Sunday, April 12, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 615

Pengamat Nilai Tuntutan Ojol Soal Legalitas dapat Berdampak Negatif

0
Ojek online(ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda menilai tuntutan mitra ojek online (ojol) yang menginginkan adanya status legalitas bagi para pekerja ojol dan kurir online dapat berdampak negatif bagi para pekerja itu sendiri.

Pasalnya, kata Nailul, ojol yang merupakan bagian dari pekerja tidak tetap atau gig sangat menitikberatkan pada fleksibilitas waktu dalam bekerja.

“Saya paham tuntutan mereka juga akan mengarah kepada status pekerja bagi driver ojek online, di mana bisa mendapatkan hak yang mereka tuntut. Namun, lagi-lagi masalahnya adalah ketika statusnya pekerja maka bentuk kontraknya bukan sebagai pekerja gig lagi. Mereka dapat kehilangan fleksibilitas pekerjaan dan sebagainya,” ujar Nailul dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.

Formalisasi pekerja ojol, lanjutnya, juga bisa menjebak para pengemudi ojol pada jebakan pekerjaan dengan kualitas rendah tanpa ada kesepakatan untuk mengembangkan kemampuannya.

Oleh karena itu, menurut Nailul, masalah sebenarnya adalah bukan di dalam status sebagai angkutan umum. Sebab, sejak awal tidak ada permasalahan tentang status angkutan umum atau bukan di ojek pangkalan.

Isu legalisasi ojol tersebut sudah bergulir sejak 2023 lalu, ketika Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mengajukan draf Permenaker Ojek Online. Sebab saat itu, mayoritas pengemudi ojol menolak pembatasan jam kerja maksimal 12 jam.

“Pembatasan jam kerja akan merugikan kami, karena tidak fleksibel,” kata Ketua Umum Gograber Indonesia Ferry Budhi saat melakukan aksi demo di depan Gedung Kemenaker, Jakarta beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyatakan setuju jika status dan segala ketentuan tentang ojol, termasuk soal kesejahteraan pengemudi ojol, diatur dalam landasan hukum setingkat Undang-Undang.

“Satu usulan yang baik agar landasan UU itu dibuat, kami setuju untuk diberlakukan, kami juga sangat concern dengan apa yang dimintakan oleh para ojol,” kata Budi Karya.

Menurut Budi, perlu ada ketentuan dalam UU mengenai perlindungan dan kesejahteraan para pengemudi ojol. Hal itu karena saat ini jumlah kendaraan ojol sangat banyak dan mempengaruhi transportasi umum dan konektivitas masyarakat.

“Apa (pendapatan ojol) yang didapat itu memang sangat dibutuhkan keluarganya. Bahkan ada mereka-mereka yang disabilitas, kami apresiasi,” ujar dia.

Saat ini, UU Nomor 22 tahun 2019 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) belum mengatur tentang penggunaan kendaraan roda dua sebagai sarana transportasi umum untuk mengangkut penumpang maupun barang. Aturan terkait kendaraan roda dua saat ini hanya diatur dalam ketentuan setingkat peraturan menteri yakni Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019. (ant)

Haji Mo Pantau Pembuatan Pupuk Organik di Buer

0
Bupati Sumbawa, H. Mahmud Abdullah alias Haji Mo saat memantau proses pembuatan pupuk organik.(ekbisntb.com/ist)

Sumbawa Besar (ekbisntb.com) – Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, memantau langsung proses pembuatan pupuk organik yang Dinas Pertanian (Distan) di Desa Buin Baru, Kecamatan Buer dalam upaya meningkatkan kapasitas para petani.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas para petani yang diinisiasi Distan bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI),” kata Haji Mo dikutip dari lamas resmi media sosialnya, Kamis 29 Agustus 2024.

Haji Mo turut  menekankan agar penggunaan pupuk organik bisa menjadi langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan pertanian. Apalagi program ini menerapkan teknologi ramah lingkungan sehingga diharapkan kesuburan tanah dapat terus terjaga dan produksi pertanian meningkat secara alami.

“Jadi, pembuatan pupuk organik ini sangat bagus untuk menekan masifnya penggunaan pupuk kimia, sehingga tingkat kesuburan tanah tetap terjaga,” ucapnya.

Haji Mo turut menyampaikan pentingnya peran penyuluh pertanian lapangan (PPL) dalam mendukung dan mendampingi para petani.

“Ke depan, kita akan terus mendorong para PPL di Kabupaten Sumbawa untuk meningkatkan perannya dalam pendampingan kepada para petani. Sektor pertanian adalah salah satu tulang punggung perekonomian daerah, dan petani adalah pelaku utamanya,” ujar Bupati.

Ia berharap, para petani yang diberikan pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan pupuk organik untuk terus mengoptimalkan hasil produksi. Terlebih mampu menyebarkan informasi tersebut ke para petani lainnya untuk terus mengembangkan produksi pupuk organik.

“Saya berharap agar program ini dapat berlanjut dan memberikan manfaat yang nyata bagi peningkatan produktivitas pertanian di Desa Buin Beru dan daerah lainnya di Kabupaten Sumbawa,” tukasnya. (ils)

Dikes Belum Temukan Kasus Cacar Monyet di Sumbawa

0
H. Sarif Hidayat(ekbisntb.com/ils)

Sumbawa Besar (ekbisntb.com) – Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Sumbawa, belum menemukan kasus cacar monyet melainkan hanya cacar air atau varisela yang sempat heboh di di beberapa jejaring sosial.

“Jadi, kami pastikan tidak ada kasus cacar monyet melainkan hanya cacar air atau varisela bahkan saat ini pasien masih dalam penanganan intensif di RSUD Sumbawa,” kata Kadikes melalui Kabid P3PL H. Sarif Hidayat kepada Ekbis NTB, Kamis 29 Agustus 2024.

Dikatakan Haji Sarif, memang gejala cacar air ini hampir sama dengan penyakit cacat monyet tetapi setelah dilakukan uji laboratorium ternyata pasien hanya cacar air. Namun pihaknya memastikan akan tetap memberikan atensi khusus terkait cacar monyet ini.

“Hasil laboratoriumnya sudah kita terima dan hasilnya negatif cacar monyet (Mpox). Jadi kami luruskan informasi yang berkembang di masyarakat bukan penyakit cacar monyet,” ucapnya.

Dia pun meyakinkan, bahwa saat ini pasien masih dilakukan perawatan secara intensif di RSUD Sumbawa dengan kondisi terus membaik. Mudah-mudahan beberapa hari kedepan pasien bisa segera pulang dan kami akan tetap melakukan pemantauan perkembangan pasien.

“Kondisinya terus membaik, mudahan beberapa hari kedepan sudah pulang ke rumahnya dan kami akan tetap melakukan pemantauan lebih lanjut,” tambahnya.

Tentu untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya telah mengimbau kepada seluruh jejaring yang ada di Puskesmas supaya segera melakukan promosi kesehatan. Hal itu dianggap perlu dilakukan sebagai bentuk antisipasi ketika kasus itu ditemukan.

“Kita sudah imbau seluruh Puskesmas untuk intens melakukan promosi kesehatan atas cacar monyet ini sehingga ketika ada kasus bisa langsung kita tangani,” timpalnya.

Dia pun menyebutkan, ada beberapa gejala bagi orang yang sudah terjangkit cacar monyet ini sehingga perlu diwaspadai. Yakni munculnya demam 2-3 hari, ruam atau bintik-bintik merah di daerah tangan dan kaki.

“Jadi, ketika ada masyarakat yang mengalami gejala demikian diminta untuk datang ke Puskesmas terdekat untuk dilakukan penanganan secara intensif,” tukasnya. (ils)

Delapan Paslon Kepala Daerah Cek Kesehatan di RSUD NTB

0
Pasangan Bang Zul-Abah Uhel dan Rohmi-Firin  sebelum melakukan cek kesehatan di RSUP NTB, Kamis, 29 Agustus 2024 di Mataram. (ekbisntb.com/era)

Lombok (ekbisntb.com) – Delapan calon pasangan bakal calon Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati melakukan cek kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB Kamis 29 Agustus 2024. Delapan paslon tersebut merupakan pasangan calon yang telah mendaftar di KPU Provinsi dan Kabupaten di hari pertama maupun kedua pembukaan pendaftaran yang dimulai 27 Agustus 2024.

Dari delapan paslon, dua diantaranya merupakan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi NTB yaitu pasangan H.Zulkieflimansyah- H.H.Suhaili FT ( Bang Zul – Abah Uhel) dan pasangan Hj.Sitti Rohmi Djalilah -H.W.Musyafirin (Rohmi – Firin).

Kemudian tiga paslon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat, adalah pasangan Lalu Ahmad Zaini – Nurul Adha (LAZADHA), Farin – Khaeratun (Rintun), dan Nurhidayah – Imam Kafali. Dua paslon Lombok Tengah yaitu Puaddi – Legewarman, dan Pathul – Nursiah. Satu dari Lombok Utara yaitu paslon Najmul Ahyar – Kusman Hadi.

Menurut Direktur RSUP NTB, dr. H. Lalu Herman Mahaputra, M. Kes., pemeriksaan kesehatan delapan paslon ini mulanya dilakukan selama dua hari. Namun, RSUP NTB berupaya untuk melaksanakan selama sehari sehingga hasil tes tersebut akan langsung dikirim ke KPU NTB dan Kabupaten keesokan harinya yaitu pada Jumat, 30 Agustus 2024.

“Hari ini ada delapan paslon yang akan melakukan pemeriksaan di RSUD Provinsi, artinya ada 16 orang. Pemeriksaan ini akan dilakukan dua hari, tapi dari pihak RSUD Provinsi akan melakukan satu hari saja. Hari kedua akan kami serahkan hasil ke KPU,” ujarnya.

Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan mulai dari sampel darah, organ dalam Paslon, hingga kondisi kesehatan jiwa para pasangan calon tersebut.

Tes pertama yang dilakukan ialah pengambilan sampel darah, lanjut dengan sarapan, karena sebelum mengambil sampel darah, para paslon dilarang untuk makan terlebih dahulu.

Setelah sarapan. Lalu dilanjutkan dengan tes kejiwaan yang memakan waktu hingga 4 – 5 jam, setelah itu akan dilakukan pemeriksaan penunjang yaitu Magnetic Resonance Imaging (MRI), USG, dan sebagainya.

Seluruh rangkaian tes kesehatan ini diperkirakan akan memakan waktu 10 – 12 jam. Tapi dr. Jack sapaan akrabnya berharap pemeriksaan akan berjalan lebih cepat sehingga hasil tes dapat keluar lebih awal. Apalagi, besok (hari ini) akan ada paslon yang melakukan tes kesehatan di RSUP NTB.

Karena ada delapan paslon yang melakukan cek kesehatan, Ketua IMI NTB ini mengatakan pihaknya sudah melakukan simulasi agar tidak terjadi bentrok antar paslon. Pun untuk melancarkan tes ini, pihak RSUP NTB menurunkan 32 tim baik dokter spesialis maupun sub spesialis.

“Kita akan atur, setelah ini akan dilakukan pemeriksaan sampel darah, kemudian nanti naik di ruangan, istirahat, sarapan, baru habis itu tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI), jadi sudah kita siapkan simulasi dan dia tidak akan berbenturan,” pungkasnya. (era)

Investor Dubai Berinvestasi di Lombok Tengah

0
Ilustrasi. (ekbisntb.com/Pexels indonesia)

Lombok (ekbisntb.com) – Investor asal Dubai Samir Ahmed Munshi berinvestasi di Lombok Tengah dengan membangun vila dan restoran di kawasan Pantai Lancing Desa Mekarsari Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah. “Kami akan membangun vila di kawasan Pantai Lancing ini,” kata Samir saat acara syukuran rencana pembangunan vila di Lombok Tengah, Kamis 29 Agustus 2024.

Ia mengatakan pada saat awal datang ke Lombok, merencanakan pembangunan beberapa vila, namun setelah melihat potensi dan dukungan masyarakat dirinya akan mengembangkan kawasan ini agar Lombok lebih mendunia.

“Kami akan membangun 100 vila dan fasilitas lainnya. Lombok telah dikenal di dunia karena potensi alam yang indah,” katanya.

Ia mengatakan dengan adanya pembangunan bisa memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk bisa meningkatkan ekonomi, karena pihaknya tetap melibatkan masyarakat dalam bekerja setelah pembangunan ini rampung. “Terima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung pembangunan ini,” katanya.

Dalam pembangunan vila di lahan 10 hektare tersebut melibatkan arsitektur yang terkenal dan telah terbiasa membangun ratusan vila.

“Estimasi target bisa rampung dua tahun. Kami saat ini sedang merancang desain dan proses izin pembangunan,” katanya.

Sementara itu, salah satu tokoh di Lombok Tengah Fathurahman menyambut baik investasi yang dilaksanakan di desa penyangga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika tersebut. “Investor ini berinvestasi untuk mendukung pembangunan di Lombok Tengah,” katanya.

Oleh karena itu, ia mengajak semua masyarakat untuk mendukung pembangunan vila ini, karena ini bisa menjadi peluang bagi masyarakat untuk tempat bekerja nanti setelah pembangunan jadi.

“Masyarakat lokal tetap dilibatkan sesuai dengan kemampuan dan kami mendukung pembangunan ini,” kata Kepala Desa Mekarsari Lalu Yahya. (ant)

Pemkab Loteng Izinkan Masyarakat Umum Sewa Aset Daerah

0
Penandatanganan perjanjian kerja sama pemanfaatan aset daerah antara BKAD dan OPD lingkup Pemkab Loteng, Kamis 29 Agustus 2024. (ekbisntb.com/kir)

Lombok (ekbisntb.com) – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) telah menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 66 tahun 2024 tentang Pedoman Pemanfaatan Barang Milik Daerah. Dengan berlakunya perbup tersebut memberi peluang bagi masyarakat umum maupun pelaku UMKM hingga organisasi kemasyarakatan (ormas) di daerah ini untuk mengelola aset milik daerah dengan sistem sewa, terutama tanah serta bangunan aset milik daerah.

Bagi pemerintah daerah, langkah tersebut diharapkan bisa mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke depannya. “Jumlah aset daerah itu cukup banyak. Tapi banyak yang tidak terpakai. Sehingga kenapa tidak aset-aset tersebut diserahkan pengelolaan ke pihak ketiga. Dan, pemerintah daerah bisa memperoleh pemasukan dari sana,” terang Sekretaris Daerah (Sekda) Loteng H.L. Firman Wijaya, S.T., M.T., Kamis 29 Agustus 2024.

Berbicara saat membuka sosialisasi Perbup. No. 66/2024 kepada pejabat pengelola aset lingkup Pemkab Loteng, Firman mengatakan pemerintah pusat juga memberi ruang bagi pemerintah daerah melakukan kerja sama pengelola aset daerah, baik itu kepada individu, badan usaha maupun kelompok masyarakat lainnya. Agar keberadaan aset daerah tersebut bisa memberikan manfaat secara ekonomi bagi daerah.

Di tempat yang sama Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Loteng Taufikurrahman, PN., menambahkan, Perbup Nomor 66/2024 mengatur tata cara dan prosedur pemanfaatan barang milik daerah. Mulai dari pengajuan hingga penerbitan izin pengelolaan aset daerah dan semua bisa mengajukan diri sebagai pengelola aset daerah, baik itu untuk keperluan usaha, non usaha maupun untuk keperluan sosial keagamaan.

“Jadi bagi siapapun yang berminat mengelola aset milik daerah, baik itu individu maupun badan usaha bisa mengajukan permohonan sewa atau bentuk pengelolaan lainnya ke Pemkab Loteng. Dengan tarif sewa nanti akan ditentukan oleh tim penilai independen,” sebutnya.

Penyewa bisa mengajukan sewa aset daerah dengan jangka waktu hingga lima tahun dan, masih bisa diperpanjang saat masa sewanya selesai. Bisa juga sewanya hitungan bulan, minggu, hari bahkan jam.

Sebagai pilot project dari program sewa asset daerah tersebut, BKAD Loteng sudah menandatangani Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Loteng yang memiliki aset cukup banyak serta memiliki jaringan luas, yakni Dinas Pertanian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Dinas Koperasi dan UKM serta Badan Kesatuan Bangsa Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri).

“Aset-aset yang dikelola oleh OPD yang sudah menjalin PKS dengan BKAD inilah yang saat ini bisa disewakan. Dengan ketentuan yang berlaku. Tapi tidak menuntup kemungkinan aset yang dikelola OPD lainnya juga terbuka peluang untuk disewakan,” pungkas mantan Sekretaris Dinas Pertanian Loteng ini. (kir)

Apoteker Harus Tingkatkan Kompetensi dan Keterampilan

0
Pembukaan Rakernas dan PIT IAI di Hotell Lombok Raya Mataram, Kamis 29 Agustus 2024. (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Keberadaan apoteker dalam menjalankan praktik kefarmasian sangat penting. Dalam bekerja seorang apoteker harus terus meningkatkan kompetensi dan keterampilan, karena perkembangan teknologi di dunia farmasi atau obat-obatan yang selalu berubah setiap saat.

’Tentunya banyak pengetahuan dan pengalaman yang dibutuhkan oleh apoteker untuk dapat melaksanakan praktik kefarmasian yang terukur, terstandar dan berkualitas di fasilitas produksi, distribusi dan pelayanan kefarmasian,’’ ungkap Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (PP IAI), apt. Noffendri Roestam, S.Si., pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) 2024 di Hotel Lombok Raya Mataram, Kamis 29 Agustus 2024. Rakernas dan PIT IAI ini digelar dari tanggal 28 – 31 Agustus 2024. Hadir juga Asisten III (Administrasi Umum) Setda NTB H. Wirawan, S.Si, MT.

Melalui tema “Weaving Progress: Integrating Pharmaceutical Sciences into The Global Health System”, ujarnya, profesionalisme apoteker akan semakin berkualitas peranannya terhadap kesehatan Masyarakat. Selain itu dapat berpartisipasi dalam transformasi SDM kesehatan di Indonesia. Hal ini, tambahnya, selaras dengan amanat UU No 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Pihaknya juga menggelar diskusi panel bertajuk ‘Bahasa dan Wajah IAI sebagai Rumah Besar Apoteker Indonesia ini menghadirkan Dr. H. Edy Wuryanto, S.Kep, M.Kep., dari Komisi IX DPR RI, Prof. Dr. apt. Yahdiana Harahap, M.Si., (Dekan Fakultas Farmasi Universitas Pertahanan), apt. Dita Novianti Sugandi, S.Si., MM., (Direktur Produksi dan Distribusi Kefarmasian Kemenkes RI), serta Dr. dr. Lalu Hamzi Fikri, MM, MARS (Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB).

Pada kegiatan ini, juga diisi oleh kegiatan ilmiah, seperti simposium, workshop dan presentasi hasil penelitian dan juga pameran. Saat ini sudah siap sebanyak 34 simposium, 14 workshop kefarmasian serta 121 presentasi ilmiah baik berupa orasi maupun poster. Presentasi ilmiah ini merupakan hasil penelitian para akademisi, peneliti, maupun mahasiswa farmasi.

Ketua Panitia Rakernas dan PIT 2024 Dr. apt. Agus Sulaeman menambahkan, sebelumnya pihaknya menggelar welcome dinner di Pantai Senggigi. Mengenai tujuan Rakernas dan PIT IAI 2024 ini, ujarnya, adalah mendorong apoteker untuk terus melakukan upaya peningkatan diri (Life Long Learner). Selain itu, meningkatkan kompetensi dan keterampilan apoteker dalam menjalankan praktik kefarmasian secara bertanggung jawab dan sesuai dengan kode etik apoteker.

Tidak hanya itu, meningkatkan kemampuan apoteker dalam pemanfaatan teknologi di fasilitas pelayanan kesehatan primer demi mencapai pemerataan akses pelayanan Kesehatan. Termasuk menyediakan sarana bagi para pemangku kebijakan serta industri farmasi untuk menyampaikan perkembangan terbaru terkait regulasi, ilmu pengetahuan, dan teknologi kefarmasian kepada apoteker. Apoteker juga diharapkan menjadi media advokasi apoteker dalam menentukan arah kebijakan layanan kefarmasian serta memberikan ruang kepada apoteker untuk mempublikasikan hasil penelitian dan berdialog secara ilmiah.

Sementara Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, MD, Ph.D., mengakui, jika IAI adalah stakeholder penting bahkan menjadi pilar penopang dari BPOM dalam melayani masyarakat.

Sebagai Kepala BPOM yang baru dilantik, dirinya harus menjalankan apa yang menjadi amanat Presiden Joko Widodo, yakni sudah saatnya Indonesia harus dihitung di kancah dunia dalam konteks obat-obatan dan farmasi. Hal ini didasari Indonesia telah memiliki UU Nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan. Keberadaan apoteker, ujarnya, sangat dibutuhkan, karena merupakan stakeholder utama.

‘’Kita paham, selama ini Indonesia selalu menjadi konsumen. Konsumen ilmu, konsumen produk, konsumen teknologi. Saatnya juga mengalami sebuah transformasi berdasarkan 6 transformasi untuk menjadi lebih mandiri dan bukan jadi hanya sekedar pemakai atau konsumen, tapi selayaknya kita harus menjadi produsen,’’ ujarnya.

Meski demikian, diakuinya, dari sisi kefarmasian, Indonesia punya bahan dasar farmasi masih impor, sehingga ini menjadi persoalan kemandirian belum bisa dicapai. Namun, pemerintah harus menentukan strategi yang tepat untuk menggapai tujuan tersebut dan pihaknya yakin dan dukungan dari apoteker kemandirian itu bisa tercapai.

Sementara Asisten III Setda NTB H. Wirawan memberikan apresiasi atas kegiatan ini. Pihaknya juga mengharapkan peserta rakernas mengunjungi objek wisata yang ada di NTB. (ham)

Kualitas dan Kuantitas Member LWC Semakin Meningkat

0
Indah Purwanti(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Diusianya yang ke lima tahun, Lombok Womenpreneur Club (LWC) terus menunjukkan eksistensinya. Selain secara jumlah (kuantitas), kualitas member juga terus meningkat.

Sebagaimana disampaikan Ketua LWC, Indah Purwanti. Disampaikannya, saat ini member LWC sudah mencapai lebih dari 700. Seluruhnya adalah member aktif berwirausaha, rata – rata member LWC berusia generasi millennial yang semangat berwirausahanya tinggi, dan inovatif berbisnis, mengakselerasi perubahan zaman.

“Kuantitas member LWC terus naik. Dan member – member yang bergabung ini bisa dipastikan member yang aktif dan serius. Supaya bisa ikut program-program LWC,” kata Indah, di Mataram, Kamis, 29 Agustus 2024.

Untuk memastikan kualitas para member ini, sebagaimana dijelaskan Indah, setiap tahun para member mengisi kuisioner untuk memotret perkembangan bisnisnya.

“Dalam kuisioner itu, member mengisi perkembangan omzetnya, jumlah karyawannya. Jumlah cabangnya. Kita tarik berupa data. Sehingga kelihatan growth usahanya. Sudah di report langsung,” terangnya.

LWC, lanjut indah, bukan sekedar organisasi wirausaha biasa. Kapasitas para member terus diperkuat melalui kegiatan-kegiatan women talk, business talk yang digelar setiap bulan. Temanya tergantung kebutuhan. Pembicaranya dihadirkan praktisi yang berkompeten dibidangnya.

“Kita bekerjasama dengan para stakeholder terkait, dalam setiap kegiatan women talk. Narasumbernya, tempatnya, ada kemudahan. Karena kita bekerjasama dengan banyak pihak,” tambahnya.

Pemilik Indah Mutiara Lombok dan Bakso Beka ini mengatakan, dengan populasi member yang mencapai hampir seribu, juga dimanfaatkan sebagai pasar bagi para member. Member LWC saat ini sebagian besar wirausaha yang bergerak dibidang kuliner. Ditambah dengan wirausaha-wirausaha di berbagai sektor dan jasa.

“Anggota LWC sebagian besar wirausaha kuliner. Ditambah wirausaha untuk jasa-jasa lain, seperti transport, ticketing, travel agen, dan lainnya. Dalam group kami, semua produk bisa ditawarkan. Pasar komunitas ini yang kita manfaatkan sebagai pangsa pasar untuk produk para member,” tambahnya.

Tentunya selain pangsa pasar di luar komunitas LWC. Sesame member saling mendukung untuk mengembangkan jaringan pasar maupun jaringan bisnis. Selain itu, LWC juga melibatkan para member untuk melakukan pemasaran langsung. Misalnya melalui bazar, pameran, dan event terkait lainnya.

“LWC tidak sekedar wadah untuk mengembangkan jaringan usaha. Selain itu, kapasitas produk dan usaha terus ditingkatkan bersama-sama dengan saling menguatkan. Dan member – member baru terus tumbuh karena LWC memberi kesempatan kepada siapapun untuk bisa bergabung,” tandas Indah.(bul)

Jelang MotoGP, Sampah Jalur Menuju Sirkuit Mandalika Dibersihkan

0
Kadis LHK NTB, Julmansyah (ekbisntb.com/era)

Lombok (ekbisntb.com) – Menjelang MotoGP 2024, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi NTB mulai melakukan clean up seluruh jalur masuk menuju Sirkuit Mandalika.

Kepala Dinas LHK Provinsi NTB, Julmansyah, S. Hut., M. Ap., mengatakan pihaknya telah melakukan pembersihan dari Bandara International Lombok ke Mandalika, dan dikumpulkan sebanyak 5 ton sampah dalam sehari.

Untuk melakukan pembersihan secara menyeluruh, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas LHK kabupaten/kota yang ada di pulau Lombok, khususnya yang memiliki jalur masuk ke Mandalika seperti Lombok Barat lewat Lembar, dan Lombok Utara yang bisa melakukan penyebrangan lewat tiga Gili.

DLHK Provinsi akan melakukan pembinaan dan menyiapkan seluruh kebutuhan pembersihan seperti perangkat, tempat pembuangan sampah, tempat pemilahan, dan sebagainya.

“Seperti tahun kemarin, kita melakukan supervisi terhadap sampah MotoGP itu. Kami supervisi seluruh perangkat, TPS, pemilahan, berapa jumlah sampah setiap hari, sampai before event, selama event, dan after event,” ujarnya.

Pembersihan jalur masuk wisatawan yang akan menuju Mandalika untuk menonton MotoGP ini dilakukan supaya kesan NTB di mata dunia menjadi lebih positif, yang mana NTB tidak hanya menjual destinasi wisata saja, tetapi juga menawarkan kenyamanan berwisata bagi wisatawan.

Kegiatan pembersihan ini dilakukan setiap menjelang perhelatan MotoGP, yang mana di tahun 2022, berhasil dikumpulkan sebanyak 66 ton sampah. Di tahun 2023, mengalami penurunan volume sampah yaitu 48 ton, selama perhelatan.

“Memang banyak di MotoGP pertama karena memang awal ya, jadi masyarakat antusias sekali,” katanya.

Kedepannya, untuk pengelolaan sampah di setiap event yang berlangsung di Mandalika, ITDC dikatakan harus membangun tempat pengolahan sampah sendiri supaya tidak mengganggu Tempat Pembuangan Akhir (TPA) masyarakat.

“Sesuai dengan dokumen lingkungan yang mereka miliki, mereka harus memiliki TPST di dalam,” lanjutnya.

Permintaan pembangunan TPST ini karena ITDC tidak hanya menghasilkan sampah pada saat event balapan, tetapi juga terdapat tenant-tenant milik ITDC yang tetap ada meski tidak ada event sama sekali.

“Mereka tidak hanya saat event race, tetapi juga ada tenant mereka yang di area ITDC, Pullman, kemudian macam-macam,” pungkasnya.

Saat ini, ITDC masih membuang hasil sampahnya ke Tempat Pembuangan Akhir yang ada di kawasan Mandalika. Untuk kedepannya, setelah pembangunan TPST, TPA akan digunakan sebagai tempat membuang hasil residu sampah yang sudah diolah di TPST milik ITDC tersebut. (era)

Jelang MotoGP 2024, Dua Maskapai Buka Rute Semarang Lombok dan Batam Lombok

0
Ilustrasi penerbangan super air jet dan pelita air(ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Menjelang gelaran MotoGP Mandalika 2024, dua maskapai nasional yakni Super Air Jet dan Pelita Air, membuka rute penerbangan langsung dari Lombok tujuan Semarang, Batam, dan Jakarta serta sebaliknya mulai September 2024.

Super Air Jet akan melayani rute Lombok-Semarang dan sebaliknya mulai 8 September 2024 dengan frekuensi penerbangan dua kali dalam seminggu setiap Rabu dan Minggu.

Untuk jadwalnya, rute Semarang-Lombok dijadwalkan berangkat pukul 15.05 WIB dan tiba pukul 17.20 WITA, sedangkan rute Lombok-Semarang berangkat pukul 18.00 WITA dan tiba pada pukul 18.15 WIB.

Sedangkan Super Air Jet rute Lombok-Batam dan sebaliknya mulai beroperasi pada 13 September 2024 dengan frekuensi penerbangan dua kali dalam seminggu setiap Jumat dan Minggu. Penerbangan Batam-Lombok akan berangkat pukul 11.40 WIB dan tiba pukul 15.20 WITA, lalu Lombok-Batam dijadwalkan berangkat pukul 16.00 WITA dan tiba pada pukul 17.40 WIB. Super Air Jet menawarkan fasilitas bagasi gratis dengan berat maksimal 20 kilogram per penumpang.

Sementara itu, maskapai Pelita Air mulai melayani rute Lombok-Jakarta dan sebaliknya pada 19 September 2024 dengan frekuensi penerbangan setiap hari. Rute Jakarta-Lombok dijadwalkan berangkat pukul 06.30 WIB dan tiba pukul 09.25 WITA. Sedangkan penerbangan Lombok-Jakarta akan diberangkatkan pukul 10.10 WITA dan tiba pada pukul 11.05 WIB. Pelita Air memberikan kuota bagasi secara gratis sebesar 20 kilogram per penumpang.

“Kami menyambut baik hadirnya rute-rute penerbangan baru di Bandara Lombok ini. Dengan banyaknya alternatif pilihan penerbangan ini, tentunya akan semakin memudahkan para pengguna jasa yang akan bepergian dari dan menuju Lombok, termasuk bagi para wisatawan serta penonton event MotoGP Mandalika 2024,” ujar General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Lombok Barata Singgih Riwahono.

Barata menambahkan, pihaknya berharap akan ada lebih banyak lagi rute-rute baru dan maskapai penerbangan yang beroperasi untuk melayani penerbangan dari dan menuju Lombok. “Infrastruktur, fasilitas, dan kapasitas Bandara Lombok sangat mumpuni dan memadai untuk melayani lebih banyak lagi pergerakan pesawat dan penumpang. Kami siap mendukung penuh maskapai penerbangan baik domestik maupun internasional yang ingin membuka rute penerbangan dari dan menuju Lombok,” imbuh Barata.

Dengan adanya tambahan rute penerbangan Super Air Jet dan Pelita Air tersebut, nantinya Bandara Lombok akan melayani konektivitas langsung dari Lombok menuju sepuluh destinasi domestik, yaitu Jakarta (CGK), Surabaya (SUB), Yogyakarta (YIA), Bali (DPS), Bima (BMU), Sumbawa Besar (SWQ), Makassar (UPG), Balikpapan (BPN), Semarang (SRG), dan Batam (BTH). Penerbangan-penerbangan tersebut dilayani oleh maskapai Garuda Indonesia (GA), Citilink (QG), Lion Air (JT), Batik Air (ID), Super Air Jet (IU), Wings Air (IW), dan Pelita Air (IP).

Sedangkan untuk penerbangan internasional, saat ini ada dua destinasi yakni tujuan Kuala Lumpur (KUL) yang dilayani oleh maskapai Indonesia AirAsia (QZ), AirAsia Berhad (AK), dan Batik Air Malaysia (OD) serta tujuan Singapura yang dilayani oleh Scoot (TR).(bul)