Friday, April 10, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 259

Buka Peluang Sekolah Gratis dan Magang Kerja di Jerman

0
Jerman (ekbisntb.com/algerie360.com)

Lombok (ekbisntb.com) – Kesempatan emas terbuka bagi lulusan SMA dan SMK di Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk menempuh pendidikan sekaligus magang kerja di Jerman. Program Ausbildung Jerman yang difasilitasi oleh Deuch Plus Indonesia Bali bekerja sama dengan pemerintah Jerman, kini tengah menjajaki pembukaan pusat pelatihan bahasa dan pendaftaran peserta di Mataram.

Uncle Kus, perwakilan Deuch Plus Indonesia Bali menjelaskan bahwa program ini memungkinkan peserta untuk menjalani sekolah vokasi selama tiga tahun di Jerman, sambil magang kerja di berbagai sektor seperti perhotelan, restoran, instalasi listrik, hingga kesehatan.

“Sekolah dan magangnya gratis, ini program resmi Ausbildung dari pemerintah Jerman. Peserta hanya perlu memenuhi syarat, yakni memiliki sertifikat Bahasa Jerman level A1 dan B1 serta lolos interview. Untuk mendukung itu, kami tengah mengupayakan pelatihan bahasa selama enam bulan yang kita upayakan dengan Disnakertrans NTB agar bisa dilaksanakan di Lombok atau Mataram. Karena kursusnya paling dekat di Bali saat ini,” jelasnya, Kamis, 19 Juni 2025.

Biaya kursus bahasa ini ditaksir maksimal Rp50 juta untuk enam bulan. Dan ditanggung mandiri oleh peserta. Namun setelah lulus, peserta langsung diberangkatkan ke Jerman untuk menjalani pendidikan dan magang kerja yang dibiayai penuh. Selama magang, peserta bahkan akan menerima gaji bulanan sekitar 1.000 euro atau setara hampir Rp20 juta.

“Ini peluang besar, terutama di bidang keperawatan yang saat ini paling dibutuhkan. Karena itu, kami mendorong agar NTB menjadi pilot project program ini di Indonesia Timur,” kata Kus.

Program ini digagas, tambah Kus, dalam rangka mendukung pemerintah daerah untuk menekan angka pengangguran lulusan SMA dan SMK.

Program ini langsung mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi NTB. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB, Baiq Nelly Yuniarti menegaskan komitmennya untuk memfasilitasi program ini agar segera bisa dilaksanakan di Mataram.

“Kami sangat mendukung, karena ini bukan hanya program kerja ke luar negeri, tapi juga pendidikan formal gratis di Jerman. Anak-anak kita sekolah, sambil bekerja, dan pulang bisa membawa pengalaman kerja serta ijazah pendidikan formal. Ini luar biasa,” ujar Nelly.

“Bayangkan, anak-anak kita bisa sekolah di Jerman secara gratis. Dan bekerja, menghasilkan. Seperti sekali dayung dua pulau terlampaui. Dan dapat pendidikan formalnya di Jerman. Kan ini luar biasa. Makanya kita sedang kejar supaya bis akita fasilitasi di NTB,” tambahnya.

Pihaknya juga tengah berkoordinasi dengan lembaga mitra seperti GIZ Jerman untuk mempercepat pelatihan serta dukungan teknis lainnya.

Dengan rencana pembukaan pendaftaran dan pelatihan di NTB, program ini diharapkan menjadi solusi konkret mengatasi pengangguran dan membuka akses pendidikan serta kerja global bagi generasi muda daerah.(bul)

Waspada Modus Penipuan Skema Kripto Ilegal

0
Warning Penipuan(ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap maraknya penawaran investasi berbasis aset kripto ilegal. Satgas PASTI (Satgas Penanganan Aktivitas Keuangan Ilegal) mengingatkan bahwa perdagangan aset kripto hanya boleh dilakukan oleh pihak yang telah terdaftar dan memiliki izin resmi dari otoritas berwenang.

Sebagaimana keterangan resmi disampaikan Kantor OJK Provinsi NTB, Kamis, 19 Juni 2025, penipuan dengan kedok investasi kripto makin marak, terutama melalui media sosial, grup percakapan, dan situs web tidak resmi. Modusnya pun beragam, mulai dari janji keuntungan tetap, bonus berlipat, hingga iming-iming passive income tanpa risiko.

Satgas PASTI menegaskan bahwa berdasarkan Peraturan OJK Nomor 27 Tahun 2024, hanya aset kripto yang masuk dalam Daftar Aset Kripto (DAK) yang telah ditetapkan oleh Bursa Aset Keuangan Digital yang boleh diperdagangkan.
Untuk itu, masyarakat diminta lebih jeli dan memahami beberapa hal penting sebelum melakukan investasi dalam aset kripto:

1. Cek legalitas pihak yang menawarkan investasi. Pastikan mereka memiliki izin resmi sesuai jenis usaha yang dijalankan.

2. Pastikan aset kripto yang ditawarkan masuk dalam Daftar Aset Kripto (DAK).

3. Hindari skema investasi yang tidak logis, seperti imbal hasil tinggi tanpa risiko.

4. Lakukan riset dan pahami risiko sebelum membeli atau berinvestasi dalam aset kripto.

5. Manfaatkan informasi resmi, seperti melalui laman edukasi https://bukusakuiakd.com atau email Satgas PASTI di satgaspasti@ojk.go.id.
Adapun daftar aset kripto resmi yang termasuk dalam DAK dapat diakses publik melalui laman Bursa Aset Kripto: https://sites.cfx.co.id/content/uploads/2025/04/SK-Penetapan-Daftar-Aset-Kripto-16-Apr-2025.pdf.

Masyarakat yang menemukan tawaran investasi maupun pinjaman online mencurigakan atau diduga ilegal—terutama yang menawarkan keuntungan tidak masuk akal—dapat melaporkannya ke OJK melalui Telepon: 157. WhatsApp: 081 157 157 157. Dan Email: konsumen@ojk.go.id atau satgaspasti@ojk.go.id. (bul)

Promo Gelegar Milad 2025: Bank NTB Syariah Tawarkan Margin Ringan dan Administrasi Terjangkau

0
Promo Bank NTB Syariah(ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Bank NTB Syariah kembali mengeluarkan promo pembiayaan bagi nasabah dalam program Gelegar Milad Bank NTB Syariah 2025. Program ini mulai berlaku 1 Juni 2025 hingga 31 Agustus 2025.

Promo Gelegar Milad Bank NTB Syariah 2025 adalah program promo pembiayaan dengan pemberian margin yang kompetitif kepada nasabah sesuai dengan jenis produk pembiayaan yang diinginkan.

Berikut ini adalah beberapa jenis pembiayaan yang ditawarkan kepada nasabah atau masyarakat:

Produk Pembiayaan Sejahtera Ib Amanah:

1. Nasabah Take Over Sejahtera iB Amanah dengan ketentuan margin 10.00% dan administrasi Rp500.000,-/Rp100.000.000.

2. Nasabah ASN Baru dan Nasabah Flagging Baru dan Top Up atau Refinnacing dengan ketentuan margin 1 th s.d 10 th : 10.50% dan >10 th : 10.75%. Administrasi Rp500.000,-/Rp100.000.000.

3. Nasabah PPPK Baru dengan ketentuan margin 11.00% dan administrasi Rp500.000,-/Rp100.000.000.

4. Nasabah Baru atau Take Over khusus bagi ASN (Pemda) yang sudah terintegrasi SIPD RI dengan ketentuan margin 9.5% dengan administrasi Rp0 alias gratis.

5. Nasabah Top Up atau Refinancing, Nasabah Baru atau Take Over selain point 1, 2, 3 dengan ketentuan margin 11% dan administrasi Rp500.000,-/Rp100.000.000.

Multiguna iB Amanah, Ijarah Multijasa iB Amanah

Multiguna iB Amanah, Ijarah Multijasa iB Amanah dengan ketentuan margin 11% dan administrasi Rp500.000,-/Rp100.000.000.

Kendara iB Amanah

Untuk Kendara iB Amanah ketentuan margin 11.00% dan administrasi Rp500.000,-/Rp100.000.000. Menariknya DP minimal 0% (Payroll).

Ujroh Referral

Ujroh Referral merupakan komisi yang didapat nasabah atau pihak ketiga yang berhasil berhasil mengajak nasabah untuk bergabung dalam promo di atas.

Untuk pembiayaan baru atau take over:

>10 realisasi : Rp100.000/realisasi

>10 s.d. <20 realisasi : Rp150.000/realiasi

>20 aplikasi : Rp200.000/realisasi

Untuk Top Up atau Refinancing: Nominal Penambahan Plafon (disburse) ≥ Rp50 juta : Rp100.000/aplikasi.

Syarat dan Ketentuan

Berikut ini adalah syarat dan ketentuan mengikuti program-program di atas:
1. Nasabah telah melengkapi berkas sesuai dengan persyaratan.

2. Adapun syarat administrasi yang harus dilengkapi:
• Formulir permohonan pembiayaan
• E-KTP pribadi dan pasangan, KK, Akta Nikah/Cerai/Ket. Belum Nikah, dan NPWP (>Rp50 juta)
• 1 Lembar Pas foto terbaru (Nasabah dan Pasangan) ukuran 4×6
• Surat Pernyataan Bendaharawan bersedia memotong gaji/penghasilan nasabah
• Slip/kitir gaji terakhir pemohon dan daftar gaji kolektif
• Asli SK CASN, SK PNS, dan SK Pangkat Terakhir, SK Lainnya (jika dibutuhkan)
• Fotokopi sertifikat (bagi nasabah MMQ)
• Rencana Anggaran Biaya (bagi nasabah Murabahah)
• Persyaratan pendukung lainnya

3. Untuk detail dan informasi lebih lanjut dapat datang ke kantor cabang terdekat.(bul)

Permudah Informasi Pekerja Migran, Gubernur NTB Luncurkan MOVE.ID

0
Peluncuran MOVE.ID oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad iqbal, Kamis, 19 Juni 2024 di Mataram. (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal meluncurkan Centre for Migration Opportunity, Vocation and Development Indonesia (MOVE-ID) di Kantor Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Mataram, Kamis 19 Juni 2025.

Kehadiran Pusat Informasi Terpadu untuk Migrasi, Vokasi, dan Pembangunan Indonesia atau yang biasa disebut MOVE-ID tersebut diharapkan Gubernur akan memberikan kemudahan bagi para pekerja migran di NTB. Sebagai informasi, peluncuran program yang diinisiasi dari Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) bekerjasama dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) / Badan P2MI ini diluncurkan serentak di Bandung dan Mataram.

“Saya senang melihat fakta bahwa kita sudah meng-adress satu isu penting di dalam urusan TKI ini yaitu isu informasi. Salah satu problem penting di dalam Ketenagakerjaan luar negeri ini adalah masalah informasi,” terangnya.

Sebagai salah satu provinsi penyumbang pekerja migran terbanyak nasional, Gubernur memahami betapa pentingnya kemudanan akses informasi. Untuk itu, Ia berharap MOVE.ID maupun fitur atau layanan serupa dapat hadir disetiap kabupaten/kota se-NTB sehingga pekerja migran dapat mengetahui setiap tahapan dan informasi yang diperlukan.

“Harapan Kita ke depan untuk pemberangkatan penempatan TKI ke luar negeri ini sudah harus safe migration-nya, safe-nya itu dari mulai berangkat safe semua dokumennya, safe prosesnya, save PJTKI-nya, kemudian safe keberangkatannya, safe ketika bekerja di sana, safe mengirim remitansinya, safe juga ketika kepulangannya,” harapnya.

Kedepannya, Gubernur mengajak BP3MI serta stakeholder terkait untuk memperkuat sinergi dalam mempersiapkan calon pekerja migran agar memiliki kemampuan yang diperlukan dan wajib mengikuti prosedur yang benar. Dimulai dari penguatan regulasi, kebijakan hukum hingga pengetahuan dasar mengenai ketenagakerjaan di kurikulum pendidikan.

“Semoga MOVE.ID ini bermanfaat buat kita semua dan dari waktu ke waktu kita perkuat sehingga betul-betul memberikan manfaat sebesar-besarnya buat para TKI kita,” pungkasnya. (era)

Dekranasda NTB dan Disperin NTB Genjot Daya Saing Tenun Semoyang

0
Ketua Dekranasda Provinsi NTB, Sinta M. Iqbal(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Guna menggenjot daya saing industri tenun lokal dan mendorong inovasi berbasis kearifan budaya, Ketua Dekranasda Provinsi NTB, Sinta M. Iqbal, meninjau langsung Pelatihan Tenun dan Desain yang digagas Dinas Perindustrian Provinsi NTB di Desa Semoyang, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, pada Rabu 18 Juni 2025.

Pelatihan intensif selama tiga hari (16-18 Juni 2025) ini diikuti oleh para perajin dan pelaku IKM tenun lokal di Kantor Desa Semoyang. Peserta dibekali pembelajaran mendalam dari instruktur profesional, mencakup teknik tenun ikat tradisional, pembuatan pola, pewarnaan alami, hingga praktik menenun menggunakan alat tenun gedogan.

Dalam kunjungannya, Sinta M. Iqbal menyapa para peserta dan instruktur, serta mengapresiasi hasil karya para penenun. Ia memotivasi peserta, khususnya Desa Semoyang, untuk berinovasi memproduksi kain tenun berukuran lebar 1 meter, tekstur lebih tipis dan halus, serta menggunakan pewarna alami. Inovasi ini diyakini akan membuka lebih banyak peluang pasar dan meningkatkan nilai ekonomi produk tenun lokal.

“Peserta telah dibekali pelatihan dan alat bantu produksi yang memadai. Sekarang saatnya naik kelas! Kain tenun lebar satu meter bukan hanya meningkatkan nilai jual, tapi juga memperkuat posisi tenun NTB di pasar nasional dan global,” tegas Bunda Sinta, panggilan akrabnya.

Ia berharap tenun Semoyang memiliki nilai tambah dan mampu bersaing baik di lokal NTB maupun di kancah global.

Senada dengan hal itu, Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Nuryanti, S.E., M.E., menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari skema pemberdayaan berkelanjutan untuk IKM tenun. “Kami ingin para penenun tidak hanya terampil dalam teknik, tetapi juga kreatif dalam desain dan mampu membaca arah pasar. Inovasi berbasis budaya adalah kunci agar tenun kita tak hanya lestari, tapi juga mendunia,” ujar Nuryanti.

Kegiatan ini dirancang untuk memperkaya keterampilan teknis penenun sekaligus memperluas wawasan mereka terhadap inovasi desain. Pelatihan ini juga menjadi momen penting untuk mempersiapkan IKM dalam menjawab tantangan modernisasi industri berbasis warisan budaya.

Pada hari kedua pelatihan, peserta mulai mengimplementasikan ilmu yang diberikan dengan praktik langsung membuat pola desain dan pewarnaan benang menggunakan teknik ikat, yang menjadi ciri khas tenun ikat. Tahapan ini membuka pemahaman baru bagi peserta bahwa nilai estetika kain dimulai dari proses desain benang sebelum menenun.

Nuryanti menekankan bahwa dibutuhkan proses dan dukungan semua pihak, serta usaha kuat dari masyarakat di bawah bimbingan Kepala Desa, PKK Desa, dan Karang Taruna Desa. Kolaborasi ini diharapkan membentuk ekosistem yang mendukung eksistensi dan peningkatan kualitas perajin tenun.

Sementara Kepala Desa Semoyang, Zulkarnaen, M.Pd., turut menyampaikan apresiasinya terhadap pelatihan ini. Ia menyebut bahwa pelatihan semacam ini sangat dibutuhkan oleh masyarakatnya yang sebagian besar masih bergantung pada ekonomi berbasis kerajinan.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Dekranasda dan Dinas Perindustrian. Kegiatan ini bukan hanya menghidupkan budaya, tapi juga memberi napas baru bagi ekonomi masyarakat kami,” ungkapnya.(bul)

Tekan Kemiskinan Jadi 10 Persen di 2029, Gubernur NTB Libatkan LKKS

0
Pelantikan LKKS oleh Gubernur Iqbal di Mataram, Kamis, 19 Juni 2025. (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, secara resmi melantik Sinta Agathia Iqbal sebagai Ketua Umum Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi NTB Periode 2025-2030.

Dalam sambutannya, Iqbal menyampaikan pemerintah Provinsi NTB mempunyai tiga prioritas utama di lima tahun kedepan masa pemeritahannya. Yang pertama menuntaskan kemiskinan, yang kedua ketahan pangan, yang ketiga menjadi destinasi kelas dunia.

Yang paling utama adalah menentaskan masalah kemiskinan. Masalah kemiskinan yang mencapai hampir 12% di Provinsi NTB diharapkan bisa turun menjadi 10% di tahun 2029 dengan adanya kontribusi lembaga kesejahteraan ini.

“Kemiskinan ekstrim yang sekarang lebih Dari 2% harapan kita di 2029 akan menjadi 0%. Dan saya yakin dengan kebersamaan dan kerjasama antara pemerintahan Provinsi NTB, LLKS dan seluruh stakeholder yang lainnya, ini akan bisa tercapai pada tahun 2029.” tuturnya.

Beliau menambahkan, pemerintah provinsi NTB akan tetap berada di belakang dan mendukung penuh semua kegiatan LKKS.

Sementara itu Ketua LKKS Provinsi NTB Periode 2025-2030 Sinta Agathia Iqbal yang juga merupakan istri dari Gubernur NTB dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada pengurus LKKS Periode sebelumnya yang telah meyiapkan basis kerja yang baik sehingga memudahkan para pengurus yang baru untuk bergerak dengan data yang cukup baik.

“Kepada semua anggota, saya ingin mengingatkan lagi bahwa proses pelantikan yang tadi bukan hanya proses diatas panggung. Tapi beban di dalamnya banyak orang menaruh harapan pada LKKS ini, semoga kita bisa bergerak bersama, bergandengan tangan bersama, dan mengajarkan lebih banyak orang serta mensejahterakan lebih banyak karyawan.” tegasnya.

Salah satu misi yang LKKS 5 Tahun kedepan adalah dapat bekerja lebih fokus pada pelayanan sosial yang berbasis pada prinsip kemandirian masyarakat, oleh sebab itu akan diusahakan pemberian bantuan-bantuan ini bersifat lebih produktif dan berbasis lokal.

Pelantikan ini turut dihadiri oleh Ketua Komisi IV DPRD Provinsi NTB, Kepala Dinas Sosial dan Seluruh jajarannya serta Seluruh Mitra LKKS Provinsi NTB.

Pelantikan Ketua dan Pengurus LKKS ini diharapkan akan menjadi wadah untuk membuat strategi-strategi serta langkah yang baik untuk kemajuan masyarakat juga memberantas isu-isu sosial yang ada di Provinsi NTB. (era)

Program MBG Dorong Penerima Manfaat Jalani Pola Hidup Sehat

0
Muazzim Akbar (ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) lakukan sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah dalam memberikan akses gizi bagi masyarakat. Akses gizi yang tercukupi diharapkan dapat melahirkan generasi yang kuat dan cerdas dimasa mendatang.

Kegiatan sosialisasi program MBG kali ini bertempat di Yayasan Ar Rahmah, Masbagik Selatan, Lombok Timur, NTB. Acara yang dimulai pada pukul 08.00 WIB itu diikuti oleh 300-an peserta yang antusias mendapat edukasi penguatan gizi.

Acara sosialisasi program MBG di Masbagik Selatan ini dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI Muazzim Akbar, Sekretaris Deputi Promosi dan Kerja Sama BGN Lalu Muhammad Iwan Mahardan, dan Wakil Bupati Lombok Timur Edwin Hadiwidjaya.

Anggota Komisi IX DPR RI Muazzim Akbar dalam kegiatan tersebut menyampaikan informasi terkait kegiatan sosialisasi dan implementasi program MBG di Lombok Timur.

“Program MBG telah dilaksanakan melalui kolaborasi antara BGN, Pemkab dan berbagai pihak, termasuk perusahaan swasta, untuk memastikan keberlanjutan program MBG,” terang Muazzim Akbar.

Menurutnya, program MBG bukan hanya untuk mengenyangkan perut peserta didik, tetapi untuk mengajari kebiasaan makan sehat yang bergizi agar anak-anak Indonesia memiliki kualitas kesehatan yang lebih baik.

“Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa masih banyak anak-anak yang tidak mendapatkan makanan bergizi secara rutin, sehingga program ini menjadi sangat penting,” tambahnya.

Muazzim menambahkan bahwa selain memberikan manfaat langsung kepada peserta didik, program MBG juga berdampak pada ekonomi masyarakat sekitar.

“Staf yang bekerja di dapur-dapur MBG sebagian besar adalah warga lokal, dengan jumlah staf mencapai 47 orang per dapur. Hal ini berarti program ini turut memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar yang terlibat dalam operasional dapur,” ungkapnya.

Selain itu, dalam rangka memastikan keberhasilan program, pemerintah juga menjalin kerja sama dengan petani dan peternak lokal di Kecamatan Masbagik Selatan untuk menyediakan bahan makanan bergizi yang segar dan terjangkau.

Wakil Bupati Lombok Timur Edwin Hadiwidjaya menyampaikan mengenai target pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lombok Timur untuk perluasan program MBG.

“Sebanyak 100 SPPG untuk 150,000 penerima manfaat harus segera direalisasikan, untuk itu sebagai PEMDA Lombok Timur bersama Anggota DPRD Lombok Timur akan melakukan support untuk mempersiapkan kebutuhan MBG ini dan mengakomodir para masyarakat untuk andil dalam menjadi Supplier bahan makanan,” ucap Edwin Hadiwidjaya.

Sementara itu, Sekretaris Deputi Prokerma BGN Lalu Muhammad Iwan memaparkan berbagai hal terkait dengan visi dan misi program BGN. Salah satunya yakni mengenai persyaratan dan mekanisme pemberian MBG.

“Setiap dapur MBG dikelola oleh seorang Kepala SPPG yang ditunjuk langsung oleh Badan Gizi Nasional. Kepala SPPG bekerja sama dengan seorang ahli gizi dan akuntan untuk memastikan pengawasan terhadap kualitas gizi dan kelancaran distribusi makanan. Termasuk 45 – 46 petugas memasak makanan,” ucap Lalu Muhammad.

Selain memastikan kecukupan gizi dalam setiap porsi MBG, SPPG juga bertugas mengawasi standar kebersihan, pengelolaan gizi, dan pengelolaan limbah di setiap dapur MBG dengan ketat.(r)

KSB Gandeng Tiga Notaris Tuntaskan Pendirian Koperasi Merah Putih

0
Rus'an(ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) menggandeng 3 notaris untuk menuntaskan pendirian Koperasi Merah Putih.

Upaya itu pun saat ini menunjukkan hasil positif. Di mana dari 65 koperasi yang telah dibentuk oleh seluruh desa/kelurahan se-KSB, sebanyak 32 diantaranya telah diterbirkan dokumen badan hukumnya. “Per hari ini laporan yang kami terima dari tiap notaris totalnya sudah 32 koperasi yang aktanya (dokumen badan hukum) diterbitkan,” terang kepala Dinas Koperindag KSB melalui Kabid Koperasi, Rus’an kepada wartawan, Rabu 18 Juni 2025.

Rus’an optimis target untuk menuntaskan pendirian Koperasi Merah Putih di seluruh desa/kelurahan dapat selesai pada 30 Juni mendatang, sebagaimana yang ditargetkan pemerintah pusat. Menurut dia, dengan menggandeng 3 kantor notaris sekaligus progres penerbitan akta badan hukum koperasi kini dapat lebih cepat. “Kan sempat satu (notaris) awalnya, tapi kita rasa prosesnya lambat,” sebutnya.

“Dan dibanding daerah lain progres kita paling bagus. Mudah-mudahan desa yang belum melengoapi berkas-berkas penerbitan akta notaris koperasinya segera melengkapi,” harap Rus’an seraya mengungkap sumber pembiayaan penerbitan akta badan hukum Koperasi Merah Putih seluruh desa/kelurahan itu.

“Biayanya kami tanggung bersama provinsi. Sharingnya 50:50 persen. Dan di kita ini biayanya sebesar Rp2 juta satu koperasi,” sambung Rus’an.

Selanjutnya ditanya mengenai mekanisme operasional koperasi nantinya? Rus’an mengaku, sejauh ini belum ada peraturan yang diterbitkan oleh pemerintah pusat mengenai penyelenggaraan Koperasi Merah Putih itu. Berdasarkan instruksi presiden, saat ini seluruh daerah hanya diperintahkan untuk membentuk kelembagaan koperasinya hingga 30 Juni 2025 mendatang.

“Soal bagaimana tata kelola koperasi itu belum ada. Informasinya aturan soal itu baru akan diterbitkan setelah nanti secara resmi pak presiden melaunching Koperasi Merah Putih itu di tanggal 13 Juli atau bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional,” imbuh Rus’an. (bug)

Bupati Dompu Ingin Ada Kemandirian dengan Perbesar Pendapatan Daerah

0
Farid Anshari(ekbisntb.com/ist)

Dompu (ekbisntb.com) – Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Dompu memiliki ketergantungan pada dana transfer pusat hingga 87 persen untuk membiayai belanja dalam APBD. Tingginya ketergantungan ini membuat Bupati Dompu merasa disindir oleh Mendagri RI pada Musrenbang Provinsi NTB beberapa saat lalu.

Hal ini diungkapkan Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE saat melakukan pembinaan kepada pejabat lingkup Pemda Dompu di aula pendopo Bupati, Selasa 17 Juni 2025 pagi. “Sudah saatnya, kita perlahan dan pasti, mulai membangun kemandirian dengan memperbesar persentase pendapatan daerah guna mendukung pembangunan dan pelayanan public di daerah,” kata Bambang.

Ia pun meminta Badan Pendapatan Daerah untuk menertibkan pengelolaan pajak hotel, restoran, PBB dan pajak lainnya. Melakukan penagihan pajak daerah bagi wajib pajak yang tidak melaksanakan ketentuan. Termasuk memaksimalkan pengelolaan retribusi yang ditarik oleh perangkat daerah lainnya.

Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Dompu, Farid Anshari, SE., M.Si yang ditemui di ruang kerjanya, Rabu (18/6) siang mengakui, pihaknya dituntut memiliki kreativitas dalam memaksimalkan pendapatan daerah. Terlebih banyak regulasi yang menarik kewenangan daerah untuk penarikan pajak dan retribusi dari sektor – sektor potensial daerah.

“Mau ndak mau, kita dituntut kreatif dan miliki inovasi agar potensi yang dimiliki daerah bisa maksimal bagi Pembangunan daerah. Itu memerlukan kolaborasi semua pihak untuk saling membahu satu sama lain,” katanya.

Bappenda sebagai penerbit Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), kata Farid, telah menyesuaikan NJOP. Penyesuaian terakhir dilakukan 2017 lalu dan 2025 ini ditargetkan pendapatan dari PBB sebesar Rp1,7 Miliar. Dengan penyesuaian NJOP ini aka nada peningkatan pendapatan dari PBB. “Saat ini kita sedang focus mencetak bukti pajak untuk dilakukan penagihan,” terangnya.

Kendati dilakukan penyesuaian, tidak banyak perubahan nilai pada PBB yang ditagihkan kepada Masyarakat. Untuk penilaian asset tanah dan bangunan, sehingga ditetapkan PBB-nya dibutuhkan tenaga penilai. Ini yang belum dimiliki, sehingga dikembalikan ke tim Apresal dan membutuhkan anggaran besar dalam penilaiannya.

Farid juga mengaku, tahun 2025 ini ada beberapa potensi pendapatan daerah yang berpotensi tidak maksimal didapat. Seperti pendapatan pada pajak kendarana bermotor yang tidak lagi menggunakan system transfer Provinsi, tapi langsung masuk ke kas daerah Ketika dibayarkan pemilik kendaraan.

“Dari pendapatan ini, ada kemungkinan kita kehilangan pendapatan sekitar Rp.5 M. Karena kendaraan kita terbatas. Banyak kendaraan yang beroperasi di Dompu, platnya dari luar daerah. Ketika pajaknya dibayarkan, maka akan masuk ke daerah asal platnya. Ini perlu kita kaji kedepan,” katanya.

Selain itu, potensi pengurangan pendapatan dari pajak catering. Pada tahun – tahun sebelumnya, catering PT STM menyumbangkan pajak hingga Rp.120 juta per bulan. Karena aktivitas STM dalam tahap care and maintenance atau masa perawatan, banyak pekerja diputus kontrak dan berimbas juga pada catering-nya.

Untuk menutup kekurangan itu, akan dimaksimalkan penagihan pada wajib pajak. Termasuk kepada Perusahaan galian C dengan tunggakan hamper Rp.2 M. Namun mereka juga menuntut dilakukan penertiban pelaku galian C illegal yang merugikan pengusaha berizin. “Besok kami bersama tim penertiban pajak dan retribusi akan turun di lapangan,” akunya. (ula)

Wadah Pembinaan Pembalap Lokal, MGPA Hadirkan Mandiri Mandalika Superbike School

0
Marketing and Sales Group Head ITDC Fitri Hartini (tengah) bersama Vice President Motosport MGPA Donny M serta perwakilan Bank Mandiri dan Pride Motosport, memberikan keterangan pers terkait pelaksanaan Mandiri Mandalika Superbike School, di dinning hall sirkuit Mandalika, Rabu kemarin. (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Sebagai wujud komitmen mendukung pembinaan pembalap local potensial Mandalika Grand Prix Assocation (MGPA) selaku pengelola sirkuit internasional bersama Pride Motosprot menghadirkan Mandiri Mandalika Superbike School. Sebuah ajang yang menjadi wadah pembinaan bagi pembalap-pembalap muda potensial. Diikuti sebanyak 32 pembalap muda dari sejumlah daerah di Indonesia, ajang yang baru pertama kali digelar di sirkuit Mandalika tersebut bakal menghadirkan Troy Corser, mantan pembalap World Superbike (WSBK) asal Australia.

Pemegang dua gelar juara WSBK tersebut nantinya akan memberikan pelatihan langsung kepada para pembalap usia muda selama dua hari kegiatan pada 19-20 Juni 2025. Termasuk juga kepada para pecinta otomotif dari sejumlah komunitas otomotif nasional. “Peserta Mandiri Mandalika Superbike School ini ada 32 pembalap Under 15. Ditambah para pembalap dari sejumlah komunitas otomotif,” terang Vice President Motosport MGPA Donny M., saat konfrensi pers di Dinning Hall sirkuit Mandalika, Rabu 18 Juni 2025 kemarin.

Para peserta nantinya akan memperoleh pengetahuan tentang teknik-teknik dasar membalap hingga teknis memilih set up motor. Sekaligus langsung akan praktik di lintasan sirkuit Mandalika. Dengan tambahan pengetahuan tersebut, para peserta khususnya para pembalap muda bisa meningkatkan skill membalapnya. Sebagai modal untuk bisa mengikuti kejuaaran maupun ajang balap nasional bahkan internasional kedepannya.

“Untuk kejuaraan balap skala nasional kita sudah ada Mandalika Racing Series (MRS). Namun sebelum menapaki kejuaraan balapan, kita butuh wadah pembinaan sejak dini. Salah satunya Mandiri Mandalika Superbike School ini,” imbuh Donny.

Sehingga kehadiran Mandiri Mandalika Superbike School tersebut diharapkan tidak hanya sekali saja. Tetapi diupayakan bisa digelar secara kontinye dan berkelanjutan. Agar proses pembinaan pembalap muda potensial bisa berjalan maksimal. “Dari ajang ini kita harapkan kedepan bisa lahir pembalap-pembalap nasional yang bisa berkompetisi di kejuaraan balap dunia seperti MotoGP,” sebut Marketing and Sales Group Head Injourney Tourism Development Corporation (ITDC) Fitri Hartini, menambahkan.

Dikatakanya, dari 32 peserta Mandiri Mandalika Superbike School tersebut beberapa pembalap selanjutkan akan mikirim untuk mengikuti kelas balap di VR46 Rider Academy Italia. Sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan. Guna mewujudkan mimpi melahirkan pembalap-pembalap handal Indonesia yang bisa bertarung di level internasional.

Ditempat yang sama Network Relationship Manager Bank Mandiri Area Mataram Bayu Agustian, menegaskan komitmen dan dukungan pihaknya terhadap upaya pembinaan pembalap muda potensial. Dengan akan selalu hadir diberbagai event otomotif yang diselenggarakan di sirkuit Mandalika. Karena Bank Mandiri berharap bisa menjadi bagian dari proses lahirnya pembinaan pembalap handal nasional kedepanya.

“Kehadiran Bank Mandiri diberbagai event di sirkuit Mandalika adalah wujud kolabirasi dan sinergi BUMN. Dalam mendukung pembinaan dan pengembangan pembalap nasional. Sekaligus mendukung pengembangan sport tourism di kawasan The Mandalika,” terang Bayu. (kir)