemerintah bersama seluruh stakeholdernya harus mengoptimalkan lahan yang ada. Tidak hanya mengandalkan produksi pada pada lahan pertanian basah. “Saat perubahan iklim seperti ini, harus gandeng para pihak. Petakan mana lahan-lahan yang bisa didorong untuk menghasilkan padi,” katanya.

Menurutnya, di NTB memiliki potensi lahan kering yang tidak kecil luasannya. Lahan kering ini yang harus dimanfaatkan untuk mendukung produksi padi pada lahan basah. “Ini yang belum dilakukan. Kalau itu bisa dilakukan, kita akan kembali berswasembada. Didukung lagi dengan harga hasil produksi yang menjanjikan, petani juga pasti akan sangat tertarik terus menanam padi,” imbuhnya.

Untuk mendorong produktivitas padi pada lahan kering ini, dapat juga memanfaatkan citra satelit untuk memetakan berapa hektar yang dapat didorong dimanfaatkan di Pulau Lombok, demikian juga berapa hektar luasannya yang bisa dimanfaatkan di Pulau Sumbawa.

Menurut Prof. Suwardji, tidak ada alasan bagi daerah ini untuk turun produksi. Sebab untuk mengoptimnalkan keberadaan lahan-lahan kering ini, sudah ada varietas bibit unggul yang bisa dimanfaatkan. “Sebenarnya tidak ada alasan kalau kita turun produksi. Tapi pesimis saya, bisa jadi karena persoalan penganggaran yang masih sangat kecil ke sektor ini,” katanya.

Harusnya dipertimbangkan, jika sektor pertanian berkontribusi lebih dari 20 persen terhadap PDRB, setidaknya 10 persen, atau 20 persen anggaran dikembalikan lagi kepada sektor pertanian. Untuk memotivasi dan terus menggerakkan sektor ini tetap produktif. “Menurut saya anggaran difokuskan ke sektor pertanian saja dulu. Karena sektor lain itu kalau sudah ada potensinya, investor otomatis sudah mau tertarik menggarapnya,” tambahnya.

Anggaran  dimaksud untuk sektor pertanian ini, lanjut Prof. Suwardji dapat dilakukan untuk pengembangan teknologi pertanian, teknologi pemupukan, pengembangan smart farming yang harus terus digalakkan. Serta kebutuhan sektor pertanian lainnya. Dengan demikian, diharapkan sektor pangan ini tetap jaya di Provinsi Bumi Gora.

Jika dilihat data Bappeda NTB, anggaran untuk sektor pertanian sangat kecil. Hanya 2,2 persen dari total belanja APBD. Itupun sudah termasuk belanja pegawai. Padahal, dalam komposisi PDRB NTB, sektor pertanian pada tahun 2023 berkontribusi sebesar 22,23 persen. (bul)