HomeBerandaLapak Kurban Bermunculan, Pemkot Mataram Minta Pedagang Utamakan Ketertiban

Lapak Kurban Bermunculan, Pemkot Mataram Minta Pedagang Utamakan Ketertiban

Mataram (ekbisntb.com) – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, lapak pedagang hewan kurban musiman mulai menjamur di sejumlah ruas jalan di Kota Mataram. Lapak penjualan kambing dan sapi tampak bermunculan di kawasan Jempong Baru, Rembiga, Tanjung Karang, hingga sejumlah titik strategis lainnya.

Fenomena maraknya pedagang hewan kurban yang memanfaatkan trotoar maupun bahu jalan menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Mataram. Pemerintah daerah berupaya memastikan aktivitas penjualan hewan kurban tetap berjalan lancar tanpa mengganggu kenyamanan dan mobilitas masyarakat.

Asisten I Setda Kota Mataram, H. Lalu Martawang, mengatakan keberadaan lapak musiman yang menggunakan fasilitas umum, seperti trotoar, menjadi salah satu catatan penting pemerintah kota.

Menurutnya, Pemkot Mataram tetap memberikan ruang bagi pedagang musiman untuk berjualan menjelang Iduladha. Namun, para pedagang diminta tetap mematuhi aturan dan menjaga ketertiban sesuai semangat “Mataram Harum” yang merupakan akronim dari Harmonis, Aman, Ramah, Unggul, dan Mandiri.

“Prinsip dasarnya adalah tidak mengganggu mobilitas, aksesibilitas warga, dan pengguna jalan,” ujarnya, Selasa (12/5/2026).

Martawang menjelaskan, pengawasan di lapangan akan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) guna memastikan posisi lapak tetap berada pada jarak aman dari badan jalan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan maupun potensi gangguan terhadap keselamatan pengguna jalan.

Selain itu, para pedagang juga diminta mengedepankan etika bertetangga dengan masyarakat sekitar lokasi berjualan. Pemerintah kota mengimbau agar pedagang berkoordinasi dengan kepala lingkungan setempat sebelum membuka lapak penjualan hewan kurban.

Ia menegaskan, pemerintah memahami aktivitas penjualan hewan kurban bersifat sementara dan rutin terjadi setiap menjelang Iduladha. Meski demikian, kondisi tersebut tidak berarti lapak dibiarkan semrawut tanpa penataan.

“Karena ini sifatnya temporer, tentu kita maklumi. Tetapi tetap harus tertib dan tertata rapi,” katanya.

Di sisi lain, Martawang menyebut Wali Kota Mataram, Dr. H. Mohan Roliskana, telah menginstruksikan Dinas Pertanian Kota Mataram untuk melakukan pengawasan ketat terhadap kesehatan hewan kurban yang diperjualbelikan.

Pengawasan dilakukan langsung di lapak-lapak penjualan guna memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak disembelih. Pemeriksaan kesehatan tersebut juga dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap penyebaran penyakit hewan.

“Pengecekan dilakukan di lapak-lapak untuk memastikan kesehatan hewan, baik saat dijual maupun saat pemotongan nanti. Kita pastikan hewan dalam kondisi sehat,” pungkasnya. (pan)

Artikel Yang Relevan

IKLAN


Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut