Sunday, April 12, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 41

Bukan Rp844 Miliar, TPP Rp290 Miliar

0
Bukan Rp844 Miliar, TPP Rp290 Miliar
Nursalim (suarantb.com/era)

Mataram (suarantb.com) – Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi NTB, Dr. H. Nursalim, M.M., menegaskan alokasi anggaran untuk Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB tidak sampai Rp844 miliar, melainkan sekitar Rp200 miliar lebih tiap tahunnya.

“Ya Rp290-an miliar lebih. Tidak lebih dari Rp300 miliar,” tegasnya menjawab polemik mengenai besaran TPP lingkup Pemprov NTB, Selasa, 10 Februari 2026.

Menurutnya, anggaran TPP tahun ini tidak mengalami kenaikan sama sekali. Pun dengan adanya permintaan penyesuaian dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Nursalim mengaku tidak akan terjadi pembengkakan anggaran karena tetap akan dilakukan kajian.

“Saya sudah bilang, silakan. Tetapi dikaji di Biro Organisasi yang punya tupoksi,” lanjut mantan Kepala Biro Organisasi Setda NTB ini.

Dia mengaku, kenaikan TPP bukan berdasarkan pendapat OPD, tetapi sesuai kajian Biro Organisasi. Untuk menentukan adanya penyesuaian TPP, Biro Organisasi melakukan pengukuran output dan kondisi pekerjaannya. “Itu dianalisa, ada rumusnya di Biro Organisasi,” terangnya.

Sebelumnya, Kepala Biro Organisasi Setda NTB, Ahmadi menyebut ada sejumlah OPD yang meminta tambahan TPP di antaranya Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Satpol PP, dan Staf Ahli Gubernur.

Adanya permintaan penambahan ini, TPP berpeluang semakin membengkak. Dalam melakukan penyesuaian permintaan tambahan TPP, Biro Organisasi berencana untuk bersurat ke OPD lain perihal dengan penyesuaian TPP tersebut.

“Nantinya pendapat dari mereka (OPD, red) sendiri kita lihat dulu. Nanti kita bahas,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Ahmadi mengaku saat ini pihaknya masih melakukan rapat koordinasi bersama OPD terkait untuk menyelesaikan seluruh persyaratan yang dibutuhkan. “TPP ini masih dalam proses pengajuan, jadi memang belum bisa dikeluarkan semuanya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, salah satu tahapan penting yang harus dipenuhi adalah pengajuan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Proses tersebut membutuhkan sejumlah dokumen, termasuk Surat Keputusan (SK) Gubernur tentang TPP serta laporan terkait pegawai yang memasuki masa pensiun.

“Untuk persyaratan, karena ada persaraan-persaraan yang harus dilaporkan ke Mendagri. Salah satunya harus ada SK TPP, SK Gubernur tentang TPP. Ini sekarang sedang dalam pembahasan di BKD,” jelasnya.

TPP tersebut berlaku untuk seluruh ASN Pemprov NTB, tidak hanya pejabat eselon II dan III. Terkait pola pembayaran, TPP biasanya dibayarkan setiap bulan dan diterima ASN pada pekan ketiga. Namun khusus di awal tahun, pembayaran TPP Januari umumnya baru bisa dicairkan pada Februari atau Maret.

“Biasanya bulan Januari dibayarkan bulan Februari atau Maret. Tidak bisa di bulan Januari,” katanya.

Meski demikian, ia memastikan tidak ada hak ASN yang hilang. Pembayaran TPP akan direkap dan digabungkan. “Jadi tidak ada jarak TPP yang hilang,” ujarnya. Pemprov NTB menargetkan pencairan TPP bisa dilakukan sebelum bulan Ramadan. “Ini kita sedang kejar supaya sebelum puasa teman-teman seluruh ASN bisa terima TPP,” tambahnya.

Untuk sumber anggaran, TPP berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan telah dialokasikan sejak awal tahun. Sementara terkait gaji ASN, ia menegaskan tidak ada kendala. Gaji pegawai sudah tersalurkan sesaat Kepala OPD mengajukan ke bendahara daerah, yaitu BKAD. (era)

PTAM Giri Menang dan Kejati NTB Siap Terapkan Pelayanan Sesuai Hukum Perdata dan TUN

0
PTAM Giri Menang dan Kejati NTB Siap Terapkan Pelayanan Sesuai Hukum Perdata dan TUN
Penandatangan naskah Kerja sama PTAM Giri Menang dan Kejati NTB di Mataram, Selasa, 10 Februari 2026. (Ekbis NTB/ist)

Lombok (Ekbis NTB) – PT Air Minum (PTAM) Giri Menang teken kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB pada Selasa, 10 Februari 2026. Kerja sama ini difokuskan untuk memastikan standar pelayanan dan pendistribusian air kepada masyarakat Lombok Barat dan Kota Mataram sesuai dengan peraturan hukum perdata dan tata usaha negara.

Direktur Utama PTAM Giri Menang, Sudirman menegaskan komitmen perusahaan dalam memperkuat tata kelola yang baik (good corporate governance) serta meningkatkan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat Lombok Barat dan Kota Mataram. Untuk mencapai itu, perusahaan air minum itu menjalin kerja sama dengan Kejati. Menurutnya, peran Kejati sangat membantu PTAM dalam aspek pendampingan hukum.

“Ada beberapa agenda dan situasi di PT AMGM yg membutuhkan banyak bantuan hukum, pertimbangan hukum, sehingga kalaupun ada sesuatu lebih baik dicegah sebelum terjadi kesalahan,” ujarnya, Selasa, 10 Februari 2026.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung sejumlah persoalan yang masih kerap terjadi di lapangan. Misalnya, masih ditemukan koneksi ilegal yakni masyarakat yang tidak termasuk konsumen mendapatkan saluran air dari PTAM. Ada juga konsumen yang sudah diputus meteran airnya, namun disambung sendiri, hingga beberapa konsumen enggan membayar.

Atas kondisi itu, diperlukan kerja sama antara pihaknya dengan Aparat Penegak Hukum (APH). Sebab menurutnya, pendapatan di PTAM tidak banyak jenisnya, mayoritas dari tarif jasa pengelolaan air minum. Sebagai upaya menjaga keberlanjutan perusahaan, PTAM Giri Menang, lanjut Sudirman berencana melakukan penyesuaian tarif.

“Ada beberapa golongan sehingga dilakukan penyesuaian tarif karena cara perusahaan bertahan hidup,” ungkap Sudirman.

PTAM, sambungnya memiliki tiga golongan konsumen, yaitu tarif rendah yang disubsidi, tarif dasar, dan tarif penuh. Penyesuaian tarif akan diberlakukan terhadap konsumen tarif dasar dan penuh agar penyaluran gratis terhadap sejumlah rumah-rumah ibadah tetap bisa tersalurkan.

Ke depan, PTAM Giri Menang juga akan menjadi penerima manfaat pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) skala besar Meninting yang rencananya akan dibangun pemerintah pusat. Dalam SPAM ini, PTAM sebagai penerima manfaat. Dengan itu, perusahaan air minum itu bisa menambah cakupan layanan air hingga mencapai 15 ribu pelanggan baru di tahun 2028.

“Pusat berencana membangun SPAM besar di 2027, kurang lebih akan ada 150 liter per detik, biaya pembangunan di atas 200 miliar. PTAM hanya penerima manfaat, menerima manfaat pun harus ada cara biar tidak salah langkah,” bebernya.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTB, Wahyudi menegaskan kerja sama dengan PTAM tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan pelayanan publik, khususnya pengelolaan air bersih. Ia menekankan bahwa air bersih merupakan hak dasar masyarakat.

“Air bersih merupakan hak dasar masyarakat. Oleh karna itu pengelolaan aset dan air minum harus dilakukan secara transparan,” katanya.

Dalam kerja sama ini, Kejati, lanjutnya tidak berperan sebagai penindak meskipun tugas Aparat Penegak Hukum (APH) memang melakukan penindakan. Namun, sebagai mitra strategis dalam menjamin penyaluran air bersih kepada masyarakat.

Untuk itu, Wahyudi meminta PTAM Giri Menang untuk menerapkan tiga dimensi utama dalam tata kelola penyaluran air bersih. Di antaranya yaitu dimensi pelayanan publik, tata kelola keuangan, serta kepastian dan kepatuhan hukum.

“Tiga dimensi utama yang harus dijaga di PT AMGM, pertama dimensi pelayanan publik yaitu memastikan masyarakat memperoleh air bersih yg layak berkesinambungan dan berkeadilan. Jangan sampai air yang dikelola dan salurkan ke masyarakat tidak berguna, malah jadi penyakit. Jangan sampai,” tegasnya.

Selain itu, Kejati mendorong penurunan Non Revenue Water (NRW), peremajaan jaringan pipa, pemerataan distribusi, digitalisasi layanan, hingga penguatan sinergi berkelanjutan antara Pemkot Mataram, Pemkab Lobar dan PTAM Giri Menang agar seluruh kebijakan bermuara pada peningkatan pelayanan publik. (era)

PTAM Giri Menang Jalin Kerja Sama dengan Kejari Mataram

0
PTAM Giri Menang Jalin Kerja Sama dengan Kejari Mataram
Penekanan MoU antara PTAM Giri Menang dan Kejari Mataram, Selasa, 10 Februari 2026. (Ekbis NTB/ist)

 

Lombok (Ekbis NTB) – PT Air Minum (PTAM) Giri Menang teken kerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram pada Selasa, 10 Februari 2026. Kerja sama ini difokuskan untuk memastikan standar pelayanan dan pendistribusian air kepada masyarakat Lombok Barat dan Kota Mataram sesuai dengan peraturan hukum perdata dan tata usaha negara.

Direktur Utama PTAM Giri Menang, Sudirman menegaskan komitmen perusahaan dalam memperkuat tata kelola yang baik (good corporate governance) serta meningkatkan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat Lombok Barat dan Kota Mataram. Untuk mencapai itu, perusahaan air minum itu menjalin kerja sama dengan Kejari. Menurutnya, peran Kejati sangat membantu PTAM dalam aspek pendampingan hukum.

“Ada beberapa agenda dan situasi di PT AMGM yg membutuhkan banyak bantuan hukum, pertimbangan hukum, sehingga kalaupun ada sesuatu lebih baik dicegah sebelum terjadi kesalahan,” ujarnya, Selasa, 10 Februari 2026.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung sejumlah persoalan yang masih kerap terjadi di lapangan. Misalnya, masih ditemukan koneksi ilegal yakni masyarakat yang tidak termasuk konsumen mendapatkan saluran air dari PTAM. Ada juga konsumen yang sudah diputus meteran airnya, namun disambung sendiri, hingga beberapa konsumen enggan membayar.

Atas kondisi itu, diperlukan kerja sama antara pihaknya dengan Aparat Penegak Hukum (APH). Sebab menurutnya, pendapatan di PTAM tidak banyak jenisnya, mayoritas dari tarif jasa pengelolaan air minum. Sebagai upaya menjaga keberlanjutan perusahaan, PTAM Giri Menang, lanjut Sudirman berencana melakukan penyesuaian tarif.

“Ada beberapa golongan sehingga dilakukan penyesuaian tarif karena cara perusahaan bertahan hidup,” ungkap Sudirman.

PTAM, sambungnya memiliki tiga golongan konsumen, yaitu tarif rendah yang disubsidi, tarif dasar, dan tarif penuh. Penyesuaian tarif akan diberlakukan terhadap konsumen tarif dasar dan penuh agar penyaluran gratis terhadap sejumlah rumah-rumah ibadah tetap bisa tersalurkan.

Ke depan, PTAM Giri Menang juga akan menjadi penerima manfaat pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) skala besar Meninting yang rencananya akan dibangun pemerintah pusat. Dalam SPAM ini, PTAM sebagai penerima manfaat. Dengan itu, perusahaan air minum itu bisa menambah cakupan layanan air hingga mencapai 15 ribu pelanggan baru di tahun 2028.

“Pusat berencana membangun SPAM besar di 2027, kurang lebih akan ada 150 liter per detik, biaya pembangunan di atas 200 miliar. PTAM hanya penerima manfaat, menerima manfaat pun harus ada cara biar tidak salah langkah,” ungkapnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Mataram, Dr. Gde Made Pasek Swardhyana menjelaskan ketersediaan sumber air di NTB, khususnya di wilayah Lingsar, masih sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kondisi ini, katanya merupakan potensi yang patut disyukuri karena sumber air diperkirakan masih mampu bertahan dalam beberapa tahun ke depan. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa pengelolaan sumber daya air tetap tidak lepas dari berbagai persoalan.

Salah satu tantangan utama dalam pengelolaan sistem penyediaan air minum (SPAM) adalah komplain pelanggan yang menuntut kualitas pelayanan. Seiring pesatnya perkembangan wilayah seperti di Kota Mataram, kebutuhan akan air bersih terus meningkat.

Kajari Mataram juga menyoroti persoalan penggunaan air tanah, termasuk potensi penyalahgunaan dan pencurian air tanah yang perlu diantisipasi secara serius oleh pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.

Melalui perjanjian kerja sama ini, Kejaksaan memiliki dasar hukum untuk memberikan bantuan hukum, pendapat hukum, hingga opini hukum terhadap persoalan yang sedang maupun akan dihadapi PTAM Giri Menang. Kerja sama ini juga memungkinkan jaksa bertindak sebagai kuasa hukum negara apabila PTAM Giri Menang menghadapi gugatan atau mengajukan gugatan.

“Dengan adanya kerja sama, jika terjadi misalnya direksi PTAM mengalami gugatan atau menggugat, Kejari bisa memberika kuasa khusus kepada. Kalau tidak ada kerja sama, tidak bisa tiba-tiba. Karena kami pengacara negara, tidak ada istilah komitmen fee,” jelasnya.

Tanpa perjanjian kerja sama, pendampingan hukum tidak dapat dilakukan secara serta-merta, mengingat jaksa bertindak sebagai pengacara negara dan tidak mengenal mekanisme komitmen biaya jasa. Dengan sinergi ini, diharapkan pengelolaan PTAM Giri Menang semakin akuntabel, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkelanjutan.

Sementara itu, Pemerintah Kota Mataram selaku sala satu Pemegang Saham (PS) menilai penandatanganan perjanjian kerja sama antara PT Air Minum (PTAM) Giri Menang dengan Kejaksaan Negeri Mataram sebagai langkah strategis dalam memperkuat tata kelola perusahaan daerah, khususnya pada aspek hukum perdata dan tata usaha negara.

Wakil Wali Kota Mataram, TGH. Mujiburrahman menilai keberadaan pendampingan hukum sangat penting untuk memastikan pengelolaan perusahaan berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta mendukung penguatan tata kelola keuangan daerah.

“Ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola keuangan daerah, khususnya dalam aspek hukum perdata dan tata usaha negara,” ujarnya.

Ia menambahkan, PTAM Giri Menang sebagai perusahaan daerah di sektor pelayanan air minum memiliki peran vital dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Di tengah meningkatnya tuntutan pelayanan publik, sinergi dengan Kejaksaan diharapkan mampu meminimalkan potensi persoalan hukum sekaligus memberikan kepastian hukum bagi jajaran direksi dan pegawai dalam menjalankan tugas.

Ia juga berharap PTAM Giri Menang dapat semakin optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dengan dukungan dan pendampingan hukum, perusahaan diharapkan lebih fokus pada peningkatan kualitas layanan dan pencapaian target pelayanan air bersih.

“Sinergi dengan Kejari membantu meminimalkan masalah hukum. Sekaligus memberikan kepastian pelaksanaan hukum dalam bertugas dan memberikan pelayanan. Kita juga harus mencanangkan cita-cita untuk memenuhi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Cita-cita itu akan tercapai kalau kita rajin dan gigih berjuang,” pungkasnya. (era)

 

Safina Berangkatkan 123 Jamaah Umrah Awal Ramadan 1447 Hijriah

0
Sebagian jamaah Safina didampingi Tuan Guru Lalu Ahmad Zaenuri.Lc saat di Bandara Kuala Lumpur, sebelum terbang ke Jeddah

Mataram (ekbisntb.com)Wajah cerah dan penuh haru terpancar dari ratusan jamaah umrah Safina Safari Haramain yang diberangkatkan pagi jelang siang pada Selasa, 10 Februari 2026 di Bandara Lombok. Mengenakan seragam batik putih telur bermotif emas dan cokelat, para jamaah tampak siap menunaikan perjalanan ibadah menuju Tanah Suci, tanah dambaan seluruh umat Islam di dunia.

Keberangkatan ini menjadi bagian dari rangkaian umrah awal Ramadan 1447 Hijriah/2026. Dari Lombok, rombongan diterbangkan menggunakan maskapai Batik Air dengan rute Lombok–Malaysia untuk transit, sebelum melanjutkan penerbangan menuju Madinah.

Owner Safina Safari Haramain, Ahmad Zaki Attamimi, menjelaskan bahwa pada hari tersebut Safina memberangkatkan 123 jamaah, yang merupakan gelombang pertama dari tiga gelombang keberangkatan awal Ramadan.

Total jamaah yang diberangkatkan selama Februari 2026 mencapai 290 orang, terbagi dalam delapan bus.

“Alhamdulillah, hari ini kami memberangkatkan 123 jamaah. Ini gelombang pertama dari tiga gelombang awal Ramadan. Hari ini berangkat tiga bus, pekan depan empat bus, dan satu bus lagi menyusul,” ujar Ahmad Zaki.

Ia menambahkan, Safina juga telah menjadwalkan keberangkatan lanjutan hingga akhir Ramadan, termasuk program 16 hari akhir Ramadan yang direncanakan berangkat pada 9 Maret 2026.

Seluruh jamaah dipastikan telah memenuhi semua persyaratan keberangkatan. Mulai dari paspor, visa, hingga dokumen pendukung lainnya telah diurus dan disiapkan langsung oleh pihak travel.

“Semua dokumen jamaah sudah lengkap, visa sudah menempel di paspor. Jamaah tinggal proses imigrasi dan naik pesawat,” jelasnya.

Ahmad Zaki menegaskan, Safina berkomitmen memberikan layanan terpadu agar jamaah tidak direpotkan oleh urusan teknis. Sejak tahap pra-keberangkatan, jamaah didampingi dan diingatkan terkait seluruh persyaratan ibadah, kesiapan jasmani dan rohani, hingga pelaksanaan manasik umrah.

“Jamaah kami posisikan sebagai tamu Allah. Karena itu, semua kami siapkan agar mereka bisa fokus beribadah,” ujarnya.

Selain dokumen perjalanan, Safina juga mengoordinir seluruh kebutuhan jamaah, mulai dari koper, tas kabin, hingga pengaturan bagasi. Bahkan, jamaah baru menerima koper mereka kembali di depan pintu kamar hotel masing-masing di Tanah Suci.

Dalam perjalanan panjang menuju Arab Saudi, Safina juga menyiapkan kebutuhan konsumsi jamaah. Mulai dari sarapan, makan, hingga snack selama perjalanan dan transit, sehingga jamaah tetap nyaman selama proses penerbangan yang memakan waktu belasan jam.

Tidak hanya itu, Safina turut menyediakan paket layanan tambahan agar jamaah benar-benar “terima beres”. Di antaranya paket internet selama di Tanah Suci serta layanan penukaran uang rupiah ke riyal sebelum keberangkatan, sehingga jamaah tidak perlu lagi mengurus kebutuhan tersebut secara mandiri.

“Jadi jamaah benar-benar tinggal duduk, berangkat, dan fokus ibadah. Semua kebutuhan dasar sudah kami siapkan,” tegas Ahmad Zaki.

Keberangkatan kali ini juga didampingi oleh Tuan Guru Ahmad Zaenuri, Lc, tuan guru kondang di Nusa Tenggara Barat, yang membimbing jamaah selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah umrah, sehingga jamaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik dan benar selama masa rangkaian umrah 14 hari.

Ahmad Zaki menegaskan, kepastian tersebut tidak terlepas dari status Safina yang kini dipercaya sebagai provider visa umrah resmi.

Sejak Desember 2025, Safina telah menandatangani kontrak resmi dengan Muassasah Hussein Muhammad Hijazi melalui Kementerian Haji Arab Saudi, sehingga proses penerbitan visa dapat dilakukan secara mandiri.

“Alhamdulillah, Safina sudah bisa menerbitkan visa sendiri. Ini membuat seluruh program menjadi serba pasti, baik dari sisi jadwal keberangkatan maupun kepastian keberangkatan jamaah,” ujarnya.

Selain sebagai provider visa, Safina juga dipercaya sebagai provider tiket maskapai Batik Air untuk penerbangan umrah. Dengan skema tersebut, jadwal keberangkatan jamaah sudah dibooking sejak awal musim umrah.

“Sejak awal musim, kami sudah booking tiket series untuk satu musim penuh. Jadi tanggal keberangkatan sudah pasti. Jamaah tinggal memilih tanggal sesuai keinginan,” kata Ahmad Zaki.

Dalam pelayanan, Safina mengedepankan konsep layanan terpadu atau “terima beres”. Sejak pra-keberangkatan, jamaah didampingi untuk memastikan kesiapan administrasi, jasmani, dan rohani, termasuk melalui pembekalan manasik umrah.

“Jamaah kami posisikan sebagai tamu Allah. Karena itu, kami berusaha memastikan mereka tidak direpotkan oleh urusan teknis dan bisa fokus beribadah,” ujarnya.

Seluruh kebutuhan perjalanan jamaah dikoordinir langsung oleh Safina. Mulai dari koper, tas kabin, pengaturan bagasi, hingga distribusi koper yang langsung diterima jamaah di depan pintu kamar hotel di Tanah Suci.

Selama musim umrah dimulai sejak Juli 2025, Safina mencatatkan keberangkatan ke-24. Jumlah jamaah yang telah diberangkatkan dari NTB pada musim ini telah melampaui 1.000 jamaah dan ditargetkan mencapai 1.500 jamaah hingga akhir Ramadan dan Syawal.
“Kepercayaan masyarakat terus meningkat. Musim lalu kami memberangkatkan 1.090 jamaah, dan musim ini insyaallah bisa tembus 1.500 jamaah,” ungkapnya.

Terakhir, Ahmad Zaki mengingatkan masyarakat agar lebih selektif dalam memilih travel umrah, dengan memastikan legalitas perusahaan, kepastian jadwal keberangkatan, serta melakukan pembayaran hanya melalui rekening resmi perusahaan.(bul)

Menyambung Harapan dari Rumah Singgah Baznas NTB di Denpasar

0
Ketua Baznas NTB, Dr. Lalu M. Iqbal Murad, MA, di Rumah Singgah Baznas NTB yang berlokasi di Jl. Pulau Bacan No. 26, Sanglah, Denpasar Barat

Denpasar (suarantb.com) — Kehadiran Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. Lalu M. Iqbal Murad, MA, di Rumah Singgah Baznas NTB yang berlokasi di Jl. Pulau Bacan No. 26, Sanglah, Denpasar Barat, merupakan tindak lanjut cepat atas arahan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, M.Si, yang sehari sebelumnya menegaskan pentingnya memaksimalkan pelayanan bagi warga NTB yang sedang ditimpa musibah dan menjalani perawatan medis jangka panjang di Bali.

Sebagai bentuk respons atas arahan tersebut, Ketua Baznas NTB bersama jajaran tim melaksanakan kunjungan kerja guna melakukan monitoring dan evaluasi layanan Rumah Singgah Baznas NTB sekaligus menyapa langsung para pasien dan keluarga pasien asal Nusa Tenggara Barat yang tengah menjalani pengobatan di RSUP Sanglah Denpasar.

Dalam Kunjungannya, Baznas NTB melaksanakan penandatanganan Perpanjangan Sewa Rumah Singgah Baznas NTB bersama pemilik rumah untuk jangka waktu tiga tahun ke depan.

Penandatanganan ini menjadi bagian penting dari kunjungan kerja sebagai bentuk kepastian keberlanjutan layanan rumah singgah bagi masyarakat NTB, Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kelembagaan Baznas NTB dalam memastikan layanan kemanusiaan tetap berjalan secara berkesinambungan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat NTB.

Dalam kesempatan itu, Ketua Baznas NTB mendengarkan langsung kesaksian para penerima manfaat terkait keberadaan Rumah Singgah Baznas NTB yang dinilai sangat membantu, terutama dalam meringankan beban biaya tempat tinggal dan kebutuhan harian selama masa pengobatan.

Suasana haru menyelimuti kunjungan tersebut ketika Ketua Baznas NTB menyapa para keluarga pasien satu per satu. Dalam momen penuh empati, beliau memeluk keluarga pasien dan menitikkan air mata, seraya membisikkan pesan penguatan agar tidak ragu menghubungi Baznas NTB apabila menghadapi permasalahan selama berada di rumah singgah.

Sikap tersebut mencerminkan kehadiran Baznas NTB yang tidak hanya memberi bantuan materiil, tetapi juga dukungan moral dan psikologis bagi para penerima manfaat.

Salah satu kesaksian datang dari orang tua pasien atas nama Wawan Sufianto dari Desa Mekar sari Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah, Amelia Sabila yang tengah menjalani pengobatan tumor di area mata sebelah kiri.

Dengan haru, ia menyampaikan bahwa keberadaan Rumah Singgah Baznas NTB sangat berarti di tengah tingginya biaya sewa kos bulanan di Denpasar, belum termasuk kebutuhan makan dan minum.

Selain itu, terdapat pula pasien yang telah menempati rumah singgah selama lebih dari tiga bulan karena harus menjalani kontrol rutin, serta pasien dengan kondisi bocor jantung. Baznas NTB juga mendampingi pasien asal Pulau Sumbawa yang sedang menjalani pengobatan lanjutan di RSUP Sanglah.

“Rumah singgah ini bukan sekadar tempat tinggal sementara, tetapi ruang harapan bagi masyarakat NTB yang sedang berjuang untuk kesembuhan. Karena manfaatnya nyata, Baznas NTB memastikan layanan ini terus berlanjut,” ujar Ketua Baznas NTB.

Baznas Provinsi Nusa Tenggara Barat menegaskan komitmennya untuk terus mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara amanah, profesional, dan transparan, serta menyalurkannya ke program-program yang berdampak langsung bagi mustahik, khususnya di bidang kesehatan dan kemanusiaan. (r/bul)

Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 Produk Honda Hadir Lengkap dan Inovatif

0
AHM berpartisipasi dalam ajang IIMS 2026 yang berlangsung pada 5–15 Februari 2026 di JIEXPO Kemayoran. (suarantb.com/ist)

Mataram (suarantb.com) – PT Astra Honda Motor (AHM) berpartisipasi dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 yang berlangsung pada 5–15 Februari 2026 di JIEXPO Kemayoran. Berlokasi di Hall C1, booth AHM menghadirkan pengalaman mobilitas yang menyeluruh melalui beragam produk sepeda motor Honda yang sejalan dengan tema One HEART #SatuHATIPenuhArti.

Partisipasi AHM di IIMS 2026 merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia. Melalui pendekatan booth yang tematik dan interaktif, pengunjung diajak untuk mengeksplorasi langsung teknologi, desain, dan gaya hidup yang dihadirkan melalui berbagai produk sepeda motor Honda. Pengunjung IIMS 2026 dapat melihat lebih dekat jajaran produk Honda mulai dari skutik urban, big scooter, motor sport, motor petualang, hingga jajaran sepeda motor listrik.

Marketing Director AHM Octavianus Dwi menyampaikan bahwa partisipasi AHM di IIMS 2026 merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia. Keikutsertaan AHM di ajang ini tidak hanya menghadirkan beragam produk sepeda motor Honda, tetapi juga pengalaman berkendara yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi pengunjung.

“Di IIMS 2026, kami menghadirkan berbagai pilihan model yang merepresentasikan kebutuhan dan gaya hidup konsumen yang semakin beragam. Booth Honda dirancang agar pengunjung dapat merasakan langsung karakter, teknologi, dan pengalaman berkendara dari setiap produk yang kami tampilkan,” ujar Octavianus.

Untuk memberikan pengalaman yang lebih dekat dan relevan, booth Honda di IIMS 2026 dibagi ke dalam tujuh zona tematik, yaitu Urban, Big Scooter, Fashion, Lifestyle, Explorer, Racing, dan EV (Electric Vehicle). Setiap zona dirancang untuk merepresentasikan karakter, kebutuhan, dan gaya berkendara pengunjung yang beragam. Di zona Urban, AHM menampilkan All New Honda Vario 125, generasi terbaru skutik Honda yang telah diperkenalkan pada awal Desember lalu. Model ini hadir dengan pembaruan menyeluruh yang mengedepankan desain lebih sporty serta fitur modern, selaras dengan kebutuhan mobilitas harian dan tren gaya hidup masa kini. All New Honda Vario 125 hadir dalam tiga tipe, yaitu CBS, CBS-ISS (Advance), dan Street, dengan karakter desain yang merepresentasikan gaya berkendara urban yang dinamis dan ekspresif.

Di booth Honda IIMS, AHM menampilkan All New Honda Vario 125 tipe Advance dan Street sebagai representasi karakter sporty dan ekspresif skutik urban masa kini, termasuk unit dengan konsep modifikasi sebagai bagian dari jajaran skutik Honda di kelas urban bersama Honda BeAT series dan Honda Vario 160. Pada zona Big Scooter, pengunjung dapat melihat lebih dekat Honda PCX 160 dan Honda ADV160, serta unit versi modifikasi. Kedua model ini merepresentasikan skutik premium Honda dengan perpaduan kenyamanan berkendara, teknologi konektivitas Honda RoadSync, serta performa yang mendukung mobilitas jarak menengah hingga jauh.

Zona Fashion dan Lifestyle menampilkan model-model yang merepresentasikan gaya hidup modern dan ekspresif, seperti Honda Scoopy, Honda Genio, dan Honda Stylo 160. Selain itu, motor-motor ikonik seperti CT125, ST125, dan C125 turut dihadirkan untuk merefleksikan karakter unik, klasik, dan timeless yang tetap relevan bagi lintas generasi. Para pecinta petualangan, dapat menyaksikan jajaran motor tangguh Honda di zona Explorer seperti CRF150L, CRF250 Rally, CB150X, hingga XL750 Transalp, yang dirancang untuk mendukung aktivitas touring dan eksplorasi di berbagai kondisi jalan.

Di zona Racing, AHM menampilkan motor-motor yang menampilkan DNA balap, termasuk CBR series, motor balap Astra Honda Racing Team (AHRT), serta RC213V dari tunggangan Joan Mir di HRC Castrol musim 2026. Zona ini merepresentasikan semangat dan dedikasi AHM di dunia balap. Sejalan dengan semangat tersebut, AHM turut memperkenalkan skuat Astra Honda Racing Team (AHRT) musim balap 2026 dalam ajang IIMS 2026. Pada musim ini, AHM menurunkan pebalap muda Indonesia untuk berlaga di berbagai kejuaraan balap nasional hingga internasional, mulai dari FIM Moto3 Junior World Championship, Asia Road Racing Championship (ARRC), hingga ajang balap nasional. Langkah ini menegaskan komitmen AHM dalam membina talenta balap Tanah Air melalui program pembinaan berjenjang yang telah dijalankan secara berkelanjutan.

Sebagai bagian dari strategi elektrifikasi, AHM menghadirkan zona EV yang menampilkan jajaran lengkap sepeda motor listrik Honda, seperti Honda CUV e:, ICON e:, dan EM1 e: +, sebagai solusi mobilitas ramah lingkungan untuk kebutuhan harian masyarakat perkotaan. Kehadiran jajaran EV Honda di IIMS 2026 menegaskan langkah AHM dalam mendukung transisi menuju mobilitas berkelanjutan.

Tak ketinggalan, Zona #Cari_Aman & Safety Riding. Di sini pengunjung dapat merasakan pengalaman Honda Riding Trainer (HRT) untuk belajar teknik berkendara yang aman. Berbagai program edukasi keselamatan berkendara diadakan sepanjang pameran. Booth AHM di IIMS 2026 juga dilengkapi area test ride eksklusif bagi pengunjung yang ingin merasakan langsung performa sepeda motor Honda, termasuk model skutik Honda terbaru dan sepeda motor listrik.

Pengunjung juga dapat memilih beragam apparel dan aksesoris dari berbagai lini produk sepeda motor Honda untuk memperkuat karakter, fungsionalitas, dan fitur kendaraan, sekaligus memberikan ruang ekspresi yang sesuai dengan gaya hidup dan kebutuhan pengguna sepeda motor Honda.

Melalui partisipasi di IIMS 2026, AHM mengajak masyarakat untuk lebih dekat dengan inovasi sepeda motor Honda dalam menghadirkan produk serta pengalaman berkendara yang aman, nyaman, dan menyenangkan. (bul)

Berikan Transportasi Udara Gratis

0
Berikan Transportasi Udara Gratis
Feri Sofiyan (Suara NTB/hir)

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bima memastikan tetap memberikan fasilitas transportasi udara dan manasik haji gratis bagi jemaah calon haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kebijakan tersebut dipertahankan meski pemerintah daerah tengah menerapkan efisiensi anggaran.

Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH, mengatakan Kota Bima memiliki keistimewaan dalam penyelenggaraan ibadah haji dibanding daerah lain di Nusa Tenggara Barat. Salah satu keistimewaan itu adalah fasilitas transportasi udara secara gratis langsung menuju Embarkasi Lombok yang diberikan setiap tahun kepada jemaah haji asal Kota Bima.

“Setiap tahun, jemaah haji Kota Bima mendapatkan fasilitas transportasi udara langsung ke Embarkasi Lombok. Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan yang optimal,” kata Feri Sofiyan, Senin (9/2/2026).

Selain transportasi udara, Pemerintah Kota Bima juga secara konsisten menyediakan manasik haji gratis bagi seluruh jemaah calon haji. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesiapan jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.

“Manasik haji gratis diberikan agar seluruh jemaah memiliki pemahaman yang sama terkait tata cara ibadah, sekaligus meningkatkan kemandirian selama pelaksanaan haji,” ujarnya.

Menurut Feri, kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini diberlakukan tidak berdampak pada pelayanan haji. Pemerintah daerah tetap mengalokasikan dukungan transportasi bagi jemaah, baik pada saat keberangkatan maupun kepulangan.

“Di tengah efisiensi anggaran, kami tetap mengakomodir kebutuhan transportasi calon jemaah haji Kota Bima, mulai dari keberangkatan menuju Mataram hingga kepulangan kembali ke Kota Bima,” tegasnya.

Ia menilai pelayanan haji merupakan bagian dari pelayanan dasar di bidang keagamaan yang harus dijaga kualitasnya. Oleh karena itu, Pemkot Bima terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait.

“Koordinasi dengan Kementerian Agama dan instansi terkait terus kami tingkatkan agar seluruh proses penyelenggaraan haji berjalan tertib dan lancar,” kata Feri.

Dengan dukungan transportasi dan pembinaan yang diberikan, Pemerintah Kota Bima berharap jemaah calon haji tahun 1447 H/2026 M dapat melaksanakan ibadah dengan baik dan kembali ke daerah dalam kondisi sehat.

“Pemkot Bima akan tetap menunjukan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan haji secara berkelanjutan melalui peningkatan fasilitas dan pembinaan jemaah di setiap musim haji,” tandasnya. (hir)

Panen Melimpah, NTB Ditetapkan sebagai Sentra Jagung dan Bawang Putih

0
Panen Melimpah, NTB Ditetapkan sebagai Sentra Jagung dan Bawang Putih
Kunjungan Menteri Pertanian Andi Amran ke Sembalun, Lombok Timur. (suarantb.com/ist)

Selong (suarantb.com) — Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian mendorong Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi pusat produksi bawang putih nasional guna mempercepat terwujudnya swasembada pangan.

Menteri Pertanian, Andi Amran menyampaikan, penetapan NTB sebagai sentra produksi bawang putih nasional didasarkan pada keunggulan geografis dan tingkat produktivitas kawasan Sembalun yang dinilai mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik secara signifikan.

Selain bawang putih, Mentan juga mendorong NTB berkembang menjadi pusat komoditas jagung nasional. Menurutnya, sumber daya alam dan kualitas sumber daya manusia NTB memiliki potensi besar untuk menopang kebutuhan pakan, baik untuk Pulau Jawa maupun pasar yang lebih luas.

“Bisa ya. Orangnya ramah, orangnya baik. Insya Allah pasti bisa. Dan Insya Allah NTB mensuplai pakan ke Pulau Jawa. Bila perlu, negara lain,” ujarnya.

Untuk menjaga stabilitas harga hasil panen, pemerintah menawarkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai solusi strategis menyerap produk pertanian langsung dari petani. Program ini diharapkan mampu menekan fluktuasi harga sekaligus menjaga pendapatan petani, terutama saat panen raya.

Mentan juga menekankan pentingnya penguatan peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) agar lebih aktif mendampingi petani serta menjadi teladan melalui kebun percontohan di wilayah tugas masing-masing.

Dalam kesempatan itu, Mentan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, TNI, Polri, Kejaksaan, serta seluruh elemen masyarakat NTB atas dukungan terhadap program swasembada pangan nasional. Ia menyebut target swasembada yang semula diproyeksikan tercapai dalam empat tahun, berhasil direalisasikan hanya dalam satu tahun.

“Ini capaian spektakuler. Janji empat tahun kepada rakyat Indonesia, Alhamdulillah tercapai dalam satu tahun. Stok pangan juga tertinggi selama Indonesia merdeka. Karena itu, Bapak Presiden menyampaikan terima kasih,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan kesiapan Pemerintah Provinsi NTB untuk mengawal penetapan tersebut secara serius dan berkelanjutan. Menurutnya, penguatan sektor pangan bukan sekadar target produksi, tetapi bagian dari strategi besar pembangunan daerah.

“Kami tidak ingin NTB hanya menjadi lokasi tanam, tetapi menjadi pusat ekosistem pangan. Mulai dari benih, produksi, pascapanen, hingga hilirisasi. Penetapan ini akan kami kawal dengan penguatan produksi, ketersediaan benih, dukungan pembiayaan petani, serta sinergi lintas sektor,” tegas Miq Iqbal.

Ia menambahkan, NTB siap mengambil peran strategis sebagai penyangga pangan nasional, khususnya untuk komoditas bawang putih dan jagung, sekaligus memastikan manfaat ekonomi dirasakan langsung oleh petani.

“Target kami jelas, petani harus sejahtera, rantai pasok harus kuat, dan NTB menjadi salah satu pilar utama ketahanan pangan Indonesia,” tambahnya.

Melalui kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, Pemprov NTB optimistis pengembangan bawang putih dan jagung dapat berjalan terintegrasi, berkelanjutan, serta mampu memperkuat kemandirian pangan nasional sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat pedesaan. (era)

Surati AMNT, Pemprov NTB Optimis DBH AMNT Lebih dari Rp174 Miliar

0
Surati AMNT, Pemprov NTB Optimis DBH AMNT Lebih dari Rp174 Miliar
Kawasan industri PT AMNT di Kabupaten Sumbawa Barat. (suarantb.com/ist)

Mataram (suarantb.com) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memastikan Dana Bagi Hasil (DBH) PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) lebih dari nominal bagi hasil tahun 2024 yang mencapai sekitar Rp172 miliar. Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) NTB, Nursalim.

Ia mengaku, pihaknya telah menyurati PT AMNT terkait dengan Dana Bagi Hasil (DBH) tahun 2025. Dari surat itu, Pemprov NTB mendapatkan balasan dan kepastian pembagian DBH perusahaan tersebut sesuai kinerja tahun 2025.

“Sudah kita surati. Sudah ada jawaban. Dan ada kontribusinya. Sudah dijawab bahwa ada kontribusinya. Tapi tergantung kan berapa progresnya di lapangan,” ujarnya.

Meski di triwulan pertama perusahaan tambang yang berlokasi di Sumbawa Barat itu tidak bisa melakukan ekspor konsentrat. Namun, setelahnya pusat memberikan kelonggaran untuk kembali melakukan ekspor barang mentah. Dari ekspor itu dan smelter, BKAD NTB mengaku optimis DBH tahun 2025 lebih tinggi dibanding 2024.

“Kita optimis, kita ada kenaikan karena kan sudah dibuka ruang oleh pemerintah pusat untuk beroperasi,” katanya.

Diketahui, di tahun 2025 lalu, NTB mendapatkan DBH senilai Rp174 miliar dari PT AMNT. Nilai tersebut dibayarkan secara bertahap. Tahap pertama AMNT menyetor sekitar Rp87 miliar pada Juni 2025, dan kembali menyetorkan sekitar Rp88 miliar pada bulan Juli.

Adapun rincian pendapatan provinsi dan kabupaten/kota dari hasil Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) PT AMNT sebesar 1,5 persen kepada Pemprov NTB senilai 10,7 juta Dolar AS atau Rp174 miliar.

2,5 persen diberikan kepada KSB sebagai daerah penghasil atau sejumlah 17,9 juta Dolar AS atau Rp291 miliar, dan 2 persen kepada kabupaten/kota sejumlah 14,3 juta Dolar AS atau Rp232 miliar yang dibagi sembilan, sehingga masing-masing kabupaten/kota menapatkan 1,5 juta Dolar As atau Rp25 miliar.

Sementara, di tahun 2023, PT AMNT telah menyetorkan DBH senilai Rp114,9 miliar kepada Pemprov NTB di pertengahan November tahun 2024 lalu. Dengan rincian, untuk 10 kabupaten/kota ditransfer pada awal Desember 2024, dengan transfer tertinggi untuk Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sebagai daerah penghasil sejumlah 12,3 juta Dolar AS atau Rp191 miliar, dan 9,8 juta Dolar AS yang dibagi untuk sembilan kabupaten/kota di NTB.

Sehingga jika dibagi rata, masing-masing daerah selain KSB mendapatkan 1,08 juta Dolar AS atau sekitar Rp17 miliar. (era)

Perum BULOG Sosialisasikan Asuransi Parametrik untuk Proteksi Petani NTB

0
Proteksi Petani NTB, Perum BULOG Uji Coba Asuransi Parametrik di Lombok Timur

Selong (Suara NTB) – Perum BULOG resmi memperkenalkan skema asuransi pertanian melalui program “Bulog Peduli Petani” di Selong, Kabupaten Lombok Timur, Senin, 9 Februari 2026.

Langkah strategis ini diambil untuk memperkuat perlindungan bagi petani dari risiko gagal panen akibat perubahan iklim yang ekstrem, serangan hama, hingga bencana alam.

Lombok Timur terpilih sebagai salah satu lokasi uji coba nasional bersama empat daerah lainnya, yakni Jambi, Jawa Barat, dan Bali. Pemilihan ini didasari atas posisi strategis Lombok Timur sebagai sentra produksi padi sekaligus mitra penting bagi BULOG dalam menjaga ketersediaan pangan dan stabilisasi harga.

Direktur SDM dan Transformasi Perum BULOG, Sudarsono Hardjosoerkarto, menjelaskan bahwa asuransi yang diperkenalkan kali ini bersifat parametrik. Berbeda dengan asuransi konvensional, keunggulan asuransi parametrik terletak pada kemudahan klaimnya.

“Klaim asuransi parametrik ini sangat mudah dan sederhana karena jika parameter tertentu tidak tercapai, petani sudah bisa mendapatkan penggantian tanpa harus menunggu gagal panen total,” ujar Sudarsono.

Untuk perlindungan maksimal, BULOG berencana mengombinasikan asuransi ini dengan asuransi konvensional dalam skema hybrid. Pada tahap awal, BULOG memberikan bantuan premi asuransi untuk lahan seluas 125 hektare yang digarap oleh kelompok tani mitra binaan Dinas Pertanian Lombok Timur.

Asisten II Setda Lombok Timur, M. Khairi, menyambut baik inisiatif ini. Ia menekankan pentingnya mitigasi risiko bagi masyarakat Lombok Timur yang mayoritas menggantungkan hidup pada sektor pertanian.

“Kita ingin petani kita berdaya. Jangan sampai karena perubahan cuaca sedikit saja mereka langsung kolaps. Program ini sejalan dengan kebijakan SMART pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang tangguh,” tutur Khairi.

Ia juga menambahkan bahwa ketahanan ekonomi petani sangat krusial, terutama di tengah tantangan inflasi komoditas seperti bawang merah dan cabai menjelang Ramadan.

Kamarudin, salah satu perwakilan petani, mengakui bahwa tantangan cuaca saat ini membuat pertumbuhan tanaman tidak optimal atau kerdil. Ia berharap program asuransi ini tidak hanya berhenti di komoditas padi, tetapi juga bisa diperluas ke tanaman hortikultura seperti cabai yang rentan terhadap penyakit antraknos (patek) saat musim hujan.

“Kami menerima baik bantuan asuransi ini. Sekarang kami sudah mulai diminta mengumpulkan KTP untuk pendaftaran. Harapannya, kalau ada gagal panen karena iklim, bisa diklaim untuk menutupi kerugian,” ungkap Kamarudin.

Dengan adanya program ini, BULOG berharap petani dapat menjalankan produksi secara berkelanjutan guna memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan nasional tetap terjaga. (bul)