Friday, April 17, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 229

RSUD Tripat akan Bangun UPD Terbesar di NTB

0
RSUD Tripat Lobar akan memiliki UPD terbesar di NTB yang merupakan bantuan dari Kemenkes. (ekbisntb.com/her)

Lombok (ekbisntb.com) -RSUD Patut Patuh Patju (Tripat) Lombok Barat (Lobar) akan memiliki UPD (Unit Pengelola Darah) terbesar di NTB. Gedung UPD yang direncanakan dua lantai ini dilengkapi dengan mesin canggih untuk pengolahan darah. Anggaran untuk membangun UPD ini diperkirakan Rp11 miliar lebih.

“Kami berupaya berkoordinasi dengan Kemenkes (Kementerian Kesehatan), sehingga alhamdulillah kami berhasil mendapatkan bantuan dari Kemenkes untuk dibangunkan UPD, ini yang terbesar di NTB,” kata Direktur RSUD Tripat dr. H. Suriyadi, kemarin.

Lokasi pembangunan di eks kantor KUA Gerung yang telah direlokasi ke eks Kantor Akad Lobar. Bangunan ini akan dibangun dua lantai dengan nilai Rp4 miliar, dilengkapi sarana prasarana seperti alat kesehatan dan mobil operasional, sehingga total anggaran mencapai Rp11 miliar. Hal ini pun telah dilaporkan ke Menkes saat mendampingi Bupati Lalu Ahmad Zaini.

Persiapan pembangunan UPD ini pun sedang dalam dalam proses. Pihak RSUD telah menyelesaikan kelengkapan administrasi lelang, tinggal sekarang prosesnya di Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) untuk proses tender. Lahan untuk pembangunan UPD ini telah disiapkan di eks KUA Gerung yang sudah direlokasi ke eks Kantor Akad.

UPD ini nanti mengolah darah tidak saja mengambil sumber darah, namun ketika ada orang terkena DBD di UPD itu bisa menghasilkan trombosit dan plasma darah. “Jadi kita bisa jadi pabrik, mengolah darah itu,” imbuhnya.

Nantinya RSUD bisa mandiri dari sisi pasokan darah dari berbagai kebutuhan. Berbeda dengan unit transfusi darah (UTD). UPD ini bisa mengambil darah sendiri, keliling mencari pendonor, punya kantong-kantong pendonor.

Pihak RSUD juga aktif mencari pendonor, kerja sama dengan perusahaan-perusahaan. “Bedanya, UPD ini tidak saja mendistribusikan darah, tapi bisa mengolah darah. Jadi mesinnya lebih canggih,”jelasnya.

UPD ini nantinya tidak saja mendistribusikan untuk kebutuhan RSUD Tripat, namun bisa se NTB. Kalau butuh trombosit atau plasma didistribusikan ke rumah sakit lain. Untuk pendonor, RSUD sudah punya kantong-kantong pendonor, daerah maupun orang-orang yang mendonorkan darah. Jadwal donor pun telah disusun terjadwal. “Tiap hari keliling teman-teman ini,” imbuhnya. (her)

Rute Penerbangan Lombok-Labuan Bajo Dibuka, Beroperasi Mulai 22 Juli

0
H.Lalu Moh.Faozal (ekbisntb.com/dok)

Lombok (ekbisntb.com) –Pemprov NTB akan membuka rute penerbangan Lombok – Labuan Bajo, NTT pada 22 Juli mendatang. Pembukaan rute baru ini, diharapkan konektivitas udara antar kedua daerah ini akan semakin lancar.

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Lalu Mohammad Faozal, S.Sos.M.Si mengatakan, penerbangan pertama dimulai pada 22 Juli 2025 dan akan terbang selama empat kali dalam sepekan.

“Empat kali seminggu Lombok–Labuan Bajo. Mulai tanggal 22 Juli. Ini bagian dari upaya memperkuat konektivitas antar destinasi Bali–Lombok–Labuan Bajo yang memang satu jalur wisata,” ujarnya, Jumat, 18 Juli 2025.

Penerbangan ini akan dilayani oleh maskapai Wings Air menggunakan pesawat jenis ATR. Hal ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan konektivitas antar destinasi wisata unggulan seperti Bali, Lombok, dan Labuan Bajo.

Sejak diumumkan, antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi. Tercatat sebanyak 45 tiket sudah terjual untuk penerbangan perdana pada 22 Juli mendatang. “Makanya kita minta ada flight itu dan mulai 22 pakai Wings sementara, per hari ini sudah terjual ada 45 tiket,” sambungnya.

Faozal menjelaskan, pihaknya sangat percaya diri dengan pembukaan rute dua daerah ini. Terbukti dengan dibukanya rute ini empat kali dalam seminggu. Menurutnya, pemerintah dan pihak maskapai telah melakukan pengukuran potensi pasar dan diyakini konektivitas ini akan mendapat respons kuat dari masyarakat maupun pelaku pariwisata.

“Yaa masyarakat sudah ukur, jualannya sudah ada, pasarnya ada,” katanya.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu Gubernur NTB, Dr.H. Lalu Muhamad Iqbal sempat bertemu dengan sejumlah pimpinan maskapai nasional untuk membicarakan terkait pembukaan lima rute penerbangan baru yang akan memperkuat konektivitas menuju Bandara Internasional Lombok (BIL).

Lima rute baru yang tengah dipersiapkan meliputi Australia–Lombok, Thailand–Lombok, China–Lombok, penambahan frekuensi Jakarta–Lombok, serta pembukaan kembali rute Bali–Lombok.

Kelima jalur udara ini diyakini akan memperluas aksesibilitas menuju NTB dan secara signifikan meningkatkan jumlah wisatawan yang datang ke daerah tersebut.

Sebagai informasi, tambahan frekuensi penerbangan Jakarta-Lombok telah dibuka pada bulan 26 Mei 2025 lalu yang dilayani oleh maskapai Pelita Air. (era)

Dewan Soroti Pemborosan Anggaran PJU, Dorong Meterisasi Total

0
Irawan Aprianto(ekbisntb.com/dok)

Lombok (ekbisntb.com) — Ketua Komisi II DPRD Kota Mataram, Irawan Aprianto, ST., kembali menyoroti persoalan pemborosan anggaran dalam pembayaran listrik untuk penerangan jalan umum (PJU) dan penerangan jalan lingkungan (PJL) di Kota Mataram. Salah satu isu utama yang diangkat adalah masih banyaknya titik lampu yang menggunakan sistem kontrak daya.

Langkah efisiensi anggaran melalui sistem meterisasi ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk memperbaiki tata kelola keuangan daerah, khususnya dalam pengelolaan infrastruktur penerangan jalan di Kota Mataram.

Anggaran tahunan untuk pembayaran listrik PJU di Kota Mataram diketahui mencapai sekitar Rp30 miliar. Sebelumnya, pengeluaran rutin tersebut tercatat sebesar Rp26 miliar per tahun. Besarnya anggaran ini menjadi sorotan lantaran sistem pembayaran yang digunakan dinilai tidak efisien.

“Potensi penghematan dari sektor ini sangat besar. Bahkan bisa mencapai 50 persen jika dilakukan meterisasi secara menyeluruh,” ujar Irawan dalam rapat gabungan komisi-komisi dewan di DPRD Kota Mataram baru-baru ini.

Meterisasi dinilai lebih adil dan transparan karena biaya yang dibayarkan sesuai dengan jumlah daya yang digunakan. Berbeda dengan kontrak daya, yang mengharuskan pembayaran tetap meski lampu tidak menyala atau tidak digunakan sama sekali. “Kalau lampu nyala 24 jam atau mati sepanjang hari, bayarnya tetap sama. Ini pemborosan yang nyata,” tegasnya.

Menurut informasi terakhir yang diperolehnya, sebagian besar lampu PJU sudah dimeterisasi. Namun, untuk lampu PJL, jumlah yang belum dimeterisasi masih cukup signifikan. “Ini penting untuk ditindaklanjuti. Kami minta data dari eksekutif: berapa titik lampu yang sudah dan belum meterisasi, serta berapa perbedaan biayanya. Dari situ bisa dihitung potensi efisiensinya,” lanjut politisi PKS ini.

Irawan meminta agar potensi penghematan dana, yang bisa mencapai Rp10 miliar hingga Rp15 miliar, bisa dialihkan untuk program-program lain yang lebih bermanfaat bagi masyarakat. “Ini sudah sering kita bahas sejak lama, tapi realisasinya belum terlihat. Kami harap kali ini ada tindakan nyata dari pihak eksekutif,” kata anggota dewan dua periode ini. (fit)

Perkim Fokus pada Program RTLH dan Kawasan Kumuh

0
H. M. Nazarudin Fikri(ekbisntb.com/dok)

Lombok (ekbisntb.com) – Pemerintah Kota Mataram melalui Dinas Perkim melaporkan telah melakukan efisiensi anggaran sebesar Rp148 juta atas permintaan pemerintah pusat. Efisiensi ini dilakukan dalam rangka menyesuaikan prioritas pembangunan dan penggunaan anggaran yang lebih tepat sasaran untuk tahun 2025.

Laporan tersebut disampaikan Kepala Dinas Perkim Kota Mataram, H. M. Nazarudin Fikri dalam rapat kerja dengan Komisi III DPRD Kota Mataram baru-baru ini. Salah satu catatan penting adalah efisiensi anggaran dengan angka dasar Rp76,3 juta yang tercatat dalam laporan awal, serta efisiensi tambahan senilai Rp148 juta yang telah tuntas secara administrasi dan telah masuk ke sistem penganggaran sejak Mei lalu.

Salah satu fokus utama Perkim tahun ini adalah program penanganan RTLH dengan target sebanyak 59 unit rumah. Anggaran program ini bersumber dari berbagai dana, termasuk dana pokok pikiran (pokir) sebesar Rp1,5 miliar dan APBD senilai Rp1,4 miliar.

Namun, akibat kejadian tidak terduga di lapangan, terdapat tiga rumah tambahan yang masuk dalam prioritas percepatan perbaikan dengan kebutuhan dana sebesar Rp183 juta. “Tiga unit ini sudah kami survei, dan memang sangat-sangat membutuhkan bantuan,” ungkap Fikri.

Selain RTLH, Pemkot juga melanjutkan program revitalisasi kawasan kumuh. Total luas area yang ditargetkan untuk pemugaran mencapai 6 hektar, dengan harapan dapat mengurangi total kawasan kumuh di Kota Matram secara signifikan.

Program ini menyerap anggaran sebesar Rp14,2 miliar, serta penambahan untuk pembangunan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) senilai Rp45,3 miliar yang sebagian besar juga berasal dari dana pokir.

Per Juni 2025, Perkim mencatat realisasi anggaran telah mencapai 39,1 persen, sementara capaian realisasi fisik lebih tinggi, yakni 52,55 persen. Meski terdapat kendala administratif dalam proses pembayaran, Perkim optimistis bahwa sisa pekerjaan akan segera tuntas. “Sisa uang tinggal menunggu proses administrasi. Ini umum terjadi dalam penyerapan anggaran pertengahan tahun,” jelas Fikri.

Dalam kesempatan tersebut, Perkim juga mengajukan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) yang antara lain digunakan untuk pengadaan mobil aerial (sky lift). Anggaran sebesar Rp400 juta dialokasikan dari sisa dana pembelian mobil sebelumnya.

Awalnya, pengadaan mobil dirancang dengan spesifikasi Hino. Namun karena tidak sesuai dengan kondisi infrastruktur gang-gang sempit di Kota Mataram, spesifikasi kendaraan diubah menjadi model Traga yang setara dengan dimensi mobil L300. “Dengan perubahan ini, mobil bisa masuk ke gang-gang kecil, sehingga lebih efektif untuk layanan publik,” paparnya.

Mobil ini akan digunakan untuk mendukung pemeliharaan fasilitas publik yang sulit dijangkau, seperti penerangan jalan dan utilitas kota lainnya. Rencananya akan tersedia dua unit kendaraan yang dibiayai lewat ABT tersebut. (fit)

Akselerasi Penyerapan, Pupuk Indonesia Ajak 380 Petani Pinrang Tebus Bersama Pupuk Subsidi

0
Kegiatan Tebus Bersama Pupuk Subsidi(ekbisntb.com/bul)

Pinrang (ekbisntb.com) – Dalam rangka meningkatkan akselerasi penyerapan pupuk bersubsidi, PT Pupuk Indonesia (Persero) mengajak 380 petani terdaftar untuk melakukan tebus bersama pupuk bersubsidi sesuai dengan alokasi yang ditetapkan Pemerintah. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada program “Rembuk Tani dan Tebus Bersama” yang diselenggarakan di Aula, Kantor Bupati Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Senior Manager (SM) Penjualan Regional 4A PT Pupuk Indonesia (Persero), Sukodim, menyatakan bahwa “Rembuk Tani dan Tebus Bersama” merupakan aksi strategis untuk merumuskan langkah kolaboratif demi mendongkrak produktivitas pertanian dan mendukung program swasembada pangan nasional.

“Pupuk Indonesia tidak hanya menyalurkan, tetapi juga mengawal. Kami secara aktif melakukan sosialisasi di semua tingkatan dan telah menyiapkan dukungan teknis seperti tim kawalan lapangan dan fasilitas mobil uji tanah. Tujuannya agar petani dapat menerapkan pemupukan berimbang yang efektif. Kami siap bekerja sama dengan seluruh stakeholder untuk mensukseskan swasembada pangan sesuai arahan Bapak Presiden,” demikian ungkap Sukodim.

Forum yang mempertemukan 380 petani dan pemangku kepentingan ini menyoroti bahwa realisasi penebusan pupuk bersubsidi di Pinrang telah mencapai 40 persen. Sukodim menilai angka ini menunjukkan adanya peluang besar untuk optimalisasi penyerapan.

Dengan demikian, Sukodim menilai bahwa forum ini menjadi momentum bagi seluruh stakeholder untuk menyatukan langkah dalam mengakselerasi penyerapan pupuk demi tercapainya target ketahanan pangan.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Pinrang, Andi Irwan Hamid mengungkapkan bahwa Pemerintah Daerah dalam hal ini Kabupaten Pinrang siap mendukung optimalisasi penyaluran pupuk bersubsidi.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pinrang, kami siap berkolaborasi secara intensif dengan Pupuk Indonesia. Dinas Pertanian akan menjadi garda terdepan dalam mengawal program ini. Ini adalah ikhtiar kita bersama untuk kesejahteraan petani dan kesuksesan program pangan nasional,” tegas Bupati.

Semangat kolaborasi ini disambut antusiasme tinggi dari para petani. Sebagai bukti nyata, dalam kegiatan ini berhasil ditebus sebanyak 198,3 ton pupuk bersubsidi yang terdiri dari 95,3 ton Urea, 94,1 ton NPK Phonska dan 8,9 ton NPK FK Kakao. Ini menunjukkan respons positif dan kesadaran petani untuk segera memanfaatkan alokasi yang tersedia.(r)

Harga iPhone Berpeluang Turun, Imbas Kesepakatan Tarif Dagang Presiden RI dan AS

0
Handphone bermerek Apple(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Keputusan strategis antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam kesepakatan kerja sama dagang diproyeksikan akan berimbas ke pasar dalam negeri.

Pasar elektronik Indonesia bersiap menghadapi gelombang besar masuknya produk-produk teknologi dari luar negeri, khususnya iPhone. Dalam kesepakatan tersebut, tarif masuk produk asal Amerika Serikat ke Indonesia ditetapkan sebesar nol persen, sementara produk asal Indonesia yang masuk ke pasar AS dikenakan tarif sebesar 19 persen.

Kebijakan ini dipandang sebagai hasil diplomasi perdagangan yang cukup signifikan, terutama dalam menjaga daya saing ekspor-impor antar dua negara dengan ekonomi terbesar di masing-masing kawasan.

Bagi kalangan pengusaha, kebijakan ini membuka ruang strategis untuk meningkatkan efisiensi biaya impor dan memperluas penetrasi pasar.

Wakil Ketua BPD HIPMI NTB, Ricky Hartono, menyambut baik kebijakan tersebut, khususnya dalam konteks perdagangan ritel elektronik. Menurutnya, tarif nol persen untuk produk elektronik asal AS menjadi insentif yang menarik, terutama bagi pelaku usaha yang bergerak dalam distribusi dan penjualan gawai pintar, seperti iPhone.

“Kalau memang tarifnya nol persen, ini kabar baik untuk sektor elektronik, khususnya produk-produk premium seperti iPhone yang masih mendominasi permintaan di pasar dalam negeri,” ujar Ricky di Mataram, Jumat, 18 Juli 2025.

Saat ini, sebagian besar iPhone yang beredar di pasar Indonesia merupakan unit produksi China. Namun, dengan adanya kebijakan baru ini, produk iPhone yang diproduksi langsung dari Amerika Serikat (California) bisa menjadi lebih kompetitif, bahkan menggeser dominasi merek lain di segmen kelas menengah atas.

Owner Ricky Smarthphone ini menilai bahwa jika rantai pasok mendukung dan harga iPhone produksi AS menjadi lebih terjangkau, daya saing produk ini akan meningkat secara signifikan.

“Sekarang demand iPhone masih tinggi, meski sebagian besar produk yang beredar masih made in China. Tapi kalau iPhone produksi AS mulai masuk dan harganya bisa ditekan, potensi mereka untuk mendominasi pasar sangat besar,” jelas Ricky.

Data pasar saat ini menunjukkan bahwa iPhone 13, meskipun telah mulai discontinue, masih menjadi tipe yang paling laku dengan harga pasaran sekitar Rp8 juta. Sementara iPhone 15 masih dijual dengan harga mulai Rp11,5 juta.

Ricky memproyeksikan, apabila produk iPhone asal AS masuk tanpa tarif, harga jual bisa terkoreksi menjadi sekitar Rp10 juta atau bahkan lebih rendah.
“Kalau harga iPhone bisa turun karena bebas bea masuk, bukan hanya pengusaha yang diuntungkan, tapi konsumen juga akan mendapatkan akses ke produk premium dengan harga lebih rasional,” tambahnya.

Di sisi lain, Ricky tetap mengingatkan bahwa implementasi kebijakan ini akan sangat bergantung pada bagaimana regulasi teknis dan pelaksanaan di lapangan. Namun, secara prinsip, pelaku usaha melihat ini sebagai sinyal positif dari arah kebijakan perdagangan nasional yang lebih terbuka dan pro-bisnis.

“Sekarang kita lihat dulu bagaimana realisasinya. Tapi secara prinsip, kebijakan nol persen tarif ini adalah peluang besar bagi pengusaha dalam negeri untuk melakukan penetrasi pasar yang lebih dalam, terutama untuk produk-produk yang memang high demand seperti iPhone,” tutup Mantan Ketua HIPMI Kota Mataram ini.(bul)

BULOG NTB Gandeng Kantor POS untuk Perluas Penjualan Beras SPHP

0
Launching Gerakan Pangan Murah antara BULOG dan POS dilakukan secara resmi serempak nasional, Jumat, 18 Juli 2025 oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Sementara di NTB, launcing dilakukan oleh Wakil Pimpinan Wilayah BULOG NTB, Musazdin Said dan Kepala Kantor Pos Mataram, Randi Rohmansyah di Kantor POS Mataram(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Perum BULOG Wilayah NTB menjalin kerja sama strategis dengan Kantor Pos dalam upaya memperluas distribusi dan penjualan Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) kepada masyarakat. Kolaborasi ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk menstabilkan harga beras di pasaran.

Launching Gerakan Pangan Murah antara BULOG dan POS dilakukan secara resmi serempak nasional, Jumat, 18 Juli 2025 oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Sementara di NTB, launcing dilakukan oleh Wakil Pimpinan Wilayah BULOG NTB, Musazdin Said dan Kepala Kantor Pos Mataram, Randi Rohmansyah di Kantor POS Mataram.

Wakil Pimpinan Wilayah BULOG NTB, Musazdin Said, menjelaskan bahwa program SPHP merupakan langkah konkret pemerintah untuk menekan gejolak harga beras di pasaran.

“Beras SPHP ini kita salurkan sebagai bagian dari program stabilisasi pangan dan harga pokok. Dengan harga jual sebesar Rp12.500 per kilogram, masyarakat mendapatkan alternatif yang lebih terjangkau dibanding harga pasaran yang kini menyentuh Rp13.500,” ujarnya.

Dalam implementasinya, BULOG NTB menggandeng sejumlah BUMN untuk memperluas titik distribusi, antara lain PT Pos Indonesia, ID Food, RNI, Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC), dan rencananya juga melalui koperasi TNI. BULOG bahkan diminta membuka outlet penjualan di gudang-gudang BULOG sendiri untuk menjangkau masyarakat secara langsung.

Sebelumnya, penyaluran Beras SPHP terbatas di kios-kios pangan dan pasar tradisional. Namun, pemerintah menilai distribusinya belum masif. Dengan keterlibatan outlet-outlet BUMN seperti Kantor Pos, distribusi kini diperluas agar lebih merata dan mudah diakses oleh masyarakat.

“Di gudang-gudang BULOG sendiri, kami sudah mulai membuka gerai penjualan. Total ada sekitar 16 titik gudang yang akan difungsikan juga sebagai outlet,” jelas Musazdin.

Kerja sama BULOG dan Kantor Pos ini menjadi bentuk sinergi antar-BUMN dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Harga yang lebih rendah dari pasaran dan kemudahan akses menjadi kunci utama keberhasilan program ini.

Kepala Kantor Pos Mataram, Randi Rohmansyah, menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung penuh program ini.

“Di NTB, kami memiliki 80 outlet yang siap menjadi sales point Beras SPHP. Untuk Pulau Lombok saja, ada 30 outlet yang aktif. Hari ini penjualan dimulai serentak secara nasional,” ungkap Randi.

Dengan skema kerja sama ini, Kantor Pos menerima stok beras dari BULOG dan langsung menjualnya kepada masyarakat. Setiap individu dapat membeli maksimal 2 kg per hari dengan menunjukkan KTP.

“Program ini terbuka untuk semua, siapa pun bisa datang ke Kantor Pos dan membeli,” tambahnya.

Dengan total 3.800 outlet Kantor Pos di seluruh Indonesia, program Beras SPHP kini lebih mudah dijangkau masyarakat luas. Khusus di NTB, 80 outlet aktif siap melayani pembelian mulai hari ini.(bul)

Bantuan Beras untuk Warga Kabupaten Sumbawa Mulai Disalurkan

0
Bantuan Beras untuk Warga Kabupaten Sumbawa Mulai Disalurkan(ekbisntb.com/bul)

Sumbawa (ekbisntb.com) – Perum Bulog mulai menyalurkan Bantuan Pangan (Bapang) tahun 2025 di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Penyaluran perdana dilakukan dari Halaman Kantor Bupati Sumbawa, Jumat, 18 Juli 2025.Dipimpin oleh Bupati Sumbaww Ir. H. Syarafuddin Jarot, didampingi Sekda Sumbawa Dr. H. Budi Prasetiyo, dan Pemimpin Cabang Bulog Sumbawa Zuhri Hanafi.

Turut menyaksikan, AKBP Marieta Dwi Ardhini, SH, S.IK, Dandim Sumbawa Letkol Kav Basofi Cahyowibowo, para Asisten Setda Sumbawa, Kepala Dinas Pangan, Camat Sumbawa, dan Lurah Sekecamatan Sumbawa.

Hadir juga, perwakilan Penerima Bantuan Pangan (PBP) dari 8 Kelurahan di Kecamatan Sumbawa untuk menerima bantuan secara simbolis.

Bupati Sumbawa dalam arahanya menyampaikan, bahwa data penerima ini berasal dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial, sehingga penerima adalah masyarakat berpenghasilan rendah, keluarga miskin dan rentan.

“Ini artinya, program ini betul-betul menyasar kelompok yang paling membutuhkan. Bantuan ini merupakan bentuk kasih sayang negara kepada rakyatnya,” kata bupati.

Ia memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam program ini. Perum Bulog Cabang Sumbawa yang bertanggung jawab penuh atas proses distribusi. Kemudian, Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas sosial yang melakukan pendampingan dan pengecekan kualitas serta kuantitas beras.

Selanjutnya, aparat kepolisian dan TNI yang membantu pengawalan dan pengawasan, serta kepala desa, TKSK, para relawan yang menjadi ujung tombak di titik bagi.

“kerja kolaboratif inilah yang menjadi kunci. karena mengurus logistik beras ratusan ton, mengantarnya ke pelosok desa, memastikan penerima mendapatkan haknya, dan menjaga kualitas, itu bukan perkara ringan. apalagi kita tahu, distribusi tahap awal pada hari ini akan langsung menyalurkan lebih dari 252 ton beras ke tujuh kecamatan,” jelas bupati.

Ia menegaskan, semua pihak yang terlibat dalam proses ini harus bekerja sama dengan kompak, agar bantuan pangan ini dapat disalurkan tepat sasaran, dan tentu tetap menjaga kualitasnya.

Sementara itu, Pinca Bulog Sumbawa Zuhri Hanafi menyebutkan, total beras yang akan disalurkan sebanyak 725.020 kg kepada 36.251 PBP. Mereka akan menerima 20 kg untuk alokasi bulan Juni dan Juli 2025.

Ia memastikan, Bapang yang akan diterima oleh masyarakat benar-benar sesuai standar kualitas maupun kuantitasnya. “Untuk kualitas dan kuantitas beras sudah diperiksa oleh dinas pangan dan dipastikan sesuai dengan standar,” tegasnya.

Terkait mekanisme penyaluran lanjutnya, pihaknya menunjuk traproter untuk untuk mengantar ke titik pembagian ditingkat desa. Sementara pembangiannya dilakukan langsung oleh petugas dari Bulog.

Untuk penyaluran ke daerah sulit sambungnya, sudah diantisipasi dengan adanya perlakuan khusus. Seperti daerah kepulauan pengiriman dilakukan lebih awal, sehingga dapat disalurkan bersamaan dengan peluncuran.

Kemudian daerah pegunungan, strateginya dengan memperbanyak armada angkutan agar tidak terjadi kelebihan muatan, sehingga bisa menjangkau daerah tujuan.

“Jadi maksimal penyaluran sampai tanggal 31 Juli nanti, sehingga kita telah menerapkan strategi-strategi agar dapat disalurkan tepat waktu,” pungkasnya. (bul)

Harga Beli emas Antam Hari Ini Turun Tipis Rp2.000.

0
Emas Antam (ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Harga emas Antam yang dipantau dari laman Logam Mulia di Jakarta, Jumat (18/7), mengalami penurunan Rp2.000 dari semula Rp1.919.000 menjadi Rp1.917.000 per gram.

‎Namun harga jual kembali (buyback) emas batangan tetap stabil di Rp1.763.000 per gram.

‎Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017.

‎Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk non-NPWP.

‎PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback. Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di laman Logam Mulia Antam pada Jumat:

‎- Harga emas 0,5 gram: Rp1.008.500.

‎- ⁠Harga emas 1 gram: Rp1.917.000.

‎- ⁠Harga emas 2 gram: Rp3.774.000.

‎- ⁠Harga emas 3 gram: Rp5.636.000.

‎- ⁠Harga emas 5 gram: Rp9.360.000.

‎- ⁠Harga emas 10 gram: Rp18.665.000.

‎- ⁠Harga emas 25 gram: Rp46.537.000.

‎- ⁠Harga emas 50 gram: Rp92.995.000.

‎- ⁠Harga emas 100 gram: Rp185.912.000.

‎- ⁠Harga emas 250 gram: Rp464.515.000.

‎- ⁠Harga emas 500 gram: Rp928.820.000.

‎- ⁠Harga emas 1.000 gram: Rp1.857.600.000.

‎Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP.

‎Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22. (ant)

Harga Terbaru Emas di Pegadaian, Galeri24 Naik, UBS Turun

0
Emas Antam (ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Harga emas yang dikutip dari laman resmi Pegadaian, Jumat (18/7) menunjukkan harga dua produk logam mulia, yakni buatan UBS dan Galeri24 yang mengalami fluktuasi harga jual dari hari sebelumnya.

‎Emas Galeri24 naik Rp9.000 dari angka Rp1.888.000 menjadi Rp1.897.000 per gram, sementara emas UBS turun dari semula Rp1.917.000 per gram menjadi Rp1.912.000 atau turun Rp5.000.

‎Emas Galeri24 dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Sementara emas UBS dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram.

‎Berikut daftar lengkap harga emas masing-masing produk:

‎Harga emas UBS:

‎- Harga emas UBS 0,5 gram: Rp1.034.000

‎- Harga emas UBS 1 gram: Rp1.912.000

‎- Harga emas UBS 2 gram: Rp3.793.000

‎- Harga emas UBS 5 gram: Rp9.372.000

‎- Harga emas UBS 10 gram: Rp18.645.000

‎- Harga emas UBS 25 gram: Rp46.521.000

‎- Harga emas UBS 50 gram: Rp92.850.000

‎- Harga emas UBS 100 gram: Rp185.626.000

‎- Harga emas UBS 250 gram: Rp463.926.000

‎- Harga emas UBS 500 gram: Rp926.758.000

‎Harga emas Galeri24:

‎- Harga emas Galeri24 0,5 gram: Rp996.000

‎- Harga emas Galeri24 1 gram: Rp1.897.000

‎- Harga emas Galeri24 2 gram: Rp3.737.000

‎- Harga emas Galeri24 5 gram: Rp9.273.000

‎- Harga emas Galeri24 10 gram: Rp18.497.000

‎- Harga emas Galeri24 25 gram: Rp46.125.000

‎- Harga emas Galeri24 50 gram: Rp92.178.000

‎- Harga emas Galeri24 100 gram: Rp184.265.000

‎- Harga emas Galeri24 250 gram: Rp460.433.000

‎- Harga emas Galeri24 500 gram: Rp920.411.000

‎- Harga emas Galeri24 1.000 gram: Rp1.840.821.000. (ant)