Beranda blog Halaman 151

Investor Kapal Cepat Siap Kelola Dermaga Labuhan Haji

0
Investor Kapal Cepat Siap Kelola Dermaga Labuhan Haji
DERMAGA - Dermaga Labuhan Haji, Lombok Timur. Terlihat masih ada kapal-kapal milik PT NSL. Pemkab Lotim menargetkan pengosongan dermaga tuntas tahun ini. (Suara NTB/rus)

Selong (EKBIS NTB) –Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Pemkab Lotim) menargetkan pengosongan aset PT NSL di Dermaga Labuhan Haji dapat tuntas pada tahun ini. Target ini dikejar seiring dengan masuknya investor yang berminat mengelola dermaga tersebut untuk jalur kapal cepat menuju Sumbawa.


Kepala Bagian Hukum Setda Lombok Timur, Biawansyah Putra, menjelaskan bahwa proses pengosongan lahan dari aset PT NSL melibatkan Kejaksaan dan sudah masuk tahap akhir. “Limit waktunya sebelum investor masuk sudah kosong. Rencananya mungkin tahun 2027 sudah masuk untuk jalur cepat ke Sumbawa,” ujarnya kepada Suara NTB, Senin (27/7/2026).


Meski batas waktu pasti belum ditetapkan, Pemkab Lotim terus mengupayakan percepatan. Pihak PT NSL sendiri meminta proses pengosongan dilakukan secara bertahap karena membutuhkan lokasi baru untuk memindahkan kapal-kapal mereka, salah satunya mengarah ke Tanjung Benoa, Bali. “Mereka butuh izin lokasi di sana dulu baru mereka akan keluar,” tambah Biawansyah.


Namun, Pemkab Lotim menegaskan bahwa penguasaan lahan oleh PT NSL saat ini tidak memiliki dasar hukum yang sah, menyusul putusan Mahkamah Agung yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah memenangkan pemerintah daerah. “Dia menguasai lahan itu tanpa dasar. Makanya oleh jaksa disegerakan untuk keluar tahun ini,” tegas Biawansyah.


Pemkab Lotim memilih jalur mediasi untuk menghindari tindakan perusakan aset dan memastikan proses berjalan lancar. Pihaknya juga berkomitmen meminta PT NSL mengembalikan bangunan darat maupun dermaga dalam keadaan bersih sesuai perjanjian awal.


Terkait kepastian investor baru, Biawansyah menyebutkan bahwa Pemkab Lotim akan mengikat calon investor dengan perjanjian yang jelas terkait hak dan kewajiban. Namun ia mengakui jumlah pasti investor yang akan masuk hanya diketahui oleh Bupati Lombok Timur.

“Kalau investor pasti kita ikat dengan perjanjian, hak dan kewajiban kita tuangkan,” pungkasnya.
Dengan rampungnya proses pengosongan, Dermaga Labuhan Haji direncanakan difungsikan sebagai jalur kapal cepat rute Lombok Timur–Sumbawa Barat, melayani penumpang sekitar 80 orang per kapal untuk memangkas waktu perjalanan. (rus)

Memasuki Kemarau PanjangBulog NTB Segera Salurkan Bantuan Pangan Tahap II

0
Memasuki Kemarau PanjangBulog NTB Segera Salurkan Bantuan Pangan Tahap II
BANTUAN PANGAN - Pimwil Bulog NTB, Mara Kamin Siregar memantau pendistribusian bantuan pangan tahap I secara langsung. (Suara NTB/ist)

Mataram (EKBIS NTB) –Perum Bulog Kantor Wilayah NTB memastikan penyaluran bantuan pangan tahap II dimulai pada Agustus 2026. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan di tengah ancaman musim kemarau panjang akibat El Nino.


Pemimpin Wilayah Bulog NTB, Mara Kamin Siregar, mengatakan penyaluran bantuan pangan alokasi Februari–Maret 2026 telah rampung 100 persen tanpa kendala. Selanjutnya, Bulog bersiap menyalurkan bantuan pangan untuk alokasi Juli, Agustus, dan September secara sekaligus.


“Insya Allah pada Agustus ini kami akan menyalurkan bantuan pangan tahap II untuk alokasi Juli, Agustus, dan September. Jadi masyarakat akan menerima bantuan untuk tiga bulan sekaligus,” ujar Regar, Senin 27 Juli 2026.


Ia menjelaskan, jumlah penerima bantuan pangan (PBP) pada tahap II mencapai sekitar 856.131 penerima, sama seperti penyaluran sebelumnya. Namun, berbeda dengan tahap pertama yang disertai bantuan minyak goreng, pada tahap kedua setiap penerima hanya memperoleh beras sebanyak 10 kilogram per bulan atau total 30 kilogram untuk tiga bulan.


Menurut Regar, proses distribusi bantuan pangan berjalan lancar berkat koordinasi yang baik antara Bulog dengan pemerintah daerah, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa.


“Alhamdulillah tidak ada kendala. Kami terus berkoordinasi dengan dinas terkait dan pemerintah daerah agar distribusi bantuan sampai kepada masyarakat penerima dengan baik,” katanya.


Regar menilai program bantuan pangan menjadi salah satu langkah pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat, terutama saat menghadapi dampak El Nino yang berpotensi menurunkan hasil panen.


“Kami berharap bantuan pangan tiga bulan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya keluarga penerima bantuan, di tengah ancaman El Nino,” ujarnya.


Selain bantuan pangan, Bulog NTB juga terus menyalurkan beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk menjaga keterjangkauan harga beras di pasaran. Penyaluran dilakukan melalui pasar tradisional, gerai ritel modern, hingga Rumah Pangan Kita (RPK).


Bulog juga membuka kesempatan bagi pelaku usaha di desa maupun kelurahan untuk menjadi mitra RPK agar akses masyarakat terhadap beras SPHP semakin mudah, terutama di wilayah yang dinilai rawan pangan.

Di sisi lain, Regar memastikan ketersediaan stok pangan di NTB dalam kondisi aman. Saat ini Bulog menguasai stok sekitar 275 ribu ton yang dinilai cukup memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tahun depan, sembari terus melakukan pengadaan gabah, beras, dan jagung setiap hari.


“Stok pangan kita aman. Masyarakat tidak perlu khawatir ataupun panik. Bulog siap menjaga ketersediaan pangan dan melayani kebutuhan masyarakat, termasuk melalui penyaluran SPHP maupun bantuan pangan,” ujarnya.


Ia menambahkan, Bulog NTB juga tetap memberikan pelayanan selama tujuh hari dalam sepekan serta membuka gerai penjualan di sejumlah titik untuk memastikan masyarakat tetap dapat mengakses kebutuhan pangan dengan mudah selama musim kemarau berlangsung. (bul)

Regional Public Exhibition New Honda Vario Evo 160 Hadirkan Hiburan dan Inspirasi Modifikasi di Lombok

0

Mataram (Ekbis NTB) – Astra Motor NTB bersama jaringan dealer Honda wilayah Nusa Tenggara Barat sukses menggelar Regional Public Exhibition New Honda Vario Evo 160 di Lombok Epicentrum Mall pada Sabtu (18/7/2026). Mengusung konsep pameran interaktif yang memadukan gaya hidup, kreativitas, teknologi, dan hiburan, acara ini sukses menjadi magnet bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Selama pameran, pengunjung disuguhkan beragam aktivitas menarik. Antusiasme peserta terlihat jelas pada Tamiya Competition yang memanjakan pecinta Mini 4WD, serta Cosplay Coswalk Competition yang menjadi ajang unjuk kreativitas para cosplayer.

Nuansa artistik turut terpancar lewat Photography Competition, yang menantang peserta mengabadikan sudut terbaik New Honda Vario Evo 160. Tak kalah seru, ajang Balap Lari Ya Bareng Vario Evo berhasil mencuri perhatian pengunjung lewat konsep kompetisi yang unik dan penuh semangat.

Panggung utama juga kian semarak dengan Honda Evo Dance Competition yang menampilkan koreografi energik dari komunitas dance muda NTB. Bagi pencinta esports, turnamen Mobile Legends menjadi salah satu magnet utama yang menyajikan persaingan sengit antartim.

Guna memberikan pengalaman berkendara secara langsung, Astra Motor NTB menyediakan area Riding Test. Fasilitas ini dimanfaatkan pengunjung untuk membuktikan ketangguhan mesin 160cc eSP+, kenyamanan, fitur modern, hingga desain premium sporty yang diusung skutik terbaru Honda tersebut.

Daya tarik lain yang tak kalah memikat adalah hadirnya deretan unit modifikasi New Honda Vario Evo 160. Mengusung beragam konsep—mulai dari racing, street style, premium elegance, hingga futuristik—seluruh karya modifikasi ini menjadi sumber inspirasi bagi pengunjung yang ingin mengekspresikan gaya berkendara tanpa mengesampingkan faktor keamanan dan kenyamanan.

Kemeriahan pameran ditutup dengan panggung hiburan pada malam hari. Penampilan musik dari Insomnia sukses menghibur ribuan pengunjung, sebelum akhirnya mencapai puncak kemeriahan lewat aksi Pesta Timur feat. DJ Flowfii yang membakar semangat penonton lewat atmosfer khas festival.

Marketing Manager Astra Motor Nusa Tenggara Barat, Yehezkiel Felix, menyatakan bahwa pameran ini merupakan bentuk komitmen Honda untuk makin dekat dengan generasi muda melalui kegiatan yang relevan dengan gaya hidup mereka.

“Melalui pameran ini, kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar pameran otomotif. Kami menyediakan ruang bagi anak muda untuk berkumpul, berkompetisi, berkreasi, sekaligus merasakan langsung inovasi terbaru Honda. Tinggi tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa New Honda Vario Evo 160 diterima dengan sangat baik,” ujar Felix.

Lewat gelaran ini, Honda berharap dapat terus mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjadi wadah positif bagi kreativitas anak muda di NTB. Kesuksesan acara ini makin menegaskan posisi New Honda Vario Evo 160 sebagai simbol gaya hidup aktif, kreatif, dan penuh ekspresi. (r/fan)

Jangan Asal “Ngekor”! Ini Alasan Patokan Lampu Kendaraan Depan Sangat Berbahaya

0

Mataram (Ekbis NTB) — Mengendarai sepeda motor pada malam hari memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi akibat keterbatasan jarak pandang dan pencahayaan. Astra Motor NTB mengingatkan para pengendara untuk tidak sekadar “mengekor” atau menjadikan lampu belakang kendaraan di depan sebagai satu-satunya panduan utama saat melintas di jalanan malam.

Safety Riding Instructor Astra Motor NTB, Satria Wiman Jaya, menjelaskan bahwa kebiasaan tersebut kerap dianggap sepele, padahal sangat berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.

“Banyak pengendara merasa aman jika mengekor kendaraan di depan, terutama di jalur minim penerangan. Padahal, hanya terpaku pada lampu belakang justru memangkas waktu reaksi pengendara saat menghadapi bahaya,” kata Satria.

Risiko Menjadikan Lampu Belakang Panduan Utama

Menurut Satria, kendaraan di depan bisa saja mendadak bermanuver menghindari lubang, tumpahan pasir, hingga hewan yang melintas. Pengendara di belakang yang tidak fokus membaca situasi jalan akan kehilangan momen berharga untuk merespons, sehingga risiko benturan makin tinggi.

Kondisi ini krusial di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya jalur antarkabupaten yang didominasi trek berkelok, berbukit, minim penerangan, dan marka jalan pudar.

“Lampu kendaraan di depan seharusnya hanya menjadi referensi posisi, bukan pemandu utama. Pandangan pengendara harus tetap jauh ke depan agar bisa mengenali potensi bahaya lebih awal,” ujarnya.

5 Tips Penting Berkendara Malam Hari ala #Cari_Aman

Untuk menekan risiko kecelakaan di malam hari, Astra Motor NTB membagikan lima teknik berkendara antisipatif:

  1. Jaga Jarak Aman Minimal 3 Detik: Memberikan ruang pandang lebih luas dan jeda waktu reaktif jika kendaraan depan mengerem mendadak.
  2. Kurangi Kecepatan di Jalur Gelap: Membantu mengidentifikasi kerikil, lubang, atau penyeberang jalan yang sulit terlihat.
  3. Sapuan Pandangan (Scanning): Arahkan pandangan secara bergantian antara kondisi jalan depan, spion, dan situasi sekitar.
  4. Optimalkan Pencahayaan: Pastikan lampu utama motor bersih dan berfungsi normal agar sorot cahaya tidak terhalang.
  5. Jangan Asal Ikut Manuver: Jika kendaraan depan mendadak menghindar, perlambat kecepatan terlebih dahulu dan amati situasi sebelum beralih jalur.

Fisik Prima, Kunci Keselamatan

Selain teknik berkendara, faktor stamina tubuh memegang peranan vital. Kantuk dan kelelahan dapat memperlambat respons refleks saat situasi darurat. Satria mengimbau pengendara untuk segera beristirahat jika konsentrasi mulai menurun.

Melalui kampanye keselamatan #Cari_Aman, Astra Motor NTB mengajak seluruh pengguna jalan untuk membangun kebiasaan berkendara yang cerdas dan antisipatif.

“Jangan pernah berasumsi jalanan pasti aman hanya karena kendaraan di depan berhasil lewat. Setiap pengendara punya waktu reaksi yang berbeda. Biasakan membaca situasi jalan sendiri, kontrol kecepatan, dan utamakan keselamatan,” tutup Satria. (r/fan)

Sukses Gelar Pembukaan di Mataram, NTB Creative Festival 2026 Berlanjut Hingga Agustus

0

Mataram (Ekbis NTB) – Pembukaan NTB Creative Festival 2026 yang menyajikan Pekan Seni Baleganjur, Lomba Ogoh-Ogoh Mini, hingga Heritage Market di Teras Udayana, Kota Mataram, berlangsung sukses dan meriah. Festival hasil kolaborasi DPP Peradah Indonesia Provinsi NTB dan NTB Creative ini dipastikan akan terus berlanjut hingga Agustus 2026 mendatang.

Rangkaian pembukaan festival dibuka secara resmi oleh Wakapolda NTB, Brigjen Pol. Hari Nugroho, S.I.K., serta dihadiri oleh Kadispar NTB Ahmad Nur Aulia mewakili Gubernur NTB, Kadispar Kota Mataram Cahya Samudra, serta jajaran pejabat Pemprov NTB dan Kota Mataram. Acara ini juga mendapat dukungan penuh dari Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Puspa.

Mengusung empat pilar utama—The Sound, The Heritage, The Earth, dan The Future—festival ini bertujuan membangun ekosistem yang menghubungkan seni, budaya, pariwisata, serta pemberdayaan ekonomi kreatif masyarakat.

Ketua NTB Creative Festival 2026, Wiyan Martiwi, mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dan antarelemen yang terlibat.

“Keberhasilan acara pembuka ini merupakan hasil kerja keras panitia, pemerintah, komunitas, hingga pelaku UMKM. Ini menjadi pemantik semangat kami untuk melanjutkan rangkaian festival hingga Agustus mendatang,” ujar Wiyan.

Sementara itu, Ketua DPP Peradah NTB sekaligus Founder NTB Creative, I Gede Purnama Mahendra Arta, menegaskan komitmennya untuk menjadikan budaya sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

“Budaya tidak hanya harus dilestarikan, tetapi juga harus mampu menjadi penggerak ekonomi, memperkuat pariwisata, dan memberi ruang kreasi bagi anak muda,” tegas Purnama.

Setelah sukses menggelar agenda pembuka, panitia telah menyiapkan berbagai program lanjutan hingga Agustus 2026, seperti pelatihan kewirausahaan kreatif, aksi pelestarian lingkungan, forum kolaborasi, hingga pertunjukan seni budaya. Harapannya, festival ini dapat menjadi agenda tahunan yang memantapkan posisi NTB sebagai pusat ekonomi kreatif dan pariwisata nasional. (r/fan)

Siapkan Layanan Digital

0
Siapkan Layanan Digital
(Suara NTB/ist) Azis Sanjaya


Taliwang (EKBIS NTB) -Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pulau Sumbawa, Azis Sanjaya menyatakan akan memperkuat pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui layanan digital yang terintegrasi dengan Mall Pelayanan Publik (MPP) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).


“Insyaallah layanan digital ini bisa kita lakukan di KSB setelah kami melihat berbagai persiapan yang sudah dilakukan oleh DPMPTSP,” kata Azis saat menjadi narasumber pada Forum Yasinan Malam Jumat di Central Kediaman Wakil Bupati KSB, Kamis malam (23/7).


Sebelumnya, Azis telah mengunjungi MPP KSB untuk melihat langsung sistem pelayanan yang telah berjalan. Menurutnya, BPOM ingin mendekatkan layanan kepada masyarakat sehingga warga KSB tidak perlu lagi datang ke Kantor BPOM di Bima, untuk memperoleh informasi maupun konsultasi.


“Ke depan kami akan menghadirkan layar monitor yang terhubung langsung dengan kantor BPOM di Bima. Masyarakat cukup datang ke DPMPTSP Kabupaten Sumbawa Barat, menekan tombol layanan, lalu terhubung melalui video conference dengan petugas kami,” urainya.


Ia berharap inovasi tersebut dapat direalisasikan mulai tahun 2027, sehingga pelayanan BPOM menjadi lebih cepat, mudah, dan efisien. Azis memaparkan hasil kunjungannya bahwa kebutuhan penilaian Lomba Kabupaten/Kota Pangan Aman tingkat nasional sudah cukup baik. KSB saat ini telah memperoleh nilai 72,89 atau masuk kategori baik.

Nilai itu menempatkan KSB di peringkat ketiga di Provinsi NTB, setelah Lombok Barat dan Lombok Timur, sekaligus menjadi yang tertinggi di Pulau Sumbawa.


“Ini capaian yang membanggakan. Kami berharap seluruh OPD terkait terus bersinergi agar nilainya terus meningkat hingga proses penilaian nasional selesai,” urai Azis.


Azis mengaku terkesan dengan pelayanan publik dan budaya kebersamaan yang dibangun di Kabupaten Sumbawa Barat. Forum Yasinan menjadi salah satu contoh sinergi pemerintah dan masyarakat yang patut diapresiasi.


“Kami belajar banyak hal positif dari Kabupaten Sumbawa Barat. Semoga semangat kebersamaan dan inovasi pelayanan yang dibangun daerah ini terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi daerah lain,” imbuhnya.(bug)

Enam Wamen Berkunjung ke Kawasan Strategis Samota

0
Enam Wamen Berkunjung ke Kawasan Strategis Samota
Suara (Suara NTB/ist) PAPARKAN - Asisten II Setda Kabupaten Sumbawa, Lalu Suharmaji saat memaparkan potensi kawasan strategis Samota kepada enam wakil menteri yang berkunjung pekan kemarin./ist)


Sumbawa Besar (EKBIS NTB) –Enam Wakil Menteri Republik Indonesia mengunjungi kawasan strategis Samota di Kabupaten Sumbawa pada, Jumat (24/7) pekan kemarin. Kawasan Samota menjadi salah satu destinasi unggulan sehingga diharapkan menarik investor.


Adapun wakil menteri (Wamen) yang datang yakni, Wamen Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu, Wamen Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) H. Fahri Hamzah, Wamen Pariwisata Ni Luh Puspa.

Selain itu, Wamen Ekonomi Kreatif Irene Umar, Wamen Hak Asasi Manusia (HAM) Mugiyanto Sipin, Wamen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza dan Wamen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan.


“Kami berharap kunjungan kerja para Wamen semakin memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan Kabupaten Sumbawa. Sehingga mampu mendorong percepatan pembangunan kawasan strategis Samota sebagai destinasi unggulan nasional dan kawasan investasi yang berdaya saing global,” kata Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori saat menerima kunjungan, pekan kemarin.


Asisten Perekonomian Pembangunan Setda Kabupaten Sumbawa, Lalu Suharmaji Kertawijaya dalam paparannya menjelaskan pengembangan Kawasan Strategis Samota telah memiliki landasan hukum melalui Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor 5 Tahun 2024 tentang Kawasan Strategis Samota.


Penguatan sistem pusat pelayanan kegiatan ekonomi terintegrasi dengan sistem prasarana wilayah, guna meningkatkan konektivitas dan efisiensi logistik. Pengendalian dan pelestarian kawasan lindung serta cagar biosfer untuk menjaga keberlanjutan ekosistem. Pengembangan dan pengendalian kawasan budidaya dengan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan dan kelestarian lingkungan.


“Pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan partisipasi dalam pembangunan kawasan. Termasuk penguatan mitigasi bencana dalam pemanfaatan ruang kawasan guna mewujudkan kawasan yang tangguh terhadap risiko bencana,” ujarnya.


Ia juga turut memaparkan tujuh keistimewaan kawasan Samota menjadi daya tarik investasi dan pariwisata bertaraf internasional. Pertama Pulau Moyo, destinasi wisata eksklusif yang memadukan wisata bahari, hutan tropis, air terjun mata jitu.


Keunggulan kedua adalah Pulau Satonda yang memiliki danau air asin vulkanik unik hasil letusan Gunung Tambora dan menjadi habitat berbagai spesies endemik. Teluk Saleh yang dikenal sebagai “Akuarium Raksasa Dunia” karena memiliki biodiversitas laut yang sangat tinggi,se

hingga menjadi habitat berbagai spesies penting, pusat perikanan, sekaligus penggerak ekonomi biru berkelanjutan.
“Samota juga memiliki habitat hiu paus sebagai salah satu habitat terbaik di Indonesia dengan lebih dari seratus individu yang telah teridentifikasi, sehingga menjadi kekuatan konservasi sekaligus wisata bahari berkelanjutan,” jelasnya.


Keistimewaan lainnya lanjut Suharmaji, yakni posisi Samota sebagai bagian dari jalur Sail Indonesia melalui Yacht Rally Internasional. Hal ini tentu bisa membuka peluang besar pengembangan wisata kapal pesiar kelas dunia.


“Jadi, secara keseluruhan kawasan Samota memiliki empat keunggulan utama. Keunggulan geografi dan geologi, keunggulan biodiversitas dan konservasi, potensi ekonomi biru yang berkelanjutan, serta pariwisata premium kelas dunia,” terangnya.


Pemkab Sumbawa menegaskan arah investasi di kawasan Samota difokuskan pada sepuluh sektor kegiatan prioritas.

Perikanan, budidaya laut, pertanian, perkebunan, industri, agrowisata, ekowisata, maritim dan pelabuhan, pariwisata premium, energi dan bioindustri, serta perdagangan dan jasa pendukung.

“Pengembangan sektor-sektor tersebut kita harapkan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi, membuka lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari konsep pembangunan berkelanjutan,” ujarnya (ils)

Target PAD Baru Terealisasi 41,14 Persen

0
Target PAD Baru Terealisasi 41,14 Persen
(Suara NTB/ils) Hery Kusmanto


Sumbawa Besar (EKBIS NTB) -Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumbawa, mencatat hingga semester pertama tahun 2026 realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru mencapai 41,14 persen atau sebesar Rp103 miliar.


“Target PAD kita tahun 2026 Rp251 miliar. Kami cukup optimis target tersebut bisa dicapai beberapa bulan kedepan, apalagi saat ini tren penerimaan cukup bagus saat ini,” kata Sekretaris Bapenda Kabupaten Sumbawa, Hery Kusmanto, kepada suara NTB pekan kemarin.


Hery melanjutkan, target sampai akhir triwulan kedua tahun 2026 sebesar 40 persen. Namun realisasinya sampai saat ini justru lebih tinggi dari target mencapai 41 persen. Pihaknya akan terus mengejar capaian tersebut hingga triwulan ketiga mendatang.


Salah satu skema yang saat ini diterapkan untuk mengejar target itu, yakni dengan tetap intens turun ke wajib pajak untuk melakukan sosialisasi. Selain itu, pihaknya juga akan terus melakukan pendataan potensi baru termasuk penagihan terhadap wajib pajak yang masih memiliki tunggakan.


“Memang masih ada wajib pajak yang saat jatuh tempo pembayaran belum melunasi tunggakan. Sehingga kami akan melayangkan surat pemberitahuan pembayaran,” ujarnya.


Hery merincikan, dari realisasi pajak mencapai 41 persen tersebut yang menjadi penyumbang tertinggi dari sektor pajak barang dan sector tertentu mencapai Rp18 miliar dari target tahunan sebesar Rp35 miliar.

Sementara, untuk penyumbang kedua yakni pajak kendaraan bermotor dari target Rp17 miliar sudah terealisasi sebesar Rp7 miliar.
“Sektor pajak BBNKB dari target yang ditetapkan Rp12,9 miliar sudah terealisasi sebesar Rp8 miliar. Pajak air tanah terealisasi 45 persen dari target sebesar Rp428 juta,” ucapnya.


Disinggung terkait realisasi pajak bumi bangunan pedesaan perkotaan, Hery mengaku sampai dengan saat ini belum terlihat secara signifikan. Sebab pemerintah baru melayangkan surat tagihan kepada para wajib pajak untuk segera melakukan pembayaran.

“Kalau untuk pajak bumi bangunan perkotaan dan pedesaan belum terlihat karena baru bulan kemarin kita layangkan surat penagihan kepada para wajib pajak. Kami juga tetap melakukan pemantauan agar pajak tersebut tetap terbayar,” ujarnya. (ils)

Akses Pasar AMMANPelaku UMKM Terbentur Dokumen CoA

0
Akses Pasar AMMANPelaku UMKM Terbentur Dokumen CoA
(Suara NTB/ist) Suryaman


Taliwang (EKBIS NTB) –
Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengungkap, adanya kendala yang dihadapi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam menembus pasar di PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) selama ini.

Permasalahan utama bukan soal kualitas produk, tetapi kendalanya berkaitan dengan dokumen administrasi.
“Sebenarnya banyak produk UMKM kita yang bisa masuk ke AMMAN, hanya saja terbentur syarat,” ungkap Kepala Dinas Koperindag KSB, Suryaman.


Dari sejumlah syarat yang diwajibkan lanjutnya, ada satu dokumen yang hingga kini belum dapat dipenuhi oleh pelaku UMKM KSB. Dokumen itu adalah Certificate of Analysis (COA) atau dokumen yang memberikan jaminan tentang kualitas produk setelah melalui pengujian di laboratorium terakreditasi.


Suryaman menjelaskan, hampir seluruh produk UMKM KSB yang siap masuk ke pasar perusahaan tambang emas di Maluk itu,membutuhkan sertifikat tersebut. Akan tetapi, untuk memperolehnya tidak mudah karena tidak ada lembaga kompeten terdekat di KSB yang bisa menerbitkannya.


Berdasarkan penelusuran Dinas Koperindag KSB, laboratorium uji terdekat berada di Bali yang bisa mengeluarkan sertifikat COA untuk produk perikanan dan turunannya. Sementara, untuk produk unggas dan turunannya bisa dilakukan di UPTD Rumah Sakit Hewan dan Laboratorium Veteriner NTB.


“UMKM kita butuhnya kebanyakan lab perikanan karena produknya memang rata-rata berbahan ikan dan turunannya,” cetus Suryaman.


Pemerintah KSB terus berupaya memfasilitasi para UMKM. Pihaknya bersama Dinas Perikanan terus mencari laboratorium terdekat yang bisa menerbitkan sertifikat tersebut. “Dinas Perikanan juga kita minta komunikasi dengan yang di Bali.

Misalnya kita tanya seberapa lama proses ujinya, karena sertifikat itu kan tentu dibutuhkan cepat oleh UMKM untuk pengiriman produk ke AMMAN,” paparnya seraya mengungkap ada 10 indikator yang harus dipenuhi sebuah produk untuk mendapatkan sertifikat analisis tersebut.


“Kalau sudah dapat akses ke laboratorium. Tugas berikutnya UMKM memastikan bisa memenuhi sepuluh indikator itu setiap kali mengajukan permohonan,” sambung mantan Kabag Prokopim KSB ini.


Pihaknya memfasilitasi UMKM dalam memperoleh sertifikasi halal produk. Untuk sertifikat halal produk tidak terlalu banyak kendala di tingkat lapangan. Bahkan untuk produk makanan non hewan, unggas dan perikanan Dinas Koperindag telah memiliki tenaga fasilitatornya.

“Sekarang kita sedang upayakan bersama Dinas Pertanian untuk punya juru sembelih hewan (Juleha) unggas. Karena kita belum ada petugas potong bersertifikasi halal,” pungkasnya.(bug)

Wujud Sinergi dan Kepedulian Sosial, Bank Jatim Bersama Bank NTB Syariah & IZI Salurkan Bantuan Kacamata Gratis bagi Pelajar di Jawa Timur

0

Mataram (Suara NTB)- Sebagai bentuk komitmen nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan serta kesehatan masyarakat, Bank Jatim berkolaborasi dengan Bank NTB Syariah dan lembaga amil zakat Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) menyalurkan bantuan kacamata gratis bagi ratusan pelajar di Jawa Timur. Penyerahan bantuan secara simbolis diselenggarakan di Kantor Bank Jatim Cabang Kediri, Kamis, 23 Juli 2026.

Acara ini turut dihadiri langsung oleh Vice President Corporate Secretary Bank Jatim, Fenty Rischana, sebagai bagian dari rangkaian semarak peringatan HUT ke-65 Bank Jatim yang diperingati setiap tanggal 17 Agustus.

Melalui program sinergi sosial ini, Bank NTB Syariah bersama Bank Jatim turut berkontribusi memberikan bantuan alat bantu penglihatan kepada 220 siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tersebar di 16 kabupaten/kota di Jawa Timur, termasuk di wilayah Kediri Raya (Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Nganjuk, Ponorogo, Pacitan, dan sekitarnya).

Branch Manager Bank NTB Syariah KC Surabaya, Asrul Akbar, menyampaikan bahwa keterlibatan Bank NTB Syariah dalam kegiatan kepedulian sosial lintas daerah ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan keberlanjutan perbankan syariah dalam menunjang masa depan generasi muda.

“Bank yang baik tidak hanya diukur dari kinerja keuangan saja, tetapi juga dari sejauh mana manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Pelajar adalah generasi penerus bangsa yang harus mendapat dukungan penuh agar mereka dapat belajar secara optimal tanpa terkendala masalah kesehatan fisik, khususnya penglihatan,” ujar Asrul.

Proses pelaksanaan penyaluran bantuan dijalankan secara transparan dan tepat sasaran bersama IZI Jawa Timur melalui beberapa tahapan, mulai dari penyaringan (screening) awal calon penerima di sekolah-sekolah, dilanjutkan pemeriksaan medis mata secara mendalam, hingga penyerahan unit kacamata beserta perlengkapan alat tulis bagi para pelajar.

Langkah sinergis antar-Bank Pembangunan Daerah (BPD) ini mendapatkan apresiasi dari pemerintah daerah dan pihak sekolah. Banyak ditemukan kasus di mana para siswa mengalami kelainan refraksi mata (seperti minus atau silinder) yang selama ini tidak disadari dan mengganggu proses belajar mengajar di kelas.

Melalui kolaborasi kemitraan dan kepedulian sosial ini, Bank NTB Syariah berharap dapat terus memperluas jangkauan kebaikan serta memperkuat kerja sama strategis antar-BPD di Indonesia, guna mendorong terciptanya generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berdaya saing tinggi.(bul)