Saturday, April 18, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 226

Perkuat Sinergi, Pupuk Indonesia dan Pemkab Sidrap Akselerasi Penyaluran Pupuk Subsidi

0
Pupuk Indonesia dan Pemkab Sidrap Akselerasi Penyaluran Pupuk Subsidi(ekbisntb.com/bul)

Sidrap (ekbisntb.com) – PT Pupuk Indonesia (Persero) menggandeng Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap guna mengakselerasi penyaluran pupuk bersubsidi. Salah satu upaya yang dilakukan dengan menggelar kegiatan “Rembuk Tani dan Tebus Bersama” yang dilaksanakan di Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Senior Manager (SM) Penjualan Regional 4A Pupuk Indonesia, Sukodim mengatakan bahwa Pupuk Indonesia menegaskan komitmennya untuk mengawal distribusi pupuk bersubsidi secara transparan dan akuntabel.

Sukodim mengingatkan seluruh jaringan distribusi untuk mematuhi aturan Harga Eceran Tertinggi (HET). “Komitmen kami jelas, yaitu memastikan pupuk bersubsidi sampai ke petani dengan harga sesuai aturan pemerintah. Oleh karena itu, kami tegaskan bahwa harga di tingkat petani harus sesuai HET. Kami juga siap menyediakan pupuk non-subsidi sebagai alternatif bagi petani yang kebutuhannya melebihi alokasi subsidi,” demikian ungkap Sukodim.

Kegiatan yang dihadiri oleh 500 petani, dikatakan Sukodim berhasil menyalurkan 265 ton pupuk bersubsidi. Dalam sehari, Perusahaan berhasil menyalurkan 135 ton pupuk urea dan 130 ton NPK Phonska.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif menyambut baik inisiatif Pupuk Indonesia. Dia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung penuh program swasembada pangan. Menurutnya, salah satu kunci utamanya adalah dengan memastikan petani menebus alokasi pupuknya di kios-kios resmi.

“Langkah awal untuk mendukung swasembada pangan adalah dengan memastikan petani mendapatkan haknya. Saya mengajak seluruh petani untuk menebus jatah pupuknya di kios resmi,” kata Bupati.

Lebih lanjut Bupati Syaharuddin Alrif menekankan perlunya transformasi di sektor pertanian dengan mendorong keterlibatan generasi muda. “Sudah saatnya kita melakukan transformasi. Mari kita ajak anak-anak muda kita untuk menjadi petani milenial yang modern. Pemerintah daerah bersama para penyuluh siap memberikan pendampingan penuh untuk melahirkan petani-petani sukses di masa depan,” tambahnya.(r)

Panitia FORNAS 2025 di NTB Pastikan Kesiapan Kendaraan Penunjang

0
Lalu Kholid Karyadi(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Panitia Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) 2025 menegaskan kesiapannya dalam hal penyediaan transportasi bagi para peserta dan ofisial yang akan mengikuti ajang olahraga masyarakat terbesar di Indonesia tersebut. Disisi lain, seluruh stakeholder diminta mewaspadai adanya kenaikan tarif layanan dan jasa di event nasional ini.

Deputi IV Bidang Human Resources FORNAS VIII NTB, Lalu Kholid Karyadi, saat ditemui di Mataram, Selasa, 22 Juli 2025 menyampaikan, tercatat sebanyak 18.650 peserta resmi telah mendaftar, yang sebagian besar berasal dari berbagai provinsi di Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 806 orang akan ditangani langsung oleh panitia, terdiri dari wasit, juri, perangkat pertandingan, hingga panitia pusat dan provinsi.

Ia menambahkan, total armada transportasi yang disiapkan panitia sebanyak 105 unit, terdiri dari mobil Avanza, kendaraan listrik dari sponsor dari Bluebird, dan armada lainnya yang akan melayani kebutuhan mobilitas peserta dari hotel ke lokasi pertandingan dan sebaliknya. Dalam penanganan transportasi, panitia juga telah melibatkan beberapa koperasi lokal.

“Kami tidak bisa mengakomodir seluruh permintaan karena harus membagi ke banyak pihak. Tidak mungkin semua permintaan kami penuhi. Tapi untuk mobilitas peserta Fornas akan banyak yang dibutuhkan. Angkutan lokal akan banyak digunakan juga,” tegas Kholid.

Meski begitu, panitia tetap membuka ruang komunikasi dan negosiasi dengan para pihak, termasuk koperasi transportasi lokal yang menggelar demonstrasi di Bundaran Bandara Lombok karena merasa tidak terakomodir seluruh armada yang diusulkan.

Ia menambahkan, sistem transportasi telah dibagi menjadi tiga kategori akreditasi yang terdefinisi jelas, yakni Transportasi 1 (T1), T2, dan T3. Masing-masing disesuaikan dengan kebutuhan spesifik pengguna.

“Kategori T1 diperuntukkan untuk unsur pimpinan, seperti Ketua, Sekretaris, Bendahara KORMINAS, para Deputi, serta PMO Manager Official. Kami menyiapkan 20 unit kendaraan khusus untuk memastikan mobilitas para pimpinan berjalan lancar,” paparnya.

“Bandara menjadi pintu masuk utama, karena itu transportasi dan pelayanan di titik ini sangat krusial. Kami mendorong semua pihak, termasuk koperasi dan pelaku jasa lokal, untuk menjaga kualitas layanan dan menjadi tuan rumah yang ramah,” tambah Kholid.

Ajang FORNAS 2025 dijadwalkan akan dibuka pada 24 Juli 2025. Akan digelar di 43 titik pertandingan se Pulau Lombok dengan 74 jenis pertandingan. Penutupan akan digelar pada 1 Agustus 2025 dengan konsep pesta rakyat yang menghadirkan hiburan musik dari sejumlah artis nasional.(bul)

Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Jadi Rp1,946 Juta/gram

0
Emas Antam (ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Harga emas Antam yang dipantau dari laman Logam Mulia, Selasa (22/7) mengalami kenaikan Rp19.000 dari semula Rp1.927.000 per gram menjadi Rp1.946.000.

‎‎Harga jual kembali (buyback) emas batangan turut naik ke angka Rp1.792.000 per gram.

‎‎Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017.

‎‎Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk non-NPWP.

‎‎PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback. Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di laman Logam Mulia Antam pada Selasa:

‎‎- Harga emas 0,5 gram: Rp1.023.000.

‎‎- ⁠Harga emas 1 gram: Rp1.946.000.

‎‎- ⁠Harga emas 2 gram: Rp3.832.000.

‎‎- ⁠Harga emas 3 gram: Rp5.723.000.

‎‎- ⁠Harga emas 5 gram: Rp9.505.000.

‎‎- ⁠Harga emas 10 gram: Rp18.955.000.

‎‎- ⁠Harga emas 25 gram: Rp47.262.000.

‎‎- ⁠Harga emas 50 gram: Rp94.445.000

‎‎- ⁠Harga emas 100 gram: Rp188.812.000.

‎‎- ⁠Harga emas 250 gram: Rp471.765.000.

‎‎- ⁠Harga emas 500 gram: Rp943.320.000.

‎‎- ⁠Harga emas 1.000 gram: Rp1.886.600.000.

‎‎Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP.

‎Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22. (ant)

Pajak Hotel dan PJU Turun, Target Pajak Restaurant dan BPHTB Dinaikan

0
Sejumlah komunitas dan organisasi masyarakat sipil mengikuti diskusi di salah satu hotel baru-baru ini. Pemkot Mataram menurunkan target pajak hotel. Di satu sisi, target pajak restauran dan BPHTB dinaikan pada APBD perubahan. (ekbisntb.com/cem)

Lombok (ekbisntb.com) – Kebijakan efisiensi anggaran dan pemberian subsidi listrik berdampak pada capaian pajak daerah. Pajak hotel dan pajak penerangan jalan umum diprediksi tidak melampui target. Hal ini menjadi pertimbangan untuk diusulkan menurunkan target pada anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan. Di satu sisi, pajak restaurant dan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan dinaikan.

Kepala Bidang Pelayanan, Penyuluhan, dan Penagihan Badan Keuangan Daerah Kota Mataram, Ahmad Amrin dikonfirmasi usai rapat bersama TPAD pada, Selasa (22/7) mengakui, pajak penerangan jalan umum dan pajak hotel diusulkan untuk diturunkan target pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) perubahan 2025. Potensi penurunan PPJU dan pajak hotel mencapai Rp2 miliar.

Penurunan ini lanjutnya, dipengaruhi okuvansi hotel selama kebijakan efisiensi anggaran mengalami penurunan drastic. Sementara, penurunan pajak PJU karena adanya kebijakan diskon listrik dari pemerintah pusat sejak bulan Januari hingga Februari. “Jadi ada usulan potensi penurunan target untuk PJU dan hotel di APBD perubahan,” jelasnya.

Menurutnya, kebijakan penurunan target pajak PJU berdasarkan hasil koordinasi dengan perusahaan listrik negara. Kemungkinan adanya kebijakan di akhir tahun 2025, juga telah diantisipasi.

Di satu sisi, pihaknya juga mengusulkan menaikan target pajak restaurant dan pajak bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) masing-masing Rp2 miliar hingga Rp3 miliar. Potensi peningkatan pajak restaurant telah dihitung berdasarkan tumbuhnya usaha kafe, restaurant dan sejenisnya di Kota Mataram. “Kita memang sudah hitung potensinya,” ujarnya.

Ia menambahkan, bisnis restaurant, kafe, dan sejenisnya di Kota Mataram relatif unik dibandingkan usaha lainnya. Uniknya bisnis ini ada yang buka dan tutup, sehingga datanya harus konkrit.

Kebijakan penurunan target pajak hotel dan PJU dipastikan mempengaruhi target pajak secara keseluruhan mencapai Rp291 miliar. Justru kata Amrin, target pajak tahun 2025 mengalami kenaikan. Ia tidak menyebutkan potensi kenaikan target pajak, karena masih berproses. Disamping itu, potensi pajak lainnya tidak bisa diprediksi seperti BPHTB dan lain sebagainya. (cem)

BKD Segel Tempat Usaha Tunggak Pajak hingga Rp800 Juta

0
Kepala Bidang Pelayanan, Penyuluhan, dan Penagihan pada Badan Keuangan Daerah Kota Mataram, Ahmad Amrin(ekbisntb.com/cem)

Lombok (ekbisntb.com) – Badan Keuangan Daerah Kota Mataram mengancam akan menyegel salah satu tempat usaha. Pasalnya, pengusaha menunggak pajak mencapai Rp800 juta. Tindakan tegas ini sebagai bentuk efek jera bagi pengusaha yang tidak patuh membayar pajak.

Kepala Bidang Pelayanan, Penyuluhan, dan Penagihan pada Badan Keuangan Daerah Kota Mataram, Ahmad Amrin dikonfirmasi pada, Selasa (22/7) menegaskan, salah satu wajib pajak besar pembayaran piutang pajak macet alias menunggak pajak. Berbagai upaya dilakukan untuk menagih tetapi tidak direspon, sehingga akan dilakukan penempelan (penyegelan). Tunggakan pajak ini dinilai cukup mengganggu dari capaian target pajak tahun ini. “Dalam waktu dekat ini kita akan lakukan penempelan di tempat usaha wajib pajak besar ini,” tegasnya.

Wajib pajak tersebut kata dia, menunggak pajak selama dua tahun dengan nilai tagihan sekitar Rp800 juta. Amrin mengatakan, spanduk yang dipasang ini diharapkan memberikan terapi kejut bagi pengusaha sekaligus sanksi sosial.
Petugas berkali-kali mengingatkan secara lisan maupun tulisan, tetapi tidak digubris. “Kita sudah berkali-kali tagih. Tagihan pajaknya mencapai Rp450 juta per tahun,” sebutnya.

Penyegelan ini dinilai sebagai langkah terakhir setelah wajib pajak diberikan surat tagihan dan surat teguran. Di satu sisi, Amrin menyebutkan progres capaian pajak bumi dan bangunan terus bergerak setiap hari. Tercatat sampai tanggal 11 Juli 2025, capaian pajak bumi dan bangunan sekitar Rp8,5 miliar lebih atau 29,35 persen dari target Rp29 miliar.

Walaupun belum maksimal lanjutnya, peningkatkan akan terjadi saat menempati jatuh tempo. “Memang karakter wajib pajak kita begitu. Nanti mendekati jatuh tempo baru melakukan pembayaran,” pungkasnya.

Meskipun capaian relatif rendah tetapi target Rp29 miliar pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2025, tidak mengalami penurunan.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Mataram H. Irwan Rahadi memastikan akan turut terlibat dalam penempelan atau penyegelan tempat usaha milik wajib pajak yang menunggak pajak. (cem)

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, UBS Melonjak, Galeri24 Stabil Lagi

0
Emas Antam(ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Harga emas yang dikutip dari laman resmi Pegadaian, Selasa (22/7) menunjukkan harga dua produk logam mulia, yakni buatan UBS dan Galeri24 yang mengalami fluktuasi harga jual dari hari sebelumnya.

‎‎Emas Galeri24 tetap di angka Rp1.906.000 per gram dua hari beruntun, sementara emas UBS naik Rp10.000 dari angka Rp1.927.000 menjadi Rp1.937.000 per gram.

‎Emas Galeri24 dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Sementara emas UBS dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram.

‎​​​​​​​‎Berikut daftar lengkap harga emas masing-masing produk:

‎Harga emas UBS:

‎- Harga emas UBS 0,5 gram: Rp1.047.000

‎- Harga emas UBS 1 gram: Rp1.937.000

‎- Harga emas UBS 2 gram: Rp3.842.000

‎- Harga emas UBS 5 gram: Rp9.493.000

‎- Harga emas UBS 10 gram: Rp18.886.000

‎- Harga emas UBS 25 gram: Rp47.121.000

‎- Harga emas UBS 50 gram: Rp94.046.000

‎- Harga emas UBS 100 gram: Rp188.018.000

‎- Harga emas UBS 250 gram: Rp469.908.000

‎- Harga emas UBS 500 gram: Rp938.708.000

‎Harga emas Galeri24:

‎- Harga emas Galeri24 0,5 gram: Rp1.000.000

‎- Harga emas Galeri24 1 gram: Rp1.906.000

‎- Harga emas Galeri24 2 gram: Rp3.754.000

‎- Harga emas Galeri24 5 gram: Rp9.316.000

‎- Harga emas Galeri24 10 gram: Rp18.581.000

‎- Harga emas Galeri24 25 gram: Rp46.337.000

‎- Harga emas Galeri24 50 gram: Rp92.599.000

‎- Harga emas Galeri24 100 gram: Rp185.106.000

‎- Harga emas Galeri24 250 gram: Rp462.536.000

‎- Harga emas Galeri24 500 gram: Rp924.616.000

‎- Harga emas Galeri24 1.000 gram: Rp1.849.232.000. (ant)

Baznas NTB dan FOZ Sepakat Kolaborasi Penguatan Pengelolaan Zakat di NTB

0

Lombok (ekbisntb.com) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi NTB bersama Forum Organisasi Zakat (FOZ) NTB melakukan pertemuan dan sepakat memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan pengumpulan, pengelolaan, dan distribusi zakat di daerah.

Pertemuan penting ini berlangsung pada Senin, 21 Juli 2025, di ruang rapat kantor Baznas NTB, Mataram. Dipimpin langsung oleh Ketua Baznas NTB, Dr. Lalu M. Iqbal Murad, MA, didampingi Wakil Ketua III, Drs. Muhammad Ardi Samsuri, dan Wakil Ketua IV, H. Ahmad Rusli, S.Ag. Sementara dari unsur FOZ NTB hadir sejumlah pimpinan lembaga amil zakat (LAZ) dan organisasi pengelola zakat yang aktif di NTB.

Dalam pertemuan ini, para peserta membahas berbagai isu strategis, termasuk potensi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di NTB yang mencapai Rp2,8 triliun. Namun, realisasi penghimpunan zakat baru mencapai sekitar Rp170 miliar atau belum mencapai 1 persen dari potensi tersebut. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan besar antara potensi dan realisasi zakat di NTB.

Selain itu, dibahas juga pentingnya edukasi dan literasi zakat, terutama di tingkat masyarakat bawah yang selama ini belum tersentuh secara maksimal. Banyak lembaga atau badan usaha yang menyalurkan zakat sendiri-sendiri, tanpa melalui lembaga amil zakat resmi. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk memperkuat sinergi.

Pentingnya mendorong legalisasi lembaga zakat, khususnya yang dikelola di masjid dan musala, agar memiliki izin resmi untuk mengumpulkan dan mendistribusikan zakat. Fenomenanya, lembaga yang belum memiliki izin justru sering kali lebih aktif dan semangat.

Diusulkan juga perlunya pemetaan potensi zakat dari sektor jagung, serta solusi pendanaan syariah untuk petani agar tidak lagi bergantung pada rentenir. Sebab, jika petani terjebak utang riba, mereka tidak potensial menjadi muzakki. Pentingnya program pelatihan digitalisasi amil, sertifikasi, fundraising, serta strategi landing and funding untuk mendukung pengentasan persoalan-persoalan sosial di NTB.

Menjawab berbagai usulan dalam pertemuan ini, Ketua Baznas NTB, Dr. Lalu M. Iqbal Murad, menyatakan bahwa Baznas siap berkolaborasi dalam memperkuat pengelolaan zakat di daerah. Ia menekankan bahwa LAZ adalah mitra strategis Baznas dan semangat kolaborasi harus menjadi fondasi dalam membangun kepercayaan publik (muzakki).

“Harapan kami, dengan sinergi yang lebih kuat, kepengurusan sekarang bisa melampaui itu. Satu kata kunci untuk kita semua: Baznas kolaboratif,” tegas Lalu Iqbal.

Baznas NTB juga berkomitmen untuk memberikan pelatihan-pelatihan dan sertifikasi bagi amil zakat, sebagai bentuk penguatan SDM dan profesionalisme dalam pengelolaan dana umat.

Pemerintah daerah sendiri sudah mencanangkan program 106 desa berdaya di NTB. Melalui program pemberdayaan zakat, Baznas dan FOZ akan mengambil bagian. Program ini dinilai efektif dalam mengurangi kemiskinan dan mendorong kemandirian ekonomi berbasis komunitas. Dan akan terus dikembangkan agar jumlah desa berdaya ini menjadi meningkat melalui peran zakat.

Ada tiga kesimpulan dalam pertemuan ini, melaksanakan dan menindaklanjuti pelatihan Baznas tanggap bencana di NTB, sertifikasi amil di NTB, dan siap kolaborasi dalam program pengelolaan zakat bersama seluruh lembaga amil zakat.(bul)

SMK PP Negeri Mataram Perpanjang Kerjasama dengan SEAMEO BIOTROP untuk Pengembangan Pertanian Modern di NTB

0
Penandatanganan perpanjangan kerjasama antara dengan Kepala SMK PP Negeri Mataram, Sugiarta, S.Pi., M.Pd., M.Si, dan Plt. Direktur SEAMEO BIOTROP, Dr. Elis Rosdiawati, disaksikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi NTB, H. Abdul Aziz, S.H., M.H., pada Selasa (22/7) di Aula SMK PP Negeri Mataram(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – UPTD Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB yaitu SMK Pertanian Pembangunan Negeri Mataram resmi memperpanjang perjanjian kerjasama dengan The Southeast Asian Regional Centre for Tropical Biology (SEAMEO BIOTROP). Penandatanganan perpanjangan kerjasama ini dilakukan oleh Kepala SMK PP Negeri Mataram, Sugiarta, S.Pi., M.Pd., M.Si, dan Plt. Direktur SEAMEO BIOTROP, Dr. Elis Rosdiawati, disaksikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi NTB, H. Abdul Aziz, S.H., M.H., pada Selasa (22/7) di Aula SMK PP Negeri Mataram.

Momentum ini sekaligus dirangkai dengan Pelatihan Pertanian Perkotaan (Urban Farming) untuk mendukung kemandirian pangan bagi komunitas pendidikan, yang digelar pada 22–25 Juli 2025, yang diikuti oleh 30 guru dari jenjang SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB sederajat yang berasal dari Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Lombok Timur.

Kepala SMK PP Negeri Mataram, Sugiarta Sugiarta, S.Pi., M.Pd., M.Si, menjelaskan bahwa perpanjangan nota kesepahaman (MoU) ini merupakan bentuk komitmen sekolah dalam memperkuat kolaborasi bidang pelatihan, penelitian, dan diseminasi informasi terkait biologi tropis. Ia menyebutkan bahwa dengan kerjasama ini, sekolah mendapat akses langsung terhadap teknologi inovatif, riset terbaru, dan pelatihan dari SEAMEO BIOTROP maupun IPB University.

“Kerjasama ini memungkinkan kami mendapatkan pelatihan berkala, terutama di bidang pertanian perkotaan seperti hidroponik, akuaponik, budidaya jamur, tabulampot, dan budidaya ikan konsumsi. Bahkan jika ada teknologi baru yang dikembangkan BIOTROP, sekolah bisa menjadi lokasi percontohan langsung di NTB,” ujar Sugiarta.

Ia juga menambahkan bahwa kerjasama ini telah berlangsung selama delapan tahun dan telah memberi banyak manfaat, termasuk program magang guru dan siswa ke markas BIOTROP di Bogor, serta pengiriman tenaga pendidik untuk memperdalam ilmu di bidang pertanian tropis.

Lebih lanjut, Sugiarta menyatakan bahwa sekolah akan menjadi pusat informasi dan transfer teknologi pertanian tropis di NTB. Dengan dukungan BIOTROP, sekolah berharap dapat menghadirkan narasumber ahli, menjadi tempat pelatihan guru dan laboran, serta mengembangkan unit produksi berbasis teknologi modern yang bisa menjadi percontohan di wilayah timur Indonesia.

“Kami ingin menjadikan SMK PP ini sebagai pusat pelatihan dan pengembangan teknologi pertanian modern. Dengan begitu, siswa bukan hanya belajar teori, tapi juga bisa praktik dan bahkan menghasilkan produk untuk mendukung kemandirian pangan dan ekonomi sekolah,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt. Direktur SEAMEO BIOTROP, Dr. Elis Rosdiawati, menegaskan bahwa kolaborasi dengan lembaga pendidikan seperti SMK PP merupakan langkah strategis untuk mengatasi keterbatasan lahan di wilayah perkotaan. Ia menekankan pentingnya peran sekolah dalam memperkenalkan pertanian sebagai bagian dari kurikulum dan budaya belajar.

Ia menyampaikan soal Kegiatan pelatihan Urban Farming yang dilaksanakan di SMK PP Negeri Mataram sebagai bagian dari upaya SEAMEO BIOTROP dalam mendorong pemanfaatan lahan sempit dan sumber daya lokal untuk mendukung ketahanan pangan di wilayah urban, khususnya di lingkungan sekolah.

“Melalui program ini, kami ingin mendorong pertanian masuk ke sekolah sebagai bentuk pembelajaran praktik yang langsung bisa diterapkan. Urban farming bisa menjadi solusi bagi ketahanan pangan, sekaligus membuka peluang usaha di lingkungan pendidikan,” tegas Elis.

Pelatihan ini terdiri dari lima topik utama yang akan diterapkan di sekolah-sekolah peserta, Budidaya hidroponik, Budidaya akuaponik, Budidaya jamur konsumsi, Budidaya tanaman buah dalam pot (tabulampot), Budidaya ikan air tawar seperti lele.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan teori dan praktik langsung dari para ahli. Setiap peserta juga diwajibkan menyusun action plan implementasi kegiatan di sekolah masing-masing. Program ini juga diharapkan bisa mendorong tumbuhnya unit usaha sekolah berbasis pertanian (agro-edubisnis), terutama di SMK PP Negeri Mataram sebagai sekolah pertanian unggulan di NTB.(bul)

Bank NTB Syariah Kerahkan Mobil Tangki Air Bersih untuk Penanganan Krisis Air di Desa Sekaroh Lombok Timur

0
Bank NTB Syariah Kerahkan Mobil Tangki Air Bersih untuk Penanganan Krisis Air di Desa Sekaroh Lombok Timur(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan, Bank NTB Syariah kembali menunjukkan peran sosialnya dengan menyalurkan bantuan air bersih di Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur.

Bantuan ini disalurkan langsung menggunakan mobil tangki air milik Bank NTB Syariah sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial kemasyarakatan.

Desa Sekaroh diketahui mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau panjang yang melanda sebagian wilayah NTB. Ratusan kepala keluarga terdampak kesulitan mengakses air untuk kebutuhan sehari-hari. Menyadari kondisi tersebut, Bank NTB Syariah hadir dengan menyalurkan ribuan liter air bersih untuk membantu kebutuhan dasar warga.

Branch Manager Bank NTB Syariah KC Selong, Siti Hudaniyah dalam keterangannya menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata dari semangat bersama yang senantiasa menjadi spirit utama Bank NTB Syariah dalam mendampingi masyarakat, terutama dalam situasi darurat.

“Kami hadir tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang siap saling membantu kepada warga yang terdampak kekeringan. Semoga bantuan air bersih ini dapat meringankan beban warga Desa Sekaroh,” ujarnya.

Masyarakat Desa Sekaroh menyambut antusias bantuan ini dan menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Bank NTB Syariah. Kegiatan ini juga melibatkan perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat guna memastikan distribusi berjalan tepat sasaran.

Melalui program-program sosial seperti ini, Bank NTB Syariah terus berkomitmen untuk berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mendukung upaya pembangunan daerah secara berkelanjutan.(bul)

Rute Baru Lombok – Labuan Bajo Resmi Beroperasi

0
Peresmian pembukaan bandara baru labuan bajo(ekbisntb.com/bul

Lombok (ekbisntb.com) – PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Lombok resmi membuka rute penerbangan baru yang menghubungkan Lombok (LOP) dan Labuan Bajo (LBJ) mulai hari ini, Selasa 22 Juli 2025. Rute ini dilayani oleh maskapai Wings Air sebagai upaya memperkuat konektivitas antar destinasi wisata unggulan Indonesia, khususnya di kawasan timur.

Penerbangan perdana rute ini ditandai dengan mendaratnya pesawat Wings Air dari Labuan Bajo di Bandara Lombok pada pukul 10.44 WITA, yang disambut secara meriah dengan prosesi water salute. Pesawat ATR 72-600 dengan nomor penerbangan IW1950 membawa 70 penumpang dan 4 kru. Penumpang dan awak pesawat disambut dengan pengalungan kain khas Sasak, dipimpin langsung oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, didampingi Sekretaris Daerah NTB, Kepala Dinas Perhubungan NTB, General Manager Bandara Lombok, General Manager AirNav Indonesia Lombok, serta stakeholder lainnya.

“Kami menyambut baik kehadiran penerbangan langsung Wings Air rute Lombok–Labuan Bajo. Penerbangan ini akan semakin mempermudah mobilitas wisatawan dari dan ke Nusa Tenggara Barat serta membuka akses lebih luas bagi masyarakat NTB untuk menjelajahi destinasi unggulan nasional di Labuan Bajo. Semoga rute ini memberi dampak positif bagi kemajuan pariwisata dan ekonomi NTB,” ujar Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal.

Rute ini akan dilayani tiga kali dalam seminggu, yakni setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu, menggunakan pesawat ATR 72-500/600 berkapasitas 72 penumpang. Adapun jadwal penerbangan rute Lombok ke Labuan Bajo dengan kode penerbangan IW1951 akan diberangkatkan pada pukul 11.10 WITA dan tiba pukul 12.25 WITA sedangan rute Labuan Bajo ke Lombok dengan kode penerbangan IW1950 berangkat pukul 09.30 WITA, tiba pukul 10.50 WITA.

General Manager Bandara Lombok, Stephanus Millyas Wardana, menyatakan bahwa pembukaan rute ini akan semakin memperkuat konektivitas antar destinasi super prioritas di wilayah timur Indonesia.

“Rute ini menjadi jembatan penting antara NTB dan NTT, memudahkan akses wisatawan ke Lombok dan Labuan Bajo. Kami mengapresiasi Wings Air atas komitmennya dalam mendukung konektivitas pariwisata nasional. Semoga kehadiran rute ini mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas peluang usaha, dan memperkuat daya saing destinasi wisata Indonesia,” jelasnya.

Dengan bertambahnya rute ini, saat ini Bandara Lombok melayani sembilan rute domestik, yakni Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Bali, Bima, Sumbawa Besar, Makassar, Balikpapan, dan Labuan Bajo, yang dilayani oleh maskapai Garuda Indonesia, Citilink, Pelita Air, Lion Air, Batik Air, Super Air Jet, dan Wings Air.

Sementara itu, untuk rute internasional, Bandara Lombok telah melayani dua tujuan yaitu Kuala Lumpur yang dilayani oleh maskapai Indonesia AirAsia, AirAsia Berhad, dan Batik Air Malaysia serta Singapura yang dilayani oleh maskapai Scoot.(bul)