Jakarta (Suara NTB) – Putra Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Willgo Zainar, dipercaya memimpin PT Krakatau Steel (Persero) Tbk sebagai Direktur Utama. Penetapan tersebut dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Krakatau Steel yang digelar di Jakarta, Senin (7/9/2026).
Willgo Zainar ditunjuk sebagai Direktur Utama bersama susunan direksi dan komisaris baru. Pergantian jajaran pengurus tersebut menjadi bagian dari keberlanjutan transformasi dan restrukturisasi Krakatau Steel untuk memperkuat kinerja serta daya saing perusahaan.
Penunjukan Willgo berlangsung di tengah perbaikan kinerja perseroan sepanjang semester I 2026. Dengan dukungan pendanaan modal kerja dari Danantara, Krakatau Steel mencatat peningkatan pasokan bahan baku, utilisasi produksi, serta efisiensi struktur pendanaan.
Volume penjualan baja pada semester I 2026 mencapai 614,26 ribu ton, meningkat 30,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Perseroan juga mencatat pendapatan sebesar 622,7 juta dolar AS, atau sekitar Rp11,15 triliun.
Dari sisi operasional, laba bruto Krakatau Steel mencapai 67,9 juta dolar AS, atau meningkat sekitar dua kali lipat dibandingkan semester I 2025. Sementara laba periode berjalan tercatat 10,9 juta dolar AS, yang turut dipengaruhi sejumlah pos non-operasional, termasuk penyelesaian kewajiban dan utang restrukturisasi serta divestasi entitas asosiasi.
Capaian tersebut menjadi modal bagi manajemen baru untuk melanjutkan agenda transformasi yang disebut sebagai KRAS Reborn. Perseroan menargetkan penguatan fundamental, peningkatan kinerja operasional, serta penguatan posisi Krakatau Steel sebagai industri baja nasional.
Susunan Pengurus Baru
Dalam RUPSLB tersebut, Hendro Martowardojo ditetapkan sebagai Komisaris Utama. Sementara jajaran komisaris lainnya terdiri dari David Pajung dan Didik Hariyanto sebagai Komisaris Independen, serta Setia Diarta dan Adityo Haryo Bimo sebagai Komisaris.
Adapun susunan Direksi Krakatau Steel yang baru yakni:
• Direktur Utama: Willgo Zainar
• Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Thomas Christian
• Direktur Komersial, Pengembangan Usaha, dan Portofolio: Hernowo
• Direktur SDM: Suryantoro Waluyo
• Direktur Infrastruktur dan Operasi: Sidik Darusulistyo
Manajemen baru diharapkan mampu menjaga momentum perbaikan kinerja sekaligus melanjutkan proses transformasi dan restrukturisasi Krakatau Steel secara berkelanjutan. PT Krakatau Steel (Persero) Tbk adalah badan usaha milik negara (BUMN) Indonesia yang bergerak di bidang produksi baja. Pemerintah Indonesia memegang mayoritas saham perusahaan ini melalui Danantara.(bul)






