Monday, April 13, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 518

Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja

0
Ni Luh Arini(ekbisntb.com/ist)

FRAKSI PDI Perjuangan DPRD Kota Mataram menyampaikan beberapa poin penting terkait rancangan APBD Mataram tahun anggaran 2025. Dalam rapat paripurna fraksi, Senin 11 November 2023,  Fraksi PDI Perjuangan memberikan beberapa catatan dan permintaan penjelasan kepada eksekutif mengenai target-target dan kebijakan yang akan diterapkan pada tahun 2025.

Fraksi PDI Perjuangan menyoroti penerimaan pajak. Terutama terkait dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang akan mulai berlaku pada 2025. ‘’Kami meminta penjelasan tentang target penerimaan dari opsi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp250 miliar,’’ ungkap juru bicara Fraksi PDI Perjuangan, Ni Luh Arini. Selain itu, Fraksi PDIP juga mengingatkan agar Pemkot Mataram lebih memperhatikan mekanisme pemungutan pajak dan retribusi, yang sering kali mengalami kebocoran di lapangan, terutama terkait dengan retribusi pasar dan parkir di tepi jalan.

Fraksi PDIP juga menyoroti anggaran belanja daerah yang ditargetkan mencapai lebih dari Rp1,8 triliun. Fraksi PDIP meminta penjelasan mengenai langkah-langkah strategis yang akan dilakukan pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan mengurangi kemiskinan. Terutama, terkait dengan penurunan alokasi dana untuk bantuan sosial yang terbilang cukup signifikan. PDIP mendesak agar anggaran bantuan sosial 2025 dikembalikan ke angka yang lebih tinggi, mengingat tingginya harga bahan pokok yang memberatkan masyarakat miskin.

Fraksi PDIP mengusulkan alokasi dana yang lebih besar untuk mendukung pengusaha kecil guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. Selain itu, PDIP berharap pelayanan dasar, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan, dapat lebih adil bagi seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang status sosial.

Dalam sektor pembiayaan, Fraksi PDIP meminta penjelasan terkait target penerimaan dari PT. AMNT Mineral, yang diharapkan dapat memberikan bagi hasil keuntungan pada 2023. Mereka juga menanyakan lebih lanjut tentang surplus pembiayaan yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp 66 miliar pada tahun 2025.

‘’Dengan sejumlah pertanyaan dan usulan ini, Fraksi PDI Perjuangan berharap pemerintah Kota Mataram dapat memberikan penjelasan yang jelas dan meyakinkan terkait rencana APBD yang akan dijalankan pada tahun 2025, demi kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah yang lebih baik,’’ pungkas Arini. (fit)

NTB Minta Kebijakan Tiket Pesawat Lebih Murah untuk Dongkrak Kunjungan Wisatawan

0
Penumbang pesawat rute Jakarta – Lombok saat tiba di BIZAM beberapa waktu lalu. DPRD NTB menyambut baik wacana penurunan harga tiket untuk menaikkan angka kunjungan wisatawan ke Lombok – Sumbawa. (ekbisntb.com/ris)

Lombok (ekbisntb.com) – Sejak munculnya rencana penurunan tiket penerbangan di dalam negeri, sejumlah pemerintah daerah di Indonesia mengharapkan kebijakan tersebut bisa terealisasi, termasuk di Provinsi NTB. Sebagai daerah destinasi pariwisata, NTB sangat menginginkan tiket penerbangan bisa lebih terjangkau untuk mendongkrak angka kunjungan wisatawan.

Ketua Komisi II DPRD NTB H. Lalu Pelita Putra mengatakan, salah satu alasan masyarakat berwisata yaitu biaya transportasi udara yang terjangkau. Namun jika aspek transportasi masih cukup tinggi, wisatawan domestik lebih cenderung akan berwisata di dalam daerahnya atau justru ke luar negeri yang harga tiket penerbangannya seringkali lebih murah.

“Ada dampak juga atas tingginya harga tiket, tingkat kunjungan pasti ada pengaruh terutama untuk kunjungan domestik. Sebagai pembanding juga, kalau dari Lombok ke Malaysia harga tiket PP itu malah lebih murah dibanding penerbangan domestik, dengan 4 sampai dengan 5 juta, orang bisa PP Lombok – Malaysia,” kata Lalu Pelita Putra kepada Ekbis NTB, Senin 11 November 2024.

Ia menyebut, dalam waktu tertentu, tiket penerbangan dari dan menuju Lombok seringkali terbatas dan mahal. Hal ini dipengaruhi juga oleh terbatasnya armada pesawat yang melayani rute domestik menuju Lombok. Karena itulah kebijakan penurunan harga tiket dan penambahan penerbangan menjadi hal yang ditunggu-tunggu. “Mahal dan limit, harapan kita tiket bisa diturunkan dan flight ditambah,” ujarnya.

Harga tiket yang lebih murah juga akan menguntungkan pemerintah daerah dari segi pembiayaan perjalanan dinas. Misalnya saat melakukan perjalanan keluar daerah, anggota legislatif atau ASN akan mengacu pada Perpres No 33 tahun 2020 tentang Standar Harga Satuan Regional. Ketentuan ini mengurangi beban APBD, terlebih jika tiket pesawat lebih murah. Sebab dalam pelaksanaan anggaran, satuan biaya tiket perjalanan dinas dalam negeri menggunakan metode at cost atau sesuai pengeluaran “Setidaknya dengan harga tiket yang murah, artinya ada pengiritan karena kami dihitung realcost, sesuai harga tiket yang dibayarkan. Kalau lumpsum, jika ada sisa dari uang tiket itu tidak dikembalikan ke kas,” ujarnya.

Untuk diketahui, Satgas Penurunan Harga Tiket Pesawat kini berada dibawah  Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). AHY bahkan telah melakukan pertemuan dengan Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, untuk membahas langkah lanjutan dalam menekan tarif penerbangan domestik.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir juga menilai tingginya harga tiket ini tidak dapat dilihat sebagai masalah sederhana. Erick menjelaskan sektor pariwisata memang menjadi perhatian pemerintah. Baru-baru ini, dia mengakui telah bertemu dengan Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, untuk membahas berbagai tantangan di sektor pariwisata, termasuk harga tiket pesawat.

Dalam pertemuan tersebut, mereka sepakat untuk membentuk tim khusus yang akan mencari solusi agar harga tiket pesawat bisa lebih terjangkau bagi masyarakat.(ris)

Ubah Tambang Ilegal Jadi Legal, Pemprov NTB Tunggu Dokumen 16 Blok WPR

0
H. Sahdan(ekbisntb.com/era)

Lombok (ekbisntb.com) – Pemprov NTB melalui Dinas Energi Sumber Daya Mineral menyatakan keseriusannya terhadap perizinan pengelolaan tambang rakyat di NTB. Pasalnya, Pemprov NTB telah merancang dokumen WPR agar pertambangan rakyat ini bisa berizin sehingga bisa menyumbang retribusi kepada daerah.

Kepala Dinas ESDM NTB, H. Sahdan, ST., MT., menyatakan pihaknya sedang menunggu dokumen perizinan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dari Kementerian ESDM yang ada di 16 titik. “Saat ini kita masih menunggu dokumen pengelolaan WPR nya, itu terhadap 16 blok,” ujarnya, Senin, 11 November 2024.

Sahdan mengungkapkan, terdapat sebanyak 60 blok pertambangan rakyat di NTB yang tersebar di lima kabupaten/kota. 60 blok WPR tersebut masih berstatus ilegal atau pengelolaan tanpa izin dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

Dari 60 blok WPR, lima blok ditemukan di wilayah Sekotong, Lombok Barat, tiga di Sumbawa, tiga di KSB, serta ditemukan juga di Bima dan Dompu.

Menurut Sahdan, Wilayah Pertambangan Rakyat ini akan diusahakan mendapat dokumen pengelolaan dari Kementerian ESDM. Namun untuk dilakukan secara bertahap. “Kita memang udah ada 60 blok, cuma yang mau dibuatkan WPR itu ada 16, bukan semuanya. Nanti akan diajukan kembali tahun 2025,” ungkapnya.

Setelah dokuman pengelolaan WPR dari Kementerian ini keluar, selanjutnya 16 WPR tersebut akan dibuatkan Izin Pengelolaan Rakyat (IPR) yang akan dibuatkan pula oleh Pemerintah Pusat. “Selesai WPR (red) baru mulai kita berproses ngurus IPR nya,” katanya.

Sahdan menjelaskan, dokumen pengelolaan pertambangan rakyat ini nantinya akan diberikan kepada rakyat, baik berbentuk koperasi, maupun perorangan. “Rakyat ini, nanti dia koperasi modelnya, bisa juga perorangan,” jelasnya.

Setelah perizinan didapatkan, mantan Kadis PUPR ini mengaku pihaknya akan membuat Rencana Pasca Tambang (RPT). Yang mana pihaknya telah meminta anggaran kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) senilai Rp450 juta untuk membuat dokumen pasca tambang tersebut. “Rp450 juta sekian untuk kita buat RPT nya untuk 16 blok itu,” imbuhnya. (era)

Presiden Prabowo Atensi Persoalan Tambang Emas Ilegal di Sekotong

0
Lokasi tambang emas ilegal yang diduga dikelola TKA di kawasan IUP PT Indotan di wilayah Sekotong, Lombok Barat (ekbisntb.com/ant).

Lombok (ekbisntb.com) – Presiden RI, Prabowo Subianto menaruh atensi terhadap persoalan tambang emas ilegal di Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Ketua Satuan Tugas (Satgas) Koordinator Supervisi (Korsup) Wilayah V Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dian Patria melalui sambungan telepon, Senin 11 November 2024 menyampaikan adanya atensi tersebut usai rapat koordinasi dengan sejumlah lembaga kementerian di Jakarta.

‘’Jadi, kasus ini (tambang emas ilegal Sekotong) sudah mendapat atensi dari Presiden. Nomor satu adalah persoalan penyeludupan emas,’’ kata Dian.

Dengan adanya atensi dari Presiden RI, ia mendorong Polres Lombok Barat untuk segera menuntaskan penanganan hukum dalam kasus yang diduga melibatkan tenaga kerja asing (TKA) asal China tersebut.

Selain itu, kata dia, KPK juga memantau penanganan hukum yang berjalan pada tahap penyelidikan Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara (Gakkum LHK Jabalnusra). ‘’Semoga pekan ini LHK bisa terbit sprindik (surat perintah penyidikan),’’ harapnya.

Menurut dia, KPK dalam persoalan tambang emas ilegal di Sekotong ini telah melakukan penutupan di titik lokasi bersama pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Dinas LHK NTB, dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) NTB.

Dari hasil pemetaan lapangan, KPK mendapatkan informasi bahwa aktivitas tambang ilegal di kawasan Sekotong yang diduga dikelola TKA tersebut berjalan sejak tahun 2021 di atas lahan seluas 98,16 hektare.

Lahan tersebut terungkap berada di kawasan izin usaha pertambangan (IUP) yang masuk dalam kawasan hutan produksi terbatas (HPT). Selain itu, ditemukan sebagian besar alat berat dan bahan kimia yang digunakan dalam tambang ilegal ini diimpor dari luar negeri, termasuk zat merkuri yang didatangkan dari luar negeri.

Alat berat dan terpal khusus yang digunakan untuk proses penyiraman sianida juga berasal dari China. Belum lagi melihat limbah merkuri dan sianida yang dihasilkan dari proses pengolahan emas.

Menurut KPK, kata dia, kondisi tersebut berpotensi mencemari lingkungan sekitarnya, termasuk sumber air dan pantai yang berada di bawah kawasan tambang. Dari kegiatan penambangan tersebut, KPK menerbitkan taksiran kerugian negara dari omzet satu bulan dengan nilai mencapai Rp90 miliar atau sekitar Rp1.08 triliun per tahun.

Selain adanya tiga titik lokasi penambangan yang dikelola TKA itu, Dinas LHK NTB mencatat ada sedikitnya 23 titik tambang ilegal lainnya di wilayah Sekotong.

Dengan gambaran demikian, KPK menilai negara sudah mengalami kerugian yang cukup besar. Kerugian ini diduga muncul karena adanya konspirasi antara pemegang IUP dengan operator tambang. (ant)

Magnet Lady Diana, Wisatawan Eropa Makin Banyak Datang ke Pulau Moyo

0
Salah satu bungalow di Pulau Moyo yang semakin ramai didatangi wisatawan mancanegara.(ekbisntb.com/bul)

Sumbawa (ekbisntb.com) – Pulau Moyo, Kabupaten Sumbawa makin banyak dikunjungi wisatawan, utamanya wisatawan Eropa. Bekas kahadiran Lady Diana istri Raja Charles III Kerajaan Inggris menjadi salah satu magnet tersendiri minat wisatawan mancanegara mendatangi pulau terluar Provinsi NTB ini.

Jumlah wisatawan asing yang datang pada tahun 2023 lalu, hanya sekitar 600-an yang tercatat. Tahun 2024 ini, kata Kepala Desa Labuhan Aji, Kabupaten Sumbawa, Sofyan, meningkat 70 persen.

“Lebih dari seribuan yang tercatat datang ke sini. Salah satu magnetnya adalah wisata alam. Kehadiran Lady Diana yang dulu sangat membantu kunjungan wisatawan. Terutama wisatawan Eropa,” katanya, Senin, 11 November 2024.

Pulau Moyo adalah destinasi eksklusif didukung alamnya yang indah dan mempesona. Terdapat banyak destinasi wisata di Pulau Moyo, diantaranya Air Terjun Mata Jitu, Air Tejun Sengalo, Air Terjun Diwu Mbai, Pantai Tanjung Pasir, dan Pantai Tekat Sagele. Satu yang paling terkenal adalah Air Terjun Mata Jitu yang juga dijuluki Queen Waterfall.

Dinamakan demikian karena, Air Terjun Mata Jitu pernah dikunjungi oleh salah seorang putri dari Kerajaan Inggris, Lady Diana pada tahun 1993 lalu. Akses menuju Pulau Moyo harus menggunakan perahu motor selama 1,5 jam dari Pantai Goa, Kecamatan Labuhan Badas menuju Dermaga Labuan Aji di Pulau Moyo.

Sofyan mengatakan, meningkatnya jumlah wisatan asing tidak lepas dari mudahnya berpromosi melalui internet. Apalagi di Pulau Moyo kini akses internet dan listrik sudah menyala 24 jam. Kehadiran wisatawan ke Pulau Moyo ini menjadi salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat. Selain berladang dan beternak.

“Wisata ini menjadi sumber yang membantu ekonomi masyarakat di Pulau Moyo. Kios-kios hidup. Ojeg hidup, transportasi lokal. Guide, suplayer kebutuhan wisatawan. masyarakat bisa menjadi pemasok kebutuhan-kebutuhan tersebut. Wisatawan ini membuat ekonomi hidup di sini,” katanya.

Sofyan menambahkan, saat ini terdapat peningkatan jumlah investasi. Sudah ada lima hotel bintang 3 dan bintang 4. Juga terdapat lima buah bungalow.

“Meski jumlah wisatawan meningkat, tarif penginapan tidak naik. Kisarannya sampai Rp500 ribu per malam untuk bungalow,” jelasnya.

Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pulau Moyo ini menurutnya bisa semakin meningkat. Asal pemerintah mendukung untuk menyediakan fasilitas penunjang untuk penyeberangan ke Pulau Moyo yang lebih memadai.

“Kendala wisatawan ini karena tidak mendapatkan rambu-rambu dan petunjuk yang jelas menuju Pulau Moyo. Jumlah fasilitas untuk penyeberangan ke Pulau Moyo juga harusnya ditingkatkan. Kalau bisa ada fasilitas penyeberangan yang terjadwal,” harapnya.

Pulau Moyo adalah destinasi wisata yang tergolong eksklusif. Biasanya wisatawan yang berkunjung ke Moyo kebanyakan benar-benar ingin menikmati keheningan, ketenangan. Rata-rata lama menginap wisatawan di Pulau Moyo selama 3 hari.

“Kelas wisatawan yang datang ke Pulau Moyo juga sudah meningkat. Rata-rata wisatawan mancanegara yang ke sini sekarang kelas menengah keatas. Mereka hanya datang benar-benar ingin menikmati alam, pantai,” tandasnya.(bul)

43 Ribu Pengunjung Ramaikan CMSE 2024: #AkuInvestorSaham

0
Acara Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2024(ekbisntb.com/bul)

Jakarta (ekbisntb.com) – Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2024 telah sukses diselenggarakan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tiga hari, mulai 7-9 November 2024 , bertempat di Lobby dan Main Hall BEI, Jakarta.

Mengangkat tema “Aku Investor Saham,” acara ini kembali menjadi ajang edukasi dan inklusi yang mendorong antusiasme masyarakat untuk lebih memahami dan terlibat dalam pasar modal Indonesia.

Dengan total pengunjung mencapai 43.008 orang selama 3 hari penyelenggaraan secara luring dan daring, CMSE 2024 telah berlangsung secara meriah dan disambut dengan antusias oleh seluruh stakeholders di pasar modal Indonesia.

Total pendaftar CMSE 2024 mencapai 12.229 orang atau mengalami kenaikan sebesar 44,82% dibandingkan pendaftar CMSE pada tahun sebelumnya sejumlah 8.444.

Jumlah pengunjung CMSE 2024 selama 3 hari penyelenggaraan mencapai 43.008 orang, naik 146,52% dibanding tahun lalu sebanyak 17.446 peserta. Pencapaian target pengunjung tersebut tentu saja merupakan hasil dari kolaborasi stakeholders di pasar modal Indonesia yang turut memeriahkan penyelenggaraan CMSE 2024.

Total pengunjung CMSE tahun ini yang hadir secara fisik di Main Hall BEI sebanyak 7.716 pengunjung dengan jumlah peserta yang mengikuti rangkaian CMSE 2024 secara daring melalui YouTube Indonesia Stock Exchange mencapai 35.292 penonton.

Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik, dalam laporan penutupan CMSE 2024 mengungkapkan bahwa acara tahun ini mencatat partisipasi yang signifikan dari para pengunjung dan stakeholders.

Sebanyak 86 booth telah diramaikan oleh 94 exhibitor yang meliputi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Self-Regulatory Organization dan Anak Usaha, Perusahaan Efek, Manajer Investasi dan Agen Penjual Efek Reksa Dana, Perusahaan Tercatat, UMKM, serta DJPPR Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Jumlah booth ini melampaui CMSE 2023 yang menghadirkan 65 booth dan diisi oleh 83 exhibitor.

CMSE 2024 juga menghadirkan 9 seminar dan workshop oleh 34 tokoh-tokoh inspiratif, para pakar pasar modal, serta moderator yang keseluruhannya disambut oleh antusiasme pengunjung.

Pada CMSE 2024 hari pertama, terdapat seminar utama: “Kabinet Baru, Peluang Investasi Baru” yang menghadirkan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Internasional Indonesia Prof. Dian Masyita, Ph.D, Dosen Investasi dan Kepala Departemen Keuangan di Sekolah Bisnis Prasetiya Mulya Prof. Dr. Lukas Setia Atmadja, M.Sc., Ph.D, serta investor ternama Lo Kheng Hong sebagai narasumber dan dimoderatori oleh Pemimpin Redaksi Investor Trust Primus Dorimulu. Pada sesi ini, para narasumber membagikan pandangan optimis mengenai Indonesia khususnya keuangan dan investasi pasar modal, sekaligus berbagai saran investasi bagi para investor.

Tidak kalah menarik, di hari yang sama CEO Talks dengan tema “Investasi Pasar Modal, Emang Boleh Segampang Itu?” menghadirkan narasumber Komisaris BEI sekaligus Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana, CEO PT Ajaib Sekuritas Juliana, dan CEO PT Kiwoom Sekuritas Indonesia Changkun Shin, serta dimoderatori oleh Senior Officer BEI Mercy Widjaja. Pada sesi ini, para CEO dari Perusahaan Sekuritas menceritakan bagaimana cara menghadapi dinamika pasar modal Indonesia dan kemudahan platform digital dalam mendorong inklusi keuangan bagi investor muda.

CMSE 2024 hari kedua, menghadirkan beberapa seminar yang dimulai dengan Go Public Talk Show: “Gearing Up Companies for the Evolving Investor Landscape”. Sesi talk show ini mengundang narasumber Direktur Invesment Banking Capital Market PT BNI Danareksa Sekuritas Kevin Praharyawan, Presiden Direktur PT Schroders Investment Indonesia Michael Tjandra Tjoajadi, dan Direktur Invesment Banking Capital Market PT BNI Hendra Purnama serta dimoderatori oleh Kepala Divisi Pengembangan Perusahaan Tercatat BEI Listyorini Dian Pratiwi. Para narasumber berdiskusi mengenai peran dan strategi untuk mendorong lebih banyak perusahaan yang go public.

Kemudian, acara dilanjutkan dengan Podcast Pasar Modal Syariah dengan tema Investasi Syariah:

“Smart Invest, Cuan No Stress, Siapa Saja Bisa Sukses!”. Sesi podcast ini menghadirkan narasumber Mindfulness & Well-being Practitioner Raden Prisya dan Anggota Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI) Adiwarman Karim, serta Kepala Divisi Pasar Modal Syariah BEI Irwan Abdalloh sebagai moderator.

Para narasumber menjabarkan prinsip-prinsip syariah dalam investasi modern dan peran influencer dalam meningkatkan literasi investasi syariah.

Selanjutnya, terdapat Pengumuman Pemenang Grand Prize Investor Reward Program 2024 dan Penghargaan Most Active Structured Product Securities Company, serta pemberian Penghargaan Khusus kepada Dealer Partisipan ETF dan Liquidity Provider Waran Terstruktur pada kompetisi Investor Reward Program 2024. Kategori grand prize yang diumumkan mencakup Most Active Investor, Highest Value Investor, dan Ultimate Lucky Draw. Adapun untuk Anggota Bursa peserta program yang memberikan kontribusi terbaiknya selama penyelenggaraan program ini, BEI memberikan apresiasi berupa penghargaan Most Active Structured Product Securities Company untuk beberapa kategori, yaitu PT Indo Premier Sekuritas sebagai Anggota Bursa dengan nilai transaksi terbesar dan Anggota Bursa dengan jumlah investor peserta program tertinggi, PT MNC Sekuritas merupakan Anggota Bursa dengan aktivitas edukasi terbanyak, serta PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia sebagai Anggota Bursa pendukung terbaik selama Investor Reward Program 2024. Tidak hanya itu, PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia meraih penghargaan sebagai Dealer Partisipan ETF dengan nilai transaksi terbesar di pasar reguler. Sedangkan, PT RHB Sekuritas Indonesia merupakan Liquidity Provider Waran Terstruktur dengan nilai transaksi terbesar di pasar reguler.

Sesi ketiga talk show pada hari ke-2 CMSE 2024, diisi dengan Gamers Talk: “Winner Winner Chicken Dinner Investasi Saham”. Talk show ini dihadiri oleh Director PT Webull Sekuritas Indonesia Herol Sambul, Director of Alter Ego e-Sport Reinhard Voigt, Gamers & Brand Ambassador Alter Ego e-Sport Kynchilla Alexandra (Cila), dan Pro Player Alter Ego e-Sport Ahmad Abdurrahman (Maungzy).

Sesitalk show ini dimoderatori oleh Kepala Unit Komunikasi BEI Eko Susanto. Pada sesi ini para narasumber mengajak para gamers untuk memahami pentingnya mengelola penghasilan dengan bijak, serta memulai investasi sejak dini.

Pada hari ketiga penyelenggaraan CMSE 2024 ini, terdapat beberapa sesi talk show yang menarik bagi investor maupun calon investor pengunjung acara.

Sesi talk show yang pertama, yaitu Produk Baru Pasar Modal dengan tema “Cari Cuan dari Produk Non Saham: Structured Warrant dan Single Stock Futures”.

Talk show ini terbagi menjadi 2 sesi, yaitu terkait produk Structured Warrant dengan narasumber Kepala Divisi Pengembangan Bisnis 2 BEI Ignatius Denny Wicaksono, Trader & Social Media Influencers Ombentrader, dan Vice President Sales EQD, RHB Sekuritas Steinly Atmanagara. Sesi talk show ini memperkenalkan waran terstruktur dan potensinya di pasar modal Indonesia, serta strategi sukses dalam perdagangan waran terstruktur. Sedangkan talk show sesi ke dua terkait produk single stock futures menghadirkan narasumber Kepala Divisi Pengembangan Bisnis 1 BEI Firza Rizqi Putra, President Director PT Phintraco Sekuritas Ferawati, serta social media influencer Ken Handersen.

Kedua sesi talk show ini dimoderatori oleh Financial Educator Aliyah Natasya dan dapat menjelaskan potensi structured warrant dan single stock futures sebagai produk non saham terbaru di pasar modal Indonesia, serta tips dan strategi trading untuk memaksimalkan keuntungan dari produk tersebut.

Kemudian, acara CMSE 2024 dilanjutkan dengan seminar dengan topik Financial for Parenting: “Cerdas Finansial untuk Keluarga Bahagia”.

Seminar ini menghadirkan narasumber Public Figure & Parent Adrian Maulana, Certified Financial Planner Aline Wiratmaja, Public Figure Parenting Donna Agnesia, serta dimoderatori oleh Kepala Divisi Pengembangan Perusahaan Tercatat BEI Listyorini Dian Pratiwi.

Pada sesi ini, para public figure menceritakan pentingnya literasi keuangan dalam keluarga untuk menciptakan kesejahteraan finansial serta tips menghadapi tantangan finansial di era digital bagi keluarga.

Selanjutnya, CMSE 2024 turut menghadirkan sesi Inspiration Talk “Investasi Sang Juara” dengan narasumber Atlet Angkat Besi Rizki Juniansyah, Chairman of the Indonesian Rock Climbing Federation (Federasi Panjat Tebing Indonesia) Yenny Wahid, Miss Supranational 2024 Harashta Haifa Zahra, dengan dimoderatori Digital Content Creator Reza Pahlevi. Sesi ini mendiskusikan kolaborasi antara dunia olahraga, dunia kecantikan dan pasar modal, serta cara menyeimbangkan karier dan perencanaan keuangan untuk masa depan yang lebih baik.

Sebelum penyelenggaraan CMSE 2024, telah dilangsungkan serangkaian Road to CMSE 2024 pada periode Agustus hingga Oktober 2024. Rangkaian kegiatan Road to CMSE 2024 tersebut telah diikuti oleh 221.509 peserta, 119 kegiatan, melibatkan 119 perguruan tinggi, instansi, dan komunitas di berbagai daerah di Indonesia, telah diliput oleh 242 pemberitaan baik media cetak, digital, serta media sosial, dan berhasil menciptakan 143.728 investor baru.

Penyelenggaraan CMSE 2024 juga diakhiri dengan penampilan istimewa dari Virzha, yang membawakan beberapa lagu andalannya. Direktur Utama BEI Iman Rachman menyampaikan, dengan keberhasilan penyelenggaraan CMSE 2024, diharapkan semangat inklusivitas dan kebanggaan dapat menjadi bagian dari pasar modal Indonesia.(bu)

Pasar Modal Indonesia Selenggarakan CMSE 2024: #AkuInvestorSaham

0
Pasar Modal Indonesia Selenggarakan CMSE 2024(ekbisntb.com/bul)

Jakarta (ekbisntb.com) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) dengan dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan acara Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2024 pada Kamis, 7 November—Sabtu, 9 November 2024. CMSE 2024 mengusung tema #AkuInvestorSaham yang merupakan kampanye dengan pesan kebanggaan, inklusivitas, dan kemajuan ini telah menjadi payung dari seluruh upaya serta berbagai program kegiatan edukasi baik daring maupun luring, sekaligus pemanfaatan media sosial yang dapat memperluas jangkauan edukasi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat di pasar modal.

Direktur Utama BEI Iman Rachman menyampaikan, sesuai dengan tema #AkuInvestorSaham yang mencerminkan kebanggaan, keterbukaan, dan kemajuan bagi semua kalangan, acara CMSE 2024 ini menekankan bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk mencapai kemandirian finansial di masa depan sekaligus memperkuat ekonomi bangsa kita.

Terdapat tiga hal baru pada CMSE 2024: #AkuInvestorSaham, yaitu pelaksanaan rangkaian kegiatan pre-event CMSE 2024 yang dinamakan Road to CMSE 2024, sesi seminar atau talk show, serta expo yang turut menghadirkan berbagai booth Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Rangkaian kegiatan Road to CMSE 2024 telah dilaksanakan sejak bulan Agustus 2024 yang terdiri dari 119 rangkaian kegiatan literasi di berbagai daerah Indonesia dan diikuti oleh ratusan ribu peserta dengan berbagai latar belakang atau profesi. Kegiatan literasi ini mencakup Sekolah Pasar Modal untuk Negeri, Fun Competition seperti kompetisi investasi saham hingga e-sport, serta seminar-seminar yang diselenggarakan di berbagai instansi, pemerintah kota/kabupaten, dan institusi pendidikan tinggi seluruh Indonesia.

Berbagai seminar dan talk show pada CMSE 2024: #AkuInvestorSaham mengangkat topik atau tema yang terkini dan relevan, seperti pada Seminar Utama yang akan membahas arah peluang investasi pada era kabinet baru. Kemudian, Gamers Talk yang ditujukan bagi generasi muda yang sangat akrab dengan e-sport untuk lebih mengenali dunia investasi pasar modal.

Terdapat pula seminar Financial for Parenting yang akan membahas peran orang tua dalam mengenalkan investasi kepada keluarganya.

Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik menambahkan, pada CMSE 2024: #AkuInvestorSaham juga akan diselenggarakan beberapa seminar lainnya, yakni CEO Talk, Go Public Talk Show, Podcast Pasar Modal Syariah, Produk Baru Pasar Modal, dan Inspiration Talk. “Seminar-seminar tersebut kami harapkan dapat menjadi bekal pengetahuan yang sangat berguna bagi investor maupun calon investor ketika berinvestasi di pasar modal Indonesia,” kata Jeffrey.

Hal berbeda lainnya pada CMSE 2024 adalah keberadaan booth UMKM yang merupakan binaan IDX Incubator bekerja sama dengan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) dan Kementerian UMKM.

Keberadaan 16 booth UMKM ini merupakan salah satu wujud dukungan pasar modal Indonesia terhadap pertumbuhan UMKM di dalam negeri.

Penyelenggaraan CMSE 2024: #AkuInvestorSaham merupakan rangkaian dari Peringatan 47 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia. CMSE 2024 ini diselenggarakan secara hybrid di Gedung BEI dengan menggabungkan expo luring dan seminar daring yang disiarkan secara langsung pada YouTube Indonesia Stock Exchange. Pengunjung yang hadir secara langsung berkesempatan untuk mengikuti 9 seminar atau talk show oleh tokoh inspiratif sekaligus diskusi panel dengan para pakar pasar modal, kemudian mengunjungi 86 booth dari 94 exhibitor yang meliputi OJK bersama SRO dan Anak Usaha, Perusahaan Efek, Manajer Investasi dan Agen Penjual Efek Reksa Dana, Perusahaan Tercatat, UMKM, serta DJPPR Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Selain itu, pengunjung juga dapat mengetahui informasi lebih jauh terkait go public.

Acara CMSE 2024: #AkuInvestorSaham dapat diikuti oleh seluruh masyarakat secara gratis. Tidak hanya itu, pengunjung juga memiliki kesempatan untuk memenangkan berbagai doorprize dan grand prize menarik dengan total hadiah ratusan juta rupiah. Pengunjung yang hadir secara luring di CMSE 2024 dapat menyampaikan pesan dan kesan dalam layar immersive yang akan ditampilkan selama penyelenggaraan sekaligus menikmati berbagai hiburan lainnya.

Penyelenggaraan CMSE 2024: #AkuInvestorSaham diharapkan dapat memperkenalkan inklusivitas pasar modal Indonesia, serta memberi kesempatan bagi regulator dan pelaku pasar modal untuk berpartisipasi dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Dengan dukungan dari berbagai pihak, BEI berharap acara ini dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk meraih kemandirian finansial melalui investasi di pasar modal Indonesia sehingga menumbuhkan jumlah investor individu yang saat ini jumlahnya telah mencapai lebih dari 14 juta single investor identification (SID).

Informasi detail dan pendaftaran pengunjung CMSE 2024:#AkuInvestorSaham tersedia di website BEI www.idx.co.id/id/investor/capital-market-summit-expo-2024.(bul)

Puluhan TPST3R di Sumbawa Belum Bisa Dimanfaatkan

0
Salah satu lokasi TPS3R yang mendapat sorotan dari Anggota DPRD Sumbawa, Andi Rusni.(ekbisntb.com/ist /FB Andi Rusni)

Sumbawa Besar (ekbisntb.com) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumbawa, mengaku keberadaan tempat Pengolahan Sampah Terpadu, Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) yang diserahkan ke sejumlah desa masih belum maksimal dimanfaatkan bahkan terkesan “mati suri”.

“Jadi, untuk pengelolaan TPS3R tidak lagi menjadi kewenangan pemerintah daerah karena sudah dihibahkan ke desa dan desa lah bertanggung jawab atas pengelolaan bangunan tersebut, ” kata Kabid Pengolahan Sampah dan limbah B3 Abdul Malik, kepada Ekbis NTB, Minggu 10 November 2024.

Berdasarkan hasil klarifikasi lanjut Malik, ada beberapa persoalan terkait belum optimalnya keberadaan TPS3R tersebut, yakni biaya operasional yang tinggi. Selain itu, keberadaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang akan mengelola bangunan tersebut juga belum siap.

“Biaya operasional tinggi menjadi persoalan yang dihadapi TPS3R, kami pun tidak bisa mengintervensi secara maksimal karena anggaran yang ada di daerah juga sangat terbatas,” ucapnya.

Dia melanjutkan, karena bangunan dan peralatannya sudah dihibahkan, sehingga pihaknya berharap Pemdes bisa mengintervensi anggarannya melalui APBDes. Apalagi desa yang membuat proposal dan meminta bantuan ke Provinsi sehingga desa juga harus bertanggung jawab untuk mengelola bantuan tersebut.

“Keberpihakan anggaran dari Desa sangat diharapkan agar bantuan tersebut  bisa dimanfaatkan. Jika mengandalkan anggaran daerah maka hasilnya tidak akan maksimal,” ujarnya.

Berdasarkan data lanjut Malik, TPS3R yang sudah terbangun di Sumbawa sebanyak 11 bangunan yang tersebar di sejumlah Desa. Dari jumlah tersebut hanya satu TPS3R saja yang beroperasi secara maksimal yakni TPS3R di Plampang karena kelompok nya serius sisanya masih terbengkalai.

“Memang masih banyak bangunan TPS3R kita belum termanfaatkan secara maksimal, tetapi kami tetap berkomitmen agar bangunan itu bisa segera dimanfaatkan,” tambahnya.

Ia menambahkan, “dalam waktu dekat kami juga akan segera berkoordinasi dengan DLHK Provinsi untuk kita lakukan pembinaan. Harapannya mereka bisa menerapkan pelatihan tersebut ketika kembali ke daerah termasuk juga memenuhi sarana penunjang nya,” tukasnya. (ils)

Pemkab Lotim Tak Mampu Tanggung Iuran JKN

0
H. Hasni (ekbisntb.com/dok)

Lombok (ekbisntb.com) – Terdapat sekitar 220 data penduduk Lombok Timur (Lotim) yang tidak aktif kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) karena masalah data kependudukan. Peserta JKN dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) itu tidak mampu ditanggung oleh Pemkab Lotim.

“Kita dorong kembali agar bisa ditanggung oleh pemerintah pusat,” ungkap Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Lotim, H. Hasni, pekan kemarin.

Dikatakan, anggaran yang dibutuhkan untuk membayar ratusan ribu warga tersebut cukup besar, yakni dibutuhkan anggaran ratusan miliar.

Data kependudukan seperti kesalahan Nomor Induk Kependudukan (NIK) itu sudah dilakukan proses perbaikan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil). Setelah rampung semua, iuran JKN Kelas III bagi semua warga tersebut diharapkan tetap bisa ditanggung oleh pusat melalui mekanisme PBI APBN.

Kepada seluruh masyarakat Lotim diminta agar memperhatikan data kependudukan. “Jangan mengurus datanya saat sedang sakit,” ungkapnya.

Diakui juga, selain ratusan PBI yang dinonaktifkan karena ketidakcocokan data kependudukan, terdapat puluhan ribu warga Lotim menunggak bayar JKN. Diminta seluruh warga termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta perusahaan swasta yang telah mendaftarkan karyawannya agar aktif membayar iuran bulanan.

Pj Sekda menambahkan, soal ASN ini diketahui dari 12 ribu ASN di Kabupaten Lotim terdapat sekitar 2.200 ASN yang anaknya sudah tidak ditanggung lagi iuran JKN. Anak-anak ASN ini sudah melampaui batas usia penanggungan. Mereka adalah yang sudah menikah atau sudah kuliah S2. “Yang kuliah S2 tak bisa ditangung lagi oleh pemerintah,” tegasnya.

Keluarga ASN yang sudah tak masuk tanggungan ini didorong mandiri. Diimbau kepada seluruh ASN di Lotim paling tidak memberikan persetujuan bayar lewat pemotongan gaji atau mengarahkan ke mandiri. “2.200 ASN ini sedang kita identifikasi nama dan akan surati masing-masing OPD untuk minta persetujuan,” tambahnya. (rus)

Dirugikan, Pemkab Pemda Lobar Libatkan BPK Ambil Alih Pemanfaatan LCC

0
H. Fauzan Husniadi (ekbisntb.com/dok)

Lombok (ekbisntb.com) – Pemkab Lombok Barat (Lobar) terus berupaya untuk mengambil alih pemanfaatan lahan dan gedung Lombok City Center (LCC) yang sudah bertahun-tahun terbengkalai tidak dimanfaatkan lagi. Persoalan lahan dan bangunan inipun tengah ditangani APH dalam hal ini Kejaksaan.

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Lobar H. Fauzan Husniadi mengatakan dalam penanganan permasalahan aset LCC, Pemda Lobar menggandeng banyak pihak agar aset Pemda Lobar bisa kembali dimanfaatkan dan dikuasai oleh Lobar. Setelah pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan atensi kasus LCC, kemudian Pemda Lobar juga sudah melibatkan pihak BPK.

“BPK  juga masuk untuk memaksimalkan aset,  ini yang  kami dorong ke BPK agar bisa diambil alih, ini yang kami minta kami perkuat dengan BPK,” tegas Fauzan, kemarin.

Lahan LCC ini kata Fauzan sudah lama mangkrak, bahkan dari perhitungan yang sudah dilakukan, dalam satu tahun per hektar lahan LCC disewakan sebesar Rp 25 juta, di kali luas total lahan sebanyak 8 hektar, maka potensi pendapatan daerah sekitar Rp 200 juta dalam satu tahun. “Bayangkan sudah berapa tahun mangkrak tidak ada pemasukan untuk daerah,” tegasnya.

Menurutnya, semua orang pasti sepakat untuk pemda ambil kembali lahan LCC, sampai saat ini tegas Fauzan Pemda terus berusaha mencari celah agar LCC diambil oleh Pemda Lobar, ” Sekarang ini kita sedang konsen untuk memaksimalkan aset di Lombok Barat,” ujarnya.

Dengan keterlibatan BPK yang masuk untuk memaksimalkan aset di Lobar, diharapkan bisa membantu Pemda untuk mengambil alih lahan LCC, meskipun secara aturan tertulis lahan LCC sudah dijadikan penyertaan modal di PT Tripat. “Kami dorong ke BPK agar LCC bisa diambil alih meskipun sudah menjadi penyertaan modal ke PT Tripat,” paparnya.

Ditambahkan Fauzan, saran dan masukan juga sudah diminta di pihak BPKP, selanjutnya kini BPK dilibatkan Pemda agar lebih cepat bisa ambil alih lahan LCC. ” Pemda sangat dirugikan dengan mangkrak nya aset LCC,”katanya.

Pemda juga sudah mengupayakan bisa diberikan dispensasi kepada Pemda untuk bisa memanfaatkan lahan tersebut, terlepas dari permasalahan hukum yang sedang berjalan untuk penanganan kasus LCC. “Itu yang sedang kami upayakan, terlepas dari kasus hukum, tapi kami berharap bisa diberikan kesempatan untuk mengelola, kami sedang berdiskusi dengan pihak APH  Bagian Hukum,” terangnya. (her)