Saturday, April 4, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 769

Event Balap Otomotif, Sirkuit Mandalika Banjir Pesanan

0
KETERANGAN - Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata InJourney, Maya Watono, memberikan keterangan didampingi jajaran direksi ITDC dan MGPA terkait berbagai ajang otomotif di sirkuit Mandalik, Rabu 24 April 2024. (Ekbis NTB/kir)

Praya (Ekbis NTB) – Keberhasilan menggelar ajang balap dunia sejak 2022 lalu membawa berkah tersendiri bagi Pertamina Mandalika International Circuit yang saat ini telah menjadi salah satu destinasi sport tourism yang paling diminati di Indonesia. Terbukti dengan telah dan bakal hadirnya sejumlah event otomotif selama tahun 2024 ini dari yang skala regional hingga internasional.

PT. Aviasi Pariwisata Indonesia atau InJourney – Holding BUMN Pariwisata InJourney Tourism Development Corporation (ITDC mencatat total sirkuit Mandalika sudah dipesan selama 200 hari selama tahun 2024 ini untuk gelaran berbagai ajang otomotif, baik itu ajang balapan maupun event otomotif lainnya.

“Dan, tidak hanya digunakan sebagai ajang balap motor roda dua saja. Namun juga untuk ajang balapan roda empat,” terang Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata InJourney, Maya Watono, dalam keterangannya, Rabu 24 April 2024.

Beberapa ajang balap dunia yang bakal digelar di Sirkuit Mandalika selain MotoGP, ada juga Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC). Terdekat ada ajang Japan Domestic Market (JDM) Funday pada tanggal 28 April – 1 Mei 2024 mendatang. Ajang adu cepat mobil-mobil pabrikan Jepang dengan sistem time attack tersebut hadir untuk pertama kalinya di Sirkuit Mandalika setelah enam tahun yang lalu sempat digelar di Sirkuit Sentul Jakarta.

Sebelumnya, Sirkuit Mandalika juga sukses menggelar ajang Porsche Sprint Challenge Indonesia. Ajang yang dibakal menjadi signature events di Sirkuit Mandalika ke depannya.

Hadirnya berbagai event otomotif tersebut sebagai wujud nyata komitmen pihaknya dalam menggali potensi dan memperkuat posisi Sirkuit Mandalika serta kawasan The Mandalika secara lebih luas sebagai sport and entertainment tourism yang berkesinambungan. Dengan begitu ke depan sirkuit Mandalika bisa benar-benar menjadi bagian dari country branding sekaligus bisa memberikan multiplier effects bagi masyarakat di daerah ini. Dengan menjadikan sirkuit Mandalika sebagai magnet utama pariwisata yang inklusif di kawasan The Mandalika.

“Itulah kenapa kemudian Sirkuit Mandalika dibuka dan dapat dinikmati oleh masyarakat. Sehingga pengunjung bisa datang dan merasakan sensasi Sirkuit Mandalika melalui berbagai program yang telah disiapkan. Seperti Community Track Experience, Mandalika Drift, dan sebagainya,” ujar Maya.

Penggiat Otomotif Nasional Rifat Sungkar, memberikan apresiasi atas beragam kegiatan otomotif yang digelar InJourney Group. Dalam hal ini ITDC dan MGPA sebagai pengelola sirkuit Mandalika, dengan mitranya. Banyaknya event yang digelar di Sirkuit Mandalika menunjukkan bahwa sirkuit Mandalika sudah menjadi tuan rumah sekaligus surga bagi penggiat otomotif. Tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri.

Ia pun mengaku kalau Sirkuit Mandalika merupakan salah satu sirkuit terbaik di dunia yang pernah dikunjungi. “Saya yang telah mengelilingi banyak sirkuit di dunia, dan Sirkuit Mandalika merupakan sirkuit terbaik di dunia dengan keindahannya,” pungkas mantan pembalap nasional ini. (kir)

Pasar Modal Syariah Sangat Potensial Berkembang di NTB

0
Foto : kunjungan Direksi Bursa Efek Indonesia dan jajaran, serta unsur pimpinan BEI NTB di redaksi Suara NTB Group, diterima lansung Penanggungjawab Suara NTB Group, H. Agus Talino dan jajaran redaksi (Ekbis NTB/bul)

Mataram (Ekbis NTB) – Pasar modal memiliki peluang yang sangat besar untuk berkembang di Provinsi NTB, apalagi pasar modal syariah. Karena itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) terus melakukan penetrasi untuk mendukung pengembangan potensi pasar modal di provinsi ini.

Hal ini disampaikan, Jeffrey Hendrik – Direktur Pengembangan BEI saat melakukan kunjungan ke redaksi Suara NTB Group, Rabu 24 April 2024. Diterima langsung Penanggungjawab Suara NTB Group, H. Agus Talino.

Hadir juga dalam kunjungan ini, Verdi Ikhwan – Kepala Divisi Riset BEI, Nur Rachma Handayanie – Kepala Unit Pengembangan Wilayah 2, Gusti Ngurah Sandiana – Kepala Perwakilan BEI NTB, Tantiana Yolanda – Divisi Sekretaris Perusahaan BEI dan Ardianti Tasyari – Divisi Sekretaris Perusahaan.

Dalam kesempatan ini, Hendrik menyampaikan, pasar modal Indonesia sudah berusia 46 tahun, demikian juga bursa di Indonesia sudah berusia 32 tahun. BEI pada tahun 2023 sudah mulai bertransformasi menjadi bursa multi efek.

“Kalau selama ini hanya jadi perdagangan saham, obligasi, reksadana, waran. Pada September tahun 2023 sudah diluncurkan bursa karbon di BEI oleh Presiden Jokowi. Dengan demikian BEI sudah setara dengan bursa bursa global yang memperdagangkan muliti asset,” ujarnya.

Dari sisi suplay, ada 79 perusahaan baru yang mencatatakan saham di BEI , dengan nilai Rp11 triliun lebih. Tahun 2023 lalu, terdapat 1,8 juta investor baru di pasar modal, dan terakhir di 2024 sudah ada ada tambahan 450.000 investor pasar modal. Sehingga total ada 12,7 juta investor pasar modal di Indonesia, dan 5,59 juta diantaranya adalah investor saham.

“Investor pasar modal Indonesia ada investor retail, ada investor institusi domestic, dan ada investor asing. Dan investor retail memberikan kontribusi yang terus meningkat. Kalau 15 tahun lalu 60 persen tarnsaksi harian investor asing, sekarang 70 persen transaksi di pasar modal adalah investor domestik. Ini adalah pasar yang harus dijalin terus,” ujarnya.

Pada empat atau lima tahun lalu, kapitalisasi pasar modal (nilai saham yang beredar di pasar modal) sebesar Rp7 triliun, saat ini sudah mencapai Rp11,900 triliun dalam waktu tidak relative singkat. Dan Indonesia terbesar di Asean, kedua Thailand, dan ketiga Singapura. Sehingga diyakini, dalam waktu tak lama lagi, Indonesia menurutnya akan masuk negara dengan ekonomi besar di dunia.

Secara khusus, di Provinsi NTB, saat ini terdapat 131.000 investor di pasar modal. Hanya 2,4 persen dari populasi penduduknya. Meski demikian, NTB sudah berada di rangking ke 18 dari 34 provinsi di Indonesia untuk perkembangan pasar modalnya.

“Ini harus kita terus dorong bersama. Dibutuhkan media memberikan informasi kepada public, supaya public tahu pasar modal . Lebih dari itu, public di NTB bisa dapat menikmati potensi pertumbuhan pasar modal,” katanya.

Potensi pertumbuhan pasar modal ini sangat besar. Diperlukan kerjasama multi pihak. Baik BEI sebagai regulator, media sebagai penyampai, komuunitas masayarakat, dan pemegang kebijakan untuk bersama-sama membantu memahami investasi di pasar modal.

“Sekarang kan banyak sekali investasi bodong, apalagi anak-anak mud akita ikut tertarik di judi online. Luar biasa perputaran uangnya disitu. Seandainya itu masuk kepada investasi yang benar, masa depan mereka sangat bagus. Kami percaya ini butuh kerja bersama,” ujarnya.

BEI akan terus mengembangan produk-produk dan inovasi baru untuk memenuhi kebutuhan investor. Selain itu, potensi pasar modal syariah juga sangat besar. apalagi, perangkat peraturannya sesuai POJK diatur sangat lengkap. Ada 26 fatwa MUI yang memberikan guidance untuk ummat.

Sayangnya, ertumbuhan investor pasar modal syariah tidak setinggi pertummbuhan investor pasar modal konvensional.

“Makanya kita memetakan beberapa daerah yang potensial untuk pengembangan pasar modal syariah. Salah satunya NTB salah satunya, kalau dilihat kulturnya. Kita sedang mempelajari NTB ini penetrasinya dari mana,” katanya.

Karena itu, kembali ia mengharapkan kerjasama multi pihak untuk mengembangkan pasar modal di Provinsi NTB ini, dan nasional tentunya.(bul)

Organda Minta Tahun Politik Tidak Mengganggu Fokus Mempersiapkan MotoGP Mandalika 2024

0
Foto : Junaidi Kasum (Ekbis NTB/bul)

Mataram (Ekbis NTB) – Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi NTB mengingatkan kepada pemerintah daerah, dan stakeholder lainnya agar tidak mengurangi fokusnya mempersiapkan diri menjadi tuan rumah kembali gelaran MotoGP Mandalika tahun 2024 ini.

Sebagaimana diketahui, MotoGP Mandalika 2024 akan mempesona para penggemar balap sepeda motor dari tanggal 27-29 September 2024. Sirkuit kebanggan Indonesia ini kembali menjadi tuan rumah balap motor paling bergengsi di dunia.

Ketua Organda Provinsi NTB, Junaidi Kasum mengatakan, meskipun gelaran balap internasional ini diselenggarakan pada momentum tahun politik, tahun Pilkada di NTB, diharapkan, tidak mengurangi animo daerah untuk memperispkan diri dengan sebaik-baiknya sebagai tuan rumah.

“Event ini tidak ada sangkut pautnya dengan politik, dan sebagainya. Jadi, tidak boleh fokus kita mempersiapkan diri sebagai tuan rumah berkurang, hanya karena masih berlangsungnya momentum tahun Pilkada,” kata JK, panggilan akrabnya.

JK ditemui di Mataram, Rabu 24 April 2024 menegaskan, kendatipun kepada daerah masih dikendalikan oleh bukan pejabat definitive (gubernur dan sekda), fokus menjadi komando persiapan sebagai tuan rumah tidak boleh berkurang.
“Seharusnya, MotoGP sudah harus diramaikan dari sekarang. Dipersiapkan. Promosikan. Jangan dong kita fokus pada persoalan politik. Karena MotoGP itu sekali lagi tidak ada sangkut pautnya dengan politik,” katanya mengulang pernyataan.

Organda NTB, lanjut JK, sebagai salah satu bagian dari persiapan mensukseskan gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika, menurutnya secara otomatis sudah mempersiapkan armada-armada yang akan digunakan oleh pengunjung/penonton MotoGP nantinya.

“Kita sudah punya beberapa kali pengalaman menjadi tuan rumah WSBK, MotoGP, begitu juga MXGP. Saya fikir teman teman ini sudah siap, dengan armadanya. Kalau dari sisi transportasi darat, saya rasa kita sudah sangat siap,” imbuhnya.

Yang paling penting kata JK, bagaimana upaya mendatangkan sebanyak-banyaknya penonton MotoGP Mandalika tahun 2024 ini. Sehingga, efeknya dapat menggerakkan berbagai sektor pendukung.

Hal lain yang ditekankannya, pemerintah daerah juga harus mulai memikirkan. Bagaimana agar momentum MotoGP tidak dinikmati sebesar-besarnya bukan oleh orang / pengusaha lokal sendiri.

“Cobalah, diperhatikan, bagiaman caranya supaya saat MotoGP nanti, justru kendaraan-kendaraan dari luar yang banyak masuk. Sementara kita akan jadi penonton saja. Istilahnya kendaraan luar ini bayar pajaknya di daerah lain, tapi nyari uangnya di daerah kita. Ini juga harus diatur,” demikian JK.(bul)

Pesan Taksi Blue Bird di Lombok Sudah Bisa Melalui WhatsApp

0
Bluebird WhatsApp Reservation (Ekbis NTB/bul)

Mataram (Ekbis NTB) – Susah cari taksi di pinggir jalan? Mau pesan ke call center tapi pulsa tinggal sedikit? tenang, sambil mengosongkan storage ponsel agar bisa mengunduh aplikasi MyBluebird, sekarang pesan taksi Bluebird semudah kirim pesan di WhatsApp.

Melalui aplikasi pesan instan yang familiar di Indonesia ini, Bluebird menghadirkan satu lagi alternatif saluran pemesanan baru, yaitu Bluebird WhatsApp Reservation.

Layanan Bluebird WhatsApp Reservation dapat diakses melalui nomor WhatsApp 0813–1854–1234 oleh pelanggan yang ada di delapan kota, yaitu Lombok, Semarang, Manado,Batam, Pekanbaru, Padang, Palembang, dan Cilegon.

Melalui Bluebird WhatsApp Reservation, pelanggan memiliki kemudahan dan kenyamanan saat memesan taksi Bluebird karena dilengkapi fitur-fitur seperti notifikasi status pemesanan, live tracking posisi taksi, layanan 24 jam, chatbot interaktif, pilihan metode pembayaran tunai dan QRIS, hingga bisa menetapkan saved place untuk lokasi penjemputan maupun tujuan.

Adrianto Djokosoetono, Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, mengatakan kebutuhan mobilitas pelanggan di setiap kota berbeda-beda.

“Untuk itu, kami menghadirkan fitur Bluebird WhatsApp Reservation agar pelanggan yg belum punya aplikasi MyBluebird tetap dapat menikmati kemudahan yang tidak jauh berbeda saat memesan taksi. Selain itu, layanan Bluebird WhatsApp Reservation juga semakin menambah banyak akses pemesanan Bluebird. Sehingga pelanggan tinggal memilih cara mana yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujarnya.

Seperti dikatakan Andre, layanan Bluebird WhatsApp Reservation dibuat untuk memberikan kemudahan yang sesuai kebutuhan tiap pelanggan. Hal ini merupakan bagian dari komitmen Bluebird dalam memberikan layanan yang ANDAL, yaitu Aman, Nyaman, Mudah, dan Personalised.

Dengan menggunakan Bluebird, pelanggan akan mendapatkan pengalaman yang sesuai dengan SNI (Standar Nyaman Indonesia) melalui armada yang
terstandardisasi, pengemudi profesional, dan layanan terintegrasi.

PT Blue Bird Tbk (BIRD) adalah perusahaan terbuka di bidang transportasi penumpang dan jasa pengangkutan darat yang telah terdaftar sebagai emiten di Bursa Efek Indonesia sejak 5 November 2014.

Bluebird memiliki 19 anak perusahaan yang tersebar di 18 lokasi di Indonesia. Jaringan distribusi perusahaan yang ekstensif mencakup lebih dari 540 titik eksklusif di hotel, mal, pusat perbelanjaan, serta berbagai saluran reservasi secara daring. Perluasan aksesibilitas kian diperkuat dengan aplikasi pemesanan MyBluebird yang memiliki puluhan fitur dan beragam metode transaksi untuk mendukung kemudahan dan kenyamanan mobilitas pelanggan.
Integrasi bisnis Bluebird terdiri dari 7 pilar utama meliputi layanan taksi reguler, taksi eksekutif, sewa mobil, sewa bus, shuttle antarkota, pelelangan mobil, layanan logistik, serta jual-beli & perawatan kendaraan.(bul)

Pameran Dunia Islam, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi Undang Museum Negeri NTB

0
DAMPINGI - Kepala Museum Negeri NTB Ahmad Nuralam saat mendampingi Pj Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Lale Prayatni dalam sebuah kegiatan pameran di Museum Negeri NTB, beberapa waktu lalu. (Ekbis NTB/ham)

Mataram (Ekbis NTB) – Keberadaan Museum Negeri NTB di luar negeri cukup dikenal. Keberadaan koleksi benda bersejarah masa lampau di Museum Negeri NTB mendapat apresiasi dari sejumlah daerah di Indonesia, termasuk dari luar negeri.

Bahkan, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menyampaikan undangan kepada Museum Negeri melalui Nota Diplomatik Kementerian Luar Negeri untuk Pameran Dunia Islam. Menurut Kepala Museum Negeri NTB Ahmad Nuralam, S.H., M.H., nota diplomatik tersebut ditujukan kepada Museum Negeri NTB untuk berpartisipasi dalam edisi kedua Islamic Arts Biennale (IAB) yang akan diselenggarakan oleh Diriyah Biennale Foundation di Jeddah, Arab Saudi, Januari hingga Mei 2025 mendatang.

‘’Kementerian Luar Negeri Indonesia yang ditandatangani oleh Direktorat Jenderal Asia Pasifik dan Afrika, Pelaksana Tugas Direktur Timur Tengah, T.B.H Witjaksono Adji menyampaikan agar Museum Negeri NTB dapat berpartisipasi dalam Pameran Dunia Islam yang diselenggarakan pada musim haji tahun 2025,’’ ujarnya pada Suara NTB, Selasa 23 April 2024.

IAB 2025 tersebut, ujarnya, akan mencakup pelaksanaan Forum Almadar yang akan mempertunjukkan seni Islami, termasuk pameran berbagai koleksi, pertunjukan ide dan collective learning dunia seni Islami.

Untuk itu, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang telah mengundang pihaknya untuk berpartisipasi dalam pameran internasional di tahun 2025 mendatang.

“Kami sangat berterimakasih kepada Kerajaan Arab Saudi. Kami sudah siap mengikuti pameran seni Islami di Arab Saudi,” ujarnya, setelah menerima surat undangan, Selasa 23 April 2024.

Ia mengatakan terkait dengan persiapan, pihaknya sudah melakukan tahap seleksi materi pameran dan sedang menyusun naskah kuratorial berdasarkan garis besar tema yang telah disetujui kurator. Pihaknya juga akan terus melakukan komunikasi dan diskusi dengan panitia penyelenggara terkait pelaksanaan pameran yang akan digelar di Arab Saudi nanti.

Pihaknya berharap dengan keterlibatan Museum Negeri NTB di pameran Internasional ini dapat menjadikan NTB lebih mendunia melalui sejarah dan kebudayaan. “Kami berharap dengan pameran ini dapat membawa kebudayaan NTB mendunia dan diketahui oleh masyarakat internasional,” harapnya. (ham)

Mesin Sangrai Kopi Asal NTB akan Dijual ke Korea Selatan

0
Mesin Sangrai Kopi (Ekbis NTB/glo)

Giri Menang (EkbisNTB.com) – Kreatifitas masyarakat di Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat,dalam menghasilkan produk berkualitas dan diterima di pasar internasional patut diapresiasi.

Salah satunya, Andi As’adi, warga Desa Terong Tawang, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Pria (37) ini, berhasil menciptakan mesin sangrai kopi. Kegigihannya menghasilkan mesin pemanggang kopi diminati oleh pasar luar negeri. Ia pun akan mengirim mesin buatannya itu hingga ke Korea Selatan. “Sekarang itu kita sudah MoU dengan orang Korea Selatan,” kata Andi ditemui pada, Selasa 23 April 2024.

Tidak tanggung-tanggung, pengusaha asal Korsel mengontraknya selama 10 tahun untuk memproduksi mesin sangrai kopi. Andi menceritakan kegemaran di dunia permesinan. Awalnya, ia hanya coba-coba menciptakan mesin pemanggang kopi tersebut. Setelah berbagai macam percobaan, akhirnya mesin sangarai kopi dengan teknologi emisi rendah diminati oleh pengusaha asal Negeri Gingseng tersebut.

Dijelaskan, mesin ini memiliki keunggulan yakni, mampu mengurangi zat emisi mencapai 80-90 persen. Dari keunggulan ini menarik minat pengusaha dari Korsel. “Mesin ini memiliki keunggulan low emission,” paparnya.

Andi menuturkan, produksi mesin sangrai kopi hanya bisa dihasilkan tiga unit per bulan. Proses pengerjaanya tidak dikerjakan sendiri, melainkan dibantu oleh rekan-rekannya. Mereka memiliki tugas berbeda-beda. Jika pekerjaan selesai kemudian disatukan menjadi satu mesin sangrai dengan kualitas tinggi.

Perjanjian kerjasama dengan pengusaha Korsel itu, ia memacu diri untuk meningkatkan produktifitasnya. Meskipun belum berani menargetkan jumlah mesin yang diproduksi, namun ia berusaha menciptakan selusin atau 12 mesin setiap bulannya. Tujuannya adalah guna memenuhi kebutuhan pasar.

“Kita tidak berani pasang target tetapi diusahakan 12 unit dapat diproduksi,” harapnya.

Mesin sangrai kopi rendah emisi ini lanjutnya, telah dikembangkan sejak tahun 2023. Untuk pengembangan teknologi dan lain sebagai pada mesin tersebut, ditargetkan dimulai pada akhir tahun 2024. (glo)

Sport Tourism Menggeliat, Lapangan Golf Lombok Kosaido Akan Dilengkapi Hotel Bintang Empat

0
Foto : lapangan golf sekaligus grand desain hotel yang akan dibangun di kawasan Lombok Golf Kosaido Country Club (Ekbis NTB/bul)

Mataram (Ekbis NTB) – Lombok Golf Kosaido Country Club akan membangun hotel setara bintang empat, untuk melengkapi kebutuhan tamu atau wisatawan yang datang ke Lombok, sekaligus bermain golf.

Lombok Golf Kosaido Country Club adalah salah satu lokasi terbaik di Lombok, berlokasi tepat dipinggir pantai Sire yang memiliki keindahan pantai utara Lombok yang dipadukan dengan pemandangan laut biru, gunung Rinjani serta pulau Gili Trawangan yang indah.

Lokasi tepatnya berada di Jalan Raya Tanjung,Sire Bay,Lombok-Utara NTB. 40 Menit dari kawasan wisata Senggigi dan 50 menit dari Kota Mataram membuat lokasi ini sangat mudah di kunjungi. Lombok Golf Kosaido Country Club ini di desain oleh Peter Thompson, Michael Wolverigde dan Ross Perrett Untuk area permainan golf.

Lapangan ini memiliki 18 holes dengan kontur tanah dengan rumput hijau muda yang menyegarkan untuk dipandang, serta beberapa fasilitas seperti restaurant, golf clubs, shoes rental, shower dan beberapa fasilitas pendukung lainnya.

Pengelola Lombok Golf Kosaido Country Club, Supriadi Mawardi atau yang lekat dipanggil Jay di Mataram, Selasa 23 April 2024 menyampaikan, aktivitas sport tourism, khususnya golf mengalami peningkatan, setelah berakhirnya COVID-19.

“Sekitar Juni tahun 2023, kegiatan golf meningkat. Trennya terus naik, sampai sekarang,” katanya.

Peningkatannya bisa mencapai 30 persen dibanding keadaan normal. Tamu-tamu yang bermain golf , khususnya di lapangan Lombok Golf Kosaido Country Club datang dari tamu-tamu lokal NTB, domestic, hingga mancanegara.

“Orang-orang lokal NTB sudah banyak datang main golf kesini. Dari govermen, swasta. Dari luar daerah yang kebetulan sedan gada event di NTB, mereka banyak yang main golf. Dari pemerintah, swasta, dan ekspatriat dari Bali, Jakarta, Kalimantan, Sulawesi. Turnamen-turnamen golf juga banyak,” katanya.

Tamu-tamu yang bermain golf dimaksud, umumnya yang menginap di hotel, di Lombok Utara, Senggigi Lombok Barat. Bahkan tamu-tamu yang menginapnya di hotel di Kawasan Mandalika yang jaraknya sekitar dua jam ke lapangan golf.
“Kalau kita bilang jauh, tamu yang dari Mandalikapun datang main golf ke sini. Selain dari hotel-hotel di Kota Mataram, Senggigi, dan hotel-hotel tetangga kita di Lombok Utara,” tambahnya.

Lombok menurut Jay sudah sangat dikenal, selain karena keindahan pantainya, Lombok sudah dilengkapi dengan lapangan golf berstandar. Sehingga, banyak tamu yang ingin menikmati wisata Lombok, sekaligus bermain golf.

Dengan dua lapangan golf yang sudah ada, selain di Sire, ada juga lapangan golf di Golong, Lombok Barat, didukung keindahan alam Lombok, potensi wisata sport tourism menurutnya sangat terbuka. Sehingga group usaha Lombok Golf Kosaido Country Club merencanakan untuk menambah investasi di Lombok.

“Peluang usahanya sangat terbuka dilihat dari bisnis sport tourism golf ini. Karenanya, group kami memutuskan untuk membangun hotel bintang empat 36 kamar mulai tahun ini, dan selesai tahun 2025 nanti,” tambahnya.

Selain itu, Lombok Golf Kosaido Country Club saat ini sedang dalam penambahan fasilitas club house untuk melayani tamu, makan, minum, istirahat, hingga berenang. sedang dilakukan pembangunan koolam renang.
“Nantinya, club house jadi, hotel jadi, wisatawan bisa menginap, sekaligus main golf dalam satu kawasan. Harapannya, fasilitas-fasilitas ini bisa mendukung sektor pariwisata NTB,” demikian Jay.(bul)

Hasil Tangkap Perikanan NTB Bisa Mencapai 185.518 Ton Setahun

0
Kepala dinas kelautan dan perikanan melihat tuna, hasil tangkap yang didaratkan nelayan (Ekbis NTB/bul)

Mataram (Ekbis NTB) – Sebagai daerah kepulauan, NTB selama ini dikenal sangat kaya dengan hasil ikan tangkap, seperti cakalang, tongkol, tuna, cumi-cumi, ikan ekor kuning, ikan hiu botol, udang, dan ikan hias.

Berdasarkan Laporan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, potensi produksi perikanan tangkap NTB bisa mencapai 185.518 ton per tahun.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Muslim, ST.,M.Si di Mataram, Selasa 23 April 2024 mengatakan potensi bersumber dari perairan pantai yang bisa mencapai 67.906 ton per tahun dan dari perairan lepas pantai sebesar 61.957 ton per tahun.

“Khusus dari Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) saja, potensi perikanan tangkap NTB bisa mencapai 298.576 ton per tahun,” ujarnya.

Dari sektor budidaya, potensinya pun tak kalah besar. Sektor budidaya laut memiliki potensi areal seluas 72.862 hektare, budidaya air payau dengan potensi areal seluas 27.927 hektare, dan budidaya air tawar dengan potensi seluas 31.758 hektare.

Selain itu, NTB merupakan salah satu daerah penghasil udang terbesar di Indonesia. Di mana budidaya pada komoditas ini mayoritasnya dilakukan di Sumbawa Barat. Produksi udang dari wilayah ini menyumbang sekitar 20 persen dari produksi udang budidaya secara nasional.

“Sumbawa Barat sudah menjadi sentra budidaya udang sejak tahun 2000an, hasil panennya biasanya fluktuatif dari tahun ke tahun,” tambah Muslim.

Sementara itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor NTB pada Bulan Maret 2024 sebesar US$ 157,89 Juta, mengalami penurunan sebesar 31,56 persen dibandingkan Bulan Februari 2024. Jika dibandingkan Bulan Maret 2023 mengalami kenaikan 5,66 persen.

Nilai ekspor terbesar ditujukan ke Jepang sebesar 49,48 persen, berikutnya Korea Selatan sebesar 24,93 persen kemudian Cina yaitu sebesar 24,53 persen. Kelompok komoditas ekspor Provinsi NTB yang terbesar pada Bulan Maret 2024 adalah Barang Galian/Tambang Non Migas sebesar US$ 155.627.663 (98,57 persen), Ikan dan Udang sebesar US$ 1.148.283 (0,73 persen), Perhiasan / Permata sebesar US$ 446.086 (0,28 persen), Garam, Belerang, Kapur sebesar US$ 312.775 (0,20 persen), Bahan Kimia Organik sebesar US$ 209.042 (0,13 persen), serta Buah-buahan US$ 51.797 (0,03persen).(bul)

Pengusaha NTB Sambut Baik Putusan MK Soal Sengketa Pilpres 2024

0
Foto : I Made Agus Ariana (Ekbis NTB/bul)

Mataram (Ekbis NTB) – Pengusaha di Provinsi NTB menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang akhirnya mengakhiri sengketa pilpres tahun 2024, dengan ditolaknya seluruh gugatan pasangan 01 dan 03 (Anis-Muhaiman) dengan (Ganjar – Mahfud). Putusan final MK mengarah pada penetapan pemenang Pilpres, Prabowo – Girban.

Ketua Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) Provinsi NTB, I Made Agus Ariana di Mataram, Selasa 23 April 2024 mengaku ikut lega, sengketa Pilpres akhirnya kelas. Pengusaha menyambut baik hal ini, karena ada kepastian terhadap investasi dan dunia usaha.

“Sebelumnya kan pengusaha wait and see. Sekarang, setelah ada putusan MK, pengusaha sudah bisa membaca arah kebijakan kedepan. Sehingga, investasi sudah bisa siap-siap direalisasikan kembali,” ujarnya.

Menurut Owner Arianz Hotel Mataram ini, putusan MK yang sudah mengakhiri sengketa Pilpres 2024 dapat dipastikan, Prabowo-Girban bakal dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia selanjutnya.

“Itu saja sudah ada kepastian siapa kepala negara kita selanjutnya. Ini bisa berdampak langsung kepada investasi di dalam negeri,” imbuhnya.

Agus Ariana juga meyakini, figur pasangan presiden dan wakil presiden terpilih ini akan memahami kondisi dunia usaha. Mengingat, latar belakang keduanya juga berasal dari pengusaha. Sehingga keberpihakan kebijakannya kedepan diyakini dapat mengakomodir kepentingan dunia usaha.

“Keduanya berlatar belakang pengusaha. Sudah memahami dimana kesulitan-kesulitan yang dialami pengusaha. Bisa jadi, dengan pengalaman sebagai pengusaha akan berdampak kepada kebijakan kepada dunia usaha,” imbuhnya.

Terutama, lanjut Agus, saat ini yang paling banyak dikeluhkan adalah gurita perusahaan-perusahaan milik negera (BUMN) yang dihadapkan langsung dengan pengusaha swasta. Hampir pada seluruh lini kegiatan usaha dimasuki oleh anak-anak perusahaan BUMN. Sehingga, pengusaha-pengusaha swasta menjadi kalah saing.

“BUMN dan anak cucunya ini menurut teman-teman (pengusaha), banyak menghambat kegiatan usaha teman teman swasta. Kita mengharapkan ada keberpihakan pemerintah kepada pengusaha-pengusaha swasta dalam negeri,” harapnya.

Karena itu, tambah Agus Ariana, berkahirnya sengketa Pilpres 2024 diharapkan menjadi momentum untuk menguatkan bangsa, tidak ada lagi perpecahan-perpecahan pendukung. Dan fokus saling menguatkan untuk pembangunan bangsa.(bul)

Sukses Dibina PLN UIP Nusra, Kemenhub Terbitkan Sertifikat Untuk SMKN 3 Mataram Sebagai Bengkel Resmi Konversi Motor Listrik

0
Foto : Kepala Dinas Dikbud NTB, Aidi Furqon bersama tim dari PLN UIP Nusra dan stakeholder saat melakukan uji coba kendaraan yang sudah dikonversi ke listrik. (Ekbis NTB/bul)

Mataram (Ekbis NTB) – SMK Negeri 3 Mataram baru saja mendapatkan sertifikat bengkel konversi Grade B dari Kementerian Perhubungan, ini merupakan bengkel konversi sepeda motor Listrik pertama di NTB. Bahkan di Indonesia Timur.

Pembinaan dan pendampingan yang dilakukan salah satunya oleh PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Nusa Tenggara kepada SMK 3 Negeri Mataram berbuah manis. Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Darat menerbitkan sertifikat bengkel resmi Pemasangan, Perawatan dan Pemeriksaan Peralatan Instalasi Sistem Penggerak Motor Listrik pada Sepeda Motor kepada sekolah ini.

Sertifikat ini diterbitkan pada 22 April 2024, dan berlaku hingga lima tahun sejak diterbitkan. Ditandatangani oleh Dirjen Perhubungan Darat, Drs. Hendro Sugiatno.,MM. Dengan penanggung jawab sebagai dicantumkan adalah Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Mataram, Sulman Haris.,M.Pd.I.

Ditemui di ruang kerjanya, Selasa 23 April 2024, Sulman Haris menyampaikan, apresiasi tinggi kepada PLN UIP Nusra yang sudah intens melakukan pembinaan, dan pendampingan kepada SMK 3 Negeri Mataram, sejak tahun 2020 lalu.

“Tentu juga kepada pemerintah daerah tanpa terkecuali,” ujarnya.

Perjalanan untuk diakui oleh negara sebagai bengkel resmi motor listrik ini juga tidak mudah. Sekolah yang berdiri sejak tahun 1970 dengan basic jurusan yang dikembangkan pada teknologi mesin, dan kelistrikan ini sudah menjadi sekolah unggulan. Sejak didukung PLN UIP Nusra, sejumlah riset dilakukan untuk mengembangkan prototype kendaraan listrik, dari motor listrik, mobil listrik, dokar listrik, golf card, dan kendaraan cepat listrik untuk di sirkuit.

“Dari CSR PLN Peduli UIP Nusra, sejumlah kegiatan dilakukan, dari peningkatan kapasitas siswa dibidang kelistrikan dan otomotif, peningkatan kompetensi guru, dan riset-riset untuk pengembangan kendaraan listrik, guna mendukung arah pembanguan ramah lingkungan nett zero emission,” ujarnya.

Sejumlah kegiatan pelatihan-pelatihan diselenggarakan, dan pada tahun 2023, PLN UIP Nusra menghadirkan mitranya, PT. Braja Elektrik Motor untuk mengembangkan bengkel motor listrik di SMK 3 Negeri Mataram. Berbekal keunggulan sekolah ini, SMK Negeri 3 Mataram tahun lalu kemudian mendapat tawaran dari Kementerian ESDM untuk mengkonversi 50 motor berbahan bakar minyak, menjadi kendaraan listrik.

saat program ini dilaksanakan, terdapat 72 pemilik sepeda motor mendaftar untuk dikonversi ke motor listrik. Dari 50 yang memenuhi syarat, 34 motor yang berhasil dikonversi ke kendaraan listrik dalam waktu singkat. Pengguna motor-motor listrik yang sudah dikonversi ini menurutnya sudah mengakui nyamannya menggunakan motor listrik. Terutama karena efisiensi pengeluaran, dan ramah lingkungan.

SMKN 3 Mataram menurutnya, sudah berusaha dengan semaksimal mungkin agar bengkel konversi satu satunya di NTB ini bisa terwujud, mulai dari mempersiapkan SDM, pengembangan dan melengkapi fasilas yang sesuai dengan standar dan tentunya dengan dukungan pemerintah melalui dinas Pendidikan dan PLN UIP NTB yang selalu mendukung penuh berdirinya bengkel konversi ini.

Proses verifikasi yang Panjang dimulai dengan surat permohonan yang di ajukan SMKN 3 Mataram pada November 2023 lalu, proses tersebut harus dilalui dengan serangkaian proses verifikasi kelayakan.

Mulai dari tahap verifikasi berkas, pra verifikasi bengkel, hingga proses verifikasi langsung yang dilakukan oleh tim verifikasi kementrian perhubungan di bengkel konversi SMKN 3 Mataram. Proses tersebut dilaksanakan secara ketat agar bisa memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah, mulai dari mempersiapkan SDM tim konversi hingga sarana prasarana bengkel konversi.

Dari segi teknis, tim verifikasi Kemenhub harus memastikan bahwa pelaksanaan konversi dari sepeda motor berbahan bakar bensin menjadi sepeda motor listrik di bengkel konversi harus dilakukan benar-benar aman, efisien, dan ramah lingkungan. Selain itu, aspek manajerial dan administratif juga harus dijaga dengan ketat.

“Senin 22 April 2024 kerja keras tersebut tidak sia-sia. Setelah melewati berbagai proses verifikasi, akhirnya bengkel konversi smkn 3 mataram ini resmi mendapatkan sertifikasi dari Kementerian Perhubungan dengan spesifikasi bengkel konversi grade B. Pencapaian ini ini bukan hanya menjadi prestasi bagi sekolah, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam mendukung program pemerintah terkait dengan percepatan kendaraan listrik dan tidak menutup kemungkinan dengan dukungan penuh dari pemerintah dan PLN UIP NTB, bengkel konversi SMKN 3 mataram akan menjadi bengkel konversi sepeda motor dengan grade A untuk kedepannya, sehingga menjadi bengkel konversi yang diberikan kewenangan sebagai tempat pengujian sepeda motor Listrik untuk Wilayah Indonesia Timur,” tandasnya.

Terpisah, General Manager PLN UIP Nusra, Abdul Nahwan menyampaikan ini sebagai pencapaian luar biasa. Diharapkan, kedepannya akan muncul bengkel-bengkel resmi lainnya. Sebagaimana tujuan dari program ini, mengenalkan terus menerus kendaraan listrik ke masyarakat dan menyiapkan tenaga ahli.

“Harapan kami, kolaborasi pemerintah, lembaga pendidikan, dan korporasi dalam kampanye penggunaan motor listrik dapat terus ditingkatkan. Bersama kita sukseskan program konversi motor listrik nasional,” demikian Nahwan.(bul)