Sunday, April 19, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 588

Sudah Terealisasi Rp203 Miliar, Dana APBN untuk Hapus Kemiskinan Ekstrem di NTB

0
Ratih Hapsari Kusumawardani (ekbisntb.com/dok)

Lombok (ekbisntb.com) – Kebijakan Fiskal 2024 diarahkan untuk mempercepat transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan yang ditempuh melalui penghapusan kemiskinan ekstrem, penurunan stunting, pengendalian inflasi, dan dukungan investasi.

Selain dari dana APBD, upaya untuk menghapus kemiskinan esktrem di Provinsi NTB dialokasikan melalui APBN yang tersebar melalui sejumlah Kementerian/lembaga. Hingga saat ini dana APBN untuk menghapus kemiskinan ekstrem di daerah ini sudah terealisasi sebesar Rp203 miliar atau 48,4 persen dari pagu.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi NTB Ratih Hapsari Kusumawardani mengatakan, alokasi dana APBN untuk penghapusan kemiskinan ekstrem di NTB terdapat pada 11 kementerian/lembaga dengan alokasi terbesar pada KemenPUPR sebesar Rp288,03 miliar, KemenLHK sebesar Rp41,77 miliar dan Kemenag sebesar RpRp39,66 miliar.

Dana APBN untuk penghapusan kemiskinan ekstrem di NTB utamanya digunakan untuk pembangunan Prasarana Bidang Perumahan dan Pemukiman sebesar Rp128,4 miliar, bantuan Pendidikan Tinggi sebesar Rp18,92 miliar, Pelatihan Bidang Industri sebesar Rp12,54 miliar.

“Selanjutnya dilakukan melalui Konservasi Kawasan/Rehabilitasi Ekosistem Rp9,6 miliar, Pendidikan Vokasi Bidang Pariwisata dan Kebudayaan sebesar Rp1,51 miliar serta bantuan kepada masyarakat sebesar Rp742,6 juta,” kata Ratih Hapsari Kusumawardani saat menyampaikan keterangan ALCo, Kamis 29 September 2024.

Pada aspek pengendalian inflasi guna mempercepat transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, pemerintah telah membelanjakan anggaran di NTB sebesar Rp352 miliar atau 45,6 dari pagu melalui empat intervensi utama. Pertama Kelancaran distribusi Rp57,3 miliar (48,8%), Keterjangkauan Harga Rp6,16 miliar (53%), Ketersediaan Pasokan Rp288,5 miliar (44,8%) dan Komunikasi Efektif Rp809,6 juta (39,1%).

Aspek pengendalian inflasi utamanya digunakan untuk pembangunan infrastruktur konektivitas dan pelayanan transportasi darat, udara, dan laut sebesar Rp47,96 miliar, pengembangan bendungan, danau, bangunan penampung air, jaringan air Rp303,9 miliar, penyediaan dan pelayanan informasi statistik Rp809,6 juta serta pemberian juga bantuan pangan nontunai sebesar Rp786,52 miliar.

Adapun penanganan stunting di NTB telah diintervensi melalui APBD sebesar Rp16,64 triliun atau 59,70 dari pagu melalui intervensi spesifik, sensitif dan dukungan. Utamanya digunakan untuk enyelenggaraan Bantuan Program Sembako Rp8,63 triliun, Penyelenggaraan Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan Rp5,44 triliun.

“Pembiayaan Spesifik JKN/KIS untuk Cakupan penduduk yang menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) dalam JKN/KIS (PK-20) Rp2,39 triliun dan Pembinaan Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak dan Imunisasi Rp38,65 miliar,” ujarnya.(ris)

Penonton MotoGP Disarankan Menggunakan Sepeda Motor

0
Lalu Moh. Faozal (ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi NTB, H. L. Moh. Faozal menyarankan kepada penonton MotoGP yang ingin ke Sirkuit Mandalika agar menggunakan roda dua, dibanding beramai-ramai menggunakan kendaraan roda empat.

“Kita imbau, bagi masyarakat yang sudah punya tiket untuk sedapat mungkin, kalau ingin mengakses Mandalika saat event, sedapat mungkin menggunakan sepeda motor, karena space parkir sepeda motor, jauh lebih menggampangkan ketimbang menggunakan kendaraan roda empat,” ujarnya.

Sebelumnya, pada Selasa, 24 September 2024, digelar rapat koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait untuk mempersiapkan menyambut digelarnya event MotoGP Mandalika 2024, 27-29 September 2024. Di halaman kantor Dinas Perhubungan Provinsi NTB.

Sebagaimana disampaikan, kebutuhan shuttle bus menuju Sirkuit Mandalika,  dari Eks Bandara Selaparang (Kota Mataram) sebanyak 10 bus besar,  15 bus medium, 20 Hiace. Sementara dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid sebanyak 5 armada Hiace.

Dengan ketersediaan armada darat, sebanyak 78 unit Angkutan Sewa Khusus (ASK), 286 unit taksi, 8 unit armada Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), dan 14 unit pemandu moda.

Untuk moda transportasi udara, rute-rute yang dilayani oleh maskapai ke Lombok di antaranya, rute dometik dari Batam, Balikpapan, Jakarta, Kulonprogo, Surabaya, Denpasar, Bima, Sumbawa, Makasar. Sementara dari rute internasional yang masuk ke Lombok, dari Kuala Lumpur dan Singapura.

Sementara itu, armada angkutan laut dari dan ke Pelabuhan Bangsal Lombok Utara, jumlah kapal speed Boat yang tersedia sebanyak 37 unit dengan jadwal operasi per hari sebanyak 20 Unit.

Di Pelabuhan Lembar Dan Gilimas tersedia sebanyak 20 unit kapal melayani penyeberangan Lembar-Padangbai. 4 unit kapal melayani rute penyeberangan Lembar – Situbondo (Pelabuhan Jangkar). 4 unit kapal melayani rute penyeberangan lembar – Surabaya. 3 unit kapal melayani rute penyeberangan Gilimas – Tanjung Wangi.

Di Pelabuhan Kayangan – Pototano, jumlah kapal yang tersedia sebanyak 27 unit dengan jadwal operasi per hari sebanyak 10 Unit.

Menurutnya, rapat koordinasi yang dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh kebutuhan transportasi untuk mendukung suksesnya MotoGP Mandalika 2024 sudah siap, baik laut, darat, dan udara.

“Begitu juga kesiapan dari fasilitas pendukungnya seperti bandara, pelabuhan, terminal, halte dan lainnya. Juga sudah siap. Sekaligus kita sampaikan, bahwa Dinas Perhubungan Provinsi NTB atau Pemprov NTB sudah menyiapkan fasilitas free (gratis) untuk masyarakat. bagi yang berkebutuhan dan yang sudah punya tiket,” katanya.

Begitu pun bagi masyarakat yang sudah punya tiket dan memiliki kendaraan sendiri, juga dipersilakan untuk langsung ke Sirkuit Mandalika.(bul)

PLN Kembali Siapkan Sistem Kelistrikan Berlapis Selama Gelaran MotoGP Mandalika 2024

0
Pengecekan sarana dan prasarana kelistrikan dalam mendukung MotoGP Mandalika. (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTB menggelar Apel Siaga Kelistrikan di Sirkuit Mandalika, Rabu, 26 September 2024  dalam rangka menyukseskan gelaran MotoGP Mandalika 2024. Apel Siaga dihadiri oleh Direktur Distribusi PT PLN (Persero) Adi Priyanto, EVP OSL PT PLN (Persero) Dispriansyah, EVP ODM PT PLN (Persero) Rudi Purnomoloka, GM PLN UIW NTB, Sudjarwo.

Dalam sambutannya, Adi Priyanto menegaskan pentingnya peran PLN dalam penyelenggaraan MotoGP yang akan berlangsung pada 27-29 September 2024.

“Persiapan ini bukan hanya sekadar tanggung jawab teknis, melainkan pertaruhan nama bangsa Indonesia di kancah internasional,” ujar Adi.

Ia juga mengingatkan pentingnya monitoring dan komunikasi antarpetugas di setiap venue, agar potensi kendala kelistrikan bisa diantisipasi sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

General Manager PLN UIW NTB, Sudjarwo, dalam laporannya mengungkapkan bahwa kecukupan daya selama masa siaga MotoGP Mandalika 2024 berada pada kondisi aman. Sistem kelistrikan di Lombok memiliki daya mampu 395 MW dengan beban puncak tertinggi mencapai 341 MW, sehingga terdapat cadangan daya sebesar 54 MW.  “Kami siap mendukung penuh gelaran ini dengan kesiapan keandalan pasokan listrik,” jelas Sudjarwo.

PLN NTB mengerahkan total 171 personel PLN, 23 personel TAD & mitra kerja, serta 14 personel PDKB. Selain itu, PLN juga menyiagakan 9 unit mobile genset, 18 unit mobile trafo, 16 unit mobile UPS, dan berbagai peralatan penunjang lainnya untuk memastikan keamanan pasokan listrik di setiap venue. Sebanyak 53 kendaraan operasional mobil dan 12 unit motor juga dikerahkan untuk mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan.

Terdapat 18 venue utama yang menjadi fokus pengamanan kelistrikan, termasuk Mainpit Building, Paddock, TV Compound, dan Medical Center. Selain itu, PLN juga menyiapkan pengamanan khusus di lokasi-lokasi strategis lainnya seperti bandara, rumah sakit, dan hotel VVIP di sekitar kawasan sirkuit.

Dalam rangkaian apel siaga ini, PLN juga menyiapkan 13 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di sekitar Pulau Lombok, termasuk dua di antaranya yang berada di kawasan Sirkuit Mandalika. Sebagai tambahan, dashboard realtime monitoring beban telah disiapkan untuk memantau secara langsung kondisi kelistrikan di setiap venue.(bul)

Puluhan Kontainer Logistik MotoGP Diangkut Melalui Pelabuhan Gilimas Lembar

0
Bongkar muat logistik MotoGP di Pelabuhan Gilimas Lembar beberapa waktu lalu. (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – MotoGP Mandalika Pertamina Grand Prix 2024 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika akan digelar pada 27-29 September 2024. Para pembalap dan logistik pendukung event MotoGP pun telah berdatangan. Pengangkutan logistik MotoGP dilakukan melalui jalur udara dan laut. Salah satunya diangkut melalui Pelabuhan Gilimas, Lembar Lombok Barat.
Branch Manager Pelindo Lembar Kunto Wibisono, menyebutkan logistik pendukung MotoGP yang turun atau bongkar muat melalui Pelabuhan Lembar pada tanggal 28 Agustus lalu. “Logistik MotoGP diangkut menggunakan Kapal MV Semangat Mas,”kata Kunto Wibisono, kemarin.

Logistik yang diturunkan melalui pelabuhan Gilimas, di antaranya 25 kontainer dengan berat 24x40ft & 1×20 ft. 5.801 koli dan 170.701 kilogram. “Kalau apa isi barang dalam kontainernya kita ndak tahu,” ujarnya.

Berbagai langkah dilakukan pihaknya untuk peningkatan kapabilitas logistik dalam memastikan kelancaran distribusi barang dan kebutuhan event besar di Mandalika. Diantaranya, pelayanan kapal dan bongkar muat barang kebutuhan untuk Mandalika, mulai dari konstruksi dan operasional Mandalika. Penataan pelabuhan Lembar dan Gilimas. Menerapkan sistem digitalisasi untuk memperlancar Kegiatan bongkar muat dalam mata rantai logistik.

Selain itu menyediakan utility di pelabuhan, yakni dengan menerapkan shore connection 1.000 kVA sebanyak 3 plug poin di Pelabuhan Lembar. Menyediakan sarana utilitas, power house dan reception facility sesuai RIP di Pelabuhan Lembar dan Gilimas. Selain itu pihaknya bersinergi dengan BUMN lain dalam mendukung Mandalika, seperti kerjasama penyediaan fasilitas di terminal Gilimas untuk pelayanan hotel terapung, dengan menyiapkan kapal KM Kelud pada Maret 2022.

Menyediakan kapal Ro Ro rute Lembar/Gilimas – Waingapu dengan rata-rata kunjungan kapal per bulan sebanyak 4 unit. Operator kapal penumpang untuk MotoGP Mandalika. Pihaknya bersinergi dengan perusahaan (Persero) lain dalam kegiatan bongkar muat Port to Door material konstruksi pembangunan sirkuit Mandalika pada periode 2021 dan 2022. Dan pelabuhan Lembar sebagai tempat bongkar muat batu bara sebagai sumber energi listrik PT PLN di NTB, dengan keandalan listrik bisa menunjang penyelenggaraan event-event di Mandalika.(her)

Hindarkan Masyarakat dari Investasi Bodong, Pemda KLU Minta Edukasi Pasar Modal Berkelanjutan

0
Cegah investasi bodong, Pemda KLU minta ruang investasi syariah diperkenalkan di masyarakat. (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Pemda Kabupaten Lombok Utara (KLU) meminta lembaga-lembaga terkait terus meningkatkan edukasi dan pengenalan pasar modal di kalangan masyarakat. Cara ini dipandang efektif untuk menghindarkan masyarakat dari investasi bodong.

Bupati KLU, H. Djohan Sjamsu, SH., mengungkapkan kasus investasi bodong atau investasi ilegal kian marak terjadi di masyarakat Lombok Tengah dan Lombok Timur, dengan total kerugian mencapai miliaran rupiah yang diakibatkan oleh faktor kurang teredukasinya masyarakat akan ciri-ciri investasi yang ilegal.

“Mencegah terjadinya potensi investasi bodong di Lombok Utara, masyarakat perlu kerjasama dari seluruh pemangku kepentingan seperti otoritas jasa keuangan, Bursa Efek Indonesia, pemerintah daerah dan komunitas seperti Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) untuk memberikan literasi dan edukasi kepada masyarakat,” kata Djohan, Rabu 25 September 2024.

Menurut dia, masyarakat perlu disiapkan ruang untuk mengenal, bahkan terlibat langsung dalam invetasi pasar modal syariah yang benar dan menguntungkan. Ia meyakini, masyarakat perlu opsi untuk menyimpan uangnya dalam bentuk investasi jangka panjang.

Edukasi yang dilakukan Masyarakat Ekonomi Syariah Lombok Utara, bisa dilakukan secara berkelanjutan. Tujuannya agar masyarakat Lombok Utara lebih memahami seluk beluk investasi khususnya di pasar modal syariah.

“Workshop pasar modal syariah ini menjadi hal yang tepat dilakukan agar masyarakat Lombok Utara lebih bijak dalam memilih produk investasi. Terlebih lagi hadir di sini pengawas dari sektor pasar modal yaitu Bursa Efek Indonesia yang dapat memberikan pemahaman lebih dalam,” kata Djohan.

Untuk diketahui, pada Workshop Pasar Modal Syariah, Pengda MES Lombok Utara menghadirian berbagai narasumber kompeten, meliputi Executive training Bursa Efek Indonesia kantor wilayah perwakilan NTB, Arta Sasmita, SM., MM., MBA, Narasumber dan Moderator Bursa Efek Indonesia, Derry Yustria, serta MNC Sekuritas, Ammar Bimantara Muhammad.

Masyarakat Lombok Utara dipandang memiliki potensi untuk menjadi pemegang saham pada berbagai portofolio investasi di pasar modal. Hanya saja, masyarakat belum akrab dengan bagaimana metode berinvestasi di pasar modal syariah, baik melalui saham syariah, Reksadana syariah, sukuk, maupun obligasi syariah. (ari)

Jelang MotoGP Mandalika, Dorna dan FIM Rilis Kalender Balapan Musim 2025

0
Kalender balapan MotoGP 2025(ekbisntb.com/kir)

Lombok (ekbisntb.com) – Sehari jelang gelaran MotoGP Mandalika, Dorna Sport bersama FIM resmi merilis kalender balapan MotoGP untuk musim balap tahun 2025 mendatang, Kamis, 26 September 2024. Pertamina Mandalika International Circuit dipastikan tetap akan menggelar salah satu seri balapan MotoGP dari total 22 seri balapan yang direncanakan di musim depan.

Balapan MotoGP 2025 mendatang bakal mentas di 18 negara di lima benua. Dalam hal ini Thailand berkesempatan menggelar seri pembuka pada 28 Februari sampai 2 Maret 2025. Adapun Sirkuit Mandalika bakal menggelar seri ke 18 pada pada 3 sampai 5 Oktober 2025 seusai balapan di Jepang, sepekan sebelumnya.

Musim balap MotoGP 2025 juga menandai kembalinya Sirkuit Brno Ceko dalam daftar penyelenggara balapan MotoGP yang akan berlangsung pada 18-20 Juli 2025. Kemudian ada juga Hungaria bakal menjadi negara debutan yang menggelar MotoGP di tahun tersebut.

Sementara India serta Kazaksthan yang urung mengelar MotoGP tahun ini tidak masuk dalam kalender balapan MotoGP yang dirilis Dorna bersama FIM.

Penunjukan GP Thailand sebagai seri pembuka balapan MotoGP bakal menjadi sejarah tersendiri. Di mana setelah 25 tahun untuk pertama kalinya seri pembuka balapan MotoGP digelar di negara ASEAN dan menjadi yang pertama bagi Thailand. Sirkuit Buriram sekaligus berkesempatan menjadi lokasi tes pra musim bersama Sirkuit Sepang Malaysia.

“Untuk pertama kalianya setelah 25 tahun, seri pembuka MotoGP diselenggarakan di negara ASEAN,” tulis FIM dalam keterangannya. (kir)

Emas Antam Kamis Turun Tipis Rp2.000 Jadi Rp1,461 juta per gram

0
Emas Antam(ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) yang dipantau dari laman Logam Mulia, Kamis pagi, turun sedikit Rp2.000, setelah sehari sebelumnya melonjak Rp20.000. Sehingga kini harga emas per gram Rp1.461.000.

 

Adapun harga jual kembali (buyback) emas batangan pada Kamis (26/9), menjadi Rp1.301.000 per gram.

 

Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017.

 

Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP.

 

PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

 

Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di laman Logam Mulia Antam pada Kamis:

 

– Harga emas 0,5 gram: Rp780.500

 

– Harga emas 1 gram: Rp1.461.000

 

– Harga emas 2 gram: Rp2.862.000

 

– Harga emas 3 gram: Rp4.268.000

 

– Harga emas 5 gram: Rp7.080.000

 

– Harga emas 10 gram: Rp14.105.000

 

– Harga emas 25 gram: Rp35.137.000

 

– Harga emas 50 gram: Rp70.195.000

 

– Harga emas 100 gram: Rp140.312.000

 

– Harga emas 250 gram: Rp350.515.000

 

– Harga emas 500 gram: Rp700.820.000

 

– Harga emas 1.000 gram: Rp1.401.600.000

 

Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP.

 

Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22. (ant)

Presiden Sebut Harga Beras di RI Mahal Dipicu Harga Skema FOB

0
Presiden Indonesia Jokowidodo(ekbisntb.com/ant)

Kalimantan Timur (ekbisntb.com) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara soal harga beras di Indonesia yang dinilai mahal, dan mengatakan hal itu dipicu oleh harga beras impor yang dihitung dengan skema “free on board” atau FOB.

Pernyataan Presiden Jokowi itu merespons soal anggapan harga beras di Indonesia yang lebih mahal dibandingkan harga beras di negara-negara anggota ASEAN.

“Coba dilihat harga beras FOB itu berapa kira-kira 530 sampai 600 US dollar ditambah cost freight kira kira 40 US (dollar) coba dihitung berapa. Kalau mau membandingkan itu harusnya itu di konsumen. Itu akan kelihatan,” kata Presiden Jokowi, usai meninjau Gudang Bulog Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Kamis.

Presiden menilai bahwa harga beras impor dengan skema FOB itu sudah terbilang mahal, yakni 530-600 dolar AS per ton atau sekitar Rp8 juta sampai Rp9 juta per ton.

Kemudian, ada juga biaya pengiriman barang melalui laut atau “cost freight” yang harus dibayar Indonesia sebagai pengimpor beras, yakni sebesar 40 dolar AS per ton atau sekitar Rp600 ribu per ton.

Dari paparan tersebut, dapat dikalkulasikan harga beras impor menjadi Rp8,6 juta sampai Rp9,6 juta per ton atau sekitar Rp8.600 sampai Rp9.600 per kg.

Sementara itu berbicara tentang pendapatan petani yang dianggap rendah oleh Bank Dunia, Presiden menekankan bahwa harga jual petani dipengaruhi oleh harga beras atau gabah kering panen, jika tidak ada distorsi di lapangan.

Saat ini, Badan Pangan Nasional (Bapanas) menjaga agar harga gabah kering panen di tingkat petani pada level Rp6.000 per kg, agar petani tetap mendapat untung dan di sisi lain harga beras di tingkat konsumen masih terkendali.

“Cek di petani harga gabah berapa. Dulu Rp4.200 (per kg) sekarang Rp6.000 (per kg). Itu gabah ya bukan beras, dari situ kelihatan NTP juga dicek di lapangan,” kata Presiden Jokowi pula. (ant)

Menparekraf pastikan tarif batas atas hotel jelang MotoGP Mandalika

0
Seorang pengunjung berjalan di depan kamar hotel di Cakranegara belum lama ini. Kemenparekraf memastikan tarif batas atas hotel jelang MotoGP (ekbisntb.com/cem)

Yogyakarta (ekbisntb.com) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno memastikan pemberlakuan tarif batas atas sewa kamar hotel di sekitar Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB menjelang penyelenggaraan MotoGP Mandalika pada 27-29 September 2024.

Sandiaga saat ditemui di Gedung Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Kamis, menyebut penerapan batas atas sebagai solusi mencegah tarif hotel di kawasan itu naik tajam.

“Di ring pertama kita sudah memberikan batas atas daripada tarif hotel,” ujar dia.

Sebagai alternatif lokasi menginap bagi para pengunjung atau wisatawan selama event internasional itu berlangsung, menurut Sandi, saat ini banyak tersedia fasilitas akomodasi di desa-desa wisata di sekitar kawasan Sirkuit Mandalika.

“Kita menyarankan banyak sekali sekarang dibangun fasilitas akomodasi yang eco-friendly di desa-desa wisata maupun homestay. Itu menjadi alternatif untuk di ring satu,” kata dia.

Sementara itu, di luar kawasan ring satu, seperti di Mataram dan Senggigi, menurut Sandi, masih banyak kamar hotel yang tersedia untuk dipesan para penonton MotoGP.

“Okupansi masih di bawah 70 persen jadi masih sangat bisa untuk dipesan untuk para penonton motoGP,” ujar dia.

Sebelumnya, Salahuddin Uno menargetkan sebanyak 100.000 kunjungan wisatawan selama event internasional balapan MotoGP di Mandalika.

Dia meyakini kunjungan wisatawan manca negara dapat lebih banyak lagi dibanding dengan event-event internasional lain di Tanah Air.

“Target kita kurang lebih 100.000 seperti tahun sebelumnya. Karena memang kapasitasnya segitu, jadi kita harapkan ada peningkatan kualitasnya,” kata Sandi di Tangerang, Kamis 26 September 2024. (ant)

Menteri Sandiaga: “Hosting fee” MotoGP Mandalika 2024 Sesuai Mekanisme

0
Sandiaga Uno(ekbisntb.com/ant)

Yogyakarta (ekbisntb.com) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menjamin pembayaran biaya penyelenggara atau hosting fee balap motor Grand Prix alias MotoGP Mandalika 2024 dirampungkan sesuai mekanisme yang ada.

“‘Hosting fee sudah selesai. Kita akan sesuai mekanisme hosting fee,” ujar Menteri Sandiaga saat ditemui di Gedung Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Kamis.

Sandiaga menjelaskan sesuai mekanisme yang ada, hosting fee penyelenggaraan MotoGP Seri Indonesia dengan besaran total Rp231 miliar dibayarkan selama dua tahap.

Menurut dia, untuk tahap pertama dibayarkan beberapa saat sebelum ajang MotoGP Mandalika berlangsung dan berikutnya dibayarkan setelah kejuaraan internasional itu selesai.

“Metode pembayarannya adalah dua kali dalam periode beberapa saat sebelum MotoGP dan mungkin satu bulan setelah MotoGP,” tutur Menparekraf.

Sebelumnya, pada Rabu 18 September 2024 pekan lalu, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) menyatakan pembayaran hosting fee kepada Dorna sport sedang dalam proses dan dipastikan ajang MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika, 27-29 September 2024 tetap digelar.

“Pembayaran hosting fee MotoGP cukup banyak yang mendukung. Artinya perlombaan dipastikan tetap berlangsung,” kata Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka.

Ia mengatakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI memberikan perhatian khusus terkait dengan hosting fee MotoGP Indonesia 2024.

Selain itu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI direncanakan kembali memberikan dukungan untuk ajang MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah Lombok Tengah yang telah memiliki wacana untuk mendukung pembayaran hosting fee ajang MotoGP Indonesia tersebut, meskipun secara resmi belum disampaikan.

Selain itu, untuk persiapan ajang MotoGP Indonesia 2024 telah mencapai 95 persen dan dipastikan bisa berjalan dengan baik, karena ajang ini tidak dilaksanakan tahun ini saja, tapi telah dilaksanakan sebelumnya.

Pada 27-29 September 2024, Indonesia menjadi tuan rumah MotoGP untuk ketiga kalinya. Seri kejuaraan balap sepeda motor itu berlokasi pada Sirkuit Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

MotoGP Mandalika 2024 dirancang menjadi pergelaran yang inklusif, tidak hanya untuk para penggemar otomotif, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat. (ant)