Monday, April 13, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 691

OJK cabut izin usaha Kresna Life

0
Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK Aman Santosa(ekbisntb.com/ant))

Jakarta (ekbisntb.com) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha PT Asuransi Jiwa Kresna (Kresna Life) karena tidak mampu melakukan penyehatan keuangan perusahaan dan untuk mencegah bertambahnya calon konsumen baru yang dirugikan.

“Sebelum melakukan pencabutan ijin usaha, OJK telah memberikan kesempatan perbaikan cukup panjang untuk mendorong Kresna Life segera memperbaiki kondisi keuangannya,” kata Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK Aman Santosa di Jakarta, Jumat 5 Juli 2024.

OJK telah memberikan waktu yang cukup kepada direksi maupun pemegang saham untuk memperbaiki kondisi keuangan perusahaan. Namun Kresna Life tidak mampu memenuhi rasio solvabilitas sesuai ketentuan dan tidak dapat menutup defisit keuangan melalui setoran modal oleh pemegang saham pengendali (PSP) atau mengundang calon investor.

Ia menuturkan bahwa langkah pencabutan izin usaha PT Asuransi Jiwa Kresna (Kresna Life) serta pemberian Perintah Tertulis kepada pihak-pihak tertentu pada 23 Juni 2023 sudah berdasarkan pada peraturan pengawasan yang tepat dan juga bertujuan untuk melindungi konsumen dari kerugian yang semakin besar serta untuk mencegah bertambahnya masyarakat calon konsumen baru yang dirugikan.

Pencabutan izin usaha Kresna Life telah didahului oleh proses pengawasan OJK dalam waktu yang cukup panjang dengan pemeriksaan langsung maupun tidak langsung, yang menemukan adanya konsentrasi investasi dana asuransi Kresna Life pada saham-saham yang dinilai terafiliasi grup Kresna dan pencatatan kewajiban yang lebih kecil dari seharusnya yang menyebabkan rasio solvabilitas (risk based capital) lebih rendah dari ketentuan.

OJK juga secara konsisten menerbitkan sanksi-sanksi untuk setiap jenis pelanggaran ketentuan yang terjadi secara bertahap.

Dari hasil pemeriksaan, PSP Kresna Life tidak mengeluarkan dana segar untuk menyehatkan perusahaan. Pembayaran kepada pemegang polis yang diklaim sebagai bukti tanggung jawab pemegang saham berasal dari aset Kresna Life yang telah ada.

Upaya penyehatan dengan menawarkan konversi kewajiban pemegang polis menjadi pinjaman subordinasi (Subordinated Loan/SOL) yang disampaikan dalam Rencana Penyehatan Keuangan tidak dapat dilaksanakan karena terdapat sebagian besar pemegang polis yang menolak dan tidak adanya perjanjian konversi SOL yang sudah diaktanotariilkan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, hasil analisis atas program konversi SOL yang disampaikan Kresna Life ke OJK menunjukkan masih adanya defisit yang harus ditutup dengan tambahan modal dari PSP. Namun permintaan OJK kepada PSP untuk menutup perkiraan sisa defisit setelah program konversi SOL dijalankan, tidak pernah dipenuhi.

Pada faktanya, program SOL yang ditawarkan oleh direksi bukan subordinate loan yang pada umumnya merupakan pinjaman dari pemegang saham untuk memperbaiki kesehatan keuangan perusahaan bermasalah.

Apabila program konversi SOL yang ditawarkan Kresna Life terlaksana, kedudukan hukum pemegang polis jatuh tempo yang berhak atas pembayaran manfaat (klaim) asuransi akan menjadi pemberi dana segar yang masuk yang seharusnya menjadi tanggung jawab PSP untuk menyehatkan perusahaan.

Atas rencana program SOL yang ditawarkan Kresna Life, OJK telah berupaya memberikan pemahaman kepada perwakilan pemegang polis bahwa kedudukan dan hak pemegang polis dengan pemegang SOL atas aset Kresna Life berbeda, di mana pemegang polis memiliki prioritas yang lebih tinggi, sementara pemegang SOL secara hukum disejajarkan dengan pemegang saham, yaitu sebagai pihak yang paling akhir memiliki hak atas aset perusahaan dalam likuidasi.

Adapun pemberian perintah tertulis merupakan kewenangan OJK yang memerintahkan pihak-pihak tertentu untuk mengganti kerugian kepada Kresna Life yang disebabkan oleh tindakan pihak-pihak tertentu tersebut. Penerbitan perintah tertulis merupakan salah satu upaya OJK untuk melindungi konsumen, karena adanya indikasi tindakan pihak tertentu yang menyebabkan terjadi kerugian pada Kresna Life.

Mengenai putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Jakarta atas hasil banding OJK terhadap gugatan PT Duta Makmur Sejahtera dan Michael Steven, OJK menyatakan menghormati keputusan tersebut dan akan menempuh upaya hukum selanjutnya dengan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung.(Ant)

Komunitas Petani Milenial Siap Lanjutkan Estafet Membangun Sektor Pertanian NTB

0
Yudistira (ekbisntb.com/bul)

Mataram (ekbisntb.com) – Komunitas Petani Milenial hadir sebagai wadah untuk merespon krisis regenerasi petani di Provinsi NTB. Meskipun stigma profesi petani masih dianggap sebagai pekerjaan kasar.

Tidak seperti profesi lain yang lebih menjanjikan masa depan, Petani Milenial memandang bahwa, sektor pertanian menjadi sebuah pekerjaan yang bisa dipetik hasil akhirnya di kemudian hari.

Yudistira, Pendiri Komunitas Petani Milenial NTB mengakui, saat ini generasi muda lebih banyak yang terjun ke dunia politik. Sedangkan sektor pertanian adalah sektor potensial dan perioritas di provinsi ini. Namun, kontribusi anak muda masih sangat minim. Ia mencoba melirik generasi milenial maupun generasi Z untuk mencoba masuk ke dunia pertanian, meskipun sebagian besar latar belakang mereka tidak dari sektor pertanian.

“Contohnya saya dari background pendidikan, enggak sinkron bahkan enggak balance banget kalau masuk ke pertanian,” katanya.

Saat ini, jumlah anggota Komunitas Petani Milenial yang tergabung, kurang lebih 200 orang di seluruh Provinsi NTB. Baik dari kalangan mahasiswa, pasca sarjana, dan petani muda yang sudah mulai bertani.

Yudistira menyebutkan empat langkah yang akan menjadi program kerja utama petani milenial, yaitu program eksplorasi, yang mana program ini terfokus pada program pelatihan untuk meningkatkan kapasitas SDM, baik pengurus petani milenial dan para petani pada umumnya. Pun bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang teknologi, seperti teknik modernisasi dalam bertani.

Kemudian yang kedua yaitu, program Balai Agro. Program ini semacam pendampingan ketika ada permasalahan di petani. Mereka akan memberikan pendampingan berupa edukasi, pelatihan, dan apapun yang terkait tentang kebutuhan mereka.

Selain itu, terdapat program Festival Tani Raya, yang mana muatannya seperti bisnis matching. Sehingga, petani-petani di NTB mampu mengekspor atau pun memamerkan apa yang menjadi hasil produk dari hasil pertanian.

“Jadi, kita undang stake holder terkait bahkan investor-investor yang akan menjadi pasaran-pasaran hasil produk dan sebagainya, atau pun yang akan diolah ke industri yang lebih terbarukan,” jelasnya.

Program terakhir yang ditawarkan berupa Database Agropeta. Program ini terfokus pada data-data di sektor agro, seperti pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, kelautan hingga kehutanan. Ia berharap, ini akan memudahkan peneliti untuk melakukan penelitian di sektor agro. Nantinya, mereka akan menggandeng pemerintah, NGO, BUMD dan sebagainya untuk mendapatkan sumber data tersebut.

“Dan Alhamdulillah, sejak beberapa bulan terakhir komunitas ini terbentuk, kami mendapatkan respon yang sangat bagus dari beberapa lembaga yang kami datangi seperti Bank BCA, Bank NTB, Dinas pertanian, OJK, Bank Indonesia,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan program tambahan seperti aksi hijau, semacam penanaman atau pun penghijauan. Kemudian Family Gathering, yang akan menjadi evaluasi jangka panjang dan jangka pendek nantinya.

Petani Milenial pada dasarnya terfokus pada lima sektor yaitu, pertanian, peternakan, kehutanan, perkebunan dan kelautan. “Untuk saat ini, karena kita masih menggarap, jadi fokus ke satu sektor saja yaitu pertanian,” jelasnya.

Ia beharap, para petani milenial yang sudah tergabung dan yang akan menjadi anggota ke depannya, untuk tetap menjaga semangat. “Jangan pernah menganggap hal ini sebagai hal bodoh atau gila. Kita percaya bahwa yang kita mulai hari ini adalah yang Insha Allah akan kita panen di masa depan nanti,” pungkasnya. (Ulf)

Kadisnakertrans NTB : 75 Persen Tenaga Kerja Lokal “Low Skill” Terlibat di Sektor Tambang

0
Putu Gede Aryadi(ekbisntb.com/bul)

Mataram (ekbisntb.com) – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi NTB, Putu Gede Aryadi menyampaikan perspektif tentang tenaga kerja lokal dan tenaga kerja luar NTB dalam konteks proyek tambang PT. Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) di Kabupaten Sumbawa Barat.
Keberadaan tambang, khususnya proyek yang sebelumnya dikelola oleh PT. Newmont Nusa Tenggara (NNT) ini terus menjadi perhatian. Terutama soal tenaga kerjanya. Mengingat, hal ini sangat berkaitan langsung dengan dampak tambang terhadap perekonomian daerah.
Gede Aryadi menyampaikan, secara keseluruhan yang terkait dalam kegiatan proyek tambang AMNT, terdapat sebanyak 29 ribu jumlah tenaga kerja (termasuk tenaga kerja sub kontrak), 40 persen adalah lokal NTB, 60 persen nasional, 734 orang pekerja Asing, dan 26 orang keluarga pekerja asing “Yang dilaporkan 40 persen adalah pekerja skill, artinya dengan keahlian tertentu yang diandalkan. Tetapi kalau bicara pekerja keseluruhan dengan mitra bisnis PT. AMNT, termasuk pekerja low skill (keterampilan rendah) adalah 70- 75 persen adalah pekerja lokal,” katanya, Jumat 5 Juli 2024.
Gede Aryadi menambahkan, di Kabupaten Sumbawa Barat sendiri terdapat Peraturan Daerah untuk perlindungan pekerja lokal, proses rekrutmennya juga melibatkan Pemda KSB.
“Karena ketika bakat dan minat serta kompetensinya (calon pekerja) tidak sesuai, maka tidak bisa dipaksakan,” tambahnya.
Menurutnya, dalam konteks ketenagakerjaan, tidak bisa dilihat hanya dari sisi komposisi tenaga kerja lokal yang dilibatkan. Jika semua daerah menutup diri terhadap pekerja dari luar, menurutnya, betapa bahayanya warga NTB yang punya kompetensi ingin bekerja diluar daerah, tetapi karena daerah lain juga menutup diri seperti pemikiran lokalitas, maka akan jadi masalah.
“Bekerja adalah hak dan pilihan, sehingga warga kita bebas memilih mau dan mampu bekerja dimana saja. Yang kita lakukan adalah mempersiapkan mereka dan menfasilitasi untuk bisa bekerja sesuai kompetensinya,” kata Gede Aryadi.
Gede juga menyampaikan, sebagaimana yang disampaikan Bupati Sumbawa Barat, H. W Musyafirin, jumlah total karyawan di PT. AMNT saat ini adalah sebanyak 2.916 orang. Dari jumlah tersebut, karyawan yang merupakan putra putri KSB sebanyak 1.538 orang (52,74%). Sementara karyawan dari kabupaten/kota lainnya di NTB sebanyak 611 orang (20,95%), dan karyawan nasional atau yang berasal dari luar NTB sebanyak 767 orang (26,30).
“Kita hrs lihat komposisi pekerja di 637 perusahaan mitra bisnis PT. AMNT serta harus diidentifikasi kebutuhan jabatan atau skill yang ada di perusahaan tersebut. Kebutuhan skill jabatan tersebut harus kita siapkan bersama. Makanya kita tidak boleh melihat secara parsial penempatan pekerja ini, apalagi mengeneralisir harus pekerja lokal. Ini tanggung jawab bersama, pemerintah, perusahaan, masyarakat dan stakeholder terkait,” kata Gede Aryadi.
Dinas Nakertrans NTB sendiri terus menyiapkan tenaga skill sektor tambang, bersama puluhan lembaga pelatihan lainnya. Sejak dua tahun lalu, Disnakertrans NTB juga aktif berkoordinasi dengan PT.AMNT dan mitra bisnisnya. Termasuk mendukung penyiapan SDM skill “Sejak jadi Kadisnaker, saya aktif koordinasi dengan kabupaten, dan mitra bisnis di sana terkait kebutuhan tenaga kerjanya. Disana juga sudah kami bentuk forum komunikasi lembaga pelatihan kerja dengan para mitra bisnis PT.AMNT,” demikian Gede Aryadi.(bul)

Krisis Air di Gili Meno, GNE Siap Beroperasi Kembali dengan Catatan

0
Ilustrasi krisis air (ekbisntb.com/dok)

Mataram (ekbisntb.com) – PT. Gerbang NTB Emas (GNE) menyatakan kesiapannya untuk kembali beroperasi bersama PT. Berkat Air Laut (BAL) dalam melayani penyediaan air bersih di Gili Meno, Kabupaten Lombok Utara. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Pelaksana Harian (Plh) Direktur Utama PT. GNE, Muhammad Ihsanul Wathony, di Mataram pada Jumat 5 Juli 2024.

Terhentinya layanan air bersih di Gili Meno berawal dari persoalan izin operasi yang dihadapi PT. GNE dan PT. BAL. Kedua perusahaan tersebut mendapat sorotan dari sejumlah pihak karena dianggap tidak memiliki izin resmi. Masalah ini kemudian bereskalasi ke ranah hukum, dan saat ini pucuk pimpinan PT. BAL dan PT. GNE tengah ditahan menunggu proses pengadilan.

Di sisi lain, desakan agar layanan air bersih segera kembali beroperasi datang dari berbagai pihak, terutama dari rumah tangga dan pengusaha di Gili Meno yang selama ini bergantung pada air bersih dari PT. BAL dan PT. GNE.

Muhammad Ihsanul Wathony menegaskan bahwa statusnya saat ini di GNE adalah Plh, yang akan berlangsung hingga adanya keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) mengenai penetapan pimpinan definitif untuk PT. GNE.

“Saya belum berani mengambil kebijakan apapun. Karena memang, kami ini hanya Plh menunggu RUPS. Toh juga kepengurusan yang sekarang sudah habis periodesasinya tidak tahu apakah dilanjutkan atau tidak, saya tak berani berkomentar lebih jauh dengan kewenangan terbatas yang kami miliki,” jelasnya.

Ihsanul menambahkan, jika ada arahan dari pemerintah atau pemegang saham untuk melayani kembali air bersih di Gili Meno, pihaknya siap mengikutinya.

“Kalau Gubernur perintah kita siap, sampai hari ini belum ada arahan tersebut, jadi selebihnya kami tak berani komentar terlalu jauh,” terangnya.

Namun, kepastian harus didapat terlebih dahulu mengenai siapa yang menjamin bahwa operasional PT. BAL dan PT. GNE di Gili Meno tidak akan menghadapi masalah hukum serupa di masa mendatang seperti yang terjadi saat ini.

“Kita sebenarnya sangat prihatin dengan kondisi air di Gili Meno, bahkan teman-teman di Gili Meno sudah kontak kami, tapi jawaban kami sama, bahwa kami tidak berani untuk melakukan aktivitas kembali di sana. Sebelum ada yang memastikan, tidak ada persoalan hukum di kemudian hari,” lanjutnya.

Saat ini, PT. GNE belum bisa berbuat banyak terkait krisis air bersih di Gili Meno karena kekhawatiran akan adanya persoalan hukum yang berulang. Ichan berharap PT. GNE bersama PT. BAL bisa melayani kembali air bersih di Gili Meno karena ini adalah kebutuhan dasar masyarakat.

“Pada prinsipnya, PT. GNE adalah anak kandung dari pemerintah, yaitu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam hal ini Pemprov NTB. Kalau ada yang tanyakan apakah kami siap beroperasi di Gili Meno? Selama ada jaminan tidak ada persoalan hukum kemudian hari, dan ada perintah langsung dari pemegang saham pengendali, kami akan bicara kembali dengan PT. BAL. Karena yang punya mesin dan alat serta instalasi itu PT. BAL,” ujar Ichan menutup pernyataannya.(bul)

Penertiban Lahan HPL Dusun Kuta untuk Pengembangan KEK Mandalika

0
“Luasnya tiga are dan orang tua saya saat itu membayar tanah ini ke H Djamil yang menjabat sebagai pimpinan di PT Rajawali sampai PT LTDC,” katanya. (ant)

Praya (ekbisntb.com) -Kepala Dinas Pariwisata(Dispar) Lombok Tengah, Lalu Sungkul  menyebutkan penertiban lahan dikuasai warga di HPL 13 Dusun Kuta, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, oleh PT Injourney Tourism Development Corporation (ITDC) untuk pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika.

“Penataan itu sangat penting, terlebih KEK Mandalika merupakan kawasan khusus yang tentu harus dikelola dengan baik,” kata Sungkul di Lombok Tengah, Kamis 4 Juli 2024.

Ini, katanya untuk menarik wisatawan pasar kelas tinggi, penataan harus dilakukan tapi tentu dengan regulasi. Tanah yang ditata ini sekarang sudah masuk HPL dan luas yang ditata sekarang ini hanya sekitar tiga are.
.
“Lahan ini akan dijadikan restoran,” kata Direktur Site Operation The Mandalika Pari Wijaya.

Pari Wijaya yang ditemui di lapangan enggan memberikan komentar lebih rinci karena tidak memiliki kapasitas untuk memberikan keterangan terkait dengan penggusuran itu.

“Saya tidak punya kapasitas untuk memberikan komentar, nanti lewat rilis saja,” katanya.

Dari pantauan wartawan penggusuran rumah ini dimulai Kamis(4/7) sekitar pukul 08.30 Wita dilakukan oleh sejumlah karyawan, security ITDC dan beberapa Satpol PP dan pihak Kepolisian.

Dalam eksekusi itu, petugas menggunakan alat berat dan terpantau pemilik rumah juga beberapa kali mencoba melawan dengan mencoba menarik petugas keluar dari area rumahnya.

Namun upaya yang dilakukan warga ini tidak membuahkan hasil, karena tidak membutuhkan waktu lama rumah yang mereka tempati puluhan tahun itu, kini sudah rata dengan tanah.

Salah seorang pemilik rumah, Inaq Maesarah mengaku jika orang tuanya atas nama Inaq Saupi membeli lahan yang digunakan sebagai rumah dan warung seluas 3 are itu dari salah satu petinggi PT LTDC atas nama Djamil Samanhudy pada 2006.

“Saya sudah memiliki surat jual beli antara mendiang Ibu dengan Djamil,” katanya.

Selain itu, ia juga mengaku memegang alas hak berupa Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT).

“Luasnya tiga are dan orang tua saya saat itu membayar tanah ini ke H Djamil yang menjabat sebagai pimpinan di PT Rajawali sampai PT LTDC,” katanya. (ant)

Terdampak Banjir, Aktivitas Perajin Tahu Tempe di Kekalik Masih Normal

0
Kegiatan di pabrik tempe di Dusun Genjer Barat, Kekalik Jaya berjalan normal. (ekbisntb.com/ulf)

Mataram (ekbisntb.com) – Hujan yang mengguyur Kota Mataram, pada Rabu malam, 3 Juli 2024, menyebabkan banjir di beberapa titik. Salah satunya di Kelurahan Kekalik Jaya. Daerah ini menjadi salah satu sentra produsen tahu dan tempe.

Menurut keterangan beberapa perajin tahu-tempe di Dusun Genjer Barat, tempat produksi mereka ada yang terdampak dan tidak. Mereka yang tidak terdampak karena berada di posisi yang lebih tinggi.

Ibu Saiyah, salah satu perajin tempe menjelaskan bahwa tempat produksi mereka tidak terdampak banjir seperti tahun lalu. “Kalau tahun lalu, sampai ke dalam tempat produksi,  tapi sekarang karena sudah tau akan banjir, jadi siaga dan antisipasi,” terangnya. Untuk bahan-bahan pembuatan tempe mereka tidak ada yang mengalami kerusakan dan masih beroperasi seperti biasa.

Sementara Ibu Rusni, salah satu perajin tempe yang posisi pabriknya lebih rendah, terdampak. Tempe yang sudah siap dipasarkan terkena air. “Ada dua rak yang terkena air tapi tidak rusak karena langsung diselamatkan,” jelasnya.

Ia menjelaskan, banjir tahun ini tidak seperti tahun lalu. Yang mana tahun lalu ia sampai rugi lima timbang biji kedelai yang akan diolah menjadi tempe. Sehingga kerugiannya ditaksir mencapai Rp5 juta. “Dulu bahan-bahan bikin tempe hanyut semua, kita rugi banyak,” ungkapnya.

Sementara, rumah-rumah di sekitar perajin terendam air, dan barang-barang diangkat untuk diselamatkan sebelum air meluap. Ia menjelaskan bahwa banjir yang terjadi sempat surut di sore hari,  dan berlanjut sejak magrib hingga 23.00 Wita.

Ia berharap, pemerintah memberikan perhatian berupa bantuan bagi mereka yang terdampak secara merata dan tepat sasaran. “Kalau ada bantuan ke sini tidak sampai, paling sampai bantuannya yang di luar saja. Padahal kami yang di sini di pinggir kali rumahnya,” keluhnya. (ulf)

Geopark Rinjani Menjadi Tolak Ukur Pengembangan Geopark di Indonesia

0
Mohamad Farid Zaini. (ekbisntb.com/era)

Mataram (ekbisntb.com) – Geopark Rinjani menjadi salah satu geopark yang menjadi tolok ukur pengembangan geopark lain yang ada di Indonesia.

Selain keindahan alamnya, juga menjadi salah satu gunung yang paling banyak menggaet wisatawan asing dan lokal. Alasan Geopark Rinjani menjadi benchmark geopark lainnya, karena Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, paham potensi yang ada di gunung tertinggi kedua di Indonesia tersebut.

Hal ini disampaikan General Manager Badan Pengelola Geopark UNESCO Rinjani Lombok, Mohamad Farid Zaini pada acara The 5th Geotourism Festival and International Conference yang diselenggarakan pada Kamis, 4 Juli 2024.

“ Peraturan Gubernur tentang pengelola geopark tahun 2018 adalah peraturan gubernur pertama di Indonesia, dan itu dijadikan tolok ukur oleh provinsi lain, untuk meniru peraturan yang sama, bahkan itu dibuat sebelum Perpres tentang geopark tahun 2019,” ujarnya.

Adanya peraturan Geopark Rinjani ini tidak hanya dijadikan tolok ukur bagi Indonesia, tetapi juga mendapat apresiasi dari pihak internasional. “Pengelolaan geopark Rinjani ini mendapat apresiasi dari seluruh pihak, mulai dari komite nasional Geopark Indonesia, Asia-Pacific Geopark Network, maupun Geopark Network,” lanjutnya.

Menurut Farid, acara Konferensi Internasional Geopark ini, berkontribusi mendatangkan 700 orang datang ke Lombok untuk mengadakan berbagai acara mulai dari tanggal 4-6 Juli 2024, sehingga, adanya acara ini dinilai mampu meningkatkan perekonomian, khususnya bagi pelaku UMKM.

“Tanggal 5 Juli bakal ada presentasi dari 34 presenter dari berbagai negara, bukan hanya dari Indonesia, ada bahkan dari Brazil datang kesini, dari Maroko, dari Jepang, Australia, Malaysia, dan Filipina,” jelasnya.

Di tanggal 6 Juli, para peserta workshop ini akan melakukan trip ke daerah sekitar Gunung Rinjani mulai dari Air Terjun yang ada di Senaru, Masjid Kuno Bayan Beleq, Desa Adat, Bayan dan sebagainya, sehingga dikatakan kegiatan ini mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Sementara itu, menurut Pj Gubernur NTB, Mayjen TNI (Purn) Hassanudin, kegiatan ini merupakan bukti bahwa Gunung Rinjani menjadi salah satu geopark yang bernilai di mata internasional, sehingga gelaran ini tentu perlu di apresiasi.

Ditambahkan, Gunung Rinjani menjadi salah satu destinasi wisata di Provinsi NTB, yang paling banyak di kunjungi oleh mancanegara. Tercatat di tahun 2023, jumlah kunjungan ke Rinjani mencapai 136.163 wisatawan, dengan rincian 34.518 wisatawan mancanegara, dan 104.645 wisatawan lokal. Banyaknya kunjungan ini memberikan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp14.7 miliar. (era)

Laptop Gaming Infinix GTBOOK Hadir Di Indonesia Mulai 7 Juli 2024

0
Infinix GTBOOK (ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Jenama teknologi, Infinix, secara resmi merilis produk baru dari lini Infinix GT Verse yaitu Infinix GTBOOK sebagai laptop gaming perdananya di Indonesia yang mulai tersedia di pasaran mulai 7 Juli 2024.

Perilisan produk baru ini melengkapi perilisan gawai sebelumnya yaitu ponsel gaming Infinix GT 20 Pro yang dirilis pada bulan lalu dan cukup mendapatkan antusias dari para penggemar ponsel gaming.

“Ini menjadi milestone baru bagi ekstensi produk Infinix dengan GTBOOK sebagai laptop gaming pertama Infinix yang di luncurkan di Indonesia. Kami sangat excited, spirit Gaming Beast Hype Abis dapat dirasakan lebih lengkap bukan hanya di mobile game, namun juga untuk gaming laptop,” kata Head of Marketing Infinix Indonesia Sergio Ticoalu dalam keterangannya, Kamis 4 Juli 2024.

Laptop Infinix GTBOOK menawarkan spesifikasi serta fitur unggulan seperti NVIDIA GeForce RTX, prosesor Intel Core, RAM 16GB LPDDR5X, dan SSD 512GB.

Terdapat dua varian prosesor yang ditawarkan dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna yakni GTBOOK i9 dengan prosesor terbaru Intel Core i9, dan GTBOOK i5 dengan prosesor Intel Core i5.

Untuk GTBOOK i9, laptop ini dilengkapi prosesor Intel Core i9 generasi ke-13 yang menawarkan pengalaman komputasi tingkat lanjut dengan 14 core
dan 20 thread, serta frekuensi turbo maksimum hingga 5.4GHz.

Pada aspek pengolahan grafis, GTBOOK i9 menggunakan NVIDIA GeForce RTX 4060 dengan VRAM GDDR6 8GB, dukungan real-time ray tracing, serta teknologi AI-supported DLSS 3 untuk memberikan performa gaming dengan frame rate yang stabil serta kualitas visual yang tajam dan jernih.

Selanjutnya untuk GTBOOK i5, laptop ini ditenagai oleh prosesor Intel Core i5 yang diperkuat dengan pengolahan grafis NVIDIA GeForce RTX 3050. Kombinasi hardware dengan spesifikasi ini, memastikan pengalaman gaming pengguna tetap memuaskan di berbagai skenario penggunaan.

Membahas desain, GTBOOK juga memboyong elemen mecha design layaknya ponsel GT20 Pro. Dengan menggunakan material AD Aluminium Alloy, laptop ini tampak tangguh namun tetap ringan dengan bobot 1,99 kilogram dan ketebalan 19 milimeter.

Agar tampilannya terkesan semakin futuristik, pengguna bisa memanfaatkan fitur kustomisasi pengaturan lampu RGB light pada keyboard dan bagian belakang laptop.

Fungsi-fungsi lain yang dibutuhkan pada laptop gaming juga dihadirkan dalam GTBOOK mulai dari kemampuan layarnya. Hadir dengan ukuran 16 inci yang lapang, layar GTBOOK juga telah dilengkapi dengan refresh rate 120 Hz memberikan pengalaman visual yang mulus serta imersif.

Dari segi sistem pendinginan saat digunakan, laptop ini menggunakan sistem bernama ICE STORM 3.0+ dengan dual fan menjaga suhu GTBOOK tetap stabil selama sesi gaming yang panjang.

Lalu untuk konektivitas, laptop ini dilengkapi teknologi WiFi 6 yang siap meningkatkan kecepatan internet dan mengurangi latensi, sementara dual speaker DTS memastikan kualitas audio yang superior.

Pada daya, GTBOOK dilengkapi dengan adaptor 190W dan baterai 70Wh, memungkinkan performa tahan lama dan pengisian cepat untuk sesi permainan tanpa hambatan. Tersedia juga port USB, HDMI, Type-C, dan headphone jack untuk skenario penggunaan aksesoris headset yang lebih fleksibel.

Penjualan Infinix GTBOOK di Indonesia bakal dimulai pada 7 Juli 2024 dan akan tersedia di beragam kanal penjualan resmi Infinix yang terdapat di platform e-commerce.

Dalam sesi first sale, varian Intel Core i9 dibanderol dengan harga spesial Rp 17.999.000 dari harga normal Rp 18.999.000. Sementara untuk varian Intel Core i5 dijual dengan harga spesial Rp 11.999.000 dari harga normal Rp 12.999.000.(Ant)

Bank Mandiri: Livin’ KPR Jadi Solusi Rampingkan Proses Pembiayaan KPR

0
Fitur Livin KPR PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com)-Direktur Jaringan dan Retail Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Aquarius Rudianto menyampaikan bahwa fitur Livin’ KPR hadir sebagai solusi inovatif untuk merampingkan proses pembiayaan KPR menjadi lebih seamless, dengan memastikan proses pengajuan KPR yang cepat dan efisien.

“Fitur Livin’ KPR ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kami dalam memberikan nilai tambah bagi nasabah,” kata Aquarius melalui keterangannya di Jakarta, Kamis 4 Juli 2024.

Aquarius memandang terdapat beberapa alasan bagi banyak orang untuk menunda keinginan memiliki rumah bahkan belum menjadikan tempat tinggal sebagai investasi utama untuk jangka panjang. Salah satunya, masyarakat kerap menghadapi kesulitan dalam memenuhi persyaratan kredit rumah, terutama dengan biaya bunga yang tinggi dan proses pengajuan yang rumit.

Oleh sebab itu, Bank Mandiri menawarkan berbagai kemudahan dan keuntungan melalui fitur terbarunya, yakni Livin’ KPR yang tersedia di Livin’ by Mandiri, mulai dari pilihan properti yang variatif, suku bunga yang kompetitif, diskon biaya provisi, hingga formulir pengajuan dan proses kredit kepemilikan rumah (KPR) yang mudah dan simpel.

Fitur Livin’ KPR tidak hanya memudahkan nasabah untuk menemukan properti berdasarkan preferensi harga dan fasilitas umum di sekitarnya, melainkan juga memberikan pengalaman virtual tour 360 derajat kepada nasabah untuk menjelajahi setiap sudut properti seakan-akan sedang berada di lokasi secara langsung.

Selain itu, Livin’ KPR juga menawarkan fleksibilitas bagi nasabah dalam merencanakan keuangan secara akurat dengan fitur Simulasi Angsuran, serta menawarkan kemudahan untuk memantau secara real-time status aplikasi KPR mereka melalui Tracking KPR.

“Kami percaya bahwa memiliki rumah impian bukan hanya sekadar pencapaian pribadi, tetapi juga bukti dari kecerdasan finansial dan keteguhan hati dalam mencapai tujuan hidup. Dengan Livin’ KPR, impian tersebut dapat diwujudkan lebih cepat,” kata Aquarius.

Bank Mandiri berharap fitur Livin’ KPR mampu memudahkan lebih banyak individu untuk memiliki rumah impian mereka, menciptakan masa depan yang lebih bermakna di mana kepemilikan rumah dapat tercapai oleh semua orang.
Kehadiran fitur Livin’ KPR diharapkan dapat mengoptimalkan akuisisi KPR dan terus meningkatkan portfolio Mandiri KPR di tahun 2024.

Perseroan mencatat saat ini pencairan KPR Bank Mandiri telah meningkat sebesar 31,4 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).

Adapun hingga Mei 2024, pengguna aplikasi Livin’ by Mandiri telah menembus 25,4 juta pengguna atau naik 37 persen YoY.

Dari jumlah tersebut, total nilai transaksi Livin’ by Mandiri telah mencapai Rp1.552 triliun dengan volume transaksi 1,45 miliar transaksi.

Baru-baru ini, Livin’ by Mandiri menyederhanakan proses pembayaran tagihan melalui fitur “Bayar”. Nasabah cukup menyalin nomor Virtual Account (VA) tanpa perlu mencari kode biller. Melalui fitur ini, nasabah juga dapat memilih tiga sumber dana, yaitu Tabungan, Kartu Kredit, atau Livin’ Paylater.

Tak hanya itu, Bank Mandiri juga menyempurnakan produk Mandiri e-Money yang memungkinkan nasabah untuk dapat mengecek semua riwayat transaksi e-Money. Nasabah tidak perlu mengumpulkan bukti pembayaran tol maupun parkir karena semua transaksi terekam secara otomatis dan bisa diakses kapan saja melalui aplikasi Livin’ by Mandiri.(Ant)

PT Pos Populerkan Prangko Indonesia di Mata Dunia Melalui Pameran

0
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Pos Indonesia Endy Pattia Rahmadi Abdurrahman (ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – PT Pos Indonesia (Persero) terus mempopulerkan prangko Indonesia baik dalam skala nasional hingga internasional melalui Pameran dan Kompetisi Filateli Internasional 2024 yang berlangsung selama 3-7 Juli 2024 di Jakarta.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Pos Indonesia Endy Pattia Rahmadi Abdurrahman menyatakan kegiatan yang digelar di Pos Bloc Jakarta tersebut sebagai ajang dan momentum untuk meningkatkan nilai sekaligus mempertahankan eksistensi prangko Indonesia di mata dunia.

“Sekarang ini penggunaan prangko itu sudah sangat berkurang. Tapi prangko sendiri dari masa lalu itu kan adalah collectable items. Nah kita berharap prangko-prangko ini terus menjadi collectable items yang nilainya semakin hari semakin tinggi,” ujar Endy dalam keterangannya di Jakarta, Kamis 4 Juli 2024.

Dia berharap melalui pameran internasional tersebut prangko Indonesia bisa dikenal dan dikoleksi banyak orang sehingga nilainya juga makin meningkat.

Selain itu, lanjutnya, kegiatan filateli juga dikenal oleh masyarakat terutama anak-anak muda yang sudah tidak paham mengenai prangko.

Menurut Endy, minat masyarakat terhadap kegiatan serupa selalu tinggi bahkan pada tahun ini, jumlah peserta mengalami peningkatan dari acara tahun sebelumnya begitu juga jumlah item collectables yang dipamerkan juga semakin banyak.

Sebanyak 250 koleksi filateli terbaik yang berasal dari berbagai negara, mulai dari Asia Pasifik, Timur Tengah, dan juga Afrika Selatan ditampilkan dalam pameran tersebut. Selain itu, ada 26 negara yang hadir sebagai peserta kompetisi, dan 32 negara sebagai peserta pameran.

“Jadi semakin hari semakin meningkat. Itulah nilai yang kita coba capai untuk meningkatkan nilai filateli Indonesia di mata kolektor bukan Asia Pasifik saja, tapi seluruh dunia,” katanya.

Direktur Bisnis Jasa Keuangan Pos Indonesia Haris menambahkan acara ini juga menjadi bagian dari misi Pos dalam menyerukan prangko masih memiliki nilai positif, terutama bagi generasi muda.

“Kami mendukung eksibisi ini dalam rangka ikut menyuarakan, mensosialisasikan bahwa filateli ini merupakan hobi yang positif bagi generasi kita,” katanya.

Ketua Federasi Filateli Inter-Asia Prakob Chirakiti menilai pameran dan kompetisi filateli ini akan memberikan banyak manfaat dan menyadarkan masyarakat bahwa prangko masih bernilai, bukan lagi sebagai pelengkap surat, tapi menjadi barang koleksi yang bisa menunjukkan nilai sejarah dan budaya suatu negara.

“Prangko sekarang sudah menjadi barang koleksi. Dengan prangko, orang-orang bisa melihat betapa indah negara seperti Indonesia dan hal-hal indah lainnya yang didesain dalam prangko,” ujarnya

Sementara itu, Ketua Asosiasi Filateli Indonesia Teguh Wira Adikusuma menyatakan optimis pameran dan kompetisi filateli internasional ini mampu menjadi sarana untuk mempopulerkan Indonesia di mata internasional.

Dalam pameran tersebut ditampilkan prangko pertama di dunia, prangko pertama di Indonesia, prangko Hindia Belanda termahal, hingga koleksi prangko terbaik di dunia, selain itu juga koleksi uang, kartu bank, serta bursa filateli dan numismatik.(Ant)