Friday, April 24, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 182

Bank NTB Syariah Resmikan Program Digitalisasi Pasar Dasan Agung: QRIS untuk Ekonomi Digital NTB

0
Acara peresmian Program Digitalisasi Pasar Dasan Agung(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – PT Bank NTB Syariah kembali meneguhkan komitmennya dalam mendukung transformasi ekonomi digital di Nusa Tenggara Barat dengan meluncurkan Program Digitalisasi Pasar melalui implementasi QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) di Pasar Dasan Agung, Kota Mataram.

Acara peresmian ini dihadiri oleh Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazarudin, beserta jajaran manajemen, serta didukung penuh oleh Dinas Perdagangan Kota Mataram.

Manfaat QRIS bagi Pedagang dan Masyarakat

Dalam sambutannya, Bapak Nazarudin menjelaskan berbagai manfaat transaksi digital melalui QRIS, antara lain:

Praktis dan efisien, tanpa perlu membawa uang tunai. Lebih aman, meminimalkan risiko uang palsu maupun kehilangan.
Higienis, karena mengurangi kontak fisik dengan uang kertas.
Meningkatkan akses pembiayaan, di mana data transaksi QRIS dapat menjadi bukti pengajuan pembiayaan usaha.
Selain itu, Bank NTB Syariah memberikan program reward Rp1.000 untuk setiap transaksi QRIS yang langsung dikreditkan ke rekening pedagang setiap dua minggu sekali.

Keunggulan QRIS Bank NTB Syariah

Settlement dana langsung masuk rekening, tanpa perlu menunggu.
Setoran awal Rp10.000, bahkan digratiskan khusus saat acara peresmian.
Tersedia aplikasi “Bank NTB Syariah QR Merchant” yang mudah digunakan untuk monitoring transaksi.
Fasilitas Pojok Layanan NTBS di Pasar Dasan Agung untuk penukaran uang receh, pick-up setoran, hingga layanan keluhan.

Dukungan Pemerintah Daerah

Sekretaris Dinas Perdagangan Kota Mataram, Haji Fajar Pamungkas, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas inisiatif Bank NTB Syariah. Ia berharap Pasar Dasan Agung dapat menjadi model percontohan digitalisasi pasar yang akan direplikasi di 19 pasar besar lainnya di Kota Mataram.

“Kerja sama pemerintah daerah dan Bank NTB Syariah telah membuahkan hasil nyata. Kami yakin digitalisasi pasar akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih efisien dan transparan,” ungkapnya.

Pemberian Penghargaan Merchant Terbaik

Sebagai bentuk apresiasi, Bank NTB Syariah memberikan reward kepada seluruh pedagang yang menggunakan QRIS Bank NTB Syariah. Pemberian reward secara simbolis diwakilkan oleh 3 merchant dengan transaksi tertinggi yaitu Anjani Sembako, Warung Siti Hajar, dan Join Barokah. Para pedagang menyampaikan testimoni positif bahwa QRIS membuat transaksi lebih mudah, aman, dan meningkatkan kepercayaan konsumen.

Komitmen Berkelanjutan

Program ini merupakan bagian dari strategi besar Bank NTB Syariah untuk mendorong ekonomi digital dan inklusi keuangan di NTB. Dalam waktu dekat, Bank NTB Syariah akan:
1. Meningkatkan jumlah pedagang pengguna QRIS di Pasar Dasan Agung hingga di atas 70%.
2. Mengembangkan digitalisasi ke pasar-pasar besar lainnya di Kota Mataram.
3. Memperkuat kolaborasi dengan instansi terdekat melalui program belanja berhadiah digital.(bul)

OJK NTB Pastikan Layanan Perbankan di NTB Tetap Normal Ditengah Isu Demo

0
Rudi Sulistyo(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Gelombang aksi protes menuntut kebijakan adil dari DPR bergulir di berbagai daerah di Indonesia. Aksi ini bahkan sempat memicu tindakan anarkis. Sejumlah gedung DPR menjadi sasaran kemarahan massa, termasuk di NTB. Gedung DPRD NTB di Mataram terbakar akibat amukan demonstran, yang sebelumnya melakukan aksi solidaritas terhadap gerakan demonstrasi di kantor DPR-RI di Jakarta.

Hingga Senin, 1 September 2025, aparat dari TNI dan Kepolisian masih siaga di beberapa titik strategis di Mataram. Langkah pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya demo susulan.

Sebagai respons, sejumlah sekolah di NTB menerapkan sistem pembelajaran daring dari rumah. Instansi pemerintah, kementerian, dan lembaga juga mengalihkan sebagian aktivitas dengan mekanisme work from home (WFH).

Meski situasi di lapangan sempat memanas, kondisi sosial ekonomi di NTB masih relatif kondusif. Aktivitas masyarakat memang terlihat menurun, banyak warga memilih berdiam di rumah sambil menunggu situasi benar-benar kembali normal. Namun roda ekonomi tetap bergerak, pasar tradisional masih buka, pusat perbelanjaan beroperasi, dan lalu lintas perdagangan belum terganggu signifikan.

Lantas, bagaimana dengan layanan sektor keuangan dan perbankan di NTB?
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB, Rudi Sulistyo, menegaskan bahwa seluruh layanan perbankan di NTB tetap berjalan normal. Ia memastikan bahwa situasi demonstrasi tidak mengganggu operasional lembaga keuangan maupun layanan transaksi masyarakat.

“Layanan tetap normal. Kita jaga stabilitas ekonomi NTB. Kalau ada yang WFH, itu bukan masalah. Kita sudah terbiasa WFH sejak zaman COVID. Bahkan, saat itu layanan perbankan digital justru berkembang pesat. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir. Layanan perbankan aman dan harus kita jaga bersama stabilitasnya,” tegas Rudi saat ditemui di Mataram, Senin, 1 September 2025.

Rudi juga menambahkan, sampai saat ini OJK NTB masih memberlakukan work from office (WFO) secara penuh. Tidak ada kantor perbankan yang menutup layanan. Pantauan media di sejumlah titik di Mataram menunjukkan aktivitas perbankan berjalan seperti biasa, baik di kantor cabang maupun melalui mesin ATM dan layanan digital.

Menurutnya, stabilitas di sektor keuangan harus menjadi prioritas bersama, terutama di tengah situasi sosial politik yang bergejolak. Jika layanan keuangan terganggu, dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat luas. Oleh karena itu, OJK bersama industri perbankan terus memastikan kesiapan infrastruktur layanan, baik layanan tatap muka di kantor maupun layanan digital.

“Kita belajar banyak dari masa pandemi COVID-19. Pada saat itu, hampir semua aktivitas masyarakat beralih ke layanan digital, termasuk sektor keuangan. Pengalaman itu membuktikan bahwa sistem perbankan kita tangguh. Jadi sekarang pun, meski ada situasi khusus, masyarakat tetap bisa bertransaksi dengan aman,” tambahnya.

Sementara itu, aparat keamanan terus menjaga agar eskalasi demonstrasi tidak semakin meluas. Masyarakat juga diimbau tetap tenang dan tidak terprovokasi ajakan-ajakan yang berpotensi menimbulkan kericuhan. Tokoh masyarakat dan tokoh agama juga ikut berperan aktif menenangkan publik agar situasi kembali kondusif.

Di sisi lain, sejumlah pelaku usaha di Mataram mengaku tetap membuka kegiatan usaha meskipun dengan kewaspadaan lebih tinggi. Mereka berharap kondisi cepat pulih agar aktivitas ekonomi tidak terganggu.

Rudi Sulistyo menegaskan kembali bahwa NTB memiliki potensi ekonomi yang besar sehingga stabilitas harus dijaga bersama. Ia mengingatkan bahwa gejolak sosial bisa memberi dampak langsung terhadap iklim investasi. Namun selama sektor perbankan tetap beroperasi normal, optimisme pemulihan ekonomi daerah tetap terjaga.

“OJK NTB bersama seluruh perbankan akan terus menjaga kepercayaan masyarakat. Stabilitas sistem keuangan adalah kunci agar roda ekonomi tidak terhenti. Mari kita sama-sama menjaga situasi agar tetap kondusif demi masa depan NTB yang lebih baik,” pungkasnya.(bul)

RSUD Provinsi NTB Hadir Dukung Event The 2nd KUSEA Championship dan The 1st KUSEA Beach Kurash Championship

0
Tim medis RSUD Provinsi NTB memeriksa kesehatan salah satu peserta yang sedang berlangsung di Gelanggang Pemuda Mataram. (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Dalam rangka menyukseskan ajang Second UCA (United Combat Arts) RSUD Provinsi NTB menurunkan kekuatan penuh demi memastikan  keamanan kesehatan para atlet Kurash yang bertanding di Lombok NTB, Sebanyak 8 dokter, 8 perawat, dan 2 driver diterjunkan setiap harinya, lengkap dengan peralatan medis standar internasional.

Direktur RSUD Provinsi NTB melalui Pj Kepala Bidang Pelayanan dr. H. Adi Wira Perdhana, FISQua., menjelaskan tim dibagi menjadi tiga kelompok.

Setiap tim bertugas mengawal jalannya pertandingan di masing-masing matras, ditambah satu tim cadangan di ruang medis.

“Secara keseluruhan, kami menurunkan 8 dokter, 8 perawat, serta didukung 2 driver. Tim dibagi jadi 3 setiap hari: dua untuk masing-masing matras pertandingan, dan satu tim backup,” ujar dr Adi.

dr. Adi menegaskan bahwa seluruh peralatan medis sudah sesuai standar internasional, bahkan di atas standar nasional. Tim medis menggunakan panduan dari Federasi Kurash yang berlaku di kawasan ASEAN.

Sementara itu. Koordinator tim medis sekaligus delegasi medis, dr. Fauzan Nanggadita, Sp.KO, memberikan apresiasi atas dukungan RSUD Provinsi NTB pada event ini.

“Alat kesehatan lengkap disupport dari RSUD Provinsi NTB. Kami menyiapkan long spine board, dua unit ambulans, dan perlengkapan lain untuk menangani kasus darurat seperti dislokasi atau patah tulang. Standar yang kami gunakan bukan lagi nasional, melainkan standar ASEAN,” jelasnya.

Dengan dukungan tenaga medis profesional, peralatan lengkap, serta standar internasional, penyelenggaraan Second UCA di Mataram diharapkan berlangsung aman tanpa insiden berarti. (ham)

Museum Negeri NTB Gelar Dialog, Wiendu Nuryanti Tekankan Potensi Ekonomi Berbasis Koleksi

0
Dialog Museum yang digelar di Aula Samalas Museum Negeri NTB, Sabtu 30 Agustus 2025. (ekbisntb.com/ham)

Lombok (ekbisntb.com) – Museum Negeri NTB menggelar Dialog Museum: Workshop Economy Experience Incubator bertema Road to Indonesia Museum Award 2025 di Aula Samalas, Sabtu, 30 Agustus 2025. Kegiatan ini dibuka Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi NTB, H. Abdul Aziz, S.H., M.H., dan menghadirkan pembicara nasional, termasuk Ketua Dewan Juri Indonesia Museum Award, Prof. Ir. Wiendu Nuryanti, M.Arch., Ph.D., serta Dr. C. Musiana Yudhawasthi, M.Hum., dari Komunitas Jelajah.

Dalam paparannya, Wiendu Nuryanti menekankan bahwa museum memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi berbasis koleksi. Menurutnya, museum harus menemukan kekuatan utama koleksinya, memanfaatkan teknologi, dan memperluas kolaborasi. “Ekonomi berbasis koleksi potensinya besar sekali, namun masih lemah dialami oleh sebagian besar museum di Indonesia. Oleh karena itu, perlu dicoba lebih dahulu melalui inkubator. Kuncinya adalah mengenali koleksi unggulan yang menjadi bendera museum,” tegasnya.

Wiendu mencontohkan Museum Louvre di Paris yang menjadikan lukisan Monalisa sebagai ikon dunia. Ia juga mengingatkan bahwa museum yang tidak beradaptasi dengan teknologi akan kehilangan relevansinya. “Kalau museum masih gagap teknologi, maka akan dianggap tidak ada. Kehadiran digital meniadakan batas, sehingga museum sekecil apapun bisa hadir sejajar dengan museum besar di dunia,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Museum Negeri NTB, Ahmad Nuralam, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Museum Negeri NTB karena dianggap memiliki progres dan pergerakan yang positif. “Museum NTB mungkin dipandang sesuai standar Komunitas Jelajah, dari profil dan kegiatan yang diekspos melalui pemberitaan. Karena itu, kami diajak bicara soal ekonomi kreatif berbasis budaya,” jelasnya.
Ahmad Nuralam menekankan bahwa kebudayaan tidak boleh hanya dilihat sebagai romantisme masa lalu, tetapi harus mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat. “Selama ini banyak masyarakat merasa melestarikan budaya tidak memberi keuntungan. Melalui inkubator ini, peserta diajarkan bagaimana potensi budaya, sejarah, dan kesenian bisa diolah menjadi sesuatu yang produktif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Workshop ini diikuti sekitar 60 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari komunitas budaya, kepala desa, pelajar SLB dan SMK, hingga masyarakat yang tertarik di bidang ekonomi kreatif. Ahmad juga menyinggung 99 desa wisata di NTB yang seharusnya mampu mengemas potensi lokal, bukan hanya menjual bentang alam. “Rutinitas keseharian, kesenian, hingga kegiatan komunal bisa menjadi daya tarik wisata yang bernilai ekonomi,” tandasnya.

Dialog ini menjadi bagian dari rangkaian menuju Indonesia Museum Award 2025 yang mendorong museum di Indonesia terus berinovasi, berjejaring, dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi kreatif berbasis budaya. (ham)

ARRC 2025, Pembalap Indonesia Mendominasi

0
Pembalap Astra Honda Fadillah Ardi merayakan kemenangan race 1 kelas AP 250 di ajang ARRC di Sirkuit Mandalika, Sabtu, 30 Agustus 2025. (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Para pembalap tuan rumah tampil perkasa di balapan Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) putaran keempat yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, kawasan The Mandalika. Pada sesi balapan yang berlangsung selama dua hari pada Sabtu 30 Agustus dan Minggu 31 Agustus 2025 para pembalap Indonesia sukses jadi yang tercepat di tiga kelas balapan berbeda. Masing-masing kelas U15, Asia Production 250 (AP250) dan Supersport 600 (SS600).

Di kelas U15 pembalap Racetech Sixty Racing Dimas Juli Atmoko mencatatkan back to back dengan menjuarai race 1 dan race 2. Kemudian di di kelas AP250 pembalap Astra Honda Racing Team Fadillah Ardi Aditama sukses menjuarai race 1. Sayang di race 2, Ardi harus puas di posisi ketiga.

Kendati sukses mencatatkan back to back dengan menjadi yang pertama menyentuh garis finis, Ardi harus merelakan status pembalap tercepat diambil M. Murobbil Vitoni (Yamaha LFN HP969 Indonesia Racing Tema), setelah mendapat pinalti karena melewati track limit di laps terakhir. Sementara di kelas SS600 M. Adenanta Putra (Astra Honda Racing Team) jadi yang tercepat di race 1.

Namun di race 2 Adenanta harus menerima kenyataan mengalami crash tiga laps sebelum finis. Pada race 2 ini, rekan satu tim Adenanta, Herjun Atna Firdaus sukses menjadi yang tercepat. Setelah berhasil menyalip pembalap Thailand Kitsada Tanachot, di tikungan terakhir Sirkuit Mandalika.

Sedangkan di dua kelas lainya yakni TVS Asia One Make Championship dan kelas ASB1000 para pembalap Indonesia belum mampu mengatasi persaingan sengit dari para pembalap Asia lainnya. Torehan terbaik diraih Andi Farid Izdihar (Astra Honda Racing Team) dengan menduduki podium ketiga di race 2. Setelah hanya meraih posisi 7 di race 1.

“Secara umum hasil ARRC putaran keempat di sirkuit Mandalika cukup memuaskan, khususnya bagi para pembalap Indonesia,” terang Direktur Utama Mandalika Grand Prix Assocation (MGPA) Priandhi Satria, kepada awak media.

Sukses para pembalap Indonesia menjuarai beberapa kelas balapan menunjukkan kalau pembalap Indonesia mampu bersaing dengan pembalap-pembalap luar negeri di ajang ARRC. Bahkan, ada yang berpeluang menjadi juara ARRC. Di mana ARRC sendiri tidak hanya diikuti oleh pembalap asal Asia saja. Tetapi juga pembalap dari Eropa dan Australia.

Priandhi mengatakan, total ada 106 pembalap yang ikut serta diajang ARRC Mandalika tahun ini. Dengan Indonesia menjadi Negara yang mengirim pembalap paling banyak yakni 27 pembalap. Rata-rata pembalap Indonesia yang ikut tersebut, merupakan peserta di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Mandalika Racing Series (MRS) yang digelar di sirkuit Mandalika.

Artinya, secara tidak langsung Sirkuit Mandalika telah berkontribusi dalam mendukung pengembangan para pembalap nasional, sehingga mampu menembus, bahkan berprestasi di ajang balapan internasional. Termasuk ajang ARRC. (kir)

Konser Mandalika Suka-Suka Ditunda, MotoGP Tetap Lanjut

0
Direktur Operasi ITDC Troy R. Warokka (kanan) bersama Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko ITDC Ahmad Fajar memberikan keterangan pers, Sabtu 30 Agustus 2025. (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Menyusul situasi nasional yang dilanda aksi demo yang berujung anarkis di sejumlah daerah, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) memutuskan untuk menunda gelaran Mandalika Suka-Suka yang sedianya akan digelar kawasan Pertamina Mandalika International Circuit pada Minggu 31 Agustus 2025 malam. Adapun event-event lainnya termasuk MotoGP dipastikan tetap lanjut sesuai jadwal yang ada.

“Untuk event Mandalika Suka-Suka kita putuskan ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan. Tetapi masih ada event-event lainnya seperti Pocari Run serta tentunya event MotoGP dan agenda lain tetap akan digelar,” terang Direktur Operasi ITDC Troy R. Warokka, dalam keterangan pers-nya secara daring, Sabtu, 30 Agustus 2025.

Troy mengatakan, pihaknya tetap melakukan langkah-langkah antisipasi dan mitigasi jika kondisi terburuk terjadi. Khususnya terkait pelaksanaan event MotoGP. Namun demikian pihaknya optimis MotoGP bisa terlaksana sesuai jadwal yang ada.

Apalagi saat ini pemerintah sudah ambil langkah-langkah kongkret untuk menangani situasi nasional yang sedang panas. Dan, yakin situasi negara berangsur-angsur akan kembali kondusif, sehingga event MotoGP bisa terlaksana dalam situasi yang aman. “Ini situasi yang tidak diinginkan oleh semua. Namun masih ada waktu untuk persiapan event MotoGP,” ujarnya.

Terpisah, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria menegaskan dari sisi kesiapan teknis, Sirkuit Mandalika sudah siap menggelar balapan MotoGP pada 3-5 Oktober 2025 mendatang. Untuk menguji kesiapan tersebut ada beberapa ajang balapan yang digelar sebelum event MotoGP. Seperti ARRC dan Mandalika Racing Series (MRS).

“Ajang-ajang balapan ini kita gunakan untuk menguji kesiapan sirkuit Mandalika dalam menghadapi event MotoGP,” terangnya.

Selama ajang ARRC yang berlangsung sejak Jumat 29 Agustus 2025, MGPA melakukan pengecekan terhadap semua fasilitas penunjang balapan. Termasuk perangkat lunak maupun perangkat lunak yang ada di Sirkuit Mandalika dan, sejauh ini semua perangkat pendukung dalam kondisi siap.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk FIM untuk memastikan semua kesiapan yang dibutuhkan agar event MotoGP bisa terlaksana dengan baik. Yang pada akhirnya bisa memberikan dampak luas bagi masyarakat dan daerah ini.

Disinggung soal penjualan tiket MotoGP, Priandhi mengatakan sampai sejauh ini masih berjalan. Guna memperluas cakupan penjualan tiket, pihaknya menggandeng berbagai pihak. Harapannya, tiket MotoGP bisa terjual secara maksimal. “Untuk beberapa kategori tiket MotoGP sudah habis terjual. Tapi masih ada beberapa kategori tiket lainnya yang masih perlu untuk digenjot penjualannya,” pungkasnya. (kir)

Pemerintah Gelar Gerakan Pangan Murah hingga ke Pelosok Daerah

0
Dandim 1615 Lotim, Eky Anderson bersama dengan Kepala Bulog Cabang Lotim, Supermansyah dan Kepala DKP Lotim Achsan Nasirul Huda saat berpose bersama. (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Guna menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pangan pokok, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) bersama TNI, Polri, dan Perum Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah. Gerakan ini diperluas jangkauannya hingga ke tingkat kecamatan dan wilayah terpencil.

Komandan Kodim 1615/Lotim, Letkol Eky Anderson, menjelaskan gerakan ini merupakan sinergi dari empat pilar, yaitu Pemda, TNI, Polri, dan Bulog. Tujuannya adalah untuk menjaga stabilisasi harga, khususnya untuk beras dan sembako. “Kita dari empat pilar ini menjaga stabilisasi harga pangan khususnya beras dan sembako,” ujarnya pada Sabtu 30 Agustus 2025.

Meski telah berjalan selama dua bulan terakhir, gerakan ini sengaja dimasifkan dalam rangka menyambut momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80. Letkol Eky menekankan bahwa distribusi dipastikan tepat sasaran dengan pengawasan lapangan yang dilakukan secara sinergis oleh Babinsa (TNI), Bhabinkamtibmas (Polri), dan Caraka Bulog.

“Tiga unsur ini memastikan SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) ini terdistribusi ke masyarakat, dan harga beras tidak naik,” tegasnya. Bahkan, pendistribusian dilakukan hingga ke pulau terpencil seperti Pulau Maringkik dengan menggunakan kapal.

Pimpinan Cabang Bulog Lotim, Supermansyah, membenarkan hal tersebut. Ia menyebutkan, harga beras yang ditawarkan kepada masyarakat sangat terjangkau, yaitu Rp 60.000 per kemasan 5 kg, atau setara Rp 12.000 per kilogram.

“Setiap kecamatan di Lombok Timur mendapatkan jatah distribusi masing-masing sebanyak 7 ton. Hanya Kecamatan Selong yang diberikan 10 ton,” jelas Supermansyah.

Program yang menargetkan pelaksanaan hingga Desember 2025 ini difokuskan pada titik-titik yang mengalami lonjakan harga.

Di sisi ketersediaan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lotim, Achsan Nasirul Huda, memastikan stok pangan dalam kondisi aman. Stok beras saat ini mencapai 148.000 ton, angka yang jauh lebih besar dari kebutuhan mingguan masyarakat yang sekitar 3.000 ton. “Ketersediaan beras kita ke depan ini sangat mencukupi,” tegas Achsan.

Untuk memastikan harga tetap stabil, petugas numerator terus melakukan pemantauan terhadap 12 komoditas pangan utama, termasuk beras, daging, ayam, dan telur. Pemerintah juga melakukan sejumlah antisipasi untuk mencegah lonjakan harga, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan seperti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. “Sebelumnya juga kita sudah menggelar operasi pasar di 44 desa,” ungkap Achsan.

Ia menegaskan bahwa secara keseluruhan, harga pangan di Lotim masih relatif stabil. Meski ada peningkatan pada beberapa komoditas, kenaikannya dinilai tidak signifikan. “Untuk harga di Lombok Timur, bisa dikatakan stabil,” pungkasnya.

Dengan langkah strategis ini, pemerintah berharap masyarakat dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau, sehingga kesejahteraan dan stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga. (rus)

Stabilisasi Harga Bapok, Tenten Tani Keliling Distan Lobar Dukung GPM Serentak Nasional

0
Sekda Lobar H Ilham bersama kepala OPD, anggota DPRD dan TNI polri meninjau GPM yang dilaunching serentak secara nasional dipusatkan di Kantor Camat Narmada(ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Gerakan Pangan Murah (GPM) secara nasional diadakan serentak di seluruh Indonesia pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Di Lombok Barat (Lobar) kegiatan ini diadakan di semua kecamatan. Launching serentak GPM ini dipusatkan di Kecamatan Narmada. GPM ini melibatkan sejumlah OPD, Bulog, dan distributor. Salah satunya Tentan Tani Keliling (Tentakel) Dinas Pertanian.

Kegiatan GPM ini pun diserbu warga yang membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di bawah harga pasaran.

Sekda Lobar H Ilham bersama sejumlah kepala OPD terkait, anggota DPRD Lobar Munawir Haris, unsur TNI, Polri menghadiri zoom meeting launching serentak GPM tersebut oleh Menteri Dalam Negeri, Menteri Pertanian dan Kepala Bapanas beserta seluruh kabupaten/kota. Usai launching, Sekda Lobar bersama jajaran OPD, anggota DPRD, TNI, Polri melihat langsung GPM di halaman Kantor Camat Narmada.

Sekda H. Ilham menyampaikan, Kegiatan gerakan nasional GPM ini serentak diadakan seluruh Indonesia. “Kita di Lobar melibatkan 10 kecamatan, tapi untuk kegiatan kabupaten dipusatkan di Kecamatan Narmada dan kegiatan GPM Provinsi juga dipusatkan di Lobar yakni di kecamatan Lingsar, tapi di seluruh kecamatan juga mengadakan ini,” katanya.

GPM ini, jelasnya, bertujuan membantu warga untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok sehari-hari dengan harga yang terjangkau.

“Karena semua barang yang dijual di bawah harga pasar, baik beras, minyak telur dan lainnya,” imbuhnya.

Dalam kegiatan ini terlibat sejumlah pihak, seperti distributor, dan Bulog mendrop beras sekitar 7 ton beras ke masing-masing Kecamatan di Lobar. Terkait harga bapok di Lobar pada Maulid Nabi Muhammad SAW, menurutnya masih terkendali. Bahkan, dari informasi terakhir deflasi, dimana IPH di bawah 0 atau minus 1.

Begitupula, stok bapok lanjut Sekda, masih aman hingga enam bulan ke depan. “Harga dan stok kebutuhan pokok masih aman,” ujarnya.

Untuk itu, melalui kegiatan GPM ini diharapkan bisa mencegah terjadi gejolak, tidak terjadi panic buying dari warga, karena mendengar isu harga bapok naik.
Sementara Kepala Distan Lobar Hj. Damayanti Widyaningrum mengatakan bahwa GPM digelar serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Lobar di 10 kecamatan.

Kegiatan GPM ini dilaunching serentak oleh Kemendagri, dan Kementan diikuti kurang lebih 7.000 kecamatan di Indonesia. Dalam kegiatan ini, pihaknya bersama delapan mitra ikut terlibat. “Kami Tenten Tani Dinas Pertanian, bersama Bulog dan ritel modern ikut andil dalam kegiatan GPM Serentak Nasional ini yang tujuannya untuk stabilitas harga pangan yakni 12 komoditas pangan strategis,” jelasnya. (her)

Penumpang Internasional Wajib Isi All Indonesia mulai 1 September

0
Penumpang Internasional Wajib Isi All Indonesia mulai 1 September(ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Direktorat Jenderal Imigrasi pada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI menyatakan penumpang penerbangan internasional wajib mengisi deklarasi kedatangan melalui aplikasi All Indonesia mulai Senin, 1 September 2025.

Untuk saat ini, kewajiban tersebut berlaku bagi penumpang internasional di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten; Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur; Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali; dan pelabuhan internasional di Batam, Kepulauan Riau.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Imipas Yuldi Yusman dalam keterangan di Jakarta, Minggu, menyampaikan secara bersamaan, uji coba aplikasi All Indonesia terus diperluas ke seluruh bandara dan bagi semua maskapai, serta pelabuhan internasional dan perbatasan.

“All Indonesia adalah langkah maju dalam mewujudkan pelayanan publik yang efisien. Dengan aplikasi ini, proses kedatangan di bandara atau pelabuhan tidak hanya lebih singkat dan aman, tetapi juga ramah bagi semua penumpang, baik perorangan maupun grup, termasuk kelompok lansia, difabel, dan anak-anak,” katanya.

Yuldi menjelaskan aplikasi All Indonesia dihadirkan untuk menyederhanakan proses deklarasi kedatangan penumpang internasional sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang lebih mudah, cepat, dan aman.

Melalui aplikasi itu, kata Yuldi, pengisian formulir kedatangan untuk keimigrasian, bea dan cukai, kesehatan, hingga karantina menjadi terintegrasi dalam satu sistem digital. Penumpang dapat mengisi All Indonesia secara gratis sejak tiga hari sebelum ketibaan.

“Indonesia ingin memberikan pengalaman terbaik sejak langkah pertama wisatawan mancanegara maupun WNI kembali menginjakkan kaki di Indonesia. Oleh karena itu, kami integrasikan kartu kedatangan atau arrival card dalam sistem ini,” ujarnya.

Dengan adanya integrasi ini, penumpang internasional yang tiba di Indonesia tidak lagi perlu mengisi electronic customs declaration (e-CD) sebab seluruh proses deklarasi kepabeanan sudah tergabung dalam sistem digital terpadu All Indonesia.

Sementara itu, terkait deklarasi kesehatan, aplikasi All Indonesia memungkinkan Kementerian Kesehatan mendeteksi potensi risiko penyakit menular sehingga respons cepat dapat dilakukan di pintu masuk negara.

All Indonesia wajib pula diisi oleh penumpang yang membawa komoditas hewan, ikan, tumbuhan, dan produk turunannya untuk mencegah penyebaran hama dan penyakit.

Dengan deklarasi kedatangan di All Indonesia, penumpang dapat dengan mudah melaporkan barang bawaannya untuk dilakukan pemeriksaan karantina dan pengawasan, sekaligus memastikan ketahanan pangan dan perlindungan ekonomi nasional tetap terjaga.

Yuldi mengimbau seluruh penumpang penerbangan internasional, baik warga negara asing maupun WNI, untuk melaporkan kedatangannya melalui aplikasi ini. Formulir dapat diakses pada laman web allindonesia.imigrasi.go.id atau dengan mengunduh aplikasi pada Google Play Store dan App Store.

“Aplikasi ini bukan hanya tentang kemudahan, tetapi juga tentang melindungi negara kita. Setiap data yang Anda berikan adalah kunci untuk memastikan keamanan, kesehatan, dan integritas perbatasan kita,” imbuh Yuldi. (ant)

Harga Emas Antam-UBS-Galeri24 di Pegadaian Terus Merangkak Naik

0
Harga Emas(ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Harga emas yang dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Minggu 31 Agustus 2025 menunjukkan harga tiga produk logam mulia, yakni buatan UBS, Galeri24, dan Antam yang kompak mengalami kenaikan tiga hari beruntun.

‎Emas Galeri24 naik lagi ke angka Rp1.967.000 dari semula Rp1.948.000 per gram, begitu pula emas Antam yang turut naik menjadi Rp2.060.000 dari Rp2.043.000 per gram.

‎Sementara emas UBS naik ke Rp1.987.000 yang semula di banderol dengan harga Rp1.965.000 per gram.

‎Emas Galeri24 dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Sementara emas UBS dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram.

‎Berikut daftar lengkap harga emas masing-masing produk:
‎Harga emas UBS:

‎- Harga emas UBS 0,5 gram: Rp1.075.000

‎- Harga emas UBS 1 gram: Rp1.987.000

‎- Harga emas UBS 2 gram: Rp3.943.000

‎- Harga emas UBS 5 gram: Rp9.741.000

‎- Harga emas UBS 10 gram: Rp19.378.000

‎- Harga emas UBS 25 gram: Rp48.350.000

‎- Harga emas UBS 50 gram: Rp96.499.000

‎- Harga emas UBS 100 gram: Rp192.922.000

‎- Harga emas UBS 250 gram: Rp482.160.000

‎- Harga emas UBS 500 gram: Rp963.186.000
‎Harga emas Galeri24:

‎- Harga emas Galeri24 0,5 gram: Rp1.033.000

‎- Harga emas Galeri24 1 gram: Rp1.967.000.

‎- Harga emas Galeri24 2 gram: Rp3.876.000

‎- Harga emas Galeri24 5 gram: Rp9.617.000

‎- Harga emas Galeri24 10 gram: Rp19.182.000

‎- Harga emas Galeri24 25 gram: Rp47.838.000

‎- Harga emas Galeri24 50 gram: Rp95.600.000

‎- Harga emas Galeri24 100 gram: Rp191.105.000

‎- Harga emas Galeri24 250 gram: Rp477.524.000

‎- Harga emas Galeri24 500 gram: Rp954.578.000

‎- Harga emas Galeri24 1.000 gram: Rp1.909.155.000.
‎Harga emas Antam:

‎- Harga emas Antam 0,5 gram: Rp1.082.000

‎- Harga emas Antam 1 gram: Rp2.060.000

‎- Harga emas Antam 2 gram: Rp4.056.000

‎- Harga emas Antam 3 gram : Rp6.058.000

‎- Harga emas Antam 5 gram: Rp10.062.000

‎- Harga emas Antam 10 gram: Rp20.067.000

‎- Harga emas Antam 25 gram: Rp50.037.000

‎- Harga emas Antam 50 gram: Rp99.991.000

‎- Harga emas Antam 100 gram: Rp199.901.000

‎- Harga emas Antam 250 gram: Rp499.476.000

‎- Harga emas Antam 500 gram: Rp998.733.000

‎- Harga emas Antam 1.000 gram: Rp1.997.424.000. (ant)