Beranda blog Halaman 194

Manfaatkan untuk Perkuat PAD dan Pertumbuhan Ekonomi

0
Manfaatkan untuk Perkuat PAD dan Pertumbuhan Ekonomi
Siti Fitriani Bakhreisyi (Suara NTB/dok)

WAKIL Ketua Komisi II DPRD Kota Mataram, Siti Fitriani Bakhreisyi, mengapresiasi Pemerintah Kota Mataram atas keberhasilannya memperoleh dana insentif sebesar Rp3 miliar dari pemerintah pusat sebagai bentuk penghargaan atas kinerja dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurut Pipit, sapaan akrabnya, dana insentif tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami berharap dana tersebut digunakan untuk program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Setiap program yang dibiayai dari insentif tersebut juga harus memiliki indikator keberhasilan yang jelas, baik dari sisi peningkatan aktivitas ekonomi, penyerapan tenaga kerja, maupun kontribusinya terhadap PAD,” ujarnya kepada Suara NTB melalui pesan WhatsApp, Kamis (25/6).

Terkait rencana penggunaan dana untuk peningkatan kualitas layanan Badan Keuangan Daerah (BKD), politisi Partai nasdem ini menyatakan dukungannya. Namun, ia menekankan bahwa yang lebih penting adalah pemanfaatan dana tersebut untuk memperkuat sistem pengelolaan PAD secara menyeluruh.

Menurut Pipit, pengembangan teknologi informasi, integrasi data wajib pajak, serta penguatan pendataan dan pengawasan di lapangan akan memberikan dampak yang lebih signifikan terhadap peningkatan pendapatan daerah dibandingkan sekadar pembenahan fisik.

“Dengan sistem yang semakin modern dan data yang semakin akurat, potensi PAD Kota Mataram dapat digali lebih optimal untuk mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Selain itu, Pipit juga menyoroti rencana alokasi dana untuk penataan kawasan eks bandara. Ia menilai penataan kawasan tersebut harus diarahkan tidak hanya pada aspek fisik, tetapi juga pada penciptaan pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“Yang perlu kita kejar bukan hanya penataan kawasan, tetapi bagaimana kawasan tersebut mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang memberikan manfaat nyata bagi UMKM dan masyarakat Kota Mataram,” tegas anggota dewan dari daerah pemilihan Selaparang ini.

Dewan berharap pemanfaatan dana insentif dari pemerintah pusat dapat dilakukan secara efektif dan tepat sasaran sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat perekonomian daerah, serta mengoptimalkan potensi PAD Kota Mataram. (fit)

Tiket Early Bird MotoGP Mandalika 2026 Ludes

0
Tiket Early Bird MotoGP Mandalika 2026 Ludes

Mataram (Suara NTB)– Antusiasme masyarakat terhadap gelaran MotoGP Mandalika yang akan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 menunjukkan tren positif. Ini terlihat dari tiket periode Early Bird yang sudah habis terjual dalam waktu kurang dari seminggu sejak pembukaan penjualan tiket pada 19 Juni 2026 lalu.


Menyusul tingginya permintaan tersebut, panitia kini resmi membuka penjualan tiket Presale 1 yang berlangsung mulai 25 Juni 2026.


Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Troy Warokka, menyampaikan, tingginya minat masyarakat yang membuat seluruh kuota Early Bird habis terjual dalam waktu kurang dari satu minggu menunjukkan bahwa MotoGP Indonesia telah menjadi agenda yang dinantikan setiap tahun.

“Kami melihat antusiasme yang besar tidak hanya terhadap balapannya, tetapi juga terhadap pengalaman yang ditawarkan The Mandalika, mulai dari keindahan alam, budaya lokal, hingga berbagai aktivitas pendukung yang menjadikan MotoGP Indonesia lebih dari sekadar ajang olahraga. Karena itu, kami membuka periode Presale 1 agar masyarakat yang belum mendapatkan tiket tetap dapat menikmati harga spesial sebelum memasuki tahap penjualan berikutnya ,” ujar Troy.


Pada periode Presale 1, penggemar masih dapat menikmati harga spesial dengan potongan hingga 30% untuk kategori Grandstand dan 20% untuk kategori VIP Hospitality.


Untuk kategori Regular Grandstand, tiket Zona E, G, H, dan I tersedia dengan harga Rp280.000 dari harga normal sebesar Rp400.000. Sementara itu, kategori Premium Grandstand menawarkan tiket pada Zona A seharga Rp1.225.000 dari harga normal Rp1.750.000; serta Zona B, C, J, dan K seharga Rp630.000 dari harga normal Rp900.000.


Bagi penggemar MotoGP yang ingin merasakan pengalaman menonton secara lebih eksklusif dan nyaman, tersedia pilihan VIP Hospitality dengan harga Presale 1, yaitu Deluxe Class Rp12.000.000 dan Luxury Tent T1 Rp6.200.000.


MotoGP Mandalika 2026 menurutnya menjadi momentum bagi masyarakat untuk memberikan dukungan langsung kepada para pembalap Indonesia yang tengah berkiprah di level dunia. Kehadiran Mario Suryo Aji di Moto2™ dan Veda Ega Pratama di Moto3™ menjadi kebanggaan tersendiri bagi Indonesia sekaligus menambah alasan bagi para penggemar untuk hadir langsung di Mandalika dan menyaksikan perjuangan secara langsung pembalap Merah Putih di panggung balap dunia.


Di saat yang sama, munculnya talenta-talenta muda seperti Kiandra Ramadhipa dan Aldi Mahendra semakin menunjukkan bahwa Indonesia memiliki masa depan yang menjanjikan di dunia balap motor internasional. Sebagai rumah MotoGP Indonesia, Mandalika International Circuit terus berkomitmen mendukung lahirnya talenta-talenta balap nasional yang mampu bersaing di level global.


Masyarakat dapat membeli tiket secara resmi melalui GOERS maupun situs resmi themandalikagp.com.(bul)

Bulog NTB Serap 55 Ribu Ton Jagung, Pastikan Proses Restitusi PPh 22 Petani Berjalan Lancar

0

Mataram (Ekbis NTB) – Perum BULOG Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) menghadiri dengar pendapat (hearing) bersama Penjabat (Pj) Gubernur NTB di Kantor Gubernur NTB, Rabu (24/6/2026). Pertemuan ini membahas aspek perpajakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22, khususnya untuk komoditas jagung pipil kering.

Selain pihak BULOG dan Gubernur, agenda ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Provinsi NTB, Bapenda Provinsi NTB, serta perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Jagung se-NTB.

Dalam kesempatan tersebut, Perum BULOG Kanwil NTB menyatakan telah melaksanakan pengadaan jagung pipil kering sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP), yakni Rp6.400 per kilogram. Sebelumnya, pengadaan ini dikenakan pajak PPh Pasal 22 sebesar 1,5% sesuai ketentuan yang berlaku.

Wakil Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil NTB, Rizal P. Sukmaadijaya, menegaskan bahwa realisasi pengadaan jagung pipil kering tahun 2026 berjalan sesuai prosedur dan target pemerintah. Langkah ini dilakukan demi menjaga stabilitas harga sekaligus mendukung kesejahteraan petani.

“Perum BULOG Kanwil NTB tetap konsisten melakukan penyerapan jagung sesuai penugasan yang diberikan. Sampai dengan 23 Juni 2026, total jagung yang sudah kami serap mencapai 55 ribu ton dari seluruh wilayah Provinsi NTB,” ujar Rizal.

Rizal menambahkan, terhitung sejak 21 Mei 2026 dan seterusnya, seluruh transaksi pengadaan jagung di Perum BULOG Kanwil NTB sudah tidak dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5%. Sementara itu, setoran pajak dari transaksi sebelum tanggal tersebut telah disetorkan secara rutin ke kas negara.

“Sebagai bentuk komitmen dan keberpihakan kepada petani, Bapak Gubernur NTB melalui Dinas Pertanian Provinsi NTB dan Perum BULOG Kanwil NTB akan mengonsolidasikan total nilai PPh Pasal 22 yang telah dikenakan kepada Gapoktan. Pendataan dilakukan melalui Dinas Pertanian kabupaten/kota setempat,” jelasnya.

Hasil konsolidasi data tersebut nantinya akan diajukan ke Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk proses permohonan restitusi (pengembalian) pajak.

Merespons hal tersebut, perwakilan Gapoktan menyambut baik penjelasan yang diberikan. Pihak petani menyatakan siap berkoordinasi lebih lanjut terkait pengajuan restitusi pajak tersebut dengan pendampingan dari Dinas Pertanian Provinsi NTB dan Perum BULOG Kanwil NTB. (r/fan)

Mau Touring di Lombok? Simak Panduan Kesiapan Fisik dan Rute dari Astra Motor NTB

0

Mataram (Ekbis NTB) – Pulau Lombok menawarkan pesona wisata yang tak ada habisnya, mulai dari eksotisme Sirkuit Mandalika, Bukit Merese, Pantai Pink, kawasan Sekotong, hingga kesejukan pegunungan Sembalun. Tak heran, rute-rute ini menjadi jalur favorit bagi para pencinta touring sepeda motor.

Namun, di balik keindahan jalurnya, berkendara jarak jauh menuntut kesiapan total. Banyak pengendara yang terlalu fokus pada tujuan hingga mengabaikan kondisi fisik serta dinamika cuaca yang bisa berubah sewaktu-waktu.

Safety Riding Instructor Astra Motor NTB, Satria Wiman Jaya, mengingatkan bahwa esensi dari touring adalah menikmati proses perjalanan dengan aman. Persiapan motor saja tidak cukup jika tidak diimbangi dengan kesiapan pengendara.

“Banyak pengendara sudah mempersiapkan motornya dengan baik, tetapi lupa mempersiapkan diri sendiri. Padahal kondisi tubuh, perencanaan rute, dan informasi cuaca memiliki pengaruh besar terhadap keselamatan,” ujar Satria.

Menyikapi hal tersebut, Astra Motor NTB membagikan 7 panduan penting bagi para pengendara sebelum menaklukkan jalur wisata di Lombok:

  • Matangkan Rencana Perjalanan: Sebelum starter motor, petakan jarak tempuh, estimasi waktu, titik istirahat (rest area), lokasi SPBU, hingga jalur alternatif. Ini penting untuk menghindari rasa terburu-buru yang memicu gaya berkendara agresif.
  • Pantau Prakiraan Cuaca: Kawasan seperti Sembalun, Pusuk, atau jalur pesisir Lombok dikenal memiliki karakter cuaca yang cepat berubah. Kabut mendadak, angin kencang, atau hujan dapat menurunkan visibilitas dan daya cengkeram ban. Jika cuaca memburuk, segera kurangi kecepatan dan nyalakan lampu utama.
  • Pastikan Fisik Prima: Jangan memaksakan diri berkendara dalam kondisi kurang tidur atau kelelahan. Konsentrasi penuh adalah kunci utama keselamatan di atas roda dua.
  • Disiplin Istirahat Berkala: Terapkan rumus ideal: 2 jam berkendara, 15 menit beristirahat. Gunakan waktu ini untuk melakukan peregangan otot dan memulihkan fokus.
  • Jaga Hidrasi Tubuh: Cuaca panas di jalan raya memicu dehidrasi yang dapat menurunkan refleks visual. Jangan menunggu haus untuk minum air putih.
  • Gunakan Riding Gear Lengkap: Tetap gunakan helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu pelindung. Riding gear adalah perisai utama Anda dari risiko cedera.
  • Pahami Batas Kemampuan Diri: Jika kantuk atau lelah mulai menyerang, segera cari tempat aman untuk berhenti. Jangan korbankan nyawa hanya demi ego ingin cepat sampai.

Melalui kampanye berkelanjutan “Jago Cari Aman Biar Happy”, Astra Motor NTB berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat agar menempatkan keselamatan sebagai prioritas di atas segalanya.

“Sebelum berangkat, pastikan kita tahu rute yang akan dilalui, kondisi cuaca, serta kapan harus beristirahat. Dengan begitu, perjalanan akan lebih aman dan menyenangkan,” pungkas Satria.

Ingat, destinasi wisata tidak akan lari ke mana, tetapi keselamatan tidak bisa ditunda. Selalu #Cari_Aman agar momen touring Anda berakhir dengan cerita bahagia. (r/fan)

Alfamart dan Nestlé Indonesia Perluas Jangkauan Program Sahabat Posyandu untuk Ribuan Ibu dan Anak

0

Lombok Barat (ekbisntb.com) – Program Alfamart Sahabat Posyandu terus memperluas jangkauan layanan kesehatan dasar bagi masyarakat. Sepanjang Juni 2026, program yang dijalankan Alfamart bekerja sama dengan PT Nestlé Indonesia tersebut hadir di 28 titik lokasi di berbagai daerah dengan target menjangkau 2.800 penerima manfaat dari kalangan ibu dan anak.

Salah satu kegiatan berlangsung di Gerai Alfamart Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Kamis, 18 Juni 2026. Sejak pagi, lokasi kegiatan dipadati para ibu yang membawa anak-anak mereka untuk mengikuti pemeriksaan tumbuh kembang, layanan kesehatan dasar, serta edukasi mengenai gizi dan pola asuh anak.

Program yang diluncurkan sejak awal 2023 ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses layanan kesehatan sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak sejak usia dini. Pelaksanaannya melibatkan dinas kesehatan dan kader posyandu setempat.

General Manager Corporate Communications Alfamart, Rani Wijaya, mengatakan program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang mudah dijangkau.

“Melalui pemanfaatan gerai Alfamart yang berada dekat dengan lingkungan masyarakat, kami ingin menghadirkan layanan kesehatan yang lebih mudah diakses oleh ibu dan anak. Program ini juga menjadi sarana edukasi agar orang tua semakin memahami pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala,” ujarnya.

Menurutnya, program Sahabat Posyandu akan terus dilaksanakan secara rutin setiap bulan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Setiap bulan program ini terus berjalan dengan harapan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Tidak hanya dari sisi kesehatan anak, tetapi juga peningkatan pengetahuan orang tua mengenai pola asuh dan pemenuhan gizi yang seimbang,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh berbagai layanan kesehatan dasar, mulai dari pengukuran tinggi dan berat badan anak, imunisasi sesuai jadwal, pemberian makanan tambahan, hingga edukasi kesehatan dan gizi yang disampaikan tenaga kesehatan maupun kader posyandu.

Rani menambahkan tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan kebutuhan terhadap layanan kesehatan berbasis komunitas masih cukup besar.

“Kami melihat kebutuhan masyarakat terhadap layanan seperti ini masih sangat besar. Karena itu, kami terus berupaya memperluas jangkauan program dalam mendukung kesehatan ibu dan anak,” tambahnya.

Kolaborasi dengan PT Nestlé Indonesia juga dimanfaatkan untuk memperkuat edukasi mengenai pentingnya pemenuhan nutrisi sesuai tahapan usia anak. Senior Brand Manager Nestlé DANCOW, Sylvia Carmelia, mengatakan orang tua perlu memahami kebutuhan gizi anak, terutama pada masa pertumbuhan.

Ia menjelaskan, anak usia satu tahun membutuhkan nutrisi pelengkap yang dapat diperoleh dari berbagai sumber, termasuk susu yang mengandung zat gizi penting seperti DHA dan zat besi untuk mendukung perkembangan otak. Selain itu, orang tua juga perlu membiasakan diri membaca informasi nilai gizi pada label kemasan produk sebelum membeli.

“Sebagai merek susu yang berkomitmen untuk mendukung tumbuh kembang anak, kami ingin membantu orang tua dalam memilih nutrisi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan gizi harian anak,” ujarnya.

Edukasi tersebut diharapkan dapat membantu orang tua menerapkan pola pemenuhan gizi yang tepat dalam kehidupan sehari-hari sehingga mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Manfaat program juga dirasakan langsung oleh peserta. Murni, salah seorang warga yang mengikuti kegiatan bersama anaknya, mengaku terbantu karena dapat memantau kondisi kesehatan anak sekaligus memperoleh pengetahuan baru mengenai pengasuhan.

“Senang karena anak bisa diperiksa tumbuh kembangnya dan saya juga mendapat pengetahuan baru tentang kesehatan anak. Kegiatannya menarik dan pelayanannya baik,” katanya.

Hal senada disampaikan Baiq Indah. Menurutnya, kegiatan seperti ini memudahkan masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan sekaligus edukasi yang bermanfaat bagi keluarga.

“Program seperti ini sangat bermanfaat. Selain pemeriksaan kesehatan, kami juga mendapat banyak informasi yang bisa diterapkan dalam pengasuhan sehari-hari,” ujarnya. (r)

Evolusi Terbaru, AHM Hadirkan Skutik Sportif New Honda Vario Evo 160

0
PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan New Honda Vario Evo 160 sebagai generasi terbaru skutik 160cc yang hadir dengan evolusi desain, warna dan diperkaya fitur baru.

Jakarta (Ekbis NTB) – PT Astra Honda Motor (AHM) resmi meluncurkan New Honda Vario Evo 160. Generasi terbaru skutik 160cc ini hadir dengan evolusi desain, pilihan warna baru, serta kaya akan fitur mutakhir. Penyegaran ini dipadukan dengan performa tinggi untuk memberikan sensasi berkendara yang responsif sekaligus kebanggaan bagi penggunanya.

AHM menyematkan evolusi desain pada New Honda Vario Evo 160 demi merepresentasikan karakter agresif. Pada bagian bodi depan dan samping, skutik ini memadukan desain sportif yang tajam dengan elemen lengkungan jalur aliran udara (airdam) yang memperkuat kesan aerodinamis.

Selain itu, model ini juga mendapat penyegaran warna yang disesuaikan dengan karakter anak muda. Tipe CBS dan CBS Nitro hadir dengan warna dan striping yang atraktif, sedangkan tipe ABS tampil elegan dengan warna single tone yang dipadukan dengan emblem 3D.

Sektor dapur pacu dan fitur juga tidak luput dari pembaruan. New Honda Vario Evo 160 kini hadir dengan racikan performa yang lebih bertenaga untuk menunjang mobilitas tinggi masyarakat perkotaan. Untuk mendukung kenyamanan sehari-hari, skutik ini telah mengaplikasikan USB Type-C Charger di bagasi kiri depan serta Pop-Up Center Hook yang dapat dilipat untuk memudahkan membawa barang bawaan.

President Director AHM Yuichi Shimizu menyampaikan bahwa desain New Honda Vario Evo 160 memadukan kesan agresif dengan tetap mengutamakan kenyamanan dan kemudahan berkendara bagi generasi muda.

“Penyegaran pada New Honda Vario Evo 160 menjadi langkah kami dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan para pecinta skutik Honda yang terus berkembang dinamis saat ini. Perubahan ini tetap mempertahankan gaya desain sportif yang diminati konsumen skutik di kalangan anak muda,” ujar Shimizu.

Sementara itu, Executive Vice President Director AHM Thomas Wijaya menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan produk baru yang didukung oleh layanan purna jual tepercaya lewat jaringan dealer dan bengkel resmi yang luas di seluruh Indonesia.

“Kami percaya bahwa pengalaman berkendara terbaik tidak hanya berasal dari performa produk, tetapi juga dari dukungan layanan yang dapat diandalkan oleh konsumen. Kami berharap kehadiran New Honda Vario Evo 160 dapat semakin menguatkan kecintaan masyarakat terhadap produk skutik Honda,” kata Thomas.

Performa Lebih Kencang

Performa tinggi New Honda Vario Evo 160 bersumber dari mesin racikan terbaru berkapasitas 160cc, 4 katup, eSP+, berpendingin cairan. Mesin ini dirancang mampu mengurangi gesekan dan menghasilkan tenaga maksimal hingga 11,3 kW pada 8.500 rpm dengan peningkatan torsi puncak mencapai 14,0 Nm pada 6.500 rpm. Lewat karakter baru ini, pengendara dapat merasakan akselerasi yang lebih bertenaga di putaran tengah.

Berdasarkan alat ukur performa internal, model ini mampu mencatatkan akselerasi 0-200 meter dalam waktu 11,9 detik dengan kecepatan maksimal mencapai 109 km/jam. Kendati bertenaga, konsumsi bahan bakarnya tetap efisien, yakni mencapai 46,7 km/liter melalui pengaktifan fitur Idling Stop System (ISS) dengan metode pengetesan WMTC (World-wide Motorcycle Test Cycle) EURO 3.

Kestabilan berkendara juga didukung oleh ukuran ban tubeless yang lebar, yakni 100/80-14 di bagian depan dan 120/70-14 di bagian belakang. Dimensi bodi yang sedikit lebih rendah turut berkontribusi memberikan kenyamanan yang optimal saat bermanuver.

Eksplorasi Varian Warna

New Honda Vario Evo 160 tipe CBS hadir dengan karakter warna atraktif yang dilengkapi striping kekinian. Tipe ini tersedia dalam pilihan warna Glossy Blue Lime (perpaduan biru dengan aksen kuning dan putih) serta Glossy White Red (kombinasi putih dan merah dengan sentuhan striping hitam dan biru).

Untuk tipe CBS Nitro, AHM menawarkan tampilan sporty dengan kombinasi warna dua nada (two-tone) yang lebih kalem namun modern. Pilihannya meliputi warna Nitro Matte Black Red dengan velg berwarna merah, serta varian Nitro Glossy Grey Lime.

Bagi konsumen yang menyukai tampilan minimalis single tone, tipe ABS menyediakan empat pilihan warna eksklusif, yaitu Ultimate Matte Black, Ultimate Matte White, Ultimate Matte Red, serta warna terbaru Ultimate Matte Purple.

Ragam Fitur Canggih dan Fungsional

Sebagai skutik premium sportif, New Honda Vario Evo 160 dilengkapi dengan berbagai fitur keselamatan mutakhir. Salah satunya adalah Honda Smart Key System yang terintegrasi dengan alarm dan answer back system. Seluruh sistem pencahayaan motor ini juga sudah mengadopsi teknologi LED.

Pada sektor pengereman, tipe ABS telah dilengkapi dengan fitur Anti-lock Braking System (ABS) yang dipadukan dengan rem cakram hidrolik 220 mm di bagian depan dan belakang. Sementara untuk tipe CBS, pengereman mengandalkan cakram hidrolik 190 mm di depan dan rem tromol di bagian belakang.

Informasi berkendara disajikan secara lengkap melalui full digital panel meter yang memuat indikator kecepatan, jarak tempuh, sisa bahan bakar, indikator Smart Key, jam digital, rata-rata konsumsi bahan bakar, tegangan baterai, indikator penggantian oli, trip meter, serta indikator ISS dan ABS.

Guna mendukung akivitas harian, motor dengan desain flat deck yang praktis ini dibekali dengan kapasitas bagasi sebesar 18 liter yang mampu memuat helm jenis half-face.

Harga OTR Jakarta

AHM memasarkan New Honda Vario Evo 160 dengan harga On The Road (OTR) DKI Jakarta sebagai berikut:

  • Tipe CBS: Rp28.525.000,-
  • Tipe CBS Nitro: Rp28.775.000,-
  • Tipe ABS: Rp31.406.000,-

Pasar Cakranegara Segera Diperbaiki

0
Pasar Cakranegara Segera Diperbaiki
Pengunjung di Pasar Cakranegara membeli kebutuhan sekolah, Rabu (23/6/2026). Pasar tradisional di Jalan Selaparang ini akan diperbaiki oleh Dinas Perdagangan Kota Mataram. (Suara NTB/cem)

Mataram (ekbisntb.com) – Dinas Perdagangan Kota Mataram,segera memperbaiki Pasar Cakranegara. Dokumen proyek senilai Rp800 juta lebih telah diserahkan ke Unit Layanan Pengadaan untuk ditender.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram, H. Irwan Harimansyah mengatakan, dokumen perencanaan perbaikan Pasar Cakranegara telah diserahkan ke Unit Layanan Pengadaan pada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Mataram, agar segera ditender.
Pihaknya masih menunggu tindaklanjut pasca dokumen lelang diserahkan.

Ia menyebutkan, anggaran perbaikan pasar di Jalan Selaparang, Kelurahan Mayura, Cakranegara senilai Rp860 juta. Perbaikan difokuskan pada bagian atap. “Cuma perbaikan atap sebelah timur,” kata Irwan.

Mantan Kepala Dinas Perikanan Kota Mataram menjelaskan, kondisi atap sebelah timur Pasar Cakranegara telah rapuh, sehingga pedagang merasa tidak nyaman saat hujan. Rencana perbaikan atap telah disosialisasikan kepada pedagang untuk dilakukan relokasi. “Relokasinya tidak jauh dari lokasi sebelumnya,” ujarnya.

Perbaikan atap Pasar Cakranegara ini ditargetkan rampung selama tiga bulan. Pihaknya sepenuhnya menyerahkan ke BPBJ untuk proses tender dan lain sebagainya.

Irwan menambahkan, Pasar Cakranegara difokuskan sebagai pasar tradisional meskipun sebelumnya ada wacana dijadikan pusat konveksi. “Iya, sebagian untuk konveksi dan sebagian juga jadi pasar tradisional,” katanya.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Mataram, Lalu Muhamad Iqbal mengatakan, dokumen tender Pasar Cakranegara telah diterima dari Dinas Perdagangan, tetapi telah dilakukan review oleh kelompok kerja (Pokja). Setelah direview dokumen dikembalikan lagi ke OPD teknis, untuk diperbaiki kembali. “Dokumen dikembalikan lagi ke Dinas Perdagangan untuk diperbaiki kembali,” terangnya.

Dokumen lelang dikembalikan karena kesesuaian harga belum tepat. Selain itu kata Iqbal, jaminan keselamatan kerja juga harus dimasukan dalam dokumen lelang. Adapun aturan pengadaan barang dan jasa serta dokumen yang salah atau tidak sesuai dengan pedoman pengadaan barang dan jasa diminta diperbaiki.

Pihaknya menargetkan lelang proyek bisa dimulai pekan ini, sehingga tanda tangan kontrak bisa pertengahan Juli. (cem)

APJATI NTB Gagas Gandeng Developer, Siapkan Perumahan untuk Pekerja Migran

0
APJATI NTB Gagas Gandeng Developer, Siapkan Perumahan untuk Pekerja Migran
H. Edy Sopyan (Suara NTB/bul)

Mataram (ekbisntb.com) – Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) NTB menggagas program penyediaan perumahan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTB sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan mereka setelah kembali dari luar negeri.


Ketua APJATI NTB, H. Edy Sopyan, mengatakan, gagasan ini muncul dari keinginan agar para PMI tidak hanya memperoleh penghasilan selama bekerja di luar negeri, tetapi juga memiliki aset produktif yang dapat menunjang kehidupan mereka setelah masa kontrak berakhir.
“Kita punya rencana bekerja sama dengan developer. Nantinya bisa didukung Bank NTB Syariah entah dengan skema apa. Harapannya PMI bisa memiliki rumah melalui skema KPR yang terjangkau,” ujarnya.


Edy memaparkan, konsep yang ditawarkan tidak hanya berupa perumahan, tetapi juga kawasan yang dilengkapi dengan ruko atau tempat usaha. Dengan demikian, PMI yang kembali ke daerah asal telah memiliki rumah sekaligus sarana untuk berwirausaha.


“Jadi sebelum PMI pulang, rumahnya sudah ada, tempat usahanya juga sudah ada. Di depan perumahan nantinya bisa disiapkan ruko-ruko. Yang ingin mengambil rumah sekaligus ruko juga bisa,” jelasnya.


Edy mengungkapkan, ide pembangunan perumahan khusus PMI telah disampaikan kepada Gubernur NTB, Lalu. Iqbal, Bank NTB Syariah, serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB. Ia meyakini program ini dapat direalisasikan karena didukung oleh kemampuan finansial sebagian besar PMI.


Apalagi saat ini, peningkatan nilai tukar ringgit Malaysia terhadap rupiah membuat pendapatan PMI, khususnya yang bekerja di Malaysia, semakin kompetitif. Saat ini, banyak PMI yang mampu memperoleh penghasilan antara Rp10 juta hingga Rp15 juta per bulan.


“Kalau dirupiahkan dengan kurs sekarang, pekerja yang memperoleh 3.500 ringgit bisa mendapatkan hampir Rp15 juta per bulan. Rata-rata penghasilan mereka sekarang cukup layak untuk mengambil KPR rumah dengan tenor 10 tahun,” katanya.


Ia menjelaskan, meski gaji dasar pekerja migran di Malaysia berkisar 1.700 ringgit per bulan, sebagian besar pekerja kemudian memperoleh tambahan penghasilan melalui sistem borongan atau insentif kerja. Ini membuat kemampuan ekonomi PMI jauh lebih baik. Dan PMI juga bisa memperpanjang masa kerjanya di Malaysia, hingga belasan tahun.


Edy menilai, kepemilikan rumah dan aset produktif perlu didorong sejak dini agar penghasilan PMI tidak habis untuk konsumsi sesaat. Selama hampir tiga dekade berkecimpung dalam penempatan pekerja migran, Edy melihat masih banyak mantan PMI yang kembali ke kampung halaman tanpa memiliki aset yang memadai meskipun telah bekerja bertahun-tahun di luar negeri.


“Jangan sampai ada PMI yang sudah belasan tahun bekerja di Malaysia, tetapi saat pulang tetap kembali menjadi buruh tani karena tidak memiliki aset atau usaha. Bahkan tidak punya rumah. Ini yang ingin kita ubah,” tegasnya. (bul)

Pengusaha Hiburan di Senggigi “Angkat Tangan”

0
Suhermanto (Suara NTB/bul)

Mataram (ekbisntb.com) – Sektor usaha hiburan di kawasan wisata Senggigi, Lombok Barat terus menghadapi tantangan. Sejumlah pengusahanya bahkan memilih angkat tangan. Ketua Asosiasi Pengusaha Hiburan (APH) Senggigi, Suhermanto, menyebut, perkembangan kafe dan tempat hiburan saat ini telah menjadi bagian dari gaya hidup (lifestyle), sehingga tumbuh secara sporadis dan tidak terkontrol di berbagai titik, termasuk di wilayah Mataram dan Lombok Barat.


Ia bahkan menyoroti lokasi usaha yang menurutnya tidak sesuai aturan tata ruang, seperti berada di area sensitif.


“Sekarang kafe itu sudah jadi lifestyle. Bisa buka di mana saja, berserakan sampai di sudut kota, bahkan ada yang dekat tempat ibadah,” katanya.


Kondisi ini, lanjutnya, membuat persaingan usaha hiburan di Senggigi semakin berat karena tidak hanya bersaing dengan sesama pelaku resmi, tetapi juga dengan usaha yang tidak tertata.


Menurut data yang disampaikan APH Senggigi, saat ini hanya sekitar 15 usaha hiburan yang masih bertahan di kawasan wisata legendaris di Lombok ini. Sejumlah tempat bahkan telah tutup atau berganti kepemilikan karena tidak mampu bertahan.


Beberapa usaha yang disebut mengalami pergantian manajemen , karena tidak lagi beroperasi normal.


“Investasi di Senggigi belum bergerak. Bahkan ada pemilik yang mundur dan diganti pemilik baru,” jelasnya.


elain isu usaha, gangguan lalu lintas terutama knalpot brong juga disebut menjadi keluhan serius pelaku usaha karena mengganggu kenyamanan wisatawan, khususnya pada malam hari.


Suhermanto meminta adanya pengaturan lebih tegas seperti pemasangan rambu batas kecepatan di jalur utama Senggigi, serta pengaturan jalur komunitas kendaraan agar tidak mengganggu kawasan wisata.


“Kalau restoran dan hotel terganggu, otomatis dampaknya ke hiburan juga. Ini sudah sering dikeluhkan,” katanya.


Ia juga mengusulkan agar kegiatan komunitas otomotif yang menggunakan knalpot bising diarahkan melalui jalur alternatif seperti Pusuk Lestari agar tidak melewati pusat wisata pada malam hari.


“Karena pengendara knalpot brong ini geber terus di jalan pariwisata. Semua menjadi terganggu. Padahal pariwisata itu sensitive,” tambahnya. Meski kondisi saat ini dinilai belum ideal, pelaku usaha hiburan masih menaruh harapan pada pemerintah daerah Lombok Barat untuk melakukan pembenahan, terutama dalam hal kepastian regulasi, keamanan, dan dukungan investasi. (bul)

Bank Dunia Bantu Lotim Turunkan Prevalensi Stunting

0
Wakil Bupati Lotim, H. Moh. Edwin Hadiwijaya (enam dari kiri) menerima kunjungan dari Bank Dunia, Rabu (24/6/2026). (Suara NTB/rus)

Selong (ekbisntb.com) – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Pemkab Lotim) mendapat pendampingan dari Bank Dunia dalam upaya percepatan penurunan prevalensi stunting. Hal ini menyusul pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) program pendampingan yang digelar di Ruang Rapat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Rabu (24/6/2026).


Tim monitoring yang hadir terdiri dari perwakilan Bank Dunia, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Kesehatan (Kemkes), dan Poltekes Mataram. Lombok Timur terpilih sebagai salah satu dari lima kabupaten/kota di Indonesia yang mendapat program pendampingan ini, bersama Bandung Barat, Lebak, Mamuju, dan Landak.


Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), mengungkapkan, berdasarkan data per Desember 2025, prevalensi stunting di wilayahnya mencapai 22,39 persen. Bahkan pada Januari 2026, muncul kasus baru sebesar 0,8 persen atau 545 kasus.


“Angka ini masih menjadi yang tertinggi di antara sepuluh kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat,” ujar Edwin di hadapan tim monitoring.


Ia mengakui berbagai tantangan masih dihadapi, terutama terkait data yang belum terintegrasi. Namun demikian, ia menegaskan, momen monitoring ini menjadi momentum penting bagi Pemda Lombok Timur untuk memperdalam strategi penurunan stunting.


Pemda Lombok Timur telah meluncurkan berbagai langkah inovatif untuk menekan angka stunting. Salah satunya adalah gerakan Jubir Genting atau Jumat Berkah Stunting yang rutin dilaksanakan di kantor-kantor desa setiap hari Jumat.


“Sejak awal diluncurkan, program ini secara aktif melibatkan para penyuluh agama untuk menyelipkan pesan edukasi mengenai stunting dan bahaya perkawinan usia anak di dalam khotbah mereka,” jelas Wakil Bupati.


Intervensi di sektor hulu juga diperluas dengan merangkul para pembuat konten (content creator), pegiat seni rupa, serta komunitas musik untuk mengampanyekan gerakan “Stop Perkawinan Anak dan Cegah Stunting”. Pemerintah daerah juga menggandeng pondok pesantren dalam upaya pencegahan perkawinan anak.


Berdasarkan analisis pola sebaran dari tahun 2024 hingga 2026, ditemukan karakteristik kasus yang serupa. Data menunjukkan bahwa setelah anak berusia 6 bulan, grafik kecenderungan stunting mengalami peningkatan, namun kemudian berangsur turun setelah melewati usia 2,5 tahun.


Perwakilan Kemendagri, Iin Afriana, menyampaikan bahwa strategi pencegahan dan percepatan penurunan stunting saat ini telah menjadi isu strategis nasional. Target nasional penurunan stunting tahun 2029 sebesar 14,2 persen dan tahun 2045 sebesar 5 persen tidak akan tercapai tanpa perencanaan yang kuat serta konvergensi lintas sektor yang solid.


Melalui pertemuan tersebut, tim berhasil menginventarisasi sejumlah aspek strategis, meliputi tata kelola pembiayaan, konvergensi program di tingkat desa, hingga pemetaan Sumber Daya Manusia (SDM).


Secara teknis, program pendampingan ini berfokus pada pemanfaatan aplikasi digital yang mengintegrasikan berbagai sumber data. Sistem data yang terintegrasi saat ini dirancang untuk mengunci desa atau kelurahan spesifik yang menjadi titik lokus utama, sehingga intervensi di lapangan menjadi lebih fokus, efisien, dan tepat sasaran.


Wakil Bupati juga memberikan atensi khusus terhadap keberadaan para operator. Ia berharap ke depannya para operator dapat diberikan Surat Keputusan (SK) Bupati agar memiliki dasar hukum yang kuat dan keterikatan formal dalam menjalankan tugasnya. (rus)