Saturday, April 4, 2026
26.5 C
Mataram
Home Blog Page 11

Cetak Sejarah, Pembalap Muda Indonesia Veda Ega Pratama Berhasil Naik Podium GP Brasil

0
Cetak Sejarah, Pembalap Muda Indonesia Veda Ega Pratama Berhasil Naik Podium GP Brasil

Jakarta (ekbisntb.com)— Indonesia kembali menorehkan sejarah di kancah balap dunia. Pembalap muda Tanah Air, Veda Ega Pratama, berhasil meraih posisi ketiga (P3) pada ajang Moto3 Grand Prix Brasil. Capaian ini menjadikannya sebagai pembalap Indonesia pertama yang sukses naik podium di level tersebut.

Prestasi ini menjadi tonggak penting bagi perkembangan motorsport nasional sekaligus mempertegas daya saing talenta Indonesia di panggung global. Veda menunjukkan performa impresif di lintasan yang menantang, dengan konsistensi dan ketangguhan hingga mampu mengamankan podium bersejarah bagi Indonesia.
Keberhasilan ini tidak lepas dari proses pembinaan yang telah dijalani secara berjenjang sejak usia dini, termasuk pengalaman balap yang intens di Pertamina Mandalika International Circuit.

Veda mulai merasakan atmosfer kompetisi di The Mandalika sejak 2021 melalui ajang Asia Talent Cup sebagai wildcard. Pada musim 2022, ia kembali berlaga dan mencatatkan kemenangan ganda di sirkuit tersebut, sebelum kemudian keluar sebagai juara Asia Talent Cup 2023. Ia juga aktif berkompetisi di Mandalika Racing Series (MRS), masing-masing pada kelas 250cc pada 2023 dan naik ke kelas 600cc pada 2024. Kiprahnya berlanjut di level internasional dengan meraih posisi runner-up pada ajang Red Bull Rookies Cup 2025, yang menjadi batu loncatan penting sebelum akhirnya menembus ajang Moto3. Dengan banyaknya ajang yang diikuti, menjadikan sirkuit ini sebagai bagian penting dalam pembentukan kariernya.

Penguatan jalur pembinaan ini juga didukung oleh ekosistem yang terus berkembang di The Mandalika. InJourney bersama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menghadirkan berbagai program pembinaan dan kompetisi berjenjang, salah satunya melalui Mandalika Racing Series yang berkolaborasi dengan Pride Motorsport sebagai platform strategis untuk menjaring dan mengembangkan pembalap muda menuju level internasional.

Selain menghadirkan ajang balap kelas dunia, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika juga diarahkan sebagai sportainment destination yang mengintegrasikan olahraga, hiburan, dan pariwisata dalam satu ekosistem yang berkelanjutan.

Direktur Utama InJourney, Maya Watono menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Veda Ega Pratama di kancah internasional. “Kami bangga atas prestasi yang diraih Veda Ega Pratama yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di level dunia. InJourney berperan sebagai bagian dari support system yang terus mendorong dan mendukung pembalap Indonesia untuk dapat bersaing secara global,” ujarnya.

Ia menambahkan, dukungan tersebut diwujudkan melalui pembangunan dan penguatan ekosistem motorsport nasional, termasuk melalui kehadiran Pertamina Mandalika International Circuit sebagai sirkuit berstandar internasional yang telah menggelar berbagai ajang balap dunia sejak 2021, seperti MotoGP dan World Superbike. Infrastruktur ini memberikan kesempatan bagi pembalap Indonesia untuk berlatih dan berkompetisi di lintasan dengan standar global, sehingga mampu meningkatkan kesiapan teknis, mental, dan daya saing di level internasional.

Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar “Prestasi Veda Ega Pratama menjadi bukti nyata bahwa pengembangan The Mandalika sebagai ekosistem sportainment tidak hanya menghadirkan ajang kelas dunia, tetapi juga mampu melahirkan talenta motorsport Indonesia yang berdaya saing global. Kehadirannya pada ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 akan menjadi momentum penting untuk semakin memperkuat positioning The Mandalika sebagai destinasi sport tourism berkelas dunia.”

Lebih lanjut, Veda Ega Pratama dipastikan akan tampil di hadapan publik Tanah Air dalam ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia yang akan diselenggarakan pada 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit.
Kehadiran Veda di Mandalika Internasional Circuit pada ajang tersebut akan menjadi momentum penting, tidak hanya sebagai partisipasi di level dunia, tetapi juga sebagai ajang tampil di hadapan publik Indonesia.

Sementara itu, Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria “Podium Veda di Moto3 GP Brasil menjadi bukti efektivitas pembinaan berjenjang di Mandalika Internasional Circuit. Kami optimistis kehadirannya di MotoGP Indonesia 2026 akan menginspirasi sekaligus memperkuat kebangkitan motorsport nasional.”

Prestasi bersejarah yang diraih di Brasil ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia serta memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan baru dalam dunia motorsport global. Dengan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, Indonesia optimistis akan terus melahirkan talenta-talenta unggul yang mampu bersaing di tingkat internasional.(bul)

Ami Music Company Luncurkan Single “Hari Fitri Kosong Kosong”, Warnai Lebaran 2026 Bersama

0

Mataram (ekbisntb.com) – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 2026, Ami Music Company mempersembahkan single terbaru bertajuk “Hari Fitri Kosong Kosong” yang resmi dirilis pada Rabu, 18 Maret 2026 melalui channel YouTube resmi Ami Music Company.

Mengangkat tema khas lebaran, lagu ini menghadirkan nuansa hangat yang merefleksikan makna saling memaafkan, kebersamaan keluarga, serta kebahagiaan kembali ke fitrah. Balutan musik yang ringan dan menyentuh menjadikan lagu ini relevan untuk menemani suasana Idul Fitri di berbagai kalangan.

Peluncuran single ini diharapkan dapat menjadi bagian dari tradisi baru dalam merayakan lebaran dengan karya musik lokal yang berkualitas, sekaligus memperkaya warna industri musik di Nusa Tenggara Barat.

Bagi para pembaca dan penggemar, jangan lewatkan berbagai informasi menarik seputar lagu ini serta update eksklusif lainnya hanya di Rinag Baca Media. Saksikan juga video resmi “Hari Fitri Kosong Kosong” dengan mengunjungi channel YouTube Ami Music Company.

“Tetap ikuti perkembangan terbarunya dan pastikan Anda menjadi bagian dari momen spesial ini. Stay tune di Ruang Baca Media Suara NTB dan channel YouTube resmi Ami Music Company,” demikian Direktur Ami Entertainment, Abdurrahman SE.,MM (Rama).(bul)

Jelang Lebaran, Bulog NTB Salurkan Bapang di Lombok Utara

0

Lombok Utara (ekbisntb.com) – Perum Bulog Kantor Wilayah NTB menyalurkan bantuan pangan untuk membantu masyarakat miskin jelang Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 1446H/2026.

Penyaluran dilakukan di Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara pada Rabu (18/3/2026) yang dipimpin langsung oleh Pimpinan Wilayah Bulog NTB Mara Kamin Siregar, bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB Hj.Eva Dewiyani, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) KLU Tresnahadi, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Utara.

Bantuan pangan yang disalurkan berupa 20 kg beras dan 4 liter Minyak Kita. Pimwil menjelaskan untuk periode Februari – Maret 2026, penyaluran bantuan pangan diberikan kepada 58.996 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar di 5 kecamatan, mulai dari Kecamatan Bayan 14.736 PBP, Kecamatan Gangga 12.337 PBP, Kecamatan Kayangan 12.243 PBP, Kecamatan Pemenang 8.950 PBP, Kecamatan Tanjung 10.730 PBP.

Terdapat penambahan sebesar 20.623 atau 54% penerima bantuan pangan di Kabupaten Lombok Utara jika dibandingkan dengan periode Oktober – November 2025. Regar menjelaskan penerima bertambah karena saat ini pemerintah memberikan Bapang kepada warga yang masuk kategori desil 1 hingga desil 5.

Regar menjelaskan bantuan pangan ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia, diberikan menjelang Hari Raya Idulfitri agar bisa dimanfaatkan saat hari raya, karena kebutuhan pangan saat hari raya biasanya meningkat. “Harapan kami dengan penyaluran ini masyarakat penerima bisa terbantu, semoga bisa dimanfaatkan saat Idulfitri,” ujarnya.

Selain di Kabupaten Lombok Utara, penyaluran juga dilakukan seluruh Kabupaten/Kota lain di NTB, dengan total penerima mencapai 856.131 PBP, meningkat sebanyak 334.946 PBP atau 64% jika dibandingkan dengan penerima pada periode sebelumnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB, Hj.Eva Dewiyani menjelaskan bantuan pangan yang disalurkan Bulog sangat membantu warga yang menerima.
“Karena biasanya jelang lebaran Ibu – Ibu butuh beras, minyak goreng, jadi bantuan pangan ini sangat membantu,” ujar Eva.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) KLU, Tresnahadi menjelaskan sangat bersyukur dengan bertambahnya penerima bantuan pangan di Kabupaten Lombok. Ia berharap semua bantuan segera tersalurkan sehingga bisa dimanfaatkan oleh penerima.

“Kami sangat bersyukur dengan penambahan tersebut, dan semoga semua bantuan cepat disalurkan karena sangat membantu masyarakat,” kata Tresnahadi.(bul)

Penyaluran THR di NTB Tembus Rp222,62 Miliar

0
Ilustrasi Uang (ekbisntb.com/siliput.com)

Mataram (Suara NTB)- Penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur pemerintah pusat di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menunjukkan kinerja positif. Hingga 17 Maret 2026, realisasi penyaluran THR telah mencapai Rp222.617.780.457 yang disalurkan kepada 58.334 penerima.

Penyaluran THR tersebut diberikan kepada PNS/TNI/Polri, PPPK, dan PPNPN, yang terdiri atas beberapa komponen penghasilan sesuai ketentuan, antara lain gaji pokok, tunjangan melekat, serta tunjangan kinerja (tunkin) khusus bagi PNS/TNI/Polri.

Dari sisi jumlah penerima, menurut penjelasan resmi DJPB NTB, Selasa, 17 Maret 2026,kelompok PNS/TNI/Polri merupakan penerima terbesar dengan 29.654 orang, diikuti PPPK sebanyak 6.995 orang, PPNPN sebanyak 1.140 orang, dan penerima komponen THR Tunkin sebanyak 20.545 orang.

Secara kewilayahan, penyaluran THR tersebar pada empat KPPN di Provinsi NTB.
Wilayah kerja KPPN Mataram (Provinsi NTB, Kota Mataram, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Barat, dan Kabupaten Lombok Utara) mencatat penyaluran terbesar dengan nilai mencapai Rp161,74 miliar kepada 40.279 penerima.

Selanjutnya, KPPN Bima (Kabupaten Bima, Kota Bima, dan Kabupaten Dompu) telah menyalurkan Rp32,99 miliar kepada 10.594 penerima.

KPPN Sumbawa Besar (wilayah kerja Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat) menyalurkan Rp14,70 miliar kepada 3.946 penerima, sementara KPPN Selong (wilayah kerja Kabupaten Lombok Timur) mencatat penyaluran sebesar Rp13,18 miliar kepada 3.515 penerima.

Pemerintah melalui Kanwil DJPb Provinsi NTB telah mendorong percepatan penyaluran THR agar seluruh hak aparatur negara dapat diterima tepat waktu menjelang Hari Raya Idulfitri. Penyaluran THR ini diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat serta memberikan dorongan terhadap aktivitas ekonomi daerah, khususnya pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).(bul)

Pembangunan KDKMP Terus Berjalan

0
Pembangunan KDKMP Terus Berjalan
Letkol Kav Basofi Cahyowibowo. (Suara NTB/ils)

Sumbawa Besar (ekbisntb.com) – Komando Distrik Militer (Kodim) 1607 Sumbawa, memastikan proses pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) terus berjalan. Pembangunan sudah 66 titik dengan progres bervariasi.

“Jadi, yang sudah mulai tahap pembangunan baru 66 titik dengan persentase bervariasi karena masing-masing titik mulai pembangunan nya berbeda-beda,” kata Komandan Kodim (Dandim) 1607 Sumbawa, Letkol Kav Basofi Cahyowibowo, kepada Suara NTB, Senin (16/3).

Ia melanjutkan, realisasi pembangunan fisik KDKMP yang masih cukup rendah menjadi atensi, agar pekerjaan dikebut. Hanya saja kata dia, menjadi kendala selama ini proses penyiapan lahan, karena harus menunggu persetujuan dari pemerintah pusat.

“Jadi, kalau lahannya sudah di ACC pemerintah kami bisa langsung melakukan pembangunan karena itu yang menjadi kendala kita saat ini sehingga persentase pembangunan KDKMP bergerak lambat,” ujarnya.

Dandim tidak menampik kendala utama untuk mempercepat proses pembangunan KDKMP, yakni di ketersediaan lahan yang layak. Pihaknya secara intensif berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta provinsi untuk mencari solusi lahan yang bisa dimanfaatkan untuk pembangunan gerai KDKMP.

“Kalau untuk running (operasional program) kami tunggu dari pusat, sementara tugas kami di daerah hanya membangun gerai KDKMP saja. Kami juga menargetkan 66 titik tuntas pada bulan Juni mendatang,” tukasnya. (ils)

BPR NTB Resmi Ditunjuk sebagai Bank Penyalur Gaji dan Tunjangan PPPK di Lingkup Pemprov NTB

0
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyerahkan SK terkait penunjukan BPR NTB sebagai penyalur gaji dan tunjangan PPPK lingkup Pemprov NTB, di sela-sela buka puasa bersama Pemprov NTB, Senin malam (16/3/2026). (suarantb.com/ist)

Mataram (ekbisntb.com) – PT BPR NTB Perseroda resmi menerima keputusan pemerintah daerah terkait penunjukan sebagai bank penyalur gaji dan tunjangan bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) serta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja paruh waktu di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Keputusan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, kepada Direktur Utama PT BPR NTB Perseroda, Faisal, dalam rangkaian kegiatan buka puasa bersama Pemerintah Provinsi yang digelar di Pendopo Gubernur NTB, Senin (16/3/2026).

Penunjukan tersebut menjadi bentuk kepercayaan pemerintah daerah kepada bank milik daerah itu untuk mendukung pengelolaan keuangan pemerintah secara lebih efektif dan transparan, khususnya dalam penyaluran gaji dan tunjangan bagi PPPK.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyampaikan bahwa keterlibatan bank daerah dalam sistem pembayaran pemerintah diharapkan dapat memperkuat peran lembaga keuangan lokal sekaligus meningkatkan pelayanan kepada aparatur sipil negara.

“Dengan adanya kerja sama ini, kami berharap proses penyaluran gaji dan tunjangan dapat berjalan lebih cepat, transparan, dan akuntabel,” ujar Gubernur Iqbal.

Direktur Utama PT BPR NTB Perseroda, Faisal, menyatakan pihaknya siap menjalankan amanah tersebut dengan meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat sistem perbankan yang dimiliki.

Menurutnya, penunjukan ini tidak hanya menjadi kepercayaan bagi perusahaan, tetapi juga momentum untuk memperluas kontribusi bank daerah dalam mendukung pembangunan ekonomi di Nusa Tenggara Barat.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik serta memastikan proses penyaluran gaji dan tunjangan berjalan lancar, tepat waktu, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Faisal.

Melalui kebijakan ini, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat juga berharap penguatan peran bank daerah dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat. (bul)

Pertumbuhan Ekonomi Lombok Timur Tembus 6,61 Persen di Triwulan IV 2025

0
Ilustrasi Pertumbuhan Keuangan(ekbisntb.com/ist)

Selong (ekbisntb.com) – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lombok Timur mencatat pertumbuhan ekonomi yang impresif pada triwulan keempat tahun 2025. Kepala BPS Lombok Timur, Sri Endah Wardanti, mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi pada periode tersebut mencapai 6,61 persen, mencatatkan lonjakan signifikan dibandingkan triwulan-triwulan sebelumnya.

“Pertumbuhan ekonomi triwulan IV mencapai 6,61 persen. Angka ini cukup tinggi, sementara secara kumulatif sepanjang tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Lombok Timur tercatat sebesar 4,93 persen,” jelas Sri Endah Wardanti saat memaparkan data terkini.

Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi Lombok Timur sepanjang 2025 ditopang oleh tiga sektor utama. Sektor penyediaan makan dan minum, sektor jasa keuangan dan asuransi, serta sektor perdagangan menjadi motor penggerak yang mendorong laju perekonomian daerah.

Sorotan khusus diberikan pada sektor penyediaan akomodasi dan makan minum yang mencatat pertumbuhan tahunan mencapai 9,85 persen. Menurut Sri Endah Wardanti, salah satu faktor pendorong utama pertumbuhan sektor ini adalah program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Peran program MBG sangat terlihat di sektor penyediaan akomodasi dan makan minum. Pertumbuhan tahun 2025 mencapai 9,85 persen, membaiknya ekonomi Lotim ini salah satunya karena program MBG,” ungkapnya.

Wakil Bupati Lotim H. Edwin Hadiwijaya dikonfirmasi meyakinkan pedan MBG memang cukup besar dalam menggerakkan ekonomi Lotim. Disebut saat ini 243 SPPG sudah beroperasi dengan 508.951orang penerima manfaat.

Menurutnya, tidak kurang dari 10 ribu tenaga kerja terserap di dapur, belum lagi yang di penyuplai dan mata rantai pasoknya. Setiap dapur mempekerjakan puluhan tenaga kerja, mulai dari juru masak hingga petugas distribusi, yang secara langsung menggerakkan ekonomi lokal dan meningkatkan permintaan bahan baku pangan.

Dengan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mencapai 98,79 persen atau Rp549,8 miliar di akhir tahun 2025, pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi dapat dipertahankan. Sekretaris Daerah Lombok Timur, Muhammad Juaini Taofik, sebelumnya juga menyatakan keyakinannya bahwa kolaborasi antara program nasional dan penguatan sektor riil akan terus mendorong stabilitas ekonomi daerah.

Pertumbuhan di atas 6 persen pada triwulan IV ini menjadi modal berharga bagi Lombok Timur untuk memasuki tahun 2026 dengan fondasi ekonomi yang lebih kuat, terutama dengan terus berkembangnya sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di wilayah tersebut. (rus)

Pemkot Mataram Berangkatkan 252 Peserta Mudik Gratis Harum 2026, Siapkan Penambahan Armada Tahun Depan

0
Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana melepas secara simbolik ratusan pemudik ke Pulau Sumbawa di halaman Kantor Wali Kota, Kamis (16/3/2026). (Suara NTB/pan)

Mataram (ekbisntb.com) – Pemerintah Kota Mataram melepas sebanyak 252 peserta program Mudik Gratis Harum 2026 di halaman Kantor Wali Kota Mataram, Senin, 16 Maret 2026. Pada program mudik tahun ini, pemkot menyiapkan enam armada bus dengan tiga rute tujuan, yakni Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Dompu, dan Bima.

Wali Kota Mataram, Dr. H. Mohan Roliskana, mengatakan program mudik gratis ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memfasilitasi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman untuk merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah bersama keluarga.

“Ini adalah upaya kami untuk menjembatani dan memfasilitasi kepentingan masyarakat, khususnya adik-adik mahasiswa, agar perjalanan pulang mereka menjadi lebih mudah,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar para peserta mudik dapat menempuh perjalanan dengan aman dan selamat hingga tiba di tujuan, sehingga dapat merayakan silaturahmi dengan keluarga di kampung halaman.

Menurut Mohan, program Mudik Gratis Harum 2026 merupakan pelaksanaan tahun kedua. Program ini pertama kali digelar pada 2025 dengan pola yang sama dan diikuti ratusan pemudik, yang sebagian besar berasal dari masyarakat Pulau Sumbawa.

Melihat tingginya minat masyarakat terhadap program tersebut, Mohan meminta Dinas Perhubungan Kota Mataram menambah jumlah armada bus pada pelaksanaan mudik tahun depan agar lebih banyak masyarakat yang dapat terakomodasi.

“Tahun lalu hanya empat bus, sekarang bertambah dua sehingga menjadi enam bus. Saya minta kepada Kepala Dinas agar tahun depan bisa ditambah lagi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram, Zulkarwin, menjelaskan bahwa pada awalnya pemkot hanya menyiapkan empat armada bus. Namun, setelah berkoordinasi dengan Bank NTB Syariah, pihak bank turut memberikan dukungan dua armada tambahan sehingga total bus yang disediakan menjadi enam unit dengan kapasitas penumpang lebih dari 250 orang.

“Awalnya hanya empat bus. Kami kemudian meminta dukungan dari pihak bank dan akhirnya disetujui untuk menambah dua bus,” jelasnya.

Ia menambahkan, para peserta mudik mendapatkan layanan penuh selama perjalanan. Selain fasilitas bus yang memadai, tahun ini PT Jasa Raharja juga memberikan perlindungan berupa asuransi jiwa bagi para pemudik serta asuransi rumah tinggal selama 14 hari.

Terkait rencana penambahan armada pada program mudik 2027, Zulkarwin menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti arahan Wali Kota Mataram.

“Nanti akan kami upayakan ke depan. Jika ada arahan dari Pak Wali, tentu akan kami siapkan untuk tahun depan,” ujarnya.

Mengenai alokasi anggaran, Zulkarwin mengungkapkan biaya sewa empat bus yang disediakan Pemkot Mataram mencapai Rp15 juta per unit di luar pajak. Dengan demikian, total anggaran yang dikeluarkan untuk empat bus tersebut sekitar Rp60 juta. (pan)

Harga Tiket Naik, Warga Manfaatkan Mudik Gratis Pemkot Mataram

0

Mataram (ekbisntb.com) – Ratusan warga mengikuti program mudik gratis yang difasilitasi oleh Pemerintah Kota Mataram menjelang Hari Raya Idulfitri. Program ini disambut antusias masyarakat karena dinilai sangat membantu meringankan beban biaya perjalanan pulang kampung.

Para peserta mudik berasal dari berbagai daerah di Pulau Sumbawa seperti Bima, Dompu, dan Sumbawa. Mereka diberangkatkan menggunakan armada bus yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah untuk memastikan perjalanan berlangsung aman dan nyaman.

Salah seorang peserta mudik asal Kabupaten Dompu, Fauziyah, mengaku baru pertama kali mengikuti program mudik gratis yang diselenggarakan Pemkot Mataram. Ia mendaftar bersama temannya setelah mendapatkan informasi mengenai program tersebut.

Menurut Fauziyah, program ini sangat membantu masyarakat, terutama di tengah melonjaknya harga tiket transportasi menjelang Lebaran.

“Harga tiket biasanya sekitar Rp230 ribu, tapi sekarang sudah naik menjadi Rp350 ribu. Bahkan informasi terbaru bisa sampai Rp380 ribu,” ungkapnya, Senin (16/3/2026).

Ia mengatakan informasi mengenai program mudik gratis tersebut diperoleh dari temannya yang sebelumnya pernah mengikuti program serupa. Fauziyah mengaku bersyukur karena masih mendapatkan kuota untuk ikut serta dalam program tersebut.

“Alhamdulillah bisa ikut. Lumayan sekali membantu karena tidak perlu lagi memikirkan biaya tiket,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Yanti, mahasiswa asal Bima. Ia mengaku sangat bersyukur bisa mengikuti program mudik gratis dari Pemerintah Kota Mataram setelah mendaftar sejak dua pekan lalu.

Menurut Yanti, harga tiket travel menuju Sumbawa saat ini terus mengalami kenaikan seiring meningkatnya permintaan masyarakat untuk pulang kampung menjelang Lebaran.

“Tiket travel sekarang bisa mencapai Rp300 ribu. Dengan adanya mudik gratis ini, tentu sangat membantu kami yang masih mahasiswa,” katanya.

Ia menambahkan, biaya yang seharusnya digunakan untuk membeli tiket dapat dialihkan untuk kebutuhan lain selama berada di kampung halaman.

“Uangnya bisa saya alokasikan untuk berbagi THR kepada keluarga di kampung,” tuturnya.

Selain membantu dari sisi biaya, Yanti juga menilai fasilitas yang disediakan dalam program mudik gratis tersebut cukup memadai. Armada bus yang digunakan dinilai nyaman sehingga para pemudik merasa lebih tenang selama perjalanan.

Menurutnya, program seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa yang memiliki keterbatasan biaya untuk pulang ke kampung halaman.

“Sebagai mahasiswa, program ini sangat membantu kami agar bisa pulang dengan tenang tanpa harus pusing memikirkan biaya tiket yang melonjak saat musim mudik,” ujarnya.

Program mudik gratis yang digelar Pemerintah Kota Mataram setiap tahun ini diharapkan dapat terus dilaksanakan dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Selain membantu meringankan biaya perjalanan, program tersebut juga menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memastikan masyarakat dapat pulang kampung dengan aman dan nyaman saat momentum Lebaran. (pan)

Alokasi Pupuk Aman, Loteng Optimis Target Surplus Beras Bisa Tercapai

0
Zaenal Arifin (suarantb.com/kir)

Praya (ekbisntb.com) – Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) mendapat alokasi pupuk sekitar 24 ribu ton khusus untuk urea dari pemerintah pusat pada musim tanam tahun ini. Jumlah alokasi tersebut masih bisa bertambah hingga 26 ribu ton, jika memang Loteng butuh tambahan pupuk selama musim tanam kali ini. Besarnya alokasi pupuk tersebut membuat Pemkab Loteng optimis target surplus beras tahun ini bisa tercapai.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepada Dinas Pertanian Loteng Zaenal Arifin, ditemui di ruang kerjanya, Senin (16/3/2026), mengungkapkan secara kebutuhan hitung-hitungan kebutuhan pupuk, terutama urea di Loteng sebesar 26 ribu ton. Tetapi pemerintah pusat memberikan alokasi sebanyak 24 ribu untuk tahun musim tanam.

Artinya masih ada kekurangan sekitar 2 ribu ton. Namun kekurangan tersebut bukan jadi masalah, karena pemerintah pusat siap menambah alokasi pupuk bagi Loteng jika memang masih kekurangan. “Tahun lalu kita sampai empat kali minta tambahan pupuk. Jadi soal alokasi pupuk tidak ada masalah,” tegasnya.

Tinggal sekarang soal ketepatan waktu penyaluran pupuk saja yang perlu dibenahi. Mengingat, di beberapa wilayah, penyaluran pupuk sering terlambat dan tidak sesuai dengan waktu penggunaan pupuk. Koordinasi dengan pihak terkait pun sudah dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi keterlambatan penyaluran pupuk ke petani.

“Keterlambatanya penyaluran pupuk biasanya terjadi karena faktor di pengecer. Banyak pengecer yang belum siap secara modal, sehingga harus menunggu modal terkumpul dulu, baru bisa menebus pupuk di distributor,” ujarnya.

Persoalan tersebut sudah disampaikan ke pihak produsen pupuk, karena sekarang yang menentukan dan menunjuk pengecer tidak lagi distributor, tetap langsung produsen pupuk. Dan, hasil koordinasi terakhir menyebutkan kalau pihak produsen mensyaratkan pengecer pupuk harus punya modal yang memadai, baru akan ditunjuk sebagai pengecer. Dibuktikan dengan rekening koran di bank.

Jadi kalau pengecer tidak siap modal, maka tidak akan ditunjuk lagi sebagai pengecer pupuk oleh pihak produsen. “Kita melihat sudah cukup banyak perubahan terkait tata kelola pupuk sejauh ini. Baik itu dari sisi alokasi hingga system penyalurannya,” tegasnya.

Dengan semakin membaiknya tata kelola pupuk, maka ke depan diharapkan tidak ada lagi persoalan-persoalan terkait pupuk. Petani bisa memperoleh pupuk tepat waktu dan tepat jumlah. Sehingga bisa mendukung optimalisasi produksi padi pada tahun ini. Yang pada akhirnya bisa mendukung tercapainya target produk gabah di Loteng.

“Tahun lalu produksi gabah Loteng di atas 450 ribu ton. Sehingga mampu surplus beras hingga 150 ton. Tahun ini, dengan semakin baiknya tata kelola pupuk kita optimis capaian produksi gabah tahun ini akan bisa lebih baik lagi,” pungkas Zaenal. (kir)