BerandaOTOMOTIFHujan Baru Turun Paling Licin, Astra Motor NTB Ingatkan Pengendara Waspada Tetes...

Hujan Baru Turun Paling Licin, Astra Motor NTB Ingatkan Pengendara Waspada Tetes Pertama

Mataram (Ekbis NTB) — Pengendara sepeda motor kerap mengabaikan fase awal hujan karena menganggap jalanan masih aman selama belum terbentuk genangan. Padahal, tetes air hujan pertama justru menyimpan potensi bahaya paling tinggi akibat percampuran air dengan residu di atas aspal.

Safety Riding Instructor Astra Motor NTB, Satria Wiman Jaya, menegaskan bahwa kesalahan umum pengendara adalah baru menurunkan kecepatan ketika hujan sudah turun dengan deras.

“Ketika hujan baru turun, jangan langsung berpikir bahwa jalan masih aman karena air belum terlalu banyak. Justru pada fase awal ini, air mulai bercampur dengan debu dan residu di permukaan aspal sehingga daya cengkeram ban bisa berkurang,” ujar Satria, Minggu (8/11).

- Advertisement -

Ia menjelaskan, sisa kotoran kendaraan, debu, pasir halus, serta residu oli yang sebelumnya menempel di jalan akan mengapung dan membentuk lapisan licin saat disiram air pada awal hujan. Akibatnya, traksi atau daya cengkeram ban terhadap aspal drastis menurun, terutama di tikungan, persimpangan, dan marka jalan.

Jika pengendara memaksakan kecepatan normal, risiko sepeda motor tergelincir saat melakukan pengereman mendadak atau manuver tajam akan meningkat tajam.

Tips #Cari_Aman Hadapi Awal Musim Hujan

Sebagai langkah antisipasi, Astra Motor NTB membagikan lima panduan keselamatan berkendara saat menghadapi awal hujan:

  1. Kurangi Kecepatan Sejak Tetes Pertama: Jangan menunggu jalan basah seluruhnya. Perlambat laju kendaraan secara bertahap agar memiliki waktu reaksi yang cukup.
  2. Waspadai Titik Licin: Beri perhatian ekstra pada marka jalan, penutup saluran air berbahan logam, sambungan aspal, dan permukaan jalan yang mengilap. Hindari manuver miring di area ini.
  3. Pengereman Halus: Hindari rem mendadak yang bisa membuat ban kehilangan traksi. Gunakan rem depan-belakang secara proporsional dan jaga jarak aman.
  4. Hindari Gerakan Spontan: Jangan berpindah jalur atau menghindari lubang secara mendadak. Jaga kestabilan motor dan ubah arah secara perlahan.
  5. Cek Kondisi Ban dan Kelengkapan: Pastikan alur ban masih layak membuang air dan tekanan angin sesuai standar. Selalu gunakan helm berstandar SNI serta perlengkapan berkendara lengkap.

Sementara itu, Marketing Manager Astra Motor NTB, Yehezkiel Felix, mengajak masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dan tidak ragu menghentikan perjalanan jika cuaca memburuk.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak memaksakan perjalanan ketika kondisi jalan tidak mendukung. Lebih baik menyesuaikan kecepatan, menjaga jarak, dan berhenti sejenak apabila diperlukan daripada mengambil risiko di jalan,” tegas Yehezkiel.

Pihaknya mengimbau pengendara untuk menepi di lokasi yang aman seperti area parkir resmi jika jarak pandang terbatas atau hujan terlampau deras, alih-alih berteduh sembarangan di bawah jembatan atau bahu jalan sempit yang berisiko memicu kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. (r/fan)

Artikel Yang Relevan

IKLAN









Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut