Tuesday, April 7, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 749

Pertashop Diharapkan Jadi Penyalur Pertalite

0
Priatna Riadi (Ekbis NTB/bul)

Mataram (Ekbis NTB) – Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Provinsi NTB mengharapkan Pertashop (Pertamina Shop) dilibatkan untuk menyalurkan BBM subsidi, Pertalite agar semakin tepat sasaran penerimanya.

Pertashop atau outlet penjualan Pertamina berskala tertentu yang dipersiapkan untuk melayani kebutuhan konsumen BBM non subsidi, LPG non subsidi, dan produk ritel Pertamina lainnya dengan mengutamakan lokasi pelayanannya di desa, termasuk di kota.

Menurut Ketua Hiswana Migas Provinsi NTB, Priatna Riadi, keberadaan Pertashop yang menjangkau hingga ke desa-desa untuk menyalurkan BBM dirasa sangat efektif untuk menyalurkan BBM subsidi yang lebih tepat sasaran.
“Karena Pertahsop ini lebih banyak di desa-desa, bagus juga kalau diberikan tugas untuk menyalurkan BBM subsidi tepat sasaran penerimanya. SPBU-SPBU rasanya ndak terganggu,” kata Priatna Riadi ditemui di Kantor Hiswana Migas NTB di Jalan Bung Hatta, Mataram, Kamis 16 Mei 2024.

Saat ini Pertashop hanya diberikan tugas untuk menyalurkan BBM non subsidi, terutama Pertamax. Informasinya, sejumlah Pertashop sudah tutup, karena hanya menjual BBM non subsidi. Berdasarkan analisa usahanya, agar Pertahsop ini tetap eksis, minimal dalam sehari bisa menjual 500 liter BBM. Dibawah itu, menurutnya berat pendapatannya mengimbangi biaya operasional.

“Karena minimal ada dua opetaror. Kalau masih omzetnya hanya 200 liter perhari, ndak nutup. Harus diatas 500 liter baru bisa jalan. Karena itu, ndak apa-apa Pertashop ini diberikan tugas menyalurkan Pertalite supaya yang tutup-tutup ini juga bisa hidup kembali,” tambahnya.

Apalagi dengan investasi awal minimal Rp250 juta untuk pembelian mesin dan box. Belum termasuk lahan yang digunakan untuk membangun mini SPBU ini.(bul)

Pemerintah Pastikan Jamaah Calon Haji Indonesia Terlindungi Asuransi

0
Calon jemaah haji dari embarkasi Lombok saat diterbangkan ke Tanah Suci (Ekbis NTB-Ist)

Jakarta (Ekbis NTB) – Pemerintah Indonesia memastikan seluruh jamaah calon haji Indonesia dilindungi oleh asuransi jiwa dan kecelakaan dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2024 ini.

“Sebagai bagian dari pelindungan, jamaah haji reguler Indonesia akan mendapatkan asuransi jiwa dan asuransi kecelakaan,” kata Petugas Media Center Haji (MCH) Widi Dwinanda dalam konferensi pers penyelenggaraan ibadah haji, yang diikuti secara daring di Jakarta, Kamis 16 Mei 2024.

Widi menjelaskan, asuransi tersebut diberikan kepada jamaah calon haji Indonesia sejak masuk asrama, waktu pemberangkatan, dan ketika mereka masih berada di asrama saat pemulangan.

Asuransi tersebut, kata dia, diberikan kepada jamaah calon haji Indonesia dengan ketentuan tertentu.

“Pertama, jamaah wafat diberikan asuransi sebesar minimal biaya perjalanan ibadah haji atau Bipih per-embarkasi,” katanya.

Kedua, lanjut Widi, bagi jamaah yang wafat karena kecelakaan, maka akan diberikan senilai dua kali Bipih per-embarkasi.

Kemudian, sambungnya, jamaah yang mengalami kecelakaan, lalu mendapatkan cacat yang bersifat tetap, maka diberikan santunan yang besarnya bervariasi antara 2,5 sampai 100 persen Bipih per-embarkasi.

Seluruh kepengurusan terkait asuransi, jelas dia, dilakukan oleh Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama (Kemenag) RI.

“Pihak asuransi akan melakukan pembayaran klaim melalui transfer ke rekening jamaah,” katanya.

Asuransi ini, ucap Widi, melindungi jamaah calon haji sejak masuk embarkasi, hingga kembali lagi ke tanah air melalui debarkasi haji.(Ant)

Pemerintah Siapkan SDM Terampil Untuk Industri Semikonduktor

0
Industri Semikonduktor (Ekbis NTB-Ist)

Jakarta (Ekbis NTB) – Deputi IV Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan UMKM Kemenko Perekonomian Mohammad Rudy Salahuddin mengatakan, saat ini pemerintah tengah fokus menyiapkan tenaga kerja terampil untuk industri semikonduktor.

Hal itu sejalan dengan prioritas pemerintah untuk mulai mengembangkan industri semikonduktor di Indonesia.

“Untuk menyiapkan industri semikonduktor beberapa hal terkait teknologi, riset dan inovasi serta kesiapan SDM dan iklim usaha kondusif perlu kita siapkan bersama,” kata Rudy dalam acara Dialog Nasional yang bertajuk ‘Pengembangan Ketrampilan dan Situasi Ketenagakerjaan Sektor Elektronik Indonesia” di Jakarta, Kamis 16 Mei 2024.

Saat ini pemerintah sedang memetakan dukungan dari segi kebijakan serta regulasi terhadap berbagai aspek tersebut. Ia memaparkan, pada 2022 terdapat 345 ribu pekerja atau 0,26 persen dari total pekerja di Indonesia yang bekerja di sektor elektronik.

Sebagian besar bekerja di subsektor industri komponen dan papan elektronik sebesar 19,7 persen, industri kabel 18,5 persen, peralatan rumah tangga 14,5 persen, industri audio dan video elektronik sebesar 8,5 persen.

“Jumlah pekerja di sektor elektronik ini meningkat dari tahun 2018, namun terdapat hal yang perlu menjadi perhatian bersama yakni sebagian besar pekerja berlatar belakang setara dengan SMA atau SMK yakni sekitar 80 persen,” ujarnya.

Menurutnya, ketersediaan tenaga kerja yang terampil di sektor ini menjadi tantangan tersendiri. Kemudian, Indonesia juga dihadapkan oleh tantangan lainnya yakni perlunya peningkatan keahlian pekerja baik di level operator maupun level engineering, terutama dalam hal literasi digital dan kemampuan adaptasi teknologi.

“Penting bagi pemerintah untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif untuk mendorong investasi dan pengembangan industri yakni salah satunya dengan menyiapkan tenaga kerja yang terampil sesuai kebutuhan industri,” tutur Rudy.

Berdasarkan data tahun 2022, sektor elektronik hanya menyumbang 1,45 persen dari produk domestik bruto (PDB) atau sekitar 7,92 persen dari industri manufaktur. Untuk itu, Rudy menilai perkembangan sektor ini perlu untuk terus didorong bersama.

Dalam rangka penyiapan tenaga kerja, Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Vokasi dan Pelatihan Vokasi yang menurut Rudy, berorientasi pada kebutuhan industri dengan melibatkan peran aktif dunia usaha dan industri.

Pemerintah juga mendorong lebih banyak perusahaan untuk dapat jadi bagian dari rantai pasok global. Salah satunya dengan adanya Perpres No 60 tahun 2023 terkait Strategi Nasional Bisnis dan HAM.

Lebih lanjut, berdasarkan Rencana Induk Pengembangan Industri Nasional (RIPIN) 2015-2035, industri semikonduktor yang termasuk dalam sektor elektronik termasuk dalam enam proyek industri prioritas Pemerintah untuk mencapai Indonesia 4.0.

Selain semikonduktor, prioritas pemerintah di sektor elektronik juga mencakup pengembangan industri peralatan smart home serta komponen elektronik dan fabrikasi.

Pada kesempatan yang sama, Direktur International Labour Organization (ILO) untuk Indonesia dan Timor-Leste Simrin Singh menilai bahwa kemajuan dalam industri manufaktur suatu negara tak hanya dilihat dari jumlah pekerjanya saja, melainkan juga kualitas dari setiap pekerja.

Untuk mengakomodasi tenaga kerja yang terampil, bukan hanya tanggung jawab dari pemerintah, namun organisasi dan perusahaan harus turut terlibat aktif dalam upaya tersebut.

“Kita tahu bahwa transformasi digital, peralihan menuju ekonomi berkelanjutan, membentuk kembali rantai pasok global di seluruh dunia yang tidak hanya di Indonesia, namun di seluruh dunia juga sedang mengembangkan kebijakan peningkatan keterampilan pekerja, sama seperti Indonesia,” pungkasnya.(Ant)

Teknologi AI Digunakan untuk Pembangunan Jalan di IKN

0
Teknologi AI (Ekbis NTB-Ist)

Jakarta (Ekbis NTB) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligent (AI) dalam membangun infrastruktur jalan di Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Salah satu contohnya melalui penggunaan alat automatic compactor di IKN,” ujar Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan Ditjen Bina Marga Wilan Oktavian di Jakarta, Kamis 16 Mei 2024.

Wilan mengatakan bahwa alat tersebut membantu tahap pekerjaan pemadatan tanah dalam proses pembangunan infrastruktur jalan.

Pemanfaatan alat tersebut digunakan untuk membangun dan mempermudah proses konstruksi infrastruktur jalan di IKN seperti Jalan Sumbu Kebangsaan yang berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Teknologi AI merupakan salah satu teknologi yang terus dikembangkan dan dimanfaatkan oleh Ditjen Bina Marga.

Pemanfaatan teknologi AI dalam dunia konstruksi jalan dan jembatan saat ini dapat diterapkan pada robotik, simulasi serta keselamatan lalu lintas, dan sebagainya.

Sebagai informasi, berdasarkan Lampiran Undang-Undang nomor 3 Tahun 2022 tentang Rencana Induk IKN menyatakan bahwa Pemindahan Ibu Kota Negara dilakukan sebagai salah satu strategi untuk merealisasikan target ekonomi Indonesia 2045, yaitu pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan merata melalui akselerasi pembangunan Kawasan Timur Indonesia.

Ibu Kota Negara Nusantara yang selanjutnya disebut IKN mempunyai fungsi sentral dan menjadi simbol suatu negara untuk menunjukkan jati diri bangsa dan negara.

Oleh karena itu, pemindahan dan pengembangan ibu kota yang baru perlu didasarkan pada perkembangan prinsip pembangunan kota yang matang serta kebutuhan dan visi jangka panjang suatu bangsa.

Paradigma perencanaan dan prinsip pengembangan IKN disusun menjadi pertimbangan penting dalam pengembangan di lokasi yang baru.(Ant)

Urai Sampah, Pemkot Mataram Siapkan 6.900 Biopond Untuk Budi Daya Maggot

0
Budi Daya Maggot (Ekbis NTB-Ist)

Mataram (Ekbis NTB) – Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, Provinsi NTB menyiapkan 6.900 biopond untuk pengolahan sampah organik melalui budi daya maggot di tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) modern Sandubaya.

Kepala Bidang (Kabid) Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram Vidi Partisan Yuris Gamanjaya di Mataram, Kamis (16/5/2024) mengatakan sebanyak 6.900 biopond manggot tersebut berukuran 80×60 sentimeter.

“Untuk pengembangan maggot di TPST, kita sudah masukkan bibit ke kandang maggot, karena proses menjadi lalat butuh waktu sekitar dua minggu,” katanya.

Begitu proses persiapan mesin dan peralatan modern pengolahan sampah rampung dimantapkan, katanya, lalat maggot sudah bisa hidup dan bertelur.

“Setelah bertelur, barulah kita pindah ke biopond yang sudah kita siapkan,” katanya.

Dengan ribuan biopond maggot yang disiapkan di TPST Sandubaya, diprediksi dapat mengolah sampah organik sisa makanan hingga belasan ton.

Hal itu sesuai dengan data dari Mataram Maggot Center (MMC) Kebon Talo, Ampenan yang menyebutkan dalam sehari MMC membutuhkan 3 ton sampah sisa makanan dari rumah tangga untuk diolah menjadi pakan maggot.

Sementara maggot di MMC yang dikembangkan saat ini sebanyak 60 biopond dengan ukuran 2X1 meter, dengan hasil panen maggot setiap hari rata-rata di atas 100 kilogram.

Dia menilai tingginya kebutuhan sampah rumah tangga untuk pakan maggot tersebut tentu mempengaruhi pengurangan sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) Kebon Kongok, Kabupaten Lombok Barat.

Apalagi, lanjutnya, kalau 6.900 biopond di TPST modern Sandubaya mulai dikembangkan, bisa dihitung berapa ton sampah organik sisa makanan yang akan terurai setiap hari.

“Kondisi itu tentu bermuara pada semakin kecilnya sampah yang akan dibuang ke TPA,” katanya.

Lebih jauh, Vidi mengatakan guna mengetahui kebutuhan sampah organik sisa makanan untuk pakan maggot, DLH akan melakukan uji coba pada akhir Mei 2024, sekaligus uji coba berbagai peralatan pengolahan sampah dengan fasilitas pendekatan teknologi.

“Untuk uji coba, sekarang kita sedang tahap persiapan dan pemantapan mesin dan peralatan pengolah sampah modern,” katanya.(Ant)

Pemkab Bima Usulkan Penambahan LPG Bersubsidi

0
Kuota LPG 3 kilogram sebesar 8.330 metrik ton atau lebih kurang 2.7 juta tabung (Ekbis NTB/ant)

Mataram (Ekbis NTB) – Pemerintah Kabupaten Bima, Provinsi NTB mengusulkan penambahan kuota gas LPG bersubsidi 3 kilogram untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan 2024 di daerah setempat.

Kabag Protokol dan Komunikasi Setda Kabupaten Bima Suryadin melalui keterangan tertulisnya di Mataram, Kamis mengatakan pada 2024 kuota LPG 3 kilogram sebesar 8.330 metrik ton atau lebih kurang 2.7 juta tabung.

“Jumlah ini masih belum memenuhi kuota permintaan yang diajukan sebesar 15.000 metrik ton atau lebih kurang sebanyak 5.9 juta tabung untuk kebutuhan warga,” katanya.

Oleh karena itu, untuk menjamin ketersediaan pasokan LPG bersubsidi 3 kilogram tersebut, pemerintah daerah telah bersurat secara resmi kepada Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur Bali Nusa Tenggara, perihal ekstra penambahan penyaluran kuota gas LPG untuk hari libur nasional maupun libur keagamaan.

“Pertamina telah merealisasikan penambahan alokasi untuk Kabupaten Bima tanggal 9 Maret 2024 sebanyak 3.920 tabung,” katanya.

Pada bulan Maret 2024 kembali diupayakan penambahan total alokasi kuota LPG 3 kilogram sebanyak 19.920 tabung. Kemudian bulan April 2024 pemerintah Kabupaten Bima juga telah mengupayakan kembali penambahan alokasi gas LPG 3 kilogram sebanyak 17.480 tabung.

“Untuk memaksimalkan penyaluran distribusi gas LPG 3 kilogram pemerintah Kabupaten Bima dan Pertamina tetap mengawal penyaluran LPG 3 kilogram agar tepat sasaran,” katanya.

Ia mengatakan hasil pengawasan langsung dikoordinasikan dengan SR (Sales Region) Pertamina untuk ditindaklanjuti terkait temuan lapangan adanya pelanggaran yang dilakukan pangkalan terhadap Harga Acuan Tertinggi (HET) LPG bersubsidi 3 kilogram untuk diberikan teguran dan sanksi sesuai ketentuan.

“Jika ada yang melakukan pelanggaran, para penyalur gas LPG tersebut akan diberikan sanksi sesuai aturan,” katanya.(Ant)

Volume Sampah Mataram Meningkat Hingga 2 Ton Selama Musim Haji 2024

0
Kepadatan pengantar Calon Jemaah Haji di Asrama Haji NTB di Mataram ini yang memicu kenaikan volume sampah (Ekbis NTB/bul)

Mataram (Ekbis NTB) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menyebutkan selama musim pemberangkatan calon jamaah haji 1445 Hijriah/2024 Embarkasi Lombok, volume sampah meningkat hingga dua ton per hari.

Kepala Bidang (Kabid) Persampahan DLH Kota Mataram Vidi Partisan Yuris Gamanjaya di Mataram, Kamis, mengatakan peningkatan volume sampah itu dipicu karena adanya aktivitas ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) di areal Asrama Haji Embarkasi Lombok Jalan Lingkar Selatan Kota Mataram, selama proses pemberangkatan calon haji.

“Sehari volume sampah di sekitar asrama haji mencapai sekitar 1,5 ton hingga 2 ton. Jumlah itu tidak banyak, karena pada hari biasa volume sampah sekitar 200-240 ton per hari,” katanya.

Karena itu, lanjutnya, penanganan sampah PKL di sekitar asrama haji tidak mempengaruhi terhadap kinerja atau kegiatan penanganan rutin yang dilakukan petugas DLH pada titik lain. “Untuk penanganan sampah saat kegiatan insidental, kita sudah terbiasa,” katanya.

Untuk memudahkan penanganan sampah di kawasan itu, kata dia, para PKL sudah diberikan wadah sampah berupa kantong plastik sebagai bentuk partisipasi pedagang agar mengumpulkan sampah yang ditimbulkan selama beraktivitas di kawasan tersebut.

Pemberian kantong plastik ini dinilai efektif membantu petugas kebersihan yang disiagakan di kawasan tersebut, sehingga petugas bisa lebih mudah menangani sampah.

“Pedagang bisa minta kapan dan berapa saja kantong plastik sampah ke mandor yang kita siagakan di areal tersebut,” katanya.

Di sisi lain, lanjut Vidi, untuk mengoptimalkan penanganan sampah selama musim haji, juga telah dilakukan penambahan petugas sapu dari biasanya dua orang kini menjadi enam orang.

“Enam petugas sapu ini kita bagi tiga, masing-masing dua orang untuk pagi, siang, dan malam,” katanya.

Proses pemberangkatan calon jamaah haji Embarkasi Lombok dijadwalkan pada 11 Mei 2024 sampai 28 Mei 2024. Setelah itu kawasan asrama haji kembali normal dan pedagang kembali muncul saat proses pemulangan jamaah haji.

Kondisi itu terjadi karena tradisi di Pulau Lombok dan NTB pada umumnya pengantar satu jamaah bisa 2-3 bus, sehingga menjadi kesempatan bagi PKL untuk meraup rezeki musiman.

Para PKL ini berjualan sepanjang Jalan Lingkar Selatan Kota Mataram yang menjadi jalan utama ke Asrama Haji, dengan memanfaatkan lahan kosong dan trotoar di areal tersebut.(Ant)

Bantuan Beras Bulan April untuk NTB Mulai Disalurkan

0
Beras bantuan pangan yang dikemas di RTR Sikur, Lombok Timur miliik Perum Bulog (Ekbis NTB/bul)

Mataram (Ekbis NTB) – Bantuan Pangan (Bapang) dalam bentuk beras untuk jatah bulan April mulai disalurkan kembali di Provinsi NTB. Tiga kabupaten/kota sudah menyalurkan, menyusul persiapan penyaluran di kabupaten/kota lainnya.

Pimpinan Wilayan (Pimwil) Perum Bulog NTB, Raden Guna Dharma di Mataram, Kamis 16 Mei 2024 menyampaikan, sudah 28,17 persen Bapang disalurkan pada posisi 15 Mei 2024. Kabupaten yang sudah menyalurkan. DIantaranya ada Kabupaten Lombok Timur baru mencapai 88,55 persen dengan Keluarga penerima Manfaat (KPM) 155.769.

Disusul Kabupaten Dompu penyalurannya sudah mencapai 100 persen dengan KPM 27.739. Kemudian Kabupaten Bima mencapai 100 persen dengan 15.444 KPM.

“Yang belum-belum ini masih sedang proses, pekan depan Mataram sudah mulai menyalurkan,” ungkapnya.

Secara total, jelas Awang, panggilan akrabnya, Pagu Kota Mataram sebanyak 38.203 KPM. Lombok Barat 91.868 KPM. Lombok Utara 39.912 KPM. Lombok Tengah 154.127 KPM. Sementara Kabupaten Sumbawa 49.581 KPM. Sumbawa Barat 13.859 KPM. Dan Kabupaten Bima 57.471 KPM.

Awang menegaskan kembali, Presiden menugaskan kembali kepada Badan Pangan Nasional dan Bulog untuk menyalurkan beras Bantuan Pangan di Tahun 2024.

Untuk penyaluran Tahap I dilakukan pada bulan Januari, Februari dan Maret 2024 dan penyaluran Tahap II dilakukan untuk bulan April, Mei dan Juni 2024. Masing-masing penerima mendapatkan beras sebanyak 10 Kg/bulan atau selama 6 bulan alokasi penyaluran sebanyak (60 Kg) dan gratis tanpa bayar. Kualitas beras yang diterima adalah beras medium dalam kemasan.

Tujuan disalurkannya Bapang oleh pemerintah adalah untuk mengurangi beban pengeluaran penerima bantuan pangan sekaligus sebagai upaya dalam mengentaskan kemiskinan, menangani kerawanan pangan, menanggulangi kekurangan pangan dan gizi, menurunkan stunting, mengendalikan gejolak harga pangan dan inflasi serta melindungi produsen dan konsumen dari dampak fluktuasi harga.

Terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Provinsi NTB, H. Abdul Azis, SH.,MH bantuan pangan disalurkan kepada masyarakat dipastikan kualitasnya baik. Bapang menurutnya sangat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah penyaluran baik, masyarakat penerima manfaat juga sangat terbantu dengan ini. Selain itu, bapang ini bisa berdampak pada pengendalian inflasi,” ujarnya.(bul)

Pengaruhi Sektor Wisata, Kadispar Berharap Konflik Diselesaikan

0
Jamaluddin (Ekbis NTB/era)

Mataram (Ekbis NTB) – Perselisihan dua desa di Lombok, yaitu Desa Meninting, Lombok Barat dengan desa Rambitan, Lombok Tengah pada Jumat, 10 Mei 2024 lalu dinilai mempengaruhi laju wisata di daerah tersebut.

Diketahui bahwa di desa Meninting yang berada di utara Lombok Barat ini sangat terkenal dengan pariwisatanya, yaitu Senggigi. Aksi protes dan blokade jalan yang dilakukan warga Meninting di arah jalan menuju Senggigi pada Rabu, 15 Mei 2024 semakin memberikan dampak buruk bagi pariwisata.

Oleh karenanya, Kepala Dinas Pariwisata provinsi NTB, Jamaluddin, S.Sos, MT meminta kepada kedua belah pihak untuk bisa menyelesaikan konflik ini. “Dengan kejadian ini, kami, Dinas Pariwisata semoga hal-hal ini jangan terulang kembali, karena ini memberikan dampak negatif bagi tamu-tamu kita yang berniat kesini,” katanya pada Rabu, 15 Mei 2024.

Ia mengatakan bahwa pihaknya turut prihatin dengan kejadian tersebut, apalagi mengingat bahwa konflik terjadi di kawasan Pariwisata. Sehingga konflik ini dirasa bisa berdampak pada jumlah kunjungan wisata di Lombok.

“Kami dari pariwisata melihat yang terjadi ini merasa perihatin juga. Kita ini NTB sudah mulai bagus terkait dengan pariwisata, wisatawan mancanegara, nusantara lumayan banyak yang datang untuk ke Lombok ini untuk berwisata,” lanjutnya.

Jamal menambahkan bahwa dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisata, tentu akan berdampak pada perekonomian daerah, sehingga perlu untuk menghindari konflik-konflik antar daerah, apalagi sampai membawa senjata tajam. Hal tersebut hanya akan menyusahkan warga, juga membuat takut wisatawan untuk datang ke daerah terjadinya konflik.

“Tentu dengan banyaknya orang datang pasti akan berlaku perputaran ekonomi di tengah-tengah masyarakat kita, pelaku pariwisata, hotel, transportasi sampai yang paling bawah,” ujarnya.

Adapun untuk menghindari konflik seperti ini terjadi lagi di NTB, khususnya di Lombok, ia mengimbau untuk setiap masyarakat harus menghindari perkataan-perkataan yang dapat menyinggung satu sama lain, mengingat bahwa konflik ini terjadi karena ketersinggungan.

“Mudah-mudahan pemerintah desa, kecamatan, termasuk dengan aparat yang ada di tingkat kecamatan bisa menyelesaikan masalah yang menurut saya sepele karena terkait dengan perkataan, ketersinggungan. Menurut saya penting untuk kita beretika, sehingga kata-kata kita tidak menyinggung orang, mudah-mudahan ini yang terakahir terjadi di Lombok ini,” ujarnya. (era)

Artikel lainnya….

Bank NTB Syariah Cabang Masbagik Gencarkan Program Berantas Rentenir dengan Mawar Emas

Banyak Proyek Strategis di Lobar Belum Dilelang

Luhut Menyebut Layanan Internet Milik Elon Musk akan Membantu Hingga Pelosok

Dukung Percepatan Transformasi Ekonomi, Kapolda NTB Gelar Rapim

0
GONG - Pembukaan Rapim Polda NTB 2024 yang dibuka oleh Kapolda NTB dengan membunyikan gong, Rabu, 15 Mei 2024 di Mataram. (Ekbis NTB/era)

Mataram (Ekbis NTB) – Kepala Kepolisian Daerah provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar rapat pimpinan dalam rangka mendukung percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan berkelanjutan demi terwujudnya Indonesia Maju.

Dalam rapat pimpinan ini, Polda NTB turut mengundang jajaran pemerintahan seperti Pj Gubernur NTB, Pj Sekda NTB, Danrem 162/WB, Ketua DPRD Provinsi NTB, Kajati NTB, Ketua Pengadilan Tinggi NTB, Danlanal Mataram, Danlanud Zam Rembiga, Kabinda Wakapolda NTB, Irwasda PJU, Kepala BNN provinsi NTB, Kadis Perdagangan Provinsi NTB, Kadistanbun Provinsi NTB, Kadis Ketahanan Pangan Provinsi NTB, dan stakeholder lainnya.

Dalam sambutannya, Kapolda NTB, Irjen. Pol. Drs. Raden Umar Faroq, S.H.,M.Hum mengatakan bahwa diadakannya Rapim ini merupakan tindak lanjut Rapim Polri yang dilaksanakan pada 29 Februari 2024.

Rapim Polda NTB yang diselenggarakan Rabu, 15 Mei 2024 membahas beberapa kebijakan dan sasaran yang akan dilaksanakan di NTB. Salah satunya adalah persiapan Pilkada serentak dan Moto GP yang menjadi event internasional.

“Dalam mencapai target keberhasilan dari penyelenggaran tahun 2024, dalam waktu dekat di NTB akan ada Pemilihan Kepala Daerah, ini harus kita persiapkan secara cermat supaya penyelenggaraan pemilihan kepala daerah bisa berjalan aman, lancar, sukses,” katanya.

Ia melanjutkan bahwa kunci suksesnya Pilkada bukan sebelum atau saat berkangsungnya Pilkada, tapi setelah dilangsungkannya Pilkada yang mana warga bisa melanjutkan kegiatan dengan aman, nyaman, dan terkendali.

Selain itu, beberapa sasaran yang perlu menjadi perhatian Kapolda NTB beserta seluruh OPD Pemerintahan ialah mengetahui pengembangan lingkungan strategis provinsi NTB yang berkaitan dengan perkembangan transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan demi terwujudnya Indonesia maju, memperhatikan kebijakan Mentan untuk meningkatkan komoditi pertanian di provinsi NTB, serta menyiapkan event-event yang akan diselenggarakan di provinsi NTB di tahun 2024.

Untuk mewujudkan strategi dan sasaran yang telah dipaparkan oleh Kapolda NTB, ia melanjutkan bahwa perlu adanya solidaritas dan profesionalisme dari masing-masing instansi pemerintahan, termasuk di dalamnya ialah Polri, TNI, dan Kementrian Daerah.

Sementara itu, Pj Sekda provinsi NTB, H. Ibnu Salim, S.H., M.Si dalam sambutannya mengapresiasi Polda NTB karena telah melaksanakan Rapim yang membahas tentang persiapan dan penyambutan agenda strategis provinsi NTB di tahun 2024 ini, salah satunya adalah Pilkada.

“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi kolaborasi dan sinegritas ini, sehingga harapannya adalah terwujudnya penyelenggaraan agenda strategis secara optimal, lancar, tertib, aman terlebih pemilukada serentak dapat terselenggara secara aman, tertib, bermartabat, dan adil,” katanya.

Ia kemudian menjelaskan terkait bagaimana peran pemerintah daerah NTB dalam Pilkada 2024 ini adalah: pertama, mempersiapkan penyusunan data kependudukan; kedua, mempersiapkan pemantauan pelaksanaan; ketiga, menjaga netralitas ASN; keempat, penugasan personel pada sekretariat PPK, Panwaslu, menyediakan sarana dan ruangan asosiasi pendidikan politik; kelima, kelancaran transportasi; dan keenam, pemantauan kelancaran penyelenggaraan pemilu.

Adapun yang terpenting dalam tahapan pemilukada adalah persiapan keamanan karena biasanya Pilkada lebih sensitif dibandingkan dengan Pilpres atau Pileg. Ibnu mengatakan bahwa pihaknya telah menyelesaikan segala tahapan pemilu tersebut.

“Mempersiapkan kebutuhan dukungan keamanan untuk penyelenggaraan pemilu yang sudah selesai untuk Kepolisian Daerah, untuk Korem, untuk Bawaslu, untuk KPU, dan lain-lain, di seluruh Indonesia, termasuk NTB naskah perjanjian hibahnya dalam minggu ini dapat diselesaikan,” pungkasnya. (era)

Artikel lainnya….

Pasca Penetapan Tersangka Dirut PT. GNE, Pemprov NTB Minta Direksi dan Komisaris Tetap Fokus Bekerja

Presiden Resmikan Lima Ruas Jalan Daerah di NTB

Terkena Serangan Burung, Pesawat Citilink Rute Lombok-Denpasar Putar Balik