BerandaBERANDAPasokan Semen Dipastikan Kembali Normal

Pasokan Semen Dipastikan Kembali Normal


Sumbawa Besar (EKBIS NTB)
– Pemkab Sumbawa memastikan pasokan semen kembali normal. Pendistribusian salah satu material bangunan ini akan mulai dilakukan secara bertahap dari tanggal 12-30 Novembe.


“Sebanyak 9.500 ton semen dijadwalkan masuk mulai 12-30 November 2026. Tambahan pasokan ini kita harapkan mampu menjawab kelangkaan semen yang terjadi beberapa waktu lalu,” kata Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian Perdagangan (KUKMIndag) Kabupaten Sumbawa, E. S. Adi Nusantara, Rabu (4/11).


Kepastian penambahan pasokan tersebut diperoleh setelah Pemerintah menyampaikan permohonan penambahan distribusi semen kepada produsen. Hal tersebut tertuang dalam surat Bupati Sumbawa Nomor 500.2.1/534/Diskoperindag/X/2026 tertanggal 27 Oktober 2026.

- Advertisement -


Menurutnya, surat tersebut secara khusus meminta pemulihan dan penambahan pasokan semen. Tujuannya sebagai upaya memenuhi kebutuhan masyarakat dan mendukung kelancaran pembangunan di Kabupaten Sumbawa.


“Tambahan pasokan semen ini akan mampu menekan harga yang berlaku saat ini. Mengingat untuk satu sak semen dihargai Rp 100 ribu dari harga normal di angka Rp 85 ribu,” ujarnya.


Ia mengatakan, penyebab terganggunya distribusi semen karena keterlambatan pasokan batubara sebagai salah satu bahan bakar utama produksi. Hal tersebut menyebabkan proses produksi semen ikut terganggu dan berdampak terhadap kapasitas produksi.


Gangguan produksi juga memengaruhi ketersediaan semen di sejumlah wilayah distribusi, termasuk Kabupaten Sumbawa. Situasi ini turut memicu keterbatasan stok di tingkat distributor dan berdampak terhadap masyarakat yang membutuhkan semen untuk berbagai pekerjaan konstruksi.


“Perusahaan memastikan terus melakukan percepatan pemulihan produksi, sekaligus mengamankan ketersediaan pasokan batubara. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mengembalikan kapasitas produksi, agar mampu memenuhi kebutuhan pasar,” ujarnya.


Pasokan semen ini menjadi bagian penting dari upaya pemulihan distribusi semen yang sebelumnya mengalami keterlambatan. Pemerintah berharap kedatangan tambahan pasokan itu dapat segera memperbaiki ketersediaan semen di tingkat distributor dan toko bangunan,sehingga masyarakat dan pelaku usaha konstruksi dapat kembali memperoleh bahan bangunan itu untuk melanjutkan pekerjaan yang sempat terkendala.


“Produsen menyatakan komitmennya memberikan dukungan pasokan secara maksimal setelah kondisi produksi dan ketersediaan semen memungkinkan dan komitmen tersebut tetap akan kita kawal,” tukasnya. (ils)


Artikel Yang Relevan

IKLAN








Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut