Saturday, April 18, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 701

Penyelenggara MXGP Diduga Tak Kooperatif Lapor Pajak

0
Ahmad Amrin. (ekbisntb.com/cem)

Mataram (ekbisntb.com) – Badan Keuangan Daerah Kota Mataram, akan memanggil penyelenggara Motorcross Grand Prix (MXGP) di Sirkuit Selaparang. Mereka diduga tidak kooperatif melaporkan pajak pasca perhelatan balap motorcross kelas dunia seri pertama berakhir.

Kepala Bidang Pelayanan, Penyuluhan, dan Penagihan pada Badan Keuangan Daerah Kota Mataram, Ahmad Amrin menegaskan, pihaknya sedang menyiapkan surat pemanggilan kepada PT. Samota Enduro Gemilang selaku penyelenggara Motorcross Grand Prix (MXGP) di Sirkuit Selaparang, Kelurahan Rembiga. Penyelenggara diduga tidak kooperatif melapor pajak yang akan disetor ke kas daerah. “Penyelenggara belum melapor apalagi porporasi tiket sama sekali kita tidak diberitahu,” terang Amrin dikonfirmasi pada, Rabu 3 Juli 2024.

Meskipun tidak ada kejelasan jumlah tiket penonton, tetapi pihaknya berinisiatif menurunkan tim untuk memantau aktifitas saat penyelenggaraan balap dan konser. Padahal kata Amrin, porporasi tiket menjadi acuan atau dasar pengenaan pajak. Pajak hiburan isidentil akan dikenakan 10 persen sesuai dengan peraturan daerah. “Kita juga kebingungan apa dasar kita untuk mengawasi sementara tidak ada tiket yang diporporasi,” jelasnya.

Amrin mempersilahkan penyelenggara mengklaim jumlah penonton MXGP dan konser mencapai 40.000 orang. Kenyataannya dipastikan tidak demikian jika berpatokan pada penyelenggaraan MXGP 2023. Saat itu, penyelenggara mengklaim penonton mencapai 25.000 orang tetapi pajak yang dibayar ke kas daerah hanya Rp15 juta.

Ia menyesalkan sikap tidak kooperatif penyelenggara melaporkan ke Pemkot Mataram perihal jumlah tiket dan lain sebagainya. Wajib pajak tidak patuh terancam dikenakan denda empat kali lipat dari pokok pajak yang harus dibayar. “Sebenarnya, kita punya komitmen dengan Kepolisian bahwa izin keramaian akan dikeluarkan setelah diketahui dari target tiket yang diporporasi,” jelasnya.

Berbeda halnya dengan pengelola parkir langsung melaporkan pendapatan mereka pasca penyelenggaraan MXGP seri pertama berakhir. Tarif parkir Rp5 ribu untuk sepeda motor tidak menjadi masalah, karena bukan termasuk retribusi parkir. Perhitungan pajak akan disesuaikan dengan tarif parkir yang dipungut. “Kalau tarif Rp5 ribu itu memang diperbolehkan dalam perda. Kita akan hitung pajaknya sesuai dengan tarif yang ditarik,” jelasnya.
Direktur PT. Samota Enduro Gemilang, Diaz Rahmah Irhani dikonfirmasi melalui pesan whatsApp ke telepon pribadinya sampai berita ini ditulis, belum memberikan tanggapan apapun. (cem)

RI Susun Neraca Sumber Daya Kelautan

0
Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut KKP Victor Gustaaf Manoppo(ekbisntb.com/ant)

Denpasar (ekbisntb.com)-Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mulai menyusun neraca sumber daya kelautan (ocean accounting) untuk memetakan potensi ekonomi dan tata kelola kelautan.

“Neraca ini menjadi alat untuk mengetahui seberapa besar sumber daya kelautan yang kita miliki, termasuk faktor-faktor yang mempengaruhi itu menjadi baik atau tidak baik,” kata Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut KKP Victor Gustaaf Manoppo di sela forum dialog global soal pembangunan kelautan berkelanjutan di Sanur, Denpasar, Bali, Rabu 3 Juli 2024.

Untuk menghitung neraca kelautan Indonesia itu, lanjut dia, pemerintah menggandeng lembaga kemitraan Global Ocean Accounts Partnership (GOAP) yang mengukur dan mengelola kemajuan terkait pembangunan kelautan berkelanjutan.

Penyusunan neraca sumber daya kelautan itu saat ini difokuskan di perairan Gili Meno, Gili Air, dan Gili Trawangan (Matra) di Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai model percontohan sebelum diterapkan lebih luas di wilayah kelautan lainnya di Tanah Air.

Pemilihan daerah tersebut, kata dia, mempertimbangkan wilayah itu merupakan kawasan konservasi nasional yang juga menarik pariwisata dan keterkaitannya dengan kepentingan masyarakat lokal.

“Lebih cepat lebih bagus. Mudah-mudahan tahun ini kami bisa mendapatkan datanya. Data sudah sebagian masuk,” ucapnya.

Victor menambahkan pentingnya menyusun neraca kelautan itu karena saat ini belum terdata kondisi dan valuasi ekonominya.

Selain mendata sumber daya kelautan, dalam penyusunan neraca itu juga mendata proses perizinan terutama berkaitan dengan dampak positif dan negatifnya.

Dengan mengetahui sumber daya kelautan, diharapkan pencurian sumber daya kelautan misalnya penangkapan ikan ilegal hingga kegiatan berdampak buruk, dapat diantisipasi.

“Sebetulnya adalah bagaimana kami bisa menyusun neraca sehingga kami tahu kegiatan-kegiatan di laut yang bisa menghasilkan dampak buruk, itu bisa diantisipasi lebih awal,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Sekretariat GOAP Ben Milligan menambahkan neraca sumber daya kelautan tersebut akan menjadi panduan bagi pemerintah untuk mengambil kebijakan.

Neraca tersebut menyangkut data ekonomi, lingkungan, dan sosial.

“Jadi kami bisa pahami gambaran yang lebih besar dan menentukan keputusan untuk masa depan dan ini luar biasa bekerja sama dengan KKP,” ucapnya.

Rencananya, neraca kelautan Indonesia diluncurkan secara resmi dalam forum dialog global soal pembangunan kelautan berkelanjutan yang dihadiri 60 negara itu pada Jumat 5 Juli 2024 di Sanur.(Ant)

Dua tim Indonesia kembali berkompetisi di Shell Eco Marathon 2024

0
Tim Indonesia bertanding di Shell Eco Marathon Asia-Pacific and the Middle East yang digelar di Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB)(ekbisntb.com/ant)

Mataram (ekbisntb.com) – Dua tim Indonesia yakni Tim Arjuna Universitas Indonesia (UI) dan Tim Bumi Siliwangi 2 Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali bertanding di Shell Eco Marathon Asia-Pacific and the Middle East yang digelar di Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), 3-7 Juli 2024.
Vice President Corporate Relations Shell Indonesia Susi Hutapea di Lombok Tengah, Rabu mengatakan penyelenggaraan Shell Eco Marathon di Indonesia dalam tiga tahun terakhir merupakan upaya memberdayakan generasi pemimpin energi untuk masa depan, termasuk para pelajar di tanah air.
“Program ini mewujudkan semangat generasi muda untuk berinovasi dan berkolaborasi dalam menciptakan teknologi yang dapat mendorong efisiensi,” katanya.
Tim Indonesia yang kembali berkompetisi itu telah berhasil menempati posisi keempat regional championship 2023, Tim Arjuna Universitas Indonesia (UI) berkompetisi di kategori urban concept dengan sub kategori baterai elektrik tahun ini.
“Tim Bumi Siliwangi 2 UPI, pemenang posisi ketiga untuk sub kategori bahan bakar hidrogen pada kategori prototype tahun 2023,” katanya.
Tahun ini, Indonesia kembali menjadi tuan rumah kompetisi mobil hemat energi untuk ketiga kalinya sejak tahun 2022. Lebih dari 80 tim pelajar dari 12 negara di kawasan Asia-Pasifik dan Timur Tengah berpartisipasi dalam program berskala regional ini.
Lebih dari 40 tim pelajar dari Indonesia telah terdaftar untuk mengikuti kompetisi ini. Mereka akan bertanding dengan tim lain yang berasal dari Arab Saudi, Brunei Darussalam, Filipina, India, Kazakhstan, Korea Selatan,Malaysia, Qatar, Thailand, Tiongkok, dan Vietnam.
“Hal ini diharapkan dapat menjawab tantangan energi di masa depan dan menghadirkan solusi transportasi yang inovatif,” katanya.
Manager Tim Arjuna Universitas Indonesia Zahran Mizuya mengatakan timnya sudah melakukan persiapan yang maksimal agar menjadi juara di mileagechallenge dan regional championship 2024 ini.
“Kami membawa beberapa inovasi di antaranya desain aerodinamik mobil baru serta peningkatan sistem propulsi dan sistem transmisi,” katanya.
Pihaknya percaya bahwa pengembangan yang dilakukan untuk Shell Eco Marathon ini nantinya juga dapat berkontribusi untuk transisi energi di Indonesia.
”Ajang ini memberikan kesempatan bagi tim pelajar untuk berkompetisi dalam kategori kendaraan urban Concept dan Prototype,” katanya.
Adapun sumber energi yang digunakan dibagi menjadi tiga sub kategori yaitu mesin pembakaran internal atau internal combustion engine (bensin, solar atau etanol), baterai elektrik dan sel bahan bakar hidrogen.(Ant)

“Jaleela” Pertahankan Kebaya Dengan Konsep Jadul-Modern

0
Produk Kebaya Jaleela di Lombok Epicentrum Mall. Rabu, 3 Juli 2024 di Mataram. (ekbsintb.com/ulf).

Mataram (ekbisntb.com) – Sebagai salah satu produsen kebaya yang berasal dari Mataram, Provinsi NTB, Jaleela memiliki konsep desain unik yang dipasarkan mengikuti perkembangan zaman. Perpaduan konsep kebaya jadul-modern menjadikaan produknya memiliki ciri khas tersendiri. Hal itu karena masih ada model kutu baru dan model kebaya kartini zaman dahulu yang didesain secara modern.

Supervisor Jaleela, Fegytia Rifianti menjelaskan bahwa kebaya yang diproduksi dibuat lebih modern dengan model-model yang unik. Produk Kebaya yang mulai diproduksi sejak 2017 ini, tidak hanya dipasarkan melalui offline store, bahkan tembus pasar internasional hingga Malaysia dan Singapura melalui penjualan online.

“Untuk penjualannya memang ada offline dan online, jadi ballance gitu, kalau ekspor belum pernah. Cuma kita ada penjualan online malalui shoppe di luar negeri di Malaysia dan Singapura. Untuk penjualan di shoppe luar negeri kan tidak semua produk yang bisa dimasukkan ke sana, jadi barang-barang tertentu saja,” jelas Fegyanti , Rabu 3 Juli 2024.

Produksi kebaya jadul-modern Jaleela direspon baik oleh masyarakat terutama kalangan remaja. Hal ini karena produknya yang multifungsi.

“Tidak seperti kebaya pada umumnya yang terkesan formal, seperti untuk lamaran, wisuda, kondangan sampai nikahan saja. Jaleela masih bisa dipakai casual untuk jalan-jalan,” jelasnya.

Selain itu, produk yang dipasarkan mengikuti tren dan berdasarkan musim. Misalnya seperti hari raya, mereka mengeluarkan koleksi raya, pun musim wisuda mengikuti tren wisuda. Hingga pada acara Kemerdekaan 17 Agustus pun banyak menghadirkan kebaya-kebaya yang dominan berwarna merah. (ulf)

Peserta Shell Eco Marathon Sirkuit Mandalika Mulai Berkompetisi

0
Kompetisi Shell Eco Marathon Asia-Pacific and the Middle East(ekbisntb.com/ant)

Mataram (ekbisntb.com) – Sebanyak 80 tim mahasiswa dari 12 negara mulai berkompetisi di ajang Shell Eco Marathon Asia-Pacific and the Middle East yang digelar di Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 3-7 Juli 2024, untuk menciptakan kendaraan hemat energi baik di dalam maupun di luar lintasan.
“Program Shell Eco Marathon untuk memberikan kesempatan mahasiswa mengembangkan kendaraan yang efisien dari energi di dunia transportasi,” kata Global General Manager Shell Eco Marathon Norman Koch di Mandalika, Rabu 3 Juli 2024.
Ia mengatakan pada Shell Eco Marathon Asia-Pacific and the Middle East 2024, pelajar akan berkompetisi untuk menciptakan mobil hemat energi mereka rancang dan bangun sendiri dalam dua kategori.
“Kategori prototype dan urban concept,” katanya.
Ia mengatakan kategori prototype berfokus pada desain kendaraan ultra-efisien dan ringan, biasanya beroda tiga yang bertujuan untuk mengurangi hambatan dan memaksimalkan efisiensi sumber energi yang inovatif.
Sedangkan kategori urban concept merupakan desain kendaraan konvensional roda empat yang hemat energi sesuai kebutuhan transportasi.
“Peserta kemudian harus memilih salah satu dari tiga jenis sumber energi yang dikompetisikan yakni baterai elektrik, bahan bakar hidrogen, dan mesin pembakaran internal (bensin, etanol dan/atau diesel),” katanya.
Ia mengatakan jumlah peserta pada ajang Shell Eco Marathon 2024 ini lebih banyak bila dibandingkan dengan jumlah peserta pada ajang Shell Eco Marathon sebelumnya.
“Shell Eco Marathon ini lebih populer, banyak mahasiswa yang ikut berpartisipasi tahun ini,” katanya.
Ia mengatakan ide atau Inovasi yang diciptakan mahasiswa ini sepenuhnya milik mereka, tidak akan dipatenkan dan tidak diklaim.
Dalam ajang ini mereka diberikan pelajaran tiga hal di antaranya belajar untuk mengatasi tantangan dengan waktu, belajar menciptakan inovasi dengan modal yang sangat minimum dan mereka belajar tim kerja.
“Penemuan ini bagus dan penting, menjadi spirit pembelajaran menghadapi tantangan, ide dan kreatifitas untuk menghasilkan kendaraan efisiensi secara energi,” katanya.
Kompetisi regional Shell Eco Marathon Asia-Pacific and the Middle East 2024 ini akan menyaksikan pelajar berkompetisi dari seluruh Asia dan Timur Tengah, termasuk China, Malaysia, dan Qatar untuk bersaing di sirkuit International Mandalika Lombok.(Ant)

Menkumham Sahkan Aturan Pengelolaan Royalti Penggandaan Hak Cipta Buku

0
Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly (ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly mengesahkan Peraturan Menteri dan HAM (Permenkumham) Nomor 15 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Royalti atas Lisensi Penggunaan Sekunder untuk Hak Cipta Buku dan/atau Karya Tulis Lainnya pada 12 Juni 2024.

Dalam keterangan tertulis resmi di Jakarta, Rabu, ia mengatakan pengesahan tersebut telah melalui masa penyusunan dan pembahasan selama kurang lebih satu tahun dengan melibatkan berbagai pakar, akademisi, dan praktisi di bidang hak cipta dan perbukuan.

“Permenkumham ini akan memberikan kepastian hukum bagi pencipta buku atau karya tulis lainnya dalam memperoleh royalti atas penggandaan ciptaan buku dan/atau karya tulis lainnya, baik penggandaan tersebut dilakukan secara digital maupun non-digital,” ujar Yasonna.

Dia menuturkan peraturan tersebut telah lama ditunggu pemberlakuannya oleh pencipta dan penerbit buku, baik di dalam maupun luar negeri, sehingga diharapkan implementasinya berjalan dengan baik di tengah-tengah masyarakat.

Yasonna menjelaskan pihak yang diwajibkan membayar royalti dalam peraturan yang baru disahkan itu, di antaranya, yakni usaha jasa fotokopi, usaha swasta yang melakukan aktivitas penggandaan dokumen, penyelenggara sistem elektronik, lembaga penyiaran, perguruan tinggi, lembaga pendidikan, hingga pengembang kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

“Permenkumham ini mengatur secara tegas bahwa hak untuk menarik royalti hanya dimiliki oleh LMK (Lembaga Manajemen Kolektif) di bidang buku dan/atau karya tulis lainnya yang telah memiliki izin operasional,” katanya melanjutkan.

Dia menyebutkan LMK akan menarik royalti atas tindakan penggunaan sekunder atas buku atau karya tulis lainnya, seperti pencetakan, fotokopi, pengunduhan lewat internet, pembagian berkas (file) berisi karya tulis atau buku, dan lain-lain.

Apabila ada lembaga pendidikan yang terbebani dengan ketentuan tersebut, kata dia, dapat dilakukan upaya musyawarah untuk menyesuaikan tarif dengan mengajukan surat permohonan kepada LMK disertai dengan bukti pendukung.

Yasonna menambahkan, royalti yang telah ditarik LMK akan dihimpun dan didistribusikan ke pencipta buku dan/atau karya tulis lainnya yang telah menjadi anggota LMK tersebut. Kinerja dan keuangan LMK akan diawasi tim pengawas yang dibentuk oleh Menkumham.

Adapun saat ini terdapat satu LMK di bidang buku yang telah terbentuk, yaitu Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI).

Keanggotaan IKAPI yang tercatat hingga Januari 2018 meliputi 1.488 anggota penerbit dari seluruh Indonesia yang tersebar di Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Papua.(Ant)

Kemenkumham Telusuri Pelanggaran Pengusaha Asal Prancis di Trawangan

0
Pertemuan membahas dugaan pelanggaran keimigrasian(ekbisntb.com/ant)

Mataram (ekbisntb.com) – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Barat menelusuri dugaan pelanggaran keimigrasian seorang pengusaha asal Prancis bernama David Alexandre Guy de Faria yang menjalankan bisnis di Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, Kepala Bidang Perizinan dan Informasi Keimigrasian Divisi Imigrasi Kanwil Kemenkumham NTB Made Hepi di Mataram, Rabu, mengatakan bahwa penelusuran ini merupakan tindak lanjut dari adanya laporan masyarakat.

“Jadi, kami akan tindak lanjuti laporan ini dengan mempelajari dahulu bukti pelanggaran keimigrasian yang dilampirkan dalam laporan,” kata Made.

Dalam proses telaah laporan, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan terhadap David. Pemeriksaan ini akan berjalan di bawah kendali Kantor Imigrasi Mataram.

“Kami dari kanwil (kantor wilayah) nantinya akan memantau langsung pemeriksaan di Kantor Imigrasi Mataram,” ujarnya.

Pihaknya juga membuka ruang bagi pelapor untuk ikut memantau perkembangan penanganan laporan di Kantor Imigrasi Mataram.

“Apabila dalam pemeriksaan didapatkan bukti pelanggaran keimigrasian, percayalah akan kami tindak lanjuti sesuai dengan aturan. Pelapor bisa juga ikut memantau perkembangan,” ucap dia.

Untuk sementara, pihaknya telah melakukan penelusuran catatan keimigrasian terhadap David selama berada di NTB.

Pada tanggal 15 Maret 2023, kata dia, Kantor Imigrasi Mataram melakukan tindakan administratif keimigrasian terhadap David, yakni pendeportasian ke negara asal Prancis.

Dari catatan Kantor Imigrasi Mataram, David melakukan pelanggaran keimigrasian karena terbukti merangkap jabatan dalam perusahaan PT Carpedien yang bergerak di bidang usaha penginapan di Gili Trawangan.

Tindak lanjut dari temuan tersebut, Kantor Imigrasi Mataram melakukan deportasi David ke negara asalnya melalui Bandara Ngurah Rai, Bali.

Selain deportasi, imigrasi menerapkan penangkalan terhadap David.

Terkait dengan keberadaan David yang kini kembali ke Pulau Lombok diketahui pihak imigrasi sudah sesuai dengan prosedur keimigrasian, yakni masa penangkalan terhadap David sudah habis dan tidak lagi berlaku.

“Sesuai dengan aturan yang ada bahwa David tercatat sudah berakhir masa penangkalannya, jadi yang bersangkutan bisa masuk Indonesia melalui pemeriksaan imigrasi mana pun,” kata Made.

Kali ini, David masuk kembali ke Lombok menggunakan kartu izin tinggal terbatas (kitas) investor dengan penjamin perusahaan dari PT Gili Investor Lombok Indonesia.

“Jadi, bukan lagi menggunakan PT Carpedien, itu perusahaan penjamin lama saat dia dideportasi pada tahun 2023,” kata Made.

Masyarakat yang datang melaporkan David ke Kantor Imigrasi Mataram berasal dari Gabungan Lembaga Swadaya Masyarakat NTB. Sebelum menyerahkan laporan, mereka menggelar orasi di depan Kantor Imigrasi Mataram.

Fathurrahman Lord, salah seorang perwakilan dari pelapor, mengemukakan bahwa data yang terlampir dalam laporan berkaitan dengan dugaan aktivitas bisnis David di Gili Trawangan yang berjalan secara ilegal.

“Data yang kami sampaikan dalam laporan ini berdasarkan hasil investigasi di lapangan,” ujar Lord.

Data tersebut berkaitan dengan sejumlah bisnis ilegal milik David yang berjalan di tempat usaha penginapan milik PT Carpedien di Gili Trawangan.

“Pertama, yang sudah kami laporkan dan berproses ke Polda NTB itu berkaitan dengan pengeboran air tanah dan penjualan air hasil pengeboran kepada masyarakat. Dia jual dengan harga Rp15 ribu per galon,” ucapnya.

Selain itu, penjualan minuman beralkohol dengan kadar tinggi di tempat penginapannya. Bisnis penjualan minuman beralkohol itu diduga berjalan tanpa izin.

Rekan dari Lord, Zarlan, menambahkan bahwa pihaknya dalam laporan turut mencantumkan adanya bukti pengiriman dan penerimaan uang dalam jumlah ratusan juta hingga satu miliar rupiah ke Blunt Limited yang berkantor di Hong Kong.

“Dari hasil temuan kami, muncul dugaan kalau David yang juga sebagai Direktur Utama Blunt Limited ini sengaja membuat perusahaan bodong di Hong Kong untuk menghindari pajak di Indonesia. Ini modus pencucian uang, imigrasi harus telusuri persoalan ini,” kata Zarlan.

Achmad Sahib yang juga ikut dalam rombongan pelapor menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal pemeriksaan yang kini berjalan di Kantor Imigrasi Mataram.

“Akan kami lihat sejauh mana pelanggaran hukum yang dilakukan David. Pada intinya, langkah ini kami tempuh agar iklim investasi di NTB berjalan baik, dan laporan yang berproses ini kami harap bisa sebagai efek jera bagi WNA yang mencoba bermain dengan hukum negara,” ucap Sahib.(Ant)

SMK Negeri I Lingsar NTB Siap Berkompetisi di Shell

0
Tim pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Lingsar Kabupaten Lombok Barat (ekbisntb.com/ant)

Mataram (ekbisntb.com) – Tim pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Lingsar Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, siap berkompetisi di ajang Shell Eco Marathon Asia Pasifik dan Timur Tengah yang digelar di Sirkuit Mandalika, setelah lulus tecnhical inpection results.

“Kami ikut di ajang Shell Eco Marathon 2024 ini di kategori prototype,” kata Guru SMKN 1 Lingsar Lombok Barat Hangga Eva Hari Saputra di Mandalika, Rabu 3 Juli 2024.

Untuk mengikuti ajang kompetisi dalam menciptakan inovasi kendaraan yang efisien dari energi tersebut, pihaknya telah melakukan persiapan selama 4 bulan sejak dilakukan pendaftaran.

Namun, untuk target dalam lomba ini dari tim hanya untuk bisa ikut dalam perlombaan, karena setelah itu baru dilakukan evaluasi untuk bisa menciptakan kendaraan yang hemat energi.

“Target kami hanya bisa ikut lomba saja dulu, karena ini baru pertama kalinya ikut ajang Shell Eco Marathon,” katanya.

Inovasi kendaraan yang dipersiapkan dalam ajang Shell Eco Marathon 2024 itu menggunakan sumber energi baterai elektrik dan body kendaraan dirancang jika melawan angin tidak mengurangi kecepatan, justru bisa mempercepat kendaraan.

“Inovasi kendaraan ini bisa menjadi cepat pengaruh angin yang masuk melalui body kendaraan,” katanya.

Dari hasil percobaan sistem inovasi kendaraan yang diciptakan tersebut kecepatan maksimal bisa mencapai 40 kilometer per jam dengan tegangan baterai 48 volt. Namun, untuk hasil besok belum bisa disampaikan, karena belum dilakukan percobaan atau tes.

“Untuk hasil yang capai, lihat besok,” katanya.

Sementara itu, Vice President Corporate Relations Shell Indonesia Susi Hutapea mengatakan penyelenggaraan Shell Eco marathon di Indonesia dalam tiga tahun terakhir merupakan upaya memberdayakan generasi pemimpin energi untuk masa depan, termasuk para pelajar di tanah air.

“Program ini mewujudkan semangat generasi muda untuk berinovasi dan berkolaborasi dalam menciptakan teknologi yang dapat mendorong efisiensi,” katanya.

Tahun ini, Indonesia kembali menjadi tuan rumah kompetisi mobil hemat energi untuk ketiga kalinya sejak tahun 2022. Lebih dari 80 tim pelajar dari 12 negara di kawasan Asia-Pasifik dan Timur Tengah berpartisipasi dalam program berskala regional ini dalam dua kategori yakni urban dan prototype, pada 3-7 Juli 2024.

Hingga Juni 2024, lebih dari 40 tim pelajar dari Indonesia telah terdaftar untuk mengikuti kompetisi ini. Mereka akan bertanding dengan tim lain yang berasal dari Arab Saudi, Brunei Darussalam, Filipina, India, Kazakhstan, Korea Selatan, Malaysia, Qatar, Thailand, Tiongkok, dan Vietnam.

“Hal ini diharapkan dapat menjawab tantangan energi di masa depan dan menghadirkan solusi transportasi yang inovatif,” katanya.(Ant)

Penerbangan Baru Lombok-Balikpapan Dibuka

0
PT Angkasa Pura I Bandara Lombok (ekbisntb.com/bul)

Praya (ekbisntb.com) – PT Angkasa Pura I Bandara Lombok mulai membuka rute penerbangan langsung dari Lombok tujuan Balikpapan, Kalimantan Timur dan sebaliknya mulai hari ini, Rabu 3 Juli 2024. Rute penerbangan ini dilayani oleh maskapai Lion Air.

Penerbangan perdana rute ini ditandai dengan kedatangan pesawat Lion Air dari Balikpapan yang disambut dengan seremonial water salute sesaat setelah mendarat di Bandara Lombok pada pukul 14.00 WITA.

Pesawat bernomor penerbangan JT 733 ini membawa 205 penumpang. Perwakilan penumpang dan kru pesawat yang tiba kemudian disambut dengan pengalungan kain khas Sasak oleh Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi NTB Hassanudin yang didampingi General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Lombok Barata Singgih Riwahono serta perwakilan maskapai Lion Air.

Rute Lombok-Balikpapan dan sebaliknya ini beroperasi dengan frekuensi penerbangan tiga kali seminggu setiap hari Rabu, Jumat, dan Minggu. Untuk jadwal penerbangannya, Lion Air nomor penerbangan JT 732 akan berangkat dari Lombok pukul 14.50 WITA dan dijadwalkan tiba di Balikpapan pukul 16.30 WITA.

Sedangkan dari Balikpapan, pesawat Lion Air nomor penerbangan JT 733 akan lepas landas pukul 12.30 WITA dan mendarat di Lombok pukul 14.10 WITA. Penerbangan ini akan menggunakan armada pesawat jenis Boeing 737-900ER berkapasitas 215 kursi dan fasilitas bagasi kabin gratis 7 kilogram serta bagasi tercatat 20 kilogram.

Dengan adanya rute Lombok-Balikpapan ini, maka Bandara Lombok saat ini melayani delapan rute penerbangan domestik reguler, yaitu Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Bali, Bima, Sumbawa Besar, Makassar, dan Balikpapan yang dilayani maskapai Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, Batik Air, Super Air Jet, dan Wings Air.

Sedangkan untuk penerbangan internasional, saat ini ada dua rute, yaitu tujuan Kuala Lumpur dilayani oleh maskapai Indonesia AirAsia dan AirAsia Berhad dan tujuan Singapura yang dilayani oleh Scoot.

“Lombok adalah salah satu destinasi wisata favorit Indonesia yang setiap tahunnya juga menjadi tuan rumah event internasional kelas dunia MotoGP. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan dan penggemar sport tourism untuk datang ke Lombok. Kami siap menyambut para penumpang yang datang dan mendukung penuh maskapai penerbangan baik domestik maupun internasional yang ingin membuka rute penerbangan dari dan menuju Lombok,” ucap Barata.(bul)

NTB Mall di Malaysia Tutup

0
Foto: Baiq Nelly Yuniarti. (ekbisntb.com/Dok)

Mataram (ekbisntb.com) – Gerai NTB Mall di Kuala Lumpur Malaysia ditutup. Penutupan ini rencananya sementara, sambil menunggu lokasi lain untuk buka kembali.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Baiq. Nelly Yuniarti di Mataram, Rabu 3 Juli 2024 mengungkapkan, berhentinya NTB Mall di Strand Mall Kuala Lumpur Malaysia, karena berhentinya Nusantara Fashion House.

“Karena Nusantara Fashion House yang menjadi mitra kerjasama kita, berhenti di Strand Mal, otomatis kita juga berhenti. Karena, kalau untuk menyewa, fiscal kita nggak mampu. Di sana kan kita dikasi gratis,” katanya.

Rencananya, NTB Mall akan pindah ke Johor. Nelly mengatakan, ia juga baru melakukan kunjungan ke Johor. Dari hasil kunjungan ini, disimpulkan sementara calon lokasi NTB Mall di Johor masih harus dipelajari.

“Karena Johor tidak seperti KL (Kuala Lumpur). Ternyata Johor itu lebih ke negara bagian Industri, lebih senang dengan sambal-sambal untuk produk UKM. Karena dia lebih dekat dengan Singapura juga,” tambahnya.

NTB Mall menurutnya akan dibuka kembali, dengan lokasi yang dianggap memungkinkan. Dan hingga ditemukan kembali partner kerjasama.

“Karena terus terang NTB Mall ini tidak punya modal. Kita sistim menitip. Kita kasi barang, konsinyasi, nanti tempat kita nitip itu yang ngasi berapa harga dia jual produk kita. Kalau kami ngotot tetap di Strand Mall, berapa Ringgit Malaysia yang harus kita anggarkan. Sementara fiscal kita tidak memungkinkian,” demikiian Nelly.(bul)