HomeBerandaSambut Hari Kebangkitan Nasional, Pertamina Patra Niaga Dorong Kemandirian Petani Kopi Sembalun

Sambut Hari Kebangkitan Nasional, Pertamina Patra Niaga Dorong Kemandirian Petani Kopi Sembalun

Selong (ekbisntb.com) – Momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 menjadi saksi kebangkitan kembali kejayaan kopi khas lereng Gunung Rinjani.

Melalui Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal (IT) Ampenan, memasuki fase exit strategy menuju kemandirian untuk program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) bertajuk Sembalun Agro Coffee (LUNACO) di Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Langkah ini diambil sebagai wujud nyata komitmen perusahaan dalam membangun kedaulatan ekonomi dan kemandirian masyarakat berbasis potensi lokal.

Sejak diinisiasi pada tahun 2022, program LUNACO telah melewati berbagai fase transformatif, mulai dari kelembagaan, budidaya varietas langka Typica Arabica khas Sembalun (2023), penerapan teknologi tepat guna (2024), hingga inisiasi eduwisata pada tahun 2025.

Rekam jejak keberhasilan ini mengantarkan LUNACO menjadi lokus benchmark bagi akademisi seperti Universitas Mataram, Universitas Nahdlatul Ulama NTB, dan Universitas Pendidikan Mandalika NTB, serta sukses meraih predikat PROPER Hijau berturut-turut pada 2024 dan 2025.

Di kancah penghargaan, program ini juga diakui lewat capaian Gold di ajang nasional ENSIA, serta penghargaan internasional bertaraf Platinum di Asian Impact Awards 2025 dan Gold di The International CSR Excellence Award 2025. Di tahun 2026 ini, program diarahkan pada kemandirian penuh kelompok melalui penguatan identitas merek yang memiliki nilai cerita yang kuat serta peluncuran destinasi eduwisata kopi yang ikonis.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengungkapkan bahwa momentum Hari Kebangkitan Nasional sangat tepat untuk merefleksikan kemandirian masyarakat Sembalun.

“Hari Kebangkitan Nasional adalah simbol pergerakan menuju kemandirian. Melalui program LUNACO yang kini memasuki tahap exit strategy, Pertamina Patra Niaga ingin memastikan bahwa masyarakat Desa Sembalun Bumbung tidak hanya bangkit secara ekonomi, tetapi juga berdaya secara berkelanjutan.

Kami tidak hanya memberikan bantuan fisik, melainkan membangun ekosistem. Dengan menyatukan aspek konservasi alam (nature) melalui penyelamatan varietas kopi Typica Arabica dan kesejahteraan (wellbeing) lewat ekonomi sirkular, kami optimistis kelompok LUNACO siap menjadi motor penggerak desa wisata mandiri di NTB,” ujar Ahad.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Kelompok Tani Sembalun Agro Lunaco Coffee, Sulman, menyampaikan rasa optimisme dan terima kasih atas pendampingan intensif yang diberikan oleh Pertamina Patra Niaga IT Ampenan.

“Kehadiran Pertamina sejak 2022 membangkitkan kami dari keterpurukan. Di tahun 2026 ini, kami sudah mampu mengolah dan melakukan branding modern melalui produk LUNACO – Sembalun Agro Coffee yang kini telah dijual di wilayah NTB. Kami bahkan mampu membuka eduwisata kopi. Ini adalah kebangkitan nyata bagi ekonomi keluarga kami,” tutur Sulman.

Melalui sinergi kuat bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat, keberlanjutan program LUNACO pasca-fase pendampingan ini diharapkan mampu menjadi cetak biru (blueprint) pemberdayaan masyarakat berbasis eco-tourism yang dapat direplikasi di wilayah lain di Indonesia.(bul)

Artikel Yang Relevan

IKLAN


Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut