Mataram (ekbisntb.com)– PT Bank NTB Syariah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Tahun 2026 sebagai bagian dari kelanjutan agenda strategis perseroan pasca pelaksanaan RUPS Tahunan Buku 2025. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Raudhah Bank NTB Syariah tersebut dihadiri para pemegang saham dan jajaran pengurus perseroan.
RUPS-LB Tahun 2026 menjadi momentum lanjutan dalam memperkuat tata kelola perusahaan, penguatan struktur organisasi, transformasi digital, serta penyesuaian strategi bisnis Bank NTB Syariah guna menghadapi dinamika industri perbankan yang terus berkembang.
Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui sejumlah agenda strategis, di antaranya perubahan Anggaran Dasar Perseroan, penguatan nomenklatur dan struktur direksi, penambahan Direktorat Teknologi Informasi, penetapan Direktur Teknologi Informasi, hingga penguatan aspek tata kelola perusahaan.
Salah satu agenda penting yang disetujui adalah perubahan nomenklatur Direktorat Dana dan Jasa menjadi Direktorat Dana dan Transaksi, serta penambahan Direktorat Teknologi Informasi sehingga susunan Direktorat Bank NTB Syariah menjadi enam direktorat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perseroan dalam memperkuat fokus pengembangan layanan digital, pengelolaan sistem teknologi informasi, dan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.
Direktur Utama Bank NTB Syariah, menyampaikan bahwa RUPS-LB ini merupakan bagian dari kesinambungan transformasi perusahaan yang terus dilakukan secara bertahap dan terukur.
“RUPS-LB ini merupakan kelanjutan agenda strategis perseroan setelah RUPS Tahunan Buku 2025. Melalui berbagai keputusan yang telah ditetapkan, Bank NTB Syariah terus memperkuat struktur organisasi, tata kelola, transformasi digital, serta kesiapan bisnis agar mampu menjawab tantangan industri perbankan ke depan secara lebih optimal,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa penguatan tata kelola dan transformasi perusahaan tersebut juga menjadi bagian penting dalam membangun fondasi bisnis yang semakin resilien dan adaptif terhadap berbagai tantangan industri keuangan.
“Dengan strategi yang tepat dan terukur, Bank NTB Syariah berhasil melewati berbagai tantangan risiko operasional maupun risiko pembiayaan sepanjang tahun 2025. Pengalaman tersebut selanjutnya menjadi pijakan penting bagi Perseroan dalam memperkuat ketahanan dan pengelolaan risiko secara berkelanjutan di seluruh lini bisnis perbankan,” tambahnya.
Melalui berbagai keputusan strategis dalam RUPS-LB Tahun 2026 ini, Bank NTB Syariah optimis dapat terus melanjutkan transformasi perusahaan secara berkelanjutan, memperkuat inovasi layanan, meningkatkan kualitas tata kelola, serta menghadirkan kinerja yang semakin sehat dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan daerah.(bul)






