Friday, April 17, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 702

Capaian PAD Masih Rendah,  Banyak Ritel Modern di Lobar Belum Ditarik Retribusi Parkir

0
Parkir di ritel modern belum semua ditarik oleh Pemkab Lobar. Dishub Lobar akan memaksimalkan menarik retribusi parkir dari ritel modern. (ekbisntb.com/her)

Giri Menang (ekbisntb.com) – Banyak ritel modern di Lombok Barat (Lobar) belum ditarik pajak maupun retribusi parkir. Pasalnya, dari ratusan ritel modern baru beberapa yang bisa digarap atau dikelola parkirnya oleh pihak Pemkab Lobar dalam hal ini Dinas Perhubungan (Dishub). Untuk itu, pihak Dishub pun berupaya memaksimalkan potensi tersebut, lebih-lebih capaian PAD khusus parkir hingga saat ini masih rendah.

Sekretaris Dishub Lobar Fathurrahman mengatakan, dari sekian banyak ritel modern yang ada di Lobar belum semua digarap parkirnya. “Baru beberapa yang kita tarik,” jelasnya.

Kalau melihat data jumlah Ritel Modern di Lobar mencapai ratusan titik, baru beberapa persen yang ditarik retribusi oleh Dishub. Pihaknya pun akan menyasar semua ritel modern tersebut secara bertahap agar perlakuannya sama dengan ritel modern lainnya. “Kita akan mengarah ke sana,” ujarnya.

Sedangkan untuk pasar dan lokasi lainnya sudah ditarik sejak lama. Dalam penarikan retribusi parkir yang masuk parkir tepi jalan umum tersebut, pihaknya melihat beberapa aspek. Salah satunya, ada tidak bangkitannya.  Jika bangkitannya besar dan berpotensi, pihaknya akan berkoordinasi mengenai penempatan petugas jukir. Tetapi kalau masih baru-baru, maka pihaknya tak bisa memungut retribusi. Besaran retribusi yang ditarik sesuai perbup, tarif parkir sepeda motor Rp1.000 dan mobil Rp2.000.

Lebih lanjut dikatakan, progres capaian PAD khusus retribusi parkir sejauh ini masih rendah. Dari target Rp3,2 miliar, baru tercapai kisaran di bawah 30 persen. Namun capaian ini hampir sama dengan tahun lalu. Diakui, target ini terlalu tinggi dibandingkan potensi yang ada, sehingga memang menjadi kendala dalam mencapai target tersebut. Untuk memaksimalkan retribusi parkir ini, pihaknya juga akan menertibkan lokasi parkir yang diusahakan oleh warga (perorangan).

Sejauh ini parkir ini dibuka tanpa izin seperti ditemukan beberapa di wilayah Lembar, sehingga itu perlu ditertibkan. Selain itu, penertiban parkir ini untuk menjamin keamanan dan keselamatan bagi pengguna jalan, sebab lokasi parkir ini tak jarang menyebabkan kemacetan dan rawan terhadap keselamatan pengendara. (her)

Edukasi Literasi dan IT, Kominfo KLU Perbanyak Kunjungan ke Sekolah

0
Haerul Anwar (ekbisntb.com/ari)

Tanjung (ekbisntb.com) – Dinas Kominfo Kabupaten Lombok Utara (KLU) akan memperbanyak kunjungan ke sekolah-sekolah khususnya di tingkat SMA dan SMK. Upaya ini merupakan ikhtiar Pemda untuk mengedukasi anak sekolah agar cerdas dalam menyikapi perkembangan informasi dan teknologi digital.

Kepala Dinas Kominfo KLU, Haerul Anwar, S.Kom., akhir pekan kemarin mengungkapkan, kunjungan Kominfo ke sekolah-sekolah diharapkan dapat membantu membuka wawasan siswa dalam memanfaatkan IT yang sehat dan cerdas. Terlebih bagi siswa usia SMA/SMK, dinilai memiliki kemampuan dan pengetahuan dalam mengolah informasi yang didapat dari berbagai referensi digital.

“Adik-adik kita di SMA/SMK saat ini, berada di zaman yang sangat mudah mengakses informasi dari berbagai platform. Jika digunakan secara positif, kita yakin generasi masa depan bisa lebih cerdas dari generasi saat ini,” ungkap Haerul.

Kominfo, kata dia, perlu hadir untuk mencegah penggunaan media digital secara negatif. Misalnya, siswa ikuti menyebarkan informasi yang belum tentu benar (hoaks), atau informasi yang berpotensi mencemarkan nama baik seseorang, atau yang bersifat melanggar UU ITE.

Menurut dia, dengan memberikan literasi yang cukup seperti membaca, menulis dan menyampaikan informasi secara benar, siswa atau masyarakat luas dapat terhindar dari potensi risiko hukum.

“Ini target kita, untuk tahun ini memang baru satu yakni di SMK 1 Kayangan. Ke depan di beberapa sekolah akan kita tingkatkan,” ujarnya.

Pendekatan ke sekolah-sekolah, ujarnya, merupakan langkah yang perlu dilakukan dan diperbanyak. Sebab Pemda juga perlu membuat terobosan yang membentengi generasi mudanya untuk mengaplikasikan literasi secara cerdas, baik, juga benar.

Oleh karena itu, kata dia, literasi yang baik harus diajarkan kepada generasi masa depan saat ini, agar mereka bisa berkembang, sehingga mereka terdorong untuk bisa mengikuti jejak-jejak para suksesor di dunia.

“Melalui literasi ini cara kita membangun bangsa dengan kekuatan SDM. Ke depan kita akan manggandeng UPTD Dikpora agar volume kunjungan bisa lebih banyak,” tandasnya. (ari)

11 Pemda di NTB Alokasikan Rp2,1 Triliun untuk Tangani Kemiskinan Ekstrem

0
Sekda NTB H. Lalu Gita Ariadi, M.Si(ekbisntb.com/dok)

Mataram (ekbisntb.com) – Seluruh Pemda di Provinsi NTB, baik Pemprov maupun 10 kabupaten/kota memiliki alokasi anggaran tersendiri untuk penanganan kemiskinan ekstrem. Sebab penanggulangan kemiskinan ekstrem menjadi salah satu prioritas daerah dan menjadi instruksi pemerintah pusat.

Total alokasi anggaran penanggulangan kemiskinan ekstrem di 11 Pemda di Provinsi NTB mencapai Rp2,1 Triliun di tahun 2023 kemarin. Jika dirinci, dana penanggulangan kemiskinan ekstrem di Kota Mataram Rp50,32 miliar, Lombok Barat Rp149 miliar, Lombok Tengah Rp190 miliar, Lombok Timur Rp602 miliar, Kabupaten Sumbawa Rp247 miliar, Kabupaten Dompu Rp200 miliar, Kabupaten Bima Rp218 miliar, Kabupaten Sumbawa Barat Rp156 miliar, Kabupaten Lombok Utara Rp135 miliar, Kota Bima Rp95 miliar, dan Provinsi NTB Rp111,5 miliar.

Hal tersebut disampaikan Pj Gubernur NTB H. Hassanudin yang diwakili oleh Sekda NTB H. Lalu Gita Ariadi, M.Si saat menyampaikan jawaban atas Pandangan Umum

Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi NTB terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi NTB tahun anggaran 2023 yang berlangsung, Senin 1 Juli 2024 kemarin.

Ia mengatakan, inkronisasi program pembangunan, menjadi salah satu faktor penting dalam setiap proses perencanaan dan penganggaran. Sinkronisasi dilakukan melalui berbagai forum baik difasilitasi oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota se Provinsi NTB diantaranya forum multilateral meeting antara pemerintah daerah, Kementerian/Lembaga dengan Bappenas, Rakor Gubernur, Rakor Bupati/Walikota, Forum Musrenbangnas, Musrenbangprov, Musrenbang Kabupateb/Kota dan lain sebagainya.

“Sinkronisasi juga dilakukan, saat proses fasilitasi dan evaluasi dokumen perencanaan mulai RPJPD, RPJMD, maupun RKPD oleh Kementerian Dalam Negeri, yang salah satu outputnya adalah sinkronisasi program kegiatan antara pusat dan daerah,” katanya.

Demikian juga hal yang dilakukan terhadap seluruh kabupaten/kota se NTB. Evaluasinya dilaksanakan setiap tahun, dalam proses fasilitasi dan evaluasi dokumen perencanaan mulai RPJPD, RPJMD, maupun RKPD, dan bahkan evaluasi Ranperda APBD kabupaten/kota oleh pemerintah provinsi.

Adapun jumlah jumlah kemiskinan ekstrem di NTB tahun 2023 sebanyak 143.090 atau 2,64 persen. Jumlah ini sebenarnya menurun sebanyak 0,65 persen (32.939 jiwa ) dari tahun 2022 sebesar 176.029 jiwa (3,29 persen).

Berdasarkan Bank Dunia, penduduk miskin ekstrem adalah penduduk yang memiliki kemampuan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari tidak lebih dari USD 1,9 PPP (Purchasing Power Parity), atau setara dengan Rp11.571,21 per kapita per hari, atau Rp351.957,40 per kapita per bulan.(ris)

Pemkab Dompu Bantu Pupuk bagi Petani Jagung

0
Bupati Dompu, NTB, Kader Jaelani (Tengah) saat acara penyerahan bantuan kepada para petani jagung di daerah setempat, Senin 1 Juli 2024(ekbisntb.com/ant).

Dompu (ekbisntb.com) – Pemerintah Kabupaten Dompu, memberikan bantuan pupuk kepada para petani dalam rangka meningkatkan produksi jagung di daerah setempat.

Bupati Dompu H Kader Jaelani melalui keterangan tertulis di Mataram, Senin mengatakan bantuan pupuk cair dan NPK yang diserahkan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu para kelompok tani atau petani untuk meningkatkan produktivitas.

“Semoga ini bisa mendukung peningkatan produksi jagung di Kabupaten Dompu,” katanya.

Ia mengatakan bantuan sarana produksi itu diberikan kepada 98 Kelompok Tani (Poktan) dari tiga kecamatan yaitu Kecamatan Dompu, Woja dan Kempo.

“Semoga bantuan yang diserahkan ini memberikan berkah bagi para petani dan produktivitas pertanian bisa meningkat,” katanya.

Pemerintah daerah tetap berkomitmen mendukung peningkatan produktivitas, sehingga melaksanakan berbagai program baik dalam peningkatan sumber daya manusia, peningkatan produksi melalui penyaluran bantuan pertanian maupun program lainnya.

“Program yang dilaksanakan ini untuk mendukung dan meningkatkan kesejahteraan para petani,” katanya.

Bupati mengingatkan para petani bahwa dalam waktu dekat akan dilaksanakan Pilkada serentak pemilihan gubernur dan wakil gubernur NTB, bupati dan wakil bupati Dompu.

“Hendaknya dalam Pilkada para petani tidak terpengaruh oleh iklim politik yang berlangsung dan tetap bekerja sebagai petani dengan baik, sehingga produktivitas pertanian dapat meningkat,” katanya.

Berdasarkan data dari Pemerintah Kabupaten Dompu realisasi luas tanaman jagung mencapai 47.082 hektare di 2024. (ant)

Turnamen Epic Aqua Badminton Cup 2024 Resmi Ditutup, Juara Ganda Putra Dikirim ke Aqua Cup Malaysia

0
Foto bersama usai penyerahan hadiah Epic Aqua Badminton Cup (ekbisntb.com/ist)

Mataram (ekbisntb.com) – Turnamen bulutangkis Epic Aqua Badminton Cup 2024 resmi ditutup, Minggu 30 Juni 2024. Kegiatan yang diikuti 270 peserta ini digelar selama sepekan 24 Juni 2024 – 30 Juni 2024 di ground floor Lombok Epicentrum Mall (LEM). Turnamen ini dibagi dalam empat kategori. Di antaranya tunggal putra kelahiran 2008, tunggal putra kelahiran 2011, tunggal putra kelahiran 2013, dan ganda putra dewasa (open).

Event ini digelar manajemen LEM bersama Aqua Elektronik sebagai sponsor utama dan beberapa sponsor lainnya. Pada saat pembukaan, turnamen ini dimeriahkan dengan exhibition serta coaching clinic dari bintang tamu, Bobby Setiabudi dan Melati Daeva.

Di momen penutupan, turnamen Epic Aqua Badminton Cup 2024 ini telah menelurkan sejumlah juara di tiap kategorinya. Kategori Tunggal Putra 2013, Juara 1 diraih Muhammad Gassen, Juara 2 diraih Komang Panji, Juara 3 diraih M Abyas Rizki, dan Juara 4 diraih Faiz Dhowi Rahmat. Kategori Tunggal Putra 2011, Juara 1 diraih I Komang Civic Tristan, Juara 2 diraih M Abdul Aziz, Juara 3 diraih M Atha Kaukabul Mumtaz, dan Juara 4 diraih L Abdurrayid Zaki.

Kategori Tunggal Putra 2008, Juara 1 M diraih Bilal Hamka Saifani, Juara 2 diraih James Jhonathan Kenet A, Juara 3 diraih Pandi Dinata, dan Juara 4 diraih M Roman Ibrahim. Sedangkan untuk kategori Ganda Putra Dewasa (Open), Juara 1 diraih Vivian Atma- MR Saputra, Juara 2 diraih Rifky Hidayat-Fahmul Quran, Juara 3 diraih Ahmad Adianto- Nico Armando, dan Juara 4 diraih Surya Wira- Agung Teguh.

Hadiah para juara diserahkan langsung oleh General Manager (GM) LEM Salim Abdad, perwakilan Hundred ID Ko Hao, dan perwakilan Aqua Elektronik Timotius Harry. GM LEM Salim Abdad mengatakan, banyak masyarakat yang antusias mendaftar event ini. Dirinya berterima kasih pada Aqua Elektronik sebagai sponsor utama, dan juga sponsor pendukung lainnya.

“Event ini diikuti ratusan peserta dengan sejumlah kelompok usia. Tujuannya, untuk memberikan wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan minat dan bakat di olahraga bulu tangkis,” terangnya. Dirinya berharap, turnamen kali ini memberikan kesan dan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta. Selain itu, semakin mengasah bakat, mutu dan kualitas mereka dari masing-masing pertandingan ke depannya.

“Dengan adanya turnamen di LEM, memberikan kesempatan untuk sparring partner berlatih, menjajaki lawan dan meningkatkan prestasi,” tandasnya.

Turnamen Epic Aqua Badminton Cup 2024 ini memberikan sejumlah hadiah menarik bagi para juara, seperti kulkas, mesin cuci, AC, TV LED, dan banyak lagi. Menariknya, hadiah spesial dari event kali ini adalah pemenang dari kategori ganda putra akan mewakili Indonesia bertanding dalam Aqua Cup di Kuala Lumpur Malaysia. (*)

Museum Negeri NTB Terima Hibah Manuskrip Al-Qur’an Abad Ke -17 dari Kolektor Australia

0
Kolektor asal Australia Michael Abbot (kiri) menyerahkan koleksi Manuskrip Al-Qur'an Abad Ke -17 pada Kepala Museum Negeri NTB Ahmad Nuralam, Senin 1 Juli 2024. (ekbisntb.com/ist)

Mataram (ekbisntb.com) – Museum Negeri NTB menerima hibah Al-Qur’an tulis tangan dari seorang kolektor seni asal Australia, Michael Abbot, pada Senin 1 Juli 2024.

Penerimaan hibah Al-Qur’an yang ditulis pada abad ke 17 asal India ini merupakan kali kedua dari kolektor asal Australia. Al-Qur’an yang berasal dari India ini dihibahkan ke Museum Negeri NTB, karena diyakini layak untuk menyimpan koleksi manuskrip Al-Qur’an kuno ini.

“Saya sangat sekali ingin menghibahkan benda yang lain karena saya percaya kepada Bapak Ahmad Nuralam untuk menjaga dan menyimpan benda-benda ini,” kata kolektor asal Australia, Michael Abbot saat menyerahkan hibah Al-Qur’an yang bertuliskan tangan ini.

Ia mengatakan bahwa pertama kali Ia melakukan perjalanan ke Indonesia, yang membuatnya berkesan adalah Museum Negeri NTB karena perubahan dan kemajuannya yang sangat jauh dari museum-museum yang ada di Indonesia.

“Oleh karena itu saya akan bawakan hibah lagi kepada museum sebagai keyakinan saya terhadap museum. Kebetulan saya punya koleksi naskah-naskah Al-Qur’an yang lain dan koleksi kain, selanjutnya saya akan hibahkan ke Museum NTB,” lanjutnya.

Ia menjelaskan bahwa alasannya datang ke Mataram ini, selain untuk bertatap muka dengan Kepala Museum NTB, dirinya mempunyai proyek penerbitan buku mengenai kain Lombok dan Bali.

“Saya ingin membuat buku ini supaya budaya luar tahu tentang sejarah seni dan budaya khususnya tekstil,” terangnya.

Dengan begitu ia berharap agar Museum Negeri NTB dapat mendukung proyek ini, sehingga nantinya buku tersebut dapat diketahui oleh semua masyarakat mengenai seni tentang kain. “Kami berharap dukungan dari Museum NTB supaya project ini akan membuat orang tahu tentang budaya dan seni kain,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan Kurator Senior Museum & Art Gallery of the Northern Territory Australia, James Bennet jika penyerahan hibah manuskrip Al-Qur’an ini karena adanya keyakinan terhadap Museum Negeri NTB untuk menjaga benda-benda ini. Dengan begitu ia mengatakan bahwa hibah ini merupakan sejarah. Karena menurutnya, baru pertama kali orang luar negeri memberikan hibah koleksi ke Indonesia.

“Jadi ini merupakan sejarah. Karena selama 40 tahun saya di Indonesia belum ada orang luar negeri yang memberikan hibah ke Indonesia. Jadi ini sejarah, ini terjadi karena keyakinan dia terhadap Pak Kepala,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Museum Negeri NTB, Ahmad Nuralam, S.H., M.H., menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada kolektor Australia, Michael Abbot yang sudah bersedia menghibahkan koleksinya untuk Museum NTB.

Menurutnya, hal ini merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi pihaknya karena melalui hibah ini dapat membangun hubungan antara Indonesia dengan Australia.

“Kami atas nama museum mengucapkan terima kasih sekali karena hubungan ini bukan antara kami saja tapi antara Indonesia dan Australia,” ungkapnya.

Disampaikannya, Al-Qur’an yang telah dihibahkan sebelumnya, pihaknya sudah melakukan pencatatan di Museum NTB dan menampilkan di Pameran Khazanah Ramadhan.

Menurutnya, Al-Qur’an ini merupakan salah satu artefak keagamaan yang sangat berharga. Karena manuskrip Al-Qur’an ini memberikan gambaran tentang seni kaligrafi dan penulisan naskah pada masa itu. “Jadi selanjutnya kami akan melakukan kajian untuk membandingkan antara Al-Qur’an hibah tersebut dengan Al-Qur’an yang ada di museum,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan publikasi untuk mendapatkan antusias masyarakat. Dengan begitu ia berharap agar ikatan ini terus melekat, dan pihaknya akan menjaga dan merawat benda-benda ini. “Jadi kami berharap bapak dapat mempercayai kami untuk menyimpan benda-benda yang bapak miliki,” harapnya. (ham)

MXGP di Sirkuit Selaparang, Keuntungan Pengusaha Perempuan Naik 90 Persen

0
Salah satu lapak anggota womenpreneur Lombok yang ada di sirkuit Selaparang, Minggu, 30 Juni 2024. (ekbisntb.com/ist)

Mataram (ekbisntb.com) – Pelaku usaha perempuan merasakan dampak positif dari penyelenggaraan Motorcross Grand Prix di Sirkuit Selaparang, Kota Mataram. Pendapatan atau keuntungan diperoleh mencapai 90 persen.

Menurut Ketua Womenpreneur Club Lombok, Indah Purwanti mengaku pendapatan anggotanya yang tergabung dalam pengusaha wanita Lombok tersebut mendapatkan peningkatan penghasilan hingga 90 persen pada puncak MXGP seri ke-11 yang diselenggarakan di Sirkuit Selaprang, Kota Mataram.

“Peningkatannya sampai 90 persenan ya,” ujarnya saat dihubungi Suara NTB pada Senin, 1 Juli 2024.

Ia melanjutkan kunjungan di hari kedua MXGP sangat membludak, apalagi ditambah dengan adanya konser, sehingga produk milik pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah laris manis.

“Animo di hari kedua bagus banget, mulai dari siang ke sore, race itu puluhan ribu orang, kita lihat sekitar 20.000 orang, laporan dari para member itu laris manis,” ujarnya.

Selain itu, cuaca pada hari kedua MXGP sangat Terik, sehingga anggota UMK womenpreneur Lombok melakukan tambahan produk jualan hingga malam hari.

“Itu panas, kemudian mereka juga refill sampai malam. Malam itu juga sampai jam 22. 00 WITA produk mereka juga habis, karena malam ada pesta rakyat, jadi membludak,” tambahnya.

Perlu diketahui bahwa MXGP menyediakan setidaknya 230 lapak kepada pelaku UMKM, adapun 15 diantaranya merupakan anggota womenpreneur Lombok.

Adapun kemarin, ada anggota womenpreneur berhasil menjual makananya hingga mencapai RP7 juta selama satu hari saja. Sehingga angka ini cukup fantastis jika dibandingkan dengan hari-hari biasa. (era)

Penyelenggaraan MXGP Untungkan Pedagang Souvenir

0
Stand UMKM yang ada di sirkuit selaparang pada gelaran MXGP, Minggu, 30 Juni 2024. (ekbisntb.com/era)

Mataram (ekbisntb.com) – Penyelenggaraan Motocross Grand Prix (MXGP) pada Sabtu-Minggu, 28-29 Juni di Sirkuit Selaparang, Kelurahan Rembiga, Kota Mataram memberikan keuntungan bagi pelaku usaha. Keuntungan dirasakan terutama bagi pedagang souvenir.

Pedagang pada event internasional tersebut tidak hanya berasal dari Mataram atau Pulau Lombok saja, melainkan dari luar daerah. Salah satunya adalah Regi. Ia merupakan pemuda asli Bandung yang mempunyai usaha konveksi di kotanya dan memiliki jaringan di kota Mataram. Regi menjual berbagai macam souvenir. “Saya asli Bandung, tahun lalu juga saya jualan ini (merchandise),” katanya pada Minggu, 30 Juni 2024.

Ia mengaku penjual merchandise tidak begitu banyak, sehingga banyak wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang datang dan antusias membeli perintilan MXGP yang dijualnya.

“Paling laku itu T-shirt dan Jersey yang kita desain khusus sesuai tema MXGP tahun ini,” lanjutnya.

Selain kaos dan jersey yang telah di desain tersebut, ia juga menjual stiker, topi, tumbler, lanyard, keychain, dan masih banyak lagi. Ia menjual marchandisenya mulai dari harga Rp50.000-Rp250.000

Regi menceritakan pada MXGP tahun 2023, ia menjual sebanyak 12 jenis pakaian desain dan berhasil menghasilkan uang hingga Rp12 juta selama tiga hari. Penyelenggaraan MXGP yang digelar dua seri di Sirkuit Selaparang, Kota Mataram, ia berharap pendapatannya bisa meningkat jika dibanding dengan tahun lalu,

“Kita berharap tahun ini stok habis dan pendapatan meningkat,” harapnya. (era)

Sukses Menggelar Turnamen Golf, PGI NTB Optimis “Sport Tourism” Mengeliat

0
Haji Iron (kiri) menyerahkan hadiah kepada Akhmad Jadid jadi pemenang The Best Groos Overall(ekbisntb.com/bul)

Mataram (ekbisntb.com) – Lombok Golf Open Turnamen dibawah naungan Ketua Persatuan Golf Indonesia (PGI) Provinsi NTB H. Haerul Warisin sukses diselenggarakan, Minggu 30 Juni 2024 di Lombok Sire Golf Kosaido Lombok Utara. Pada turnamen ini, Akhmad Jadid jadi pemenang The Best Groos Overall, dengan nilai skor 75.

“Ini merupakan tanda – tanda prestasi golf di NTB mulai bangkit. Terutama jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 yang akan diselenggarakan di NTB,” kata Haerul Warisin, atau yang akrab dipanggil Haji Iron.

Turnamen golf ini berlangsung meriah, apalagi dirangkai dengan kegiatan sosial pelepasan burung dan penanaman bibit di sekitar lapangan golf Sire, sebagai kampanye pelestarian terhadap lingkungan.

Peserta turnamen berasal dari dalam dan luar negeri, yaitu ekspatriat yang tinggal di gili-gili di Kabupaten Lombok Utara, Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air. Bahkan beberapa diantaranya adalah ekspatriat yang tinggal di Bali.

Berkaca dari open turnamen ini, Mantan Wakil Bupati Lombok Timur ini meyakini, kesiapan NTB menghadapi PON tahun 2028 mendatang. Selaras dengan kesiapan daerah ini mengembangkan sport tourism, khususnya dari cabang olahraga golf.

PGI NTB akan bersungguh-sungguh mempersiapkan atlet-atlet golf terbaik NTB dan akan memperbanyak kegiatan golf turnamen, minimal empat kali dalam setahun. Serta tetap bergandengan tangan dengan seluruh stakeholder yang perannya sertanya sangat signifikan mendukung setiap turnamen golf di daerah ini.

“Kita meminta kepada pemerintah daerah NTB untuk lebih memperhatikan peningkatan kualitas cabor-cabor terutama golf menyambut PON 2028 sebagai salah satu event besar yang bisa mendorong sektor pariwisata NTB,” katanya.

Apalagi, pengelola lapangan golf Sire ini tengah melakukan pembangunan penambahan fasilitas berupa club house untuk menambah kenyamanan dan menjadikan lapangan golf ini berstandar internasional untuk menyelenggarakan wisata tourism di NTB.

“Terima kasih kepada Bapak Racmat Makkasau PT Amman Mineral Nusa Tenggara , Bpk Farid Amir PT Varindo Lombok Inti , Bapak Alwan S Thio Aston In Hotel Lombok , Bapak Taksaka Luih , Bapak Yudistita Capriadi PT Seven Energy , PT Krida Dinamik Autonusa , BNI , Mandiri ,BRI dan Para sponsor yang selalu setia mensupport Kegiatan PGI NTB. Dan tentunya semua Golfer peserta Lombok Open Golf Tournament Amatir ke 2 serta Managment Sire Golf Kosaido,” demikian Haji Iron.(bul)

Svarga Resort Berkomitmen Laksanakan Kewajiban Terhadap Eks Karyawan

0
Zulpadli (ekbisntb.com/bul)

Giri Menang (ekbisntb.com) – Pengelola Svarga Resort memastikan profesionalisme perusahaan dengan mempertanggungjawabkan hak-hak kepada eks karyawan yang sudah diberhentikan bekerja karena kondisi perusahaan pasca Pandemi COVID-19.

Hal ini ditegaskan Zulpadli, General Manager Svarga Resort. Sebagaimana diketahui, Svarga Resort memberhentikan sejumlah karyawannya, karena ketidakseimbangan pemasukan dengan biaya operasional yang dikeluarkan, ditengah pemulihan setelah gempa Lombok Tahun 2018 dan pandemi COVID-19 sejak tahun 2020 lalu.

Zulpadli di Senggigi, Lombok Barat, Senin 1 Juli 2024. Diketahui sejak awal tahun 2024 hingga saat ini perolehan jumlah okupansi kamar di Svarga Resort serta jumlah revenue tidak sebanding dengan beban operasional.

Meskipun telah melewati masa pandemi COVID-19, Svarga Resort masih menyatakan belum adanya titik balik terkait kondisi Perusahaan.

“Kami punya 51 kamar, dengan 70 lebih karyawan. Keadaannya kami masih pemulihan setelah COVID-19, sehingga harus melakukan pengurangan jumlah karyawan,” katanya.

Zulpadli menyatakan bahwa Svarga Resort telah berusaha semaksimal mungkin untuk kembali pulih dari kondisi ini dengan memanfaatkan Digital Marketing, berelasi dengan agensi wisata, dan bekerja sama dengan korporasi.

Disisi lain, karyawan-karyawan yang diberhentikan justru mengadu ke Disnaker Kabupaten Lombok Barat, menuntut apa yang disebut sebagai hak-haknya (pesangon).

Sayangnya, jumlah mantan karyawan yang diberhentikan ini tidak sesuai dengan jumlah yang sebenarnya.

“Didata kami, ada 19 orang yang diberhentikan. Tapi yang datang ke Disnaker sampai sebanyak 33 orang. Ada yang sudah berhenti duluan, dan ikut-ikutan nampaknya,” ujarnya.

Karena itu, kata Zul, sebagaimana hasil pertemuan dengan Disnaker Lombok Barat, Svarga Resort tetap berkomitmen terhadap kewajiban perusahaan kepada karyawan yang diberhentikan.

“Tapi harus dipastikan dulu. Jumlahnya harus sama dengan data kami. Baik jumlah, maupun masa kerja. Mari kita cocokkan. Total tuntutan pesangonnya sebesar Rp1,1 miliar. Pada prinsipnya, kita laksanakan kewajiban kita sesuai kemampuan, dan sesuai ketentuan Undang-undang,” demikian Zulpadli.(bul)