Mataram (ekbisntb.com)- Bank Indonesia secara resmi meluncurkan inovasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Tap dalam rangkaian kegiatan Karya Kreatif NTB (KK NTB) 2025, Jumat, 19-21 September 2025 di Lombok Epicentrum Mall (LEM).
Peluncuran QRIS Tap di NTB ini dilakukan oleh Gubernur NTB, Dr. H. Lalu. Muhammad Iqbal bersama Kepala Perwakilan BI NTB, Hario K. Pamungkas sebagai salah satu teknologi terbaru sistem pembayaran yang semakin simpel.
Menurut Hario, kehadiran QRIS Tap menjadi tonggak penting dalam memperluas ekosistem pembayaran digital di Provinsi Nusa Tenggara Barat, dengan menghadirkan layanan transaksi yang lebih cepat, praktis, aman, sekaligus terjangkau bagi masyarakat.
Sebagai inovasi berbasis teknologi, QRIS Tap memanfaatkan Near Field Communication (NFC) yang memungkinkan masyarakat cukup mendekatkan ponsel ke perangkat pembaca (reader) tanpa perlu memindai kode QR secara manual. Dengan kecepatan proses hanya 0,3–2 detik, masyarakat mendapatkan pengalaman transaksi yang ringkas, efisien, dan modern.
Sama halnya dengan QRIS konvensional, QRIS Tap juga memiliki interkoneksi dan interoperabilitas yang memungkinkan penggunaannya lintas bank maupun penyedia jasa pembayaran (PJP).
Keunggulan ini, kata Hario, memperluas pemanfaatan pembayaran digital untuk berbagai layanan publik, mulai dari transportasi, parkir, retribusi daerah, hingga pendidikan dan kesehatan.
“Bagi masyarakat, QRIS Tap menghadirkan kenyamanan bertransaksi, sementara bagi pemerintah daerah menjadi solusi untuk meningkatkan transparansi penerimaan serta efisiensi pengelolaan keuangan,” ujarnya.
Untuk menggunakan QRIS Tap, pastikan ponsel yang digunakan mendukung NFC dan fitur ini aktif. Buka aplikasi pembayaran yang mendukung, pilih opsi “QRIS Tap”, lalu masukkan PIN. Setelah itu, cukup dekatkan ponsel ke mesin pembayaran (EDC) hingga transaksi berhasil.
Berikut adalah langkah-langkah lengkapnya:
- Pastikan Ponsel Mendukung NFC
- Periksa pengaturan ponsel Anda untuk memastikan fitur Near Field Communication (NFC) telah diaktifkan.
- Buka Aplikasi Pembayaran
- Buka aplikasi mobile banking atau dompet digital yang mendukung fitur QRIS Tap.
- Pilih Fitur QRIS Tap
- Pada aplikasi, cari dan pilih opsi pembayaran “QRIS Tap”.
- Masukkan PIN Transaksi
- Ikuti instruksi di layar dan masukkan PIN transaksi untuk mengonfirmasi pembayaran.
- Dekatkan Ponsel ke Mesin Pembayaran
- Tempelkan atau dekatkan ponsel Anda ke terminal pembayaran NFC (mesin EDC) yang disediakan oleh merchant.
- Konfirmasi Transaksi
- Pastikan ponsel tetap dekat dengan mesin hingga transaksi berhasil. Untuk mendapatkan notifikasi pembayaran di aplikasi.
Namun demikian, sebagai teknologi berbasis NFC, terdapat beberapa hal yang perlu diwaspadai oleh masyarakat untuk menghindari potensi risiko transaksi tanpa otorisasi. Bank Indonesia mengimbau agar pengguna:
- Mengaktifkan fitur NFC hanya saat diperlukan, sehingga ponsel tidak selalu dalam kondisi siap menerima transaksi.
- Menggunakan kunci keamanan ponsel seperti PIN, sidik jari, atau face recognition untuk mencegah akses yang tidak sah.
- Memastikan transaksi selalu diawasi langsung oleh pemilik akun, terutama saat berada di area publik yang ramai.
- Memanfaatkan fitur notifikasi transaksi dari aplikasi bank atau dompet digital, agar setiap aktivitas keuangan dapat segera dipantau.
“Dengan langkah kewaspadaan tersebut, manfaat QRIS Tap dapat dinikmati sepenuhnya tanpa mengurangi aspek keamanan pengguna,” jelas Hario.
Untuk memastikan manfaatnya dirasakan langsung, seluruh tenant UMKM peserta Karya Kreatif NTB 2025 telah dilengkapi dengan soundbox yang berfungsi sebagai perangkat QRIS Tap. Langkah ini memberi peluang bagi para pelaku UMKM untuk segera memanfaatkan teknologi terbaru, sekaligus memperkuat literasi dan inklusi keuangan digital di daerah.
Inisiatif ini tentu tidak berdiri sendiri, melainkan lahir dari kolaborasi erat antara Bank Indonesia, kementerian/lembaga terkait, pemerintah daerah, serta penyedia jasa pembayaran. Sinergi multipihak ini menjadi bukti komitmen bersama untuk mendorong transformasi digital, khususnya pada layanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Melalui sinergi tersebut, Bank Indonesia menegaskan perannya sebagai katalisator ekosistem digital nasional. Bank Indonesia akan terus memperluas kanal pembayaran, menjaga keamanan transaksi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, modern, dan berkelanjutan.(bul)














