Sunday, April 12, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 305

IHSG Diprediksi akan Turun Seiring The Fed Menahan Suku Bunga

0
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI)(ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis diperkirakan bergerak mendatar seiring The Federal Reserve (The Fed) menahan tingkat suku bunga acuannya.

IHSG dibuka menguat 19,75 poin atau 0,29 persen ke posisi 6.945,98. Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 2,54 poin atau 0,33 persen ke posisi 779,59.

“IHSG diperkirakan bergerak pada kisaran level 6.850 hingga 6.970 pada perdagangan Kamis,” ujar Senior Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan di Jakarta, Kamis.

Dari mancanegara, bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed dalam Federal Open Market Committee (FOMC) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 4,25-4,5 persen, atau sesuai dengan ekspektasi pasar.

Ketua The Fed Jerome Powell kembali menegaskan risiko adanya dampak inflasi dari kebijakan tarif impor tinggi oleh pemerintah AS. Powell juga menegaskan risiko kenaikan angka penurunan dan perlambatan pertumbuhan ekonomi, bahkan kontraksi di AS.

Di sisi lain, pelaku pasar memiliki harapan besar terhadap potensi kesepakatan perdagangan dengan negara-negara yang melakukan negosiasi dengan AS, termasuk China. Delegasi AS dan China mengadakan pertemuan di Swiss pada Sabtu (10/5/2025) dan Minggu (11/5/2025).

Pelaku pasar merespons positif rencana pertemuan AS dan Tiongkok, yang diharapkan akan mengurangi ketegangan perdagangan akibat tarif.

Hasil positif dari pertemuan ini diharapkan mampu meredakan kekhawatiran risiko ekonomi (lonjakan inflasi, kenaikan angka kemiskinan dan perlambatan ekonomi) yang disampaikan The Fed pasca pengumuman hasil FOMC.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) akan merilis data cadangan devisa (cadev) periode April 2025.

Sentimen penggerak pasar keuangan domestik akan lebih didominasi dari faktor eksternal, baik dari AS usai pengumuman The Fed maupun kondisi terkini dari perang India dan Pakistan.

Dari Eropa, pelaku pasar menyatakan wait and see terhadap rilis kebijakan moneter bank sentral Inggris, Norwegia dan Swedia selama pekan ini.

Dari kawasan Asia, bank sentral China (PBoC) menurunkan suku bunga reverse repo tujuh hari menjadi 1,4 persen dari 1,5 persen pada Mei 2025, serta menurunkan rasio cadangan perbankan sebesar 50 basis poin sehingga tingkat rata-rata menjadi 6,2 persen pada Mei 2025.

Sementara itu, bursa AS Wall Street ditutup menguat pada Rabu (7/5/2025), didorong oleh saham semikonduktor yang menguat pada akhir perdagangan setelah adanya laporan bahwa peraturan tentang chip kecerdasan buatan (AI) akan dilonggarkan.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 284,97 poin atau 0,70 persen menjadi 41.113,97, S&P 500 naik 24,37 poin atau 0,43 persen menjadi 5.631,28 dan Nasdaq Composite menguat 48,50 poin atau 0,27 persen menjadi 17.738,16.

Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei menguat 34,39 poin atau 0,09 persen menjadi 36.814,69, indeks Shanghai menguat 10,62 poin atau 0,33 persen menjadi 3.353,87, indeks Kuala Lumpur melemah 3,38 poin atau 0,22 persen menjadi 1.546,55, dan indeks Strait Times melemah 22,67 poin atau 0,57 persen ke 3.842,79. (ant)

Emas Antam pada Kamis Turun Tipis Jadi Rp1,953 Juta Pergram

0
Emas Antam (ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Harga emas Antam yang terdeteksi dari laman Logam Mulia pada Kamis mengalami penurunan tipis sebesar Rp3.000 dari semula Rp1.956.000 menjadi Rp1.953.000 per gram.

Adapun harga jual kembali (buyback) emasan turut turun ke angka Rp1.802.000 per gram.

Transaksi harga jual yang dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK No.34/PMK.10/2017.

Penjualan kembali batangan emas ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk non-NPWP.

PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback . Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di laman Logam Mulia Antam pada Kamis:

– Harga emas 0,5 gram: Rp1.026.500.

– ⁠Harga emas 1 gram : Rp1.953.000.

– ⁠Harga emas 2 gram: Rp3.846.000.

– ⁠Harga emas 3 gram : Rp5.744.000.

– ⁠Harga emas 5 gram: Rp9.540.000.

– ⁠Harga emas 10 gram: Rp19.025.000.

– ⁠Harga emas 25 gram: Rp47.437.000.

– ⁠Harga emas 50 gram: Rp94.795.000.

– ⁠Harga emas 100 gram: Rp189.512.000.

– ⁠Harga emas 250 gram: Rp473.515.000.

– ⁠Harga emas 500 gram: Rp946.820.000.

– ⁠Harga emas 1.000 gram: Rp1.893.600.000.

Potongan harga pajak beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP.

Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22. (ant)

Dampak Efisiensi, Target Pajak Hotel Diturunkan Rp2 Miliar

0
Ilustrasi sepinya kegiatan di hotel. (ekbisntb.com/ris)

Lombok (ekbisntb.com) – Badan Keuangan Daerah Kota Mataram telah memetakan potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak di tahun 2025. Target pajak hotel akan diturunkan sebesar Rp2 miliar dari target Rp30 miliar menjadi Rp28 miliar.

Kepala Bidang Pelayanan, Penyuluhan, dan Penagihan Badan Keuangan Daerah Kota Mataram, Ahmad Amrin dikonfirmasi pada, Rabu 7 Mei 2025 menjelaskan, pihaknya telah melaporkan pada rapat tim anggaran pemerintah daerah pekan kemarin bahwasanya target pajak hotel diminta diturunkan Rp2 miliar. Penurunan target ini dari Rp30 miliar pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) murni menjadi Rp28 miliar pada APBD perubahan. ‘’Kita minta turunkan target kira-kira Rp2 miliar menjadi Rp28 miliar,’’ jelas Amrin.

Penurunan target ini tambahnya, atas pertimbangan hasil penelitian di hotel besar yang menjadi potensi mengeluhkan kegiatan pemerintah yang dibatalkan pesanannya. Pembatalan ini dengan alasan kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. “Alasannya sih karena refocusing anggaran sesuai kebijakan pemerintah pusat,” ucapnya.

Realisasi pajak hotel sampai bulan April mencapai Rp8,6 miliar dari target Rp30 miliar. Diketahui, realisasi PAD di triwulan I cukup signifikan yakni mencapai Rp134 miliar lebih atau 114 persen. Capaian ini dinilai signifikan dan dipastikan memenuhi target sampai akhir tahun 2025. Untuk pendapatan dari pajak Rp67 miliar dan retribusi daerah Rp67,1 miliar.

Amrin belum bisa memberikan penjelasan secara detail terkait capaian sampai pekan pertama bulan Mei. Sebab, pihaknya masih fokus menyelesaikan administrasi yang dibutuhkan oleh auditor negara. “Mohon maaf saya belum pantau sampai saat ini, karena kita lagi fokus menjalani proses audit dari BPK,” demikian kata Amrin. (cem)

Perusahaan Diingatkan Tidak Tahan Ijazah Pekerja

0
Dua orang pekerja duduk sambil bermain gawai di lorong etalase salah satu retail modern di wilayah Cakranegara pada, Selasa 6 Mei 2025 kemarin. Perusahaan diingatkan tidak menahan ijazah pekerja dengan alasan apapun. (ekbisntb.com/cem)

Lombok (ekbisntb.com) – Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram mengingatkan perusahaan tidak menahan ijazah pekerja. Perusahaan yang melanggar akan dikenakan sanksi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram, H. Rudi Suryawan menegaskan, perusahaan dilarang menahan ijazah pekerja ketika mengajukan diri berhenti bekerja. Pekerja diminta melapor apabila perusahaan melakukan tindakan tersebut, sehingga segera ditindaklanjuti. “Kalau memang pekerja yang keluar kemudian ijazahnya ditahan. Tolong dilaporkan nanti kami akan tindak lanjuti,” tegasnya.

Salah satu kasus di tahun 2022 sebut Rudi, seorang pekerja melaporkan ijazahnya ditahan oleh perusahaan. Laporan itu ditindaklanjuti oleh pengawas tenaga kerja ke perusahaan. Setelah dikonfirmasi dan mediasi akhirnya perusahaan mengembalikan ijazah milik pekerja.

Mantan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Mataram mengingatkan, perusahaan tidak ada kewenangan untuk menahan ijazah pekerja. Sebab, pekerja juga ingin mencari tempat bekerja yang layak sehingga syaratnya harus memiliki ijazah. “Kalau mau melamar terkendala, karena setiap kali melamar harus ada ijazah,” ujarnya.

Di satu sisi, hukum ketenagakerjaan di Indonesia tidak mengatur larangan penahanan ijazah sebagai syarat kerja, sehingga perusahaan dan karyawan dapat menyepakati penahanan ijazah selama memenuhi syarat sah perjanjian yang diatur dalam Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata jounto pasal 52 ayat (1) Undang-Undang Ketenagakerjaan.

Artinya, perjanjian kerja dibuat atas dasar kesepakatan kedua belah pihak, kemampuan atau kecakapan melakukan perbuatan hukum, adanya pekerjaan yang diperjanjikan, dan pekerjaan yang diperjanjikan tidak bertentangan dengan ketertiban umum, kesusilaan, dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kendati demikian, Rudi tetap menegaskan perusahaan tetap tidak diperbolehkan menahan ijazah pekerja karena berkaitan dengan jenjang karir pekerja.

Adapun indikasi retail modern yang menahan ijazah pekerjanya. Pihaknya akan menindaklanjuti apabila ada aduan dari pekerja. Selain itu, pihaknya akan turun mengkroscek dan mengingatkan kembali perusahaan. (cem)

Museum Serahkan Batik Sekardiyu Hasil Karya Anak SLB pada Sekda NTB

0
Kepala Museum Negeri NTB Ahmad Nuralam menyerahkan batik Sekardiyu pada Sekda NTB H. Lalu Gita Ariadi di ruang kerjanya, Selasa 6 Mei 2025. (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (NTB) menunjukkan komitmennya dalam mendukung inklusivitas dan pengembangan budaya daerah dengan menyerahkan batik bermotif Sekardiyu hasil karya anak-anak SLB Negeri 1 Lombok Barat kepada Sekda Provinsi NTB, Dr. H. Lalu Gita Ariadi, MSi., pada Selasa, 6 Mei 2025.

Sekda Provinsi NTB, H. Lalu Gita Ariadi, menyambut baik inisiatif ini dan memberikan apresiasi tinggi terhadap hasil karya anak-anak SLB. “Batik motif Sekardiyu karya anak-anak saya SLB ini saya terima dengan bangga dan bahagia,” ujarnya.

Miq Gita, Sapaan akrab Sekda NTB ini, mengatakan batik Sekardiyu ini dapat menjadi inspirasi untuk mengembangkan potensi lokal dengan pendekatan inklusif dan berkelanjutan, menjadikan budaya sebagai fondasi utama dalam pembangunan ekonomi kreatif NTB ke depan.

“Semoga ini merupakan bagian dari upaya pelestarian khazanah budaya kita sekaligus pengembangan ekonomi kreatif, sebagai cendera mata dan daya tarik destinasi Nusa Tenggara Barat,” harapnya.

Sekardiyu adalah hewan mitologi yang unik dan aneh dengan kepala singa, badan kuda, dan ekor naga yang berasal dari Serat Menak Sasak.

Memiliki karakter budaya yang kuat, menjadikan wujud kreativitas anak-anak berkebutuhan khusus dalam mengekspresikan kecintaan mereka terhadap budaya lokal.

Kepala Museum NTB, Ahmad Nuralam mengatakan adanya batik Sekardiyu ini merupakan bagian dari program Kotaku Museumku, Kampungku Museumku sebagai pendorong inklusi sosial dan pemberdayaan masyarakat dengan tujuan menjadikan budaya sebagai sektor pengembangan ekonomi kreatif.

“Batik Sekardiyu adalah simbol dari semangat kolaborasi dan kreativitas tanpa batas. Ini membuktikan bahwa seluruh elemen masyarakat, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas, memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pelestarian budaya sekaligus mendorong pengembangan ekonomi kreatif,” tuturnya.

Ia menjelaskan batik ini mengangkat identitas budaya melalui seni, tradisi, dan kerajinan lokal sebagai kekuatan identitas budaya dan daya tarik ekonomi dalam pembangunan yang berkelanjutan.

“Jadi batik Sekardiyu merupakan batik khas yang terinspirasi dari budaya NTB, dirancang dan diproduksi oleh anak-anak SLBN 1 Lobar melalui pendampingan dari Museum Negeri NTB,” ujarnya.

Sementara itu Kepala SLBN 1 Lobar, Baiq Minarniwati menyampaikan apresiasi atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan oleh Museum Negeri NTB kepada sekolahnya untuk mendesain batik bermotif Sekardiyu.

Dirinya berharap, ke depan bukan hanya museum saja sebagai pemerhati karya anak-anak disabilitas, tapi juga seluruh masyarakat NTB, khususnya pemerintah daerah. (ham)

Ajang Promosi Pariwisata, 37 Delegasi Siap Hadiri IGS di NTB

0
H. Lalu Moh. Faozal (ekbisntb.com/ham)

Lombok (ekbisntb.com) – Indonesia GastroDiplomacy Series (IGS) tahun 2025 di NTB siap digelar mulai Kamis 8 Mei 2025. Acara akan berlangsung hingga Minggu 11 Mei 2025. Sejumlah agenda kunjungan 37 perwakilan yang terdiri dari duta besar (dubes), konsulat jenderal, Head of Mission, Deputy Chief of Mission, Representative orang dan staf kedutaan orang.

‘’Agendanya pada hari pertama setelah ketibaan di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid kita akan agendakan untuk diterima oleh Bapak Gubernur dengan jamuan makan malam di Hotel Merrumata Senggigi,’’ ujar Asisten II (Perekonomian dan Pembangunan) Setda NTB H. Lalu Moh. Faozal, S.Sos., M.Si., di Pendopo Gubernur NTB, Rabu 7 Mei 2025.

Sementara pada hari kedua, ujarnya, pihaknya mengagendakan semua delegasi berwisata ke Kota Tua Ampenan dan diterima Wali Kota Mataram dan stakeholder pariwisata. Kemudian delegasi akan diajak berkunjung ke Museum Negeri NTB

‘’Dari museum nanti akan ada agenda berikutnya ada ekspose dari bapak Gubernur di Bank NTB Syariah diikuti duta besar dan perwakilan negara-negara sahabat. Sementara istri Dubes ke NTB Mall. Nanti selesai dari Bank NTB Syariah, dubes akan bergeser ke NTB Mall. Dubes yang beragama Muslim, Salat Jumat di Islamic Center,’ terang mantan Kepala Museum Negeri NTB ini.

Pihaknya juga mengagendakan rombongan dubes ini menuju Desa Wisata Bilebante, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah dan diterima Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar.

‘’Karena yang host di Desa Bilebante adalah Wamen Ekonomi Kreatif. Kemudian selanjutnya menuju Mandalika Di Mandalika akan ada agenda bersama ITDC ada ekspose dari ITDC di Bukit 360 kemudian ada penanaman pohon di sekitar Sirkuit Mandalika. Setelahnya akan menyaksikan GT World Challenge Asia,’’ terangnya.

Mantan Kepala Dinas Pariwisata NTB ini menilai kunjungan duta besar sangat efektif dalam mempromosikan objek wisata yang dimiliki. Untuk itu, masyarakat yang ada di daerah ini harus menjaga objek wisata yang ada, sehingga semakin banyak wisatawan yang datang berkunjung.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Informatika) NTB H. Yusron Hadi, ST., MUM. Kegiatan ini, sejalan dengan hajatan NTB Makmur Mendunia dan mampu memperkenalkan berbagai khazanah kekayaan NTB yang dapat dikerjasamakan dengan berbagai negara_negara sahabat khususnya yang berpartisipasi dalam kepesertaan IGS 2025 ini.

Menurutnya, manfaat yang diperoleh dari event internasional ini setidaknya adalah memperkenalkan NTB lebih luas lagi ke tataran global sesuai hajat NTB Mendunia. Selain itu, mendorong terwujudnya kerja sama luar negeri dalam pemanfaatan sumberdaya alam NTB, sehingga nilai investasi dan perdagangan luar negeri NTB dapat meningkat.

NTB, tambahnya, juga mendapatkan promosi gratis terkait kondisi pariwisata dengan berharap tingkat kunjungan wisatawan akan meningkat. Termasuk mampu menguatkan ikhtiar pelaku ekonomi lokal daerah dalam peningkatan jumlah produksi dan kualitas produk, karena terbuka peluang kerja sama yang lebih luas di masa mendatang. (ham)

68 Pembalap GT World Challenge Asia Siap Berlaga di Sirkuit Mandalika

0
Ajang GT World Challenge Asia 2025 di The Mandalika.(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Pertamina Mandalika International Circuit yang terletak di kawasan The Mandalika, Kuta, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), akan mencetak sejarah akhir pekan ini dengan menjadi tuan rumah putaran GT World Challenge Asia 2025 yang digelar pada tanggal 9–11 Mei 2025. Untuk pertama kalinya balap roda empat internasional GT3 digelar di Indonesia, dengan jumlah partisipasi luar biasa sebanyak 34 mobil dari berbagai negara menjadi momen bersejarah di Circuit kebanggaan kita ini.

Indonesia kini tercatat sebagai negara keenam yang menjadi tuan rumah kejuaraan GT3 terbesar dan paling kompetitif di Asia tersebut, sementara Pertamina Mandalika International Circuit menjadi sirkuit ke-12 yang menyelenggarakan seri GT World Challenge Asia. Keunikan dan daya tarik The Mandalika menjadi salah satu faktor yang mendorong tingginya antusiasme peserta. Sepanjang sejarah penyelenggaraan kejuaraan ini, jumlah peserta melebihi 34 mobil hanya pernah terjadi sekali, yakni saat GT World Challenge Asia digabung dengan Japan Cup di Fuji pada tahun 2023.

Empat pembalap Indonesia turut ambil bagian di antara 68 pembalap yang berlaga pada ajang GT World Challenge Asia 2025 di The Mandalika. Mereka adalah juara bertahan kelas Am David Tjiptobiantoro, Setiawan Santoso, Anderson Tanoto, dan Andrea Anatra, yang akan membawa nama bangsa Indonesia di kancah balap mobil internasional.

Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, menyampaikan bahwa The Mandalika kini bukan hanya dikenal sebagai destinasi wisata, tetapi juga telah berkembang menjadi pusat sport tourism yang semakin diperhitungkan.

“Ini membuktikan bahwa The Mandalika telah siap menjadi bagian kalender balap mobil internasional, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sport tourism,” ujarnya.

Selain menyuguhkan balapan utama GT World Challenge Asia, ajang ini juga akan diramaikan oleh berbagai balapan pendukung (supporting race) yang tak kalah seru, seperti Subaru BRZ Super Series, Agya One Make Race, dan Time Attack yang dikemas dalam satu rangkaian Mandalika Festival of Speed (MFoS) Round 1 yang akan menambah keseruan akhir pekan balap di The Mandalika.
Tiket tersedia mulai dari Rp 50.000 dan dapat dibeli di Circuit Store (Red Gate) hingga 8 Mei, atau langsung di loket tiket Green Gate selama acara berlangsung.(bul)

Bank Indonesia : NTB Harus Fokus Garap Sektor Pertanian

0
Berry A Harahap(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Barat (NTB) baru-baru ini merilis data pertumbuhan ekonomi daerah pada awal tahun 2025 yang menunjukkan kontraksi, karena kontribusi sektor pertambangan yang fluktuatif.

Kendati ekonomi NTB tumbuh kontraksi, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Berry A Harahap menyatakan tetap optimis, ekonomi daerah ini akan tetap tumbuh.

Mengapa? Menurut Berry, didampingi Deputynya, Ignatius Adhi Nugroho dalam diskusi ekonomi dengan media di Mataram, Rabu, 7 Mei 2025 disampaikan, meskipun terjadi kontraksi secara keseluruhan, sektor pertanian di NTB menunjukkan resiliensi dan potensi pertumbuhan yang menjanjikan.

“Menurut pandangan Bank Indonesia, saat ini pertanian itu masih tumbuh dengan baik, bahkan mungkin dengan cuaca yang sangat mendukung. Kita perkirakan pertanian itu bisa tumbuh di atas lima persen tahun ini. Lima persen ini termasuk pertumbuhan tinggi dan cukup bagus,” ujar Berry.

Berry menjelaskan bahwa kontraksi ekonomi NTB pada awal tahun ini lebih disebabkan oleh fluktuasi kinerja sektor pertambangan yang memiliki bobot signifikan dalam struktur perekonomian daerah. Namun, ia menyoroti bahwa data konsumsi rumah tangga justru menunjukkan tren positif.

“Tapi kalau dibuka lebih dalam, ternyata pengeluaran konsumsi rumah tangga di NTB itu masih tetap baik, bahkan lebih baik daripada nasional. Jadi, sumber uang masyarakat itu ditopang sektor pertanian tadi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kepala BI NTB menekankan betapa luasnya dampak positif sektor pertanian terhadap perekonomian daerah karena melibatkan banyak orang. Oleh karena itu, peningkatan produktivitas pertanian menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi NTB secara berkelanjutan.

Berry mengatakan, Gubernur NTB yang baru, Lalu Muh Iqbal dan Indah Damayanti Putri juga memiliki visi pemerintah daerah saat ini sudah sangat tepat dan sejalan dengan upaya Bank Indonesia, yaitu mendorong sektor pertanian secara komprehensif di NTB.

Baikp pertanian tanaman pangan, pertanian perkebunan, pertanian hortikultura, peternakan, dan perikanan. Semuanya harus didorong supaya produktivitas tinggi. Ia menambahkan bahwa visi kepala daerah untuk memajukan sektor-sektor unggulan ini sudah jelas dan tinggal diimplementasikan secara efektif.

Untuk mendorong sektor pertanian, Berry menyoroti pentingnya peningkatan produktivitas yang saat ini masih relatif rendah. Ia mencontohkan hasil produksi padi NTB yang rata-rata masih sekitar 6 ton per hektar dan memiliki potensi untuk ditingkatkan hingga 9 ton per hektar dengan penggunaan bibit unggul.

Selain tanaman pangan, Berry juga melihat potensi besar dalam pengembangan subsektor lainnya, seperti rumput laut. Ia mencontohkan keberhasilan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang telah mampu membangun pabrik pengolahan rumput laut dan bahkan melakukan ekspor.

“Jadi sebenarnya peluangnya itu sangat tinggi karena kita berangkat dari prioritas yang masih relatif rendah. Kalau kemudian misalnya ada rumput laut itu kan masuk juga dari sisi antara perikanan-perikanan sih, dunia kayaknya ya? Nah itu juga bisa didorong,” jelasnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Berry menekankan pentingnya penggunaan bibit yang lebih baik, seperti yang telah dilakukan di NTT dengan bibit unggul. Selain itu, hilirisasi produk pertanian dan perikanan di NTB juga menjadi kunci untuk meningkatkan nilai tambah.

“Jadi, sebenarnya kita fokus saja pada sektor pertanian, mana yang bisa dihilirisasi, lakukan saja di NTB supaya nilai tambahnya besar,” pungkasnya.

Dengan fokus dan pengembangan yang tepat pada sektor pertanian secara luas, diharapkan perekonomian NTB dapat kembali tumbuh positif dan memberikan kesejahteraan yang lebih baik bagi masyarakat.(bul)
Berry A Harahap(ekbis)

BTN Dukung Pembiayaan Rumah Bagi Karyawan Industri Media

0
Peluncuran program rumah untuk karyawan industri media(ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) siap menyalurkan kredit pemilikan rumah (KPR) dan pembiayaan pemilikan rumah subsidi untuk karyawan industri media, termasuk wartawan untuk mendukung penyediaan rumah layak dan terjangkau bagi masyarakat.

“Ini merupakan hasil kolaborasi antara kementerian dan lembaga serta para pemangku kepentingan di ekosistem perumahan nasional,” kata Direktur Consumer Banking BTN Hirwandi Gafar dalam keterangan diterima ANTARA di Jakarta, Rabu.

Program rumah untuk karyawan industri media diluncurkan dengan penyerahan simbolis kunci rumah subsidi untuk wartawan di Perumahan Grand Harmoni Cibitung, Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa 6 Mei 2025.

Hirwandi mengatakan penyaluran rumah untuk karyawan industri media saat peluncuran diberikan untuk lebih dari 100 debitur yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan lima kota secara serentak, yakni Medan, Palembang, Bekasi, Yogyakarta dan Makassar.

Penyerahan kunci rumah subsidi bagi wartawan tersebut merupakan bagian dari total rumah subsidi dengan kuota sebanyak 1.000 unit rumah yang dialokasikan untuk wartawan di seluruh Indonesia.

Kemudian, pemerintah menambah kuota program menjadi 3.000 unit rumah subsidi dari sebelumnya 1.000 rumah bagi karyawan industri media di seluruh Indonesia.

Program tersebut merupakan kolaborasi antara pemerintah, BTN dan ekosistem perumahan nasional.

Acara peluncuran itu dihadiri oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno Laksono, Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) Heru Pudyo Nugroho dan jajaran direksi BTN.

Turut hadir dalam peresmian, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, Bupati Kabupaten Bekasi Ade Kuswara Kunang, Direktur Utama Vistaland Group Alexander Tirta, dan para asosiasi pengembang perumahan lainnya.

Perumahan Grand Harmoni Cibitung, Bekasi, dinilai dekat dengan berbagai fasilitas umum yang merupakan lokasi favorit masyarakat, yakni sekolah, minimarket, klinik kesehatan dan jalan tol.

Lebih lanjut, BTN secara aktif ikut serta dalam mengedukasi pengembang dan mitra kerja untuk membangun rumah terjangkau yang berkualitas, baik dari segi fasad rumah, pencahayaan maupun sirkulasi udara dan kawasan sekitarnya.

Sebagai bank yang memiliki positioning kuat di bisnis perumahan, khususnya dalam mendukung masyarakat berpenghasilan rendah, BTN telah menyalurkan lebih dari 1,66 juta unit KPR Subsidi selama periode 2015 hingga 2025.

Menurut Hirwandi, hal itu menunjukkan komitmen BTN untuk membuka akses pembiayaan kepemilikan rumah kepada masyarakat dan menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendukung terwujudnya Zero Backlog pada 2045.

Berdasarkan data yang Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), dari 100.000 karyawan di industri media nasional, sebanyak 70 persen belum memiliki rumah yang layak.

Turut memberikan sambutan, Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan apresiasi kepada para pihak yang terlibat dalam program tersebut, yakni Komdigi, BPS, BTN, BP Tapera, Persatuan Wartawan Indonesia, Asosiasi Televisi Swasta Indonesia, dan para asosiasi pekerja media lainnya.

Menteri PKP juga mengapresiasi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang telah memberikan dukungan anggaran untuk alokasi rumah subsidi.

“Tahun ini, alokasi bantuan pembiayaan perumahan mencapai 350.000 unit, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia merdeka. Biasanya hanya 200.000-an unit. Kini sudah ada alokasi jelas untuk petani, masyarakat umum, guru, dan lainnya melalui BP Tapera dan BTN dibantu oleh data BPS,” kata Menteri PKP.

Program rumah untuk karyawan industri media ditujukan untuk para karyawan industri media yang memenuhi kriteria penerima KPR subsidi, yang di antaranya yakni belum memiliki rumah, belum pernah menerima subsidi perumahan pemerintah, dan penghasilan tidak lebih dari ketentuan Kementerian PKP atau berkisar antara Rp8,5 juta hingga Rp14 juta.

“Saya ingin rakyat, termasuk wartawan, bisa memiliki rumah yang layak tanpa membebani anggaran negara,” ujar Maruarar. (ant)

Rupiah Diprediksi Melemah Seiring Rencana Pertemuan AS-China di Swiss

0
Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS(ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Presiden Direktur PT Doo Financial Futures Ariston Tjendra memprediksi nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS melemah dipengaruhi rencana pertemuan Amerika Serikat (AS) dengan China di Swiss.

“Rencana pertemuan AS dan China untuk menegosiasikan tarif di Swiss memberikan sentimen positif ke pasar keuangan. Sayangnya, ini juga mendorong penguatan dolar AS yang sebelumnya terpuruk karena ekspektasi terhadap pertumbuhan ekonomi AS yang melambat karena kebijakan tarif,” ujarnya kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.

Melansir Xinhua, dilaporkan bahwa akan ada pertemuan dengan Menteri Keuangan AS Scott Bessent dengan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng selama kunjung ke Swiss dari 9-12 Mei 2025.

Juru Bicara Kementerian Perdagangan China menyatakan, pihaknya bersedia untuk terlibat dalam dialog tentang tarif dan isu-isu terkait dengan mempertimbangkan ekspektasi global, kepentingan nasional, serta seruan dari industri dan konsumen Amerika.

China menegaskan posisi siap melakukan perang tarif hingga akhir jika dipaksa. Di sisi lain, pintu untuk perundingan dengan AS tetap terbuka.

Dalam arti, setiap negosiasi diminta harus berdasarkan rasa saling menghormati, kesetaraan dan manfaat timbal balik.

Apabila pihak AS ingin menyelesaikan melalui dialog, lanjutnya maka harus menyelesaikan dampak negatif dari tarif dan menghormati aturan perdagangan internasional yang berbasiskan nilai keadilan dan fairness, serta suara-suara rasional dari semua sektor.

AS juga diperingatkan agar tak menggunakan dialog sebagai kedok pemaksaan atau pemerasan, dan menekankan bahwa China takkan mencapai kesepakatan apapun bila mengorbankan prinsip-prinsip keadilan dan fairness.

Meninjau sentimen lain, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga disebut sedang konsolidasi menghadapi pengumuman hasil rapat kebijakan moneter AS dinihari nanti.

“Kenaikan tarif bisa memicu The Fed memberikan pandangan yang lebih ke arah pengetatan moneter dibandingkan pelonggaran. Ini juga memicu penguatan dolar AS,” ucap Aris.

Berdasarkan faktor-faktor tersebut, potensi pelemahan rupiah ke arah Rp16.550 per dolar AS dengan support di sekitar Rp16.400 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan hari Rabu pagi di Jakarta melemah sebesar 12 poin atau 0,07 persen menjadi Rp16.461 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.449 per dolar AS. (ant)