HomeBERANDAProgram Desa Berdaya, Mayoritas Desa Memilih Sektor Peternakan

Program Desa Berdaya, Mayoritas Desa Memilih Sektor Peternakan

Sumbawa Besar (EKBIS NTB)-Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumbawa, menyebutkan dari 40 desa yang mendapat program desa berdaya tematik tahun 2027, rata-rata mengusulkan bergerak di sektor peternakan dan pertanian.

“Proposalnya sudah kami sampaikan ke Dinas PMD Dukcapil Provinsi. Setelah awal tahun kemungkinan proposal itu baru akan dilakukan verifikasi untuk pelaksanaan lebih lanjut,” kata Kabid Administrasi Pemerintahan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sumbawa, Hendra Irawan, kepada Suara NTB pekan kemarin.

- Advertisement -

Setelah dilakukan verifikasi lanjutnya, akan dilakukan pencairan untuk anggarannya sesuai dengan tema pengajuan di proposal. Diakui, masyarakat paling dominan mengusulkan sektor peternakan seperti di Desa Jaya Makmur dan Labuhan Sangoro. Sementara, sektor pengolahan sampah diajukan di Kelurahan Brang Biji.

Dikatakan Hendar, program desa berdaya tahun 2027 mengalami perubahan. Artinya,desa berdaya transformatif juga akan diberikan anggaran untuk pelaksanaan program desa berdaya tematik,sehingga desa-desa tersebut akan mendapatkan anggaran sekitar Rp500 juta per desa.

“Tahun 2027 ada 4 desa yang mendapatkan program desa berdaya tematik dan transformatif yakni Sebotok, Karang Dima, Desa Jorok di Kecamatan Utan, dan Desa Pukat. Desa-desa tersebut menjadi atensi karena angka kemiskinannya cukup tinggi,” ujarnya.

Ia menambahkan penyaluran bantuan tersebut akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing desa untuk kegiatan produktif. Misalnya, di bidang ketahanan pangan, wisata dan lingkungan termasuk pengembangan untuk potensi lain.

“Kami berharap program ini bisa berjalan maksimal dan pelaksanaannya tepat sasaran, supaya desa sasaran bisa lebih mandiri dalam upaya pengentasan kemiskinan,” tambahnya.

Ia menegaskan, pemerintah akan melaksanakan pengawasan secara khusus terhadap penggunaan dana stimulus tersebut. Hal itu dilakukan menghindari penyalahgunaan anggaran. (ils)

Artikel Yang Relevan

IKLAN





Terkait Berdasarkan Kategori

Jelajahi Lebih Lanjut