Tuesday, April 7, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 458

Berbagi Sukacita Natal, Aruna Senggigi Kunjungi Panti Asuhan Shekinah Gloria

0
Manajemen Aruna Senggigi Resort & Convention berkunjung ke Panti Asuhan Yayasan Shekinah Gloria di Mataram, Dalam kunjungan ini, pihak Aruna menyerahkan donasi berupa uang tunai dan kebutuhan panti. (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Sebagai wujud kepedulian sosial dan menyambut Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2025, Aruna Senggigi Resort & Convention melakukan kunjungan ke Panti Asuhan Yayasan Shekinah Gloria di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Kamis, 19 Desember 2024.

Panti Asuhan Yayasan Shekinah Gloria menampung anak-anak yatim/piatu serta anak-anak dari keluarga kurang mampu di daerah terpencil di Provinsi Nusa Tenggara Barat serta dari Provinsi Papua.

Dalam kunjungan ini, Aruna Senggigi memberikan donasi berupa uang tunai dan berbagai kebutuhan panti. “Kami mengadakan kunjungan dengan tujuan berbagi suka cita Natal dengan adik-adik Panti Asuhan. Selain itu, kunjungan ini juga merupakan salah satu program CSR (Corporate Social Responsibility) yang telah rutin dilaksanakan,” ungkap Masharudin, Human Resources Manager Aruna Senggigi Resort & Convention.

Tidak hanya penyerahan bantuan, pada kunjungan kali ini, Aruna Senggigi juga mengadakan sharing session untuk memberikan motivasi kepada anak-anak Panti Asuhan. Motivasi disampaikan oleh Rudin – Chief Operating Officer Topotels Hotels & Resorts (operator hotel yang menaungi Aruna Senggigi Resort & Convention) yang mencakup motivasi belajar serta practical life skill yang diperlukan agar anak-anak Panti Asuhan bisa menjadi pribadi mandiri dan berdaya saing.

Kedatangan tim Aruna Senggigi disambut baik oleh Lia Rembeth selaku Kepala Pengurus Yayasan Shekinah Gloria. Dalam sambutannya, Lia menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas perhatian yang diberikan pihak Hotel.

“Kami ingin kehadiran Aruna Senggigi bisa membawa berkah dan kebaikan terutama bagi warga sekitar. Program CSR kami tidak hanya menyasar pada satu komunitas tertentu, namun merata pada semua kalangan dan lingkungan yang membutuhkan. Kami terus melakukan upaya terbaik kami melalui program CSR agar keberadaan Aruna Senggigi senantiasa membawa manfaat bagi masyarakat sekitar,” tutup Masharudin. (r)

 

 

BBPOM di Mataram Intensifkan Pengawasan Pangan Jelang Nataru 2024/2025

0
Contoh produk pangan yang mengandung bahan kimia(ekbisntb.com/bul)

Lombok (ekbisntb.com) – Menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram telah mengintensifkan pengawasan terhadap pangan olahan untuk memastikan keamanan dan mutu pangan yang beredar di masyarakat. Langkah ini diambil untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Barat selama momen perayaan tersebut.

Kepala BBPOM Mataram, Yosef Dwi Irwan di Mataram, Selasa, 24 Desember 2024 menjelaskan, Hari Natal dan Tahun Baru merupakan momen yang penuh suka cita. “Namun kita juga harus memastikan bahwa pangan yang beredar aman dan bermutu sehingga tidak berisiko pada kesehatan.” ujarnya.

Pengawasan ini melibatkan berbagai stakeholder terkait, termasuk Dinas Kesehatan dan Dinas Perdagangan di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. Selain itu, Gerakan Pramuka melalui Satuan Karya Pramuka Pengawas Obat dan Makanan (SAKA POM) juga ikut serta dalam pengawasan ini.

“Keamanan pangan merupakan tugas dan tanggung jawab bersama, oleh karena itu kami melibatkan berbagai pihak terkait dalam kegiatan ini,” tambahnya.

Pengawasan dilakukan dalam lima tahap, dimulai dari 28 November 2024 hingga 1 Januari 2025, dengan target pengawasan mencakup gudang distributor, ritel seperti hypermarket, supermarket, minimarket, serta toko dan kios modern. Hingga tahap keempat, BBPOM Mataram telah memeriksa 72 sarana, dengan hasil 64 sarana (88,89%) Memenuhi Ketentuan dan 8 sarana (11,11%) Tidak Memenuhi Ketentuan.

Sementara itu, temuan selama pengawasan mencakup 5 item pangan tanpa izin edar, 12 item pangan kedaluwarsa, dan 14 item pangan rusak dengan nilai ekonomi mencapai jutaan rupiah.

“Terhadap produk yang tidak memenuhi ketentuan, dilakukan pemusnahan oleh pemilik dengan disaksikan oleh petugas, serta diberikan sanksi administratif berupa surat peringatan,” jelas Yosef.

BBPOM Mataram juga melakukan patroli siber untuk mengawasi peredaran produk obat dan makanan yang tidak memenuhi ketentuan di platform daring. Hingga November 2024, telah diusulkan takedown sebanyak 138 link tautan dengan nilai ekonomi sekitar Rp600 juta.

Selain itu, dalam rangka penegakan hukum, BBPOM Mataram telah menangani 8 perkara Pro Justitia sepanjang tahun 2024, dengan 6 perkara telah selesai tahap 2 (penyerahan tersangka dan barang bukti) dan 2 perkara masih berproses.

Dibandingkan dengan tahun 2023, terdapat peningkatan jumlah sarana yang diperiksa sekitar 9%, menunjukkan tingkat kepatuhan pelaku usaha yang semakin baik.

BBPOM di Mataram juga terus melakukan pembinaan dan pemberdayaan konsumen melalui kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bersama stakeholder.

Selain itu, BBPOM di Mataram memberikan pendampingan dan fasilitasi kepada pelaku usaha UMKM melalui inovasi Gemilang Pro UMKM (Gerakan Lintas Lembaga Mengawal Daya Saing Produk UMKM).

Hingga saat ini kata Yosef, telah diterbitkan 223 Nomor Izin Edar (NIE) yang terdiri atas 77 NIE produk pangan, 144 nomor notifikasi kosmetik, dan 2 NIE obat bahan alam.

Masyarakat diimbau untuk berperan aktif melaporkan produk obat dan makanan yang tidak sesuai ketentuan kepada UPT Badan POM di Provinsi NTB.
“Kami mengajak masyarakat untuk menjadi konsumen bijak dan cerdas, serta tidak mudah tergiur oleh iklan berlebihan, terutama saat berbelanja online,” ujar Kepala BBPOM Mataram.

Untuk memudahkan masyarakat dalam memastikan keamanan produk, BBPOM Mataram juga mengajak masyarakat untuk menggunakan aplikasi BPOM Mobile yang dapat diunduh di Play Store dan App Store. Aplikasi ini sangat bermanfaat baik bagi masyarakat maupun pelaku usaha untuk memeriksa legalitas produk dan melakukan pelaporan.

Dengan langkah intensif ini, BBPOM Mataram berkomitmen untuk terus menjaga keamanan pangan dan memberikan perlindungan terbaik bagi masyarakat.

“Semoga masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Barat dapat menikmati perayaan Natal dan Tahun Baru dengan aman dan nyaman,” harapnya.(bul)

Pemkot Mataram Siapkan 30 Gerobak untuk Relokasi PKL Bypass

0
Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram Uun Pujianto (paling kanan) bersama Walikota Mataram H Mohan Roliskana dan jajaran terkait lainnya memantau lokasi relokasi pedagang kaki lima (PKL) bypass. (ekbisntb.com/ant)

Lombok (ekbisntb.com) – Pemerintah Kota Mataram, telah menyiapkan 30 unit gerobak kontainer untuk memfasilitasi pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bypass sekitar monumen Tembolak Mataram yang akan direlokasi.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram Uun Pujianto di Mataram, Senin 23 Desember 2024 mengatakan, gerobak PKL yang disiapkan itu sesuai dengan jumlah pedagang yang sudah dikurasi. ‘’Jumlah mereka memang sekitar 60 pedagang, tapi sementara kami ada juga siapkan gerobak biasa. Yang penting mereka direlokasi dulu,’’ katanya.

Untuk merelokasi puluhan PKL tersebut, Pemkot Mataram sudah menyiapkan lahan di samping Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Mataram Jalan Lingkar Selatan.

Lahan yang disiapkan nantinya sebagai pusat kegiatan baru masyarakat, apalagi lokasinya persis di samping perpustakaan sehingga keberadaan PKL yang menyiapkan berbagai kuliner dapat mendukung.

‘’Selain itu, kami juga sudah siapkan ruang ketika ada kegiatan-kegiatan tertentu dengan jumlah pengunjung banyak,’’ ujarnya.

Ia mengatakan, dalam waktu dekat relokasi pedagang di kawasan bypass Tembolak segera dilakukan sebab kawasan tempat pedagang berjualan saat ini merupakan jalur cepat sehingga diupayakan agar tidak ada lagi pedagang.

“Keberadaan PKL di bypass melanggar lalu lintas, rawan, dan berbahaya untuk keselamatan pedagang. Karena itu, harus segera kami sterilkan,” katanya.

Sementara Walikota Mataram, H Mohan Roliskana sebelumnya mengatakan, lahan yang akan digunakan merelokasi PKL merupakan milik warga dan akan dibebaskan tahun 2025 dan sudah ada komunikasi dengan pemilik lahan untuk bisa dimanfaatkan terlebih dahulu.

“Kami sudah ada komunikasi untuk menggunakan lahan ini setahun ke depan ini dan karena lahan berada di pojok jalan tidak bisa bisa bangun apa-apa,” katanya.

Wali kota memastikan, setelah relokasi pedagang bypass ke lahan yang sudah disiapkan, kawasan bypass harus bersih dari pedagang. Karena untuk pedagang yang berasal dari Lombok Barat akan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah setempat.

“Kami akan melakukan pengawasan agar tidak ada lagi pedagang di kawasan bypass. Kami bukan menggusur pedagang, tapi menata sebab selain rawan, kawasan itu merupakan akses masuk utama Kota Mataram,” katanya. (ant)

Ada Wika Salim dan Nidji, ITDC Hadirkan Perayaan Tahun Baru Paling Meriah di Kuta Mandalika

0
Direktur Komersil ITDC Troy Reza Warokka memberikan keterangan saat press breafing di MBC kawasan The Mandalika, Senin kemarin. (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com)Injourney Tourism Developmeny Corporation (ITDC) akan menghadirkan perayaan yang paling meriah pada malam Tahun Baru 2025 mendatang. Dengan menggelar event Mandiri Festival Mandalika Seru di malam pergantian tahun menggandeng Bank Mandiri sebagai mitra. Yang nantinya bakal diisi dengan konser music dan hiburan lainnya yang dipusatkan di area Kuta Beach Park (KBP) kawasan The Mandalika.

Artis nasional Wika Salim direncanakan hadir untuk menyemarakkan perayaan tutup tahun di kawasan The Mandalika kali ini. Pada saat bersaman penyanyi Nidji juga akan tampil di Pullman Hotel Kuta Mandalika. Dengan puncak perayaan akan ditandai dengan pesta kembang api di sejumlah titik di kawasan The Mandalika.

“Ini akan menjadi perayaan malam tahun baru paling meriah di Lombok Tengah (Loteng) nantinya,” terang Direktur Komersil ITDC Troy Reza Warokka, dalam Press Briefing Liburan Seru Nataru 2025 di Mandalika Beach Club (MBC), Senin 23 Desember 2024 kemarin.

Untuk Wika Salim nanti bisa ditonton langsung secara gratis di KBP. Bersamaan dengan itu ada juga penampilan dari para pelaku seni serta grub band local. Sementara untuk penampilan penyanyi Nidji, itu berbayar karena diselenggarakan oleh Hotel Pullman Kuta, Mandalika. “Banyak pilihan hiburan yang bisa dipilih oleh pengunjung nantinya untuk menghabiskan malam pergantian tahun di kawasan The Mandalika,” ujar Troy.

Selain untuk menyemarakkan malam tahun  baru, Mandiri Festival Mandalika Seru digelar sebagai salah satu bentuk komitmen ITDC untuk terus menghidupkan kawasan The Mandalika. Dengan menghadirkan event-event menarik tidak hanya event balapan saja. Bahwa ITDC tidak hanya jago menyelenggarakan ajang balapan saja. Tetapi juga bisa menggelar event-event lainnya  selain ajang balapan.

Melalui event tersebut juga diharapkan bisa mendukung kumbung kembang UMKM local. Karena para pelaku UMKM juga akan dilibatkan untuk menyemarakkan event tersebut. Sehingga pada akhirnya, keradaan ITDC dengan berbagai event yang diselenggarakan di kawasan The Mandalika bisa benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Terutama dalam pengembangan UMKM local.

Pihaknya menargetkan event Mandiri Festival Mandalika Seru tersebut bisa menyedot hingga 1.500 pengunjung. Pun demikian ITDC juga telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi jika pengunjung yang datang nantinya membludak diatas target yang ada. “Pengamanan kita siapkan secara maksimal. Dengan melibatkan semua unsure terkait. Untuk memastikan, perayaan malam tahun baru tersebut bisa berjalan aman dan lancer,” pungkas Troy.

Bayu perwakilan Bank Mandiri menegaskan komitmen dan dukungan pihaknya terhadap event-event yang diselenggarakan di kawasan The Mandalika. Guna memastikan event yang diselenggarakan bisa berlangsung sukses. Utamanya lagi terkait pengembangan UMKM. Sehingga harapan menjadikan kawasan The Mandalika sebagai destinasi pariwisata unggulan kedepan bisa benar-benar terwujud.

“Dukungan dari kami tidak hanya dalam bentuk materi. Tapi juga fasilitas pendukung pengembangan dan pembiayaan digital bagi UMKM di kawasan The Mandalika,” tegas Bayu. (kir)

Faktor Cuaca, Okupansi Hotel di Tiga Gili Turun 25 Persen

0
 Lalu Kusnawan (ekbisntb.com/dok)

Lombok(ekbisntb.com) – Okupansi perhotelan di kawasan wisata 3 Gili (Trawangan, Meno dan Air) pada libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 ini diproyeksi menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Indikatornya, tingkat kunjungan pada Desember 2024 dibandingkan dengan Desember 2023 terdapat penurunan permintaan kamar hotel.

Over all (secara umum) lebih ramai tahun kemarin. Terdapat penurunan tidak signifikan, sekitar 25 persen,” ungkap Ketua Gili Hotel Association (GHA), Lalu Kusnawan, Senin 23 Desember 2024.

Menurutnya, di antara sejumlah penyebab turunnya okupansi adalah faktor cuaca. Bagi wisatawan mancanegara dan domestik, cuaca penyeberangan dari Bali ke 3 Gili sangat mempengaruhi.

Sedangkan penyebab lainnya, adalah kebijakan pemerintah yang menaikkan PPN menjadi 12 persen dinilai mendorong konsumsi jasa wisata dan hiburan. Kusnawan menilai, tidak sedikit masyarakat yang menunda libur ke luar daerah karena munculnya persepsi untuk saving atau berjaga-jaga agar kebutuhan pada awal tahun tidak tergerus oleh tingginya harga berbagai kebutuhan akibat kenaikan PPN.

“Ada beberapa isu yang membuat berita kenaikan PPN begitu cepat menyebar, sehingga banyak yang berpikir untuk lebih baik diam di rumah,” sambungnya.

Kusnawan melanjutkan, perbandingan over all kunjungan pada Desember tahun lalu dibandingkan Desember tahun ini, masih lebih bagus kunjungan tahun lalu. Oleh karenanya, Ia berharap Pemda Lombok Utara dapat melibatkan pelaku usaha pariwisata untuk mempelajari bersama pendekatan untuk meningkatkan jumlah kunjungan sepanjang 2025.

“Khususnya KLU, harus dipahami bagaimana pentingnya data base supaya kita tahu secara benar apa kendala, sebab masalah dan solusi yang harus diambil.  Kita tidak bisa hanya dengan mengira, tapi harus by data. Banyak hal yang bisa dilakukan dengan pendekatan tepat, baik promosi maupun perencanaan oleh stakeholder,” terangnya.

Potret pariwisata pada 2025 mendatang disarankan Kusnawan, agar disikapi bersama. Jelang penerapan PPN 12 persen pada Januari mendatang, dampak kepada aspek ekonomi, sosial dan pariwisata sangat penting untuk dibahas.

Begitu pun dengan data base pariwisata, Ketua PHRI KLU ini memandang sangat penting bagi Pemda menggunakan momentum ini untuk memperlihatkan transparansi. Pemda hanya harus berani. Instansi teknis seperti Dishub dan KUPP Syahbandar Pemenang diminta untuk terbuka.

“Ini penting, bukan berarti kita mau mengusik ranah orang lain, tidak! Tetapi data base penting untuk menentukan strategi apa yang harus jalankan oleh Pemda untuk semua pihak.  Tidak bisa dipungkiri, kedatangan wisatawan paling tinggi ada di 3 Gili. Data base ini juga diperlukan oleh Polisi dalam hal renstra pengamanan, dari imigrasi untuk mengecek izin tinggal, maupun dari aspek pendapatan (PAD) pemerintah daerah,” tandasnya. (ari)

Dikes Catat 3.848 Kasus DBD di NTB

0
H.Hamzi Fikri (ekbisntb.com/dok)

KASUS Demam Berdarah Dangue (DBD) di Provinsi NTB hingga November 2024 tercatat sebanyak 3.848 kasus dengan kasus tertinggi terjadi di Lombok Barat sebanyak 913, diikuti Lombok Utara dengan 583 kasus, Sumbawa Barat dengan 544 kasus dan Mataram 530 kasus.

Sepanjang tahun 2024, tercatat sebanyak tujuh kasus kematian yakni tiga di Kota Mataram, dua di Lombok Barat serta di Sumbawa barat dan Kota Bima masing-masing terjadi satu kematian akibat DBD.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB Dr. H. Lalu Hamzi Fikri mengatakan, pihaknya telah melakukan upaya pencegahan dan penanganan DBD dengan memberikan imbauan kepada seluruh Kabupaten/kota melalui surat edaran Kepala Dinas tentang antisipasi peningkatan kasus dan potensi KLB DBD.

“Selain itu, Puskesmas melakukan larvasidasi di seluruh rumah yang disurvei dan di lingkungan sekitarnya. Puskesmas juga melakukan sosialisasi ke masyarakat melalui kegiatan-kegiatan seperti posyandu, pertemuan di kantor desa dan sekolah-sekolah terkait dengan pencagahan DBD agar meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN),” ujar Lalu Hamzi Fikri kepada Ekbis NTB, Senin 23 Desember 2024.

Ia mengatakan, Dinas Kesehatan Provinsi NTB bersama Dinas Kesehatan Kab/Kota dan Puskesmas gerak cepat dalam merespons setiap ancaman yang muncul di Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) melalui tindakan penyelidikan epidemiologi kurang dari 1×24 jam.

Rekomendasi yang diberikan Dinkes NTB dalam penanganan kasus DBD yakni dengan meningkatkan deteksi dini kasus di Fasilitas Kesehatan (Puskesmas, Klinik, RS) dengan memanfaatkan RDT NS1 yang sudah didistribusikan ke seluruh Kabupaten/Kota, melaksanakan surveilans ketat sampai peningkatan kasus berakhir. Salah satunya dengan melakukan surveilans vektor hingga mendapatkan nilai ABJ 100 persen selama minimal 3 minggu berturut-turut setwlah ditemukan kasus.

Selain itu, upaya pengendalian vektor dengan PSN 3M plus harus lebih digiatkan bersama dengan   melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan PSN tersebut dengan indikator Angka Bebas Jentik (ABJ) di atas 95 persen.

Selain itu, meningkatkan dan memberdayakan masyarakat melalui kegiatan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J) secara masif, melakukan survei vektor satu bulan sekali sesuai dengan Permenkes No.2 Tahun 2023 (100 rumah sesuai juknis) di wilayah lainnya, koordinasi lintas sektor (Pemda, Dinas Pendidikan, TNI/POLRI, LSM) dalam pelaksanaan PSN dan evaluasinya, peningkatan sensitivitas surveilans DBD baik terhadap kasus maupun vektornya.

Menurutnya, pencegahan dan pengendalian DBD dapat terus dilakukan melalui upaya promotif dan preventif, baik dengan edukasi secara langsung maupun tidak langsung melalui informasi di media sosial atau media informasi lainnya.

“Waspadai DBD dengan kenali fase awalnya yang mirip dengan flu, ditandai dengan rasa nyeri sendi, demam, sakit kepala hebat, hingga mual. Selain itu, timbulnya demam berat yang berlangsung dua sampai tujuh hari juga menjadi gejala DBD. Apabila merasakan gejala-gejala tersebut, segera bawa ke fasilitas pelayanan kesehatan,” pesannya.(ris)

Makanan Siap Saji Didistribusikan ke Korban Banjir Dompu

0
Dinas Sosial mendistribusikan logistik ke korban bencana banjir di Dompu (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Bantuan logistik berupa makanan siap saji dan kebutuhan lainnya langsung didistribusikan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten/Kota saat bencana terjadi. Seperti banjir yang melanda Dompu akhir pekan kemarin, sejumlah kebutuhan mendasar masyarakat didistribuskan oleh Dinsos Kabupaten Dompu.

Dari data yang diterima Ekbis NTB, bantuan logistik yang diterima bersumber dari dua yaitu APBN dan APBD. Logistik yang bersumber dari APBN, korban banjir di Kabupaten Dompu menerima  foodware, kasur, paket sandang, family kit, peralatan dapur keluarga, tenda gulung/terpal, dan selimut.

Sementara logistik yang bersumber dari APBD digunakan untuk pembelian air kemasan, nasi bungkus, beras, mukena, dan telur sarung yang kemudian diberikan kepada korban banjir di Dompu. Total anggaran yang sudah terdistribusi dari tanggal 19-20 Desember kemarin sebesar Rp74.444.050.

Subkoordinator Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Dinsos NTB Iwan Gunawan mengatakan, selain logistik untuk Kabupaten Dompu, Dinsos Kabupaten/Kota lainnya juga menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana dengan jumlah yang berbeda-beda.

“Seperti Dinsos Sumbawa mendirikan dapur lapangan satu hari saja dengan distribusi sebanyak 1500 bungkus untuk tiga kecamatan Alas, Alas Barat dan Buer,” kata Iwan, Senin 23 Desember 2024.

Untuk diketahui, banjir yang menerjang Kabupaten Dompu menyebabkan 3.766 kepala keluarga dari tiga kecamatan terdampak. Sejak Kamis pekan lalu 19 Desember 2024, mereka menjadi korban banjir. Bencana itu terjadi pasca naiknya intensitas hujan dan meluapnya air sungai di wilayah Kabupaten Dompu.

Selain di Dompu, banjir juga terjadi di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), namun demikian banjir di daerah tersebut dianggap tidak terlalu parah, sehingga Dinsos dan relawan Tagana bersifat pemantauan atau tidak ada asesmen khusus.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB Dr. H Ahsanul Khalik mengatakan, jauh sebelum banjir melanda beberapa wilayah di NTB akibat cuaca ekstrem ini, pihaknya sudah mengisi gudang-gudang di Dinsos Kabupaten/Kota sebagai bagian dari antisipasi.

“Gudang logistik Dinas Sosial Kabupaten/Kota kita isi sebelum terjadi bencana, sebagai langkah antisipasi kemungkinan yang tidak kita inginkan, sehingga mempercepat penanganan atau pemberian bantuan yang dibutuhkan masyarakat terdampak,” kata Ahsanul Khalik.

Ia mengatakan, sejumlah logistik yang ada di gudang Dinsos Kabupaten/Kota seperti makanan siap saji, kasur, tenda gulung, kids ware, selimut, family kit, tenda keluarga portabel, peralatan dapur keluarga dan makanan anak. Jika pun di Kabupaten/Kota kekurangan logistik, maka mereka akan segera melapor ke Dinsos Provinsi NTB untuk kemudian didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.

“Kalau kurang atau habis, Dinas Sosial Kabupaten/Kota lapor dan kita tangani dengan langsung distribusi bantuan juga, serta mengisi kembali gudang Dinsos Kabupaten/Kota sesuai persediaan yang kita miliki,” ujarnya.

Terkait dengan bahan pokok seperti beras, Dinas Sosial juga sudah siap dan akan distribusikan jika Dinsos Kabupaten/Kota mengajukan. “Dan kita pelajari urgensi kebutuhan akan beras tersbut, misal area pemukiman terendam sampai dua hari atau lebih sehingga aktivitas masyarakat terganggu, maka langsung kita keluarkan beras dan tinggal ambil di gudang Bulog setempat,” imbuh Dr Aka.(ris)

Kunjungi Lotara Jelang Nataru, Kapolda NTB Salurkan Bantuan Sosial

0
Kapolda NTB, Irjen Pol Hadi Gunawan, S.H., S.I.K., Sabtu 21 Desember 2024 melaksanakan kegiatan sosial dengan menyalurkan bantuan kepada lansia (lanjut usia) dan masyarakat penerima manfaat di wilayah hukum Polres Lotara. (ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Kapolda NTB, Irjen Pol Hadi Gunawan, S.H., S.I.K., Sabtu 21 Desember 2024 melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lombok Utara (Lotara). Dalam kunjungannya itu, Kapolda melaksanakan kegiatan sosial dengan menyalurkan bantuan kepada lansia (lanjut usia) dan masyarakat penerima manfaat di wilayah hukum Polres Lotara.

Bertempat di Polres Lombok Utara, Jalan Selelos, Genggelang, acara yang berlangsung mulai pukul 09.30 Wita itu bertujuan untuk memberikan dukungan kepada masyarakat kurang mampu, terutama yang membutuhkan perhatian di akhir tahun.

Irjen. Pol. Hadi Gunawan, S.H., S.I.K. yang dilantik  pada 20 September 2024 mengemban amanat sebagai Kapolda NTB itu, dalam sambutannya menyampaikan jika kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata komitmen Polri, dalam mendekatkan diri kepada masyarakat.

‘’Ini adalah bagian dari misi Polri untuk hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami harap bantuan ini dapat meringankan beban dan menjadi motivasi untuk terus bangkit,’’ ungkapnya.

Pria kelahiran Selong, 8 Desember 1967 itu juga menyampaikan imbauan agar masyarakat selalu menjaga solidaritas dan keamanan di lingkungan masing-masing, terlebih menjelang akhir tahun. ‘’Kami mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kebersamaan dan mendukung program pemerintah, khususnya dalam menciptakan kondisi yang kondusif di tengah masyarakat,’’ katanya.

Acara itu mendapatkan apresiasi dari masyarakat setempat. Salah satu penerima bantuan, mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian Polri. “Terima kasih kepada Bapak Kapolda dan jajaran. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama di masa-masa sulit seperti sekarang,” ujar seorang ibu yang namanya tidak ingin dimediakan.

Kegiatan itu diharapkan menjadi inspirasi untuk terus membangun sinergi antara Polri dan masyarakat, guna menciptakan lingkungan yang harmonis dan damai. (r)

Eznet by Telkomsel Hadir Menjawab Kebutuhan Masyarakat akan Internet Terjangkau

0
Telkomsel meluncurkan EZnet sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan layanan internet kabel berbasis fiber optik dengan kecepatan tinggi(ekbisntb.com/ist)

Lombok (ekbisntb.com) – Telkomsel meluncurkan EZnet sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan layanan internet kabel berbasis fiber optik dengan kecepatan tinggi. Produk terbaru dari Telkomsel ini menawarkan harga yang terjangkau untuk semua kalangan. Kemudahan pemasangan EZnet, yang hanya membutuhkan modem atau perangkat yang mendukung jaringan Telkomsel, menjadikannya pilihan tepat untuk layanan internet rumah yang mudah dan hemat biaya.

EZnet by Telkomsel hadir dengan harga Rp 150.000 per bulan (belum termasuk PPN) untuk wilayah Jawa, Bali, dan Mataram. Sementara itu, untuk wilayah Sumbawa Barat, Sumbawa Timur, dan Nusa Tenggara Timur, pelanggan dapat menikmati internet rumah dengan kecepatan 10 Mbps (Fixed Broadband) seharga Rp 170.000 per bulan, sudah termasuk biaya sewa modem. Dalam rangka mempercepat pemerataan akses internet, Telkomsel juga menawarkan promo harga khusus untuk biaya pemasangan baru (PSB) sebesar Rp 100.000 bagi pelanggan baru hingga 31 Januari 2025.

General Manager Consumer Business Region Bali Nusra, Mulyadi Indra, mengatakan, “Layanan internet berbasis mobile broadband ini dirancang untuk memberikan pengalaman internet yang cepat, stabil, dan mudah diakses, bahkan di wilayah dengan tantangan geografis sekalipun. Dengan harga yang kompetitif mulai dari Rp 150.000 per bulan, kami berharap EZnet dapat menjadi solusi terbaik bagi masyarakat dari berbagai kalangan. Mudahnya pemasangan yang hanya membutuhkan perangkat modem juga menjadikan EZnet pilihan praktis bagi pelanggan.”

Pelanggan dapat melakukan pembayaran tagihan EZnet di GraPARI terdekat dengan memberikan nomor telepon rumah atau ID internet, atau menggunakan berbagai saluran pembayaran, seperti aplikasi LinkAja, kantor pos, Bank BNI, Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BCA, Tokopedia, Shopee, Lazada, Blibli, Alfamart, Indomaret, Gopay, Ovo, dan bank-bank lainnya.

“Kecepatan internet sangat baik dan stabil, serta harganya terjangkau, terutama bagi kami yang tinggal di desa. Pelayanan sangat responsif, keluhan atau masalah langsung direspon, dan dalam waktu 24 jam sudah ada tanggapan. Kami berharap layanan ini dapat terus ditingkatkan,” ujar Wayan Widiarsa, salah satu pelanggan dari Desa Sembiran yang menggunakan EZnet.

“Saya sangat puas menggunakan EZnet, koneksinya selalu lancar tanpa gangguan. Semoga Telkomsel terus mempertahankan kualitas jaringan dan pelayanan EZnet ke depannya,” ujar Nurul Hidayati, seorang ibu rumah tangga di Lombok Barat.

“Kami sangat mengapresiasi masukan dan antusiasme masyarakat, seperti yang disampaikan oleh Bapak Wayan Widiarsa dari Desa Sembiran, yang merasa puas dengan kualitas layanan EZnet. Ini menjadi motivasi kami untuk terus meningkatkan pelayanan dan memperluas akses ke wilayah-wilayah baru. Kami mengundang seluruh masyarakat untuk mencoba EZnet dan merasakan pengalaman internet rumah yang andal, mudah, dan terjangkau. Kami juga siap mendukung pelanggan melalui berbagai kanal pembayaran dan layanan pengaduan yang telah kami sediakan,” pungkas Mulyadi. (bul)

Target Musim Tanam Pertama di Lombok Tengah 52 Ribu Hektare 

0
M Kamrin(ekbisntb.com/ant)

Lombok (ekbisntb.com) – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, menyatakan luas tanam pada musim tanam pertama 2025 ditargetkan bisa mencapai 52 ribu hektare.

“Target luas tanam pertama pada musim hujan ini mencapai 52 ribu hektare,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah M Kamrin di Lombok Tengah, Senin.

Ia mengatakan meskipun saat ini puncak musim hujan telah mulai, namun belum semua are lahan pertanian telah ditanami padi, karena saat ini para petani sedang mulai melakukan persiapan musim tanam atau persemaian dan ada beberapa petani yang telah mulai melakukan penanaman padi.

“Hujan ini belum merata, sehingga belum semua area persawahan ditanami padi. Petani sedang melakukan persiapan musim tanam,” katanya.

Ia mengatakan untuk target luas tanam 2025 per tahun itu mencapai 96 ribu hektare dan realisasi luas tanam 2024 itu telah melampaui target yakni mencapai 97 ribu hektare per tahun baik itu musim tanam pertama, kedua dan musim tanam ketiga.

Kemudian untuk target perluasan area tanam melalui program pompanisasi itu mencapai 13 ribu hektare, namun yang telah direalisasikan saat ini mencapai 6 ribu hektare.

“Program perluasan area tanam ini untuk menjaga ketahanan pangan nasional,” katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mendapatkan tambahan kuota pupuk bersubsidi sebanyak 4.493 ton menjelang musim tanam 2024-2025.

“Menjelang musim tanam pada akhir 2024 ini, Lombok Tengah dapat tambahan pupuk bersubsidi jenis urea yang sebelumnya 23.573 ton sekarang menjadi 26.067 ton dan NPK menjadi 22.909 ton,” kata Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan di Dinas Pertanian Lombok Tengah Zaenal Arifin.

Ia mengatakan total kuota pupuk bersubsidi jenis urea sebanyak 13.758 ton dan pupuk bersubsidi jenis NPK sebanyak 9.731 ton, sehingga total pupuk bersubsidi sebanyak 23.489 ton di 2024.

Saat Menteri Pertanian datang ke Lombok kami mendapatkan lagi alokasi tambahan untuk urea yang awalnya hanya 13.758 menjadi 23.573 ton dan NPK dari 9.731 ton menjadi 20.910 ton.

“Kami kembali mendapatkan tambahan pupuk bersubsidi untuk jenis urea sebanyak 2.495 ton dan jenis NPK sebanyak 1.999 ton, sehingga total tambahan kedua ini sebanyak 4.493 ton,” katanya.

Ia mengatakan sehingga jika melihat adanya tambahan alokasi pupuk bersubsidi kepada para petani ini, maka tidak ada kata tidak ada untuk masyarakat di lapangan, karena sampai 96 persen alokasi pupuk yang diterima sudah sesuai dengan kebutuhan E-RDKK.

“Karena di E-RDKK ada 26.975 ton kebutuhan kalau urea ini dan saat ini serapan di lapangan antara 50 sampai 60 persen. Artinya masih aman untuk musim tanam pertama 2025,” katanya. (ant)