Wednesday, April 22, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 357

Otak Kokok Joben, Air Terjun “Penyembuh” yang Tetap Ramai Dikunjungi Saat Liburan

0
Kolam air terjun penyembuh Otak Kokok Joben yang ramai dikunjungi warga selama libur Lebaran. (ekbisntb.com/rus)

Lombok (ekbisntb.com) – Air Terjun Otak Kokok Joben di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur, masih menjadi destinasi favorit wisatawan selama libur Lebaran. Kepercayaan masyarakat akan air terjun ini sebagai penyembuh berbagai penyakit membuatnya tak pernah sepi pengunjung, terutama pada puncak liburan Minggu, 7 April 2025.

Meski telah dikenal sejak lama, daya tarik Otak Kokok Joben tidak pernah pudar. Rizkina, salah seorang pengunjung, mengaku senang bisa kembali berkunjung setelah beberapa tahun tidak datang. “Joben tidak banyak berubah, hanya ada beberapa perbaikan fasilitas oleh pengelola. Tapi, tetap saja, yang paling istimewa adalah air terjunnya,” ujarnya.

Yang membuat Otak Kokok Joben begitu spesial adalah air terjunnya yang diyakini memiliki khasiat penyembuhan. Air yang mengalir deras dari celah batu di bawah pohon besar ini terasa sangat dingin dan jernih. Banyak pengunjung sengaja datang untuk membasuh tubuh atau sekadar minum airnya dengan harapan mendapatkan kesembuhan.

Selain keunikan airnya, pemandangan alam sekitar yang asri dan sejuk juga menjadi daya tarik tersendiri. Meski fasilitas wisata belum banyak berubah, antusiasme pengunjung tidak berkurang.

Dengan terus dijaganya keaslian alam dan kepercayaan masyarakat akan khasiatnya, Otak Kokok Joben diperkirakan akan tetap menjadi destinasi wisata andalan Lombok Timur di masa mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lotim, Widayat menyebut Otak Kokok Joben ini menjadi salah satu pilihan menarik bagi wisatawan lokal. Tidak saja dari Lotim, pengunjung juga banyak berdatangan dari luar Lotim.

Air terjun yang dipercaya bisa menyembuhkan penyakit ini sampai sekarang masih diyakini sebagian masyarakat. Menurut keyakinan warga, mandi air terjun ini mengeluarkan langsung buih putih seperti sabun mandi.

Saat ini, otak Kokok Joben ini dikelola oleh Dinas Pariwisata Lotim bersama dengan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani.

Adapun karcis masih ke Joben Rp 15 ribu untuk orang dewasa. Parkir roda empat Rp 10 ribu dan roda dua Rp 5 ribu sekali parkir.

Sayangnya, menurut pengakuan sejumlah pengunjung air kolam renang umum yang tersedia seperti tidak pernah dibersihkan. Terlihat kotor dan tidak terurus. Para pengunjung berharap fasilitas seperti kolam renang ini hendaknya tetap dibersihkan agar pengunjung bisa lebih nyaman dan betah.

Pantauan Ekbis NTB sendiri di lokasi, kolam renang dewasa ini seperti tidak terurus. Airnya tidak bersih. Padahal, sumber air yang dimasukkan ke dalam kolam ini langsung dari mata air. (rus)

Menurun, Jumlah Pemudik Lewat Penyeberangan Kayangan-Poto Tano

0
Suasana penyeberangan di Pelabuhan Kayangan. (ekbisntb.com/rus)

Selong (ekbisntb.com) – Jumlah pemudik yang menggunakan layanan Penyeberangan Kapal Ferry melewati pelabuhan Kayangan-Poto Tano mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Pihak ASDP saat ini masih menganalisa penyebab terjadinya penurunan tersebut.

Demikian dikemukakan General Manajer PT ASDP Cabang Kayangan, Heru Wahyono, Minggu, 7 April 2025.

Ia menilai, selama musim mudik dan balik lebaran tahun ini terlihat tidak terlalu mengalami lonjakan. Bahkan dianggap normal saja seperti tak jauh beda dengan hari biasa.

Berdasarkan perbandingan datanya dibandingkan tahun lalu, pemudik tahun ini dinilai berkurang. “Apa penyebabnya kita tidak tahu, yang jelas kita perlu evaluasi dan analisa,” ucapnya.

Berdasarkan data perbandingan tahun lalu, dihitung mulai rata-rata H-10 lebaran sampai dengan H+3 lebaran, penumpang menurun 10 persen. Yakni dari 158.000 tahun 2024, menurun menjadi 142.097.

Roda dua 16 persen menurun dari 30.566 ke 25.755 unit. Roda empat atau kendaraan pribadi kecil lainnya turun 7 persen, yakni dari 11.730 unit menjadi 10.910 unit. Untuk bus turun 13 persen, dari 1.532 menjadi 1.340 unit. Truk, turun 6 persen yakni dari 4.929 menjadi 4.637 unit.

Penurunan terjadi sebenarnya di semua tempat. Arus balik belum bisa ditentukan karena masih berlangsung. “Sekarang ini masih arus balik sekarang,” ungkapnya.

Aktivitas mudik dan balik lebaran selama libur lebaran ini dinilai lancar dan aman. Dari 28 armada yang siaga, setiap hari bisa operasi hanya 10 unit saja. Hanya 10 unit ini sudah mampu melayani semua penumpang. Tidak diterjunkan semua kapal karena khawatir justru akan menimbulkan antrean lama saat sandar.

“Kalau 28 semua dioperasikan semua, antrean kapal nanti lama,” sebutnya. Kecuali ada padat, dipastikan akan menambah armada. Namun karena situasi arus mudik dan balik normal sehingga dipandang cukup dengan hanya mengoperasikan 10 unit kapal setiap harinya. (rus)

Dua Rescuer SAR Mataram Diberangkatkan ke Myanmar untuk Penanganan Gempa

0
Tim Indonesia Search And Rescue (INASAR)(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Dalam rangka membantu korban gempa di Myanmar, Kantor SAR Mataram menugaskan dua orang rescuer ke wilayah terdampak.

Mereka adalah I Kadek Agus Ariawan dan Kurais yang tergabung dalam tim Indonesia Search And Rescue (INASAR) bersama 71 personil lainnya.

“Mereka merupakan personil pilihan yang sudah terlatih dan teruji sesuai dengan standar INASAR,” kata Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi dalam keterangan resmi.

Pelepasan tim INASAR dilakukan oleh Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan, dan Kesiapsiagaan Laksda TNI R. Eko Suyatno, mendampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto pada Selasa 1 April 2025.

Tim INASAR berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma dan mendarat di Bandara Naypyidaw, Myanmar setelah menempuh waktu 4,5 jam penerbangan. Setelah mendarat, tim langsung bergerak menuju Base of Operation (BoO) yang menjadi posko selama pelaksanaan misi kemanusiaan.

“Dengan keberangkatan tim INASAR ini, diharapkan dapat membantu mempercepat proses penyelamatan dan pemulihan korban gempa di Myanmar,” tutup Hariyadi.(bul)

Lebaran, Momentum Halalbihalal dan Eksplorasi Wisata Lotim

0
Pantai Kura-kura di Jerowaru, Kabupaten Lotim yang merupakan salah satu favorit kunjungan wisatawan. (ekbisntb.com/rus)

Lombok (ekbisntb.com) – Lebaran selalu menjadi momen istimewa bagi masyarakat Lombok Timur (Lotim). Selain dimanfaatkan untuk bersilaturahmi dan halalbihalal, tradisi berlibur juga menjadi kegiatan yang dinanti. Berbagai destinasi wisata di daerah ini pun mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lotim, Widayat Sabtu, 5 April 2025 mengungkapkan sejumlah lokasi yang layak dikunjungi selama liburan Lebaran. Mulai dari Otak Kokok Joben dengan keindahan alamnya, Otak Kokok yang terkenal dengan legenda air penyembuh, hingga Timbanuh yang menawarkan pemandangan memukau. Tak ketinggalan, Menara Pandang dan Sunrise Land Lombok dengan budidaya tukik (anak penyu) juga menjadi pilihan menarik.

“Bagi yang ingin menikmati pantai, ada Labuan Haji dan Korleko yang cocok untuk berselancar. Sementara Sembalun tetap menjadi destinasi andalan Lombok Timur,” ujar Widayat.

Tidak hanya di wilayah utara, kawasan selatan Lotim juga menawarkan pesona alam yang memikat. Ekas di Jerowaru, misalnya, menjadi favorit wisatawan mancanegara karena keindahan pantai dan spot snorkelingnya. Selain itu, wisatawan juga bisa menjelajahi kekayaan budaya lokal dengan mengunjungi sentra kain Tenun Pringgasela, yang terkenal dengan keindahan dan kualitasnya.

Widayat mengungkapkan, gelaran “Travel Mart” yang diadakan Dinas Pariwisata Lotim telah menarik minat investor asing, terutama dari Singapura dan Malaysia Mereka tertarik untuk berinvestasi, khususnya setelah melihat potensi besar dari produk lokal seperti tenun Pringgasela.

“Mereka sangat takjub dengan karya pengrajin tenun di sini. Ke depan, kami berharap minat investasi ini meluas ke pengusaha dari “Turki, Singapura, dan Prancis yang pernah menjadi peserta Travel Mart,” tambahnya.

Dengan beragamnya pilihan wisata dan meningkatnya minat investasi, Lotim semakin memantapkan diri sebagai salah satu destinasi unggulan di Nusa Tenggara Barat. Momen Lebaran tahun ini pun menjadi kesempatan sempurna untuk mengeksplorasi keindahan alam dan budaya yang ditawarkan Kabupaten Lotim.(rus)

“Mencerit”, Sungai Mempesona di Lombok Timur

0
Wisatawan lokal menikmati Sungai Mencerit, menikmati libur lebaran 2025(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Di bawah kaki Gunung Rinjani, di Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur, terdapat sebuah keindahan alam yang belakangan menarik perhatian banyak orang.

Namanya Sungai Mencerit, yang dikenal dengan airnya yang biru, jernih dan sangat sejuk keluar dari sela-sela batu dan tanah, menjadi tempat yang ramai dikunjungi oleh masyarakat lokal, pun wisatawan mancanegara.

Sungai ini disebut “Mencerit”, dalam bahasa Sasak berarti air yang keluar dari sela – sela bebatuan, atau dari akar – akar dan sela pohon. Memberikan nuansa magis yang memikat hati siapa saja yang datang.

Sungai Mencerit ini terletak di Pengadangan Barat, lokasinya yang mudah dijangkau melalui pertigaan Desa Jurit, jika melalui jalan utama Masbagek, Lombok Timur.

Dari pertigaan Desa Jurit, sekitar 200 meter menempuh jalan tanah, berbatu, dan bergelombang untuk sampai ke Mencerit.

Akses menuju sungai ini relatif mudah, dan sebagian besar pengunjung memilih melewati Dusun Sadar sebagai pintu utama untuk mencapai sungai.
Masuknya gratis. Parkirnya belum tertata, hanya menggunakan lahan pekarangan warga dan tanah kosong. Bayarnya Rp5.000 untuk kendaraan roda 4, dan Rp2.000 untuk kendaraan roda 2.

Dari tempat parkir, lalu menyusuri turunan yang menjadi akses ke Sungai Mencerit.

Meski Sungai Mencerit belum dikelola secara maksimal sebagai destinasi wisata, pesonanya tak terbantahkan.

Kamis, 3 April 2025, ramai orang berwisata ke tempat ini. Menikmati masa libur panjang lebaran Idul Fitri 1446 H/ 2025. Nampak semua orang di tempat ini terlihat riang. Seperti melepas penat dan hawa panas.

Air sungainya yang jernih kebiruan dan sejuk, menembus tulang, bahkan saat hujan deras sekalipun, memberikan ketenangan batin bagi siapa saja yang menikmati pesona Sungai Mencerit.

Pasir dan batu yang tampak jelas di dasar air Sungai Mencerit menambah keasrian dan keindahan alam yang seolah mengajak kita untuk merenung lebih dalam.

Apalagi, pepohonan masih rimbun dan tinggi. Menambah kesan mendalam pesona alam.

Keindahan alam ini sudah mulai menarik perhatian banyak orang sejak tahun 2020. Setiap harinya, terutama saat cuaca cerah dan tidak ada hujan, banyak pengunjung datang untuk menikmati kesegaran airnya yang menyegarkan, mandi di aliran airnya, atau sekadar menikmati keindahan alam yang begitu menenangkan.

Kebanyakan pengunjung datang bersama keluarga, beristirahat sejenak, bercengkrama dengan alam, sambil menikmati cemilan dan kopi yang dijual oleh pedagang lokal. Banyak juga yang datang berwisata membawa bekal, lalu makan dan bersantai bersama.

Meski alamnya begitu mempesona, sayangnya Sungai Mencerit belum dikelola dengan baik sebagai destinasi wisata. Bisa dibayangkan, seandainya tempat ini berada di Bali, dikelola masyarakat yang sadar wisata, Sungai Mencerit akan menjadi sumber aliran pundi pundi uang.

Sampah yang berasal dari sisa ranting dan batang pohon yang tumbang masih terlihat menghiasi bibir sungai, meskipun itu alami.

Tidak adanya fasilitas yang memadai dan pengelolaan yang profesional menjadikan tempat ini masih terbilang alami, namun tak mengurangi kenyamanan pengunjung.

Jika dikelola dengan baik, dengan memperbaiki jalan masuk dan merapikan area sekitar sungai, menyiapkan tempat tempat berjualan yang refresentatif, mungkin tempat ini bisa menjadi destinasi wisata yang sangat favorit bagi para wisatawan.

Sejak dibuka untuk umum pada 2020, beberapa pedagang lokal mulai merasakan manfaat dari ramainya pengunjung yang datang ke Sungai Mencerit.

Elmiatun, seorang pedagang asli Pengadangan Barat, mengungkapkan jualannya semakin ramai setiap harinya, terutama saat liburan atau akhir pekan.

“Paling banyak yang laku itu pop mie, es, dan kopi,” ujarnya.

Dengan harga yang terjangkau, pedagang-pedagang di sekitar sungai bisa meraih pendapatan yang cukup besar, bahkan dalam satu hari ia bisa mencapai dua juta rupiah. Semua pedagang masih bebas jualan, tidak ada pungutan apapun. Siapa saja bisa berjualan di sekitar area sungai ini.

Tak hanya wisatawan domestik, Sungai Memverit juga sering dikunjungi oleh wisatawan asing, terutama bule yang tertarik dengan wisata alam.

Sungai ini masih benar – benar alami. Pengunjung juga bisa menjumpai hewan-hewan liar seperti monyet, kancil, dan burung belanda yang menambah keasrian suasana.

Bagi banyak pengunjung, Sungai Mencerit bukan hanya tempat untuk berwisata, tetapi juga sebuah oase yang membawa kedamaian dan ketenangan.

Suara air yang mengalir, udara yang sejuk, dan pemandangan alam yang mempesona membawa setiap pengunjung pada kedamaian yang sulit didapatkan di tempat lain.

Tempat ini, meski sederhana, mampu memberikan ketenangan dalam kehidupan yang serba cepat.

Sungai Mencerit mungkin masih dalam tahap pengembangan, namun dengan keindahan dan potensi yang dimilikinya, tempat ini memiliki masa depan yang cerah sebagai destinasi wisata alam yang menyegarkan.

Bila dikelola dengan baik, ia bisa menjadi tempat yang tidak hanya memberikan ketenangan bagi jiwa, tetapi juga menjadi sumber penghidupan yang menguntungkan bagi masyarakat setempat. Seperti halnya destinasi wisata alam lainnya di Indonesia, potensi besar Sungai Mencerit patut untuk diperhatikan dan dikembangkan demi kesejahteraan lokal yang berkelanjutan.(bul)

Pantai Nipah Lombok Utara, Referensi Libur Lebaran yang Menenangkan

0
Suasana Pantai Nipah yang bersih, asri dan menenangkan(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Lebaran 1446 H/2025 menjadi momentum libur panjang, Pantai Nipah di Lombok Utara menjadi salah satu destinasi wisata yang juga banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.

Pantai yang terletak di Desa Nipah, Kecamatan Gangga, ini dikenal dengan keindahan alamnya yang menakjubkan dan suasana yang tenang, menjadikannya pilihan utama bagi para pengunjung yang ingin menikmati liburan di tengah alam.

Pada libur lebaran tahun ini, Pantai Nipah dikunjungi wisatawan yang datang untuk menikmati pesona pasir putihnya yang halus dan air laut yang jernih berwarna kebiruan.

Banyak pengunjung yang memanfaatkan waktu liburan untuk bersantai, berenang, hingga menikmati olahraga air seperti snorkeling dan diving.

Keindahan terumbu karang yang terdapat di sekitar pantai ini turut menjadi daya tarik utama bagi para pecinta dunia bawah laut.

Selain keindahan alamnya, Pantai Nipah juga terkenal dengan suasana yang masih alami dan jauh dari keramaian. Dengan pohon kelapa yang melambai di sepanjang pantai, serta pemandangan bukit hijau dan yang membentang di kejauhan, pengunjung dapat menikmati liburan yang jauh dari hiruk-pikuk kota.

Apalagi tempat ini bersebelahan dengan gili gili tersohor di Lombok Utara, Gili Trawangan, Meno dan Air.

Rabu, 2 April 2025, banyak wisatawan yang datang untuk sekadar menikmati suasana tenang atau menghabiskan waktu dengan keluarga sambil menikmati kuliner khas Lombok yang tersedia di warung-warung sekitar pantai.

Selain itu, Pantai Nipah juga memiliki kawasan yang ramah bagi wisata keluarga, terutama bagi mereka yang datang dengan anak-anak.

Ombaknya yang tenang menjadikannya tempat yang aman untuk bermain air. Pantainya yang bersih.

Apalagi tempat ini menjadi salah satu fokus pendampingan Pertamina Patra Niaga untuk mendukung konservasi penyu dan terumbu karang berkelanjutan, menjadikan Pantai Nipah jadi refrensi wisata pantai yang sangat menyenangkan.

Pantai Nipah juga sudah dilengkapi musolla kayu yang sangat refresentatif untuk menunjang ibadah pengunjung. Dibangun oleh Bank NTB Syariah.

“Alhamdulillah, sudah dua tahun ini Bank NTB Syariah menyediakan musolla. Kalau sebelumnya tempat sholat di sini kecil. Sekarang sudah luas dan nyaman. Ini sangat bermanfaat bagi pengunjung,” kata salah satu pedagang di Pantai Nipah.

Banyak pengunjung yang berfoto-foto di sepanjang garis pantai, menjadikan tempat ini semakin populer di kalangan pengguna media sosial yang gemar berbagi momen liburan. Di sini juga tersedia penyewaan kano, dan peralatan menyelam.

Ditambah tempat penangkaran penyu yang dibangun oleh Pertamina Patra Niaga untuk wisata konservasi hewan amphibi ini.

“Nyaman sekali berwisata di sini. Menenangkan. Dan pilihan kulinernya banyak. Pantainya juga bersih. Pemandangannya bagus dan udaranya sejuk,” ujar Novita, seorang wisatawan yang mengunjungi Pantai Nipah bersama keluarganya.

Pemerintah setempat juga terus meningkatkan fasilitas dan infrastruktur untuk mendukung kenyamanan wisatawan yang berkunjung. Banyak warung makan baru mulai bermunculan, memberikan pilihan bagi wisatawan yang ingin sekadar menikmati hidangan kuliner laut khas daerah ini.

Pihak setempat juga tetap mengingatkan pengunjung untuk menjaga kebersihan dan kelestarian alam pantai.

Dengan semakin banyaknya pengunjung yang datang, diharapkan Pantai Nipah dapat terus menjaga pesonanya sebagai destinasi wisata yang alami dan ramah bagi semua kalangan.

Libur Lebaran kali ini membuktikan bahwa Pantai Nipah tetap menjadi primadona di Lombok Utara, menawarkan pengalaman liburan yang tak terlupakan bagi setiap pengunjung.(bul)

Trafik Penumpang dan Pesawat di Bandara Lombok Selama Posko Lebaran 2025 Alami Penurunan

0
Penumpang Pesawat di Bandara Lombok(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Selama periode Posko Lebaran 2025 yang berlangsung dari 21 hingga 29 Maret, Bandara Lombok mencatatkan pergerakan penumpang yang cukup signifikan meskipun terjadi penurunan tipis dibandingkan tahun sebelumnya.

Humas PT Angkasa Pura I Bandara Lombok, Arif Haryanto, Minggu, 30 Maret 2025 menyampaikan data, total penumpang yang dilayani dalam 9 hari tersebut mencapai 62.545 orang, dengan rata-rata per hari sebanyak 6.948 penumpang.

“Jika dibandingkan dengan periode Posko Lebaran tahun lalu, yang tercatat sebanyak 62.666 penumpang, terjadi penurunan sekitar 0,2 persen,” terangnya.

Sementara pergerakan pesawat, Bandara Lombok tercatat melayani 604 pergerakan pesawat, yang rata-rata mencapai 67 pergerakan per hari. Angka ini mengalami penurunan 17% dibandingkan tahun lalu yang mencatatkan 728 pergerakan pesawat atau 81 pergerakan pesawat per hari.

Puncak arus penumpang terjadi pada H-3 Idulfitri 1446 H, dengan total 8.921 penumpang. Dari jumlah tersebut, 4.962 penumpang tiba di Lombok dan 3.969 berangkat. Penumpang yang tiba di Lombok sebagian besar berasal dari Jakarta (35,1%), disusul oleh Surabaya (29,7%), Kuala Lumpur (8,6%), Bali (6,7%), dan Yogyakarta (5%).

Arif menambahkan, untuk memenuhi lonjakan kebutuhan transportasi udara, Bandara Lombok juga mengoperasikan 7 penerbangan tambahan (extra flight). Tujuh penerbangan tambahan ini terdiri dari tiga penerbangan Lion Air, dua penerbangan Citilink, dan dua penerbangan Super Air Jet, yang semuanya melayani rute Surabaya-Lombok-Surabaya.(bul)

Pertamina Turunkan Harga BBM Non-Subsidi, Berlaku Mulai 29 Maret 2025

0
Ilustrasi pengisian BBM(ekbisntb.com/bul)

Lombok(ekbisntb.com) – Menyambut Hari Raya Idulfitri serta dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik, PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Non-Subsidi Pertamax Series dan Dex Series. Penyesuaian harga ini berlaku mulai 29 Maret 2025.

Plt. Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra menyampaikan bahwa penyesuaian harga ini merupakan kado Lebaran dari Pemerintah dan Pertamina untuk masyarakat.

“Sebagai bagian dari komitmen dalam melayani masyarakat, khususnya di momen mudik Lebaran ini, Pemerintah dan Pertamina Patra Niaga memberikan hadiah spesial dengan menurunkan harga BBM Non-Subsidi. Kami berharap kebijakan ini dapat membantu masyarakat menikmati perjalanan yang lebih nyaman dan terjangkau,” ujar Ega.

Penyesuaian harga BBM Non-Subsidi per 29 Maret 2025 adalah sebagai berikut:
1. Pertamax (RON 92): Rp12.500/liter (turun Rp 400/liter dari sebelum nya Rp 12.900/liter)
2. Pertamax Green (RON 95): Rp13.250/liter (turun Rp 450/liter dari sebelum nya Rp 13.700/liter)
3. Pertamax Turbo (RON 98): Rp13.500/liter (turun Rp 500/liter dari sebelum nya Rp 14.000/liter)
4. Dexlite (CN 51): Rp13.600/liter (turun Rp 700 per liter dari sebelum nya Rp 14.300/liter)
5. Pertamina Dex (CN 53): Rp13.900/liter (turun Rp 700/liter dari sebelum nya Rp 14.600/liter)

Harga tersebut berlaku untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5%, seperti DKI Jakarta.

Selain memberikan harga yang lebih terjangkau, Pertamina Patra Niaga juga menjamin stok BBM tersedia dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa mudik dan perayaan Idulfitri 2025.

“Kami terus membuka ruang komunikasi dan siap menerima masukan dari masyarakat demi pelayanan yang semakin baik. Dukungan dan kepercayaan masyarakat adalah semangat kami untuk terus hadir dan melayani,” tutup Ega.(bul)

Dibanding 2024, Pergerakan Pesawat di Bandara Lombok Turun Jelang Lebaran

0
Pesawat di Bandara Lombok(ekbisntb.com/bul)

Lombok(ekbisntb.com) – Posko Lebaran 2025 di Bandara Lombok mencatatkan pergerakan penumpang tumbuh sangat kecil dibanding kondisi jelang lebaran tahun 2024 lalu.

Menurut Humas PT Angkasa Pura I Bandara Lombok, Arif Haryanto, dalam periode 7 hari pelaksanaan Posko Lebaran 2025 (21-27 Maret 2025), Bandara Lombok telah melayani sebanyak 46.185 penumpang, dengan rata-rata 6.598 penumpang per hari.

Dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, yang tercatat sebanyak 45.804 penumpang atau rata-rata 6.543 penumpang per hari, terjadi peningkatan sebesar 0,8%.

Namun, di sisi pergerakan pesawat, tercatat sebanyak 471 pergerakan pesawat dalam 7 hari terakhir, dengan rata-rata 67 pergerakan pesawat per hari. “Angka ini mengalami penurunan sebesar 16,6% dibandingkan dengan tahun lalu, yang tercatat sebanyak 565 pergerakan pesawat atau rata-rata 80 pergerakan pesawat per hari,” ujarnya.

Penumpang yang tiba di Lombok mayoritas berasal dari beberapa kota besar, antara lain Jakarta (36%), Surabaya (26,9%), Kuala Lumpur (9,1%), Bali (7,8%), dan Yogyakarta (5,1%).

“Hingga saat ini, belum ada pengajuan extra flight dari pihak maskapai untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2025,” tandasnya.(bul)

Mahkamah Agung Kabulkan Kasasi OJK Atas Gugatan Pencabutan Izin Usaha Kresna Life

0
Otoritas Jasa Keuangan(ekbisntb.com/ist)

Jakarta (ekbisntb.com) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut baik putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA) dalam perkara Nomor 140 K/TUN/2025 yang mengabulkan permintaan kasasi OJK atas gugatan terhadap pencabutan izin usaha PT Asuransi Jiwa Kresna (Kresna Life) sebagaimana tercantum dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) MA.

Keputusan kasasi MA ini sekaligus membatalkan putusan sebelumnya dari Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta dan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Jakarta, yang sempat memenangkan gugatan terhadap OJK. Dengan demikian, pencabutan izin usaha Kresna Life tetap sah dan final sesuai ketentuan yang berlaku.

Pencabutan izin usaha Kresna Life oleh OJK pada 23 Juni 2023 didasarkan pada ketidakmampuan perusahaan dalam memenuhi rasio solvabilitas sesuai ketentuan dan menutup defisit keuangan melalui setoran modal oleh pemegang saham pengendali atau mengundang calon investor. Langkah ini diambil untuk melindungi konsumen dari potensi kerugian yang lebih besar dan mencegah bertambahnya calon konsumen baru yang dirugikan.

Dengan adanya putusan Mahkamah Agung ini, OJK mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga kepercayaan publik terhadap industri jasa keuangan. OJK juga memastikan bahwa proses penyelesaian kewajiban terhadap pemegang polis Kresna Life akan tetap berjalan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan, dengan tetap mengedepankan prinsip perlindungan konsumen.

OJK berkomitmen untuk menjalankan mandatnya dalam menciptakan industri jasa keuangan yang sehat, transparan, dan berintegritas, serta tidak akan ragu dalam mengambil tindakan tegas terhadap pelaku usaha yang tidak mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan.(bul)