Friday, April 10, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 530

Jaminan Keamanan dan Jumlah Event di Sirkuit Mandalika Jadi Jualan ITDC ke Investor

0
Troy Reza Warokka (ekbisntb.com/ris)

Lombok (ekbismtb.com) – Manajemen PT. Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) memfokuskan pada jaminan keamanan dan peningkatan jumlah event di Sirkuit Mandalika sebagai salah satu daya tarik investasi di kawasan Mandalika. Termasuk event MotoGP Mandalika diakui telah menjadi magnet yang besar bagi perusahaan yang akan menanamkan investasinya.

Direktur Komersial ITDC Troy Reza Warokka mengatakan, ada beberapa investor asing dan lokal yang akan datang ke Mandalika untuk menanamkan investasinya. Namun demikian semuanya membutuhkan proses dan waktu untuk mempersiapkan investasinya.

“Yang paling penting bagaimana membuat investor nyaman untuk berinvestasi di Mandalika. Jaminan keamanan yang paling penting dan jaminan konten. Karena kita harus yakinkan bahwa sirkuit itu full dengan aktivitas, karena salah satu daya tariknya adalah konten atau kegiatan balap dan segala macam,” kata Troy Reza Warokka kepada wartawan kemarin.

ITDC sebagai sebagai pengembang kata Troy melakukan hal-hal yang kongkret untuk kemajuan kawasan. Pelaksanaan MotoGP 2024 dengan 121 ribu penonton memiliki dampak yang besar. Banyak pihak yang memberikan apresiasi dan menumbuhkan kesempatan untuk berbisnis di masa yang akan datang.

Ia menjelaskan, salah satu investor yang sedang mengurus investasinya adalah hotel Jambuluwuk yang akan dibangun di kawasan Kuta. Investor sedang menyiapkan masalah desain, lahan, air, dan lain sebagainya sebelum mulai membangun.

“Kita harus menghargai ada proses-proses yang harus dilakukan. Namun ITDC mengingatkan ada jangka waktu. Jangan kelamaan karena kita harus melakukan pergerakan pertumbuhan lebih cepat,” katanya.

Secara umum kata Troy, pihaknya sudah melakukan evaluasi terhadap investor yang terlalu lama tak melakukan pembangunan. Evaluasi dilakukan untuk memberikan gambaran investor yang serius melakukan investasi atau mereka yang sedang memiliki kendala tertentu.

Sebelumnya, Direktur Operasi ITDC, Wenda R Nabiel beberapa waktu lalu mengatakan, tingkat keterisian event di Sirkuit Mandalika pada 2024 mencapai 250 event dalam setahun dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika ini telah ditetapkan menjadi salah satu kawasan destinasi pariwisata prioritas.

Ia mengatakan semakin banyak event yang digelar di KEK Mandalika ini diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan, sehingga ekonomi masyarakat atau para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) bergerak.

“Artinya event yang dilaksanakan bisa memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, baik itu jasa transportasi, hotel, restoran dan UMKM,” katanya.(ris)

Curah Hujan Mulai Meningkat, NTB Siap Masuki Musim Hujan

0
Ilustrasi Hujan(ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Curah hujan di sebagian wilayah NTB mulai meningkat. Pada periode 1 – 10 November 2024, terdapat peluang curah hujan di atas 150 mm/dasarian di sebagian kecil Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat bagian Utara dengan probabilitas 50 – 70 persen. Terdapat juga potensi curah hujan pengan probabilitas 50 – 100 mm/dasarian yang terjadi di hampir seluruh Pulau Lombok dan sebagian Pulau Sumbawa Bagian Barat dengan probabilitas 50 hingga di atas 90 persen.

Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Nusa Tenggara Barat Yuhanna Maurits mengatakan, berdasarkan monitoring, analisis dan prediksi curah hujan dasarian, terdapat indikasi curah hujan tinggi dengan level waspada seperti di Kabupaten Lombok Barat terutama di Kecamatan Lingsar dan Kecamatan Narmada. Selanjutnya prakiraan curah hujan tinggi ada di Kabupaten Lombok Tengah terutama di Kecamatan Batukliang, Batukliang Utara, Jonggat, Praya, dan Kecamatan Pringgarata.

“Curah hujan di seluruh wilayah NTB pada dasarian III Oktober 2024 secara umum berada pada kategori rendah 0 – 50 mm/dasarian hingga menengah 51 – 150 mm/dasarian . Sifat hujan pada dasarian III Oktober 2024 di wilayah NTB secara umum dalam kategori bawah normal, namun demikian terdapat pula wilayah dengan kategori sifat hujan normal dan atas normal. Curah hujan tertinggi di pos hujan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara sebesar 151 mm/dasarian,” kata Yuhanna Maurits dalam keterangannya, Kamis, 31 Oktober 2024.

Ia mengatakan, saat ini wilayah NTB dalam periode peralihan musim kemarau menuju musim hujan. Adanya potensi hujan yang cukup signifikan pada 10 hari mendatang, masyarakat dihimbau agar tidak membuang sampah pada saluran air dan membersihkan drainase untuk mengantisipasi terjadinya luapan air saat hujan terjadi. Masyrakat juga perlu mewaspadai adanya potensi terjadi hujan dan angin kencang yang dapat terjadi secara tiba – tiba, khususnya pada periode peralihan musim seperti sekarang ini.

“Tetap perhatikan informasi BMKG guna mengantisipasi dampak bencana maupun kerugian dalam perencanaan kegiatan Anda ke depan dan tetap selalu menjaga kesehatan,” pesannya.(ris)

Pasca MotoGP, Keterisian Kamar Hotel di Kawasan Mandalika Kuta Tetap Tinggi

0
Sejumlah wisatawan tengah memesan kamar hotel di kawasan Kuta, Pasca event MotoGP angka kunjungan wisatawan di kawasan The Mandalika, Kuta dan sekitarnya tercatat masih cukup tinggi.(ekbisntb.com/kir)

Lombok (ekbisntb.com) – Angka kunjungan wisatawan di kawasan Mandalika, Kuta dan sekitarnya pasca gelaran event MotoGP tercatat masih tetap tinggi. Hal itu bisa dilihat dari masih tingginya tingkat keterisian kamar hotel di hotel-hotel di kawasan The Mandalika dan sekitarnya yang mencapai diatas 50 persen. Padahal bulan Oktober hingga November itu termasuk low season.

Kunjungan wisatawan baru akan naik kembali pada bulan Desember hingga pergantian tahun. “Kita melihat geliat pariwisata di Lombok Tengah (Loteng) khususnya kawasan The Mandalika dan sekitarnya sudah mulai normal. Pasca gelaran MotoGP bila hari. Terbukti dengan cukup tingginya angka kunjungan wisatawan saat ini,” ungkap Ketua Mandalika Hotel Assocation (MHA) Samsul Bahri, kepada Ekbis NTB, Kamis, 31 Oktober 2024.

Jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya sejak pademi Covid-19 melanda, tingkat keterisian kamar hotel di kawasan The Mandalika, Kuta hanya sekitar 20 persen. Maksimal sampai 30 persen. Karena memang periode sekarang termasuk priode low season. Tapi nyatanya, tahun ini angka kunjungan cukup tinggi. Dengan tingkat keterisian kamar hotel diatar 50 persen.

Artinya, ada peningkatan prosentase tingkat keterisian kamar hotel antara 20 sampai 30 persen dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. “Semoga ini menjadi pertanda baik bagi dunia pariwisata di Loteng. Bahwa pasca pandemic Covid-19 pariwisata Loteng perlahan sudah mulai kembali normal,” imbuhnya.

Lebih lanjut Samsul Bahri mengatakan, bicara peningkatan angka kunjungan wisatawan tentu tidak bisa hanya dilihat dari satu aspek saja. Banyak aspek yang juga turut berperan dalam mendorong angka kunjungan wisatawan. Baik itu aspek kebutuhan wisatawan itu sendiri maupun aspek promosi dan lainnya.

“Kita melihat cukup tingginya angka kunjungan wisatawan saat ini selain karena adanya kebutuhan dari wisatawan itu sendiri untuk berwisata. Masifnya promosi juga berperan besar dalam mendorong meningkatnya kunjungan wisatawan sejauh ini,” terangnya.

Tinggal sekarang peran serta masyarakat dan pemerintah di daeerah untuk bisa terus menjaga stabilitas keamanan. Supaya wisatawan mau dan betah untuk berwisata di daerah ini. Tanpa itu semua sulit untuk bisa mendongkrat angka kunjungan wisatawan di daerah.

“Membangan pariwisata adalah kerja bersama. Semua pihaknya memainkan peran penting. Dalam upaya mendorong pariwisata di daerah ini semakin maju dan berkembang,” pungkas Samsul. (kir)

Karantina NTB Pastikan Buah Impor yang Beredar di Pasaran Aman

0
Kepala Balai Karantina NTB, Agus Mugianto(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Balai Karantina Provinsi NTB memastikan buah-buah impor yang masuk dan beredar di pasaran aman dikonsumsi.

Pernyataan ini disampaikan, menyusul beredarnya kabar buah impor, khususnya anggur muscat mengandung residu pestisida tinggi yang berisiko terhadap kesehatan konsumen.

Dalam keterangan resmi yang disampaikan Badan Karantina Indonesia, dinyatakan, seluruh komoditas hewan, ikan dan tumbuhan termasuk produknya, seperti buah yang masuk ke Indonesia telah melalui proses pengawasan dan pemeriksaan karantina. Badan Karantina Indonesia (Barantin) melakukan proses pemeriksaan komoditas pangan impor yaitu di pre-border dan at-border.

Pemeriksaan pre-border dilakukan saat komoditas tersebut belum masuk ke Indonesia, yaitu dilakukan analisis risiko di negara asal. Sedangkan pemeriksaan karantina at-border dilakukan secara fisik, dokumen maupun pemeriksaan laboratorium setiap kali komoditas tersebut masuk melalui tempat pemasukan seperti pelabuhan dan bandara, yang bertujuan untuk memastikan bahwa komoditas tersebut telah memenuhi persyaratan karantina termasuk persyaratan keamanan pangan sesuai yang dipersyaratkan.

Barantin melakukan analisis risiko terhadap komoditas buah impor baik terhadap kemungkinan terbawanya hama dan penyakit melalui media pembawa tersebut, juga risiko kemanan pangannya. Hal tersebut sesuai mandat Undang-Undang No 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan yang mengamanatkan tentang pengawasan dan/atau pengendalian terhadap keamanan pangan dan mutu pangan.

Selain itu fungsi pencegahan masuknya organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK) dan pengawasan keamanan pangan segar asal tumbuhan terhadap seluruh media pembawa telah dilakukan melalui sistem karantina digital pre-border yang sudah terintegrasi yaitu melalui Prior Notice. Melalui Prior Notice, seluruh pelaku usaha di negara asal wajib mengirimkan dokumen pendukung sebagai langkah antisipasi sebelum komoditas tersebut sampai di Indonesia.

Dengan demikian, prosedur pemasukan komoditas ke Indonesia tidak hanya lebih cepat, tetapi juga lebih aman dan memenuhi aspek biosecurity protection. Data dari Pusat Data dan Sistem Informasi Barantin, bahwa total sertifikasi pemasukan impor anggur ke Indonesia dari Januari hingga September 2024 adalah sebanyak 78.538 ton dari berbagai negara seperti dari China, Australia, Peru, Chile, dan India. Sedangkan khusus untuk Anggur Muscat dari China, jumlah pemasukan sesuai sertifikasi karantina yaitu sebanyak 681 ton selama periode Januari hingga September 2024.

Setiap importasi buah anggur telah dilakukan pengujian residu pestisida termasuk Klopirifos (Chlorpyirifos) di negara asal oleh laboratorium terakreditasi yang telah diregistrasi oleh Barantin dan dibuktikan dengan sertifikat hasil uji atau certificate of analysis (COA).

Barantin juga melakukan monitoring terhadap komoditas yang dimasukkan ke dalam wilayah NKRI dengan pengambilan sampel dan pengujian keamanan pangan (termasuk residu pestisida, logam berat, mikotoksin dan cemaran mikrobiologi). Monitoring ini bertujuan untuk menjaga dan memastikan kepatuhan negara pengekspor dalam pemenuhan persyaratan karantina untuk keamanan pangan.

Sebagai informasi, ada 3.561 jenis Pangan Segar Asal Tumbuhan/ PSAT, seperti apel, anggur, beras, kiwi, kedelai, bawang, jamur, seledri, brokoli, strawberi, kacang almond, jeruk, dan cabai kering juga telah dilakukan monitoring pengujian terhadap keamanan pangan, termasuk di dalamnya ada 772 pengujian terhadap anggur dengan parameter pestisida.Hasil monitoring terhadap produk impor buah anggur oleh Barantin hingga saat ini menunjukkan hasil dibawah ambang batas residu.

Kepala Balai Karantina NTB, Agus Mugianto melalui Syarron Hudiwaku, Ketua Tim Kerja Karantina Tumbuhan Balai Karantina NTB, Kamis, 31 Oktober 2024 menegaskan, NTB tidak termasuk pintu masuk impor buah segar.

Pada Permentan nomor 42 tahun 2012, pemasukan buah segar di wilayah RI hanya ada di empat pintu masuk. Diantaranya, Pelabuhan Tanjung Perak (Surabaya), Pelabuhan Laut Belawan Medan, Badan Udara Soekarno Hatta, dan Pelabuhan Laut Soekarno Hatta Makasar (Sulawesi).

“Setiap ada buah impor segar yang masuk dari pintu-pintu masuk ini. biasanya dilakukan pengujian langsung. Karena NTB bukan merupakan pintu masuk, sehingga kita tidak melakukan pengujian langsung di NTB,” ujarnya.

Mengacu pada hasil pengujian yang dilakukan pada setiap pintu masuk, setiap buah segar yang beredar berarti sudah aman dari residu dibawah ambang batas.

“Per September (2024) ini, masih menunjukkan residu dibawah ambang batas. Masih aman,” tandasnya.(bul)

Erick Thohir Bentuk PMO untuk Solusi Harga Tiket Pesawat-Pariwisata

0
Aktifitas bandara(ekbisntb.com/bul)

Jakarta (ekbisntb.com) – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendorong pembentukan tim Project Management Officer (PMO) untuk menangani persoalan harga tiket pesawat yang saat ini dinilai mahal, serta memperkuat pengembangan sektor pariwisata nasional.

Erick di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa untuk membentuk tim tersebut, dirinya telah menemui Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi pada Selasa (29/10), hingga hari ini mengundang Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana untuk membahas pengembangan sektor pariwisata dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami akan membentuk tim bersama untuk memberikan solusi. Kalau dulu bicara Satgas, atau versi saya PMO, itu sama saja tujuannya untuk menyelaraskan semua kebijakan untuk menjadi sebuah satu keputusan yang bisa memberikan solusi termaksud tadi mengenai harga tiket (pesawat),” kata Erick seusai pertemuan dengan Menpar Widiyanti Putri Wardhana.

Erick menyatakan bahwa tim yang akan dibentuk bertujuan untuk memberikan solusi komprehensif terkait isu tiket pesawat, dengan pendekatan kolaboratif antarkementerian.

Dia menekankan pentingnya keselarasan kebijakan agar keputusan yang diambil dapat efektif dan memberikan solusi nyata bagi sektor pariwisata.

“Karena tidak mungkin kita ini bekerja sendiri-sendiri,” ujarnya.

Erick mengingatkan bahwa kompleksitas permasalahan pariwisata tidak bisa dianggap sepele, karena memerlukan perubahan mendasar pada regulasi yang ada.

Dia juga menyoroti perlunya kerja sama antara kementerian untuk mencapai tujuan yang sama, terutama dalam sektor pariwisata yang saling berkaitan.

“Di Magelang (Presiden) Pak Prabowo itu, (arahannya) salah satunya bagaimana dengan background kita yang berbeda-beda, itu dijadikan satu, menjadi bagaimana penugasan yang diminta oleh Pak Prabowo itu bisa dijalankan dengan baik,” jelasnya.

Erick menegaskan bahwa tim PMO akan segera terbentuk dalam satu hingga dua minggu ke depan untuk mulai meninjau kebijakan yang relevan.

“Jadi konteksnya nanti sama-sama, mungkin satu, dua minggu, insya Allah nanti timnya sudah terbentuk dan sudah mulai bisa mereview segala kebijakan atau pun turunan dari pada kebijakan untuk bisa diimplementasikan secara baik,” imbuh Erick.

Di tempat yang sama, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menekankan pentingnya keterlibatan lintas kementerian dan lembaga dalam mengatasi isu aksesibilitas transportasi menuju ke destinasi pariwisata.

Menurutnya, kerja sama juga diperlukan untuk memastikan harga tiket pesawat menjadi lebih terjangkau bagi wisatawan.

Hal ini diharapkan dapat mendorong kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) dan wisatawan nusantara (Wisnus) ke destinasi wisata yang ada di Indonesia.

“Mengenai aksesibilitas transportasi, harga tiket yang terjangkau kita harus segera atasi bersama K/L yang lainnya supaya Wisman dan Wisnus bisa datang (ke objek wisata) di Indonesia (tiket pesawatnya) lebih murah,” kata Widiyanti. (ant)

Mendag Sebut Produk Lokal Harus Punya Daya Saing

0
Menteri Perdagangan RI Budi Santoso (ekbisntb.com/ant)

Sukoharjo (ekbisntb.com) – Menteri Perdagangan RI Budi Santoso menyebutkan produk lokal harus punya daya saing agar bisa menguasai pasar global.

“Saya sering bilang kita ada tiga program, yang pertama pengamanan pasar dalam negeri. Bagaimana pasar Indonesia yang besar diisi barang-barang dalam negeri, caranya harus punya daya saing,” kata Mendag Budi Santoso saat melakukan kunjungan kerja di PT Mulya Abadi Indocarpentry di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis.

Menurut dia, sering kali barang lokal kalah dengan barang impor karena barang dari impor memiliki kualitas yang lebih bagus.

“Jangan hanya karena dari dalam negeri terus daya saing kita rendah. Jadi yang pertama kita harus punya daya saing,” katanya.

Selanjutnya, yang harus dilakukan adalah perluasan pasar ekspor. Ia mengatakan dalam waktu dekat akan menyelesaikan perjanjian bilateral dengan Kanada, Peru dan Rusia.

“Mudah-mudahan tiga bulan ini selesai, tujuannya untuk memperluas pasar. Jadi ada perundingan yang harus dilakukan,” katanya.

Untuk program ketiga adalah melakukan peningkatan UMKM bisa ekspor.

“Artinya ketika kita menargetkan ekspor ke suatu negara itu ekspor totalnya berapa, di dalamnya target ekspor untuk UMKM berapa. Bagaimana memajukan UMKM supaya bisa go global,” katanya.

Ia mengatakan hingga saat ini rasio kewirausahaan di dalam negeri baru mencapai 3,47 persen. Sedangkan untuk menjadi negara maju syarat rasio kewirausahaan mencapai 10-12 persen.

“Kami dari sektor perdagangan yang dilakukan adalah bagaimana UMKM-UMKM yang siap ekspor bisa ekspor dan kami bisa melakukan pemasaran di luar negeri,” katanya.

Ia mengatakan saat ini Pemerintah RI memiliki lebih dari 40 perwakilan perdagangan di luar negeri. Tugas mereka adalah bagaimana memasarkan produk-produk Indonesia khususnya produk UMKM.

“Salah satu andalan kami adalah furnitur. Tadi ada permintaan agar tahun depan fokus ke rotan, nanti kami akan lakukan pendampingan desain untuk buat prototype produk khusus dari rotan,” katanya.

Selanjutnya, pihaknya juga akan membuat pameran secara internasional.

“Produk rotan kan raw material-nya dari Indonesia, seharusnya kalau produk bagus nggak ada lain selain Indonesia. Kan kita nggak boleh ekspor bahan mentah, harus barang jadi. Nah yang kami lakukan desain yang bagus biar bisa masuk ke negara-negara asing,” katanya. (ant)

Pertamina Distribusikan BBM ke Wilayah 3T Sebagai Langkah Strategis

0
Pertamina Distribusikan BBM ke Wilayah 3T Sebagai Langkah Strategis(ekbisntb.com/ant)

Tarakan (ekbisntb.com) – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penyediaan energi di wilayah terpencil, dengan melakukan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) ke daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) di Krayan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

“Kami berkomitmen untuk memastikan pasokan energi yang berkelanjutan di wilayah 3T. Dengan menggunakan pesawat, kami dapat menjangkau daerah yang sulit dijangkau oleh transportasi darat, sehingga masyarakat di wilayah Kabupaten Nunukan dapat memperoleh akses BBM yang lebih baik,” kata Area Manager Communication, Relation, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Arya Yusa Dwicandra di Tarakan, Kamis.

Distribusi ini dilakukan hingga tiga kali dalam sehari menggunakan pesawat jenis Air traktor dan Grand Caravan, yang mampu mengangkut hingga 1.400 liter BBM dalam sekali terbang.

Hingga Bulan Oktober Tahun ini telah disalurkan BBM 493 KL jenis Pertalite dan 511 KL Jenis Bio solar. BBM ini didistribusikan ke SPBU Kompak yang ada di Kecamatan Krayan Induk, Krayan Timur, Krayan Barat dan Krayan Selatan.

Distribusi BBM via udara di wilayah 3T menghadapi sejumlah kendala yang kompleks.

“Kendala Cuaca seperti angin kencang dan cuaca ekstrim sering mengganggu penerbangan, mengakibatkan keterlambatan pengiriman. Selain itu, infrastruktur yang kurang memadai, seperti bandara kecil dan minimnya fasilitas penyimpanan, memperumit proses distribusi, ungkap Arya.

Penyaluran ini merupakan bagian dari program strategis Pertamina dalam mendukung ketahanan energi nasional dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah terpencil.

Dengan adanya BBM yang tersedia, diharapkan kegiatan ekonomi dan mobilitas masyarakat di Krayan dapat meningkat.

PT Pertamina Patra Niaga akan terus berinovasi dan berupaya untuk menjangkau seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah yang memiliki tantangan geografis.

Melalui program ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan wilayah dan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai sub holding Commercial & Trading dari PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen untuk menyalurkan energi kepada masyarakat.

“Kami juga menyiagakan layanan kontak Pertamina 135 yang diperuntukkan bagi masyarakat atau konsumen yang ingin memesan dengan layanan delivery service BBM dan LPG (produk non subsidi) serta membuka layanan pencarian informasi, masukan dan saran,” kata Arya. (ant)

Kemenkop Usulkan Agar Koperasi Dilibatkan dalam Swasembada Pangan

0
(ekbisntb.com/ant)

Jakarta (ekbisntb.com) – Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan bahwa Kementerian Koperasi akan mengusulkan agar nantinya koperasi-koperasi di sektor produktif yang memproduksi pangan dapat dilibatkan dalam program makan bergizi hingga swasembada pangan.

Menurut Ferry, langkah ini sejalan dengan visi untuk memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi nasional. Swasembada pangan menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Prabowo meyakini Indonesia bisa mencapai swasembada pangan paling tidak empat hingga lima tahun ke depan.

Dalam program Astacita yang dicanangkan untuk lima tahun mendatang, Prabowo-Gibran telah memiliki beberapa program kerja yang akan dilakukan untuk mewujudkan swasembada pangan, di antaranya melanjutkan dan menyempurnakan program kawasan sentra produksi pangan atau food estate secara berkelanjutan, terutama untuk komoditas padi, jagung, singkong, kedelai, dan tebu.

Ditargetkan minimal 4 juta hektare tambahan luas panen tanaman pangan tercapai pada 2029.

Pemerintah juga saat ini tengah menggencarkan program cetak sawah baru seluas 3 juta hektare guna memastikan ketahanan pangan di tengah tantangan global dan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat.

Kementerian Koordinator Bidang Pangan mengumumkan akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp139,4 triliun untuk mendukung program swasembada pangan pada 2025. Dana itu akan digunakan untuk berbagai program strategis yang dirancang untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional serta memberikan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.

Berdasarkan data dari Laporan Kinerja Kementerian Koperasi dan UKM pada 2023, jumlah koperasi di Indonesia ada 130.354 unit.

Dari jumlah tersebut, jenis koperasi terbanyak adalah jenis koperasi konsumen sebanyak 71.315 unit, koperasi produsen sebanyak 26.969 unit.

Kemudian, koperasi simpan pinjam sebanyak 18.699 unit, koperasi jasa 9.114 unit, dan koperasi pemasaran sebanyak 4.257 unit. (ant)

Pemprov NTB Sudah Gelar 23 Kali GPM untuk Stabilisasi Harga Bapok Strategis

0
Plh. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB, Muhammad Suadi meninjau langsung kegiatan GPM ke 23 yang digelar di Lapangan Pagutan, Kota Mataram(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Pemprov NTB melalui Dinas Ketahanan Pangan sudah memggelar 23 kali kegiatan operasi pasar atau Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok (Bapok) strategis. GPM ke 23 digelar di Lapangan Pagutan, Kota Mataram, Kamis, 31 Oktober 2024.

Seperti biasa, masyarakat cukup antusias berbelanja di lokasi GPM. Karena harga bahan pokok dijual dengan harga dibawah harga pasar. Sehingga tak sampai setengah hari, kebutuhan pokok yang dijual laku keras.

“Ini cukup membantu. Karena harga jual barang-barangnya lebih murah. Terutama beras,” kata Devi, salah seorang ibu rumah tangga yang berbelanja di GPM.

Bahkan diharapkan, kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan setiap hari. Karena selain harga yang relative murah, tak perlu jauh-jauh ke pasar untuk mendapatkan kebutuhan dapur.

Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Nusa Lestari dari Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah juga dilibatkan dalam GPM ini. ketuanya, Zakiruddin mengatakan, dalam setiap kegiatan GPM, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB selalu melibatkannya untuk menyediakan beras.

“Sekali ikut GPM kami siapkan 1 ton beras. Rata- rata kualitas berasnya medium super. Dijual dengan harga Rp13.000 per kilo, kalau di pasaran harganya Rp14.000 per kilo,” katanya.

Pengembangan Usaha Pangan Masyaraka (PUPM) binaan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB ini selalu ikut GPM, karena antusias belanja masyarakat cukup tinggi. Tanpa harus jualan di pasar – pasar.

Sementara itu, Plh. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB, Muhammad Suadi menyebut, tahun 2024 ini sebanyak 29 kali kegiatan GPM digelar di Provinsi NTB. Sudah 23 kali digelar, tinggal 6 kali lagi dalam dua bulan diakhir tahun ini.

“Tahun ini kita gelap GPM 29 kali. 14 kali didukung APBN anggarannya, dan 15 kali didukung APBD NTB,” terangnya.

Suaidi menambahbakan, GPM digelar dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan. Mendekatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pangan strategis. Dan alternatif untuk mengendalikan inflasi.

Setiap kali GPM, selaim melibatkan PUPM, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB juga bekerjasama dengan stakeholder terkait. Diantaranya, Bank Indonesia, Perum Bulog, dan ritel modern, selain bekerjasama dengan OPD terkait lingkup Pemprov NTB seperti Dinas Pertanian dan Perkebunan, Dinas Perdagangan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, dan Dinas Koperasi dan UMKM.

“OPD-OPD lainnya ini yang menggerakkan kelompok-kelompok tani binaannya untuk ikut menjual komoditas hasil produksinya. Tentu kalau melibatkan kelompok tani binaan atau UMKM binaan, harga barangnya dijual sesuai harga ditingkat petani. Supaya tidak ada selisih harga lagi yang diterima masyarakat,” jelas Suadi.

Menurutnya, GPM cukup efektif untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Terutama saat hari-hari besar keagamaan, atau hari-hari besar nasional.

“Bahkan masyarakat meminta digelar setiap hari ditempatnya. Tapi kan tidak bisa dipenuhi seperti itu. Ada ketentuannya, selain kita pilih usulan dari masyarakat, lokasi GPM juga harus disurvey. Utamanya harus berada di titik-titik keramaian masyarakat,” demikian Suadi.(bul)

Trafik dan Jumlah Pelanggan Indosat di Bali Nusra Terus Meningkat

0
Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH, IDX: ISAT)(ekbisntb.com/bul)

Jakarta (ekbisntb.com) – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH, IDX: ISAT) meraih pertumbuhan finansial yang gemilang di sembilan bulan pertama tahun 2024, didorong oleh fokus pada keunggulan operasional. Indosat melaporkan pertumbuhan pendapatan dua digit, melampaui industri dengan peningkatan substansial di berbagai indikator kunci dari aspek finansial.

Pada sembilan bulan pertama tahun 2024 (9B24), Indosat mencatatkan total pendapatan sebesar Rp41.812 miliar, tumbuh 11,6% Year-on-Year (YoY). EBITDA juga menunjukkan pertumbuhan yang kuat, meningkat 15% YoY menjadi Rp20.000 miliar, menjadikan EBITDA margin perusahaan sebesar 47,8% di 9B24.

Laba Tahun Berjalan yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk sebesar Rp3.878 miliar, melanjutkan rekor profitabilitas kuartal, meningkat 39,1% YoY, melanjutkan tren positif pada pertumbuhan kuartalan Indosat.

Secara berturut-turut, segmen bisnis selular, MIDI, dan Fixed Telecommunications berkontribusi terhadap pendapatan sebesar 84,3%, 14,1%, dan 1,6%. Layanan selular terus menunjukkan dominasinya, meningkat 9,5% YoY yang datang dari peningkatan penggunaan data, sementara segmen MIDI menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 30,2%, didorong oleh Fixed Internet, Fixed Connectivity, dan IT Services. Pergeseran ke arah penyediaan solusi berbasis AI dan digital menjadikan MIDI sebagai kontributor penting bagi bisnis Indosat secara keseluruhan.

Vikram Sinha, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan, hasil ini mencerminkan upaya Indosat dalam menonjolkan keunggulan operasional, alokasi modal yang strategis, dan memanfatkan transformasi berbasis-AI. Kami melanjutkan fokus untuk menghadirkan pengalaman yang mengesankan kepada seluruh pemangku kepentingan serta memastikan kekuatan kinerja finansial seraya menavigasi lanskap telekomunikasi yang terus berkembang.

Kinerja ini merupakan hasil dari strategi yang berfokus pada peningkatan nilai pelanggan serta efisiensi biaya untuk menghasilkan performa solid secara keseluruhan. Belanja modal strategis perusahaan telah menjadi kunci pencapaian ini, dengan investasi yang difokuskan pada peningkatan infrastruktur jaringan, terutama di wilayah pedesaan dan bagian timur Indonesia, serta mendukung perluasan bisnis.

Indosat menambah BTS 4G sebesar 12,5% YoY menjadi 193.562 untuk memenuhi permintaan data yang terus meningkat sambil mempertahankan pengalaman mengesankan bagi pelanggan.

Hal ini memposisikan perusahaan pada pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan. Ekspansi ini mendorong lonjakan lalu lintas data yang naik secara impresif sebesar 12,5% YoY menjadi 12.050 Petabyte (PB) dalam sembilan bulan pertama tahun 2024.

Lebih lanjut, fokus Indosat untuk mendapatkan pelanggan berkualitas berkontribusi signifikan pada peningkatan peningkatan rata-rata pendapatan per pengguna (ARPU) untuk pelanggan seluler menjadi Rp37,7 ribu di sembilan bulan 2024, menandai peningkatan 8,7% atau tiga ribu rupiah dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Selain itu, Indosat terus meningkatkan infrastruktur untuk memastikan cakupan yang kuat dan andal di seluruh Indonesia. Di tengah transformasi ini terdapat integrasi AI yang dimanfaatkan untuk mengoptimalkan operasinya, mendorong inovasi, dan meningkatkan pengalaman pelanggan. Pendekatan ini berhasil meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat posisi kompetitif perusahaan di pasar. Indosat juga menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan global seperti NVIDIA, Microsoft, Google, Mastercard, dan Huawei untuk mendukung inisiatif ini. Beberapa pencapaian penting termasuk peluncuran AI Experience Center dan GPU Merdeka oleh Lintasarta, anak perusahaan Indosat, yang menyediakan layanan cloud berbasis AI. Upaya ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

Dalam komitmennya untuk memberdayakan secara digital, Indosat terus menjembatani kesenjangan digital dan mendukung inklusi digital. Melalui inisiatif seperti IDCamp dan SheHacks, perusahaan aktif dalam memperluas literasi digital dan mempromosikan kesetaraan gender. Hingga saat ini, IDCamp telah membina lebih dari 270.000 siswa, membekali mereka dengan keterampilan penting untuk mendukung ekonomi digital Indonesia.

Indosat juga mendorong agenda Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) dengan menerapkan praktik berkelanjutan, termasuk solusi energi terbarukan, peningkatan keamanan siber, dan penguatan perlindungan privasi data. Selurh inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Indosat untuk membangun masa depan digital Indonesia yang lebih cerah dan inklusif.

“Dengan pendekatan kolaboratif yang terinspirasi dari semangat Gotong Royong, kami senantiasa berkomitmen pada tujuan besar perusahaan dalam memberdayakan Indonesia dan memajukan Indonesia di garis depan ekonomi digital regional,” tutup Vikram.

Trafik dan Jumlah Pelanggan Indosat di Bali Nusra Terus Meningkat

Indosat berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan jaringan di wilayah Bali dan Nusa Tenggara. Pada Kuartal 3-2024, Indosat mencatatkan peningkatan jumlah BTS 4G di Bali Nusra sebesar 9% YoY. Peningkatan infrastruktur ini berkontribusi pada peningkatan trafik data yang mencapai 35,9% YoY.

Seiring dengan peningkatan layanan jaringan, Indosat juga mencatat pertumbuhan jumlah pelanggan yang signifikan di Bali Nusra. Total pelanggan Indosat di Bali Nusra mencapai 2,5 juta pelanggan, meningkat sebesar 11% dibandingkan dengan kuartal yang sama di tahun 2023.

Kedepannya, Indosat akan terus berupaya untuk memberdayakan Indonesia dengan berbagai inisiatif. Tidak hanya melalui perluasan jangkauan layanan dan peningkatan kualitas jaringan, tetapi juga melalui beragam program tanggung jawab sosial. Melalui inisiatif seperti IDCamp dan SheHacks, Indosat secara aktif memperluas literasi digital dan mendukung pengembangan masyarakat. Upaya ini sejalan dengan misi perusahan untuk menghubungkan dan memberdayakan masyarakat, serta memperluas inklusi literasi digital di seluruh Indonesia.(bul)