Thursday, April 9, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 468

Ganggu Aktifitas Ekonomi

0
Syafruddin (ekbisntb.com/cem)

HUJAN lebat disertai angin kencang pekan kemarin menyebabkan sejumlah wilayah terendam banjir. Akan tetapi, di Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela relatif aman. Kendati demikian, perlu diwaspadai luapan Sungai Ancar sewaktu-waktu dapat mengganggu aktifitas ekonomi warga.

Lurah Kekalik Jaya, Syafruddin dikonfirmasi pada, Rabu 18 Desember 2024 bersyukur hujan lebat yang disertai angin kencang sejak pekan kemarin tidak menyebabkan luapan Sungai Ancar. Pengalaman tahun sebelumnya, volume air tinggi dari hulu mengakibatkan pemukiman warga di Lingkungan Kekalik terendam. “Alhamdulillah, tidak ada genangan karena intensitasnya air tidak terlalu besar,” katanya.

Masyarakat selalu was-was apabila hujan terus menerus terutama di daerah hulu dapat mengakibatkan banjir. Syafruddin mengatakan, banjir ini tidak hanya menggenangi pemukiman warga, melainkan menganggu aktifitas ekonomi. Sebagian besar warga di Lingkungan Kekalik Jaya berprofesi sebagai perajin tahu-tempe. Jika banjir secara otomatis produksi akan terhambat. “Sebagian besar warga kita sebagai pengrajian tahu tempe. Kalau banjir bagaimana cara mereka bekerja,” pungkasnya.

Di satu sisi, warga diminta melakukan mitigasi dengan memasang tumpukan karung berisi tanah atau pasir sekitar rumah mereka. Tujuannya mengurangi air masuk ke pemukiman warga.

Menurutnya paling penting adalah warga membantu pemerintah menjaga kebersihan di lingkungan. Salah satu caranya adalah tidak membuang sampah maupun sisa pembakaran ke sungai. “Saya akan pasang spanduk imbauan supaya warga tidak membuang sampah di sungai,” katanya.

Ia meminta kepada kepala lingkungan dan ketua rukun tetangga agar menyampaikan imbauan yang dikeluarkan oleh Pemkot Mataram terhadap antisipasi dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan pohon tumbang. Masyarakat tidak keluar rumah apabila cuaca ekstrem untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (cem)

Pemkot Mataram Tidak Rayakan Tahun Baru

0
Pemkot Mataram menegaskan tidak akan memfasilitasi perayaan tahun baru 2025. Inilah Taman Sangkareang merupakan salah satu titik kumpul masyarakat saat perayaan malam tahun baru. (ekbisntb.com/cem)

Lombok (ekbisntb.com) – Pemerintah Kota Mataram tidak merayakan perayaan pergantian tahun baru 2025, karena kondisi cuaca yang tidak mendukung. Masyarakat yang memiliki inisiatif menyelenggarakan kegiatan dipersilahkan tetapi tidak secara berlebihan.

Walikota Mataram, Dr. H. Mohan Roliskana menegaskan, Pemerintah Kota Mataram tidak merayakan pergantian tahun baru karena cuaca kurang bersahabat. Masyarakat maupun pihak swasta yang merayakan dipersilahkan menyelenggarakan kegiatan, akan tetapi harus ada batasan-batasan dan tidak boleh euphoria secara berlebihan. “Sekaligus saya minta jangan secara berlebihan,” katanya mengingatkan ditemui pada, Rabu 18 Desember 2024.

Sejumlah destinasi wisata dipastikan akan padati pengunjung yang akan merayakan malam pergantian tahun. Walikota mengatakan, destinasi tetap dibuka tetapi tidak ada kegiatan apapun. Seandainya ada inisiatif dari pengelolaan kegiatan dinilai tidak masalah.

Orang nomor satu di Kota Mataram tidak mau kegiatan yang berlebihan yang dapat menimbulkan gangguan sosial serta sesuatu yang tidak etis. “Pesan saya bahwa saya tidak mau kegiatan diselenggarakan secara berlebihan,” tegasnya.

Ia memprediksi Taman Sangkareang akan menjadi titik kumpul masyarakat dengan catatan tidak ada kegiatan hiburan yang difasilitasi pemerintah. Untuk pengamanan tetap dilakukan bersama aparat kepolisian dan TNI. Standar operasional pengamanan sudah ditentukan untuk memastikan personil siaga agar tidak ada gangguan keamanan dan ketertiban. “Iya, pasti kalau itu. Saya juga nanti bersama Pak Kapolres dan Pak Dandim akan keliling memantau situasi keamanan saat tahun baru,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Cakranegara, Irfan Syafindra Soeratin sebelumnya mengatakan, saat perayaan tahun baru lokasi yang paling diatensi kerawanannya adalah pusat hiburan dan hotel. Sementara, perayaan di lingkungan menjadi kewenangan dari kepala lingkungan dan kelurahan untuk memantau dan mengawasi aktifitas warga.

Pemantauan difokuskan terutama titik kumpul anak muda yang biasa menggelar pesta sambil mengkonsumsi minuman keras. “Pasti kita akan melakukan pemantauan terutama di titik kumpul dan hotel atau tempat hiburan,” terangnya.

Dikatakan, pemerintah tidak melarang warga merayakan pergantian tahun baru, tetapi perayaannya tidak secara berlebihan yang berpotensi mengganggu atau membuat keributan. Ia menyarankan agar malam tahun baru dirayakan dengan kumpul bersama keluarga, kerabat atau sahabat di rumah. “Paling tidak merayakannya secara tidak berlebihan,” pungkasnya.

Perayaan tahun baru tidak terlepas dari kembang api dan petasan. Mantan Lurah Pagutan Timur menegaskan, pengawasan terhadap peredaran kembang api maupun petasan menjadi kewenangan kepolisian. Peredaran petasan dan kembang api harus memiliki atau mengantongi izin.

Terlepas dari itu, pihaknya bersama lurah dan kepala lingkungan turut mengawasi titik-titik rawan dinyalakan kembang api. Walaupun tidak bisa dikurasi atau memantau secara keseluruhan lokasi dibunyikan petasan tersebut. “Jangan sampai mengganggu kantibmas saja,” pesannya.

Irfan mewanti-wanti agar tidak ada pesta kembang api di daerah yang rawan konflik seperti di Monjok dan Karang Taliwang, sehingga perlu pengawasan ketat dari kelurahan dibantu TNI-dan Polri.(cem)

Kota Mataram Paling Tinggi

0
H.Hassanudin (ekbisntb.com/ist)

PENJABAT (Pj) Gubernur NTB, Hassanudin telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) NTB untuk tahun 2025. Hal itu sesuai dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI No.16 Tahun 2024, Tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2025.

Pj Gubernur mengatakan, penetapan UMK tahun 2025 untuk Kabupaten/Kota sudah dilakukan secara tepat waktu pada tanggal 17 Desember 2024 berdasarkan rekomendasi dari Bupati/Walikota masing-masing daerah. Tentunya hal itu setelah dihitung menggunakan formula yang diatur dalam Pasal 5 Ayat (1) Permenaker RI No.16 Tahun 2024 oleh Dewan Pengupahan Kab/Kota masing-masing.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Ekbis NTB, Rabu (18/12), Pj Gubernur mengatakan, dari 10 Kabupaten/Kota se- NTB, sembilan Kabupaten/Kota besaran UMK-nya lebih tinggi dari UMP Provinsi NTB Tahun 2025. Hanya satu kabupaten yaitu Kabupaten Lombok Barat UMKnya sama dengan UMP berdasarkan formula perhitungan yang mengacu pada peraturan tersebut diatas.

Adapun besaran UMK Kabupaten/Kota se- NTB Tahun 2025 yang telah ditetapkan oleh Pj Gubernur NTB yaitu UPK Kota Mataram sebesar Rp2.859.620, Kabupaten Lombok Tengah Rp2.610.281, Kabupaten Lombok Timur Rp2.608.714, Kabupaten Lombok Utara Rp2.609.826, Kabupaten Sumbawa Barat Rp2.823.168, Kabupaten Sumbawa Rp2.627.607.

Kemudian UMK Kabupaten Dompu sebesar Rp2.605.734, Kabupaten Bima Rp2.637.147, Kota Bima Rp2.662.719 terakhir UMK Kabupaten Lombok Barat sebesar Rp2.602.931.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB telah menetapkan UMP tahun 2025 sebesar Rp2.602.931. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 6,5 persen atau Rp158.864 dibandingkan UMP 2024 yang tercatat sebesar Rp2.444.067.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB, I Gede Putu Aryadi mengatakan, pihaknya berharap tak ada kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan oleh perusahaan. Jika ada persoalan berkaitan dengan kondisi perusahaan yang berdampak pada potensi PHK, maka sebaiknya dibicarakan dengan Disnakertrans NTB.

“Jangan sampai ada PHK. Kalau ada apa-apa, kita diskusi dulu,” I Gede Putu Aryadi.

Ia mengatakan, dengan adanya kenaikan UMP ini, Pemprov NTB berharap hubungan pekerja dan perusahaan semakin erat dan kesejahteraan pekerja semakin meningkat.

“Terimakasih serikat pekerja. Mohon nanti bagaimana kita kolaborasi meningkatkan produktivitas pekerjanya. Kalau dengan meningkatkan produktivitas, berarti tugas dari sarikat pekerja dan sarikat buruh bagaimana mendorong etos kerja anggotanya,” kata Aryadi.(ris)

Dispar Mataram Edukasi Siswa Tentang Kota Tua Ampenan 

0
Areal bekas Pelabuhan Ampenan yang kini menjadi Kota Tua dan ditata sebagai destinasi wisata baru oleh Pemerintah Kota Mataram(ekbisntb.com/ant)

Lombok (ekbisntb.com) – Dinas Pariwisata Kota Mataram, memberikan edukasi tentang Kota Tua Ampenan kepada siswa SMKN 1 Mataram, agar dapat mendorong kreativitas anak-anak muda untuk menjaga dan mempromosikan aset sejarah tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram Cahya Samudra di Mataram, Rabu, mengatakan para siswa SMK 1 Mataram yang diberikan edukasi sebanyak 15 orang dan mereka merupakan siswa jurusan pariwisata.

“Keberadaan mereka tentu menjadi peluang kami untuk melibatkan mereka dalam upaya promosi pariwisata,” katanya.

Dalam kegiatan edukasi Kota Tua Ampenan itu, para siswa yang didampingi guru mereka berkeliling ke areal Kota Tua Ampenan hingga ke bekas Pelabuhan Ampenan yang saat ini dalam tahap revitalisasi menjadi destinasi wisata unggulan.

Dalam kesempatan itu, para siswa banyak melihat sejumlah bangunan dan benda-benda bersejarah peninggalan Belanda, seperti bekas tiang-tiang dermaga, bangunan-bangunan tua, gedung bank Belanda, pusat perdagangan dan lainnya.

“Harapan kami, setelah anak-anak mendapatkan edukasi tentang Kota Tua Ampenan, bisa diteruskan kepada teman sebaya atau bahkan membantu promosi pariwisata,” katanya.

Ke depan, keberadaan anak-anak itu akan digandeng sebagai penyambut dan pendamping tamu yang berkunjung ke Kota Tua Ampenan.

Selain Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), keterlibatan pelajar yang menguasai sejarah Kota Tua Ampenan sangat membantu untuk menyampaikan informasi Kota Tua ke pengunjung.

“Mereka akan kami bina berkelanjutan untuk menjadi garda terdepan sejarah pariwisata Kota Mataram, tidak hanya Kota Tua,” katanya.

Di sisi lain, Cahya mengatakan kawasan bekas Pelabuhan Ampenan saat ini sedang ditata kembali dengan anggaran Rp4,5 miliar yang merupakan bantuan dari pemerintah pusat.

Dengan anggaran itu, kegiatan revitalisasi Pantai Ampenan dilaksanakan tiga kegiatan yakni pembangunan mini amphitheater, pembuatan 32 lapak pedagang kaki lima, dan plaza untuk menempatkan 7 berugak atau gazebo.

Pembangunan mini amphitheater atau gelanggang pertunjukan seni dan budaya mini merupakan bagian utama dalam penataan dan revitalisasi Pantai Ampenan yang saat ini tinggal dilakukan pengecatan.

Sebagai ruang pertunjukan seni budaya berkapasitas 1.000 orang, mini amphitheater tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung kegiatan seni dan budaya lokal.

Seperti, berbagai festival budaya, pameran, galeri seni, dan aktivitas masyarakat lainnya yang bisa mendorong menghidupkan kembali Kota Tua Ampenan.

“Mini amphitheater bisa menjadi ruang kreatif masyarakat termasuk anak muda di kota itu,” katanya. (ant)

Sambut Nataru, Telkomsel Siaga Optimalkan 5.705 BTS

0
Telkomsel melakukan optimalisasi jaringan(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Telkomsel kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kemudahan, kenyamanan, dan kebahagiaan bagi pelanggan selama momen Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Mengusung tema “Sambungkan Semangat”, Telkomsel SIAGA NARU mencerminkan visi perusahaan untuk memperkuat konektivitas dan memberdayakan Indonesia.

Dengan jaringan andal dan inovasi digital terdepan, Telkomsel hadir sebagai penghubung utama untuk menciptakan hari yang lebih baik dan masa depan yang gemilang. Pada momen ini, Telkomsel fokus pada kesiapan jaringan, inovasi produk dan layanan digital, serta kontribusi sosial berkelanjutan.

Selama perayaan NARU 2024/2025, Telkomsel memproyeksikan akan terjadi lonjakan trafik broadband sebesar 11,52% dibandingkan dengan hari biasa, atau 6,5% dibandingkan periode NARU tahun sebelumnya. Puncak lonjakan trafik diperkirakan terjadi pada saat pergantian tahun 2025, yang didorong oleh peningkatan akses media sosial sebesar 14%, video streaming 6%, layanan komunikasi 2%, online gaming 5%, dan e-commerce -22%.

Vice President Area Network Operations Jawa Bali, Andrias Indra, mengatakan, “Telkomsel berkomitmen untuk menyambungkan semangat optimisme dan energi positif bagi masyarakat. Dengan mengoptimalkan konektivitas yang unggul, Telkomsel berupaya memastikan setiap pelanggan dapat menikmati momen Natal dan Tahun Baru dengan kemudahan, kenyamanan, dan kebahagiaan.”

Untuk mendukung kenyamanan pengalaman digital pelanggan di seluruh Area Jawa Bali selama periode NARU ini, Telkomsel telah mengoptimalkan jaringan di 140 lokasi, yang terdiri dari 8 area transit transportasi (bandara, pelabuhan, stasiun), 124 area spesial (mal, alun-alun, pusat keramaian), dan 8 area di jalur mudik (rest area, SPBU).

Andrias menambahkan, “Telkomsel melakukan optimalisasi jaringan dengan meningkatkan kapasitas 417 unit BTS 4G/LTE, penambahan 134 unit BTS 4G/LTE baru, dan penambahan 14 unit Compact Mobile BTS (COMBAT), sehingga total BTS di Area Jawa Bali mencapai lebih dari 77.246 unit.”

Telkomsel juga telah meningkatkan kapasitas jaringan untuk mengakomodasi lonjakan trafik selama periode NARU ini. Selain itu, Telkomsel telah bertransformasi menjadi penyedia layanan konvergensi terbesar pertama di Indonesia yang mengimplementasikan standar arsitektur jaringan Open Digital Architecture (ODA) dengan Autonomous Network. Teknologi ini memberikan kecepatan dan stabilitas layanan jaringan melalui skema zero-touch self-assurance berbasis AI untuk mendeteksi, mendiagnosis, mengoptimalkan, dan memulihkan fungsi jaringan secara mandiri dan otomatis.

Untuk mendukung kemeriahan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Telkomsel menghadirkan berbagai produk dan layanan bernilai tambah dengan program dan promo khusus yang dapat diakses oleh pelanggan di berbagai titik layanan. Promo tersebut antara lain: Surprise Deal Akhir Tahun, tambahan kuota yang lebih besar dan berbagai manfaat lainnya untuk pelanggan prabayar yang mengaktifkan Halo+ Bold selama periode NARU, program Digosok Hepi dengan hadiah saldo e-wallet dan undian dengan total hadiah Rp3,5 miliar untuk pembelian voucher fisik di outlet, serta program Orbitin Akhir Tahunmu yang menawarkan diskon pembelian Orbit sebesar 50 ribu rupiah dan gratis ongkir untuk transaksi di website myorbit. Promo ini berlaku pada minggu terakhir di bulan Desember 2024.

Telkomsel juga menghadirkan beberapa program bundling khusus, seperti England Premier Trip dari by.U dengan undian berhadiah trip ke London bagi pelanggan yang membeli paket English Premier League (EPL), berbelanja di Ustore, atau mengunggah video komentar di media sosial. Selain itu, ada program Telkomsel x WeTV ke China untuk pelanggan yang aktif di WeTV melalui paket data Telkomsel, berkesempatan memenangkan travel pack ke China.(bul)

Kecamatan Sekarbela Mataram Usulkan Bantuan Beras Nelayan Tak Melaut

0
Cahya Samudra(ekbisntb.com/ant)

Lombok  (ekbisntb.com) – Pemerintah Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, mengusulkan bantuan beras untuk para nelayan yang tidak melaut akibat gelombang pasang dampak cuaca ekstrem.

Plt Camat Sekarbela, Kota Mataram Cahya Samudra, di Mataram, Rabu, mengatakan bahwa usulan bantuan beras tersebut sudah diajukan ke Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Mataram.

“DKP Mataram punya stok beras cadangan pangan untuk antisipasi cuaca ekstrem dan potensi bencana lainnya yang biasa terjadi setiap akhir tahun hingga awal tahun,” katanya.

Cahya Samudra yang juga Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram ini mengatakan, beras bantuan nelayan yang diusulkan sebanyak 2 ton untuk sekitar 400 kepala keluarga.

Beras tersebut direncanakan akan dibagikan kepada nelayan yang terdampak gelombang pasang dan warga sekitar, sebab selama cuaca ekstrem ini nelayan tidak melaut.

“Bantuan beras yang kami ajukan itu sebagai bentuk perhatian pemerintah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama cuaca ekstrem,” katanya.

Menurut dia, beras bantuan tersebut direncanakan akan dibagikan pekan depan, sebab pekan ini di kelurahan masih berlangsung pembagian bantuan beras cadangan pangan pemerintah (CPP) dengan jatah setiap keluarga sebanyak 10 kilogram.

“Untuk beras bantuan cuaca ekstrem kami bagikan pekan depan, agar bantuan tidak tumbang tindih,” ujarnya.

Cahya mengatakan, setiap tahun wilayah pesisir di Kecamatan Sekarbela menjadi sasaran gelombang pasang mulai dari kawasan Pantai Mapak, Bagek Kembar, hingga Penghulu Agung.

Bahkan dari data yang ada, akibat gelombang pasang terjadi abrasi mencapai setengah meter hingga satu meter setiap tahun. Akibatnya, rumah penduduk yang sebelumnya jauh dari sempadan pantai, kini berada di sempadan pantai.

Pada Desember 2022, sebanyak 27 rumah di Lingkungan Mapak Indah rusak berat bahkan sampai ada rumah yang sebagian hanyut.

Saat itu para nelayan yang terdampak langsung dievakuasi dan ada juga yang tinggal di rumah keluarga terdekat. Sekarang mereka sudah tinggal di hunian sementara (huntara) yang disiapkan Pemerintah Kota Mataram.

“Untuk saat ini, dampak cuaca ekstrem masih terkendali dan belum ada warga yang dievakuasi. Semoga tidak pernah ada,” katanya.

Terkait dengan hal itu, sebagai langkah antisipasi pihaknya aktif menyampaikan imbauan melalui RT, kepala lingkungan, dan lurah agar selama cuaca ekstrem warga tidak beraktivitas berlebihan di pinggir pantai.

Selain itu, masyarakat juga diminta berpartisipasi aktif menyampaikan potensi bencana di sekitarnya terutama gelombang pasang, agar aparat bisa segera mengambil langkah-langkah penanganan.

“Misalnya ketika gelombang pasang air masuk ke rumah warga, kami bisa berkoordinasi dengan PLN untuk matikan jaringan listrik sementara agar tidak terjadi bencana lebih luas,” katanya. (ant)

UMP/UMK di NTB Resmi Ditetapkan, Berikut Besarannya

0
Ilustrasi Upah Minimum(ekbisntb.com/tribunnews.com)

Lombok (ekbisntb.com) – Pada Rabu, 18 Desember 2024, Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Hassanudin, resmi menetapkan besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2025. Penetapan ini dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI Nomor 16 Tahun 2024 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2025.

Hassanudin menyampaikan bahwa keputusan ini diambil setelah menerima rekomendasi dari bupati dan wali kota di seluruh NTB. “Perhitungan UMK dilakukan menggunakan formula yang diatur dalam Pasal 5 Ayat (1) Permenaker Nomor 16 Tahun 2024, dengan mempertimbangkan masukan dari Dewan Pengupahan masing-masing daerah,” jelasnya.

Kenaikan Merata di Seluruh Wilayah

Sebanyak 10 kabupaten/kota di NTB mengalami kenaikan UMK sebesar 6,5% dibandingkan tahun sebelumnya. Menariknya, sembilan daerah memiliki UMK yang lebih tinggi dari Upah Minimum Provinsi (UMP) NTB, sementara Kabupaten Lombok Barat menetapkan UMK yang sama dengan UMP.

Berikut rekapitulasi UMK tahun 2025 di NTB:

Kota Mataram: Rp2.859.620

Kabupaten Lombok Tengah: Rp2.610.281

Kabupaten Lombok Timur: Rp2.608.714

Kabupaten Lombok Utara: Rp2.609.826

Kabupaten Sumbawa Barat: Rp2.823.168

Kabupaten Sumbawa: Rp2.627.607

Kabupaten Dompu: Rp2.605.734

Kabupaten Bima: Rp2.637.147

Kota Bima: Rp2.662.719

Kabupaten Lombok Barat: Rp2.602.931

Dukungan Terhadap Kesejahteraan Pekerja

Hassanudin menegaskan bahwa kenaikan UMK ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja di NTB.

“Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan perlindungan ekonomi bagi pekerja, sekaligus mendorong stabilitas sosial dan produktivitas di berbagai sektor,” ujarnya.

Dengan kenaikan ini, UMK Kota Mataram menjadi yang tertinggi di NTB, yakni Rp2.859.620, sedangkan Kabupaten Lombok Barat berada di angka Rp2.602.931, sesuai dengan UMP.(bul)

Standar Keselamatan Pelayaran Kapal PT. DLU Diapresiasi Kemenhub

0
Simulasi keselamatan pelayaran yang dilakukan PT. DLU di Pelabuhan Lembar(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Kementerian Perhubungan meminta operator kapal penyeberangan, baik yang swasta, maupun pemerintah untuk mencontoh penanganan keselamatan kepada penumpang yang menjadi standar PT. Dharma Lautan Utama (DLU).

Hal ini ditegaskan Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan RI, Dr. Hartanto, MH, M.Mar.E, usai menyaksikan kampanye keselamatan yang dilakukan PT. DLU di Pelabuhan Lembar jika terjadi kebakaran pada kepal.

PT. DLU melakukan kampanye keselamatan pelayaran tahun 2024. Dalam simulasi yang dilakukan di Pelabuhan Lembar, Rabu, 18 Desember 2024. Dalam simulasi, diperagakan salah satu kapal DLU terbakar karena percikan api di geladak kendaraan. Call point segera diaktifkan untuk melaporkan insiden tersebut kepada nakhoda melalui radio HT. Selanjutnya, kru berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan yang tersedia.

Nakhoda, sebagai pimpinan tertinggi di kapal, membunyikan general alarm untuk memberitahukan seluruh kru dan penumpang tentang kondisi darurat. Langkah ini bertujuan menjaga ketenangan dan memastikan semua pihak siap mengikuti arahan lebih lanjut.

Tim pemadam kebakaran, yang dipimpin oleh mualim 1, segera dibentuk dan dilengkapi dengan pakaian tahan api serta peralatan hydrant jet dan hydrant spray. Sementara itu, nakhoda terus berkoordinasi dengan Emergency Response Team (ERT) dan Vessel Traffic System (VTS) untuk melaporkan kondisi terkini.

KSOP Lembar mengambil peran penting dalam mengoordinasikan bantuan dari berbagai instansi terkait, termasuk Pelindo, KPLP, Basarnas, Polairud, dan TNI AL. Kolaborasi ini memastikan penanganan yang efektif terhadap situasi darurat.

Kepanikan penumpang berhasil diatasi dengan langkah-langkah cepat kru, termasuk melemparkan lifebuoy untuk menyelamatkan orang yang jatuh ke laut. Prosedur “Abandon Ship” kemudian dilakukan untuk mengevakuasi penumpang ke liferaft dan sekoci dengan aman.

Kapal-kapal bantuan dari berbagai instansi tiba di lokasi untuk membantu memadamkan api. Proses pemadaman berjalan lancar, diikuti dengan langkah pendinginan guna memastikan kebakaran benar-benar terkendali. Ambulans dari Karantina Kesehatan dan rumah sakit setempat menangani korban yang mengalami luka bakar berat dan patah tulang. Seluruh korban segera dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

Turut menyaksikan simulasi ini, Dr. Capt. Antoni Arif Priadi, M.Sc selaku Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan RI. Capt. Hendri Ginting, M.M selaku Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan RI. H. Lalu M Faozal, S.Sos, M.Si, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB.

Kombes Pol Andree Ghama Putra, S.H., S.I.K. selaku Direktur POLAIR Polda NTB. Kolonel Laut (P) Waluyo, SH., M.Tr., Hanla., M.M selaku Komandan Pangkalan TNI AL Mataram. Syamsurizal, S.Kom.M. selaku Kepala KSOP Kelas III Lembar. Lalu Wahyu Efendi,.SOS., M.M selaku Kepala Badan SAR Nusa Tenggara Barat, dan stakeholder lainnya.

Hartanto memuji inisiatif PT Dharma Lautan Utama (DLU) dalam menggelar kampanye keselamatan pelayaran di Pelabuhan Lembar. Kegiatan ini tidak hanya untuk menyambut momen Natal dan Tahun Baru (Nataru), tetapi juga untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berlangsung dengan aman, selamat, nyaman, dan profesional.

“Kampanye keselamatan pelayaran ini tidak hanya karena momen Nataru, tetapi memang untuk menjadikan pelayanan kepada masyarakat benar-benar aman, selamat, nyaman, dan melayani dengan baik,” ujar Dr. Hartanto.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari prinsip “astacita”, yang menegaskan kehadiran negara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dr. Hartanto menekankan pentingnya mengutamakan keselamatan di laut. Budaya melaksanakan tugas di laut selalu mengutamakan keselamatan. Harus zero accident.

“Melihat simulasi yang dilakukan tadi, DLU sudah sangat siap. Sarana dan prasarana pemadam kebakaran, pertolongan orang jatuh ke laut, dan pelaksanaan peran lainnya saat latihan berjalan sangat lancar. Ini harus menjadi contoh bagi pemilik kapal, baik itu kapal negara maupun kapal swasta,” ujarnya.

Dr. Hartanto juga menekankan pentingnya latihan rutin untuk menghadapi situasi darurat. Melakukan latihan-latihan untuk menjaga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam pelayaran.

Hartanto berharap kampanye keselamatan seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk membudayakan keselamatan pelayaran di Indonesia.

“Kita harus terus meningkatkan upaya keselamatan. Keselamatan adalah yang utama, dan ini harus menjadi budaya di setiap kegiatan pelayaran,” pungkasnya.

Khoiri Soetomo, Direktur Keuangan PT. DLU yang juga Ketua DPP Gapasdap yang turut hadir pada kegiatan ini menyampaikan, simulasi yang dilakukan PT. DLU merupakan bagian dari pelaksanaan manajemen keselamatan sesuai dengan standar International Safety Management (ISM) Code.

Hal ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kecelakaan angkutan laut yang disebabkan oleh muatan kendaraan, sehingga PT. DLU merasa perlu untuk mengambil langkah proaktif.

Pada pemerintahan baru Prabowo Gibran sekarang mencanangkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen. Dan itu harus didukung oleh transportasi yang merupakan urat nadi perekonomian harus handal. Handal menurutnya tidak lepas dari standar keselamatan sebagai tanggung jawab bersama. “Sehingga kampanye keselamatan transportasi ini dilakukan setiap tahun. tahun ini di Lembar, karena menurut data Pelindo dan ASDP, pelabuhan ini traffiknya tertinggi di Indonesia. Dan sarana ini sudah menjadi bagian dari pariwisata. Dengan melakukan latihan seperti ini setiap tahun, harapannya DLU bisa mendukung penyediaan transportasi yang aman dan nyaman” tandasnya.(bul)

Natal dan Tahun Baru, Baru Satu Maskapai Ajukan Penambahan Penerbangan ke Lombok

0
Pesawat di bandara internasional Lombok(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Lombok memperkirakan akan terjadi kenaikan jumlah penumpang pesawat selama periode libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Lombok Barata Singgih Riwahono menyampaikan, pada periode Nataru tahun ini, Bandara Lombok diperkirakan akan melayani sebanyak 105.643 penumpang atau meningkat dua persen jika dibandingkan periode Nataru tahun lalu yang berjumlah 103.419 penumpang. Sementara pergerakan pesawat diperkirakan naik satu persen, dari 1.040 pergerakan pesawat tahun lalu menjadi 1.052 pergerakan pesawat pada Nataru ini.

“Puncak arus penumpang Natal diperkirakan pada Jumat, 20 Desember 2024 dengan jumlah 6.853 penumpang yang tiba dan berangkat dari Bandara Lombok. Sedangkan puncak arus penumpang Tahun Baru diprediksi terjadi pada Minggu, 29 Desember 2024 dengan 6.735 penumpang. Sementara puncak arus balik penumpang diperkirakan terjadi pada Minggu, 5 Januari 2025 dengan 6.976 penumpang,” imbuh Barata Singgih.

Terkait dengan penerbangan tambahan (extra flight) pada periode Nataru 2024/2025, hingga saat ini Bandara Lombok baru menerima pengajuan dari maskapai Citilink dengan jumlah 28 penerbangan tambahan untuk rute Denpasar-Lombok-Denpasar.(bul)

Harga Emas Antam stabil di angka Rp1,520 juta per gram

0
Emas Antam (ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Harga emas Antam yang dipantau dari laman Logam Mulia, Rabu, stabil di nominal Rp1.520.000 per gram.

Adapun harga jual kembali (buyback) emas batangan turut stabil di angka Rp1.372.000 per gram.

Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017.

Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk non-NPWP.

PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di laman Logam Mulia Antam pada Rabu:

– Harga emas 0,5 gram: Rp810.000.
– Harga emas 1 gram: Rp1.520.000.
– Harga emas 2 gram: Rp2.980.000.
– Harga emas 3 gram: Rp4.445.000.
– Harga emas 5 gram: Rp7.375.000.
– Harga emas 10 gram: Rp14.695.000.
– Harga emas 25 gram: Rp36.612.000.
– Harga emas 50 gram: Rp73.145.000.
– Harga emas 100 gram: Rp146.212.000.
– Harga emas 250 gram: Rp365.265.000.
– Harga emas 500 gram: Rp730.320.000.
– Harga emas 1.000 gram: Rp1.460.600.000.

Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP.

Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22. (ant)