Monday, April 13, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 610

Anjing Liar di Lingkar KEK Mandalika Diamankan Jelang MotoGP 2024

0
Anjing liar yang ada di jalan menuju pantai Ketapang. (ekbisntb.com/era)

Lombok (ekbisntb.com) – Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi NTB, Muhamad Riadi, SP, M.Ec.Dev menurunkan personil untuk memastikan keamankan Sirkuit Mandalika dari hewan liar pada saat perhelatan MotoGP berlangsung.

Diketahui saat ini jumlah populasi hewan hewan liar, khususnya anjing yang ada di Lombok Tengah sebanyak 8.300 ekor. Di sekitar KEK Mandalika, terdapat sekitar 200 – 230 anjing liar yang perlu diamankan agar tidak mengganggu perhelatan MotoGP Mandalika 2024.

Ia mengatakan 200 ekor lebih anjing yang ada di KEK Mandalika hidup secara sendiri, artinya tidak berkelompok dan mempunyai wilayah sendiri.

“Karakteristik sifatnya soliter dan punya teritori,” ujarnya.

Untuk melakukan pengamanan hewan liar selama tiga hari MotoGP berlangsung, Disnakkeswan NTB bergerak bersama dengan dua yayasan hewan yang ada di lokasi sekitar KEK Mandalika. Yaitu, yayasan Peduli Hewan Lombok yang terpusat di Mawun.

“Dua yayasan hewan di sekitar ada Peduli Hewan Lombok. Sudah membuat center di Mawun, cuma karena center yang dibangun ini volunteer sifatnya, jadi dia masih menggunakan kayu. Populasi yang ditangkap disana sekitar 70 ekor,” lanjutnya.

Yang kedua ada yayasan Animal Rescue, yang mana yayasan ini aktif membantu menangani permasalahan hewan liar pada saat perhelatan MotoGP berlangsung. Tahun lalu, Animal Rescue ini mendapat dukungan dari ITDC untuk membantu mengamankan KEK Mandalika dari serangan hewan liar. Untuk saat ini, Riadi mengatakan belum ada permintaan dari ITDC untuk berkoordinasi dalam menangani hewan liar.

“Tahun lalu dia bekerja sama dengan ITDC, dan di support tentunya oleh ITDC. Sampai saat ini ITDC belum memberikan support,“ sambungnya.

Selain dengan mengandalkan dua yayasan hewan tersebut, Disnakkwswan NTB akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah untuk membantu menjaga KEK Mandalika khususnya sirkuit agar tidak dimasuki oleh hewan liar.

Adapun mantan Kadistanbun ini mengatakan kondisi lapangan KEK Mandalika sudah cukup baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sehingga jumlah populasi hewan liar berkurang. Namun, karena karakter hewan liar yang ada di kawasan ini soliter dan teritori, apabila pakannya ada di satu kawasan, maka hewan liar tersebut akan mendatangi lokasi tersebut. Oleh karenanya ia menyatakan faktor kebersihan menjadi kunci agar perhelatan ini aman dari hewan liar. (era)

ITDC Siapkan 1 Hektar Lahan di Depan Patung Jokowi untuk PKL

0
Patung Jokowi di Sirkuit Mandalika (ekbisntb.com/fajar)

Lombok (ekbisntb.com) – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia/InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) siapkan lahan seluas 1 hektar khusus untuk dan Pedagang Kaki Lima (PKL) pada saat perhelatan MotoGP 2024 berlangsung.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Baiq Nelly Yuniarti, AP.,M.Si, ia mengatakan awalnya PKL ini tidak diberikan keleluasaan dalam berjualan di sekitar sirkuit, sehingga pihaknya meminta PKL ini diberikan lahan khusus untuk berjualan agar lebih tertata.

“Kami menghandle PKL yang ada di sekitar sirkuit yang selama ini setiap event selalu dikasi uang Rp300 ribu, disuruh pulang. Karena itu kami ngotot minta space sendiri dan alhamdulillah kasih sekitar 1 hektar di depan patung Pak Jokowi,” ujarnya.

Lokasi penempatan PKL ini diketahui sudah diresmikan oleh Asisten II Setda NTB. Namun, Nelly mengatakan masih ada beberapa catatan terkait lokasi PKL ini yaitu belum ada jalan masuk menuju depan patung Presiden Jokowi.

“Akses belum dibuatkan sehingga PKL-PKL ini masih keluar (lokasi khusus PKL, red),” lanjutnya.

Nelly mengatakan terdapat sekitar 150 PKL yang sudah terdata dalam sistem Dinas Perdagangan, 92 orang di Kuta Landmark, 35 di depan patung Pak Jokowi, dan 23 di Bundaran Sunggung.

“Ini yang harus kami siapkan spacenya,” sambungnya.

Berkaca dari MotoGP tahun sebelumnya, di gate tiga akses masuk menuju Pullman diperbolehkan PKL untuk berjualan di area tersebut. Sehingga, pihaknya akan mencoba memanfaatkan area tersebut untuk PKL. “Itu yang kemungkinan akan kami masuk berkaitan dengan PKL tahun ini,” katanya.

Sementara itu, fasilitas tenda milik Dinas Perdagangan Provinsi NTB ternyata tidak bisa masuk ke dalam area sirkuit, hal ini dikarenakan tenda tersebut memiliki merek karena hasil tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.

“Kami punya tenda, tapi tenda kami adalah CSR dari perusahaan. Sehingga ada mereknya dan itu tidak boleh masuk, karena itu kami izin bermain di luar arena,” pungkasnya. (era)

Gandeng Stakeholder, UMKM Mendapat Layanan Terintegrasi BPOM Mataram

0
Pelayanan Prima Desk Registrasi(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Balai Besar POM di Mataram berkolaborasi dengan Direktorat Registrasi Pangan Olahan BPOM RI menyelenggarakan kegiatan Pelayanan Prima Desk Registrasi Dalam Rangka Jemput Bola Registrasi Pangan Olahan. Kegiatan dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 2 dan 3 September 2024 di aula kantor BBPOM di Mataram, dan diikuti oleh 40 pelaku usaha pangan olahan se Pulau Lombok.

“Kegiatan jemput bola ini merupakan salah satu upaya untuk mendekatkan layanan perizinan. Dalam kondisi normal komunikasi antara evaluator dan pelaku usaha dilakukan secara online melaui sistem e-sertifikasi, namun kali ini para evaluator datang langsung dari BPOM Pusat. Harapannya tentu proses terbit izin edar menjadi jauh lebih cepat, jadi ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk akselerasi proses perizinan” ujar Kepala BBPOM di Mataram, Yosef Dwi Irwan.

“Sebagai pilar ekonomi kerakyatan, UMKM memiliki peran penting, penggerak ekonomi sektor riil, penyedia lapangan kerja, dan berkontribusi pada PDB ” tambahnya.

Dalam kegiatan jemput bola ini, BPOM juga melibatkan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi NTB, LPH LPPOM MUI dan Bank NTB Syariah sehingga sehingga pelaku usaha langsung mendapatkan layanan perizinan, seperti Merk, Halal serta akses permodalan dalam satu waktu, tanpa harus berpindah lokasi. Hal ini menurut Yosef, merupakan sinergi dan kolaborasi dalam mendukung UMKM mendapatkan kemudahan akses terkait perizinan dan permodalan.

Yosef juga mengingatkan , UMKM jangan takut atau ragu jika ingin mendaftarkan produknya di BPOM, karena perizinan di BPOM Mudah, Terjangkau dan Terukur sejauh persyaratan / prosedur yang ada dipenuhi oleh pelaku usaha.

“Kami all out untuk UMKM, kami dampingi sampai terbit izin edar, diskon tarif PNBP pendaftaran produk sebesar 50 % dan pengujian laboratorium gratis dalam rangka perizinan produk” ungkap Yosef.

Namun demikian Yosef juga berpesan bahwa setelah nantinya mendapat izin edar, pelaku usaha harus tetap konsisten dalam penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), mulai dari pemilihan bahan baku, lingkungan produksi, peralatan, proses produksi, dan penjamah pangan sesuai ketentuan untuk jaminan mutu dan keamanan pangan.

“Higiene dan sanitasi harus senantiasa diterapkan dengan baik, karena bukan semata keuntungan yang dikejar, tapi makanan juga memiliki dampak kepada kesehatan, ketahanan nasional dan daya saing bangsa” pungkas Yosef.

Harapannya, melalui layanan jemput bola ini dapat semakin meningkatkan kepercayaan pelaku usaha bahwa proses pengurusan izin edar Cepat, Mudah dan Terukur. Tentunya hal ini akan semakin meningkatkan iklim investasi dan menggairahkan pertumbuhan ekonomi di NTB.(bul)

Menkeu: Utang Indonesia Relatif Terjaga di Tengah Ketidakpastian Dunia

0
Sri Mulyani (ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan utang Indonesia relatif terjaga di tengah ketidakpastian global dan tingginya tensi geopolitik di dunia.

Sri Mulyani menuturkan utang di berbagai negara di negara maju melonjak dari 70 persen menjadi 112 persen dari produk domestik bruto (PDB), sementara di negara-negara berkembang kenaikan jumlah utang paskapandemi dari 47 persen dari PDB awal 2000 sekarang mencapai 71 persen.

“Jadi kalau dilihat dari perspektif ini, Indonesia masih relatif terjaga,” kata Sri Mulyani dalam Rapat Kerja dengan Komite IV DPD RI di Jakarta, Senin.
Diketahui hingga akhir Juli 2024, rasio utang kembali turun menjadi 38,68 persen yang berarti masih jauh di bawah batas aman yakni 60 persen sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.
Menurut Sri Mulyani, lonjakan utang di berbagai negara tersebut disebabkan oleh ruang fiskal dan ruang moneter yang menjadi sangat menyempit akibat kondisi seluruh dunia yang belum sepenuhnya pulih paskapandemi, dan terjadinya perang serta tensi geopolitik.
Ia mengatakan secara global kondisi 2024 belum menunjukkan adanya perbaikan atau optimisme dikarenakan situasi global masih sama dan bahkan cenderung meruncing karena tensi geopolitik dan peperangan di sejumlah negara.
“Konflik dari negara Amerika Serikat terhadap Tiongkok, kemudian terjadinya fragmentasi dan proteksionisme yang dijadikan sebagai proxy dari kompetisi ini menyebabkan ekonomi dunia juga melemah,” ujarnya.
Selain itu, disrupsi akibat terjadinya perang mengakibatkan terjadinya inflasi meningkat tinggi dan diikuti dengan suku bunga global yang melonjak tinggi, meskipun mulai September 2024 diharapkan akan terjadi penurunan suku bunga terutama di Amerika Serikat. Perang juga bisa menyebabkan disrupsi suplai sehingga harga komoditas melonjak tinggi.

Kondisi-kondisi tersebut menyebabkan pertumbuhan ekonomi dunia melemah. Dana Moneter Internasional (IMF) memprediksi pertumbuhan ekonomi global pada 2024 hanya sebesar 3,2 persen lebih rendah dari tahun lalu, dan pada 2025 akan tumbuh 3,3 persen sama seperti tahun 2023. (ant)

Jokowi bertemu Presiden Liberia bahas kerja sama tiga sektor utama

0
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Liberia Joseph Nyuma Boakai (ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Liberia Joseph Nyuma Boakai untuk membahas kerja sama tiga sektor utama.

Pertemuan berlangsung di sela-sela rangkaian acara High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnerships (HLF MSP) dan Indonesia-Africa Forum (IAF) Ke-2 di Nusa Dua, Badung, Bali, Senin.

Pertemuan Presiden Jokowi dan Presiden Boakai tersebut juga menandai momen penting dalam hubungan bilateral yang telah terjalin selama hampir enam dekade antara Indonesia dan Liberia.

Dalam pengantar pertemuannya, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden Boakai dan menekankan bahwa hubungan bilateral kedua negara telah berjalan dengan baik selama hampir 60 tahun.

“Selamat datang di Indonesia, dan terima kasih atas kehadiran Yang Mulia. Hubungan bilateral antara Indonesia dan Liberia telah berlangsung dengan baik selama hampir enam dekade dan saya yakin masih banyak potensi yang dapat kita kembangkan bersama,” ujar Presiden Jokowi sebagaimana keterangan dari Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden yang diterima di Jakarta.

Presiden Jokowi kemudian menggarisbawahi tiga sektor utama kerja sama yang dapat diperkuat antara Indonesia dan Liberia. Salah satunya, kerja sama di bidang kelapa sawit yang tengah menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kampanye hitam yang dilancarkan di dunia Barat hingga kebijakan diskriminatif European Union Deforestation Regulation (EUDR).

“Indonesia terus berjuang melawan kampanye negatif ini dan berharap Liberia juga dapat terus mendukung. Indonesia juga siap membantu dalam peningkatan kapasitas di negara-negara Afrika, termasuk Liberia,” ungkap Jokowi.

Kedua, yaitu kerja sama di bidang infrastruktur. Jokowi mengatakan Indonesia memiliki banyak perusahaan dengan pengalaman luas dalam pembangunan infrastruktur, yang siap bekerja sama dengan Liberia.

“Indonesia memiliki banyak perusahaan dengan pengalaman luas dalam pembangunan infrastruktur dan kami siap bekerja sama dengan Liberia untuk mendukung pembangunan infrastruktur di sana,” tambahnya.

Ketiga, Presiden Jokowi menyampaikan kesiapan Indonesia untuk memperkuat kerja sama pembangunan dengan Liberia melalui berbagai program yang disesuaikan dengan kebutuhan Liberia, mulai dari dukungan teknis, beasiswa hingga pelatihan vokasional.

“Semuanya siap diberikan untuk mendukung pembangunan di Liberia,” tutur Presiden Jokowi.

Pertemuan bilateral tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan antara kedua negara dan membuka peluang kerja sama baru yang saling menguntungkan, khususnya di bidang-bidang strategis yang telah dibahas.

Kedua pemimpin juga menegaskan komitmen mereka untuk terus bekerja sama demi kemajuan bersama di masa depan.

Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut, yakni Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno. (ant)

Harga Emas Antam Senin Pagi Tetap Rp1,401 Juta Per gram

0
Emas Antam(ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) yang dipantau dari laman Logam Mulia, Senin pagi, tetap di angka Rp1,401.000 per gram.

Adapun harga jual kembali (buyback) emas batangan pada Senin 2 Septembber 2024, turut tidak mengalami perubahan yakni sebesar Rp1.248.000 per gram.

Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017.

Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP.

PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di laman Logam Mulia Antam pada Senin :

  • Harga emas 0,5 gram: Rp750.500
  • Harga emas 1 gram: Rp1.401.000
  • Harga emas 2 gram: Rp2.742.000
  • Harga emas 3 gram: Rp4.088.000
  • Harga emas 5 gram: Rp6.780.000
  • Harga emas 10 gram: Rp13.505.000
  • Harga emas 25 gram: Rp33.637.000
  • Harga emas 50 gram: Rp67.195.000
  • Harga emas 100 gram: Rp134.312.000
  • Harga emas 250 gram: Rp335.515.000
  • Harga emas 500 gram: Rp670.820.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp1.341.600.000

Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP.

Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22. (ant)

Wahana Jetski jadi Pelengkap Pariwisata NTB

0
Wahana Jetski (ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kini tengah mengalami angin segar dalam sektor pariwisatanya. Aktivitas jetski, yang semakin populer di kalangan wisatawan, menjadi salah satu daya tarik baru yang turut menggairahkan sektor pariwisata daerah ini.

Dengan keindahan pantai yang memukau dan ombak yang menantang, NTB telah berhasil memikat hati para pecinta olahraga air. Meningkatnya minat wisatawan terhadap jetski tidak hanya memberikan kontribusi positif bagi perekonomian lokal, namun juga membuka peluang bagi pengembangan destinasi wisata baru.

Bagi para petualang sejati, sensasi meluncur di atas permukaan air dengan kecepatan tinggi menggunakan jetski adalah pengalaman yang tak terlupakan. Di NTB, para wisatawan dapat merasakan sensasi tersebut sambil menikmati keindahan alam yang masih perawan. Dengan ditemani angin laut yang sejuk dan pemandangan pantai yang eksotis, berjelajah dengan jetski menjadi cara yang sempurna untuk melepas penat dan menikmati liburan.

Eko Nurrahmanto, dari Selecta Jaya Marine mengatakan, penjualan jetski setiap tahunnya tidak pernah sepi. Kendati, bermain jetski dianggap masih terbatas pada kalangan menengah keatas.

Paket-paket wisata bermain jetski sudah mulai dikembangkan. Salah satunya, kerjasama Selecta Jaya Marine dengan salah satu hotel di Senggigi, Kabupaten Lombok Barat. Eko ditemui di Mataram, Senin, 2 September 2024 mengemukakan, sudah tersedia paket-paket wisata jetski.

“Paket wisata jetski ini sudah banyak peminatnya. Terutama pejabat-pejabat dan korporasi. Perjabat-pejabat ini biasanya yang sudah biasa main di tempat-tempat tugas sebelumnya. Dan coba-coba main di sini, jadi ketagihan,” katanya.

Begitu juga di Pulau Sumbawa, di patai Lawata Bima, sudah ada yang menyewakan, yang pengelolaannya oleh pemerintah daerahnya,” katanya.

Eko menambahkan, pantai-pantai di Lombok dan Sumbawa ini sangat cocok untuk mengembangkan wisata air jetski. karena salah satu syarat untuk menggunakan jetski adalah perairan yang bersih, dan tidak dangkal. Permukaan air dengan karang setidaknya 2 meter.

“Karena sifatnya mesin jetski itu nyedot. Makanya dihindari perairan yang banyak sampah, dan dangkal dari karang,” tambahnya.

Eko juga menyampaikan, telah menyiapkan paket-paket berselancar menggunakan jetski, dari pantai Senggigi ke Pantai Sekotong, Lombok Barat, atau ke Malimbu Lombok Utara.

“Di kawasan tiga gili di Lombok Utara, tidak bisa main jetski di sana, karena masuk kawasan konservasi. Sementara di Kawasan Mandalika, belum cocok dikembangkan wahana ini karena banyak karang, kecuali ada sedikit area di Tanjung An,” tambahnya.

Untuk mendorong pengembangan wisata air jetski ini sebagai pelengkap berwisata di NTB, menurut Eko, diperlukan untuk pimpinan daerah, lemlbaga-lembaga di daerah untuk lebih banyak memainkan wahana wisata rekreasi air ini, sebagai bentuk ajakan kepada wisatawan.

“Kita juga bisa mempromosikan dan menjual destinasi-destinasi wisata unggulan kita dengan olahraga jetski ini. misalnya, dengan membuat tour ke destinasi wisata tertentu dengan jetski. ini potensial untuk mengembangkan pariwisata daerah kita,” demikian Eko.

Potensi wisata jetski di NTB masih sangat terbuka lebar, dan dengan dukungan dari berbagai pihak, aktivitas ini dapat menjadi salah satu ikon pariwisata Indonesia.(bul)

Penumpang luar negeri di Soetta wajib isi keterangan Satu Sehat

0
Aktivitas masyarakat pada bandara Soetta(ekbisntb.com/ant)

Tangerang (ekbisntb.com) – Angkasa Pura II (Persero) selaku pengelola utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten mensyaratkan kepada pelaku perjalanan luar negeri untuk mengisi dan memiliki aplikasi ‘SatuSehat’ sebagai upaya mendeteksi virus MonkeyPox (MPox).

“Dalam upaya memperkuat pengawasan kesehatan, semua penumpang internasional yang memasuki Indonesia diwajibkan untuk mengisi form swadeklarasi elektronik SatuSehat health pass sebelum mereka tiba di Tanah Air,” kata Senior Manager of Branch Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta, M. Holik Muardi di Tangerang, Senin.

Ia mengatakan bahwa pemberlakuan pengisian formulir kesehatan ini telah diberlakukan sejak 29 Agustus 2024 dan berlaku untuk seluruh negara tanpa kecuali.

Menurut dia, formulir tersebut harus diisi sejak di bandara keberangkatan dan diverifikasi oleh petugas kesehatan di bandara kedatangan melalui laman (http://sshp.kemkes.go.id).

“Semua penumpang diwajibkan untuk melakukan proses ini melalui barcode yang sudah tersedia, sebagai bagian dari protokol pencegahan yang ketat,” ujarnya.

Ia menuturkan, untuk memperlancar implementasi pengisian aplikasi SatuSehat untuk penumpang internasional ini, ia bekerja sama dengan Balai Besar Karantina Kesehatan (BBKK) setempat.

Selain itu, upaya sosialisasi juga telah diberikan oleh masing-masing maskapai kepada calon penumpang agar pengisian formulir keterangan sehat tersebut dilaksanakan di bandara asal atau sebelum keberangkatan menuju Indonesia.

“Kesehatan dan keselamatan para pengguna jasa adalah prioritas utama kami. Oleh karena itu, kami telah mengimplementasikan berbagai langkah proaktif untuk mencegah penyebaran virus monkeypox di Bandara Soekarno-Hatta. Kami bekerja sama erat dengan BBKK dan berbagai pihak terkait, memastikan bahwa setiap penumpang yang memasuki Indonesia telah melalui proses screening yang komprehensif dan sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan,” ugkapnya.

“Kami mengajak seluruh pengguna bandara untuk menerapkan pola hidup sehat selama berada di area publik. Kedisiplinan dan kepedulian terhadap kesehatan diri sendiri sangat penting dalam upaya kolektif untuk mencegah penyebaran penyakit,” tambah Holik.

Dalam hal ini, Bandara Soekarno-Hatta terus memperbarui dan menyempurnakan langkah-langkah pencegahan berdasarkan perkembangan terbaru dari Kementerian Kesehatan dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Pihaknya tidak hanya berfokus pada penumpang, tetapi memberikan perhatian besar terhadap kesehatan dan keselamatan seluruh staf bandara.

Kemudian, pelatihan dan sosialisasi terkait pencegahan monkeypox serta penanganan darurat telah dilakukan secara berkala untuk memastikan kesiapan seluruh personel di lapangan.

Sebagai bagian dari upaya preventif yang lebih luas, Bandara Soekarno-Hatta menghimbau kepada seluruh penumpang untuk selalu mengecek kembali persyaratan perjalanan internasional, terutama yang berkaitan dengan penggunaan SatuSehat health pass.

“Kami mengimbau kepada seluruh penumpang internasional untuk memastikan bahwa mereka telah memenuhi semua persyaratan perjalanan yang diperlukan, termasuk pengisian SatuSehat health pass. Penting bagi kami untuk memastikan bahwa setiap penumpang yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta telah mematuhi seluruh protokol kesehatan yang ada, agar kita dapat menjaga lingkungan bandara tetap aman bagi semua orang,” kata dia. (ant)

Pupuk Indonesia Ajak Petani Segera Tebus Pupuk Bersubsidi

0
Sosialisasi kebijakan pupuk bersubsidi(ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – PT Pupuk Indonesia (Persero) mengajak para petani yang terdaftar untuk segera menebus pupuk bersubsidi agar produktivitas pertanian semakin optimal.

Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia Tri Wahyudi Saleh menjelaskan hal tersebut dalam “PI (Pupuk Indonesia) Menyapa” di Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Belitung, sebagaimana keterangan diterima di Jakarta, Senin.

“Dalam forum ini kami mengajak petani untuk segera melakukan penebusan pupuk bersubsidi, sehingga penambahan alokasi oleh Pemerintah untuk peningkatan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan nasional bisa tersalurkan dengan optimal. Penebusan pupuk bersubsidi sekarang pun lebih gampang, petani terdaftar cukup membawa Kartu Tani atau KTP (Kartu Tanda Penduduk) ke kios resmi,” ujar Tri Wahyudi.

Program “PI (Pupuk Indonesia) Menyapa” digelar Kamis (29/8) di Bangka Tengah, Bangka Belitung, merupakan forum komunikasi dan koordinasi dengan pemangku kepentingan di lapangan. Acara ini bertujuan untuk mendorong percepatan penebusan pupuk bersubsidi dan menjadi upaya Pupuk Indonesia untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan menjaga ketahanan pangan nasional.

Tri Wahyudi mengungkapkan pada 2024, Pemerintah telah menambah volume pupuk bersubsidi nasional dari alokasi awal tahun sebesar 4,7 juta ton menjadi 9,55 juta ton pada April 2024. Karena itu Pupuk Indonesia mendorong petani di Bangka Belitung mengoptimalkan penambahan alokasi tersebut dengan segera melakukan penebusan pupuk bersubsidi di sisa tahun 2024 ini.

Adapun penyerapan pupuk bersubsidi secara nasional per tanggal 27 Agustus 2024 masih di angka 45,5 persen atau sebesar 4.346.294 ton. Kondisi yang sama juga terjadi di Kepulauan Bangka Belitung, dimana realisasinya tercatat di angka 2.784 ton atau 47,4 persen dari alokasi 2024. Sementara di Kabupaten Bangka Tengah penyerapan pupuk bersubsidi baru 76 ton atau 29,8 persen dari alokasi.

Tri Wahyudi pun mengajak seluruh perwakilan ketua kelompok tani agar dapat menyebarkan informasi bahwa terdapat alokasi tambahan pupuk bersubsidi yang dapat ditebus petani terdaftar. Alokasi ini sudah siap untuk ditebus khususnya menyambut musim tanam Oktober-Maret.

“Selain penebusannya mudah, bagi petani yang belum terdaftar, Pemerintah juga memberikan kesempatan untuk memperbarui e-RDKK (Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) setiap empat bulan sekali. Kesempatan ini harus bisa dimanfaatkan dengan baik,” tandasnya.

Terakhir ia menjelaskan, program “PI Menyapa” ini menjadi upaya Pupuk Indonesia untuk optimalisasi pencapaian target penyaluran di samping memperhatikan tertib administrasi penyaluran sehingga meminimalkan koreksi (Zero Correction). Untuk itu, program ini juga menyentuh distributor dan pengecer.

Kepada distributor dan kios, Pupuk Indonesia mendorong adanya ketersediaan stok pupuk bersubsidi, sehingga penyalurannya kepada petani dapat dijalankan sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam petunjuk terbaru sesuai KepDirjen PSP Kementan Nomor 30 Tahun 2024. Untuk itu Tri Wahyudi juga mengunjungi sejumlah distributor dan kios untuk memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi di Kepulauan Bangka Belitung.

“Ketersediaan pupuk bersubsidi aman, sesuai dengan regulasi. Petani sudah bisa menebusnya saat ini juga,” katanya. (ant)

Menjaga Kelas Menengah untuk Ekonomi yang Stabil

0
Pedagang daging (ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb) – Kelas menengah memegang peranan penting dalam penguatan perekonomian suatu negara, termasuk di Indonesia. Mereka adalah kelompok masyarakat yang dianggap mampu dan memiliki pengeluaran konsumsi yang tinggi.

Karakteristik utama kelas menengah di Indonesia mencakup pola konsumsi beragam dengan pengeluaran terbesar dialokasikan untuk makanan, diikuti oleh perumahan, kendaraan, kesehatan, pendidikan, hingga hiburan.

Berdasarkan karakteristik pekerjaan, sebagian besar pekerja dari kelas menengah memiliki pekerjaan formal, dan lainnya menjalankan bisnis produktif atau menjadi wirausahawan.

Karena itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menekankan bahwa menjaga ketahanan kelas menengah menjadi tantangan yang tidak bisa diabaikan.

Menurut kriteria dari Bank Dunia pada Tahun 2024, kategori penduduk yang termasuk kelas menengah di Indonesia memiliki pengeluaran berkisar antara Rp2.040.262 hingga Rp9.909.844 per kapita per bulan.

Rentang pengeluaran ini mencerminkan gaya hidup yang relatif stabil, dimana kelompok ini mampu memenuhi kebutuhan dasar hingga memiliki sisa pendapatan atau gaji untuk ditabung.

Kelompok ini juga umumnya sedang mencicil pembelian rumah atau kredit pemilikan rumah (KPR), kendaraan pribadi, serta peralatan elektronik.

Kepemilikan aset-aset ini tidak hanya menjadi penanda stabilitas finansial, tetapi juga mencerminkan kontribusi mereka dalam menggerakkan perekonomian, baik melalui pengeluaran konsumtif maupun pembayaran pajak.

Hanya saja, jika melihat nilai median atau nilai tengah dari urutan data pengeluaran yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS), nilai median kelas menengah berada di angka Rp2.846.440 per kapita per bulan. Artinya, median pengeluaran penduduk kelas menengah cenderung lebih dekat ke batas bawah pengelompokan.

Menurut data BPS, nilai median itu mengindikasikan kelompok kelas menengah sulit untuk melompat menuju kelas atas, dan rentan untuk jatuh ke kelompok menuju kelas menengah atau aspiring middle class.

Meski kelompok ini sering kali dianggap sebagai motor penggerak perekonomian nasional, namun di balik peran pentingnya itu kelompok ini juga menghadapi sejumlah tantangan yang menjadikan mereka rentan turun kelas.

Terkait subsidi membuat kelas menengah harus menanggung sendiri beban biaya hidup yang semakin meningkat. Misalnya, kenaikan harga pangan dan kebutuhan pokok lainnya, yang otomatis dapat menggerus daya beli kelompok kelas menengah itu.

Kini, kelompok kelas menengah di Indonesia sedang mengalami penurunan jumlah. Pemerintah terus mencermati itu agar Indonesia tetap berada di jalur pertumbuhan ekonomi, mengingat pola konsumsi kelompok itu yang cukup tinggi.

Melansir data BPS, pada tahun 2021 jumlah kelas menengah mencapai 53,83 juta orang, tetapi angka ini terus menurun menjadi 49,51 juta pada tahun 2022, menurun lagi menjadi 48,27 juta pada tahun 2023, dan 47,85 juta pada tahun 2024.

Sementara jumlah penduduk kelompok kelas atas relatif stabil, dimana pada 2021 sebanyak 1,07 juta orang dan pada 2024 juga sebanyak 1,07 juta orang. Artinya, kelas menengah yang hilang itu turun kelas, bukan naik kelas. Penurunan kelompok kelas menengah itu mengindikasikan adanya tekanan ekonomi.

Jika kondisi ini tidak ditangani dengan baik, penurunan kelas menengah ini dapat berdampak pada perekonomian Indonesia yang kurang resilien terhadap guncangan.

Peran pemerintah

Pemerintah perlu mengakui kerentanan yang dihadapi oleh kelas menengah dan mempertimbangkan kebijakan yang lebih inklusif untuk mendukung kelompok ini. Misalnya, program-program pelatihan keterampilan dan peningkatan daya saing tenaga kerja guna membantu menghadapi tantangan pasar kerja yang terus berkembang.

Selain itu, pemerintah juga dapat mempertimbangkan kebijakan perpajakan yang lebih ringan untuk kelompok penghasilan tertentu atau insentif bagi keluarga yang menanggung biaya pendidikan anak-anak.

Langkah-langkah ini dapat memberikan sedikit kelonggaran finansial bagi kelas menengah, yang pada akhirnya akan membantu mereka tetap stabil dan berkontribusi pada perekonomian.

BPS mencatat, porsi pengeluaran pajak atau iuran kelas menengah pada 2019 hanya sebesar 3,48 persen, namun pada 2024 naik menjadi 4,53 persen. Pada periode sama, porsi untuk pendidikan dari 3,64 persen menjadi 3,66 persen. Untuk barang dan jasa 6,04 persen menjadi 6,48 persen.

Kenaikan itu perlu menjadi perhatian pemerintah agar permintaan terhadap barang dan jasa di pasar domestik tetap tinggi. Tingginya permintaan ini akan menjadi motor penggerak bagi berbagai sektor industri, termasuk sektor manufaktur, jasa, dan perdagangan.

Dukungan pemerintah

Untuk memastikan kelas menengah kembali tumbuh dan memberikan kontribusi optimal bagi perekonomian nasional, pemerintah Indonesia sebenarnya telah meluncurkan berbagai program yang dirancang khusus untuk mendukung kelompok ini.

Sebagai bentuk dukungan bagi kelas menengah, Kemenko Perekonomian menegaskan bahwa pemerintah telah meluncurkan berbagai kebijakan, yang di antaranya berupa program perlindungan sosial, Kartu Prakerja, Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), Kredit Usaha Rakyat (KUR), hingga subsidi dan kompensasi energi.

Langkah strategis yang diambil ini, selain untuk menjaga daya beli kelas menengah, juga untuk mencegah penurunan kelas menengah ke kelompok rentan serta memastikan pertumbuhan inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pemerintah juga memutuskan memberikan kembali insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 100 persen untuk September 2024 sampai Desember 2024.

Insentif tetap diberikan paling banyak atas bagian DPP sampai dengan Rp2 miliar dari harga jual rumah paling tinggi Rp5 miliar.

Selain itu, dukungan pemerintah pada sektor perumahan juga tetap diberikan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui penambahan kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2024 dari 166 ribu unit menjadi 200 ribu unit.

Kementerian Keuangan juga menyampaikan bahwa pemerintah telah memberikan kebijakan pembebasan PPN pada sejumlah kelompok pengeluaran, seperti kebutuhan pokok, pendidikan, kesehatan dan transportasi. Insentif ini dinikmati pada kelompok kelas menengah hingga atas.

Di sisi lain, pemerintah juga terus fokus pada pembangunan infrastruktur, seperti pembangunan jalan tol, bandara, pelabuhan, dan infrastruktur digital untuk meningkatkan konektivitas dan mobilitas guna mempermudah aktivitas masyarakat, termasuk kelas menengah.

Hanya saja, pemerintah harus memastikan bahwa kebijakan yang dibuat tidak hanya berfokus pada kelompok yang sangat miskin, tetapi juga mencakup kelas menengah yang sering kali terabaikan.

Dengan berbagai dukungan dan program yang tepat, kelas menengah dapat terus menjadi kekuatan pendorong bagi perekonomian yang lebih stabil dan berkelanjutan. (ant)