Tuesday, April 14, 2026
26.5 C
Mataram
HomeBerandaKementerian PKP Turun Cek Lokasi KNMP

Kementerian PKP Turun Cek Lokasi KNMP

Kota Bima (ekbisntb.com) – Potensi wilayah pesisir di Kota Bima mulai dipetakan sebagai calon lokasi pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Tim survei dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) turun langsung melakukan identifikasi dan verifikasi lapangan sebagai tahap awal penilaian kelayakan kawasan nelayan di daerah tersebut.

Ketua Tim Survei dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Taufiq Budiman Atmamiharja, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut difokuskan pada pengumpulan data faktual di lapangan. Tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk melakukan identifikasi dan verifikasi secara langsung terhadap potensi wilayah pesisir yang dinilai layak untuk dikembangkan menjadi Kampung Nelayan Merah Putih.

- Iklan -

Ia menjelaskan, data yang dikumpulkan tidak hanya terkait kondisi fisik kawasan pesisir, tetapi juga mencakup kondisi sosial dan ekonomi masyarakat nelayan.

“Melalui kegiatan survei ini, tim berupaya mengumpulkan data dan informasi komprehensif terkait kondisi sosial, ekonomi, serta infrastruktur pendukung di kawasan nelayan,” katanya pada, Senin (13/4).

Selain kondisi lapangan, kesiapan pemerintah daerah turut menjadi indikator penting dalam penilaian mulai dari kebijakan, kesiapan lintas sektor, hingga komitmen terhadap pengembangan kawasan nelayan secara berkelanjutan.

Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, S.E., menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung program nasional tersebut, sebagai bagian dari penguatan sektor kelautan dan perikanan. “Pemerintah Kota Bima memiliki komitmen kuat dalam mendorong pembangunan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu pilar utama perekonomian daerah,” tegasnya.

Ia menambahkan, program Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat pesisir. Dengan pendekatan yang partisipatif dan berkelanjutan, diharapkan program ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga mampu menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat nelayan dalam jangka panjang.

Menurut dia,program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu program prioritas nasional yang mendorong pembangunan kawasan nelayan secara terintegrasi. Pengembangannya mencakup penataan permukiman nelayan, peningkatan sarana perikanan, penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat, hingga pengembangan usaha berbasis hasil kelautan dan perikanan.

Hasil identifikasi lapangan selanjutnya akan menjadi dasar bagi KKP dalam menentukan wilayah pesisir yang memenuhi kriteria sebagai lokasi pengembangan KNMP di Kota Bima. Penetapan lokasi juga mempertimbangkan kesiapan daerah serta potensi ekonomi lokal yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Sebagai daerah pesisir, Kota Bima memiliki sejumlah kawasan dengan aktivitas perikanan tangkap yang cukup masif. Beberapa kelurahan yang dikenal sebagai kantong nelayan antara lain Kelurahan Kolo, Jatibaru, Jatibaru Timur, dan Melayu di Kecamatan Asakota, serta Kelurahan Tanjung di Kecamatan Rasanae Barat. Di wilayah-wilayah tersebut, sebagian besar masyarakat menggantungkan mata pencaharian pada sektor kelautan, mulai dari nelayan tradisional hingga pengolahan hasil tangkapan ikan skala rumah tangga.

“Kelurahan Kolo menjadi salah satu pusat aktivitas nelayan yang paling menonjol di Kota Bima,” sebutnya.

Kelurahan Melayu dan Tanjung turut berperan dalam menopang ekonomi berbasis kelautan di Kota Bima. Selain aktivitas penangkapan ikan lanjutnya, masyarakat di wilayah tersebut juga terlibat dalam perdagangan hasil laut dan usaha kecil berbasis perikanan. Kondisi ini menunjukkan bahwa sektor perikanan masih menjadi salah satu penopang utama ekonomi masyarakat pesisir, sehingga program pengembangan seperti Kampung Nelayan Merah Putih dinilai selaras dengan kebutuhan masyarakat setempat. (hir)

IKLAN

Artikel Yang Relevan

IKLAN


Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut