Wednesday, April 15, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 576

Inflasi Terendah Sejak Awal Tahun

0
Foto : Wahyudin (Ekbis NTB/bul)

BADAN Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB menyatakan bahwa perkembangan harga berbagai komoditas pada September 2024 secara umum menunjukkan adanya kenaikan pada September 2024. Sehingga terjadi inflasi year on year (y-o-y) atau inflasi tahunan Provinsi NTB sebesar 1,77 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,87.

Kepala BPS Provinsi NTB, Drs. Wahyudin M.M mengatakan, pada September 2024, seluruh wilayah IHK di Provinsi NTB yang berjumlah tiga kabupaten/kota mengalami inflasi y-on-y. Inflasi y-on-y tertinggi terjadi di Kota Bima sebesar 2,49 persen dengan IHK sebesar 106,46 dan terendah terjadi di Kabupaten Sumbawa sebesar 1,28 persen dengan IHK sebesar 105,55.

Wahyudin mengatakan, inflasi y-on-y bulan September 2024 terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 6,37 persen, kelompok pendidikan sebesar 3,82 persen, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 2,09 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,91 persen, kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,74 persen.

Selanjutnya inflasi dipengaruhi oleh kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,60 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,32 persen, kelompok transportasi sebesar 1,23 persen, kelompok kesehatan sebesar 1,10 persen dan kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,17 persen.

“Adapun tingkat inflasi month to month (m-to-m) Provinsi NTB bulan September 2024 sebesar 0,09 persen dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) di bulan September 2024 sebesar 0,17 persen,” kata Wahyudin saat menyampaikan berita statistik, Selasa 1 Oktober 2024.

Adapun komoditas yang dominan memberikan andil atau sumbangan inflasi y-on-y pada September 2024, antara lain emas perhiasan, sigaret kretek mesin (SKM), sewa rumah, akademi/perguruan tinggi, bahan bakar rumah tangga, sigaret kretek tangan (SKT), angkutan udara, dan puluhan komoditas lainnya.

Jika melihat data inflasi y-o-y sejak Januari 2024, maka inflasi NTB di Bulan September sebesar 1,77 persen ini merupakan inflasi yang terendah. Yang cukup mendekati inflasi bulan September yaitu bulan Juli lalu sebesar 1,91 persen. Adapun inflasi y-o-y tertinggi di tahun 2024 ini terjadi di Maret yaitu 3,63 persen.(ris)

Lelang Merchandise MotoGP, Helm Bertanda Tangan Fabio Di Giannantonio dan Marco Bezzecchi Laku Rp25,5 Juta

0
Jaket UMKM Songket Lombok produk Allea Gallery bertandatangan Fabio Di Giannantonio dan Marco Bezzecchi dari harga Rp500 ribu, laku terjual Rp 5 juta. (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Mataram berkolaborasi dengan InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menyelenggarakan lelang amal merchandise MotoGP 2024 yang bertanda tangan pembalap MotoGP, pada tanggal 29 September 2024 di Deluxe 2GH Pertamina Mandalika International Circuit.

Lelang amal ini diikuti para penikmat balapan MotoGP. Jumlah objek yang dilelang sebanyak 7 barang yang terjual dalam waktu kurang dari setengah jam dengan hasil lelang sebesar Rp76 juta. Jumlah ini, meningkat hampir 17 kali lipat dari nilai limit sebesar Rp4,7 juta.

Jaket UMKM Songket Lombok produk Allea Gallery bertandatangan Fabio Di Giannantonio dan Marco Bezzecchi dari harga Rp500 ribu, laku terjual Rp 5 juta. (ekbisntb.com/ist)

Kepala KPKNL Mataram Kurniawan Catur Andrianto dalam keterangan tertulis yang diterima ekbisntb.com, Selasa 1 Oktober 2024, menyebut, barang-barang yang dilelang berupa kaos bertandatangan Brad Binder, Jack Miller, dan Augusto Fernandez dari harga Rp200 ribu laku terjual Rp2 juta. Jumlah ini, meningkat 10 kali lipat dari nilai limit.

Selain itu, ujarnya, topi bertanda tangan Aleix Espargaro, Brad Binder, Jack Miller, dan Pedro Acosta dari harga Rp100 ribu, laku terjual Rp2,5 juta, meningkat 25 kali lipat dari nilai limit. Sweater bertandatangan Marco Bezzecchi dan Enea Bastianini dari harga Rp200 ribu, laku terjual Rp3 juta, meningkat 15 kali lipat dari nilai limit.

Vest bertandatangan Jorge Martin, Franco Morbidelli, Marco Bezzecchi, dan Pedro Acosta dari harga Rp200 ribu, laku terjual Rp17 juta, meningkat 85 kali lipat dari nilai limit. Jaket UMKM Songket Lombok produk Allea Gallery bertandatangan Fabio Di Giannantonio dan Marco Bezzecchi dari harga Rp500 ribu, laku terjual Rp 5 juta, meningkat 10 kali lipat dari nilai limit.

Helm bertandatangan Fabio Di Giannantonio dan Marco Bezzecchi dari harga Rp2 juta, laku terjual Rp25,5 juta, meningkat 12,75 kali lipat dari nilai limit. Shirt bertandatangan Francesco Bagnaia dan Enea Bastianini dari harga Rp1,5 juta, laku terjual Rp21 juta, meningkat 14 kali lipat dari nilai limit.

Menurutnya, lelang diikuti oleh penonton, yang salah satunya berasal dari Provinsi Papua, dengan memenangkan Vest bertanda tangan Jorge Martin, bahkan ada pemenang lelang yang merupakan warga negara Thailand.

Seluruh hasil lelang ini, ujarnya, akan dipergunakan untuk kepentingan amal. Hal tersebut menjadikan balap MotoGP di Mandalika Indonesia berbeda dengan di negara lainnya, tidak hanya sekedar menonton balapan, tetapi juga untuk menumbuhkan kepedulian sosial bagi sesama. Bahkan melalui lelang amal tersebut, selain kampanye kepedulian sosial, KPKNL Mataram juga mempromosikan UMKM kepada dunia internasional, serta sosialisasi pengenalan mekanisme lelang kepada publik termasuk aturan terbaru bahwa warga negara asing dapat mengikuti lelang di Indonesia.

Kepala Kantor Wilayah DJKN Bali dan Nusa Tenggara Sudarsono turut hadir untuk mendukung pelaksanaan lelang tersebut. Sudarsono menyampaikan bahwa lelang berlangsung dengan sangat luar biasa, baik dari objek lelangnya, harga lelang yang terbentuk, maupun antusiasme para penonton dan peserta lelang.

Lelang amal merchandise MotoGP menjadi salah satu side event dari gelaran MotoGP yang dinanti oleh para penonton MotoGP. Dengan demikian lelang amal menjadikan gelaran MotoGP Mandalika Indonesia berbeda dari gelaran MotoGP di negara lainnya.

Salah satu pemenang lelang menyampaikan testimoni bahwa telah mengikuti lelang amal merchandise MotoGP untuk kali keduanya yaitu tahun 2023 dan 2024 serta memberikan apresiasi, karena lelang terorganisir dengan waktu yang jelas, serta tahun ini publikasi kegiatan sangat luas, antara lain adanya video promosi kegiatan sehingga calon peserta dapat terinformasi lebih awal.(ham)

BPKH Ingin Tambah Penempatan Dana Haji di Bank NTB Syariah

0
Amri Yusuf(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) ingin menambah menempatkan dana haji di Bank NTB Syariah, setelah melakukan evaluasi atas dana jumbo yang sudah ditempatkan di Bank Pembangunan Daerah (BPD) NTB ini dikelola dengan sangat baik.

“Bank NTB Syariah ini termasuk salah satu bank yang punya terobosan dengan menawarkan program Mudharabah muqayyadah, bank yang menyalurkan pembiayaan, kita (BPKH) yang ngasi dana. Insya Allah nanti akan ada top up (penambahan penempatan dana),” kata Amri Yusuf, Anggota Badan Pelaksana Bidang Akuntansi dan Keuangan BPKH pada kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Haji BPKH RI di Ballroom Bank NTB Syariah, Selasa, 1 Oktober 2024.

Kerjasama antara BPKH dengan Bank NTB Syarkah sudah berjalan bahkan sejak BPKH berdiri, tahun 2017. Dan evaluasi kerjasama selama ini sudah berjalan sangat bagus. Sehingga menurut Amri, tinggal menunggu pengajuan Direktur Utama Bank NTB Syariah, H. Kukuh Rahardjo.

Pada kegiatan sosialisasi ini, ia menyampaikan kembali soal pengelolaan dana haji oleh BPKH. Per 26 September 2024, secara nasional, BPKH sampai Maret 2024 mengelola dana haji Rp163, 17 triliun. Dengan jumlah calon jemaah yang masuk daftar tunggu mencapai 5.442.053 orang.

Dana haji yang dikelola BPKH dijamin aman dan tidak dipergunakan untuk pembangunan infrastruktur apapun. Membangun Ibu Kota Negara (IKN), apalagi membangun jalan tol dan lainnya.

Dari total dana haji yang dikelola saat ini, dirinci Rp122,49 triliun atau sebesar 75% untuk investasi berupa Surat Berharga, Emas dan Surat Berharga lainnya sebesar Rp118,06 triliun. Investasi langsung Rp4,03 triliun dan investasi lainnya Rp0,4 triliun.

Sementara untuk penempatan dana di Bank Syariah nilainya sebesar Rp40,67 triliun untuk giro, tabungan dan deposito syariah lainnya.

Dalam kesempatan ini, Amri juga menyampaikan tingginya penarikan dana haji dari calon jemaah haji NTB. Bahkan, provinsi ini menempati urutan ke-7 secara nasional.

Provinsi Jawa Timur menjadi provinsi pertama dengan calon jemaah haji terbanyak yang membatalkan berangkat haji yaitu 10.304 orang, disusul Jawa Barat 9.000 orang, kemudian Jawa Tengah 6.222 orang.

Setelah itu Banten 2. 226 orang. Jakarta 2.244 orang, Sumatera Utara 1.916 orang, NTB 1.734 orang. Sulawesi Selatan 1. 504 orang. Kalimantan Selatan 1.322 orang. Dan Lampung 1.306 orang.

Amri juga menyampaikan beberapa faktor yang mempengaruhi calon jemaah haji membatalkan . Diantaranya, karena kebutuhan ekonomi.

“Terbanyak pembatalan haji terutama saat COVID-19,” katanya.

Selain itu, calon jemaah memilih untuk melaksanakan umrah. Masa tunggu yang cukup lama terutama bagi lansia. Dengan jumlah calon jemaah haji yang masuk dalam daftar tunggu saat ini mencapai 5.422.053 orang. Jika dirata ratakan, masa tunggu berhaji yaitu 26 tahun. Di daerah daerah tertentu, ada masa tunggunya mencapai 40an tahun.

Amri menambahkan faktor pembatalan haji, calon jemaah memilih pindah ke haji khusus / furoda. Calon jemaah sakit permanen, meninggal, dan kenaikan biaya haji. Amri menegaskan, sangat menyayangkan calon jemaah yang membatalkan haji dan memilih umrah.

“Padahal, berhaji itu adalah ibadah wajib (bagi yang mampu), lantas kenapa kita memilih yang sunnat (umrah),” tandasnya.

Sementara itu, Ali Sahban dari Kanwil Kemenag NTB menyampaikan, berdasarkan temuan di lapangan dan fakta yang didapatkan, kebanyakan calon jemaah membatalkan haji dan memilih menarik dananya karena lamanya masa tunggu berangkat haji, sampai 37 tahun.

Dengan lamanya masa tunggu ini, banyak calon jemaah yang dipengaruhi untuk menarik dana dan berangkat umrah.

“Calon jemaah haji dibujuk, toh juga sama sama ibadah di Tanah Suci, lebih baik umrah. Nunggu haji belum tentu umurnya sampai. Ini yang bikin calon jemaah memilih menarik dana haji dan berumrah,” kata Ali Sahban.

Hal ini juga sangat disayangkan. Mengapa harus memilih berumah, padalah haji adalah ibadah besar.

Karena itu, diminta kepada penghulu dan KBIH di kabupaten/kota untuk mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembatalan haji.

Dalam sosialisasi ini juga dikemukakan, lama menunggu berangkat haji di Indonesia jauh lebih cepat dibandingkan masa tunggu di Malaysia yang sampai 125 tahun. Namun jumlah pembatalan hajinya sangat kecil.

Dalam kesempatan ini, Direktur Utama Bank NTB Syariah, H. Kukuh Rahardjo menyampaikan apresiasi kepada BPKH atas kerjasama selama ini, serta terselenggaranya kegiatan sosialisasi yang menghadirkan seluruh stakeholder.(bul)

BPS : Pendapatan Petani Seluruh Subsektor Naik

0
Petani Sembalun.(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) merilis data terbaru Nilai Tukar Petani (NTP) pada bulan September 2024. Hasilnya menunjukkan, NTP di NTB mengalami peningkatan sebesar 0,19% dibandingkan bulan sebelumnya.

Kepala BPS NTB, Wahyudin, menjelaskan bahwa kenaikan NTP ini mengindikasikan adanya peningkatan daya beli petani di NTB. Hal ini terjadi karena penurunan harga barang dan jasa yang dibeli petani lebih besar dibandingkan penurunan harga produk pertanian yang dijual. Hasil penjualan petani lebih tinggi dibanding biaya yang dikeluarkan petani.

“Kenaikan NTP ini merupakan kabar baik bagi petani di NTB. Artinya, petani memiliki kemampuan yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka,” ujar Wahyudin dalam keterangan di kantornya, Selasa, 1 Oktober 2024.

NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.

NTP September 2024 sebesar 119,36 atau naik 0,19 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) turun sebesar 0,31 persen, lebih dalam dari penurunan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 0,11 persen.

NTP bernilai di atas 100 untuk semua subsektor, yaitu Subsektor Tanaman Pangan sebesar 122,14, Subsektor Hortikultura sebesar 135,68, Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat sebesar 106,70, Subsektor Peternakan sebesar 110,18, dan Subsektor Perikanan sebesar 101,99.

Pada bagian lain, pada September 2024 terjadi penurunan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Provinsi NTB sebesar 0,55 persen yang disebabkan oleh penurunan indeks pada kelompok pengeluaran Makanan, Minuman, dan Tembakau serta kelompok Transportasi.

Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Provinsi NTB September 2024 sebesar 120,10 atau turun 0,25 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.(bul)

Emas Antam Merosot Rp12.000 Awal Bulan Oktober Jadi Rp1,452 juta

0
Emas Antam(ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) yang dipantau dari laman Logam Mulia, Selasa pagi 1 Oktober 2024 merosot Rp12.000, sehingga harga emas per gram kini menjadi Rp1.452.000.

Adapun harga jual kembali (buyback) emas batangan pada Selasa, menjadi Rp1.292.000 per gram.

Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017.

Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP.

PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di laman Logam Mulia Antam pada Selasa:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp776.000
  • Harga emas 1 gram: Rp1.452.000
  • Harga emas 2 gram: Rp2.844.000
  • Harga emas 3 gram: Rp4.241.000
  • Harga emas 5 gram: Rp7.035.000
  • Harga emas 10 gram: Rp14.015.000
  • Harga emas 25 gram: Rp34.912.000
  • Harga emas 50 gram: Rp69.745.000
  • Harga emas 100 gram: Rp139.412.000
  • Harga emas 250 gram: Rp348.265.000
  • Harga emas 500 gram: Rp696.320.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp1.392.600.000

Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP.

Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22. (ant)

Rupiah Melemah Karena Faktor Teknikal

0
Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS(ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Pengamat mata uang Rully Arya Wisnubroto mengatakan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dipengaruhi faktor teknikal.

“Sepertinya memang ada faktor teknikal mengingat rupiah sudah menguat signifikan dalam beberapa waktu,” ujarnya ketika ditanya Antara, Jakarta, Selasa.

Hingga saat ini, kurs rupiah melemah 66 poin atau 0,44 persen menjadi Rp15.206 per dolar AS dari sebelumnya Rp15.140 per dolar AS.

Selain faktor teknikal, peningkatan lumayan drastis arus modal asing yang keluar dari pasar keuangan domestik mempengaruhi pelemahan rupiah.

“Memang arus modal asing keluar juga lumayan drastis di akhir-akhir bulan September,” ucap Rully.

Bank Indonesia (BI) mengatakan aliran modal asing keluar bersih dari pasar keuangan domestik mencapai Rp9,73 triliun selama periode transaksi 23-26 September 2024. Nilai tersebut terdiri dari aliran modal asing keluar bersih di pasar saham Rp2,88 triliun, Surat Berharga Negara (SBN) Rp1,30 triliun, dan di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) Rp5,55 triliun.

Dengan demikian, sejak 1-26 September 2024, total modal asing masuk bersih di pasar SBN Rp31,07 triliun, di pasar saham Rp57,13 triliun, dan di SRBI Rp193,60 triliun.

Pada Senin (30/9), kurs rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan tergelincir menjadi Rp15.140 per dolar AS setelah rilis inflasi Indeks Harga Belanja Personal atau Personal Consumption Expenditure (PCE) Amerika Serikat (AS) yang lebih rendah dari ekspektasi.

Pada akhir perdagangan Senin, rupiah merosot 15 poin atau 0,10 persen menjadi Rp15.140 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp15.125 per dolar AS.

“Indeks PCE secara bulanan di bulan Agustus turun ke 0,1 persen ‘month on month’ (mom) dari 0,2 persen mom, sesuai dengan ekspektasi. Namun, Indeks Harga PCE tahunan menurun ke 2,2 persen year on year (yoy), lebih rendah dari ekspektasi 2,3 persen yoy,” kata Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede. (ant)

Kemendag: Tol Laut Wujudkan Pemerataan Ekonomi di Pelosok Negeri

0
Ilustrasi Kapal Tol Laut(ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI Moga Simatupang menyatakan bahwa Tol Laut mengefisienkan distribusi logistik, mengurangi disparitas harga dan mewujudkan pemerataan ekonomi di pelosok negeri.

“Efisiensi ini tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di seluruh pelosok negeri,” kata Moga dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan pemerintah melalui Kemendag mengintegrasikan Program Tol Laut itu dengan program Sinergi Gerai Maritim (SIGM) yang mencakup pembangunan depo di beberapa daerah serta pelaksanaan kegiatan temu bisnis yang melibatkan pelaku usaha dari berbagai wilayah.

Dengan adanya SIGM, distribusi barang dari produsen ke konsumen diharapkan dapat berjalan lebih efisien.

Menurutnya, integrasi program Tol Laut dengan SIGM itu berdampak positif pada perekonomian masyarakat setempat, serta memberikan akses yang lebih adil terhadap bahan pokok dan barang penting lainnya.

Selain itu, efisiensi Tol Laut telah membantu menstabilkan harga di berbagai daerah dengan mempercepat arus distribusi barang.

“Kalau kita flashback, Tol Laut ini dasarnya Peraturan Presiden, lalu kita turunkan menjadi aturan di Kementerian Perdagangan. Ada 11 bahan pokok, 7 bahan penting, dan 32 barang lainnya yang masuk dalam pengaturan distribusi Tol Laut,” ucapnya.

Salah satu target utama peluncuran Tol Laut adalah untuk mengatasi ketimpangan harga di berbagai wilayah Indonesia. Efek positif penurunan disparitas harga ini terasa lebih signifikan di wilayah Timur Indonesia, yang selama ini menghadapi tantangan logistik lebih besar dibandingkan dengan wilayah lainnya.

“Perkembangan Tol Laut berdasarkan koefisien variasi sebagai indikator disparitas harga antarwilayah dan antarwaktu menunjukkan penurunan yang signifikan. Pada tahun 2015, koefisien variasinya tercatat 14,2 persen, sedangkan pada tahun 2024 turun menjadi 10,25 persen,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa dalam 10 tahun terakhir, program Tol Laut membuktikan bahwa inisiatif pemerintah untuk menciptakan pemerataan ekonomi dapat terwujud dengan komitmen bersama dari berbagai pihak.

Moga menambahkan koordinasi lintas lembaga menjadi kunci utama keberhasilan program Tol Laut dalam menekan disparitas harga antarwilayah.

Pemerintah juga terus mendorong peningkatan produksi lokal agar muatan balik dapat dioptimalkan, sehingga biaya logistik dapat ditekan dan harga barang di wilayah Timur semakin kompetitif.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa layanan Tol Laut merupakan inisiasi Presiden Joko Widodo untuk mendukung angkutan logistik di wilayah 3TP (tertinggal, terdepan, terluar dan perbatasan).

“Dasar inisiasi Presiden untuk menghadirkan layanan Tol Laut adalah angkutan logistik ke wilayah timur yang belum maksimal, ditandai dengan adanya disparitas harga,” kata Menhub di Jakarta, Senin 30 September 2024.

Dia menyampaikan bahwa selama 10 tahun melayani masyarakat Indonesia, Tol Laut telah mengalami peningkatan signifikan baik dari sisi jumlah trayek, muatan, maupun armada kapal.

“Tahun 2015 kami memulai layanan Tol Laut yang menghubungkan titik-titik di barat dan timur, dari awalnya 3 trayek menjadi 39 trayek,” ungkap Menhub.

Menhub menuturkan, melalui Tol Laut, pemerintah berkomitmen mendukung pembangunan wilayah-wilayah 3TP. Tujuan dari Tol Laut yaitu menghindari kelangkaan barang dan menurunkan disparitas harga.

Ia menyebutkan jumlah muatan berkembang dari tahun 2015 yang hanya memuat 30 ton dengan 88 TEU’s menjadi 989,75 ton dengan 31,878 TEUs pada tahun 2023. Jumlah kapal yang awalnya pada tahun 2015 hanya sebanyak 3 kapal telah berkembang menjadi 39 Kapal pada tahun 2024.

Kemudian jumlah trayek juga mengalami perkembangan dari tahun 2015 yang hanya terdapat 3 trayek menjadi 39 trayek pada tahun 2024. Sedangkan jumlah Pelabuhan Singgah dari awalnya pada tahun 2015 hanya sebanyak 11 pelabuhan berkembang menjadi 114 Pelabuhan pada tahun 2024. (ant)

Penumpang di Bandara Lombok Naik 6,9 Persen Selama MotoGP 2024

0
Penumpang di Bandara Lombok(ekbisntb.com/ant)

Lombok (ekbisntb.com) – PT Angkasa Pura I Bandara Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat pertumbuhan penumpang selama ajang MotoGP Indonesia 2024 meningkat 6,9 persen bila dibandingkan dengan penumpang ajang MotoGP 2023.

“Tahun ini ada kenaikan pergerakan penumpang sebesar 6,9 persen,” kata Humas Bandara Lombok Arif Haryanto di Lombok Tengah, Selasa.

Ia mengatakan, selama periode MotoGP Indonesia 2024 yang telah berlangsung di Sirkuit Pertamina Mandalika (25 September 2024 sampai 1 Oktober 2024) tercatat ada 52.762 penumpang yang tiba dan berangkat dari Bandara Lombok.

“Dibandingkan dengan periode MotoGP Indonesia 2023 pergerakan penumpang berjumlah 49.344 orang baik yang datang maupun berangkat atau meningkat 6,9 persen,” katanya.

Ia mengatakan, selama periode MotoGP 2024 rata-rata pergerakan penumpang per hari ada 8.794 penumpang. Sebelum MotoGP 2024 ada di angka 7.434 penumpang per hari.

“Ada peningkatan 18,3 persen,” katanya.

Sebelumnya, General Manager PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Lombok Barata Singgih Riwahono mengatakan dari sisi layanan, untuk mendukung MotoGP Bandara Lombok beroperasi 24 jam mulai 15 September hingga 1 Oktober 2024 dari yang sebelumnya hanya 15 jam.

“Penambahan waktu operasional bandara ini bertujuan untuk mengakomodir permintaan penerbangan tambahan atau extra flight dari pihak maskapai,” katanya.

Pada ajang MotoGP Indonesia 2024, Bandara Lombok mencatat telah menerima permintaan 74 penerbangan tambahan (extra flight) pada periode 22 September hingga 1 Oktober 2024. Rinciannya yaitu maskapai Garuda Indonesia 40 penerbangan tambahan, Citilink (18), AirAsia (8), dan Wings Air (8).

Pada periode event MotoGP tahun ini, diprediksi puncak pergerakan penumpang akan terjadi pada 29 September 2024 dengan jumlah penumpang sebanyak 12.573 penumpang.

Angka ini naik 23 persen jika dibandingkan dengan puncak pergerakan penumpang pada MotoGP 2023 lalu yang tercatat 10.351 penumpang.

Sementara itu, pesawat kargo yang membawa logistik dan perlengkapan agenda MotoGP 2024 dijadwalkan tiba di Bandara Lombok pada 24 dan 25 September 2024 mendatang.

Sebanyak lima penerbangan pesawat kargo Qatar Airways jenis Boeing 777 akan mengangkut 510 ton logistik MotoGP 2024.

“Jumlah kargo ini meningkat sebesar 31 persen dibandingkan dengan jumlah kargo yang tiba pada MotoGP 2023 dengan total 387 ton,” katanya. (ant)

Pertamina Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series Per 1 Oktober

0
PT Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero)(ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – PT Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) menurunkan harga BBM nonsubsidi Pertamax Series dan Dex Series mulai 1 Oktober 2024, sebagai bentuk penyesuaian berkala.

“Penyesuaian berkala untuk harga BBM Non-subsidi bulan Oktober 2024. Harga Pertamax Series dan Dex Series mengalami penurunan signifikan. Harga baru berlaku pada 1 Oktober 2024,” kata Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Dia menyampaikan, harga BBM Non-subsidi selalu dievaluasi berkala mengikuti tren harga rata-rata publikasi minyak yakni Mean of Platts Singapore (MOPS) atau Argus dan juga mempertimbangkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika.

“Evaluasi dan penyesuaian harga untuk BBM Non-subsidi rutin dilakukan. Bisa tetap, bisa naik dan bahkan bisa turun, tergantung trend harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah. Pada Oktober ini, semua harga BBM Non Subsidi Pertamina mengalami penurunan harga,” ujarnya.

Dia menyampaikan bahwa untuk Pertamax Turbo (RON 98), terdapat penyesuaian harga menjadi Rp13.250 per liter; Pertamax Green (RON 95) menjadi Rp12.700 per liter, dan untuk Pertamax (RON 92) menjadi Rp12.100.

Sedangkan untuk harga Dexlite (CN 51) terdapat penyesuaian harga menjadi Rp12.700 per liter dan Pertamina Dex (CN 53) menjadi Rp13.150 per liternya.

Heppy mengatakan bahwa harga itu berlaku untuk provinsi dengan besaran pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen seperti di wilayah DKI Jakarta.

“Kami terus berkomitmen untuk menyediakan produk dengan kualitas yang terjamin dengan harga yang kompetitif di seluruh wilayah Indonesia,” kata Heppy. (ant)

Ekspor Mete Mentah Dihentikan, KWT Sugian Fokus Melakukan Pengolahan

0
Handedi, Marketing KWT Sugian menunjukkan produk olahan kemasan KWT Sugian yang diperkanlkan saat moment MotoGP Mandalika 2024.(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Sugian, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, telah mengambil keputusan strategis untuk menghentikan ekspor mete mentah ke Taiwan dan Hongkong. Keputusan ini diambil setelah kelompok menilai bahwa ekspor dalam bentuk gelondongan tidak memberikan nilai tambah yang signifikan bagi anggota KWT.

“Kami melihat bahwa ekspor mete mentah tidak sejalan dengan visi misi KWT Sugian yang bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah produk pertanian,” ujar Handedi, Marketing KWT Sugian.

Selama ini, KWT Sugian telah mengekspor mete mentah dengan menggunakan izin ekspor pihak lain. Namun, praktik ini dinilai tidak menguntungkan dalam jangka panjang karena keuntungan yang diperoleh sangat kecil.

“Dengan menghentikan ekspor mentah, kami dapat fokus pada pengolahan mete menjadi produk-produk bernilai tambah,” tambah Handedi.

Keputusan KWT Sugian ini bukan tanpa tantangan. Salah satu tantangan utama adalah persaingan dengan pengepul dari Jawa yang menawarkan harga tinggi kepada petani. Selain itu, fluktuasi harga mete juga menjadi kendala tersendiri.

KWT Sugian melihat peluang besar dalam pengolahan mete. Dengan mengolah mete menjadi produk-produk seperti kacang mete panggang, minyak mete, atau produk olahan lainnya, KWT Sugian dapat meningkatkan nilai jual produk dan membuka pasar yang lebih luas.

Untuk mendukung upaya pengolahan mete, KWT Sugian membutuhkan berbagai dukungan, seperti akses terhadap teknologi pengolahan, pelatihan bagi anggota, serta bantuan dalam pemasaran produk.

“Kami berharap pemerintah dan pihak terkait dapat memberikan dukungan kepada KWT Sugian agar dapat mengembangkan usaha pengolahan mete ini,” pungkas Handedi.

Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Sugian adalah salah satu mitra binaan Pertamina Patra Niaga yang difasilitasi pada event “Pertamina Energizing You Festival” bersamaan dengan event balap MotoGP 2024 yang berlangsung di Pertamina Grand Prix of Indonesia, 27 – 29 September 2024.

Handedi menceritakan pengalaman KWT Desa Sugian dibina oleh Pertamina Patra Niaga, sejak tahun 2021. KWT ini terbentuk tahun 2017, dulunya, kehidupan para ibu-ibu di Desa Sugian, Lombok Timur, sangat sederhana. Mereka mengandalkan penghasilan dari penjualan mete mentah. Namun, seiring berjalannya waktu, mereka menyadari bahwa potensi mete jauh lebih besar dari sekadar dijual dalam bentuk mentah.

Berkat dukungan Pertamina, para ibu-ibu ini belajar mengolah mete menjadi berbagai produk yang lebih bernilai, seperti kacang mete panggang dan keripik mete. Mereka juga diberikan pelatihan tentang manajemen usaha dan pemasaran.

Kini, KWT Sugian telah menjadi produsen olahan mete yang sukses. Produk mereka tidak hanya diminati di pasar lokal, tetapi juga telah merambah pasar di luar daerah. Keberhasilan KWT Sugian membuktikan bahwa dengan kerja keras, semangat pantang menyerah, dan dukungan komunitas, perempuan di pedesaan pun dapat meraih kesuksesan.(bul)