Home Blog Page 1031

Intip Keratin Treatment yang Jadi “Best Seller” di Salon Rambut Kota Mataram

0
Foto - Keratin treatment menjadi salah satu perawatan yang paling dicari oleh masyarakat (Ekbis NTB/glo)

Mataram (Ekbis NTB) – Keratin treatment adalah salah satu perawatan rambut yang berfungsi untuk meluruskan hinga beberapa bulan tanpa merusak rambut. Perawatan ini ditujukan untuk merawat rambut rusak agar dapat kembali sehat. Perawatan ini menjadi salah satu perawatan yang paling dicari oleh masyarakat.

Berbeda dengan smoothing, keratin memiliki keunggulan untuk memperbaiki rambut rusak dengan beberapa produk pilihan tanpa merusak rambut. “Beda sama smoothing kan, kalau smoothing kan permanen lurusnya. Kalau keratin, engga. Biar lembut, lebih bercahaya,” kata Idafa, salah satu karyawan Bella Salon.

Salon yang terletak di Cakranegara, tepatnya belakang MGM Supermarket ini mengatakan bahwa kelebihan dari salonnya berada di produk dan harga yang mampu bersaing dengan salon lainnya. “Kalau keratin sekitaran Rp 300 ribu – 500 ribu” jelasnya.

Keunggulan melakukan keratin treatment di Bella Salon adalah hasil yang lebih bertahan lama. “Lebih bertahan lama dan kita pakai produk khusus. Beda dengan salon-salon lain,” sambungnya. Selain itu, terdapat beberapa teknik khusus saat melakukan perawatan ini, yang membuat hasilnya bertahan lama.

Pada umumnya perawatan ini tidak bertahan hingga satu bulan, namun di salon ini dapat bertahan hingga tiga bulan. Hal ini juga dipengaruhi oleh jenis rambut. Jika rambutnya bertipe keriting, maka perawatan ini tidak akan membuahkan hasil yang maksimal.

Kualitas salon tersebut dapat dilihat dari jumlah pelanggan yang tetap kembali setelah melakukan perawatan. Pelanggan tersebut datang hingga sebulan dua sampai tiga kali. Para karyawan yang ramah, harga yang relatif murah dan bersaing dengan hasil menjadikan salon ini memiliki penilaian bagus di mesin pencari Google. (glo)

“Peek A Boo” Jadi Model Rambut yang Kini Banyak Diminati Masyarakat

0
Foto - Inilah “Peek A Boo”, salah satu teknik pewarnaan rambut yang menggunakan dua warna berbeda untuk bagian luar dan dalam rambut. Gaya ini cukup banyak diminati oleh masyarakat (Ekbis NTB/ist)

Mataram (Ekbis NTB) – Mewarnai rambut menjadi salah satu tren yang akhir-akhir ini menarik perhatian masyarakat di Tanah Air. “Peek A Boo” merupakan salah satu teknik pewarnaan rambut yang menggunakan dua warna berbeda untuk bagian luar dan dalam rambut.

Idafa, salah satu karyawan Bella Salon Kota Mataram mengatakan bahwa model pewarnaan tersebut menjadi tren rambut terfavorit. Masyarakat cenderung memilih warna terang di dalam rambut dan warna rambut asli di luar rambut.

“Kalau peek a boo kan paling yang terang,” Idafa Jumat 26 April 2024.

Bahkan tren rambut ini tidak dibatasi usia. Masyarakat yang datang pun berasal dari berbagai daerah seperti Bandung, Jakarta, Bima, dan Sumbawa.

Idafa menceritakan bahwa tiap minggu bahkan hampir tiap hari ada saja pelanggan yang ingin mewarnai rambutnya. “Ada aja tiap hari, kadang ada aja. Tapi tak tentu,” ujarnya.

Idafa juga mengatakan bahwa mewarnai rambut dengan satu warna dibanderol dengan harga Rp 350 ribu – 500 ribu. “Tergantung panjang pendek rambut, tebal gitu kan. Tergantung kita pakai produknya berapa gitu.” tambahnya.

Harga tersebut disesuaikan dengan ketebalan, panjang, dan banyak produk yang digunakan. (glo)

Heboh Iuran Pariwisata dari Tiket Pesawat, Sandiaga Uno: Itu Hanya Wacana

0
Menteri pariwisata dan ekonomi kreatif, Sandiaga Uno saat menjelaskan terkait peraturan presiden mengenai adanya iuran penerbangan pada Jum’at, 26 April 2024 di Narmada. (Ekbis NTB/era)

Giri Menang (Ekbis NTB) – Beberapa hari terakhir, heboh kabar soal adanya pengenaan iuran pariwisata melalui tiket penerbangan. Pasalnya, banyak masyarakat khawatir karena harga tiket pesawat yang tinggi, ditambah dengan adanya iuran, maka akan menambah harga tiket penerbangan.

Menyikapi adanya keresahan masyarakat terkait kebijakan pemerintah pusat tersebut, Menteri Pariwisata dana Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyatakan bahwa kebijakan tersebut hanya wacana, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan ada penambahan biaya penerbangan.

“Dalam mengkaji Perpes yang ingin diterbitkan terkait pengadaan dana pariwisata, hasil dari rapat awal itu ada banyak catatan dan masyarakat tidak perlu khawatir, tidak akan ada iuran yang dibebankan kepada masyarakat dan tidak akan ada tindak lanjut,” kata Sandiaga Uno kepada wartawan Jumat, 26 April 2024.

Ia menambahkan bahwa jika menambah iuran penerbangan di situasi gejolak ekonomi yang seperti sekarang ini maka akan hanya menambah beban masyarakat, mengingat bahwa harga pesawat pun sangat tinggi.

Sandiaga menjelaskan bahwa memang dari awal tidak ada iuran yang menambah biaya penerbangan. “Jadi dari pertama itu adalah dana pariwisata itu yang akan dialokasikan dari dana pemerintah, jadi tidak pernah terpikir untuk dibebankan kepada masyarakat,” lanjutnya.

Ia juga menjelaskan terkait tingginya harga tiket pesawat, ada strategi yang bisa dilakukan untuk menekan harga tiket ini yaitu dengan menambah penerbangan jumlah pesawat yang mana saat ini pemerintah sedang berupaya untuk menambah jumlah penerbangan.

Lebih lanjut Sandiaga menjelaskan Lombok sebagai destinasi pariwisata prioritas, terdapat diskon harga tiket pesawat untuk Lombok.

“Selalu ada kerjasama, kolaborasi dan Mandalika sudah beberapa kali menyelenggarakan event besar dunia dan konsepnya itu selalu dengan kolaborasi yang memberikan sebuah subsidi sehingga event tersebut bisa dinikmati oleh masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Politisi PPP ini juga menyinggung terkait dengan MXGP yang akan diselenggarakan pertengahan tahun ini di Lombok dan Sumbawa. Ia mengatakan bahwa dirinya kini menunggu informasi lanjutan dari Kementerian Keuangan. Apabila ada tambahan anggaran maka pihaknya akan memfasilitasi event dunia ini seperti di tahun sebelumnya.

“Tahun lalu disiapkan sekitar Rp30 miliar, tahun ini sesuai pengajuan kita menunggu keputusan akhir dari Menteri Keuangan,” ujarnya. (era)

Sandiaga Uno Ingin Wujudkan Santri Digitalpreneur di Lombok

0
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno saat berhenti sejenak melihat produk hasil ponpes Nurul Haramain pada Jum’at, 26 April 2024 di Narmada. (Ekbis NTB/era)

Giri Menang (Ekbis NTB) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi Pondok Pesantren Nurul Haramain Kecamatan Narmada, Lombok Barat dalam upaya membentuk dan mewujudkan Santri Digitalpreneur Indonesia 2024.

Menurut Sandiaga Uno, alasan dirinya memilih Nurul Haramain karena pondok pesantren ini menjadi salah satu pesantren pertama yang memiliki inovasi baru terkait pengembangan ekonomi kreatif.

“Hari ini Santri Digital Preneur Indonesia 2024 mendapat kehormatan untuk bersilaturahim di pondok pesantren Nurul Haramain, di Narmada yang merupakan pondok yang memiliki sejarah panjang dalam perjuangan menciptakan terobosan-terobosan ekonomi kreatif,” katanya pada Sabtu, 26 April 2024.

Pun dalam acara Digitalpreneur ini, Sandiaga mengaku bahwa pihaknya membawa mentor-mentor motivational dalam upaya untuk membentuk santri yang kreatif dan paham akan transformasi digital.

“Sehingga santri ini bisa mampu memiliki daya saing, dan bukan hanya mencari lapangan kerja, tapi menciptakan lapangan kerja dengan produk-produk kreatif yang telah kita lihat seperti seni kaligrafi, bakery, maupun produk-produk pangan yang sudah di ekspor sampai keluar negeri,” tambahnya.

Nurul Haramain sendiri sudah beberapa kali mengekspor produk pertaniannya seperti daun salam, dan vanili ke Amerika Serikat. Pondok pesantren ini juga diketahui menjaga sungai sehingga menjadi sungai terbersih yang mengelilingi pondok dan diwujudkan menjadi tempat produktivitas.

“Luar biasa itu, karena tuan guru telah memahami konsep Islam rahmatan lil alamin yang telah diterapkan dalam blue and green circular economy bahwa sungai-sungai kita perlu kita lestarikan,” lanjutnya.

Sandiaga menyatakan bahwa potensi Nurul Haramain dalam mewujudkan ekonomi kreatif berkelanjutan sangat tinggi, mengingat bahwa luasnya wilayah perkebunan Pondok ini. Pun dengan potensi para santri yang diajarkan berbagai kreatifitas.

“Dengan luas sekitar tujuh setengah hektar yang kita harapkan nanti bisa kita olah dan melalui fasilitasi pemerintah bisa memberikan kesejahteraan dan prestasi kepada Nurul Haramain,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa meski jabatannya sebagai seorang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tinggal beberapa bulan lagi, namun ia mengaku bahwa program ini akan terus berlanjut.

“Siapapun yang akan melanjutkan, tentunya akan merasakan manfaat bekerjasama dengan pondok pesantren Nurul Haramain,” tandasnya. (era)

Meski Tahun Politik, Pemprov NTB Optimis Penonton MotoGP 2024 Diatas 100 Ribu

0
Jamaluddin Maladi (Ekbis NTB/dok)

Mataram (Ekbis NTB) – Pemprov NTB meyakini perhelatan event international MotoGP 2024 seri ke 16 dilaksanakan pada 27-29 September akan ditonton lebih dari 100 ribu orang. Baik penonton domestic, maupun mancanegara.

Pada MotoGP tahun 2023 lalu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Jamaluddin Maladi menyebut, penonton MotoGP di Sirkuit Mandalika sebanyak 102.929 orang. Mereka datang dari dalam, hingga luar negeri.

“Sekarang 2024 ya harus lebih ramai dan banyak lagi. Saya yakin lebih, harus diatas 120 ribu atau 130 ribu,” ujarnya, Jumat 26 April 2024.

Penjualan tiket MotoGP Mandalika tahun 2024 sudah secara resmi dilakukan di Jakarta belum lama ini. Dari Panitia MGPA, ITDC juga sudah menjual tiket dari awal penjualan dengan harga diskon.

“Jadi diskon harga tiketnya dari awal penjualan sudah mulai diberlakukan. Nanti mendekati hari H itu bukan makin diskon. Tapi makin mahal. Kalau dulu sistemnya, saat launching langsung harga tinggi, mendekati hari H baru dikasi diskon,” katanya.

Menurutnya, kebijakan tersebut dianggap kurang pas. Sehingga pada MotoGP tahun 2024 ini di Sirkuit Mandalika, polanya dibalik. Dari awal harga tiket MotoGP diberikan diskon.

“Sekarang ini diskon duluan, nanti mendekati hari H makin mahal, supaya orang berlomba-lomba membeli duluan,” ucapnya.

Hal ini yang menurut Jamaludin Maladi meyakinkan untuk mencapai target penonton diatas 100 ribu orang. Meskipun, disisi lain, pada tahun 2024 ini masih bersamaan dengan momentum tahun politik. Baik ditingkat pusat, maupun di daerah.

“Calon presiden dan wakil presiden akan dilantik pada Oktober 2024 dan pilkada November 2024. Kepala negara masih pak Jokowi. Tidak ngaruh soal politik nasional dan daerah pada penonton MotoGP di Sirkuit Mandalika. Tetap fokus dipersiapkan. MotoGP sudah ada pasar khusus, tidak ada terpengaruh dengan ini itu,” katanya meyakinkan.

Untuk mensukseskan MotoGP tahun 2024 ini, menurutunya, yang perlu diperjuangkan adalah bagaimana menambah transportasi penerbangan, kapal laut atau darat. Agar orang yang ingin datang ke Lombok saat MotoGP mendapatkan harga yang lebih mudah.

“Ada duit, tapi nggak ada akses datang ke Lombok. Baik udara darat dan laut ya susah. Sekarang yang perlu diperhatikan Kementerian Perhubungan penerbangan ini. Karena harapan kami 60 persen harus nanti tamu-tamunya datang dari luar NTB, wisman dan wisnus. 40 persen orang lokal,” terangnya. Penambahan untuk penerbangan ini, sudah dilakukan pembahasan sebelumnya. Pemprov NTB melalui Dinas Pariwisata NTB melakukan rapat dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) terkait dengan penerbangan dan tingginya harga tiket pesawat.

“Menkomarves sekarang lagi berproses, katanya bulan Mei, akan mensubsidi penerbangan ke 5 DPSP, termasuk kita, NTB Mandalika. Tapi disubsidinya tidak sampai akhir tahun, hanya sampai bulan Agustus saja. Kita perlu fikirkan lanjutannya, bagaimana transportasi bisa murah saat MotoGP, supaya banyak yang datang menonton,” demikian Jamal.(bul)

Bapanas Terbitkan Harga Acuan Baru Pembelian Jagung

0
Foto : Abdul Azis (Ekbis NTB/bul)

Mataram (Ekbis NTB) – Badan Pangan Nasional (Bapanas) menerbitkan harga acuan baru untuk pembelian jagung ditingkat petani.

Harga Acuan Pembelian (HAP) ditingkat petani, sebagaimana ditetapkan oleh Kepala Bapanas RI, Arief Prasetyo Adi pada tanggal 25 April 2024.

Jagung pipilan kering tingkat produsen dengan kadar air 15 %, dari Rp4200/Kg naik menjadi Rp5.000/Kg. Kadar air 20 %, dari Rp3.970/Kg naik menjadi Rp4.725/Kg. Kadar air 25 % dari harga Rp3.750/Kg, naik menjadi Rp4.450/Kg.
Kadar air 30% dari Rp3.540/Kg, naik menjadi Rp4.200/Kg. sementara jagung pipilan kering ditingkat konsumen/peternak dengan kadar air 15%, dari sebelumnya Rp5.000/Kg, naik menjadi Rp5.800/Kg.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB, H. Abdul Azis.,SH.,MH di Mataram, Jumat (26/4/2024) menyampaikan, sebelumnya, Pemprov NTB pada tanggal 22 April 2024 ditandatangani Pj. Gubernur NTB, Drs. H. Lalu. Gita Ariadi, M. Si mengajukan permohonan resmi ke Bapanas agar dibijaksanai untuk penyesuaian harga pembelian pemerintah terhadap komoditi jagung.
Dasar dari surat kepala daerah ini adalah Perjalanan safari Syawal pj. Gubernur NTB beserta tim rumpun hijau dalam koordinasi asisten perekonomian dan pembangunan di Kabupaten Dompu, Bima dan Kota Bima.

Dalam rangkaian acara ini diakhiri dengan adanya aksi unjuk rasa menyampaikan aspirasi dari petani jagung kepala daerah karena anjloknya harga jagung Rp3.800/Kg. Masa aksi dilakukan berjilid jilid, dan menuntut dan meminta kpd pemerintah daerah baik Kabupaten dan Provinsi terkait stabilisasi harga jagung dengan mendesak akan hal-hal sebagai berikut.

Meminta BUMN dalam hal ini Bulog untuk melakukan penyerapan jagung petani dengan harga yang wajar. Mempasilitasi distribusi jagung dari daerah sentra jagung kepada off taker di daerah konsumen. Meninjau kembali peraturan Badan Pangan Nasional nomor 5 tahun 2022 dapat disesuaikan dengan harga wajar yang diusulkan sebesar Rp5.000/Kg.

“Nah, Alhamdulillah, sekarang kan sudah terpenuhi permintaan penyesuaian harga pembelian jagung. Standar harga pembelian ini berlaku langsung setelah ditetapkan,” terang mantan Sekda Kabupaten Sumbawa Barat ini.

Dengan adanya acuan harga pembelian yang baru ini diharapkan menjadi kabar yang menggembirakan bagi para petani. Harga ini sudah dihitung melibatkan multistakeholders. Sehingga diyakini tidak merugikan bagi pihak lain, dan menguntungkan bagi pihak lainnya.

“Ini sudah win-win solution. Penerapan pembelian dengan harga ini juga akan kita pantau terus di lapangan, bersama aparat dan yang terkait lainnya,” demikian Abdul Azis.(bul)

REI NTB Berharap Presiden dan Wapres Terpilih Melanjutkan Program Rumah Subsidi

0
Foto : H. Heri Susanto (Ekbis NTB/bul)

Mataram (Ekbis NTB) – Para pengusaha property di Provinsi NTB menyampaikan selamat atas penetapan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming pada kontestasi pemilu 2024. Dengan latar belakang kedua calon penerus pemimpin negeri ini sebagai pengusaha, diharapkan kebijakan-kebijakan yang akan dibuat tidak menyulitkan dunia usaha.

Ketua Real Estate Indonesia (REI) Provinsi NTB, H. Heri Susanto mengatakan, harapan pengusaha sama. Baik kepada pemimpin dalam konteks nasional, begitu juga pemimpin di daerah. Setidaknya pada dua hal utama yang diharapkan. Pertama kebijakan yang tidak abu-abu. Kedua, jaminan kondusifitas dan keamanan.

Soal kebijakan yang abu-abu, lanjut Heri Susanto, dari persepektif pengembang/developer, pemerintah harus memastikan secara hitam dan putih, mana lokasi-lokasi yang boleh dilakukan pembangunan perumahan/property, dan mana saja lahan yang tidak dibolehkan untuk itu.

“Selama ini kan abu-abu, tidak ada rencana detail tata ruang, mana lahan pertanian abadi, mana lahan untuk pembangunan kawasan perumahan. Sehingga kadang kadang saat membangun, muncul persoalan,” urainya.

Yang kedua, soal keamanan dan kondusifitas daerah. Harus ada kepastian bagi keamanan dan kenyamanan berinvestasi. Salah satu contoh kasus terbaru di Mambalan, Kabupaten Lombok Barat. Pengembang sudah mengantongi izin-izin, namun dalam pelaksanaannya terjadi demo penolakan.

“Bagaimana bisa seperti itu, sudah ada izin, malah ditolak saat dilaksanakan pembangunan. Ini kan merusak tatanan. Itulah yang harus dipastikan keamanan dan kondusifitas investasi,” ujarnya.

Heri Susanto kemudian menyebut di sektor property, program Jokowi yang paling populer adalah rumah subsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Program rumah subsidi ini sudah berjalan beberapa tahun. Tanpa terkecuali di Provinsi NTB.

Program ini tetap dibutukan oleh MBR. Apalagi program ini berkaitan langsung dengan papan, salah satu hajat hidup.

“Ada harapan program Jokowi bisa dilanjutkan oleh presiden dan wakil presiden terpilih untuk rumah subsidi. Karena program ini tetap dibutuhkan di masyarakat,” tambahnya.

Kendati demikian, pemerintah juga diharapkan mempertajam aturan tentang siapa yang berhak mendapatkan rumah subsidi ini. Heri Susanto mengibaratkannya sebagai kambing dan domba.

Kambing makanannya dedaunan, domba makanannya rumput. Sementara masyarakat menganggap kambing dan domba sama. Disebutnya kambing. Begitu juga dengan rumah subsidi, pemerintah menyebut sasarannya MBR, artinya semua yang masuk kategori penghasilan rendah.

“Tapi ada MBR yang tidak bankable (tidak layak dari sisi perbankan), ada yang bankable. Disatu sisi, angka backlog (kebutuhan rumah) sangat tinggi. Dan itu beban moral pemerintah. Disatu sisi, banyak MBR yang tidak bankable tidak diberikan solusi. Umpamanya backlog 1 juta rumah. Pengembang bangun 1 juta rumah, ternyata yang layak dibiayai bank Cuma 300.000 orang, 700.000 orang gak bisa, ya percuma. Itu yang kita harapkan supaya dibuat aturan yang jelas tentang MBR ini,” demikian Heri Susanto.(bul)

Petani Sumringah, Harga Biji Coklat Naik Empat Kali Lipat

0
Saniah, petani coklat asal Sedau saat mengeringkan biji coklatnya pada Kamis, 25 April 2024 di desa Sedau, kecamatan Narmada. (Ekbis NTB/era)

Giri Menang (Ekbis NTB) – Sejak beberapa bulan terakhir, komoditas perkebunan mulai menunjukkan taringnya. Selain biji kopi, biji coklat juga ikut menjajaki puncak harga. Per Kamis 25 April 2024, harga biji coklat mencapai nilai fantastis yaitu Rp125.000/Kg ditingkat petani, dan Rp130.000/Kg ditingkat pengepul.

Jika dibandingkan dua bulan sebelumnya, harga biji coklat perkilogram berada di angka Rp25.000-Rp30.000. Sehingga kenaikan harga biji coklat yang sangat melonjak ini disambut hangat oleh petani.

Salah seorang petani coklat, asal Sedau, Lombok Barat, Saniah mengaku bahwa kenaikan harga biji coklat ini membuatnya sangat senang. Pasalnya ia tidak pernah menduga bahwa harga biji coklat akan senaik ini.

“Senang dan bangga, jadi kita dan keluarga bisa ada tambahan belanja. Soalnya kemarin harganya cuma Rp20.000-Rp25.000 perkilo, jadi ga nyangka, biasanya paling mahal Rp60.000,” katanya Kamis 25 April 2024.

Adapun biji coklat ini dijual kepada pengepul coklat yang ada di desanya. Menurut keterangan Saniah, kenaikan harga ini disebabkan karena tingginya permintaan biji coklat dari luar negeri.

“Katanya akan dibawa keluar negeri, tiap hari dibawa satu kapal, mereka minta pengiriman coklat ini tidak di stop setiap harinya,” lanjutnya.

Berbeda dengan keterangan Saniah, Marafa, pengepul coklat di desa Sedau mengatakan bahwa coklat-coklat ini akan dikirim ke Sesaot dan dibawa ke kabupaten Lombok Utara untuk diolah. Ia tak mengetahui dengan pasti alasan mengapa harga coklat ini naik sampai empat kali lipat.

Marafa mengaku bahwa permintaan coklat ini tinggi dari Surabaya dan Bali, sehingga ini menjadi salah satu faktor mengapa harga biji coklat melonjak. Terkait dengan informasi permintaan coklat NTB dari luar negeri, ia mengatakan tidak tahu pasti karena biasanya yang memiliki kapasitas untuk melakukan ekspor adalah perusahaan besar. (era)

Ponpes Nurul Haramain Diminta Ekspor Kangkung Lombok ke Dubai dan Jepang

0
Ketua Budidaya hasil pertanian perkebunan Nurul Haramain, H Ahmad Dahlan S.H saat menjelaskan terkait dengan permintaan Kangkung dari luar negeri pada Kamis, 25 April 2024 di Narmada. (Ekbis NTB/era)

Giri Menang (Ekbis NTB) – Kangkung Lombok menjadi salah satu komoditas pertanian yang diminati banyak pasar dalam negeri, hingga mancanegara. Salah satu negara dengan buyer pemesan kangkung Lombok adalah Dubai.

Ketua Budidaya Hasil Pertanian Perkebunan Ponpes Nurul Haramain, H Ahmad Dahlan S.H. Ia menyampaikan banyaknya permintaan kangkung ke luar daerah pun luar negeri.

“Ekspor sebenarnya banyak permintaan, Dubai minta, Jepang juga minta, tapi ekspor harus terjamin produksinya, karena kita juga sambil belajar, stok kita masih sedikit, kita belum iyakan,” katanya Kamis 25 Aparil 2024.

Ia melanjutkan bahwa saat ini, permintaan Kangkung Nurul Haramain cukup tinggi di pasar lokal.

“Pasar lokal sendiri kita belum bisa masok, masih kekurangan, sehingga ini sesungguhnya potensi besar yang harus dikembangkan oleh pemerintah,” lanjutnya.

Dahlan mengatakan bahwa rata-rata petani kangkung di Lombok hanya mengelola tanah sekitar setengah hektar. sehingga volume produksi belum masuk standar ekspor.

Sebelumnya, Nurul Haramain hanya mengirim kangkung ke luar daerah seperti Bali. Sampai dengan saat ini permintaan kangkung Lombok dari Bali masih sangat tinggi.

Dahlan mengatakan, kangkung Lombok menjadi komoditas pertanian yang sangat menjual, sehingga perlu perhatian pemerintah untuk membantu mengembangkan dan melakukan ekspor baik keluar daerah maupun keluar negeri.

“Ini panjang prosesnya, kita berkaitan dengan Karantina, mungkin brand dan segalanya, permintaan luar negeri yang model bagaimana, masuk gak standar ekspor. Jadi masih panjang, tapi ini peluang, mungkin tidak saat ini kita tangkap, namun kedepan besar potensinya,”jelasnya. (era)

Gapensi NTB Minta Laporkan, Jika Ditemukan Indikasi Jual Beli Tender

0
Proyek Konstruksi (Ekbis NTB/bul)

Mataram (Ekbis NTB) – Ketua Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Provinsi NTB, H. Agus Mulyadi meminta kepada semua pihak, jika ditemukan adanya indikasi jual beli paket proyek hasil tender agar dilaporkan ke organisasi kontraktor ini.
Hal ini ditegaskan H. Agus Mulyadi di sekretariat Gapensi NTB, di Lingkar Selatan, Kota Mataram, Kamis 25 April 2024.
“Kalau ada yang seperti itu, tolong laporkan, perusahaannya, dan kalau bisa orangnya dan asosiasinya dimana,” tegasnya.
Untuk diketahui, modus jual beli tender ini, biasanya pemenang tender akan menjual paket proyek yang dimenangkannya kepada pihak lain. Dengan kata lain, pemenang tender hanya mengambil manfaat fee dari nilai proyek yang dimenangkan. Kemudian, proyek tersebut dialihkan pengerjaannya kepada pihak lain.
Agus menegaskan kembali, permainan jual beli proyek seperti itu sejauh ini belum ada laporan yang diterima Gapensi NTB, terutama sejak ia menjabat sebagai ketua. Bahkan ia meyakinkan, di Gapensi di NTB tidak terjadi permainan jual beli proyek sebagaimana diatas.
“Tapi kalau orang lokal yang mencari perusahaan di luar, itu banyak. Dan ini menjadi masalah, karena tidak ada koordinasi dengan asosiasi yang ada di daerah itu. Makanya kita berharap, tiap-tiap ada proyek, apabila ada perusahaan luar, tolong dikomunikasikan ini. Dan kami bisa komunikasikan dengan asosiasi lintas provinsi untuk mencari track recordnya,” jelas Agus.
Jangan bilang,lanjut H. Agus, jika pengusaha lokal memenangkan tender, kemudian hasil tender tersebut dijual ke perusahaan luar, menurutnya tak masuk akal.
“Ikut tender di daerah aja sudah setengah mati. Cari proyek aja susah sekali kok. Gak masuk akal-lah. Makanya, saya minta kalau ada indikasi seperti itu, tolong laporkan ke kami,” ujarnya.
Organisasi dapat memberikan sanksi-sanksi tertentu kepada oknum pelakunya. Meskipun hal tersebut boleh – boleh saja terjadi meskipun dinilai tidak lazim. Yang paling dikhawatirkan pada praktik jual beli proyek ini akan berdampak langsung terhadap kualitas proyek yang dimenangkan.
“Karena kualitas kerja anggota kita perhatikan. Karena dampaknya kepada kualitas proyek. Cosnya sudah hilang berapa persen ditangan pertama, belum lagi ditangan berikutnya,” demikian Agus.(bul)