Sunday, April 12, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 307

Dibina PLN UIP Nusra, Selangkah Lagi SMKN 3 Mataram Raih Sertifikat Bengkel Konversi Grade A

0
Kunjungan tim PLN UIP Nusra ke SMK N 3 Mataram(ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – SMK Negeri 3 Mataram berpeluang besar meraih sertifikat bengkel konversi kendaraan listrik Grade A dari Kementerian Perhubungan. Pencapaian ini merupakan hasil pembinaan berkelanjutan dari PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Nusa Tenggara sejak 2020.

Hal itu terungkap saat tim PLN UIP Nusra melakukan kunjungan ke bengkel konversi milik SMKN 3 Mataram pada Selasa, 6 Mei 2025. Kunjungan ini menjadi bagian dari evaluasi kerja sama dalam mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik di NTB.

Kepala SMKN 3 Mataram, Sulman Haris, menjelaskan bahwa pihaknya telah menjadi pelopor bengkel konversi kendaraan listrik di Nusa Tenggara sejak 2021. Melalui program PLN Peduli, bengkel ini telah mengembangkan berbagai produk, termasuk motor listrik R-One (Smekti), sepeda listrik, hingga kendaraan listrik ringan seperti dokar dan gerobak listrik.

“Sejak 2023, kami fokus meningkatkan kapasitas SDM dengan pelatihan konversi motor BBM ke listrik dan membangun bengkel konversi bersertifikat nasional,” ujar Sulman.

Berbagai capaian penting telah diraih, antara lain:

Pelatihan konversi motor diikuti 13 peserta menghasilkan 2 unit motor listrik.

Pelatihan bersama Kementerian ESDM melibatkan 22 peserta dan menghasilkan 5 unit motor.

Kolaborasi dengan Braja Electrica melibatkan 25 peserta di SMKN 1 Gunungsari dan menghasilkan 5 motor listrik.

Program ESDM menghasilkan 34 unit motor dengan potensi penurunan emisi 23,58 ton CO₂/tahun.

Total 60 tenaga teknisi listrik kini tersebar di NTB, 16 di antaranya bersertifikat nasional.

Bengkel konversi SMKN 3 juga telah menghasilkan 66 unit kendaraan listrik dan turut tampil di ajang nasional IEMS 2022 di Jakarta. Keberadaan bengkel ini turut meningkatkan pendapatan sekolah melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Sebagai syarat memperoleh sertifikat Grade A, dua unit motor konversi telah dikirim ke Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor di Bekasi.

General Manager PLN UIP Nusra, Yasir, menyatakan bahwa pihaknya akan terus mendukung program ini. “PLN berkomitmen mengembangkan ekosistem kendaraan listrik, tidak hanya di NTB, tapi juga di berbagai daerah lain. Kami mendukung penuh upaya SMKN 3 meraih sertifikat Grade A,” ujarnya.

Ia menambahkan, dukungan PLN sejalan dengan visi Kementerian ESDM melalui slogan “No Emisi, Yes Konversi”, serta langkah nyata PLN dalam menyediakan infrastruktur kendaraan listrik seperti SPKLU dan program berbasis Creating Shared Value (CSV).

Ke depan, SMKN 3 Mataram akan mengelola bengkel konversi untuk layanan masyarakat dan instansi pemerintah, serta memperluas kerja sama dengan berbagai pihak industri (DUDIKA). Dengan sertifikasi Grade A, sekolah ini diharapkan menjadi pusat rujukan pengembangan bengkel konversi di Indonesia Timur. (bul)

Stok Daging Terbatas, Wawali Minta OPD Segera Cari Solusi

0
TGH. Mujiburrahman. (ekbisntb.com/cem)

Lombok (ekbisntb.com) – Wakil Wali Kota Mataram, TGH. Mujiburrahman meminta organisasi perangkat daerah segera mencari solusi atas terbatasnya stok sapi maupun daging sapi di Kota Mataram. Permasalahan ini tidak boleh berlarut agar tidak menimbulkan gejolak harga. “Nanti saya akan minta OPD terkait untuk segera mencarikan solusi,” terangnya dikonfirmasi pada, Selasa 6 Mei 2025.

Menurutnya, keterbatasan stok sapi maupun daging sapi beku di tingkat distributor maupun pasar tradisional, semestinya menjadi tanggung jawab tim pengendali inflasi daerah. Persoalan ini akan dibahas di high level meeting supaya ketersediaan terpenuhi dan harga tidak naik.

Selain itu, TPID harus menjamin kelancaran komunikasi dan transportasi karena menjadi komitmen dalam kerja sama antar daerah. “Kerjasama antara daerah harus dimaksimalkan apabila berkaitan dengan izin,” ujarnya.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat semestinya mengintervensi dan menjembatan permasalahan tersebut. Pasalnya, kebutuhan sapi menjelang lebaran Iduladha akan meningkat drastis. Masyarakat beramai-ramai membeli hewan ternak untuk dikurban. “Provinsi harus memfasilitasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan tidak terjadi gejolak harga,” pungkasnya.

Otoritas Veteriter Dinas Pertanian Kota Mataram, drh. Muhammad Irfan Sabri dikonfirmasi pekan kemarin menjelaskan, hewan ternak sapi yang dimasukan dari Pulau Sumbawa terbentur oleh adanya Peraturan Menteri Pertanian Nomo 311 dan 307 Tahun 2025 bahwasanya harus dilakukan analis resiko. Setelah dilakukan analisis resiko dan proses revisi atas arahan pemerintah pusat untuk mengeluarkan surat keputusan petugas otoritas veteriner. “Hasilnya telah dibuka aplikasi pengiriman ternak ke Kota Mataram. Akan tetapi, Pemprov NTB mengeluarkan surat mengeluarkan surat lagi,” jelasnya.

Kewenangan mendatangkan sapi dari Pulau Sumbawa diakui, menjadi tanggung jawab kabupaten/kota, tetapi tetap berdasarkan persetujuan provinsi. Irfan menambahkan, surat yang dikeluarkan diminta ditembuskan ke kepala daerah karena belum mengeluarkan analisis resiko penyakit antrak. “Saya sendiri bingung dengan pemerintah provinsi kenapa harus mengeluarkan surat itu,” tambahnya.

Ia berharap Pemprov NTB memberikan kelonggaran terhadap memasukan hewan ternak dari Pulau Sumbawa, karena sifatnya sangat mendesak. Padahal analisis resiko tentang penyakit antrak telah selesai dilakukan di Kota Mataram. Sampai saat ini kata dia, pengiriman sapi dari Pulau Sumbawa. Hal ini dikhawatirkan akan berdampak pada kekurangannya stok hewan kurban di Kota Mataram.

Oleh karena itu, pihaknya berharap pemprov memberikan langkah alternatif untuk mengantisipasi sebelum lebaran Idul Adha. Selain itu, pengusaha juga diminta membantu mengkomunikasikan langsung ke Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, agar aplikasi untuk memasukan hewan ternak dari Pulau Sumbawa bisa segera dibuka. “Iya, memang belum ada pengiriman sapi dari Pulau Sumbawa. Kita kemungkinan akan kekurangan hewan kurban tahun ini kalau aplikasinya belum dibuka,” demikian kata dia. (cem)

Investor Korsel Bangun Sekolah Akademi Kopi Internasional di NTB

0
Gubernur NTB,H. Lalu Muhamad Iqbal, mengadakan pertemuan dengan Ho Sang Lee yang merupakan Vice President Korea Coffee Association terkemuka di Korea, Selasa 6 Mei 2025. (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – PT. Cafe Moly International, perusahaan yang berpusat di Pohang Gyeongbuk, Korea Selatan (Korsel) pada tahun 2023 silam, memiliki dua projek di NTB. Yaitu membangun perkebunan kopi robusta di Pulau Lombok dan mendirikan sekolah akademi kopi internasional Global Advance Academy Program (GACP) di Provinsi NTB.

Gubernur NTB, Dr.H. Lalu Muhamad Iqbal, berharap dengan pertemuan Ho Sang Lee yang merupakan Vice President Korea Coffee Association terkemuka di Korea ini dapat menjadi sebuah peluang besar. Bagi Provinsi NTB dalam mengembangkan sumber daya masyarakat terkait kopi, baik komoditinya, budidayanya bahkan hingga proses produksinya, Selasa 6 Mei 2025.

‘’Semoga dengan adanya projek ini diharapkan mampu memberikan peningkatan sumber daya manusia di NTB agar dapat berdaya saing di kancah nasional maupun internasional,’’ harap Gubernur.

Dengan adanya Sekolah Kopi Internasional GACP ini, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan warga NTB tentang seluk beluk kopi mulai dari budidayanya, proses produksinya dan potensi bisnisnya.

Sebagai salah satu negara konsumen kopi terbesar di dunia. Korea mengimpor 2.000 ton kopi setiap tahunnya dan Indonesia menyumbang sekitar 5% dari kopi tersebut.

‘’Banyak barista Korea yang menyukai kopi Indonesia yang dikenal dengan cita rasa kopi yang memiliki ciri khas. Kami sangat berharap pertukaran antara produksi kopi di Lombok dapat menjadi hal yang istimewa bagi kita bersama,’’ ujar Lee.

Saat ini PT. Cafe Moly International memiliki kebun kopi di beberapa tempat yang berada di Lombok. Yaitu di Mareje Lombok Barat 4 hektare, Rempek Lombok Utara 4 hektare dan saat ini sedang mengurus perizinan di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) lahan hutan milik Kementerian Kehutanan di Sembalun Lombok Timur, seluas 470 hektare.

Targetnya, tahun ini kebun kopi ini sudah dapat dikerjakan dan rencananya kawasan kebun kopi ini akan dijadikan sentral penghasil kopi. Sembalun, dengan kondisi geografis dan iklimnya yang dingin, memiliki potensi yang sangat besar untuk pengembangan kopi Robusta di Pulau Lombok. (r)

Pembangunan Fasilitas Utama The Mandalika Rampung

0
Fasilitas GWK salah infrastruktur penunjang di kawasan The Mandalika. Fasilitas itu saat ini tengah proses uji coba dan diharapkan siap operasi bulan Juni mendatang. (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Saat ini proses pembangunan fasilitas utama penunjang di dalam kawasan The Mandalika Kuta, Pujut, Lombok Tengah (Loteng) sudah bisa dikatakan rampung. Hampir semua fasilitas utama sudah selesai dibangun. Mulai dari jalan kawasan sepanjang 40 km hingga utilitas pendukung kawasan lainnya.

Terakhir, Injourney Tourism Development Corportion (ITDC) telah menyelesaikan pembangunan dua fasilitas Ground Water Tank (GWK) yang berfungsi sebagai fasilitas penampung air bersih untuk kawasan The Mandalika dengan kapasitas daya tampung mencapai 23.000 meter kubik per hari.

Fasilitas tersebut saat ini tengah dan proses uji alir dan uji isi. Jika semua berjalan sesuai rencana, diharapkan bulan Juni mendatang fasilitas GWT tersebut sudah bisa dioperasikan secara penuh.

Untuk membangun berbagai fasilitas penunjang utama tersebut ITDC selaku pengelola kawasan sudah mengeluarkan modal hingga Rp 5 triliun lebih. “Jadi total investasi yang sudah masuk di kawasan The Mandalika sejauh ini mencapai Rp 5,73 triliun. Rp 5 triliun di antaranya dari ITDC untuk membiayai pembangunan fasilitas utama kawasan dan utilitas penunjang lainnya. Sisanya sekitar Rp 720 miliar itu yang berasal dari pelaku usaha atau investor,” terang General Manager The Mandalika Wahyu M. Nugroho, kepada Suara NTB, Senin 5 Mei 2025.

Ditemui di kantornya, Wahyu mengatakan dengan telah selesainya pembangunan fasilitas utama tersebut kawasan The Mandalika kini memasuki fase pengembangan. Artinya, ITDC kini fokus untuk mendatangkan investor yang mau berinvestasi di kawasan The Mandalika, karena fasilitas penunjang untuk mendukung masuknya investasi sudah ada.

Kalaupun ada aktivitas pembangunan nantinya, itu lebih kepada penambahkan fasilitas lanjutan untuk mendukung masuknya investasi. “Misalnya, nanti kalau ada investor yang mau membangun hotel dan belum ada akses jalan ke lokasi tersebut baru kita bangun. Tapi kalau untuk fasilitas utama sudah bisa dikatakan tuntas,” sebut Wahyu.

Bicara investasi sejauh ini sudah ada sekitar 23 pelaku usaha atau investor yang membangun di dalam kawasan The Mandalika. Ditambah beberapa calon investor yang sudah siap membangun, jadi total ada sekitar 27 investor di dalam kawasan The Mandalika. Dengan total luas lahan kawasan The Mandalika yang sudah terpakai untuk investasi dan fasilitas penunjang hampir 30 persen.

Artinya, peluang investasi di kawasan The Mandalika masih sangat terbuka lebar. Mengingat, masih cukup banyak lahan di kawasan The Mandalika yang belum terpakai untuk investasi. Itulah yang saat ini tengah terus didorong oleh ITDC. Bagaimana supaya investasi di kawasan The Mandalika semakin banyak yang masuk.

“Kalau investasi banyak yang masuk, tentunya akan bisa mendorong terbukanya berbagai lapangan pekerjaan. Yang bisa diakses oleh masyarakat sekitar. Sehingga keberadaan kawasan The Mandalika bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat dan daerah ini. Dan, untuk itu dukungan dari masyarakat tentunya sangat diharapkan,” terangnya.

Lebih lanjut Wahyu menambahkan pasca pandemi Covid-19, ITDC melakukan sejumlah penyesuaian terhadap rencana pembangunan dan pengembangan kawasan The Mandalika. Salah satu soal rencana pembangunan kantor The Mandalika yang semula direncanakan di area tengah, itu batal dilaksanakan. Selain pertimbangan anggaran, juga untuk optimalisasi investasi.

Jadi lahan yang sedianya untuk lokasi pembangunan kantor The Mandalika tersebut bisa digunakan oleh investor untuk membangun atau fasilitas yang lain. Terlebih kondisi kantor The Mandalika yang sekarang sudah cukup memadai. (kir)

1.138 Pelari dari 46 Negara Siap Taklukkan Tantangan Ekstrem Rinjani 100 KM 2025

0
Rapat pertemuan membahas Rinjani 100 di Kantor Bupati Lotim, Selasa, 6 Mei 2025. (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Rinjani 100 kembali akan digelar pada tanggal 16-18 Mei 2025 mendatang. Sebanyak 1.138 pelari dari 46 negara siap menaklukkan jalur ekstrem di ajang lari trail di acara bergengsi yang digelar sekali dalam setahun tersebut. Acara dipusatkan di Sembalun Kabupaten Lombok Timur.

Kompetisi ini tak hanya menantang secara fisik dan mental, tetapi juga menyuguhkan pesona alam yang memukau.

Ketua Penyelenggara Rinjani 100, Dia R Sukmara, menyebutkan bahwa tahun ini antusiasme peserta melampaui ekspektasi, dengan total pendaftar mencapai 2.117 orang.

“Namun demi menjaga keselamatan dan kualitas event, hanya 1.138 pelari yang lolos seleksi ketat,” ujarnya usai rapat koordinasi bersama Wakil Bupati Lotim dan para pimpinan OPD pada Selasa 6 Mei 2025.

Peserta didominasi oleh pelari asal Malaysia dan Singapura, menggantikan dominasi Tiongkok yang sempat menduduki posisi teratas sebelum pandemi. Dia menegaskan para peserta telah diverifikasi berdasarkan kualifikasi yang sesuai dengan karakteristik trek ekstrem Rinjani.

Ajang ini mempertandingkan beberapa kategori: 26 km, 36 km, 60 km, 100 km, dan 162 km. “Kategori 162 kilometer adalah yang paling berat dan jumlah pesertanya paling sedikit,” jelas Dia.

Rinjani 100 bukan hanya sekadar lomba lari. Event ini juga memberikan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat lokal. UMKM mengalami peningkatan permintaan, dan sektor penginapan menunjukkan lonjakan okupansi jauh sebelum hari pelaksanaan.

“UMKM meningkat, dan hotel-hotel sudah dipesan jauh hari,” kata Dia menyoroti dampak positif ajang ini terhadap perekonomian lokal.

Wakil Bupati Lotim, H. Muhammad Edwin Hadiwijaya menyatakan dukungan penuh dari pemerintah daerah. “Kami mendukung penuh dari sisi infrastruktur maupun koordinasi lintas sektor. Ini menjadi langkah strategis untuk promosi Lombok Timur,” ujarnya.

Pemerintah juga mengambil langkah preventif terhadap potensi kenaikan harga kebutuhan selama event. “Kami instruksikan Bapenda mengawal kenaikan harga hotel agar retribusi sesuai dan adil,” tambahnya.

Dengan persiapan matang, partisipasi internasional, dan dukungan lintas sektor, Rinjani 100 Kilometer 2025 diyakini akan menjadi salah satu ajang lari trail paling menantang sekaligus etalase kekayaan alam dan budaya Lotim di mata dunia. (rus)

Pererat Kerja Sama Budaya, Konsul Jenderal Australia akan Kunjungi Museum NTB

0
Kepala Museum Negeri NTB Ahmad Nuralam (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menerima kunjungan Konsul Jenderal dari Konsulat Jenderal Australia untuk Bali, Jo Stevens pada 29 Mei mendatang dalam rangka mempererat hubungan kerja sama antara Australia dan NTB dalam bidang kebudayaan dan pelestarian sejarah.

“Ibu Jo Stevens akan datang ke museum sekaligus membuka Festival Cinema Australia Indonesia (FSAI) 2025 di Mataram,” tutur Kepala Museum NTB, Ahmad Nuralam, Selasa 6 Mei 2025.

Nuralam mengatakan kunjungan ini merupakan bukti konkrit kerja sama pihaknya dengan Museum and Art Gallery of the Northern Territory, Darwin melalui penandatanganan MoU beberapa bulan lalu.

Menurutnya, Indonesia dan Australia sangat dekat karena kedua negara adalah tetangga, sehingga saling mempengaruhi khususnya di bidang kebudayaan dan permuseuman.

“Jadi kunjungan ini akan berbicara hal penting seperti peningkatan kerja sama di bidang permuseuman antara dua institusi, dan pertukaran informasi koleksi,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan kunjungan pihak Konjen akan memperluas dan mempererat hubungan kerja sama. Apalagi menurutnya, berdasarkan informasi akan ada kolektor dari Australia yang akan menghibahkan kain Lombok koleksi pribadinya yang sudah berumur di atas 200 tahun.

“Kami harap kedatangan pihak Konjen akan menambah kepercayaan intitusi dan masyarakat Australia kepada Museum Negeri NTB,” ucapnya.

Ia juga mengatakan bahwa beberapa waktu yang lalu, Konsul Jenderal juga sudah datang bertemu dengan Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal. Sehingga menurutnya ini adalah tindak lanjut dari visi Gubernur yaitu NTB Makmur Mendunia. “Jadi kunjungan Ibu Konjen ini sangat penting bagi kami di level internasional,” ungkapnya.

Dengan begitu pihaknya akan mempersiapkan tur koleksi museum bagi Konsulat Jenderal untuk mendapatkan penjelasan tentang sejarah, budaya, dan kearifan lokal masyarakat NTB. (ham)

Kinerja BPR NTB Tumbuh Positif, Target Salurkan Rp1 Triliun Kredit

0
Dani, Direktur Kepatuhan BPR NTB Perseroda(ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) NTB Perseroda menunjukkan kinerja yang menggembirakan dengan tren pertumbuhan yang positif. Salah satunya capaiannya adalah menguasai pangsa pasar BPR/BPRS mencapai 35 persen.

Direktur Kepatuhan BPR NTB Perseroda, Zulkifli Hamdani di Mataram, Selasa, 6 Mei 2025 menyampaikan bahwa jumlah nasabah BPR NTB terus mengalami peningkatan.

“Tren nasabah BPR NTB itu semakin meningkat,” ujar Dani, sapaannya.

Ia menjelaskan bahwa peningkatan ini terjadi baik pada jumlah nasabah secara keseluruhan maupun rata-rata jumlah dana per nasabah, baik untuk produk kredit, deposito, maupun tabungan.

Lebih lanjut, Dani memaparkan bahwa posisi pembiayaan BPR NTB Perseroda saat ini telah mencapai sekitar Rp 990 miliar dan hampir menyentuh angka Rp 1 triliun. Sementara itu, total aset bank telah melampaui Rp 1,8 triliun.

“Target kita tahun ini penyaluran pembiayaan bisa mencapai Rp 1 triliun,” imbuhnya.

Keyakinan terhadap tercapainya target tersebut didukung oleh tren pertumbuhan yang berkelanjutan dan penguasaan segmen pasar yang semakin kuat. Dani mengungkapkan bahwa per Desember 2024, BPR NTB menguasai lebih dari 30% pangsa pasar BPR di NTB, meningkat signifikan dari posisi September tahun sebelumnya yang berada di bawah angka tersebut.

“Terakhir, sudah sekitar 35% pangsa pasar BPR kita kuasai,” tegasnya.

Dari total 22 BPR yang beroperasi di NTB pada tahun 2024, BPR NTB Perseroda berhasil mengamankan porsi yang signifikan.

Dalam upaya menjangkau masyarakat lebih luas, terutama sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), BPR NTB Perseroda menurutnya aktif menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah. Salah satu contohnya adalah program kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terkait penyaluran kredit tanpa bunga dengan skema subsidi. Program serupa juga telah berjalan di Lombok Utara dan direncanakan akan diperluas ke kabupaten/kota lainnya di NTB, seperti Sumbawa dan Lombok Timur.

“Ini bagus sekali kalau kita melihat produk yang tanpa bunga, dimana pemerintah daerah menyiapkan subsidi bunga untuk kredit yang BPR NTB salurkan kepada UMKM, masyarakat produktif,” tambahnya.

Ia mencontohkan program subsidi bunga di Lombok Barat yang diprogramkan oleh bupatinya, Lalu. Ahmad Zaini mencapai Rp 5,5 miliar, yang dapat menyalurkan pembiayaan hingga sekitar Rp 40 miliar.

Program serupa di Lombok Utara juga menunjukkan hasil yang positif dengan tingkat kredit bermasalah yang sangat rendah, bahkan mendekati nol, karena adanya proses verifikasi yang melibatkan pemerintah daerah.

BPR NTB Perseroda terus menjalin komunikasi dan penjajakan kerjasama dengan berbagai pihak. Zulkifli Hamdani berharap, dengan kinerja yang terus meningkat dan kerjasama yang solid dengan berbagai pihak, BPR NTB Perseroda dapat terus meningkatkan kontribusinya dalam memajukan perekonomian daerah dan menjadi BPR yang semakin terpercaya di Nusa Tenggara Barat. Ke depan, BPR NTB Perseroda memiliki ambisi untuk terus meningkatkan pangsa pasarnya di industri perbankan daerah.(bul)

Selama Mei 2025, Tiket MotoGP Mandalika Didiskon

0
Sirkuit Mandalika yang menjadi lokasi pelaksanaan MotoGP. (Ekbis NTB/ist),  Pihak yang terlibat dalam pelaksanaan MotoGP melakukan persiapan awal dalam mensukseskan event berskala internasional ini. (Ekbis NTB/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Menyambut gelaran akbar MotoGP™ 2025 yang akan diselenggarakan di Pertamina Mandalika International Circuit pada 3-5 Oktober 2025, program Hot Sale 5.5 resmi dibuka dan akan berlangsung di Bulan Mei ini.

Dalam periode terbatas ini, penggemar balap motor berkesempatan untuk mendapatkan tiket MotoGP™ 2025 dengan harga spesial.

Sebanyak 4.800 tiket tersedia selama masa harga spesial ini dengan potongan harga yang sangat menarik sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat dan fans MotoGP™ di Indonesia.

Chairman IndonesianGP 2025, Troy Warokka menyatakan ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menikmati event balap kelas dunia ini dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus mengapresiasi antusiasme para fans terhadap MotoGP™ di Indonesia.

Harga spesial ini berlaku untuk kategori tiket VIP, Deluxe dan Luxurious Tent serta Premium Grandstand. Selain harga spesial, pembelian tiket selama periode Hot Sale 5.5 juga memberikan kesempatan bagi pelanggan untuk memenangkan beragam hadiah menarik melalui program Promo Berhadiah – Gift with Purchase (GWP).

Selama periode promo berlangsung, setiap minggu akan diadakan undian berhadiah dengan berbagai hadiah eksklusif bagi para pembeli tiket yang beruntung. Hadiah yang tersedia meliputi 2 unit smartphone untuk pembeli tiket kategori VIP Deluxe & Luxurious Tent yang terpilih dan Ratusan hadiah untuk pembeli tiket premium grandstand yang beruntung seperti Voucher BBM Pertamina & produk Pertamina Lubricants dan e-Money Mandiri senilai Rp100.000. Seluruh hadiah akan diundi pada akhir periode promo untuk mendorong antusiasme, mengoptimalkan penjualan, dan meningkatkan daya beli tiket MotoGP™ 2025.(bul)

Mentan: Tanpa Impor, Stok Beras 3,51 Juta Ton Tertinggi Dalam 57 Tahun

0
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman (kanan), Wakil Mentan Sudaryono (kiri) dalam jumpa pers produksi beras nasional di Jakarta, Senin 5 Mei 2025.(ekbisntb.com/ist)

Jakarta (ekbisntb.com) – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, stok beras nasional saat ini mencapai 3.517.294 ton, tertinggi sejak 57 tahun terakhir, dan sepenuhnya berasal dari produksi dalam negeri tanpa adanya impor per awal Mei 2025.

“Stok beras tertinggi selama 57 tahun, seumur dengan saya. Ini kita bisa lihat sejak berdiri Bulog 1969 menurut informasi saya terima. Tapi yang terpenting datanya sejak 1969 sampai hari ini 2025 itu tertinggi dalam sejarah (stok beras nasional) 3,5 juta ton,” kata Mentan dalam jumpa pers produksi beras nasional di Jakarta, Senin 5 Mei 2025.

Mentan menjelaskan bahwa cadangan beras saat ini lebih tinggi dibanding masa swasembada pangan 1984, saat penduduk hanya 100 juta lebih, sementara kini jumlah penduduk Indonesia mencapai 280 juta jiwa. Kala itu, pada Mei 1984 jumlah stok beras mencapai 2.402.899 ton.

Sementara itu, bila dibandingkan periode yang sama pada Mei 2024, jumlah stok beras secara nasional hanya mencapai 1.467.626 ton.

Mentan juga menyatakan, produksi nasional meningkat tajam berkat intensifikasi lahan, pompanisasi di Pulau Jawa, dan rehabilitasi irigasi di luar Jawa yang didukung langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Menurut dia, serapan gabah di tingkat petani secara harian terus berjalan maksimal di angka 50 ribu ton per hari. Lebih lanjut, dia menyatakan optimistis stok beras nasional dapat mencapai 4 juta ton dalam waktu 15 hingga 20 hari mendatang.

Mentan menegaskan, seluruh capaian itu merupakan hasil kerja keras pemerintah, kementerian teknis, dan dukungan masyarakat luas, serta menjadi bukti bahwa pertanian adalah fondasi utama kedaulatan pangan nasional. Selain itu, ia juga mengimbau agar penyerapan gabah petani tetap memperhatikan kualitas.

“Harus jaga kualitas, pengadaan tetap jalan. Tapi jangan karena yang rusak, katakanlah 1 ton, 2 ton, ini yang mengganggu proses pengadaan beras. Itu enggak boleh. Tapi kami tekankan, perhatikan kualitas. Itu mutlak,” kata Mentan.

Bukti Keseriusan

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno mengapresiasi capaian pemerintah yang berhasil mencapai stok beras tertinggi dalam 57 tahun terakhir menjadi 3,5 juta ton per 4 Mei 2025 tanpa melakukan impor.

Menurut ia, lonjakan cadangan beras ini merupakan bukti nyata dari keseriusan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

“Komitmen Presiden Prabowo langsung dibuktikan dengan quick wins dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan dengan stok beras tertinggi yang naik 1,8 juta ton dalam kurun waktu empat bulan mencapai 3,5 juta ton. Ini stok beras tertinggi dalam 57 tahun terakhir,” kata Eddy dalam keterangannya di Jakarta, Senin 5 Mei 2025.

Capaian ini menjadi bagian dari proyeksi produksi beras nasional yang pada panen raya 2025 diperkirakan mencapai 18,76 juta ton.

Lonjakan stok cadangan beras pemerintah yang disimpan di gudang Bulog meningkat tajam dari hanya 1,7 juta ton pada Januari 2025 menjadi 3,5 juta ton dalam kurun waktu empat bulan.

Doktor Ilmu Politik dari Universitas Indonesia ini mengatakan pencapaian ini merupakan bagian dari keberhasilan koordinasi dari Menko Pangan Zulkifli Hasan.

“Kepercayaan Presiden Prabowo kepada Zulkifli Hasan dijawab dengan koordinasi strategis lintas kementerian untuk mewujudkan visi kedaulatan pangan,” ujarnya.

Eddy menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi masa depan bangsa.

Oleh karena itu, ia mendukung penuh langkah pemerintah dalam merealisasikan target swasembada pangan secara bertahap dan terukur.

“Dalam hal ini, kami mendukung penuh realisasi target swasembada pangan sesuai dengan visi Presiden Prabowo,” ujarnya. (ant)

Disperkim NTB Siap Dukung Program 3 Juta Rumah

0
Kadisperkim NTB, Dr. Najamuddin Amy, saat Rapat Pimpinan Perdana bersama jajarannya, Senin, 5 Mei 2025 di Ruang Rapat Utama Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi NTB.(ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Provinsi NTB, Dr. Najamuddin Amy, S.Sos., MM. menggelar Rapat Pimpinan Perdana bersama Seluruh Eselon 3, Eselon 4 dan PPK Kegiatan Bidang Perumahan, Bidang Permukiman serta UPTD Pengelola Rumah Susun pada Senin, 5 Mei 2025 bertempat di Ruang Rapat Utama Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi NTB.

Kegiatan ini dalam rangka langkah awal Kepala Disperkim Provinsi NTB untuk mendengar Laporan, masukan dan terkait berbagai Program Kegiatan yang menjadi fokus pelaksanaan kegiatan di Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi NTB.

Doktor Najam mengatakan, “Salah satu yang menjadi perhatian kita bersama adalah Pemprov NTB melalui Dinas Perkim NTB akan memberikan dukungan dan support terkait dengan adanya kebijakan dari program prioritas yang menjadi penjabaran dari Asta Cita Presiden Rupublik Indonesia, Bapak H. Probowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yaitu Program 3 Juta Rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah.”

Selain itu, Bidang Perumahan melalui program/kegiatan Pendataan & Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni kedepannya siap mendukung program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur yakni “Desa Berdaya” dengan tujuan memperkuat kemandirian desa melalui pemberian hibah ke setiap desa/kelurahan.

Program ini dirancang untuk meningkatkan status desa dari berkembang menjadi mandiri, dengan fokus pada pengentasan kemiskinan ekstrem di 106 desa prioritas kantong kemiskinan ekstrem. Diharapkan melalui program ini, pemerintah Provinsi NTB mampu menuntaskan permasalahan rumah tidak layak huni dan kawasan kumuh demi mencapai  Desa tanpa kumuh, dan Desa tanpa rumah tidak layak huni di Provinsi NTB. (r)