spot_img
26.5 C
Mataram
BerandaBeranda56 Paket Proyek Belum Dilelang Jadi Atensi Serius Pj Bupati Lobar

56 Paket Proyek Belum Dilelang Jadi Atensi Serius Pj Bupati Lobar

Giri Menang (Ekbis NTB) – Pj Bupati Lombok Barat (Lobar), H. Ilham memberi atensi serius terhadap banyaknya proyek yang belum selesai lelang hingga memasuki triwulan II (April, red). Hingga saat ini masih ada 56 paket proyek belum selesai lelang. OPD pun diminta melakukan upaya percepatan untuk menyiapkan tender proyek tersebut.

Pj Bupati menegaskan, pihaknya telah mengingatkan jajaran OPD agar fokus mendorong dan mempercepat menyelesaikan pekerjaan lelang proyek. “Saya sudah ingatkan semua jajaran OPD agar fokus lakukan percepatan,” tegasnya, kemarin. Sebab diakui, waktu tidak banyak untuk menuju akhir tahun. Pihaknya juga melakukan evaluasi sejauh mana proses pekerjaan tender ini berjalan.

 “Karena itu kami dorong teman-teman (OPD) untuk segera menindaklanjuti dan melaksanakan seluruh proses tender,” tegasnya. Menurutnya proses lelang ini harus segera bergerak dan diselesaikan. Dari data Bagian Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (ULP-BJ) Setda Lobar, sebanyak 62 paket proyek di Lobar dibangun tahun ini dengan nilai mencapai lebih dari Rp75,6 miliar. 62 Paket proyek tersebut berada di Lima OPD. Terdiri dari Dinas Kesehatan sebanyak 7 paket dengan nilai Rp23 miliar.

Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang 26 paket dengan mulai Rp38,1 Miliar lebih. Dinas Pendidikan dan kebudayaan sebanyak 25 Paket Proyek dengan nilai Rp11,07 Miliar lebih. Kemudian proyek di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) berjumlah 3 paket dengan nilai Rp1,7 miliar lebih. Dan Dinas Pariwisata terdapat 1 paket dengan nilai Rp1,71 Miliar lebih. Dari 62 paket proyek ini, baru enam paket yang diproses. “6 paket sudah dilelang, 4 paket sudah selesai, 2 paket sedang proses,” kata Agha.

Lebih lanjut dikatakan, melihat waktu yang ada, pihaknya masih optimis bisa selesai lelang lebih cepat. Kendati demikian, Sekda kembali akan mengirim surat kepada semua OPD terkait untuk menggenjot proses lelang tersebut. Hal ini untuk mencegah terjadinya keterlambatan lelang yang berimplikasi pada pengerjaan proyek. (her)

Artikel Yang Relevan

Iklan





Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini