Friday, April 17, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 706

Perhotelan Harap Tak Berulang, Layanan Air Bersih di Gili Trawangan Kembali Normal

0
Wisatawan menikmati indahnya Gili Trawangan menggunakan sepeda. (ekbisntb.com/ist)

Tanjung (ekbisntb.com) – Upaya Pemda Kabupaten Lombok Utara (KLU) untuk meyakinkan perusahaan mitra (PT. TCN) membuka kembali pasokan distribusi air bersih kepada pelanggan di Gili Trawangan membuahkan hasil positif. Sejak Kamis malam lalu, air bersih sudah mengalir ke kran-kran pelanggan baik perhotelan maupun rumah tangga.

Hal itu pun mendapat tanggapan positif dari publik, tak terkecuali Asosiasi Hotel Gili. Ketua Gili Hotel’s Association (GHA), Lalu Kusnawan, kepada wartawan mengatakan krisis air bersih selama 5 hari (22-27 Juni) merupakan sebuah masalah krusial bagi pelanggan khususnya perhotelan. Pasalnya, air merupakan kebutuhan vital yang menentukan buka atau tutupnya usaha pariwisata.

“Alhamdulillah, air sudah dibuka sejak jam 04:30 sore (16:30 WITA) kemarin (Kamis sore). Harapan kita, pelayanan ini terus terjaga untuk keberlangsungan pariwisata,” ungkap Kusnawan.

GHA sendiri tidak tinggal diam melihat realita putusnya pasokan air bersih. Pengurus dan Anggota GHA di Gili Trawangan dan Gili Meno, mendatangi Kantor DPRD Lombok Utara menyampaikan aspirasi. Pertemuan dengan DPRD ini adalah tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya dengan eksekutif melibatkan instansi vertikal, PDAM, dan perusahaan.

Sebagai pelanggan, kata Kusnawan, pasokan air bersih harus dijamin oleh pemerintah melalui PDAM, baik dalam kuantitas, kualitas dan kontinuitas. Terlebih lagi lokus pelanggan PDAM berada di kawasan pulau yang menjadi magnet masuknya wisatawan asing, maka ketiadaan air bersih akan sangat berdampak bagi hajat hidup masyarakat maupun usaha investasi.

Ia menekankan bahwa air bersih sangat penting, tidak hanya untuk pengusaha tetapi juga untuk masyarakat Gili Trawangan yang ada di 7 RT di Dusun Gili Trawangan, sangat membutuhkan air.

“Kita bukan hanya berbicara soal wirausaha tetapi menyangkut hajat hidup orang banyak. Warga tersebar di 7 RT, tentu menjadi tanggung jawab negara untuk menyiapkan sarana air yang layak,” tegasnya.

Pihaknya berharap, kejadian putusnya air bersih kepada pelanggan perhotelan dan warga ini, adalah yang pertama dan terakhir selama kerjasama berlangsung. Sebab, ketiadaan air yang berlaku 5 hari memberi dampak terhadap penurunan kunjungan pariwisata. Tidak sedikit WNA maupun domestik yang akan berlibur ke Trawangan, menunda atau mengalihkan perjalanan ke daerah lain. “Dengan normalnya pelayanan air ini, kami optimis. Tamu akan layani dengan baik,” tandasnya. (ari)

IKM NTB Dilatih Manfaatkan Limbah Batu Bara PLTU Jadi Batako

0
Foto bersama usai Bimtek produksi batako berbasis FABA. (ekbisntb.com/ist)

Mataram (ekbisntb.com) – Direktur IKM Pangan, Furnitur, dan Bahan Bangunan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bekerja sama dengan Dinas Perindustrian Nusa Tenggara Barat (Disperin NTB) dan PLN NTB memfasilitasi Bimbingan Teknis (Bimtek) produksi dan kewirausahaan batako berbasis limbah batu bara pembangkit listrik atau Fly Ash dan Bottom Ash (FABA).

Bimtek dilaksanakan  di Mataram bagi para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM), Jumat, 28 Juni 2024. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian menuju acara puncak Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang akan digelar di NTB pada bulan Desember mendatang. BBI adalah program tahunan Kemenperin yang bertujuan untuk memberikan apresiasi terhadap hasil karya anak bangsa.

Direktur IKM Pangan, Furnitur, dan Bahan Bangunan Kemenperin, Yedi Sabaryadi menyatakan, pemanfaatan FABA dalam produksi batako adalah langkah strategis untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. “Kami berharap Bimtek ini dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan perekonomian, serta mendorong pertumbuhan industri kecil dan menengah di NTB,” ujarnya.

Sementara itu, Plh Kepala Disperin NTB Lalu Luthfi, M.Si menyampaikan kerjasama ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mendorong pengembangan industri ramah lingkungan di NTB. “Dukungan dari PLN NTB sangat penting untuk memanfaatkan potensi FABA secara optimal, mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, dan mempersiapkan NTB sebagai tuan rumah BBI yang sukses,” ungkapnya.

Manager PT. PLN Unit Induk NTB Sigit Suharjono, juga menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung program-program berfokus pada pemanfaatan limbah industri. “Kami berkomitmen untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam menciptakan solusi inovatif dan berkelanjutan untuk pengelolaan limbah FABA,” katanya.

Para peserta Bimtek juga menyambut baik kegiatan ini. Rival, salah satu peserta mengatakan, Bimtek ini sangat bermanfaat, terutama dalam mengembangkan keterampilan baru dan membuka peluang usaha di bidang produksi batako berbasis FABA.

Dengan diselenggarakannya Bimtek ini, diharapkan tercipta sinergi antara pemerintah, industri, dan masyarakat dalam mengembangkan industri ramah lingkungan dan berkelanjutan di NTB. Rangkaian kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam menyukseskan acara puncak BBI, yang diharapkan dapat mengangkat potensi lokal dan meningkatkan kebanggaan terhadap produk buatan Indonesia. (bul)

Aktivitas Pedagang di Taman Udaya Dibatasi

0
H. Lalu Martawang. (ekbisntb.com/cem)

Mataram (ekbisntb.com) – Pemerintah Kota Mataram membatasi aktivitas pedagang di Taman Udayana, menyusul kericuhan yang terjadi sebelumnya. Aparat gabungan disiagakan mengawasi aktivitas pedagang dan pengunjung. Jika melanggar aturan akan dikenakan sanksi.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Mataram, H. Lalu Martawang ditemu di ruang kerjanya pada Jumat, 28 Juni 2024 menerangkan, permasalahan keributan yang terjadi di Taman Udayana telah dibahas bersama Polresta Mataram dan Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKL) Kota Mataram, sehingga disepakati mengatur atau membatasi operasional lapak pedagang di Taman Udayana. Pedagang hanya dibatasi berjualan sampai pukul 22.30 WITA. “Jadi ada waktu untuk prepare sampai jam 11 malam (23.00 WITA) harus aktivitas sudah bersih,” terang Martawang.

Dinas Perdagangan Kota Mataram, juga diminta pengaturan berdasarkan zona serta koordinator di masing-masing bertanggungjawab terhadap kesepakatan bersama Pemkot Mataram, Polresta Mataram dan Kodim 1606 Mataram. Kesepatan itu sebut Martawang, pedagang dilarang menjual minuman beralkohol, mengatur kebersihan dan tata kelola serta operasional pedagang untuk menjamin agar tertib dan bersih supaya tidak terkesan kumuh.

Ia menegaskan, kawasan di Teras Udayana tidak boleh ada PKL serta parkir kendaraan diatur dan dipastikan tidak boleh kendaraan parkir di sepanjang Jalan Udayana, karena berkontribusi terjadinya kemacetan. Pengendara yang melanggar akan digembok kendaraan miliknya. “Nanti akan dipasang spanduk berisi kesepakatan-kesepakatan sehingga bagian untuk sosialisasi bukan saja pedagang juga pengunjung di Taman Udayana,” jelasnya.

Pemantauan aktivitas pedagang dan pengunjung akan diaktifkan kembali posko presisi terpadu dengan pelibatan TNI-Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Mataram. Petugas gabungan secara bergilir bertugas mulai pagi sampai malam. Martawang mengakui, adanya indikasi keributan antar pemuda disebabkan karena warga dari luar Kota Mataram mengkonsumi minuman keras kemudian masuk ke Kawasan Udayana. “Nanti tim itulah yang memantau supaya tidak terjadi kondisi-kondisi yang tidak diinginkan,” ulasnya.

Kesepakatan bersama akan menjadi aturan yang harus disepakati oleh semua pihak. Jika kesepakatan tertulis tidak diindahkan maka akan dikenakan sanksi berupa proses hukum oleh aparat kepolisian. (cem)

Meriah, Parade Pembalap MXGP di Jalan Udayana

0
Para pembalap MXGP yang akan beradu cepat Sabtu (29/6) hari ini di Sirkuit Selaparang mengikuti parade bertajuk ‘’Welcoming Ceremony’’ Jumat, 28 Juni 2024. (ekbsintb.com/ist)

Mataram (ekbisntb.com) – Sehari sebelum MXGP digelar, panitia bekerja sama dengan Pemkot Mataram Jumat, 28 Juni 2024 menggelar parade yang melibatkan seluruh pembalap MXGP. Parade bertajuk ‘’Welcoming Ceremony’’, mengambil start  Islamic Center sampai dengan Teras Udayana, berlangsung meriah.

Parade dimulai pukul 16.10 Wita. Terlihat para pembalap menaiki sepeda ontel dan  menumpang cidomo dari Islamic Center menuju Taman Teras Udayana. Parade diawali dengan kesenian Lombok, gendang beleq. Kemudian, pawai kostum karnaval di belakang. Diikuti, rangkaian parade para pembalap.

Warga Kota Mataram tampak antusias menyaksikan parade. Mereka rela berdiri di pinggir trotoar menunggu pembalap kebanggannya lewat.

Di Teras Udayana, diadakan pertunjukan gendang belek dan tarian. Ada juga mini drama putri Mandalika. Pembalap yang akan berlaga di MXGP Sabtu, 29 Juni 2024 hari ini, mengaku bahwa dirinya sangat puas dengan acara parade yang disiapkan oleh panitia MXGP Lombok.

“Very nice, I see many nice people, seems to be a happy country, (sangat bagus, saya melihat banyak orang baik, terlihat seperti kota bahagia)” ungkap salah satu pembalap Kawasaki, Jeremy Seewer.

Ia melanjutkan bahwa pertunjukan yang disuguhkan oleh MXGP Lombok sangat berbeda dengan negara lainnya. “If we compare to Europe, it’s like an opposite, crazy to see how people are happy and do the best, yes, it’s very warm welcome, (Ini sangat berbeda dengan Eropa, luar biasa melihat bagaimana orang-orang bahagia dan melakukan yang terbaik, sambutan yang hangat,’’ lanjutnya.

Ia mengatakan bahwa dari semua pertunjukkan yang disuguhkan oleh panitia, ia paling menyukai tarian putri Mandalika dan iringan lagu gendang belek.  “I like the dance and the music, (saya suka tarian dan musiknya),” ujarnya.

Kemudian, terkait dengan sirkuit Selaparang, ia mengaku bahwa sempat ke sirkuit dan menurutnya, Sirkuit Selaparang cukup bagus layaknya sirkuit MXGP yang ada di Eropa.

Senada dengan itu, Direktur Proyek Samota Enduro Gemilang, Diaz Rahmah Irhani mengatakan bahwa para pembalap sangat antusias dengan parade disiapkan pihak panitia.

Ia menambahkan bahwa laga di Indonesia menjadi salah satu laga yang paling ditunggu-tunggu oleh pembalap. “Mereka senang banget karena race Indonesia adalah salah satu race yang paling ditunggu-tunggu di seluruh dunia, karena race Indonesia satu-satunya yang ada di Asia,” ujarnya.

Antusiasme pembalap ini bukan karena laganya, akan tetapi lebih kepada apa yang disiapkan oleh panitia saat menyambut kedatangan para pembalap ini.

“Di Indonesia itu mereka excited bukan untuk racenya justru, tapi lebih kepada apa yang disiapkan oleh panitia terkait welcoming mereka dan segala macemnya,” tutupnya. (era)

Tumbuh Kuat, Transaksi Digital di NTB Semakin Diminati

0
Berry Arifsyah Harahap (ekbisntb.com/ist)

Mataram (ekbisntb.com) – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) NTB mencatat, jumlah transaksi dan volume pembayaran digital di Provinsi NTB terus meningkat. Misalnya penggunaan jumlah kartu Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK) sebanyak 4,99 juta atau meningkat sebesar 12,28 persen secara tahunan (yoy). APMK adalah alat pembayaran yang berupa kartu kredit, kartu automated teller machine (ATM), dan kartu debet.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTB Berry Arifsyah Harahap mengatakan, selain penggunaan APMK, penggunaan uang elektronik di NTB juga terus meningkat dengan pertumbuhan sebesar 13,32 persen secara tahunan (yoy). Adapun QRIS telah mencatatkan total 456 ribu pengguna dengan volume transaksi pada Mei mencapai 2,28 ribu transaksi.

“Jadi semakin diminati transaksi digital dan elektronik di NTB. Ini sangat membantu. Misalnya pengguna QRIS sebanyak 456,53 ribu orang,” kata Berry Arifsyah Harahap dalam kegiatan Alco Regional Provinsi NTB yang berlangsung kemarin.

Adapun aliran kas pada triwulan II sampai tanggal 26 Juni 2024 mencatatkan net-outflow sebesar Rp1,63 triliun. Hal ini sejalan dengan pola historikal pada periode hari besar keagamaan nasional (HBKN)Idulfitri dan adanya panen padi dan jagung, serta libur sekolah tengah tahun. Kondisi ini  mendorong adanya peningkatan kebutuhan uang kartal.

“Di sisi lain, penetrasi transaksi digital di Provinsi NTB terus berlanjut. Transaksi RTGS dan SKNBI masing-masing tercatat tumbuh 8,87 persen dan -5,18 persen (yoy), lebih baik dari pertumbuhan triwulan sebelumnya,” katanya.

Gambaran secara nasional volume transaksi digital banking di bulan Mei 2024 tumbuh 29,1 persen secara tahunan (YoY). Adapun uang elektronik server base tumbuh sebesar 44 persen yang didorong oleh meningkatnya transaski transfer.

Uang elektronik server base adalah uang elektronik yang disimpan melalui media penyimpan berbasis server yang digunakan dalam transaksi secara online melalui aplikasi pada smartphone seperti e-wallet atau dompet digital.

“Kemudian volume transaksi QRIS tumbuh akseleratif sebesar 233 persen YoY yang didukung oleh penggun asebanyak 49,8 juta secara nasional dengan merchant sebanyak 32,2 juta,” ujarnya.(ris)

Persiapan PON XXII, PGI NTB Gelar Turnamen Golf di Lombok Sire Golf Kosaido

0
H. Haerul Warisin (ekbisntb.com/ist)

Mataram (ekbisntb.com) – Persatuan Golf Indonesia (PGI) Nusa Tenggara Barat (NTB) di bawah kepemimpinan H. Haerul Warisin menyelenggarakan Open Golf Tournament untuk pertama kalinya sebagai bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 yang akan diselenggarakan di NTB.

Turnamen ini menjadi langkah awal PGI NTB untuk meningkatkan kualitas golf di NTB, sekaligus menjadikan Lombok sebagai destinasi sport tourism unggulan.

“Tahun ini adalah tahun kedua saya menjabat sebagai Ketua PGI NTB. Turnamen ini merupakan yang pertama dari empat turnamen yang akan kami selenggarakan di tahun ini,” ujar Haerul Warisin yang akrab disapa Haji Iron.

Haerul Warisin menjelaskan bahwa Lombok, khususnya setelah adanya Sirkuit Mandalika, telah menjadi destinasi sport tourism yang istimewa.

Untuk itu, PGI NTB mengajak semua pihak yang terkait dengan golf, seperti lapangan golf dan driving range, untuk mempersiapkan diri dengan maksimal.

PGI NTB Golf Open Tournament 2024 ini akan diselenggarakan di Lombok Sire Golf Kosaido, KLU pada tanggal 29 Juni 2024, mulai pukul 07.00 WITA.

Turnamen ini akan diikuti oleh 125 peserta, dengan hampir 20% peserta berasal dari luar Lombok.

“Berbagai hadiah menarik telah disiapkan, termasuk mobil Toyota Innova Zenix, Toyota Raize, uang tunai, dan hadiah lainnya. Selain itu, terdapat 4 Hole in One dengan hadiah berupa mobil dan uang tunai,” jelas Haerul Warisin.

Selain itu, diharapkan turnamen ini menurutnya tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga dapat meningkatkan kunjungan wisata ke Lombok dan NTB secara umum.

Hal ini akan menjadikan Lombok tidak hanya terkenal dengan keindahan alamnya, tetapi juga keindahan dan tantangan lapangan golfnya.

“Setiap event golf tournament di Lombok belakangan ini selalu diramaikan oleh golfer dari luar Lombok, seperti Jakarta, Bali, Medan, Surabaya, dan Sumbawa,” pungkas Haerul Warisin.

Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi dari PGI NTB, diharapkan turnamen ini akan menjadi langkah maju bagi perkembangan golf di NTB dan menjadikan Lombok sebagai destinasi sport tourism yang semakin populer.

Ketua PGI NTB juga mendorong Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika dan Direktur Utama ITDC untuk membangun lapangan golf di kawasan tersebut.

Hal ini akan menambah destinasi wisata golf dan mengantarkan Lombok menjadi tuan rumah event golf tournament profesional tingkat internasional di masa depan.(bul)

Mulai 2025, Sirkuit Mandalika Gelar Fanatec GT World Challenge Asia

0
Ajang Fanatec GT World Challenge Asia yang diikuti sekitar 30 mobil GT3 siap mentas di sirkuit Mandalika pada Mei 2025 mendatang. (ekbisntb.com/ist)

Praya (ekbisntb.com) – Pertamina Mandalika International Circuit masuk sebagai salah satu tuan rumah gelaran balap mobil dunia Fanatec GT World Challenge Asia Powered by AWS zona Asia Pasific mulai musim balap tahun 2025 mendatang. Ini bakal menjadi seri balapan mobil dunia pertama yang digelar sirkuit Mandalika. Dari kalender balapan sementara yang dirilis di CrowdStrike 24 Hours Spa., Jumat 28 Juni 2024, Sirkuit Mandalika bakal menggelar seri kedua Fanatec GT World Challenge Asia pada bulan Mei 2025 mendatang.

Adapun seri perdana bakal dihelat di Sirkuit Sepang Malaysia dengan lebih dari 30 supercar GT3 direncanakan bakal berkompetisi untuk menjadi yang terbaik pada ajang balapan itu nantinya. Penandatanganan kesepakatan penyelenggaraan multi year ajang balap mobil tersebut telah dilakukan antara Founder dan CEO SRO Motorsports Group, Stephane Ratel, dengan perwakilan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) di Fuji Speedway akhir pekan lalu.

Selain Indonesia dan Malaysia Fanatec GT World Challenge Asia juga akan berlangsung di Chang International Circuit, Thailand pada bulan Juni. Lanjut kemudian pada bulan Juli dan Agustus digelar di Jepang dengan seri terakhir atau seri keenam di gelar di China. Namun untuk balapan di Jepang dan China, lokasi balapan belum ditentukan.

Indonesia menjadi negara ke enam yang menyelenggarakan Fanatec GT Asia sejak pertama kali digelar pada tahun 2017. Selain Malaysia, Thailand, Jepang, dan Tiongkok yang menjadi tuan rumah saat ini, Seri belapan juga hadir sempat hadir di Korea Selatan pada tahun 2019. “GT racing di Pertamina Mandalika International Circuit akan sangat spektakuler,” ujar Benjamin Franassovici, Championship Director SRO Motorsports, dalam keterangannya, Jumat kemarin.

Dirinya mengaku sudah beberapa kali mengunjungi Sirkuit Mandalika dan sangat terpesona oleh keindahan serta kualitas dan fasilitasnya. Mengingat, tidak ada sirkuit secantik Sirkuit Mandalika di Asia, sehingga pihaknya yakni dengan masuknya Pertamina Mandalika International Circuit ke dalam kalender balapan musim depan, akan menjadi seri yang sangat populer.

“Pengumuman ini merupakan hasil dari kerja keras selama beberapa tahun. Sungguh luar biasa bisa menetapkan posisi Indonesia dalam kalender Fanatec GT Asia,” tegasnya.

Direktur Utama MGPA Priandhi Satria menambahkan, masuknya Sirkuit Mandalika sebagai lokasi gelaran Fanatec GT World Challenge Asia menjadi momen bersejarah bagi Sirkuit Mandalika sendiri. Karena akan menjadi tuan rumah ajang balap mobil GT3 multi-brand yang populer di Asia. Pencapaian tersebut tidak hanya mengukuhkan posisi kami sebagai sirkuit berkelas internasional, tetapi juga menambah prestasi Sirkuit Mandalika dalam menyelenggarakan ajang balap internasional yang bergengsi.

Menjadi tuan rumah Fanatec GT World Challenge Asia menunjukkan kesiapan Sirkuit Mandalika sebagai untuk penyelenggaraan ajang balap internasional. Selain balapan yang sudah ada seperti MotoGP dan pastinya akan semakin memperkuat posisi Sirkuit Mandalika sebagai salah satu sirkuit terindah di dunia. “Menjadi tuan rumah event international membuktikan komitmen MGPA terhadap kemajuan motorsport di Indonesia dan sebagai sirkuit kelas dunia,” terang Priandhi.

Lebih lanjut Direktur Utama ITDC Ari Respati menegaskan, kolaborasi tersebut menandai langkah penting The Mandalika sebagai ‘The Ultimate Lifestyle Sportstainment Destination’ di Indonesia. Dengan menjadi tuan rumah event 2025 Fanatec GT World Challenge Asia Powered by AWS Calendar, The Mandalika akan meningkatkan citranya internasional sebagai pusat sport and entertainment. Sekaligus akan membawa manfaat ekonomi yang signifikan bagi komunitas lokal.

Secara keseluruhan, kolaborasi tersebut sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kedudukan global The Mandalika sambil memastikan dampak ekonomi positif jangka panjang bagi komunitas sekitarnya. “Dan, ITDC sepenuhnya mendukung kolaborasi MGPA dengan GT Fanatec, mengakui perannya yang penting dalam mewujudkan tujuan-tujuan ini dan meningkatkan daya tarik The Mandalika,” tandasnya. (kir)

Meninggal Tanpa BP Jamsostek, Keluarga yang Ditinggal Bisa Jadi Tambahan Warga Miskin Baru

0
Muhammad Haliq As'sam (ekbisntb.com/rus)

Selong (ekbisntb.com) – Jumlah warga miskin baru di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) diketahui lebih dari 50 ribu jiwa. Pemerintah berupaya untuk terus menekan kasus miskin baru. Termasuk menghadirkan program perlindungan sosial, menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan atau disingkat BPJamsostek. Warga yang meninggal tanpa BPJamsostek bisa menjadi miskin baru.

Kepala Cabang BPJamsostek Cabang Lotim, Muhammad Haliq As’sam belum lama ini mengemukakan pihaknya turut dorong percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem. Karenanya, kepesertaan BPJamsostek ini menyasar seluruh elemen masyarakat. Mulai pedagang di pasar, buruh tani, pekerja rumah tangga dan semua yang berusia 17 tahun sampai 65 tahun kurang satu bulan.

Warga yang berada pada garis kemiskinan ini juga berhak mendapat perlindungan sosial bidang ketenagakerjaan. Ketika menjadi peserta maka dipastikan ketika terjadi kecelakaan kerja akan dapat perawatan hingga sehat. Ketika meninggal dunia dapat klaim jaminan kematian.

Sejauh ini, jumlah klaim di Kabupaten Lotim cukup besar. Klaim Jaminan Hari Tua (JHT) 413 orang sebesar Rp 7,5 miliar. Klaim JKK 4 kasus dengan jumlah klaim Rp 227 juta. Klaim Jkm 79 kasus dengan klaim Rp 3,3 miliar. Jaminan pensiun 464 orang dengan total Rp 536 juta.

Kepala Cabang BPJamsostek Lotim menambahkan, saat ini jumlah kepesertaan masih kecil. Baru 24,19 persen kepesertaan BPJamsostek. Atau baru sepertiga dari jumlah seluruh penduduk Lotim 1,3 juta jiwa.

Lotim cukup berat menaikkan target kepesertaan. Tahun 2024 ini ditarget 38,66 persen. Naik dari tahun sebelumnya 31,02 persen.

Regulasi di Lotim belum ada yang spesifik tentang perlindungan. Lotim kalah dari segi regulasi. BPJamsostek sudah siapkan draf regulasi dan siap serahkan ke Pemda untuk dibahas dan diundangkan. (rus)

Usai Gili Trawangan, Bupati Beri Isyarat Tuntaskan Masalah Air di Meno

0
H. Djohan Sjamsu (ekbisntb.com/ari)

Tanjung (ekbisntb.com) – Usai menuntaskan persoalan air bersih di Gili Trawangan dengan mengalirkan kembali pasokan kepada pelanggan, Bupati Kabupaten Lombok Utara (KLU), H. Djohan Sjamsu, SH., mengisyaratkan akan menyelesaikan masalah air di Gili Meno. Ia bersikeras, pelayanan air agar diperoleh secara adil oleh masyarakat di Gili Meno.

“Air adalah kebutuhan pokok, tanpa air kita tidak bisa hidup,” tegasnya Djohan kepada media usai meluncurkan Mal Pelayanan Publik di Tanjung, Jumat 28 Juni 2024.

Menurut dia, putusnya pasokan air dari PT. TCN selaku produsen selama 5 hari lalu, akibat miskomunikasi. Untuk itu, pada beberapa hari kemarin, ia sendiri ikut terjun melakukan komunikasi baik dengan TCN di kantornya di Bali. “Kami kira tidak ada masalah yang serius. Itu hanya miskomunikasi saja,” imbuhnya.
Ia juga menyinggung, persoalan air bersih di Gili Meno akan diatasi. Salah satunya dengan membangun fasilitas air bersih. Hanya saja, rencana yang paling mungkin untuk distribusi air Gili Meno adalah dengan menggandeng pihak ketiga.

Instalasi pipa bawah laut PDAM kata dia, hanya sampai di Gili Air. Sementara untuk Gili Trawangan dan Gili Meno, distribusi air bersih akan dikerjasamakan dengan pihak ketiga. “Kami akan terus melanjutkan pembangunan fasilitas air bersih, termasuk di Gili Meno,” ucapnya.

“Kami sudah bekerja sama dengan pihak ketiga untuk distribusi air di Gili Trawangan dan Gili Meno. Kalau ada persoalan, saya harap diselesaikan dengan baik, jangan dijadikan masalah besar,” sambungnya.

Ditegaskan Djohan, pemenuhan air bersih yang layak untuk masyarakat menjadi tugas pemerintah, baik pusat maupun daerah. Oleh karenanya, ia meminta agar polemik air dapat disikapi secara bijak. Pun demikian dengan pelanggan di Gili Meno dan Trawangan, agar memahami persoalan dengan bijak. Dalam hal ini, masyarakat tidak lantas bersikeras menolak hadirnya pelayanan air yang ditawarkan pemerintah melalui pihak ketiga PDAM dengan swasta.

“Fasilitas air ini adalah tugas pemerintah untuk menyiapkannya. Di Gili Trawangan banyak wisatawan yang membutuhkan air bersih. Kalau masyarakat tidak mau berlangganan, tidak perlu dipermasalahkan. Kita berfokus pada pelayanan umum dan sektor pariwisata seperti pelanggan hotel,” tandasnya. (ari)

Layanan Air Bersih di Gili Trawangan Aktif Kembali

0
Suasana Gili Trawangan yang sempat dilanda persoalan air, sehingga berpengaruh pada wisatawan. (ekbisntb.com/ist)

Tanjung (ekbisntb.com) – Upaya Pemda Kabupaten Lombok Utara (KLU) untuk meyakinkan perusahaan mitra (PT. TCN) membuka kembali pasokan distribusi air bersih kepada pelanggan di Gili Trawangan membuahkan hasil positif. Sejak Kamis malam lalu, air bersih sudah mengalir ke kran-kran pelanggan baik perhotelan maupun rumah tangga.

Hal itu pun mendapat tanggapan positif dari publik, tak terkecuali Asosiasi Hotel Gili. Ketua Gili Hotel’s Association (GHA), Lalu Kusnawan, kepada wartawan mengatakan krisis air bersih selama 5 hari (22-27 Juni) merupakan sebuah masalah krusial bagi pelanggan khususnya perhotelan. Pasalnya, air merupakan kebutuhan vital yang menentukan buka atau tutupnya usaha pariwisata.

“Alhamdulillah, air sudah dibuka sejak jam 04:30 sore (16:30 WITA) kemarin (Kamis sore). Harapan kita, pelayanan ini terus terjaga untuk keberlangsungan pariwisata,” ungkap Kusnawan, Jumat, 28 Juni 2024.

GHA sendiri tidak tinggal diam melihat realita putusnya pasokan air bersih. Pengurus dan Anggota GHA di Gili Trawangan dan Gili Meno, mendatangi Kantor DPRD Lombok Utara menyampaikan aspirasi. Pertemuan dengan DPRD ini adalah tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya dengan eksekutif melibatkan instansi vertikal, PDAM, dan perusahaan.

Sebagai pelanggan, kata Kusnawan, pasokan air bersih harus dijamin oleh pemerintah melalui PDAM, baik dalam kuantitas, kualitas dan kontinuitas. Terlebih lagi lokus pelanggan PDAM berada di kawasan pulau yang menjadi magnet masuknya wisatawan asing, maka ketiadaan air bersih akan sangat berdampak bagi hajat hidup masyarakat maupun usaha investasi.

Ia menekankan bahwa air bersih sangat penting, tidak hanya untuk pengusaha tetapi juga untuk masyarakat Gili Trawangan yang ada di 7 RT di Dusun Gili Trawangan, sangat membutuhkan air.

“Kita bukan hanya berbicara soal wirausaha tetapi menyangkut hajat hidup orang banyak. Warga tersebar di 7 RT, tentu menjadi tanggung jawab negara untuk menyiapkan sarana air yang layak,” tegasnya.

Pihaknya berharap, kejadian putusnya air bersih kepada pelanggan perhotelan dan warga ini, adalah yang pertama dan terakhir selama kerjasama berlangsung. Sebab, ketiadaan air yang berlaku 5 hari memberi dampak terhadap penurunan kunjungan pariwisata. Tidak sedikit WNA maupun domestik yang akan berlibur ke Trawangan, menunda atau mengalihkan perjalanan ke daerah lain. “Dengan normalnya pelayanan air ini, kami optimis. Tamu akan layani dengan baik,” tandasnya. (ari)