Friday, April 24, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 177

Harga Tembakau Anjlok, DPRD Lotim Khawatirkan Gejolak Sosial

0

Lombok (ekbisntb.com) –

Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menyampaikan kekhawatiran mendalam mengenai memburuknya persoalan harga tembakau yang dihadapi petani. Kondisi ini dikhawatirkan bakal menjadi fenomena gunung es yang dapat memicu gejolak sosial jika tidak segera ditangani.

Ketua Komisi IV DPRD Lotim, H. Lalu Hasan Rahman, menjelaskan bahwa banyak petani tembakau yang mengeluhkan merosotnya harga jual tembakau mereka dibandingkan tahun sebelumnya.

Ia menilai perusahaan pembeli dinilai tidak peduli dengan nasib para petani.”Berat juga persoalan ini. Hal ini harus diatasi cepat. Jangan sampai timbulkan riak. Tidak ditanggapi akan ribut,” tegas Hasan Rahman saat diwawancarai pada Senin, 8 September 2025.

Ia mendesak agar Bupati Lombok Timur dan Gubernur NTB segera turun tangan mencari jalan keluar.

Menurutnya, penanganan yang lambat hanya akan memperkeruh situasi. “Segera ditanggapi oleh Bupati dan Gubernur. Sama Dinas Pertanian segera carikan jalan keluar, jangan menunggu ribut. Panggil perusahaan dan berikan solusi,” imbaunya.

Hasan Rahman menekankan bahwa persoalan ini merupakan barang atau kewenangan dari tingkat provinsi, sehingga diperlukan sinergi antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten. “Gubernur dan Bupati harus duduk bersama. Kami di Komisi IV hanya mengumpulkan aspirasi, tidak memiliki kewenangan penyelesaian. Kita harapkan Bupati dan Gubernur,” ujarnya.

Sebagai solusi cepat, ia mengusulkan agar perusahaan daerah milik provinsi dapat ikut serta dalam membeli hasil panen petani untuk menstabilkan harga.Kekhawatiran lainnya yang disampaikan adalah maraknya aktivitas pembeli gelap.

Hasan Rahman menduga ada “permainan” di tingkat provinsi dan menyinggung soal keberadaan “perusahaan gelap” yang justru dapat memicu distorsi harga.

Untuk menyelesaikan masalah secara komprehensif, Komisi IV DPRD Lotim mendorong diadakannya pertemuan yang melibatkan perwakilan petani, pemerintah, dan perusahaan untuk duduk bersama dan mencari solusi yang adil bagi semua pihak, sebelum gunung es masalah ini benar-benar meledak. (rus)

Produk Pertanian Lotim Belum Bisa Memenuhi Seluruh Kebutuhan MBG

0

Lombok (ekbisntb.com) –

Produk pertanian di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) sejauh ini belum bisa sepenuhnya mengisi dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Tidak sedikit produk hortikultura terutama ini diambil dari pasar yang notabenenya merupakan produk impor.

Kepala Dinas Pertanian Lotim, Lalu Fathul Kasturi, Senin 8 September 2025 tidak menafikan fakta banyaknya komoditas pertanian yang tidak bisa dihasilkan oleh petani. Seperti wortel yang tumbuh di dataran tinggi.

Meski begitu, dipastikan Mamiq Kas – sapaan akrabnya, sebagian besar isi dapur MBG merupakan hasil produk lokal masyarakat petani.

Menurutnya, hadirnya MBG ini cukup menarik sebagai pasar utama produk pertanian Lotim.Petani diharapkan menyambut program utama Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Petani Lotim juga sudah diingatkan untuk menerapkan pola lama dalam bercocok tanam, yakni menggunakan pematang-pematang sawah untuk menanam tanaman hortikultura.

Khusus untuk sayuran memenuhi MBG ini sangat besar. Tidak cukup mengandalkan satu wilayah seperti di Sembalun. Akan tetapi, tempat lain di seluruh Lotim juga berpotensi ikut ambil bagian dari kehadiran MBG.

Persentase luas pematang rata rata 5 persen dari seluruh luas sawah. Kalau memiliki 1 hektare, maka terdapat 5 are luas lahan untuk tanam sayur. Kebutuhan MBG yang setiap hari cukup tinggi dan pasarnya sangat jelas akan bisa dipenuhi dari produk pertanian Lotim.

Khusus wortel diakui hanya wilayah seperti Sembalun dan Suela uang berpotensi bisa ditanami. Diyakinkan, jika dataran tinggi di Lotim ini bisa menanam wortel, maka bisa mengimbangi kebutuhan MBG.

“Tidak perlu kita keluar sebenarnya untuk memenuhi kebutuhan MBG ini, karena petani kita semua bisa memenuhinya,” ujarnya. (rus)

New Honda ADV160 Semakin Gagah dan Canggih

0

Lombok (ekbisntb.com)- PT Astra Honda Motor (AHM) memperkuat segmen skutik premium di Indonesia dengan meluncurkan New Honda ADV160. Model terbaru ini hadir dengan desain yang semakin gagah, performa mesin bertenaga, fitur semakin lengkap, hingga penyematan teknologi konektivitas terbaru Honda RoadSync yang membuat penjelajahan menaklukkan beragam medan jalan semakin menantang dan menyenangkan.

Mengusung semangat ”The SUV Pride”, New Honda ADV160 menghadirkan sensasi sport utility vehicle (SUV) motor skutik besar yang tangguh dalam mengeksplorasi berbagai petualangan di jalan, serta membawa kepercayaan diri pengendaranya ke tingkat lebih tinggi dari skutik besar lainnya. Salah satu pembaruan penting adalah hadirnya fitur konektivitas Honda RoadSync untuk tipe terbaru. Teknologi canggih ini menjadikan New Honda ADV160 sebagai skutik penjelajah dengan fitur lengkap yang memberikan kebebasan pengendara agar tetap terhubung dengan smartphone tanpa mengganggu fokus di jalan dalam mengakses navigasi, panggilan telepon, pesan singkat, serta menikmati musik. Kemudahan ini semakin lengkap dengan disematkannya panel meter TFT 5 inci dan USB Type-C charger pada seluruh tipe, memudahkan pengisian daya perangkat elektronik selama perjalanan.

Desain Gagah dan Tangguh

New Honda ADV160 tetap mempertahankan identitasnya sebagai skutik penjelajah dengan desain adventure look yang berkesan gagah. Karakter sebagai skutik penjelajah semakin kuat dengan adanya penyegaran pada sejumah area, termasuk bagian leg shield samping. Perpaduan garis desain bagian ini membuat siluet motor semakin terlihat tangguh.
Beberapa pembaruan pada desain tetap mempertahankan tampilan depan yang khas. Lampu menggunakan LED dilengkapi daytime running lights (DRL) yang modern. Di belakang, skutik ini dilengkapi lampu stop dan lampu sein LED, dipadukan dengan sepatbor bergaya motor sport.

Kesan gagah dan tangguh New Honda ADV160 dipertegas dengan pilihan warna yang mencerminkan karakter masing-masing tipe. Kesan solid pada tipe CBS tercermin dari pilihan warna Glossy Black, Glossy White, dan Matte Red. Warna-warna pada tipe ABS mempunyai kesan tangguh dengan pilihan Matte Black, Matte Brown, dan yang terbaru Matte Green, yang semuanya dipadu dengan emblem 3D berwarna krom merah. Untuk tipe Honda Roadsync diberikan pilihan warna baru Glossy Brown dengan velg berwarna burnt titanium layaknya SUV premium.

President Director AHM Susumu Mitsuishi mengatakan kehadiran New Honda ADV160 merupakan bentuk konsistensi AHM dalam menghadirkan produk yang sesuai dengan gaya hidup konsumen Indonesia. ”Dengan desain baru yang semakin gagah, performa mesin powerful serta tambahan fitur konektivitas Honda RoadSync, New Honda ADV160 menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih dari skutik besar biasa. Skutik ini mendukung aktivitas harian sekaligus memberikan kebebasan menjelajah dengan percaya diri di berbagai kondisi jalan,” ujar Mitsuishi.

Executive Vice President Director AHM Thomas Wijaya mengatakan kontur jalan di Indonesia yang beragam menjadi inspirasi dalam pengembangan New Honda ADV160 agar pecinta skutik petualang semakin merasakan sensasi berkendara yang menyenangkan. ”Skutik New Honda ADV160 kami hadirkan sebagai teman setia konsumen yang gemar menjelajah berbagai destinasi indah di Tanah Air. Petualangan menaklukkan jalanan menjadi semakin seru, nyaman, dan penuh kebebasan bersama model terbaru ini, didukung jaringan layanan AHASS yang luas di seluruh Indonesia,” jelas Thomas.

Mesin Powerful, Fitur Lengkap

New Honda ADV160 dibekali mesin 160cc eSP+ 4 katup, berpendingin cairan, yang menghasilkan tenaga responsif 11,8 kW @8.500 rpm serta torsi melimpah 14,7 Nm @6.500 rpm. Mesin ini mendukung gaya berkendara dinamis, hemat bahan bakar, sekaligus tetap bertenaga untuk menjelajah berbagai rute.

Sejumlah fitur canggih tetap dipertahankan untuk memberikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan, salah satunya HSTC (Honda Selectable Torque Control) yang biasa disematkan pada big bike dan motor-motor premium Honda. Fitur ini membatasi torsi mesin jika terdeteksi adanya perbedaan kecepatan putaran ban depan dengan ban belakang, sehingga potensi terjadinya ban selip dapat dihindari. Fitur unggulan lain antara lain ESS (Emergency Stop Signal), ISS (Idling Stop System) khas Honda, hingga Smart Key System.

Wavy disc brake 240mm pada roda depan dan 220 mm pada roda belakang memberikan kestabilan dalam melakukan pengereman serta tampil semakin gagah dan terdepan di kelasnya. Subtank rear suspension di semua tipe memberikan stabilitas optimal, sementara ban semi dual purpose berukuran besar 110/80-14 (depan) serta 130/70-13 (belakang) menegaskan karakter adventure look yang berbeda dari skutik lain.
Konsep urban explorer tetap diangkat dengan ground clearance tinggi yang dipadu jok tinggi 780 mm. Kombinasi ini menjadikan posisi berkendara nyaman, stabil, dan siap menghadapi berbagai kondisi jalan, baik untuk mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh.

New Honda ADV160 memiliki ruang penyimpanan sebesar 30 liter yang dapat menunjang kebutuhan pengguna dalam menyimpan barang. Two step adjustabe windshield-nya membuat aerodinamika semakin baik. Windscreen yang biasa digunakan pada motor besar, tingginya dapat disesuaikan 75 mm dalam dua tingkat ketinggian dengan pengoperasian yang mudah.

Konektivitas Honda RoadSync

Salah satu pembaruan yang ditunggu-tunggu pada New Honda ADV160 adalah hadirnya Honda RoadSync pada tipe terbaru. Melalui panel meter TFT 5 inci yang baru, pengendara dapat menghubungkan smartphone ke motor via Bluetooth untuk menikmati navigasi turn-by-turn, kontrol musik, hingga notifikasi pesan dan panggilan langsung melalui penggunaan Voice Control dan Multi-Function Switch tombol di handle bar. Kehadiran Honda RoadSync menambah nilai praktis sekaligus memperkuat gaya hidup digital pengendara modern.

Hadirnya tipe Honda RoadSync membuat jajaran New Honda ADV160 semakin komplit dan bisa dipilih sesuai kebutuhan serta gaya tangguh berbeda. Tipe Honda RoadSync melengkapi dua tipe yang sebelumnya hadir, yakni CBS dan ABS. Tipe CBS dibanderol Rp 37.265.000 dan tipe ABS Rp 40.311.000. Sedangkan tipe Honda RoadSync dipasarkan Rp 41.950.000. Semua harga berstatus on the road Jakarta.

Sebagai bentuk layanan purna jual terbaik bagi konsumen, setiap pembelian Honda ADV160 mulai 8 September hingga akhir tahun ini akan mendapatkan gratis oli mesin hingga 1 tahun atau setara dengan 3 kali perawatan berkala, serta gratis biaya jasa perawatan selama 1 tahun sesuai dengan standar Kartu Perawatan Berkala (KPB) sepeda motor Honda. Program ini dihadirkan untuk memberikan ketenangan dan kenyamanan lebih bagi konsumen dalam menikmati performa optimal New Honda ADV160.

Kombinasi adventure look yang gagah, performa mesin powerful, fitur komplit, posisi berkendara nyaman, serta konektivitas digital Honda RoadSync, membuat New Honda ADV160 semakin mengukuhkan diri sebagai skutik penjelajah paling berkelas dan modern di Indonesia. Kehadirannya sekaligus menegaskan identitas sebagai The SUV Pride di segmen skutik premium, yang menggabungkan ketangguhan, kecanggihan, kenyamanan, dan kebanggaan berkendara.(bul)

Pemprov NTB Beberkan Alasan Suntik Modal Rp8 Miliar ke PT. GNE

0
H. Muslim

Lombok (ekbisntb.com)- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat memutuskan untuk menambah penyertaan modal sebesar Rp8 miliar kepada BUMD aneka usaha, PT. Gerbang NTB Emas (GNE).
Plt. Kepala Biro Perekonomian Setda NTB, H. Muslim, ST., M.Si., di Mataram, Senin, 8 September 2025 menyampaikan. kebijakan tersebut sudah melalui pembahasan di DPRD NTB dan saat ini sedang dalam proses tahapan finalisasi. Penyertaan modal ini dinilai penting untuk menyelamatkan GNE dari sejumlah persoalan warisan manajemen sebelumnya.
“Pengurus GNE sebelumnya meninggalkan masalah, tapi sekarang ada optimisme. Sejak PLT Dirut yang baru, Lalu Anas Amrullah, masuk, sudah ada upaya nyata untuk melunasi utang dengan mencicil Rp400 juta per bulan dari usaha beton. Ini inisiatif bagus meskipun tanpa tambahan modal,” ungkapnya.
Muslim juga menjelaskan soal tunggakan hutang pajak perusahaan yang nilainya hampir Rp miliar lenbih. Kondisi ini menyebabkan sistem administratif perusahaan terblokir di Kementerian Hukum dan HAM (AHU).
“Nah, jadi yang dibantu oleh pemerintah itu adalah menyelesaikan tunggakan pajak. Kalau ini selesai, perusahaan bisa RUPS, dan AHU yang diblokir bisa dibuka kembali,” jelas Muslim.
Ia menambahkan, kinerja manajemen baru patut diapresiasi karena berani melakukan pembenahan internal meski dalam kondisi terbatas. Dengan hadirnya pemerintah untuk membantu menyelesaikan masalah pajak, diharapkan aktivitas usaha GNE akan semakin normal.
“Artinya, meski menyisihkan Rp400 juta per bulan untuk cicilan hutang, mereka tetap bisa menggaji karyawan dan menjalankan operasional. Jadi, Pemprov NTB memberikan kesempatan kepada GNE untuk melakukan pembenahan,” tegasnya.
Muslim menekankan pentingnya penempatan komisaris dari unsur pemerintah di setiap BUMD, termasuk GNE, agar ada pengawasan lebih dini.
“Dengan adanya komisaris dari pemerintah, pola pengendalian bisa dilakukan sejak awal. Jadi kalau ada tanda-tanda kesulitan, bisa segera diambil langkah penyelamatan, tidak menunggu sampai kolaps,” ujarnya.
Lebih lanjut, Muslim memastikan penyertaan modal sebesar Rp8 miliar tersebut sudah dikomunikasikan dan disiapkan oleh Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal. Dana tersebut sepenuhnya akan digunakan untuk membayar tunggakan pajak GNE agar perusahaan dapat kembali beroperasi normal.
“Target utamanya jelas, GNE harus melunasi utang pajak dulu supaya bisa beroperasi normal. Karena kalau dalam kondisi tidak normal saja mereka bisa mencicil utang, apalagi nanti setelah normal. Mereka bisa ekspansi, bekerja sama dengan pihak lain, dan melaksanakan RUPS untuk mempertanggungjawabkan kegiatan sebelumnya sekaligus merencanakan program ke depan,” terang Muslim yang juga Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB ini.
Demikian juga soal kepastian struktur organisasi GNE, Muslim menegaskan bahwa hal itu akan diputuskan dalam RUPS.
“Soal struktur (pengurus definitive), nanti RUPS yang akan membahas. Pemilik saham bersama manajemen akan menentukan langkah terbaik,” pungkasnya.(bul)

Di Korea Selatan, ASTINDO  NTB Promosikan Paket Wisata Menonton MotoGP hingga Ikan Paus

0
Ketua Astindo NTB, Sahlan M Saleh Promosi Pariwisata NTB di Korea Selatan

Lombok  (ekbisntb.com) –

Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) Nusa Tenggara Barat (NTB) terus mendorong promosi pariwisata daerah ke pasar internasional. Ketua ASTINDO NTB, Sahlan M Saleh, hadir dalam ajang Business Matching yang digelar di Seoul, Korea Selatan, Senin (8/9). Acara ini dibuka langsung oleh Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana.

Menurut Sahlan, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan berbagai destinasi unggulan NTB.

“Acara ini sangat strategis memperkenalkan pariwisata NTB, khususnya MotoGP Mandalika, pantai-pantai eksotis, Gili Trawangan, hingga Hiu Paus di Teluk Saleh, serta semua destinasi terbaik di Lombok dan Sumbawa,” ujarnya.

Sahlan menjelaskan, pasar Korea Selatan memiliki potensi besar bagi pariwisata Indonesia. Data menunjukkan wisatawan asal Negeri Ginseng menempati peringkat keenam dari sepuluh besar negara penyumbang wisatawan mancanegara ke Indonesia. Karena itu, NTB perlu mengambil posisi agar wisatawan Korea memilih Lombok dan Sumbawa sebagai destinasi utama.

“Pasar Korea cukup besar. NTB harus mengambil tempat agar wisatawan dari Korea lebih banyak masuk ke NTB. Karena itu kami datang langsung untuk promosi,” kata Sahlan.

Lebih jauh, Sahlan menegaskan bahwa kehadirannya di Korea Selatan dilakukan dengan biaya mandiri. Hal ini, menurutnya, menjadi bukti keseriusan pelaku industri pariwisata NTB dalam memaksimalkan promosi, tanpa selalu mengandalkan anggaran pemerintah.

“Kami datang ke Korea dengan biaya sendiri sebagai jawaban bahwa kami, industri pariwisata, siap mengoptimalkan promosi dan tidak bergantung pada anggaran pemerintah. Ini komitmen kami untuk mendukung pariwisata NTB agar semakin dikenal dunia,” tegas Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB ini.

Melalui partisipasi aktif dalam Business Matching ini, ASTINDO NTB berharap dapat menarik lebih banyak wisatawan mancanegara, khususnya dari Korea Selatan, untuk berkunjung ke NTB. Event internasional seperti MotoGP Mandalika dan daya tarik alam NTB diyakini akan menjadi magnet utama bagi pasar global.(bul)

Jelang MotoGP 2025, Organda NTB Terima Laporan Adanya Makelar Transportasi

0
Ketua Organda NTB, Junaidi Kasum
Ketua Organda NTB, Junaidi Kasum

Lombok (ekbisntb.com) – Menjelang ajang MotoGP 2025 di Sirkuit Mandalika pada 3–5 Oktober mendatang, Organisasi Angkutan Darat (Organda) NTB menerima laporan adanya dugaan makelar transportasi yang mengatasnamakan panitia. Ketua Organda NTB, Junaidi Kasum, menegaskan bahwa pihaknya akan segera mengklarifikasi hal ini agar tidak merugikan pemilik armada maupun penonton.


“Kami sudah mendapat laporan ada oknum yang mengaku panitia dan menawarkan harga bus per hari untuk keperluan transportasi MotoGP. Padahal, kami di Organda sendiri belum rapat final. Ini jelas penyalahgunaan kesempatan,” ujar JK, panggilan akrabnya, Senin, 8 September 2025.


Ia menjelaskan, makelar ini menghubungi pemilik armada untuk dimanfaatkan armadanya pada momentum perhelatan MotoGP 2025. Dugaannya, armada tersebut kemudian dioperasikan kembali dengan harga yang lebih tinggi melalui operator tertentu.


JK menjelaskan, pola transportasi untuk MotoGP 2025 masih dalam tahap pembahasan bersama Dinas Perhubungan, kepolisian, dan stakeholder lainnya. Menurutnya, transportasi di luar area sirkuit diusulkan menggunakan sistem berbayar, bukan gratis, dengan skema shuttle bus yang disiapkan dari titik-titik tertentu menuju kawasan Mandalika.


Namun, JK juga menekankan agar skema pembayaran ini harus transparan dan terbuka.
“Kalau memang pola transportasi berbayar, harus diumumkan secara resmi ke publik. Tidak boleh ada permainan harga dari calo. Kalau pemilik bus mematok harga Rp5 juta per hari, jangan sampai calo menjualnya Rp6 juta. Itu tidak boleh terjadi,” tegasnya.


Organda NTB, lanjut Jamaludin, sudah menyiapkan armada yang cukup untuk melayani lonjakan penonton. Namun, pola distribusi penumpang menjadi perhatian serius, khususnya saat ribuan orang keluar bersamaan setelah balapan selesai.
“Jangan sampai ada penonton yang harus berjalan jauh hanya untuk mencapai shuttle bus. Pola penempatan armada harus diatur dengan baik agar tidak menimbulkan kerumunan dan ketidaknyamanan,” katanya.


Ia juga mengingatkan bahwa keberadaan makelar transportasi berpotensi merusak nama baik penyelenggara dan merugikan pelaku usaha resmi. Karena itu, Organda NTB meminta panitia MotoGP bersama pemerintah daerah segera membuat keputusan final terkait pola transportasi, sekaligus mengumumkan standar tarif secara terbuka.


“Tidak boleh ada transaksi di bawah tangan. Semua harus jelas, resmi, dan terbuka. Ini demi melindungi anggota kami dan memastikan penonton MotoGP mendapatkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan sesuai harga standar,” pungkas Jamaludin.(bul)

Jelang MotoGP 2025, Dinas Perdagangan NTB Imbau Pedagang Tidak Jual Mahal

0
Jamaludin Malady

Lombok (ekbisntb.com) – Menyambut ajang internasional MotoGP 2025 yang akan berlangsung pada 3–5 Oktober mendatang di Sirkuit Mandalika, Dinas Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat mengingatkan para pedagang untuk tidak mematok harga tinggi.
Kepala Dinas Perdagangan NTB, Jamaludin Malady, menegaskan pemerintah sudah menyiapkan fasilitas gratis bagi pelaku UMKM agar mereka bisa berjualan dengan nyaman tanpa terbebani biaya sewa tempat.
“Kami sudah sering mengingatkan agar pedagang tidak menjual produknya dengan harga mahal. Pemerintah sudah menyiapkan area berjualan secara gratis, jadi tidak ada alasan untuk menaikkan harga terlalu tinggi sebenarnya,” ujar mantan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB ini, Senin, 8 September 2025.
Menurutnya, setiap event internasional di Mandalika, baik saat World Superbike (WSBK), balap mobil maupun MotoGP, selalu menjadi peluang besar bagi UMKM dan pedagang kecil. Dinas Perdagangan NTB bersama asosiasi pedagang asongan, pedagang kaki lima, dan stakeholder terkait lainnya akan melakukan kurasi untuk menentukan pedagang yang layak berjualan di area sekitar sirkuit.
Selain itu, Jamaludin juga menyampaikan bahwa pemerintah telah bersurat kepada pengelola MotoGP untuk menyiapkan lokasi strategis bagi para pedagang, seperti di belakang Grand Stand B. Lokasi ini dinilai lebih dekat dengan penonton, sehingga memudahkan mereka membeli makanan atau minuman saat rehat dari menonton balapan.
“Kalau terlalu jauh, penonton malas untuk turun membeli. Apalagi aturan di grand stand melarang makanan dan minuman dibawa masuk, sehingga penonton pasti mencari tenant yang dekat. Ini kesempatan besar bagi UMKM kita,” jelasnya.
Dinas Perdagangan NTB juga akan terus berkoordinasi dengan dinas lain seperti Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, hingga Dinas Koperasi dan UMKM untuk memastikan titik-titik strategis yang bisa dimanfaatkan oleh para pedagang.
Jamaludin menekankan bahwa keberhasilan ajang MotoGP tidak hanya dilihat dari kelancaran balapan, tetapi juga dari kepuasan wisatawan dan penonton dalam menikmati produk lokal NTB. Karena itu, ia meminta seluruh pelaku usaha menampilkan produk berkualitas dengan harga wajar.
“Harapan kami, UMKM bisa untung, tapi jangan sampai pengunjung merasa dirugikan dengan harga yang tidak masuk akal. Yang penting kita sama-sama untung, ekonomi daerah tumbuh, dan MotoGP Mandalika bisa semakin mendunia,” pungkasnya.(bul)

Jelang MotoGP 2025, Dinas Perdagangan NTB Imbau Pedagang Tidak Jual Mahal

0
Jamaludin Malady(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Menyambut ajang internasional MotoGP 2025 yang akan berlangsung pada 3–5 Oktober mendatang di Sirkuit Mandalika, Dinas Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat mengingatkan para pedagang untuk tidak mematok harga tinggi.


Kepala Dinas Perdagangan NTB, Jamaludin Malady, menegaskan pemerintah sudah menyiapkan fasilitas gratis bagi pelaku UMKM agar mereka bisa berjualan dengan nyaman tanpa terbebani biaya sewa tempat.
“Kami sudah sering mengingatkan agar pedagang tidak menjual produknya dengan harga mahal. Pemerintah sudah menyiapkan area berjualan secara gratis, jadi tidak ada alasan untuk menaikkan harga terlalu tinggi sebenarnya,” ujar mantan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB ini, Senin, 8 September 2025.


Menurutnya, setiap event internasional di Mandalika, baik saat World Superbike (WSBK), balap mobil maupun MotoGP, selalu menjadi peluang besar bagi UMKM dan pedagang kecil. Dinas Perdagangan NTB bersama asosiasi pedagang asongan, pedagang kaki lima, dan stakeholder terkait lainnya akan melakukan kurasi untuk menentukan pedagang yang layak berjualan di area sekitar sirkuit.


Selain itu, Jamaludin juga menyampaikan bahwa pemerintah telah bersurat kepada pengelola MotoGP untuk menyiapkan lokasi strategis bagi para pedagang, seperti di belakang Grand Stand B. Lokasi ini dinilai lebih dekat dengan penonton, sehingga memudahkan mereka membeli makanan atau minuman saat rehat dari menonton balapan.


“Kalau terlalu jauh, penonton malas untuk turun membeli. Apalagi aturan di grand stand melarang makanan dan minuman dibawa masuk, sehingga penonton pasti mencari tenant yang dekat. Ini kesempatan besar bagi UMKM kita,” jelasnya.


Dinas Perdagangan NTB juga akan terus berkoordinasi dengan dinas lain seperti Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, hingga Dinas Koperasi dan UMKM untuk memastikan titik-titik strategis yang bisa dimanfaatkan oleh para pedagang.


Jamaludin menekankan bahwa keberhasilan ajang MotoGP tidak hanya dilihat dari kelancaran balapan, tetapi juga dari kepuasan wisatawan dan penonton dalam menikmati produk lokal NTB. Karena itu, ia meminta seluruh pelaku usaha menampilkan produk berkualitas dengan harga wajar.


“Harapan kami, UMKM bisa untung, tapi jangan sampai pengunjung merasa dirugikan dengan harga yang tidak masuk akal. Yang penting kita sama-sama untung, ekonomi daerah tumbuh, dan MotoGP Mandalika bisa semakin mendunia,” pungkasnya.(bul)

Bank NTB Syariah dan Baznas Provinsi NTB Jalin Kerja Sama Strategis Penyaluran Dana Zakat Rp 7,2 Miliar

0
penandatanganan kerjasama antara Bank NTB Syariah dengan Baznas NTB untuk penyaluran dana zakat Rp 7,2 miliar

Lombok (ekbisntb.com)- Bank NTB Syariah resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam upaya memperluas jangkauan penyaluran dana zakat yang lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran.

Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam sinergi lembaga keuangan syariah dan lembaga amil zakat. Melalui kemitraan tersebut, dana zakat yang terkumpul sebesar Rp 7,2 miliar akan disalurkan ke berbagai program prioritas, antara lain:

• Rumah Layak Huni (Mahyani) se-NTB
• Gerai Usaha Mustahik berbasis QRIS Bank NTB Syariah
• Kelompok Usaha Produktif (Z-KUP) di kawasan wisata
• Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS)
• Pelayanan Rumah Sehat Baznas (RSB) keliling wilayah terpencil
• Giat Makan Sehat Gratis berbasis masjid setiap Jumat
• Paket Bahagia Anak Yatim Piatu
• Respon Bencana melalui Baznas Tanggap Bencana (BTB)
• Bantuan insentif untuk Guru Tidak Tetap (GTT) non-sertifikasi, marbot, dan guru ngaji

Ketua Baznas Provinsi NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, M.A., menegaskan bahwa kerja sama ini menjembatani dua kepentingan besar: kewajiban muzaki dalam menunaikan zakat dan hak mustahik untuk menerima manfaatnya. “Baznas berperan sebagai jembatan antara dua kepentingan yaitu Bank NTB Syariah sebagai muzaki dan para mustahik,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Dr. H. Muslihun, M.Ag, Komisaris Bank NTB Syariah, menyampaikan apresiasi tinggi atas sinergi dengan Baznas. Menurutnya, kolaborasi ini sejalan dengan misi Bank NTB Syariah yang tidak hanya berfokus pada keselamatan dunia, tetapi juga pada keberkahan akhirat. “Penyaluran zakat melalui Baznas dinilai lebih efektif, meminimalisasi risiko, dan memberikan kemudahan dalam pelaporan,” katanya.

Plt. Direktur Utama Bank NTB Syariah, Zainal Abidin Wahyu Nugroho, menegaskan bahwa sinergi dengan Baznas merupakan upaya strategis dalam memastikan zakat dikelola secara amanah, transparan, dan bermanfaat luas. Pembayaran zakat perusahaan ini menjadi wujud komitmen Bank NTB Syariah pasca-konversi pada tahun 2018, sekaligus bukti penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, integritas, dan kepatuhan.

“Sinergi dengan Baznas merupakan upaya strategis dalam memastikan zakat perusahaan Bank NTB Syariah dikelola secara amanah, transparan, dan bermanfaat luas. Kami percaya, melalui Baznas NTB, zakat perusahaan Bank NTB Syariah dapat disalurkan kepada mustahik yang benar-benar membutuhkan, sehingga membawa dampak positif bagi masyarakat,” jelasnya.

Penandatanganan perjanjian dilakukan dengan khidmat, disaksikan oleh Dewan Komisaris, Direksi Bank NTB Syariah, serta jajaran pimpinan Baznas Provinsi NTB. Acara ditutup dengan doa bersama agar para muzaki senantiasa diberkahi rezekinya dan penerima manfaat dapat merasakan dampak nyata dari program yang dijalankan.

Kerja sama ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk semakin meningkatkan kesadaran dalam menunaikan zakat, serta memperkuat ekosistem pemberdayaan ekonomi berbasis syariah di Nusa Tenggara Barat.
Harapan dan Komitmen
Pembayaran zakat perusahaan ini dipandang sebagai langkah strategis dalam pengentasan kemiskinan ekstrem di NTB. Dengan tata kelola yang transparan dan akuntabel, Bank NTB Syariah berharap kolaborasi dengan Baznas mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan memperkuat peran bank syariah sebagai agen pembangunan daerah.

Bank NTB Syariah juga memohon doa dari para mustahik agar senantiasa diberikan keberkahan dalam menjalankan amanah ini dan dapat terus memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kemaslahatan umat.(bul)

Se Pulau Lombok, 20 Paket Bantuan Untuk Pengusaha Muda Kelar Terbagi

0
Se Pulau Lombok, 20 Paket Bantuan Untuk Pengusaha Muda Kelar Terbagi
Se Pulau Lombok, 20 Paket Bantuan Untuk Pengusaha Muda Kelar Terbagi

Lombok (ekbisntb.com) – Mencetak pengusaha muda yang inovatif menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan pengangguran. Inilah yang dilakukan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB bagi pemuda NTB ‘gaspol’ menuju kemandirian ekonomi.


Setelah mendapat bekal berharga untuk menjadi motor penggerak ekonomi, sebanyak 30 wirausahawan muda dari 10 kabupaten/kota se-NTB mengikuti Pelatihan Kewirausahaan Pemuda yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTB pada tgl 11-13 Agustus 2025 yang lalu.


Sebagai tindak lanjut kegiatan tersebut, Kadispora NTB, H.Wirawan S.Si, MT., mengatakan selain mendapatkan pelatihan kewirausahaan laundry, maka semua peserta akan mendapatkan masing-masing 1 paket bantuan berupa mesin cuci dan seterika uap gas dan selesai penyalurannya pada awal bulan September ini.


Hal ini juga disampaikan Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Sumber Daya (PDS) Kepemudaan Dispora NTB, H. Tarmidzi. Menurutnya, penyaluran bantuan untuk 20 paket se-Lombok sudah selesai pekan ini dan akan dilanjutkan penyalurannya pekan depan 10 paket ke Pulau Sumbawa.


Pelatihan dan pemberian bantuan ini merupakan komitmen serius Bidang PDS Kepemudaan pada Dispora Provinsi NTB untuk melahirkan wirausahawan muda.
“Kewirausahaan ini adalah kunci meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja baru dan menjadi masa depan Pemuda NTB, semoga dapat dimanfaatkan dengan baik dan sukses ke depannya,” ujar Tarmidzi.


Ia menekankan pentingnya peran pemuda dalam menciptakan peluang usaha dan menumbuhkan jiwa wirausaha.
Ucapan terima kasih disampaikan Sahwan Abdul Nandar dari Desa Dasan Tereng Narmada Lobar dan ia bertekad untuk bisa sukses dengan pemanfaatan bantuan ini sebagai tambahan penghasilan membantu orangtuanya.


Hal senada juga disampaikan Ewik yang beralamatkan di Desa Bawak Nao Sembalun Lombok Timur. Menurutnya ,untuk bisa memanfaatkan ilmu yang sudah didapatkan pada pelatihan dan siap diaplikasikan dengan pemanfaatan mesin cuci dan seterika uap secara maksimal.


Begitu juga ungkapan syukur dan bahagia datang dari seorang Mutiara dari Gunung Malang Pringgabaya Lombok Timur, Nina Malik Septiana mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB dan berharap kegiatan-kegiatan semacam ini dan pro kepada Pemuda NTB untuk diperbanyak lagi. (ham)