Saturday, April 4, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 757

Terkena Serangan Burung, Pesawat Citilink Rute Lombok-Denpasar Putar Balik  

0
Rute penerbangan bali-lombok (Ekbis NTB/kir)

Praya (Ekbis NTB)  – Insiden serangan burung atau bird strike sempat membuat pesawat maskapai Citilink harus melakukan pendaratan ulang di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Senin 6 Mei 2024. Beruntung, pesawat tidak mengalami kerusakan berarti, sehingga bisa dinyatakan layak terbang kembali.

Setelah itu, pesawat rute Lombok-Denpasar tersebut berhasil mendarat di Bandara Internasional Ngurai Rai, Denpasar Bali dengan selamat setelah terbang kembali dari BIZAM. “Pesawat sempat mengalami RTB (return to base) atau kembali ke bandara asal,” ungkap Stakeholder Relation Manager PT. Angkasa Pura (AP) I Lombok International Airport (LIA) Arif Hariyanto, kepada Ekbis NTB.

Ia menunturkan, insiden tersebut berlangsung sekitar pukul 16.00 Wita. Saat itu pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG1673 jenis Airbus A320 dengan kode registrasi PK-GQG rute Lombok tujuan Denpasar take off dari BIZAM. Awalnya semua berjalan normal. Pesawat bisa take off dengan mulus.

Namun saat mencapai ketinggian 6.500 feet, pesawat yang membawa penumpang sebanyak 152 orang tersebut mendapat serangan burung (bird strike). Mengetahui kejadian itu, pilot kemudian menghubungi petugas ATC BIZAM untuk meminta RTB. Setelah itu pesawat lantas berputar balik. “Kejadian pada saat (masih berstatus) take off run,” terangnya.

Tepat sekitar pukul 16.46 Wita pesawat udara tersebut akhirnya berhasil mendarat kembali BIZAM. Seluruh kru dan penumpang pesawat juga dinyatakan selamat. Sesuai prosedur yang ada, petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kondisi mesin pesawat kejadian tersebut.

Sekitar satu jam pemeriksaan dilakukan akhirnya dinyatakan pesawat tidak mengalami kerusakan. Sehingga dinyatakan layak terbang. “Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas dan dinyatakan tidak ada masalah serta dapat beroperasi normal, pesawat Citilink QG1673 tersebut selanjutnya lepas landas dari BIZAM pukul 17.57 Wita dan mendarat di Bandara Internasional Ngurai Rai Bali pukul 18.26 Wita dengan selamat,” tandas Arif. (kir)

Triwulan I-2024, Ekonomi Provinsi NTB Tumbuh 4,75 Persen

0
Wahyudin (Ekbis NTB/dok)

Mataram (Ekbis NTB) – Ekonomi Provinsi NTB di triwulan I-2024 dibanding triwulan I-2023 (y-on-y) mengalami pertumbuhan sebesar 4,75 persen. Pertumbuhan terjadi pada 16 lapangan usaha dan hanya satu lapangan usaha yang mengalami kontraksi.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB Wahyudin mengatakan, lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan signifikan di Provinsi NTB pada triwulan I kemarin yaitu pertambangan dan penggalian sebesar 12,48 persen, lapangan usaha konstruksi sebesar 9,46 persen dan administrasi aemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib sebesar 8,71 persen.

“Selanjutnya, lapangan usaha Informasi dan komunikasi tumbuh sebesar 8,16 persen, pengadaan listrik dan gas sebesar 6,50 persen dan jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 6,37 persen. Adapun lapangan usaha yang terkontraksi yaitu pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 4,13 persen,” ujar Wahyudin saat menyampaikan Berita Resmi Statistik (BRS) yang dirilis Senin 6 Mei 2024.

Adapun pertumbuhan ekonomi triwulan I-2023 terhadap triwulan IV-2023 (q-to-q) ekonomi NTB mengalami kontraksi sebesar 1,36 persen. Pertumbuhan terjadi pada lima lapangan usaha, sedangkan 12 lapangan usaha lainnya terkontraksi. Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan adalah pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 5,55 persen; pengadaan listrik dan gas sebesar 4,35 persen; dan jasa perusahaan sebesar 1,78 persen.

Di sisi lain, tiga lapangan usaha yang mengalami kontraksi cukup dalam adalah industri pengolahan sebesar 16,62 persen, diikuti oleh administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib sebesar 6,51 persen; dan pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang sebesar 5,30 persen.

Wahyudin menerangkan, struktur PDRB Nusa Tenggara Barat menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku sedikit mengalami perubahan dibandingkan triwulan IV-2023. Perekonomian NTB Triwulan I-2024 didominasi oleh lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 21,13 persen; pertambangan dan penggalian sebesar 21,10 persen; perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 14,01 persen; dan konstruksi sebesar 9,43 persen.

“Peranan keempat lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Nusa Tenggara Barat mencapai 65,67 persen,” ujarnya.(ris)

Bambang Haryo Sidak Pelabuhan Lembar dan Gili Mas

0
Bambang Haryo bersama stakeholder terkait saat melakukan kunjungan lapangan ke Pelabuhan Lembar dan Gili Mas. (Ekbis NTB/bul)

Giri Menang (Ekbis NTB) – Anggota DPR RI terpilih periode 2024-2029, Bambang Haryo Soekartono melakukan kunjungan dan pengecekan terhadap sejumlah fasilitas serta permasalahan yang terjadi di pelabuhan Lembar, dan Gili Mas, Kabupaten Lombok Barat.
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran transportasi penyeberangan dari pelabuhan ini. Bambang Haryo didampingi sejumlah stakeholder terkait di pelabuhan. Diantaranya, unsur dari BPTD Kelas II NTB, Balai Karantina NTB, KSOP, ASDP, Gapasdap, Pelindo III Cabang Lembar.
“Saya ingin memastikan apa yang menjadi permasalahan yang ada di transportasi penyeberangan. Ini kan tempat angkutan transportasi penyeberangan yang sangat strategis, tidak tergantikan sebenarnya dengan transportasi lain,” ungkap Bambang Haryo Soekartono, Senin 6 Mei 2024 saat melakukan kunjungan.
Dalam kunjungannya, Bambang Haryo mendapatkan beragam masukan terkait dengan kelancaran angkutan penyeberangan dan keberlangsungan usaha di pelabuhan Lembar. Salah satu permasalahan yang disoroti adalah terkait akses keluar masuk kendaraan logistik yang harus terjamin kelancarannya.
“Kita sangat mengharapkan areal penumpukan di pelabuhan ASDP, baik yang di Lembar maupun Padang Bai, bisa ditambah. Kemungkinan besar dengan adanya regulasi nanti kita akan usulkan dan kita dorong untuk pembatasan overload dan over dimensi,” tambahnya.
Bambang Haryo juga menyoroti pentingnya peningkatan area kawasan pelabuhan. Meskipun penambahan armada menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, fokus saat ini adalah pada peningkatan area kawasan untuk memastikan kelancaran aktivitas di pelabuhan.
“Kebijakan ini sudah cukup bagus tinggal dilanjutkan oleh Kabinet yang akan datang dan saya selaku calon legislative terpilih akan mengawal permasalahan ini ke depannya. Jadi jangan sampai berubah kebijakan ini sebelum adanya iklim usaha yang kondusif dengan keseimbangan antara supply dan demand,” tegasnya.
Selain itu, perlu juga diperhatikan keseimbangan antara lintas pendek dan lintas jauh agar tidak terjadi tumpang tindih yang dapat merugikan pihak-pihak terkait. Bambang Haryo Soekartono menegaskan pentingnya dukungan pemerintah dalam menciptakan iklim usaha yang seimbang dan mendukung bagi para pelaku usaha.
Dengan kunjungan ini, diharapkan berbagai permasalahan terkait transportasi penyeberangan di pelabuhan Lembar dapat segera ditangani untuk meningkatkan efisiensi dan kelancaran aktivitas di wilayah ini.
Bambang Haryo juga menambahkan, hasil temuan dan masukan-masukan yang didapat akan disampaikan di komisinya nanti di DPRRI.(bul)

100,15 Ribu Orang Angkatan Kerja NTB Masih Pengangguran

0
Ilustrasi Pengangguran (Ekbis NTB-Ist)

Mataram (Ekbis NTB) – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB, Wshyudin menyampaikan kondisi terakhir ketenagakerjaan di Provinsi NTB.

Sebagaimana dipaparkan, jumlah angkatan kerja pada Februari 2024 sebanyak 3,03 juta orang, mengalami peningkatan sebanyak 163,34 ribu orang dibanding Februari 2023.

Sejalan dengan kenaikan jumlah angkatan kerja, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juganaik sebesar 2,80 persen poin. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Februari 2024 sebesar 3,30 persen, turun 0,42 persen poin dibandingkan dengan Februari 2023.

Menurutnya, penduduk NTB yang bekerja sebanyak 2,93 juta orang, meningkat sebanyak 169,99 ribu orang dari Februari 2023.

Wahyudin lebih rinci lagi mengemukakan, penduduk usia kerja mengalami tren yang cenderung meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk di NTB. Penduduk NTB usia kerja pada Februari 2024 sebanyak 4,10 juta orang, naik sebanyak 68,22 ribu orang dibanding Februari 2023. Sebagian besar penduduk usia kerja merupakan angkatan kerja yaitu sebanyak 3,03 juta orang (73,97 persen), sisanya termasuk bukan angkatan kerja.

Komposisi angkatan kerja pada Februari 2024 terdiri dari 2,93 juta orang penduduk yang bekerja dan 100,15 ribu orang pengangguran. Apabila dibandingkan Februari 2023, terjadi peningkatan jumlah angkatan kerja sebanyak 163,34 ribu orang. Penduduk bekerja mengalami peningkatan sebanyak 169,99 ribu orang sedangkan pengangguran menurun sebanyak 6,65 ribu orang.

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga mengalami peningkatan dibanding Februari 2023. TPAK adalah persentase banyaknya angkatan kerja terhadap banyaknya penduduk usia kerja. TPAK mengindikasikan besarnya persentase penduduk usia kerja yang aktif secara ekonomi di suatu negara/wilayah. TPAK pada Februari 2024 sebesar 73,97 persen, naik 2,80 persen poin dibanding Februari 2023.

Berdasarkan jenis kelamin, TPAK laki-laki sebesar 84,64 persen, lebih tinggi dibanding TPAK perempuan yang sebesar 63,38 persen. Kecenderungan TPAK laki-laki lebih tinggi dari TPAK perempuan disebabkan oleh faktor budaya dimana tanggung jawab mencari nafkah pada umumnya diberikan pada laki-laki.

Bekerja adalah kegiatan melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir.

Berdasarkan hasil Sakernas Februari 2024, tiga lapangan pekerjaan yang menyerap tenaga kerja paling banyak adalah Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yaitu sebesar 32,76 persen; Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor sebesar 20,55 persen; dan Industri Pengolahan sebesar 9,21 persen. Dominasi lapangan pekerjaan ini dalam menyerap tenaga kerja masih sama, baik untuk Februari 2023 maupun Februari 2022.

Pada Februari 2024, penduduk bekerja masih didominasi oleh mereka yang berpendidikan SD ke bawah yaitu sebesar 45,45 persen. Sementara penduduk bekerja tamatan Diploma dan Universitas sebesar 11,83 persen. Distribusi penduduk bekerja menurut pendidikan masih menunjukkan pola yang sama, baik pada Februari 2023 maupun Februari 2022.

Dibandingkan dengan Februari 2023, tenaga kerja berpendidikan SD ke bawah naik sebesar 4,29 persen poin, sedangkan penduduk bekerja pada jenjang pendidikan lainnya mengalami penurunan.

Apabila dibandingkan dengan Februari 2022, penduduk bekerja tamatan Sekolah Menengah Pertama, pendidikan tinggi (Diploma dan Universitas), dan Sekolah Menengah Kejuruan mengalami penurunan masing-masing sebesar 3,31 persen poin, 0,84 persen poin dan 0,59 persen poin.(bul)

CBP Rupiah di NTB Diperluas ke Sekolah Madrasah

0
Edukasi Program Cinta Bangga Paham (CBP) Bank Indonesia (Ekbis NTB/bul)

Mataram (Ekbis NTB) – Bank Indonesia secara aktif mengedukasi masyarakat melalui program Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah sebagai bentuk pengembangan edukasi tentang uang Rupiah yang mencakup tiga pesan utama yaitu , mengenali dan menyayangi fisik uang Rupiah, pemaknaan Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa dan prilaku bijak menggunakan Rupiah dalam bertransaksi.

Dengan pesan tersebut, masyarakat diharapkan memiliki pengetahuan dan menyadari perannya untuk turut serta menjaga Rupiah dalam pemaknaan yang lebih luas.

Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No.7 Tahun 2011 Tentang Mata Uang bahwa Bank Indonesia berkewajiban memberikan informasi dan pengetahuan mengenai tanda keaslian uang Rupiah kepada masyarakat.

Kolaborasi edukasi CBP Rupiah antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah dijalin sejak tahun 2023, menyasar pada sekolah – sekolah.

Upaya tersebut membuahkan hasil positif, yang ditunjukkan dengan hasil pengukuran tingkat pemahaman CBP Rupiah pada tahun 2023 berada pada skala cukup baik.

“Selain itu, temuan uang palsu pun menurun signifikan meski peredaran uang tunai tetap tumbuh hingga 8 persen secara tahunan,” kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Berry A Harahap.

Pada tahun 2024 ini, pesan CBP Rupiah diakselerasi kepada seluruh sekolah dan madrasah se-Provinsi NTB.

Inisiatif tersebut diawali dengan penandatangan Perjanjian Kerjasama Integrasi Materi Edukasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah ke dalam bahan ajar sekolah dan madrasah di lingkup tugas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi NTB.

Komitmen bersama ini dirangkai dengan Anugerah Istimewa Sekolah memperingati Hari Pendidikan Nasional yang diselenggarakan di SMAN 1 Sembalun Lombok Timur, tanggal 4 Mei 2024.

Selain itu, pada rangkaian Hari Pendidikan Nasional tahun 2024 ini, Kantor Perwakilan Bank Indonesia bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB juga memberikan apresiasi kepada sejumlah tokoh pendidikan dan penggiat budaya di Provinsi NTB.

Penyerahan apresiasi dilaksanakan bertepatan dengan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional pada tanggal 2 Mei 2024.

Integrasi materi edukasi CBP Rupiah ke dalam bahan ajar sekolah dan madrasah merupakan inisiatif strategis menanamkan pemaknaan Rupiah sejak usia dini yang merupakan era emas (golden age) pendidikan.

Kolaborasi antara Bank Indonesia dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB akan memberikan ruang eksplorasi lebih dalam penyampaian pesan CBP Rupiah kepada generasi penerus bangsa.

Terlebih lagi diperkuat dengan integrasi ke dalam nilai-nilai moral dan agama. Niscaya, internalisasi CBP Rupiah makin melekat.(bul)

Canggihnya RTR di Sikur Lombok Timur, Beras Asalan Bisa Diolah jadi Beras Standar SNI

0
Kegiatan pengolahan dan pengemasan beras di RTR Sikur, Lombok Timur (Ekbis NTB/bul)

Selong (Ekbis NTB) – Badan Urusan Logistik (Bulog) melengkapi NTB sebagai lumbung pangan nasional dengan mesin-mesin penggilingan hingga pengolahan beras termodern, salah satunya, Rice To Rice (RTR) atau Sentra Pengolahan Beras di Sikur, Kabupaten Lombok Timur.
RTR beroperasi sudah tiga tahun terakhir ini. Teknologi ini mampu mampu mengolah beras berkualitas biasa menjadi premium dalam kemasan.
Menurut I Made Indramawan, Manager Operasional RTR, didukung dengan mesin-mesin berteknologi tinggi ini mampu menghasilkan beras premium 6 ton perjam atau sekitar 30 hingga 35 ton perhari.
RTR ini mampu meminimalisir kotoran seperti batu dan sejenisnya. Beras yang di olah melewati beberapa bagian perangkat yang memsihakan beras dengan brokennya.
“Bahkan kita bisa memproduksi beras sesuai dengan kualitas sesuai pesanan,” jelas Made Indramawan, ditemui di Sikur, Senin 6 Mei 2024.
Ditambahkan, beras premium yang dihasilkan oleh RTR Sikur sebagian besarnya dipasarkan di wilayah Lombok Timur. Seperti untuk kebutuhan supermarket, retail modern dan sejenisnya. Dalam dua minggu, satu retail modern bisa menjual 20 hingga 40 ton beras yang di produksi RTR.
Dua jenis beras premium yang diproduksi yakni merk Setra Ramos dan Candi Mulyo dengan berat masing-masing 5 kg/karung. Selain beras premium ber merk, sentra pengolahan beras ini juga menjual beras premium dalam karungan 10 Kg maupun 25 Kg, sesuai pesanan konsumen.
“Mesin disini hanya menghasilkan beras premium. Berasnya semua dari petani lokal, digiling di mitra Bulog, selanjutnya kami olah menjadi premium disini,” jelasnya.
Made Indramawan menambahkan, mesin RTR ini juga menerima jasa olah dari mitra Bulog dari beras asalan menjadi beras premium. Managemen hanya mengenakan tarif olah sebesar Rp290/Kg.
“Ada banyak mitra bawa berasnya ke sini, kita olah menjadi premium kemudian dipasarkan,” tandasnya.
Sebagai informasi tambahan, RTR adalah teknologi pengolahan beras yang mengubah beras pecah kulit (BPK) atau beras asalan menjadi beras berkualitas medium atau premium. Teknologi ini bertujuan untuk menghasilkan beras dengan mutu yang lebih baik. Berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI), beras premium memiliki derajat sosoh 100%, jumlah beras kepala minimum 95%, dan kadar air maksimum 14%.
Sementara beras medium memiliki derajat sosoh minimum 80-95%, beras kepala minimum 60-78%, butir patah maksimum 20-35%, benda asing maksimum 0,02-0,2%, dan kadar air maksimum 14-15%.(bul)

Bulog Sumbawa Pastikan akan Beli Jagung Petani KSB

0
Zuhri Hanafi (EkbisNTB/dok)

Taliwang (Ekbis NTB) – Badan Urusan Logistik (Bulog) Sumbawa memastikan akan melaksanakan pembelian jagung petani di seluruh wilayah kerjanya. Tidak saja di Kabupaten Sumbawa tetapi juga hasil panen petani di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

“Pasti kita beli juga yang di sana (KSB). Kami kan sudah diberi tugas untuk membantu petani jagung dari pusat,” kata kepala Bulog Sumbawa Zuhri Hanafi.

Secara nasional Bulog telah mendapat penugasan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk mengatasi anjloknya harga jagung di tingkat petani. Menindaklanjuti penugasan itu, Zuhri mengatakan pihaknya pun telah mengambil langkah-langkah awal. Salah satunya dengan menyiapkan gudang penampungan.

Untuk gudang penampungan itu, diakui Zuhri baik di Sumbawa mapun di KSB pihaknya masih terus mengupayakannya. Di kabupaten Sumbawa sendiri, terdapat gudang Bulog dilakukan pengosongan karena keterbatasan gudang yang tersedia untuk menampung hasil pembelian jagung nantinya. “Kita sudah ada gudang di Lopok yang dikosongkan. Kapasitasnya sekitar 1000 ton,” sebutnya.

Di KSB sendiri, Zuhri mengungkapkan, pihaknya masih berupaya mencari gudang. Beberapa hari terakhir, telah menugaskan stafnya untuk mencari gudang di wilayah KSB yang representatif digunakan menampung jagung. “Sama seperti di Sumbawa di KSB juga kita masih mencari gudang untuk tempat penampungan,” paparnya.

Selain masih menyiapkan gudang, Zuhri selanjutnya menyampaikan, dalam upaya penyerapan jagung petani pihaknya akan butuh penyesuaian. Pasalnya Bulog baru kali ini mendapat penugasan membeli dan menampung produk pertanian jagung. “Kita perlu pelajari juga seperti apa cara menampung jagung karena kan baru pertama kali kita dapat penugasan seperti ini,” tukasnya seraya kembali memastikan layanannya akan berjalan di Sumbawa maupun KSB.

“Pasti kami beli jagung petani untuk menstabilkan harga baik di Sumbawa maupun KSB sesuai wilayah kerja kami,” janji Zuhri.

Sebelumnya ketua Komisi II DPRD KSB, Aheruddin meminta Bulog Sumbawa turut melakukan pembelian jagung petani KSB. Mengingat hasil panen petani yang semakin banyak dapat menyebabkan harga jagung mengalami anjlok.

Menurut Aheruddin, petani jagung saat ini butuh uluran tangan pemerintah untuk menstabilkan harga agar tidak berujung pada kerugian. “Antisipasinya sekarang Bulog harus pantau terus harga di tingkat petani. Begitu kelihatan turun segera lakukan aksi pembelian. Jangan tunggu petani teriak-teriak dulu,” cetus politisi Gerindra itu. (bug)

Manfaatkan Tol Laut, Pengusaha Dompu Kembali Kirim Ternak Potong ke Jakarta

0
LIHAT TERNAK - Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, Muhammad Abduh, saat melihat ternak yang diangkut di kapal tol laut, Jumat 3 Mei 2024 lalu di pelabuhan Bima. (Ekbis NTB/ist)

Dompu (Ekbis NTB) – Pengusaha Dompu kembali mengirim ratusan ekor ternak potong untuk kebutuhan hewan qurban di daerah Jabodetabek tahun 2024. Pengiriman ternak memanfaatkan jalur tol laut dari pelabuhan Bima tujuan Jakarta, Jumat 3 Mei 2024 dan Selasa 7 Mei 2024 ini.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, Muhammad Abduh, MSi kepada Suara NTB, Jumat 3 Mei 2024 malam mengungkapkan, pengiriman ternak potong untuk kebutuhan hewan qurban tahun 2024 di daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) kembali dilakukan pengusaha Dompu. Pengiriman memanfaatkan tol laut. Tol laut pertama bagi Kabupaten Dompu  dilakukan pada Jumat 3 Mei 2024 untuk 300 ekor ternak potong.

“Tol laut pertama, kita kolaborasi dengan pengusaha ternak dari Bima. Kita 300 ekor, mereka (Bima) 200 ekor,” katanya.

Tol laut kedua akan diberangkatkan pada Selasa, 7 Mei 2024 melalui pelabuhan Bima. Tol laut kedua ini akan mengangkut ternak potong dari Dompu sebanyak 550 ekor. “Alhamdulillah, pengusaha kita siap dengan ternak potongnya,” ungkapnya.

Selain memanfaatkan tol laut, pengusaha Dompu juga menggunakan truk tronton untuk mengangkut sapi potongnya ke Jabodetabek. Pengiriman ternak dilakukan para pengusaha lebih awal agar memiliki waktu yang panjang menjual ternaknya. “Kita terus mengontrol pengiriman ternak untuk mengantisipasi kelebihan pasokan ke Jabodetabek seperti tahun lalu,” terangnya.

Kuota pengiriman ternak potong untuk kebutuhan hewan qurban tahun 2024 ini sebanyak 11 ribu ekor d ari Kabupaten Dompu. Kuota ini jauh lebih banyak dibandingkan tahun 2023 lalu yang hanya diberikan sebanyak 6 ribu ekor. Kuota ini termasuk untuk pengiriman ke wilayah Kalimantan, dan Sulawesi. (ula)

Event Rinjani 100 Masuk Rekomendasi Wisata Kemenparekraf Bulan Mei Ini

0
Geopark Rinjani (Ekbis NTB/ist)

Mataram (Ekbis NTB) – Ada sejumlah event menarik yang digelar di Indonesia bulan Mei ini yang masuk dalam rekomendasi wisata oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Mulai dari BTR Ultra 2024 di Bali, Jakarta International Jaca Jazz Festival hingga Rinjani 100. Event Rinjani 100 sendiri akan berlangsung di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani tanggal 24-26 Mei 2024.

Akun Instagram kemenparekraf dan sandiuno membuat rekomendasi agar masyarakat Indonesia yang ingin berwisata di bulan Mei ini agar bisa berwisata di dalam negeri, karena ada puluhan event besar yang tersaji di sejumlah daerah, termasuk di Lombok dengan gelaran Rinjani 100.

 “Buruan cek kalendernya. Di Bulan Mei ini ada banyak tanggal merah dan long weekend. Cocok untuk merencanakan liburan ke event,” tulis Instagram kemenparekraf dikutip Suara NTB, Minggu 5 Mei 2024 kemarin.

Penyelenggara kegiatan Rinjani 100 ini adalah Fone Sport, yaitu penyelenggara acara olahraga seru dan ekstrem di Indonesia yang eksotis, khususnya maraton dan triathlon trailrunning. Kompetisi ini terbagi menjadi beberapa katagori yaitu maraton dengan jarak tempuh 162km, 100km, 60km, 36km dan 27km.

Dari informasi yang dikutip dari web reminya fonesport.id, event Rinjani 100 merupakan kombinasi antara rute klasik 27km, 36km, dan rute Senaru sepanjang 60km dan 100km (Senaru ke Summit). Ada juga jalur tersulit baru yang pernah ada yaitu 162km Rinjani dengan Cut Off Time 55 jam.

 “Rinjani 162km mungkin menjadi salah satu 100 miler terberat di dunia. Kami menghargai usaha Anda menunggu di garis finis 55 jam untuk kategori 162km ini,” bunyi di keterangan resminya.

Penyelenggara meminta semua peserta yang sudah mendaftar untuk mempersiapkan diri dengan baik. Karena rute yang akan dilakukan oleh para peserta adalah jalur yang menantang.

“Persiapkan diri Anda untuk mengambil jalur sesuai skenario terbaik kami: puncak Gunung Rinjani, namun jika kami harus mengubah rute, itu hanya karena alasan keamanan,” tulisnya.

Berdasarkan data, sebanyak 1.463 perserta dari 42 negara yang sudah mendaftar di event bergengsi ini. Diantaranya peserta berasal dari dalam negeri sebanyak 834 orang, dari Inggris Raya, Kanada, Malaysia, Australia, Thailand, AS, negara-negara Eropa hingga Brazil.

Kepala TNGR Dedy Asriady yang dikonfirmasi terkait dengan event sport ini mengatakan, pihaknya masih menunggu tim Rinjani 100 untuk mematangkan rencana, karena ada sejumlah hal yang perlu dibahas sebelum kegiatan digelar.

“Timnya belum datang ke kantor. Biasanya mereka pasti datang sebelum acara,” katanya.

Di tahun 2023 lalu, event Rinjani 100 digelar dari tanggal 26-28 Mei dan diikuti sebanyak 596 peserta yang berasal dari 34 negara. Rinjani 100 Ultra edisi ke-8 tahun kemarin terbagi menjadi lima kategori, yakni 162 kilometer (km) cut off time (COT) 50 hours, 119 km COT hours, 75 km COT 25 hours, 36 km COT 16 hours, dan 27 km COT 9 hours. Saat itu, pemenang banyak yang berasal dari dalam negeri, kemudian dari Australia dan AS.(ris)

Serapan Jagung Bulog Belum Berdampak pada Harga Jagung di Petani

0
PASOK JAGUNG - Antrean mobil yang hendak memasok jagung komersial di gudang Bolo Kabupaten Bima, Minggu 5 Mei 2024. (Ekbis NTB/ist)

Dompu (Ekbis NTB) – Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI telah menetapkan fleksibilitas harga jagung hingga Rp.5 ribu per kg untuk jagung kering kadar air (KA) 15 persen. Bulog langsung mengikuti keputusan Bapanas dalam menyerap jagung petani. Terbatasnya jagung yang diserap Bulog membuat harga jagung di tingkat petani masih jauh di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP) terbaru.

Selain Bulog, PT Charoem Pokphand Indonesia (CPI) untuk gudang di Madapangga Bima juga menyerap jagung petani dengan harga sesuai surat fleksibilitas harga jagung yang diterbitkan Bapanas. Namun kapasitas gudang dan serapan yang terbatas membuat Bulog bersama CPI kewalahan, hingga memabatasi penyerapan jagung.

Kondisi ini membuat petani dilematis dan menjual jagungnya ke gudang yang ada dengan harga jauh di bawah fleksibilitas harga dari Bapanas. Dari harga pembelian di 3 gudang besar Kecamatan Manggelewa, rata – rata menyerap jagung petani dengan harga Rp.4.200 per kg dengan KA maksimal 17 persen. Akibatnya, di lapangan petani harus rela melepas jagung pada harga Rp.3.800 hingga Rp.4 ribu per kg.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu, Syahrul Ramadhan, SP mengatakan, pemerintah tidak memiliki kontrol penuh untuk menekan swasta membeli jagung petani  sesuai fleksibilitas harga yang ditetapkan Bapanas. Pemerintah hanya bisa menekan Bulog dalam menyerap jagung sesuai keputusan Bapanas. “Sementara Bulog ada keterbatasan dalam menyerap jagung petani,” kata Syahrul Ramadhan.

Kendati demikian, Syahrul Ramadhan mengaku, hanya bisa menghimbau kepada para pengusaha swasta untuk bisa menyesuaikan diri dengan harga terbaru jagung. Juga melakukan pengawasan di lapangan agar para pengusaha tidak curang dalam timbangan. “Pengawasan ini yang perlu ditingkatkan di lapangan,” katanya.

Pimpinan Cabang Bulog Bima, Wilya Fatayani yang dihubungi terpisah, Minggu 5 Mei 2024 kemarin mengatakan, pihaknya masih konsisten dengan fleksibilitas harga jagung sesuai surat Bapanas RI dalam menyerap jagung petani. Hanya saja, kapasitas jagung yang diserap di CDC Kampasi Meci Dompu antara 120 – 150 ton per hari. “Kami di Perum Bulog melakukan penyerapan jagung sesuai harga fleksibilitas Bapanas. Saat ini masih berlangsung di CDC Dompu,” katanya.

Untuk jagung kering untuk dikomersialkan di gudang Dorotangga Kabupaten Dompu, kata Wilya, hingga saat ini masih full. Begitu juga dengan gudang di Bolo Kabupaten Bima, Minggu 5 Mei 2024 ini juga full. “Untuk gudang Jatiwangi di Kota Bima masih penyerapan,” jelasnya.

Terkait masih banyaknya pengusaha swasta yang menyerap jagung petani dengan harga jauh di bawah harga fleksibilitas dari Bapanas, Wilya mengaku, tidak memiliki kapasitas untuk mengomentarinya. “Kami tidak bisa memberikan tanggapan terkait hal tersebut,” ungkapnya. (ula)