Wednesday, April 15, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 598

Pemkot Mataram Ingatkan Hotel Ikuti Regulasi Tarif saat MotoGP

0
H.Mohan Roliskana (ekbisntb.com/dok)

Lombok (ekbisntb.com) – Pemkot Mataram mengingatkan pelaku usaha hotel di kota itu agar mengikuti regulasi standar penetapan tarif kamar saat MotoGP Mandalika 27-29 September 2024. ‘’Jangan sampai pelaku hotel memanfaatkan peluang ini dengan menaikkan tarif yang tidak wajar,” kata Walikota Mataram H Mohan Roliskana di Mataram, Rabu 11 September 2024.

Menurut dia, kenaikan tarif yang tidak sesuai atau terlalu tinggi dari kondisi normal bisa berdampak pada wisatawan. Mereka enggan memesan atau menyewa kamar hotel.

“Karena itu, kami berharap pelaku hotel bisa menaikkan tarif pada batas yang wajar agar tidak memberikan kesan terlalu memanfaatkan situasi,” katanya.

Untuk itu, lanjut Walikota, pelaku hotel diharapkan bisa menetapkan tarif sesuai regulasi yang ada yakni Peraturan Gubernur NTB Nomor 9 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Usaha Jasa Akomodasi.

Dalam regulasi itu ditetapkan batas atas tarif hotel maupun penginapan di gelaran MotoGP yang ditetapkan sesuaikan zonasi, yaitu pada zona 1 untuk hotel di Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) Mandalika, Lombok Tengah boleh menaikkan tarif tiga kali lipat dari harga biasa.

Sementara zona 2 untuk hotel di kawasan Kota Mataram kenaikan tarif sebesar 2 kali dari harga biasa, dan zona 3 untuk hotel di kawasan Senggigi Lombok Barat dan Gili Lombok Utara dengan kenaikan tarif 1 kali dari harga biasa. “Regulasi itu bisa menjadi acuan pelaku usaha hotel, agar tidak memberlakukan tarif terlalu tinggi,” katanya lagi.

Dikatakan, ajang MotoGP diharapkan tidak dijadikan hanya berorientasi mendapatkan keuntungan semata sebab hal itu tidak hanya merusak citra daerah, tetapi bisa menimbulkan ketidakpercayaan lagi dengan gelaran di tahun-tahun berikutnya.

“Untuk itu pelaku usaha melalui organisasinya bisa menjembatani hotel-hotel baik yang bintang dan kelas melati agar tidak menetapkan tarif seperti tidak masuk akal,” katanya.

Selain pelaku usaha hotel, wali kota juga mengimbau kepada pelaku usaha restoran dalam menetapkan harga makanan juga agar diberikan harga yang wajar.

“Dengan demikian, image kota tetap terjaga dan mereka bisa menyampaikan hal-hal baik tentang Kota Mataram yang tentunya jadi ajang promosi bagi daerah kita,” katanya menambahkan. (ant)

Sambut Perayaan Maulid, Pemprov NTB Gencar Gelar GPM

0
H. Abdul Azis (ekbisntb.com/dok)

Lombok (ekbisntb.com) – Dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Maulid Nabi Muhammad SAW, Pemprov NTB terus gencar menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah lokasi.

Pada Rabu 12 September 2024 kemarin, kegiatan GPM digelar di Halaman Kantor Lurah Pejeruk Ampenan yang dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB, H. Abdul Azis mengatakan bahwa GPM ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan akses pangan yang terjangkau bagi seluruh masyarakat NTB.

Disebutkan, GPM ini sebagai salah satu cara mendekatkan pelayanan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dan terjangkau.

“Kami berupaya menjaga stabilitas harga pangan dan secara ekonomi mampu menekan inflasi daerah melalui kegiatan ini,” jelas Azis.

Kegiatan GPM juga menyediakan berbagai bahan pokok seperti beras, daging ayam, minyak goreng, gula, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, daging sapi, daging ayam serta bahan pokok lainnya dengan harga yang disubsidi.

“Program GPM ini melibatkan berbagai mitra seperti Bulog, Bank Indoensia, Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perindustrian dan Dinas Perdagangan termasuk UMKM Lokal dan distributor pangan, yang turut berperan dalam menyediakan stok barang berkualitas dengan harga lebih rendah dan terjangkau,” pungkasnya.

Abdul Azis juga mengajak masyarakat dalam membeli kebutuhan pokok agar dilakukan dengan cara yang bijak. Walaupun pihaknya tidak membatasi penjualan tapi jangan membeli dengan jumlah banyak kemudian disimpan dengan alasan bahan pangan terbatas.

Sementara itu, Lurah Pejeruk Ampenan, Lalu Bagus Afriady menyambut baik dan menyampaikan terimakasih kepada Dinas Ketahanan Pangan memilih kelurahan Pejeruk sebagai tempat kegiatan. Hal ini sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat dalam memperoleh sembako yang lebih murah.

“Dengan gerakan GPM bisa memudahkan masyarakat mendapatkan harga terjangkau yang bahan sembakonya dibawah harga pasar, terlebih jelang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW,” ungkapnya.

Salah seorang warga Pejeruk Malisah, menyampaikan terimakasih kepada pemerintah telah mengadakan GPM. Ia menilai kegiatan ini sangat bermanfaat membantu masyarakat untuk mendapatkan bahan pokok yang terjangkau.

“Di sini saya membeli beras dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga terjangkau,” ungkapnya.(ris)

Isu Gempa Megathrust, Angka Kunjungan ke Objek Wisata Pantai Merosot

0
Objek wisata Sunrise Land Lombok terlihat sepi pengunjung, Rabu kemarin.(ekbisntb.com/rus)

Lombok (ekbisntb.com) – Isu gempa besar atau megathrust yang akan menimbulkan dampak tsunami berdampak besar bagi sektor pariwisata. Dampak buruk isu tersebut dirasakan pengelola Sunrise Land Lombok (SLL) Labuhan Haji, Lombok Timur (Lotim). Angka kunjungan ke objek wisata pantai ini merosot tajam.

Direktur SLL, Qori’ Bayyinatturrosy kepada Ekbis NTB, Rabu 11 September 2024 mengatakan dampak isu yang tidak jelas tersebut cukup buruk. Wisata tampaknya takut berkunjung karena khawatir akan dilanda tsunami.

“Kita merasakan betul dampak menurun kunjungan setelah ada isu gempa megathrust ini,” tutur Qori. Warga takut berkunjung ke objek wisata dan tampak memilih berdiam di rumah. Warga bahkan banyak yang trauma kejadian gempa bumi 2018 dan 2019 lalu. Banyak warga yang memilih tidur di luar rumah menggunakan tenda karena takut gempa guncang rumahnya.

Sebenarnya, setiap bulan Agustus dan September setiap tahunnya ini merupakan puncak kunjungan karena musim liburan. Tapi bukan Agustus dan September ini kunjungan sangat tinggi. Sementara fakta saat ini menurun sangat drastis.

Angka kunjungan Agustus tahun 2023 mencapai 18.456 orang. Bulan September tahun lalu sebanyak 28.353 orang. Sementara Agustus 2024 ini hanya 5.000 orang, dan bulan September yang tercatat sampai Rabu, tanggal 11 kemarin baru mencapai sedangkan tahun belum 100 orang. “Tahun lalu sangat signifikan kunjungan,” tuturnya.

Dalam upaya meningkatkan angka kunjungan, sosialisasi terus digencarkan lewat media sosial. Pemerintah daerah diminta ikut memberikan pemahaman kepada masyarakat soal isu megathrust tersebut agar tidak menimbulkan kekhawatiran berlebih kepada warga.

Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) diharapkan juga bisa terus promosi wisata agar angka kunjungan terus meningkat ke objek wisata se Kabupaten Lotim. (rus)

Pelaku UMKM Harus Menjual Produk sebagai Subtitusi Impor

0
Pedagang bakso melayani siswa di salah satu sekolah di Cakranegara pada Rabu 11 September 2024. Pelaku UMKM harus menjual produk sebagai subtitusi impor yang dibutuhkan sehari-hari oleh masyarakat. (ekbisntb.com/cem)

Lombok (ekbisntb.com) – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Mataram, diminta tidak hanya memproduksi produk untuk oleh-oleh atau souvenir, melainkan harus menjual produk sebagai subtitusi impor yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari.

Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah Kota Mataram, H. Muhammad Ramadhani menegaskan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kota Mataram selalu memiliki image sebagai penjual oleh-oleh atau souvenir bagi wisatawan, sehingga jika pariwisata tidak berkembang atau terjadi pasang surut akhirnya berdampak pada pasang surutnya produk olahan UMKM.

Semestinya, apapun produk unggulannya UMKM harus bisa menjual produk sebagai subtitusi impor. Artinya, produk yang dihasilkan menjadi bahan kebutuhan sehari-hari masyarakat. “Selama ini, UMKM diberikan label sebagai penjual oleh-oleh,” terangnya.

Subtitusi impor dimaksud adalah, kebutuhan sehari-hari seperti sabun, minyak goreng, dan lain sebagainya yang digerakkan melalui industri rumah tangga. Dhani mengakui, souvenir dan kue memiliki pangsa pasar, tetapi harus diberikan pemahaman kepada UMKM untuk bergerak di segala bidang. Pemerintah pun kata dia, jangan pernah menyaingi masyarakat untuk berusaha melainkan menyiapkan ruang atau tempat bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk olahan mereka. “Jadi pemerintah itu hanya menyiapkan ruang saja saat ada event untuk masyarakat mengenalkan produknya,” terangnya.

Persoalan sumberdaya manusia, sarana-prasarana, dan permodalan dinilai menjadi permasalahan klasik yang dikeluhkan seluruh UMKM. Mantan Sekretaris Bappeda Kota Mataram ini memahami, sumberdaya manusia menentukan arah bisnis yang dikembangkan masyarakat. Profesi sebagai pelaku UMKM sebenarnya menjadi jaring pengaman untuk membuka lapangan pekerjaan bagi warga yang tidak mendapatkan pekerjaan secara formal. Anggapan yang muncul pelaku UMKM tidak membutuhkan keahlian dan modal besar.

Sebaliknya, jika pelaku UMKM kreatif dan banyak memiliki inovasi maka produk yang sebelumnya tidak dikenal orang akhirnya akan dibutuhkan dan dikenal orang. “Kalau SDM pasti tetapi memang pelaku UMKM ini, harus mengedepankan kreativitas,” ujarnya.

Demikian halnya dengan permasalahan permodalan yang sering dikeluhkan. Akses permodalan bagi pelaku usaha kecil dan besar pasti mengeluhkan modal, tetapi kreativitas ini yang penting untuk menggerak ekonomi di perkotaan.

Justru, ia salut dengan pedagang asongan yang menjalankan profesinya berbeda-beda saat pagi sampai malam. “Mereka tidak pernah minta bantuan modal, peralatan, lapak dan lain sebagainya. Tetapi mereka selalu survive mencari makan sendiri,” demikian kata dia. (cem)

Tulang Punggung Ekonomi Hijau NTB

0
H.Iswandi (ekbisntb.com/ris)

KEPALA Bappeda Provinsi NTB, Dr. Ir. H. Iswandi, M.Si., memimpin Rapat Pokja Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim yang berlangsung di ruang rapat Geopark Bappeda NTB, Selasa 10 September 2024 kemarin. Kegiatan ini dihadiri perangkat daerah terkait lingkup Pemerintah Provinsi NTB, mitra pembangunan terkait, serta akademisi.

Pembangunan rendah karbon merupakan salah satu strategi transisi menuju ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan. Pembangunan rendah karbon juga menjadi tulang punggung menuju ekonomi hijau untuk mencapai visi Indonesia maju 2045 dan mencapai nol emisi karbon pada 2060.

Kepala Bappeda mengatakan, kegiatan ini juga untuk mengarusutamaan SGDs 13 sebagai tujuan utama dalam aksi Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim (PRKBI) serta peningkatan kapasitas bagi pemerintah provinsi untuk melakukan pelaporan aksi PRK melalui aplikasi AKSARA sebagai bentuk kontribusi mencapai target penurunan emisi nasional.

Adapun misi dari kegiatan ini adalah untuk mewujudkan Provinsi NTB yang memiliki ketahanan dan kemandirian energi yang bersumber 100 persen dari sumber daya energi lokal, terbarukan, berkelanjutan dan rendah karbon untuk menjamin akses energi yang universal dan andal bagi seluruh Masyarakat.

Sedangkan misi dari kegiatan ini kata Iswandi ialah mengurangi ketergantungan NTB tehadap sumber daya energi yang diimpor dari luar daerah dan optimalisasi penggunaan sumber daya energi yang tersedia secara lokal, terbarukan, berkelanjutan dan rendah karbon.

Kemudian mempercepat adopsi, transfer dan implementasi teknologi maju untuk energi terbarukan, termasuk kendaraan listrik, sistem penyimpanan dan lainnya secara terstruktur dan berkelanjutan

“Kemudian menyediakan dan memastikan akses energi yang universal, andal dan rendah karbon begi seluruh Masyarakat untuk mendukung peningkatan perekonomian dan daya saing,” tutupnya.(ris)

RRI Mataram Kerja Sama dengan 3 Lembaga di Hari Radio ke 79

0
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) menjalin kerjasama dengan 3 lembaga sekaligus pada momentum hari ulang tahun (HUT) RRI ke 79 tahun tanggal 11 September 2024(ekbisntb.com/r)

Lombok (ekbisntb.com) – Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) menjalin kerjasama dengan 3 lembaga sekaligus pada momentum hari ulang tahun (HUT) RRI ke 79 tahun tanggal 11 September 2024. Tiga lembaga tersebut masing-masing Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dinas Perdagangan NTB dan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB.

Penandatanganan dilakukan antara Kepala RRI Mataram Nazwin Ahmad dengan 3 Lembaga tersebut selepas acara sakral penyulutan obor tri prasetya RRI. Pimpinan dari 3 lembaga tersebut hadir pada acara MoU ini.

Kerjasama pertama dengan Dinas Kominfotik NTB dalam hal penyebarluasan informasi pemerintah Provinsi NTB melalui akun Conten Managemen System (CMS) RRI. Rilis pemerintah daerah akan dipublish secara mandiri oleh SDM Dinas Kominfotik pada laman www.rri.co.id.

“Jadi nanti Dinas Kominfo akan menunjuk siapa yang akan mengisi CMS itu. Editornya nanti dari kami,” Kata Nazwin.

“Kami sangat apresiasi kerjasama ini. Ini akan sangat membantu daerah dalam menyebarluaskan informasi pembangunan daerah,” Ujar Najamudin Ami di sela-sela menghadiri HUT RRI di RRI Mataram pada Rabu, 11 September 2024.
Kerjasmaa kedua dilakukan dengan Dinas Perdagangan NTB. Melalui kerjasama ini RRI dan Dinas Perdagangan akan memperkuat siaran pemberitaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Para UMKM yang menjadi binaan dinas perdagangan diberikan kesempatan untuk mengisi program RRI yang berkaitan dengan penguatan kapasitas UMKM. Upaya ini bisa dilakukan melalui program dialog interaktif maupun menggunakan platfom lainnya yang dimiliki RRI. Program tersebut menjadi tindak lanjut dari nawacita RRI dibidang tematik, selain masalah kemiskinan dan stunting.

“Kami senang RRI memberikan ruang untuk para UMKM ini. Ini akan menjadi kontribusi nyata RRI untuk mereka,” Kata Kepala Dinas Perdagangan NTB, Baiq Nelly Yuniarti.

Sementara itu kerjasama ketiga bersama BPPD NTB dalam bidang promosi pariwisata daerah. Kerjasama ini akan membuka ruang promosi melalui RRI sehingga pariwisata NTB akan semakin dikenal luas.

“RRI menjadi media pertama yang memberikan kami ruang untuk melakukan promosi. Kita ketahui RRI ini memiliki banyak platfom dengan jaringan luas,” Kata Sahlan M Saleh, Ketua BPPD NTB.

Kepala Stasiun RRI Mataram, Nazwin Ahmad mengatakan, kerjasama akan terus dibangun dengan berbagai pihak. Termasuk dengan perguruan tinggi dan pihak swasta.

“Kerja sama ini bukan tanpa alasan, kami ini menunjukkan kontribusi nayata RRI. Khusus dengan kominfo, kita akan perluas kerja sama dengan Kominfo Kabupaten/Kota,” Ujar Nazwin.(r/bul)

Rupiah Naik Menjelang Rilis Indeks Harga Konsumen AS

0
Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS(ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Rabu dibuka naik menjelang rilis Indeks Harga Konsumen Amerika Serikat (AS) Agustus 2024.

Pada awal perdagangan Rabu pagi, rupiah meningkat 20 poin atau 0,13 persen menjadi Rp15.435 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp15.455 per dolar AS.

“Melihat pergerakan rupiah vs dolar AS kemarin yang masih bergerak di bawah kisaran Rp15.500 per dolar AS, kemungkinan pola pergerakan konsolidasi tersebut masih akan terjadi hari ini menjelang data penting ekonomi AS yang akan dirilis malam ini yaitu data indikator inflasi, Indeks Harga Konsumen bulan Agustus,” kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.

Ariston menuturkan, data inflasi AS sangat ditunggu oleh pasar untuk menentukan peluang pemangkasan suku bunga acuan AS ke depan.

“Data inflasi AS yang dirilis pekan ini adalah data inflasi terakhir sebelum pengumuman kebijakan moneter Bank Sentral AS pekan depan,” ujarnya.

Inflasi inti AS Agustus 2024 diperkirakan akan naik 0,2 persen secara bulanan atau month on month (mom) dan 3,2 persen secara tahunan atau year on year (yoy), sedangkan inflasi umum naik 0,2 persen mom dan 2,6 persen yoy.

Ariston mengatakan, peluang pergerakan rupiah hari ini di kisaran Rp15.400 per dolar AS sampai dengan Rp15.500 per dolar AS. (ant)

BEI Target Ciptakan Ribuan Investor Baru Kalangan Mahasiswa

0
Sosialisasi BEI kepada mahasiswa (ekbisntb.com/ant)

Manado (ekbisntb.com) – Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan penciptaan ribuan investor baru di kalangan mahasiswa di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

“Kami telah bekerja sama dengan beberapa universitas di Sulut, yakni Unima, Unklab, Unsrat dengan masing-masing kampus ditargetkan 500 plus investor baru,” kata Kepala BEI Perwakilan Sulut Mario Iroth, di Manado, Rabu.

Mario mengatakan tahun ini pihaknya menyasar dunia akademisi, karena dinilai tepat sasaran untuk mengedukasi instrumen pasar modal sebagai salah satu cara untuk berinvestasi.

“Para mahasiswa, akan cepat paham dan melek dengan dunia pasar modal,” kata Mario.

Memang harus diakui, katanya lagi, pihaknya lebih memilih dunia akademisi dibanding kalangan masyarakat luas, karena untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di tahun politik ini.

“Dalam kegiatan dengan sejumlah kampus ini, selain mengedukasi dan mengajak mahasiswa untuk menjadi investor di pasar modal, juga bisa mendapatkan saham secara gratis,” katanya pula.

BEI, katanya lagi, akan bekerja sama dengan BRI Dana Securitas dan yang lainnya, dalam memberikan edukasi dan sosialisasi kepada mahasiswa akan pasar modal, sebagai upaya BEI untuk mendukung bulan inklusi keuangan (BIK) 2024 di Sulut.

“Sejak Januari hingga April 2024, investor pasar modal di Sulut tumbuh 10,34 persen atau sebanyak 9.263 investor baru,” kata Mario lagi.

Dia mengatakan pertumbuhan tertinggi untuk jumlah investor di 2024, terjadi di bulan Januari, yaitu 3,19 persen atau sebanyak 2.858 investor baru.

Mario menyebutkan jumlah investor pasar modal di Sulut ini mencapai 89.565 investor hingga akhir 2023, dan tambahan sebanyak 9.263 di kuartal pertama 2024 hingga mencapai 98.828 investor.

Sedangkan, katanya pula, pertumbuhan terendah terjadi di bulan April, seiring banyaknya libur dan cuti bersama yaitu hanya tumbuh 1,52 persen atau sebanyak 1.480 investor baru.

Demografi investor sampai dengan April 2024, posisi pertama yakni pegawai swasta sebesar 32,16 persen, kedua mahasiswa/pelajar sebesar 30,94 persen, dan ketiga pengusaha sebesar 12,11 persen. (ant)

Harga Emas Antam Rabu Melonjak Rp12.000 Jadi Rp1,411 Juta per gram

0
Emas Antam (ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) yang dipantau dari laman Logam Mulia, Rabu pagi, melonjak sebanyak Rp12.000 sehingga harga emas per gram kini menjadi Rp1.411.000.

Adapun harga jual kembali (buyback) emas batangan pada Rabu 11 September 2024, menjadi Rp1.258.000 per gram.

Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017.

Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP.

PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di laman Logam Mulia Antam pada Rabu:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp755.500
  • Harga emas 1 gram: Rp1.411.000
  • Harga emas 2 gram: Rp2.762.000
  • Harga emas 3 gram: Rp4.118.000
  • Harga emas 5 gram: Rp6.830.000
  • Harga emas 10 gram: Rp13.605.000
  • Harga emas 25 gram: Rp33.887.000
  • Harga emas 50 gram: Rp67.695.000
  • Harga emas 100 gram: Rp135.312.000
  • Harga emas 250 gram: Rp338.015.000
  • Harga emas 500 gram: Rp675.820.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp1.351.600.000

Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP.

Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22. (ant)

Mentan Beri “Lampu Hijau” Investasi Qatar untuk Swasembada Susu RI

0
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman(ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan “lampu hijau” untuk minat investasi perusahaan agrikultur Qatar terhadap sektor peternakan sapi perah di Indonesia guna mensuplai kebutuhan susu.

“Baladna (Perusahaan dari Qatar) siap membantu program makan bergizi gratis dengan berinvestasi untuk peternakan sapi perah di Indonesia untuk mensuplai kebutuhan susu di Indonesia,” kata Amran dalam pernyataan yang dikonfirmasi dari Jakarta, Rabu.

Kesiapan perusahaan dari Qatar itu terungkap dalam diskusi Mentan dengan Duta Besar Indonesia untuk Qatar Ridwan Hassan. Amran dan Ridwan berdiskusi di Doha International Airport, Qatar, saat Mentan transit untuk terbang ke Brasil.

“(Dalam diskusi itu), dijelaskan tentang cita-cita meraih kembali swasembada pangan.

Dalam diskusi itu, Amran kemudian menantang apakah Baladna dapat memproduksi dua juta ton susu dan dijawab mampu. Karena itu, Mentan memberikan lampu hijau.

Dengan kemampuan produksi dua juta ton susu per tahun, maka diharapkan dapat menurunkan kebutuhan impor tiap tahun.

Sesuai dengan Cetak Biru (Blueprint) Pertanian, diharapkan 2029 Indonesia sudah swasembada susu.

Selain pertanian, Amran juga membahas terkait moral, bahwa kita saat ini krisis moral karena ada seorang birokrat sekaligus merangkap sebagai mafia.

Dalam hal profesionalisme, Mentan juga menekankan bagaimana prinsip meritokrasi. Dia menceritakan bagaimana ada pejabat setingkat dirjen yang tidak disukainya namun tetap dipertahankan karena orangnya profesional.

“Kalau kita menjaga atmosfir menghargai orang yang profesional dalam bekerja, maka swasembada akan lebih cepat tercapai,” ujar dia.

Setelah istirahat sekitar dua jam di ruang VIP bandara Doha, Mentan melanjutkan perjalanan menuju Sao Paulo, Brazil. Perjalanan rencananya akan ditempuh selama 15 Jam.

Di Brazil, Mentan akan melanjutkan perjalanan ke Chapada dos Guimaraes untuk menjadi pembicara mewakili Indonesia di G-20 Agriculture Ministerial Meeting pada Kamis 12 September 2024.

Dalam G-20 Agriculture Ministerial Meeting (Pertemuan Menteri Pertanian Negara G-20), Mentan Amran akan menyampaikan capaian-capaian penting Indonesia di bidang pertanian.

Amran juga akan menghadiri tiga pertemuan bilateral, yaitu dengan Direktur Jenderal FAO, Menteri Pertanian Argentina dan Menteri Pertanian Brazil. (ant)